Anda di halaman 1dari 27

Peran Perawat dalam

Memberikan Asuhan
Keperawatan pada Anak
dengan Kanker

Ns. Ayu Susanti


 Tahun 2013 sampai 2015 terdapat 158 pasien anak
yang di diagnosa kanker
 Sedangkan 2016 sampai 2018 terdapat 258 pasien
anak yang di diagnosa kanker
 Jumlah peningkatan 63 %
Fakta & Data
 Prevalensi penyakit kanker dari tahun ke tahun semakin
meningkat

 Prevalensi kanker di Indonesia naik dari 1,4% (Riskesdas


2013) menjadi 1,8% (tahun 2018)

 Prevalensi kanker di Kalimantan Selatan meningkat dari


1,6% di tahun 2013 menjadi sekitar hampir 2% di tahun
2018
Peran Perawat
Menurut Konsorsium Ilmu Kesehatan tahun 1989 :
1. Pemberi asuhan keperawatan
2. Advokat pasien
3. Edukator
4. Koordinator
5. Kolaborator
6. Konsultan
7. Pembaharu
Pemberi Asuhan

 Memberikan pelayanan keperawatan menggunakan proses


keperawatan dengan memperhatikan kebutuhan dasar
manusia.

 Proses keperawatan : pengkajian, analisa masalah


keperawatan, penatapan diagnose keperawatan,
menentukan intervensi keperawatan, implementasi,
evaluasi, dokumentasi
Advokator
 Membantu pasien dan keluarganya dalam
menginterpretasikan berbagai informasi dari
pemberi pelayanan, khususnya dalam pengambilan
persetujuan atas tindakan keperawatan yang diberikan
kepada pasien

 Mempertahankan dan melindungi hak-hak pasien yang


meliputi hak atas pelayanan sebaik-baiknya, hak atas
informasi tentang penyakitnya dan hak atas privasi.
Edukator

Membantu pasien dan keluarga dalam meningkatkan


pengetahuan kesehatan, gejala penyakit, bahkan tindakan
yang diberikan, sehingga terjadi perubahan perilaku dari
pasien dan keluarga setelah dilakukan pendidikan kesehatan.
Koordinator
Mengarahkan, merencanakan serta mengorganisasi
pelayanan kesehatan dari tim kesehatan sehingga pemberian
pelayanan kesehatan dapat terarah serta sesuai dengan
kebutuhan pasien.
Kolaborator

Berupaya mengidentifikasi pelayanan keperawatan


yang diperlukan termasuk diskusi atau tukar
pendapat dalam penentuan bentuk pelayanan
selanjutnya.
Konsultan

 Sebagai tempat konsultasi terhadap masalah atau


tindakan keperawatan yang tepat untuk
diberikan.

 Peran ini dilakukan atas permintaan pasien


terhadap informasi tentang tujuan pelayanan
keperawatan yang diberikan.
Pembaharu

Mengadakan perencanaan, kerja sama, perubahan


yang sistematis dan terarah sesuai dengan metode
pemberian pelayanan keperawatan.
Asuhan keperawatan yang komprehensif

Apa Peran Perawat…….???????


Menurut Puspita (2014)
 Caring
rasa peduli, hormat, menghargai orang lain, artinya
memberi perhatian dan mempelajari kesukaan- kesukaan
seseorang dan bagaimana seseorang berpikir dan
bertindak.

 Sharing artinya perawat senantiasa berbagi pengalaman


dan ilmu atau berdiskusi dengan pasiennya.
 Laughing, artinya senyum menjadi modal utama bagi
seorang perawat untuk meningkatkan rasa nyaman pasien.

 Crying artinya perawat dapat menerima respon


emosional baik dari pasien maupun perawat lain sebagai
suatu hal yang biasa disaat senang ataupun duka.

 Touching artinya sentuhan yang bersifat fisik maupun


psikologis merupakan komunikasi simpatis yang memiliki
makna.
 Helping artinya perawat siap membantu dengan asuhan
keperawatannya.

 Believing in others artinya perawat meyakini bahwa


orang lain memiliki hasrat dan kemampuan untuk selalu
meningkatkan derajat kesehatannya.

 Learning artinya perawat selalu belajar dan


mengembangkan diri dan keterampilannya
 Respecting artinya memperlihatkan rasa hormat dan
penghargaan terhadap orang lain dengan menjaga kerahasiaan
pasien kepada yang tidak berhak mengetahuinya.

 Listening artinya mau mendengar keluhan pasiennya.

 Feeling artinya perawat dapat menerima, merasakan, dan


memahami perasaan duka , senang, frustasi dan rasa puas
pasien.
Pasien kanker

 Tak hanya keluhan fisik yang dirasakan

 Keluhan lain seperti masalah psikis dan kesulitan


keuangan juga sering dirasakan

 Keluarga pasien juga dapat mengalami gejala beban


seperti yang klien alami berupa cemas, depresi, kesulitan
keuangan, dan stres.
Keluhan yang dirasakan oleh pasien dan keluarga
mempengaruhi kenyamanan.

Kenyamanan

merupakan salah satu komponen penting dalam


keperawatan.
Diperlukan perawat yang berperilaku etis dan caring atau peduli
pada pasien dan keluarga untuk meningkatkan kenyamanan pasien

Perilaku caring merupakan landasan penting dalam praktik


keperawatan

Caring juga merupakan aspek yang khas pada keperawatan


sehingga menjadi pembeda dengan pelayanan kesehatan lainnya.
Perilaku Caring
 Sikap empati

 Melakukan pendekatan tanpa menghakimi

 Sikap hangat

 Rasa hormat

 Sabar

 Keterampilan diri yang baik


Pasien kanker…………………

Perawat harus mampu menerapkan asuhan paliatif


atau palliative care yang dimulai sejak pasien terdiagnosa.
Tata laksana paliatif pada pasien kanker
Anak
Meliputi beberapa aspek
1. Komunikasi dengan anak dan orang tua

2. Kualitas Hidup anak

3. Tata laksana gejala

4. Psikososial, spiritual, dan kultural anak


5. Persiapan menjelang akhir kehidupan

6. Perawatan terminal Anak

7. Perawatan saat pasien meninggal

8. Perawatan setelah anak meninggal


Keterampilan perawat kanker

 Melakukan asuhan paliatif

 Komunikasi terapeutik

 Penilaian nyeri

 Penilaian kualitas hidup anak

 Mengenal dan melakukan tatalaksana keluhan terkait


penyakit kanker dan pengobatannya
 Manajemen kemoterapi
 Manajemen Cairan
 Membaca Protokol kemoterapi
 Mengenal kegawatan Kanker dan kemoterapi
[

Terimakasih
Semoga Bermanfaat