Anda di halaman 1dari 2

ABSTRAK

Kajian Rekayasa Lalu Lintas Terhadap Tingkat kemacetan di Seputar


Jalan Wastukancana Bandung, Jimmy Harryanto, ES. 95040, Jurusan
Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Langlangbuana, Bandung, 2006.

Rekayasa lalu lintas adalah suatu upaya yang dilakukan dengan cara
mengalihkan/ merekayasa suatu jalan/ sistem agar didapatkan suatu hasil
yang lebih baik, baik dari segi peningkatan kapasitas, penurunan tingkat
kemacetan dan juga tingkat kenyamanan pengguna jalan.
Dari hasil rekayasa yang dilakukan oleh Dinas Lalu Lintas Kota Bandung,
masih terlihat seringnya terlihat kemecetan bahkan antrean kendaraan
yang cukup panjang di ruas jalan tersebut.
Hasil dari penelitian yang dilakukan pada 5 (lima) ruas jalan yang
berada di seputar Jalan Wastukancana menunjukkan bahwa kapasitas
jalan yang terbesar terdapat di ruas Jalan Abd. Riva’i, yaitu sebesar 5404
smp/jam dan yang terkecil terdapat di ruas Jalan Tamansari yaitu sebesar
2349 smp/jam.
Untuk nilai derajat kejenuhan menunjukkan ruas Jalan Tamansari
memiliki nilai tertinggi yaitu sebesar 0,98 dan yang terendah di Jalan
Cihampelas arah dari Jalan Pasteur yaitu sebesar 0.61.
Dari hasil penelitian tersebut terlihat bahwa Jalan Wastukancana
mengalami peningkatan Tingkat Pelayanan Jalan dari D menjadi E dan
kenaikan nilai derajat kejenuhan dari 0,80 menjadi 0,96 (yaitu sebesar
0,16).
ABSTRACT

The Study of Highway Research to The Traffic Jam Around


Wastukancana Street Bandung, Jimmy Harryanto, ES. 95040, Civil
Engineering, Faculty of Tehnique, University of Langlangbuana Bandung,
2006.
Wastukancana street was the four way one direction road which is
before the research done, this road was four way with two direction road.
Highway research is one of government best solution to resolved
the traffic jam as one of major problems for road users.
But it seems that research was failed cause it shown that still traffic
jam happened on Wastukancana Street.
The research was done at 5 (five) roads around Wastukancana
Street shown that the highest road capacity is on Abd. Riva’I Street, which
is 5404 pcu/hour and the smallest is on Tamansari Street which is 2349
pcu/hour.
The highest degree of saturation is on Tamansari Street, which is
0.98 and the smallest is on Cihampelas Street from Pasteur Street
direction, which is 0.61.
From the result of study shown that Wastukancana Street had
increased level of service from D to E and increased degree of saturation
from 0.80 become 0.96.
To solve the problem, alternative models should be effective and
comprehensive so it can manage the traffic jam at Wastukancana Street.
The models is focused to the traffic management specially at opened
median road.