Anda di halaman 1dari 13

NEUROSENSORIS

MASIH KURANG 10 SOAL. Terima kasih atas kontribusinya…

1. Anak 13 bulan, BB 9,5. Demam tinggi mendadak. 5 jam kemudian kejang


umum, tonik klonik 20 menit. Sadar setelah kejang, kaku kuduk tidak jelas.
Perlu LP?
a. Ya, karena demam tinggi
b. Ya, karena sulit dibedakan dengan meningitis
c. Ya, karena kejang lama
d. Tidak, karena jelas kejang demam
e. Tidak, karena 5 jam setelah demam

2. Yang termasuk kejang demam….


a. Kejang disertai demam, dengan sebelumnya kejang tanpa demam
b. Kejang saat demam, pasca imunisasi
c. dst

3. Anak, demam tinggi mendadak, 5-7 kejang umum, 15 menit, anak tidak
sadar. 3 jam kejang lagi, umum, 5 menit. Post ictal pasien sadar,
meningitis/ensefalitis (-). Perlukah EEG?
a. Ya, karena kejang berulang
b. Ya, menentukan adanya kerusakan otak
c. Ya, untuk menentukan prognosis
d. Tidak perlu, karena sudah jelas kejang demam
e. Tidak, karena tidak ada tanda meningitis/ensefalitis

4. Kejang demam, 9 kg, kejang umum 2 menit, kejang klonik 15 menit. Tidak
boleh diberi….
a. Diazepam rectal 5 mg d. Fenitoin 150 mg
b. Diazepam IV 5 mg e. Luminal 100 mg
c. Diazepam IM 5 mg
5. Kejang demam tidak berhenti, perlu fenobarbital atau tidak….
a. Ya, karena berulang c. Tidak, cukup diazepam bila
b. Ya, karena lama kejang
d. dst

6. Anak 10 bulan, demam mendadak. 5 jam kemudian kejang fokal lalu kejang
umum 20 menit, lalu sadar terus kejang umum 10 menit, kelinan neurologis
(+). Perlu pengobatan rumat atau tidak?
1. Ya, karena kejang demam 3. Ya, karena kejang berulang
kompleks 4. Ya, karena ada kelainan
2. Ya, karena kejang lama neurologis

7. Apakah tujuan obat rumatan pada kasus di atas?


1. Mencegah anak kejang demam berulang
2. Mencegah terjadi epilepsy di kemudian hari
3. Mencegah kerusakan otak
4. Mencegah pengobatan kejang selanjutnya dengan diazepam

8. Obat yang tidak digunakan pada rumatan kasus tersebut (epilepsy)….


1. Carbamazepin 3. Fenitoin
2. Phenobarbital 4. Asam valproat

Anak 13 bulan, kejang disertai demam, panas sudah 3 hari, semakin meningkat,
kejangnya kelojotan, 15 menit, pasca kejang tidak sadar. Pemeriksaan
neurologis soporus, UUB 2x3 cm , FDJ 136 x/menit, regular teratur, suhu 39 oC,
meningeal (-), paresis N III kiri, pupil bulat isokor, diameter 5 mm/5 mm.
funduskopi tidak dilakukan. Rangsangan nyeri menarik, suara tidak jelas, mata
terbuka.

9. Tanda TTIK berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan neurologis….


a. UUB
b. Soporus
c. Paresis N III kiri
d. Tidak ada peningkatan tekanan intrakranial

10. GCS berapa….


a. E1V1M1 d. E4V3M4
b. E2V2M2 e. E4V4M6
c. E3V3M2
11. Apakah diagnosis kerja untuk pasien di atas….
a. Kejang demam c. Apilepsi
b. Ensefalitis d. Meningitis

12. Pada kasus di atas, gangguan otak terdapat pada….


a. Hemisfer d. Pons
b. Thalamus/subtalamus e. Medulla oblongata
c. Mesencefalon
13. Pada hari berikutnya terjadi gangguan pada N VI kanan, maka makna bagi
pasien adalah….

14. Kejang demam plus adalah….


a. Kejang yang terjadi sampai usia 6 tahun
b. Kejang yang terjadi 12 kali dalam setahun
c. Kejang yang hilang sendiri setelah 12 tahun
d. Benar semua

15. Seorang laki-laki 25 tahun, akan menjalani operasi hernioraphy, saat visite
pre anestesi ditemukan mallampati 3, kriterianya….
a. Hanya terlihat pallatum durum
b. Terlihat palatum durum sampai pallatum molle
c. Terlihat pilar faring dan uvula
d. Terlihat lidah, tonsil dan pilar faring

16. Pada saat melakukan visite pre anestesi, kita dapat menentukan….
1. Ada tidaknya problem medis, bedah, dan anestesi
2. Jenis tindakan/ teknik anestesi yang paling ideal
3. Menentukan status fisik penderita sesuai criteria ASA
4. Memperkirakan penyulit yang mungkin muncul selama pembiusan dan
pembedahan

17. Geriatric, hipertensi (140/90) dan DM (150 g/dL) terkontrol….


a. ASA 1 d. ASA 4
b. ASA 2 e. ASA 5
c. ASA 3
18. Tujuan kunjungan premedikamentosa….
1. Menghilangkan 3. Untuk analgetik
kecemasan 4. Untuk pemberian anti
2. Untuk anti amnesia histamin

19. Hanging drop merupakan suatu teknik anestesi….


a. Spinal b. Epidural
c. Kaudal d. Beer’s ….

20. Yang mempengaruhi kerja anestesi lokal….


1. Jenis 3. Vasokonstriktor
2. Dosis (volume x 4. Penyebaran
konsentrasi)

21. Laparatomi ileus obstruksi, yang perlu diperhatikan untuk pemberian


anestesi pada geriatrik….
a. Pada geriatrik, pembuluh darah cenderung aterosklerosis sehingga
konpensasi terbatas
b. Asam lambung menurun
c. Aliran darah lambung meningkat
d. Pengosongan lambung memendek

22. Anestesi resiko tinggi….


1. Wanita hamil dengan pre eklamsi berat dan gawat janin
2. Neonates down syndrome, curiga sepsis direncanakan operasi kolostomi
3. GDS 440 gr/dL, akan operasi trepanasi akibat stroke hemoragik
4. Multiple trauma, terpasang chest tube yang akan operasi laparatomi

23. Yang perlu diperhatikan pada penderita dengan gangguan fungsi ginjal,
yaitu….
1. Adanya gangguan produksi eritropoietin sehingga Hb optimal 7gr/dL
2. Ekskresi obat terganggu, durasi obat memanjang
3. Sebagian besar obat anestesi akan menurunkan RBF dan GFR
4. Ada tidaknya hiperkalemia dan riwayat hemodialisis

24. Pemberian anestasi pada orang dengan kelainan jantung, yang harus
diperhatikan….
1. Kompensasi terhadap perubahan sirkulasi
2. Tekanan darah dan nadi diusahakan stabil
3. Posisi selama pembedahan karena dapat mengganggu stabilitas
hemodinamik
4. Perdarahan selama operasi sebaiknya diganti dengan kristaloid

Insomnia, yang biasanya tidur jam 11, menjadi tidur jam 1. Bangun tetap jam 5.
Juga mengeluh gatal-gatal, bersin-bersin.

25. Terapi….
1. Berikan obat sesaat sebelum tidur
2. Dosis ditingkatkan, meski sudah efektif agar tidak terjadi toleransi
3. Kombinasi sedatif-hipnotik
4. Dosis diturunkan

26. Obat yang paling tepat untuk kasus di atas adalah….

27. Obat untuk menghambat reaksi antara levodopa dengan enzim


dekarboksilase di luar otak….

28. Obat migren yang menghambat reseptor serotonin….


1. Ergotamin 3. Sumatriptan
2. Asetaminofen 4. Asetosal

29. Obat yang digunakan untuk mengatasi tension headache yang


menimbulkan efek dyspepsia minimal adalah….
1. Asam mefenamat 3. Na diklofenale
2. Rofecoxib 4. Celexocib

30. Terapi antipsikotik yang menyebabkan Parkinson…. Jawab: haloperidol

31. Tn. H ke psikiatrer, susah konsentrasi, cepat lemah, males makan, sulit
tidur, sedih. Diberi obat dan diberi pesan jangan makan keju, alpukat,
anggur, nanas, kedelai. Obat tersebut adalah….

a. Amitriptailin d. Flurolisetin
b. Maprotilin e. Fenelzin
c. Seratilin
32. Resep penulisan klobazam (pertama) dan asam mefenamat (kedua dan
p.c.)

33. Klobazam cocok karena….


a. Mekanisme klobawam menghambat MAOI
b. Klobazam cocok untuk gangguan somatic karena ansietas
c. Klobazam sangat larut air sehingga ekskresi lewat ginjal
d. Klobazam efek samping sedatif paling besar
e. Klobazam afinitas kuat pada reseptor %-HT3.

34. Bintik-bintik merah….


a. E. coli d. Streptococcus sp
b. Neisserria meningitidis e. H. influenza
c. Staphylococcus sp
35. Bayi 2 minggu, mencret-mencret dan kaku kuduk…. Jawab: E. coli

36. Anak 5 tahun, kejang, tidak sadar, kaku kuduk, ada riwayat batuk…. Jawab:
H. influenza

37. Seorang ibu membawa bayinya yang berumur 5 hari karena kejang. Dari
hasil pemeriksaan didapatkan kaku kuduk (+) dan tali pusat bernanah.
Penyebab kasus tersebut adalah….
a. M. tuberculosis d. C. difteri
b. C. butulinum e. S. aureus
c. C. tetani
38. Menurut WHO, kasus di atas adalah suatu manifestasi….
a. Fokal, berlangsung cepat atau lambat, karena gangguan vakcular
b. Fokal maupun global, kejadian cepat, karena gangguan vaskular
c. Fokal, berlangsung cepat, gangguan vaskular dan meyeluruh
d. Fokal, traumatik, berlangsung cepat dan menyeluruh
e. Fokal bilateral, cepat, gangguan vaskular

Seorang pria, kelemahan pada lengan dan tungkai bagian kanan 2 minggu yang
lalu. Kelemahan juga didapat pada otot wajah ipsilateral. Disertai afasia motorik,
ada hipertoni pada otot tungkai.

39. Jika pada kasus di atas lateralisasi motorik tidak jelas, kemungkinan pasien
mengalami….
a. Stroke hemoragik d. Perdarahan subdural
b. Stroke non hemoragik e. Perdarahan epidural
c. SAH grade 2
40. Jika pasien di atas di diagnosis stroke, pembuluh darah yang mungkin
mengalami thrombosis adalah….
a. A. vertebralis b. A. colleteralis anterior
c. A. cerebri posterior d. A. cerebri anterior
e. A. cerebri media
41. Afasia motorik, pada area… Jawab: broca

42. Stroke, lemah kiri, lidah kiri, terjadi….


1. Gangguan keseimbangan 3. Lesi di serebri media
2. Gangguan piramidalis 4. Lesi di batang otak

43. Seorang wanita 70 tahun, mula, muntah, ngantuk, penurunan kesadaran,


GCS 3-3-4, nyeri kepala yang cepat, kemungkinan….
a. Perdarahan intracranial c. Tumor
b. SH d. dst

44. Seorang pria, 50 tahun, kesemutan di kaki sebelah kiri diikuti kelemahan,
kemudian membaik. Diagnosis….
a. Penurunan kesadaran < 48 jam
b. Kematian sel otot
c. Iskemik, gejala < 24 jam, tanda infark (-)
d. Iskemik otak total, tanda infark (+)
e. … tanda infark (+)

45. Adanya lesi/sumbatan pada arteri vertebrobasalis dapat didiagnosis jika


pada pasien stroke ditemukan tanda….
1. Afasia sensorik 3. Afasia motorik
2. Vertigo 4. Disfagia

46. X
47. Perempuan 52 tahun, lemah sisi kiri, sulit menelan, parese N VII dan XII kiri
sentral. Diagnosis dokter adalah stroke. Gangguan lain yang mungkin….
1. Disatrialabial 3. Disatria lingual
2. Disatria palatal 4. Disatria monoton

48. Pasien disuruh menggerakkan lidah di dalam mulut ke kanan dan ke kiri,
ditemukan perbedaan. Maka yang bisa diperiksa….
1. Lidah saat diam 3. Lidah saat terjulur ke luar
2. Sensoris 2/3 anterior 4. Mororik N IX dan X

49. Terapi penyakit Parkinson…


1. Dopamin agonis 3. Antikolinergik
2. Transpalntasi human 4. Stereotactic surgery
fetal

50. Etiologi tersering sakit kepala….


a. Sirkulasi d. Ketegangan otot
b. Tumor otak e. Makanan mengandung MSG
c. Ensefalitis-meningitis
51. Pernyataan kurang tepat mengenai migren aura…. Jawab: bentuk aura:
lumpuh separuh/kesulitan menelan

52. Nyeri kepala mendadak, curiga….


a. Perdarahan intraserebral d. Hidrocephalus akut
b. Migren akut e. Giant cell arteritis
c. Meningitis akut
53. Nyeri kepala saat tidur lelap….
a. Migren dengan aura c. Drug rebound headache
b. Cluster headache
d. Grant cell arteritis e. Tumor otak
54. Nyeri kepala yang bisa jadi buta….

a. Retinal migren d. Cluster headache


b. Ophthalmology migren e. Basilar migren
c. Arthritis temporalis
55. Kasus cutaneus larva migrant, penduduk lumpuh pada tungkai.
Pemeriksaan yang dilakukan….
a. Pada malam hari d. Pada pagi hari
b. Pada sore hari e. Tidak berdasarkan waktu
c. Pada siang hari
56. Pencegahan migren….
a. Menggunakan histamine
b. Istirahat, kurangi makan sayur
c. Makan ergotamine 3 bulan
d. Sumatriptan 2 bulan dan hindari kopi
e. Hindari strees, kelelahan, minum propanolol dan fenelzine

57. Gambaran yang kurang tepat pada cluster headache adalah….


a. Terjadi berulang dalam setahun
b. Banyak pada laki-laki
c. Sering diikuti keluhan otonom
d. Sakitnya di daerah orbita
e. Gangguan saraf simpatis pada a. carotis interna

58. Gangguan kesadaran karena gangguan di….


1. ….
2. Lesi bilateral/difus korteks serebri
3. ….
4. ARAS

59. Anak 8 tahun, ke IGD karena kejang, kesadaran menurun, kaku kuduk (+),
suhu tubuh 39 oC, RPD: tuberculosa. Pada pemeriksaan LCS didapatkan….
1. Kadar gula menurun 3. Xantokrom
2. PMN meningkat 4. Peliclle (-)

60. Gejala ensefalitis….

61. Gejala gangguan tifoid….


1. Tidak ada minat 3. Sering murung
2. Cepat lelah 4. Cemas pada hal-hal
biasa

62. Tidak termasuk gejala anxietas….


a. Panik d. Fobia social
b. Obsesi-konvulsif e. Distimia
c. Agoraphobia
63. Gangguan jiwa yang paling sering….
a. Obsesi-konvulsif c. Fobia social
b. Depresi d. dst

64. Penilaian hasil terapi autodepresi pada fase akut….


a. Minggu ke-2 d. Akhir bulan ke-4
b. Minggu ke-6 e. Akhir bulan ke-9
c. Minggu ke-12
65. Gangguan seksual terjadi akibat salah asuh pada fase….

66. Fase tidur saat orang mengalami somnabolisme, eneurisis, dan night
mare….
a. Fase E d. Fase tetha
b. Fase D e. Fase S
c. Fase alpha
67. Nana 5 tahun, dibawa ke klinik daengan keadaan umum lemas, kurang gizi,
apatis, sedih, dan tidak gembira. Diajak main malah ketakutan, reaksi tidak
spontan, banyak nangis,. Penyebabnya adalah ibu meninggal, diasuh oleh
bibi dan ayah kawin lagi. Gangguan yang mungkin….
a. Depresi d. Autistic
b. Kelekatan reaktif e. Sibling rivalry
c. Temper turun
68. Perempuan 6 tahun, nilai buruk. Sudah les, tapi tetap jelek nilainya,
terutama matematika. Gangguan yang terjadi….
a. Autistic d. Depresi
b. Retardasi mental e. Disklesia
c. Temper menurun
69. Cairan otak secara mikroskopis terlihat….
a. Jernih seperti air c. Agak keruh
b. Viskositas agak kental d. Ada bekuan

70. Clot pada cairan otak disebabkan oleh….


1. Traumatic 3. Meningitis supuratif
2. Froin’s syndrome 4. Meningitis TB

71. Sel darah yang banyak terdapat pada cairan otak dewasa normal….
a. Limfosit d. Eosinofil
b. Monosit e. Basofil
c. Neutrofil
72. Membedakan cairan cerebrospinal dan serum….

Di suatu desa dilaporkan terdapat beberapa warganya yang menderita


pembesaran pada tungkai bawah, mulai dari paha sampai ujung kaki, dokter
puskesmas curiga sebagai cutaneus larva migrant. Untuk menanggulangi kasus
tersebut, dilakukan pengambilan darah pada seluruh warga desa.

73. Bentuk infektif pada kasus adalah….


a. Filariform d. Dewasa muda
b. Rabditiform e. Dewasa tua
c. Telur
74. Waktu pengambilan darah yang baik menurut skenario adalah….
a. Malam d. Pagi
b. Sore e. Tidak berdasarkan waktu
c. Siang
75. Periode penyebab kasus di atas, paling banyak ditemukan di Indonesia
adalah….
a. Non periodik d. Subnokturnal
b. Periodic nokturnal e. Subdiurnal
c. Diurnal
Seorang ibu usia 24 tahun, melahirkan anak pertamanya di klinik bersalin.
Kehamilannya cukup bulan. Selama kehamilan, ibu itu tidak pernah cek
kesehatan. Ibu itu penyayang binatang. Anaknya lahir tanpa tempurung kepala.
Saat dicek darah janin, titer IgG positif tinggi.
76. Diagnosis kerjanya adalah…. Jawab: toxoplasmosis kongenital

77. Bentuk parasit yang menginfeksi kasus di atas yang gerakannya sangat
cepat adalah….
a. Takhizoid d. Ookista matur
b. Bradioid e. Sporokista
c. Ookista immature
78. Jika mamalia terinfeksi shycosistisis, maka habitat yang dituju parasit ini
adalah….
a. Jejunum d. Hepar
b. Colon ascenden e. Jaringan otot
c. Colon desenden
Laki-laki 40 tahun, keluhan paresis inferior (extremitas kanan-kiri). BAB dan BAK
normal, reflex anal baik, sadar, nyeri dan suhu di umbilicus. 6 jam yang lalu,
jatuh dari pohon kelapa setinggi 6 meter dengan posisi duduk. TD 80/60, nadi 42
kali/menit, RR 20 kali/menit, afebris.

79. Lesi atau kelainan yang mungkin pada kasus….


a. Lesi medulla spinal setinggi d. Lesi medulla spinal setinggi
T6 L1-2
b. Lesi medulla spinal setinggi e. Lesi medulla spinal setinggi L
T8 3-4
c. Lesi medulla spinal setinggi
T10
80. Diagnosisnya berdasarkan skala Asia….
a. Frankle A d. Frankle D
b. Frankle B e. Frankle E
c. Frankle C
81. Diagnosis lain yang mungkin dari skenario di atas….
a. Syok neurovolemik d. Syok normovolemik
b. Syokspinal e. Syok hemoragik
c. Syok hipovolemik
82. Terapi yang cocok untuk permasalahan di atas adalah….
a. Intubasi d. Diberi atropine
b. Infus RL e. Diberi sulfas atropin
c. Suntikan metil prednisolon
Wanita 25 tahun, lemah anggota gerak kiri < 1 tahun, pasien mengeluh nyeri
kepala makin lama makin berat.

83. Yang dialami oleh wanita ini adalah….


a. Infark c. Tumor
b. Stroke d. Aneurisma

84. Letak lesi pada pasien….


a. Lesi fossa posterior d. Lesi chiasma
b. Lesi supratentorial e. Lobus occipital
c. Lesi inferior
85. Kekuatan motorik ekstrimitas kiri (menggeser-geser anggota gerak)….

a. 1 d. 4
b. 2 e. 5
c. 3
86. Apa penyebab pasien blur vision….
a. Penekanan N II
b. Penekanan chiasma
c. Hidrocephalus
d. Peningkatan tekanan intracranial
e. Perdarahan pada occipital/optic area

87. Pemeriksaan penunjang paling baik dari skenario adalah….


a. CT scan d. Angiografi
b. CT scan dengan kontras e. MRI dengan kontras
c. MRI
Seorang wanita 45 tahun, pupil anisokor kanan, sadar, muntah, blur vision,
hanya geser gerak kiri.

88. Sebelum operatif pengobatan diberi pada pasien ini….


1. Phenitoin sebagai anti 3. Dexametason inj
kejang 4. Antibiotik
2. Manitol 10 %

89. GCS, ada keluar darah dari hidung dan telinga…. Jawab: E2, V2, M5

90. GCS mini….

91. Diagnosis apakah kasus di atas….


a. CKR (ringan) d. CKS dan suspek fraktur basis
b. CKS (sedang) kranii
c. CKB (berat) e. CKB dan suspek fraktur basis
kranii
92. Gambaran CT scan….
a. Subdural c. Contosio
b. Epidural d. Subgaleal

93. Mau sirkumsisi, umur 7 tahun. Anastesi golongan amida yang diberikan….
a. Prokain d. Benzokain
b. Kokain e. Lidokain
c. Tetrakain
94. Efek samping anestesi lokal bila dosis terlalu besar….
a. Sedasi c. Gangguan saluran napas
b. Gangguan saluran cerna d. Cephalic

95. Laki-laki 34 tahun, pusing, terasa berat di kepala terus-menerus. Pernah


operasi tumor bagian kanan otak. Pada mikroskopis ditemukan jaringan
meninges proliferasi, bentuk whanl. Diagnosis….
a. Astrositoma d. Ependymoma
b. Ameloblastoma e. Meduloblastoma
c. Meningioma
96. Anak 6 bulan dengan keluhan kepala membesar. Riwayat demam (-).
Diagnosis penyakit ini adalah….
a. Hidrocephalus
b. Hidrancephalus
c. dst

97. X
98. Tidak termasuk tanda hydrocephalus congenital….
a. Paresis N VIII d. Cracked pot sign
b. Sunset eye e. Lingkar kepala di atas 2 SD
c. Venektasi kulit kepala
99. Hidrancephali adalah…
a. Tidak terbentuk hemisfer cerebri bilateral
b. Oklusi total a. carotis interna
c. Oklusi total a. carotis eksterna
d. Adanya kista arachnoid di cerebellum
e. Stenosis foramen Luschka dan Magendie

100. Anak 5 tahun, kejang, kaku kuduk (-), meninggal. Digigit anjing 3 bulan lalu,
badan negri….
a. Polimyelitis c. Herpes simpleks
b. Rabies d. Meningitis tuberkulosis

101. Anak umur 3 tahun, kejang, sudah diberi alcohol pada seluruh tubuhnya,
tapi tetap tidak berhenti. Sebelumnya tidak pernah kejang. Pada
pemeriksaan histopatologi tampak tuberkel, sel datia langerhans, dan
nekrosis karnisiosa. Diagnosis….
a. Polimyositis d. Meningitis TB
b. Meningiositis e. Ensefalitis TB
c. Meningitis viral
102. Pada kasus seorang anak yang kepalanya terus membesar dengan
peningkatan CSF…. Jawab: hidrosefalus

103. X
104. DD dari no.103
a. Subdural hematom c. Meningitis
b. Migren d. dst

105. Abses, penegakan diagnosis….


a. LP d. CT scan dengan kontras
b. Skull x ray e. Myelografi
c. CT scan
106. Pada gangguan psikosomatik, mekanisme defensive….
a. Proyeksi c. Unding
b. Introversi d. Konversi

107. Gangguan psikofisiologik anoreksia neurosa, sumber anxietas….


a. Rasa bersalah/berdosa
b. Tertekan/terbatas dalam hubungan social
c. Rasa malu
d. Permusuhan antara ibu/saudara
e. Rasa kehilangan/ancaman kehilangan orang dekat

108. Depresi akibat disfungsi otak karena penyakit serebral psikis dan sel otak,
organik lain….
a. Halusinasi organic c. Gangguan waham
b. Gangguan katatonik organik d. F06.ICD

109. Halusinasi dan wahana harus mencolok, ditemukan pada skizofrenia….

110. Stupor, gelisah, negativism rigiditas dapat ditemukan pada…. Jawab:


skizofrenia ketatonik

111. Tentang skizofrenia

112. Suara kacau balau yang tidak bisa didefinisikan secara tegas adalah….

a. Pnonema b. Akoasma
c. Halusinasi akustik ilusi d. Halusinasi haptile

113. Penderita seolah-olah melihat dirinya di hadapannya disebut….


a. Halusinasi visual d. Halusinasi taktil
b. Halusinasi kinestetik e. Phonema
c. Halusinasi austokop
114. Flight of ideas….
a. Sindrom depresi d. Sindrom otak organik
b. Sindrom manie e. Skizofrenia paranoid
c. Sindrom gangguan mental
organik
115. Gangguan jiwa yang banyak di klinik…

116. AAION…
a. Edem pupil fokal
b. Visus menurun, mendadak sangat jelek
c. Pada anak-anak
d. Skotoma mendadak 1 mata
e. Oklusi arteri retina centralis

117. Gejala neuritis optic….


a. Visus 0 (nol) d. Diplopia
b. Skotoma verifier e. Kabur mendadak
c. Tidak nyeri
118. Trauma mekanik tumpul jika kena mata, maka….
a. Hifomia d. Mata kering
b. Rupture kornea e. Tumor mata
c. Ovitis anterior
119. Tanda blow out fracture, maka mata….

120. Trauma mata akibat terkena las megakibatkan….


a. Katarak d. Glaucoma
b. Erosi kornea e. Hifema
c. Edema macula
121. X
122. Pada subdural hygroma tejadi….
a. Robekan arachnoid membrane dengan kebocoran CSF ke subdural space
b. Robekan durameter dengan kebocoran CSF
c. Robekan piameter dengan kebocoran CSF
d. Robekan sinus sagitalis

123. Penyakit di bawah ini yang paling sering disertai kejang adalah….
a. DHF d. Malaria cerebral
b. Rabies e. Tetanus
c. Tifoid fever
124. Karakteristik epidural hemorage….
a. Contre coup
b. Terbatas pada lesi
c. Tidak melintasi garis sutura
d. Jarang menyertai fraktur kepala sekitar 10 %

125. Sindrome herniasi, yaitu….


a. Cidera kepala extra axial
b. Cidera kepala primer
c. Cidera kepala sekunder
d. Cidera kepala terbuka dengan herniasi

126. Khas pada fraktur diastasis….


a. Separasi sutura ≥ 3 mm c. Terganjal sutura
b. Separasi sutura ≥ 1 mm d. dst

127. Ciri-ciri perdarahan subdural….


a. Lesi bikonveks c. Lebih nyata pada fissure
b. Sering lesi cresentris sylvii
d. dst

128. Densitas fresh blood pada CT scan


a. -10 Hu c. 10 Hu
b. 0 Hu
d. 45 Hu

129. X
130. Chronic subdural hemorrhage terjadi pada….
a. 3 jam pertama post trauma c. 3 hari – 21 hari
b. 3 jam – 3 hari d. 21 hari – 30 hari

131. Lokasi tersering cereberal hemoragic hypertension….

132. X
133. Pada pengelolaan kasus di atas (tetanus), perlu evaluasi progresivitas dan
reaksi pengobatan….
1. Beratnya kekakuan dan frekuensi kejang
2. Status pernapasan dan suhu badan
3. Frekuensi kejang dan status pernapasan
4. Beratnya luka porte d’entrée dan derajat kesadaran

134. Penyebab kematian pada kasus (tetanus)….


a. Epistotonus d. Spasme laring
b. Trismus e. Defans muskular
c. Kejang fokal
135. Untuk menentukan prognosis (kasus tetanus), pakai criteria….
1. Hacli 3. Philip
2. Dakkav 4. Conway

136. Diagnosis klinis untuk kasus tetanus ditegakkan dengan….


a. Harus ada luka ekstremitas dengan porte de’enteree
b. Trismus dan penurunan kesadaran
c. Rhesus sardoskus dan gangguan cairan elektrolit
d. Demam tinggi dan sesak nafas
e. Gagal napas dan parenkim inferior

137. DD tetanus….
1. Rabies
2. Meningoensefalitis
3. Tetanus hipototoksik
4. Abses alveolar

138. Tetanus cephalic mengenai vervus….


a. III, IV d. IX, X
b. V, VI e. XI, XII
c. VII, VIII
139. X
140. Berikut ini yang bukan gejala tumor infratentorial adalah….
a. Anosmia
b. Sakit kepala
c. Muntah
d. Ataxia
e. Gangguan keseimbangan dan koordinasi

141. Kelemahan ekstrimitas kiri, gangguan nyeri dan suhu kanan…. Jawab:
Brown secard syndrome

142. Patofisiologi kejang akibat sekuestrasi….


a. Rabies d. Tetanus
b. Malaria e. Sepsis berat
c. Tifoid toxic
143. X
144. Terapi logis tifoid….
a. Anti kejang d. Kortikosteroid rendah
b. Kortikosteroid tinggi e. Antibody
c. Kortikosteroid sedang
145. Ensefalopati pada tipoid toxid….
1. Peranan sitokin 3. Fenomena autoimun
2. Infeksi langsung CNS 4. Trombositopenia

146. X
147. Gejala rabies Dumb….
1. Jarang menggigit 3. Gangguan menelan
2. Suka tidur, selalu 4. Mati dalam 10 hari
bersembunyi

148. Penyakit yang berhubungan dengan psikis adalah….


1. Penyakit ginjal kronis 3. Penyakit paru kronis
2. Hipertensi 4. Dyspepsia

149. X
150. Hal-hal di bawah sesuai dengan lesi central cord syndrome….
1. Lesi servikal
2. Kelemahan motorik anggota gerak atas lebih dominan
3. Disestesia
4. Gangguan sensibilitas sakral

Pemeriksaan untuk penegakan diagnosis kasus di atas (hidrosefalus), kecuali….


a. MRI
b. CT scan
c. Myelografi
d. USG
e. Skull x-ray