Anda di halaman 1dari 7

Jurnal Darul Azhar Vol 6, No.

1 Agustus 2018 – Januari 2019, Hal : 69 - 75

PENGARUH KONSUMSI BUAH PISANG AMBON(Musa Paradisiaca var Sapientum


Linn) TERHADAP ANEMIA PADA IBU HAMIL TRIMESTER I
(Influence of Consumtion of Ambon Banana (Musa Paradisiaca var Sapientum Linn) To
Anemia in Trimnester I Pregnant Woman)

Ristu Wiyani, Ika Puspitasari


Email : rishtwo_20@yahoo.com, Ika474930@gmail.com

ABSTRACT

Anemia in pregnant women is a condition of decreased hemoglobin levels below


normal. Based on data obtained at the Puskesmas Perawatan Simpang Empat registered
there were 16 pregnant women who have anemia. The purpose of this study to determine the
influence of consumption of ambon bananas to anemia in trimester I pregnant women in
health center Simpang Empat.
The design of this study was Pre Experimental with one group pretest and posttest.
The sample in this study were 16 trimester I pregnant women by using total sampling.
The result of study was Wilcoxon test that obtained p value <0,05 (0,001) it means
there was influence of consumption of ambon banana to anemia in trimester I pregnant
woman.
The conclusion of this study, there was influence of consumption of ambon banana to
anemia in trimester I pregnant women. It is recommended in pregnant woman to overcome
anemia by consuming 2 pieces of ambon banana in a day.

Keywords : Anemia, Pregnant Women , Ambon Banana

PENDAHULUAN Organization (WHO) (2011) anemia pada


Anemia merupakan suatu keadaan kehamilan didefinisikan sebagai suatu
adanyan penurunan kadar hemoglobin, kondisi ketika kadar Hb (hemoglobin)di
hematokrin dan jumlah eritrosit dibawah dalam darah kurang dari 11 g/dl. Angka
nilai normal. Penyebabnya bisa karena kejadian anemia di seluruh dunia cukup
kurangnya zat besi untuk pembentukan tinggi dan terjadi hampir di seluruh negara.
darah, misalnya zat besi, asam folat dan Secara global prevalensi anemia pada ibu
vitamin B12. Tetapi yang sering terjadi hamil di seluruh dunia adalah sebesar
adalah anemia karena kekurangan zat 41,8%. Prevalensi anemia pada ibu hamil
besi(Manuaba, A, 2011). diperkirakan di Asia sebesar 48,2%, Afrika
Kebutuhan zat besi ibu selama 57,1%, Amerika 24,1%, dan Eropa 25,1%
kehamilan adalah 900 mg besi, (WHO, 2011).
diantaranya 300 mg untuk janin plasenta Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas)
dan 500 mg untuk pertambahan eritrosit tahun 2013 menyebutkan prevalensi
ibu, serta 100 mg untuk janin. Itulah ibu anemia pada ibu hamil di Indonesia
hamil membutuhkan 2-3 mg zat besi tiap sebesar 37,1% (Kementerian Kesehatan
hari (Wiknjosastro, H, 2009). RI, 2013). Hal ini menunjukkan bahwa
Anemia pada kehamilan masih anemia merupakan masalah kesehatan
merupakan masalah utama di dunia hingga serius yang memerlukan perhatian khusus
saat ini. Menurut World Health karena dapat meningkatkan angka
kesakitan dan kematian ibu serta dapat
memengaruhi pregnancy outcome.

1
69
Suatu penelitian memperlihatkan Puskesmas Perawatan Simpang Empat
perubahan konsentrasi Hb sesuai dengan pada tahun 2017 didapatkan data ibu hamil
bertambahnya usia kehamilan. Pada sejumlah 776 (67,6%) Ibu hamil dengan
trimester I, konsentrasi Hb tampak anemia ringan (8-11 gr/dl) sebanyak 246
menurun, kecuali pada perempuan yang (21,4%) dan anemia sedang (<8 gr/dl)
telah memiliki kadar Hb rendah (< 11,5 sebanyak 18 (7,8%). Pada Periode 1
g/dl)(Prawirohardjo, 2009). Anemia pada Januari sampai 8 Februari Tahun 2018 ada
ibu hamil sangat berbahaya karena dapat sejumlah ibu hamil sebanyak 128 orang
menyebabkan : abortus, kehamilan (100%) ibu hamil dengan anemia sebanyak
premature,molahidatidosa,hiperemesis 68, anemia (8-11 gr/dl) sebanyak 62 orang
gravidarum,dan perdarahan antepartum. (48,43%), dan anemia (<8 gr/dl) sebanyak
Disamping itu akan mempengaruhi 6 orang (4,68%). Jadi masih banyaknya
kualitas hidup dari sang ibu. Ketika ibu ibu hamil dengan anemia sebanyak 68
hamil mengalami anemia akan membuat orang di Puskesmas Perawatan Simpang
lemas, sering mengantuk, pusing, jantung Empat (Puskesmas Perawatan Simpang
berdebar-debar, mata berkunang-kunang Empat).
dan bahkan bisa sampai pingsan. Berdasarkan hasil wawancara pada
Di Asia Tenggara (ASEAN), 10 ibu hamil di Posyandu desa Sarigadung
sebanyak 232.000 ibu meninggal setiap di wilayah kerja Puskesmas Perawatan
tahun karena komplikasi maternal, artinya Simpang Empat didapatkan 8 ibu hamil
terdapat 1 kematian ibu setiap 2,3 menit. yang mengalami tanda gejala anemia
Tujuh factor kematian maternal di Asia (pusing, badan terasa lemas, conjungtiva
antara lain: kehamilan ektopik dan anemis dan tidak bersemangat melakukan
komplikasi lain 15%, Anemia 13%, aktivitas) dan 2 ibu hamil yang tidak
Hipertensi dalam kehamilan 9%, mengalami tanda gejala anemia. Ibu
persalianan obstuktif, abortus 6%, infeksi mengatakan pada saat pemeriksaan hanya
12%, serta perdarahan 31% yang diberikan tablet penambah darah, vitamin
disebabkan oleh retensio plasenta, atonia dan konseling untuk mengkonsumsi sayur-
uteri, dansisa plasenta yang tidak segera sayuran dan buah-buahan untuk
ditangani (Depkes RI, 2014). Sustainble menambah kadar Hb.
Development Goals (SDGs) bahwa target Pencegahan anemia dapat dilakukan
sistem kesehatan nasional yaitu pada goals pengobatan relatif secara mudah dan
ke 3 menerangkan bahwa pada 2030 murah. Salah satu alternatifnya adalah
mengurangi angka kematian ibu hingga di mengonsumsi buah pisang ambon untuk
bawah 70 per 100.000 kelahiran hidup memenuhi asupan zat besi bagi pasien
(Kemenkes RI, 2015). anemia. Mengkonsumsi pisang dapat
Menurut profil kesehatan Provinsi menjadi solusi bagi ibu hamil yang
Kalimantan Selatan, jumlah ibu hamil mengalami anemia. Mengkonsumsi dua
dengan anemia pada tahun 2016 yaitu buah pisang sehari sudah cukup untuk
sebanyak 58,9%(Depkes Prov Kal-Sel, memenuhi asupan zat besi bagi pasien
2016). Menurut profil kesehatan di anemia(Magfiroh, 2013). Selain itu, pisang
Kabupaten Tanah Bumbu jumlah ibu juga mengandung 467 mg kalium, dan ibu
hamil dengan anemia ringan (8-11 gr/dl) hamil perlu 2000 mg kalium setiap
sebanyak 2,021 (23,2%) dan anemia harinya.Dengan mengkonsumsi 2 buah
sedang (<8 gr/dl) sebanyak 148 (8,5%) ibu pisang tiap hari sangat bermanfaat bagi ibu
dari data 14 puskesmas di Kabupaten hamil, gunanya untuk membantu
Tanah Bumbu(Dinkes Kab Tanah Bumbu, mengatasi anemia(Sunarjono, 2008).
2017). Pisang ambon merupakan salah satu
Dari studi pendahuluan yang jenis pisang yang banyak dikonsumsi
dilakukan pada tanggal 1 Maret 2018 di masyarakat indonesia(Fitrianingsih, 2012).

70
Selain itu pisang ambon juga mengandung Analisis penelitian terdiri dari
asam amino esensial yang spesifik yaitu analisis univariat dan bivariat, untuk
histidin dan arginin. Kandungan nutrisi menguji hipotesis menggunakan uji
inilah yang bermanfaat untuk statistic nonparametrik yaitu uji Wilcoxon
pembentukan dan penyempurnan otak. test.
Tiap 100 gram saji pisang ambon (1 buah)
mengandung 73,8 g air, zat besi 0,5 mg, HASIL DAN PEMBAHASAN
vitamin C 9 mg, B1 0,05 mg, B2 0,08 mg, Tabel 5.6 Distribusi Frekuensi Anemia
B6 0,1 mg dan fosfor 28 mg yang baik pada Ibu Hamil Trimester I Sebelum
bagi tubuh(Wardani, 2014). Diberikan Buah Pisang Ambon(Musa
Penelitian tentang pemberian buah Paradisiaca var Sapientum Linn)di
pisang ambon belum pernah dilakukan
Puskesmas Perawatan Simpang Empat
dipuskesmas Tanah Bumbu salah satunya
No Pre Test Frekuensi Presentase
Puskesmas Perawatan Simpang Empat, (Orang) (%)
kebanyakan tindakan yang dilakukan pada 1 Anemia Ringan 4 25
ibu hamil trimester I untuk mengatasi 2 Anemia Sedang 10 62
anemia yaitu hanya diberikan tablet 3 Anemia Berat 2 13
penambah darah, vitamin dan konseling Total 16 100%
agar mengonsumsi sayur-sayuran dan
buah-buahan saja, oleh karena itu, peneliti Berdasarkan tabel 5.6 diatas diketahui
tertarik untuk membuktikan penelitian bahwa sebelum diberikan buah pisang
tentang pengaruh Konsumsi Buah Pisang ambon sebagian besar (62%) responden
Ambon Terhadap Anemia Ibu Hamil mengalami anemia sedang.
Trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas
Perawatan Simpang Empat“. Tabel 5.7Distribusi FrekuensiAnemia pada
Ibu Hamil Trimester I Setelah Diberikan
METODE PENELITIAN Buah Pisang Ambon(Musa Paradisiaca
Tempat penelitian dilakukan di
var Sapientum Linn)di Puskesmas
Puskesmas Perawatan Simpang Empat
Kabupaten Tanah Bumbu Proses Perawatan Simpang Empat
penelitian dilakukan pada tanggal 2 Mei - No Pre Test Frekuensi Presentase
(Orang) (%)
5 juni 2018. 1 Tidak Anemia 9 56
Desain penelitian dalam penelitian 2 Anemia Ringan 5 31
ini adalah Pra Eksperimen dengan 3 Anemia Sedang 2 13
rancangan yang digunakan adalah Total 16 100
rancangan One Group Pre Test Post Test.
Populasi dalam penelitian ini Berdasarkan tabel 5.7 diketahui bahwa
adalah semua ibu hamil trimester I yang sesudah diberikan buah pisang ambon
mengalami anemia di Puskesmas sebagian besar (56%) tidak mengalami
Perawatan Simpang Empat Kabupaten anemia.
Tanah Bumbu pada bulan Mei-Juni 2017
yang berjumlah 48 ibu hamil.
Adapun pengambilan sampel pada
penelitian ini berjumlah 16 sampel
dilakukansecarapurposive sampling
dengan menentukan sampel sesuai dengan
kriteria inklusi dan kriteria eksklusi.
Adapun instrumen untuk penelitian
ini menggunakan Hb digital.

71
Tabel 5.8 Analisis Hasil Penelitian PEMBAHASAN
Pengaruh Konsumsi Buah Pisang Berdasarkan hasil penelitian pada
Ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum tabel 5.6 di Puskesmas Perawatan
Linn) Terhadap Anemia pada Ibu Hamil Simpang Empat Kabupaten Tanah Pada
Trimester awal sebelum diberikan buah pisang
No Tingkat Sebelum Sesudah diketahui bahwa seluruh responden yang
Anemia
Frekue Persentas Freku Persenta
nsi e (%) ensi se (%) P mengalami anemia (100%), responden
(orang (orang
) ) valu responden sebagian kecil (25%)
e mengalami anemia ringan, hampir
Tidak sebagian besar (62%) responden
1 Anemia 0 0 9 56
Anemia 0,00
mengalami anemia sedang, dan sebagian
2 4 25 5 31
Ringan
1
kecil (13%) mengalami anemia berat.
Anemia
3 10 62 2 13
sedang
(<0,0
Anemia didefinisikan sebagai
Anemia
4
Berat
2 13 0 0 rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam
5)
darah sesuai batas yang direkomendasikan.
Total 16 100 16 100
Anemia gizi merupakan kekurangan zat
besi dalam tubuh, merupakan masalah gizi
Berdasarkan tabel 5.6 diatas yang paling tinggi di Indonesia, selain itu
diketahui bahwa sebelum diberikan buah mempengaruhi pembentukan hemoglobin
pisang ambon responden sebagian kecil yaitu besi, protein, vitamin C, Piridoksin,
(25%) mengalami anemia ringan, hampir vitamin E(Almatsier, 2009). Anemia Gizi
sebagian besar (62%) responden Besiadalah anemia yang terjadi akibat
mengalami anemia sedang, dan sebagian kekurangan zat besi dalam darah, artinya
kecil (13%) mengalami anemia berat. konsentrasi hemoglobin dalam darah
Setelah diberikan buah pisang ambon berkurang karena terganggunya
diketahui bahwa responden sebagian besar pembentukan sel-sel darah merah akibat
(56%) tidak mengalami anemia, hampir kurangnya kadar besi dalam darah.
setengahnya (31%) mengalami anemia Semakin berat kekurangan zat besi yang
ringan. Dan sebagian kecil (13%) terjadi akan semakin berat pula anemia
responden mengalami anemia sedang. Uji yang diderita(Gibney, 2008).
yang digunakan adalah uji alternatif Tujuan dari mengonsumsi buah
wilcoxon didapatkan nilai P value (Exact. pisang ambon (Musa Paradisiaca var
Sig/2 tailed) 0,001 (<0,05) artinya ada Sapientum Linn)adalah untuk
pengaruh konsumsi buah pisang ambon meningkatkan kadar Hb sehingga tidak
terhadap anemia pada ibu hamil trimester terjadi anemia pada ibu hamil trimester I.
I. Oleh karena itu H0 ditolak dan H1 Terdapat berbagai macam cara yang
diterima yang berarti ada pengaruh digunakan untuk meningkatkan kadar Hb.
konsumsi buah pisang ambon(Musa Secara umum, dapat dibagi menjadi dua
Paradisiaca var Sapientum Linn) terhadap yaitu terapi farmokologis dan non
anemia pada ibu hamil trimester I.Uji farmokologis. Terapi non farmokologis
alternatif wilcoxon digunakan untuk merupakan terapi tanpa menggunakan obat
menguji beda mean peringkat (data obatan yang dapat digunakan untuk
ordinal) dari 2 hasil pengukuran pada meningkatakan kadar Hb. Beberapa jenis
kelompok yang sama (misalnya beda terapi non farmokologis yang dapat
meanperingkat pre test dan post test) digunakan untuk meningkatkan kadar Hb
sehingga harus dilakukan uji alternatif adalah mengonsumsi sayuran, buah-
menggunakan uji wilcoxon buahan, dan daging (Sunarjono, 2008).

72
Berdasarkan hasil penelitian pada ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum
tabel 5.7 di Puskesmas Perawatan Linn)yang sangat baik untuk membantu
Simpang Empat Kabupaten Tanah Bumbu meningkatkan penyerapan zat besi dalam
tubuh sehingga kadar hemoglobin pada ibu
diketahui bahwa sebagian besar responden
hamil akan semakin meningkat.
mengalami peningkatan kadar Hb setelah Berdasarkan penelitian terdahulu
diberikan buah pisang ambon(Musa yang dilakukan Dewi RK (2013) dengan
Paradisiaca var Sapientum Linn). judul pengaruh konsumsi buah pisang
Sebagian besar responden tidak ambon terhadap anemia pada ibu hamil
mengalami anemia (56%), hampir trimester I berdasarkan hasil uji analisis
setengahnya mengalami anemia ringan dengan uji Wilcoxon, didapatkan hasil nilai
Z = -3,357 dan ρ = 0,001 dengan tingkat
(31%), dan sebagian kecil mengalami
kepercayaan 95% (α = 0,05) dapat
anemia sedang (13%). dikatakan bahwa ρ value < α yang berarti
Sunarjono (2008) menyebutkan H0 ditolak dan H1 diterima maka ada
bahwa dengan mengonsumsi 2 buah pengaruh pemberian buah pisang
pisang ambon(Musa Paradisiaca var ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum
Sapientum Linn)setiap hari sangat Linn)terhadap kadar hemoglobin pada ibu
bermanfaat bagi ibu hamil, gunanya untuk hamil trimester I di wilayah kerja
mengatasi anemia. Hal ini didukung puskesmas Balowetri Kota Kediri tahun
dengan pernyataan bahwa setiap 1 buah 2016.
pisang ambon (100 gram) mengandung zat Menurut peneliti diketahui bahwa
besi 0,5 mg yang dapat meningkatakan setelah mengonsumsi buah pisang ambon
kadar Hb. selama satu minggu terjadi peningkatan
Hasil penelitian ini sesuai dengan kadar hemoglobin. Dalam penelitian ini,
penelitian (Dewi RK, 2013) ada pengaruh menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima,
pemberian buah pisang ambon terhadap maka dinyatakan ada pengaruh pemberian
kadar hemoglobin pada ibu hamil trimester buah pisang ambon(Musa Paradisiaca var
I di wilayah kerja puskesmas Balowetri Sapientum Linn)terhadap kadar
Kota Kediri tahun 2016. hemoglobin pada ibu hamil trimester I
Menurut peneliti diketahui bahwa karena ada beberapa faktor yang
setelah mengonsumsi buah pisang ambon mempengaruhi kadar hemoglobin yaitu
selama satu minggu terjadi peningkatan kecukupan besi dan metabolisme besi
kadar hemoglobin. Dalam penelitian ini, dalam tubuh. Oleh karena itu dalam
menunjukkan H0 ditolak dan H1 diterima, pemenuhan gizi pada ibu hamil untuk
maka dinyatakan ada pengaruh pemberian kecukupan besi dibutuhkan asupan zat besi
buah pisang ambon terhadap kadar yang cukup, zat besi ini bisa didapatkan
hemoglobin pada ibu hamil trimester I dari buah pisang ambon(Musa Paradisiaca
karena ada beberapa faktor yang var Sapientum Linn)dan untuk
mempengaruhi kadar hemoglobin yaitu metabolisme besi khususnya untuk
kecukupan besi dan metabolisme besi penyerapan zat besi dibutuhkan buah yang
dalam tubuh. Oleh karena itu dalam mengandung vitamin C yaitu buah pisang
pemenuhan gizi pada ibu hamil untuk ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum
kecukupan besi dibutuhkan asupan zat besi Linn)yang sangat baik untuk membantu
yang cukup, zat besi ini bisa didapatkan meningkatkan penyerapan zat besi dalam
dari buah pisang ambon(Musa Paradisiaca tubuh sehingga kadar hemoglobin pada ibu
var Sapientum Linn)dan untuk hamil akan semakin meningkat.
metabolisme besi khususnya untuk Berdasarkan penelitian terdahulu
penyerapan zat besi dibutuhkan buah yang yang dilakukan Alini (2015) dengan judul
mengandung vitamin C yaitu buah pisang pengaruh konsumsi buah pisang ambon

73
terhadap penurunan tekanan darah pada ringan, 2 responden mengalami anemia
klien lansia dengan hipertensi sedang di sedang.
Panti Sosial Tresna Werdha Khusnul
Khotimah yang menyatakan bahwa hasil
KESIMPULAN
penelitian diketahui bahwa tekanan darah
pada lansia penderita hipertensi sedang di Berdasarkan hasil penelitian yang
PSTW Khusnul Khotimah Pekanbaru dilakukan, maka dapat diambil kesimpulan
mengalami penurunan setelah diberikan sebagai berikut:
konsumsi 3 buah pisang ambon (420gr) / 1. Sebelum diberikan buah pisang
hari, dimana sebelum diberikan konsumsi ambon(Musa Paradisiaca var
buah pisang ambon rata-rata tekanan darah Sapientum Linn)hampir sebagian kecil
sistolik responden 167 mmHg dan setelah (25%) responden mengalami anemia
diberikan konsumsi pisang ambon rata-rata ringan, sebagian besar (62%)
tekanan darah lansia penderita hipertensi mengalami anemia sedang, dan
adalah 153,14 mmHg, pada pengukuran sebagian kecil (13%) mengalami
tekanan darah diastolik sebelum diberikan anemia berat.
konsumsi pisang ambon didapatkan rata- 2. Sesudah diberikan buah pisang
rata 92 mmHg dan setelah diberikan ambon(Musa Paradisiaca var
konsumsi pisang ambon rata-rata tekanan Sapientum Linn)sebagian besar (56%)
darah diastolik adalah 82 mmHg. Hal ini responden tidak mengalami anemia,
menunjukkan bahwa konsumsi 3 buah hampir setengahnya (31%) mengalami
pisang ambon perhari berpengaruh dalam anemia ringan, dan sebagian kecil
menurunkan tekanan darah pada lansia (13%) mengalami anemia sedang.
penderita hipertensi. 3. Ada pengaruh konsumsi buah pisang
Menurut peneliti pisang ambon ambon(Musa Paradisiaca var
juga mengandung serat yang dapat Sapientum Linn)terhadap anemia pada
meningkatkan penyerapan mineral dalam ibu hamil trimester I di Puskesmas
system pencernaan. Penurunan asam Perawatan Simpang Empat
lambung pada usia lanjut menyebabkan Kecamatan Simpang Empat
penurunan penyerapan mineral. Pisang Kabupaten Tanah Bumbu Tahun
ambon banyak mengandung serat sehingga 2018..
kaluim, kalsium dan magnesium dapat
diserap secara baik sehingga mampu SARAN
menurunkan tekanan darah. 1. Bagi Puskesmas
Hal ini dibuktikan dengan Penelitian ini diharapkan
memberi masukan pada pelayanan
terjadinya penurunan kadar Hb ibu hamil
kesehatan di Puskesmas dan di
trimester I sebelum diberikan buah pisang Posyandu Ibu hamil untuk memberikan
ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum penyuluhan manfaat buah pisang
Linn)berjumlah 16 responden, didapatkan ambon yang dapat meningkatkan kadar
4 responden mengalami anemia ringan, 10 Hb dengan cara yang sangat mudah.
responden mengalami anemia sedang, 2 2. Bagi Tenaga Kesehatan
Penelitian ini diharapkan dapat
responden mengalami anemia berat, maka
dijadikan salah satu terapi
setelah diberikan buah pisang nonfarmokologis yang diberikan oleh
ambon(Musa Paradisiaca var Sapientum tenaga kesehatan pada pasien untuk
Linn)terdapat peningkatan kadar Hb yaitu meningkatkan kadar Hb pada saat
sebanyak 9 responden tidak mengalami pelayanan kesehatan.
anemia, 5 responden mengalami anemia

74
3. Bagi Responden Balowetri. Jurnal Ilmu Kesehatan
Hasil penelitian ini diharapkan MAKIA, Vol.4 No.1 Februari 2017.
dapat diterapkan sebagai terapi non- Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah
farmokologis terhadap anemia pada Bumbu. (2017). Data Jumlah Ibu
ibu hamildan dapat menambah Hamil Dengan Anemia 2017. Dinkes
wawasan mengenai manfaat buah Tanbu.
pisang ambon(Musa Paradisiaca var Dinkes Provinsi Kalimantan Selatan.
Sapientum Linn)terhadap anemia pada (2016). Profil Kesehatan Provinsi
ibu hamil trimester I sehingga Kalimantan Selatan Tahun 2016.
mengurangi terapi farmokologis yang Dinkes Provinsi Kalsel:
dapat memberikan efek pada ibu dan Banjarmasin.
janin. Fitrianingsih, Sri dan Leni P. (2012). Uji
4. Bagi STIKES Darul Azhar Batulicin Efek Hipoglikemik Air Kulit Buah
Sebagai salah satu media Pisang Ambon Putih (Musa (AAA
pembelajaran, sumber informasi, Group) ) Terhadap mencit Model
wacana kepustakaan terkait terapi non Hiperglikemik Galur Swiss Webster.
farmakologis terhadap anemia pada ibu Prosiding SnaPP2012: Sains,
hamil trimester I dengan menggunakan Teknologi, dan Kesehatan.
cara yang sangat mudah. Gibney, Michael J. (2008). Gizi Kesehatan
5. Bagi Peneliti Selanjutnya Masyarakat. Jakarta: EGC.
Diharapkan bagi peneliti Kemenkes. (2015). Rencana Strategis
selanjutnya dapat digunakan sebagai Kementerian Kesehatan Tahun 2015-
referensi dan dapat mengembangkan 2019. Jakarta: Kementerian Kesehatan
apa yang telah dilakukan dalam RI.
penelitian ini, selain itu peneliti Maghfiroh, A. (2013). Hubungan Tingkat
selanjutnya harus dapat mengontrol Pendidikan dan Pengetahuan dengan
variabel perancu seperti makanan Perilaku Pencegahan Komplikasi
yang dikonsumsi responden misalnya Pada Lansia Diabetes. Skripsi
sayur-sayuran dan hati ayam. UNIMUS, 11.
Manuaba IBG. (2012). Ilmu kebidanan,
penyakit kandungan, dan Keluarga
DAFTAR PUSTAKA Berencana. EGC: Jakarta.
Alini. (2015). Pengaruh Konsumsi Pisang Manuaba. (2010). Ilmu Kebidanan
Ambon Terhadap Penurunan Penyakit Kandungan dan KB. Jakarta:
Tekanan Darah pada Klien Lansia EGC.
dengan Hipertensi Sedang Di Panti Sunarjono, Hendro. (2008). Berkebun 21
Sosial Tresna Werdha Khusnul Jenis Tanaman Buah. Penebar
Khotimah. Jurnal Keperawatan Swadaya. Jakarta.
STIKes Tuanku Tambusai Riau. Wiknjosastro H. (2009). Ilmu Kandungan
Almatsier S. (2009). Prinsip Dasar Ilmu Edisi 2. EGC: Jakarta.
Gizi. Jakarta : Penerbit PT Gramedia World Health Organization. (2011).
Pustaka Utama. Diakses pada tanggal 28 Februari
Depkes RI. (2013). Riset Kesehatan Dasar. 2018, dari.
Jakarta: Badan Penelitian dan
pengembangan Kesehatan
Kementrian Kesehatan RI.
Dewi RK. (2016). Pengaruh Konsumsi
Buah Pisang Ambon Terhadap
Anemia Pada Ibu Hamil Trimester I
Di Wilayah Kerja Puskesmas

75