Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Satuan Pendidikan : SMP N 25 Semarang


Mata Pelajaran : Bahasa Jawa
Kelas/Semester : IX/2
Materi Pokok : Tembang Durma lan Drama
Waktu : 8 jam pelajaran (4 x pertemuan)

A. Kompetensi Inti
1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian
tampak mata.
4. Mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung,
menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang
sama dalam sudut pandang/teori.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi


Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2 Menelaah teks piwulang 3.2.1 Mengidentifikasi kaidah teks piwulang Serat
Serat Wulangreh pupuh Wulangreh pupuh Durma
Durma 3.2.2 Mengungkapkan secara tertulis isi/amanat
Serat Wulangreh pupuh Durma pada 1-3
3.2.3 mengungkapkan pitutur luhur teks Serat
Wulangreh pupuh Durma pada 1-3
4.2 Menulis dan 4.2.1 Membuat kerangka dialog
memeragakan dialog 4.2.2 Mengembangkan kerangka dialog menjadi
drama sekolah dialog sesuai dengan santun berbahasa
4.2.3 Secara berkelompok memperagakan dialog

C. Tujuan Pembelajaran
Pertemuan 1
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara
memperoleh informasi dari berbagai sumber belajar, serta menggunakan model Problem Based
Learning dan metode diskusi kelompok peserta didik diharapkan dapat:
1. Mengidentifikasi syair tembang Durma dengan tepat
2. Mengungkapkan secara tertulis isi atau amanat Serat Wulangreh pupuh Durma dengan tepat
3. Mengungkapkan pitutur luhur teks serat Wulangreh pupuh Durma dengan tepat

Pertemuan 2
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara
memperoleh informasi dari berbagai sumber belajar, serta menggunakan model Project Based
Cooperative Learning, dan metode diskusi kelompok peserta didik diharapkan dapat:
1. Membuat kerangka dialog dengan baik sesuai dengan tema
2. Mengembangkan kerangka dialog menjadi dialog yang sesuai dengan struktur kalimat, ejaan,
diksi, dan kesantunan berbahasa
Pertemuan 3
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara
memperoleh informasi dari berbagai sumber belajar, serta menggunakan model Project Based
Cooperative Learning, dan metode diskusi kelompok peserta didik diharapkan dapat melanjutkan
langkah pembelajaran pada pertemuan 2
Pertemuan 4
Melalui kegiatan pembelajaran dengan menggunakan pendekatan saintifik dengan cara
memperoleh informasi dari berbagai sumber belajar, serta menggunakan model Project Based
Cooperative Learning, dan metode diskusi kelompok peserta didik diharapkan dapat
memeragakan dialog yang dibuat dengan pelafalan, intonasi, ekspresi, dan penghayatan

Fokus Karakter
gotong royong, santun, percaya diri

D. Materi Pokok
1. Materi Pembelajaran Reguler (Lampiran 1)
Teks piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma pada 1-3
Kaidah tembang Durma
Struktur Drama
Unggah-ungguh Basa
2. Materi Pembelajaran Remedial
isi teks piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma pada 1-3
unggah-ungguh basa
3. Materi Pembelajaran Pengayaan
isi teks piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma pada 4-5
Menonton kethoprak dan menulis isinya.

E. Metode Pembelajaran
Pendekatan : Saintifik
Metode : diskusi, tanya jawab, pemodelan, penugasan
Model : Problem Based Learning dan Project Based Cooperative Learning

F. Media dan Bahan


1. Media Pembelajaran
 Video/lagu tentang tembang macapat Durma
 Video drama Jawa
 Power point tentang kaidah tembang macapat Durma
 Power point tentang drama
2. Alat dan bahan
 Teks Piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma
 Teks dialog
 Komputer dan LCD

G. Sumber Belajar
 Yatmana, Sudi dan Wasana. 2016. Padha Bisa Basa Jawa Kelas IX SMP/MTs. Jakarta Timur:
Yudhistira.
 Yatmana, Sudi dkk. 2010. Padha Bisa Basa Jawa 3. Jakarta Timur: Yudhistira.
 Tofani, M. Abi. Kawruh Basa Jawa Pepak. Surabaya: Cipta Karya.
 Priyantono dan Sawukir. 2010. Marsudi Basa lan Sastra Jawa Anyar Jilid 3. Jakarta:
Erlangga.
 Widiyani, Sri dan Slamet Mulyono. 2015. Piwulang Basa Ndhidhik Karakter Luhur Kanggo
SMP/MTs IX. Surakarta: Mediatama.
 Balai Bahasa. 2001. Kamus Basa Jawa. Yogyakarta: Kanisius.
 Tuladha tontonan kethoprak https://www.youtube.com/watch?v=C0UW6e7Pskk

H. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran


Pertemuan Pertama
Kegiatan Pembelajaran Komponen 4C Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)
1. Peserta didik merespon salam dan menjawab
pertanyaan dari guru berhubungan dengan
kondisi peserta didik
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari
3. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam
pembelajaran, guru mengajak peserta didik
untuk nembang dolanan
4. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti
pelajaran dengan menanyakan berbagai tembang
macapat yang pernah dipelajari dan memahami
maknanya
5. Peserta didik menerima informasi tentang tujuan
pembelajaran dan manfaat pembelajaran
Kegiatan Inti (55 menit)
Orientasi
1. Guru menyajikan teks piwulang Serat
Wulangreh pupuh Durma
2. Peserta didik membaca wacana teks piwulang Aplikasi C3
Serat Wulangreh Pupuh Durma yang disajikan
guru
3. Guru mengajak peserta didik untuk mengetahui
isi tembang
Mengorganisasi
4. Guru membagikan lembar kerja untuk dipelajari
peserta didik
5. Peserta didik bertanya jawab tentang kaidah
tembang
6. Peserta didik bertanya jawab tentang kata-kata
yang dianggap sulit yang terdapat dalam teks
piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma
7. Peserta didik bertanya jawab tentang isi serat
Wulangreh pupuh Durma Critical thinking
8. Peserta didik dibagi dalam kelompok dengan
setiap kelompok 5-6 orang
Colaboration
Penyelidikan
9. Peserta didik mengartikan kata-kata yang
Menganalisis
dianggap sulit dalam teks serat Wulangreh
C4
pupuh Durma dari kamus bahasa Jawa atau dari
internet
10. Peserta didik berdiskusi membahas pokok-
pokok isi pupuh Durma
Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
11. Peserta didik mengungkapkan isi serat Critical thinking
Wulangreh pupuh Durma
12. Peserta didik menentukan pitutur luhur teks serat
Wulangreh pupuh Durma
Menganalisis dan mengevaluasi
13. Masing-masing kelompok mempresentasikan isi
tembang serta jawaban dari pertanyaan- Creativity
pertanyaan yang berhubungan dengan pupuh
Durma yang dibahas
14. Dengan tetap saling menghargai hasil karya
Communication
teman, kelompok yang lain memberikan
tanggapan
15. Peserta didik mengerjakan lembar evaluasi
tentang tembang Durma yang diberikan guru.
Penutup (15 menit)
1. Dengan bimbingan guru, peserta didik
membahas dan menyimpulkan materi
pembelajaran tentang menelaah teks Piwulang
Serat Wulangreh Pupuh Durma melalui
pemahaman kata-kata yang dianggap sulit
2. Peserta didik mengidentifikasi
hambatan-hambatan yang dialami dalam
menelaah teks pupuh Durma
3. Peserta didik menjawab pertanyaan
yang diberikan guru
4. Peserta didik mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru mengenai telaah
Piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma
5. Peserta didik menyimak informasi
mengenai rencana tindak lanjut pembelajaran
6. Guru menutup pembelajaran dengan
salam

Pertemuan kedua
Kegiatan Pembelajaran Komponen 4C Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)
1. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan
dari guru berhubungan dengan kondisi peserta
didik
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari
3. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam
pembelajaran, guru mengajak murid untuk
mengucapkan satu kata berbahasa Jawa secara
bergantian
4. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti
pelajaran dengan menanyakan sudahkan
menggunakan ragam bahasa yang benar ketika
berdialog dengan orang lain terutama orang tua
di sekolah
5. Peserta didik menerima informasi tentang tujuan
pembelajaran dan manfaat pembelajaran
Kegiatan Inti (55 menit)
Penentuan projek
Menganalisis
1. Guru memutarkan contoh video drama dengan
C4
judul “KTP”. Critical thinking
2. Peserta didik bertanya jawab tentang identifikasi
tokoh dan ragam bahasa yang digunakan dalam
Aplikasi C3
dialog drama tersebut
3. Guru bersama dengan peserta didik menentukan
tema/topik drama yang akan dijadikan proyek
Perencanaan langkah-langkah penyelesaian projek Colaboration
4. Peserta didik diarahkan untuk membentuk
kelompok 4-5 orang
5. Peserta didik berdiskusi membuat kerangka
dialog drama sekolah Creativity
6. Peserta didik berdiskusi mengembangkan
kerangka dialog drama sekolah menjadi dialog
utuh sesuai dengan santun berbahasa
7. Peserta didik mengumpulkan informasi dari
berbagai sumber
8. Peserta didik menulis teks dialog drama sekolah
secara individu
Penyusunan jadwal pelaksanaan projek
9. Peserta didik dalam kelompok melakukan
penjadwalan dan persiapan dalam tampilan
drama
Penutup (15 menit)
1. Dengan bimbingan guru, peserta didik Communication
menyimpulkan hasil pembelajaran menulis teks
dialog drama sekolah
2. Guru memberikan umpan balik
dengan menanyakan kendala-kendala yang
dialami peserta didik dalam menulis teks dialog
drama sekolah
3. Peserta didik mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru dalam menulis
dialog
4. Guru memberikan penugasan untuk
berlatih memeragakan dialog yang dibuat
5. Guru menutup pembelajaran dengan
salam

Pertemuan Ketiga
Kegiatan Pembelajaran Komponen 4C Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)
1. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan
dari guru berhubungan dengan kondisi peserta
didik
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari
3. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam
pembelajaran, guru memberikan ice breaking
4. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti
pelajaran dengan menanyakan sudahkan berlatih
memeragakan dialog drama
5. Peserta didik menerima informasi tentang tujuan
pembelajaran dan manfaat pembelajaran
Kegiatan Inti (55 menit)
Penyelesaian Projek
1. Peserta didik diarahkan untuk berkumpul Colaboration
dengan kelompok yang telah dibuat pada
pertemuan sebelumnya
2. Peserta didik mempersiapkan naskah drama
yang telah dipersiapkan sebelumnya
3. Guru memfasilitasi dan memonitor peserta didik
dalam mempersiapkan tampilan drama
4. Peserta didik berlatih memeragakan teks dialog Creativity Aplikasi C3
drama sekolah Critical thinking
Penutup (15 menit)
1. Dengan bimbingan guru, peserta didik Communication
menyimpulkan hasil pembelajaran dalam
persiapan tampilan drama
2. Guru memberikan umpan balik
dengan menanyakan kendala-kendala yang
dialami peserta didik dalam merancang
persiapan yang dibutuhkan dalam pementasan
3. Peserta didik mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru dalam
mempersiapkan tampilan drama
4. Guru menutup pembelajaran dengan
salam

Pertemuan Keempat
Kegiatan Pembelajaran Komponen 4C Level HOTS
Pendahuluan (10 menit)
1. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan
dari guru berhubungan dengan kondisi peserta
didik
2. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru
tentang keterkaitan pengetahuan sebelumnya
dengan materi yang akan dipelajari
3. Untuk memberikan motivasi peserta didik dalam
pembelajaran, guru mengajak peserta didik
untuk menjawab cangkriman
4. Peserta didik disiapkan untuk mengikuti
pelajaran dengan menanyakan kesiapan dalam
tampilan drama
5. Peserta didik menerima informasi tentang tujuan
pembelajaran dan manfaat pembelajaran
Kegiatan Inti (55 menit)
Penyusunan laporan dan presentasi
5. Peserta didik diarahkan untuk berkumpul Colaboration
dengan kelompok yang telah dibuat pada
pertemuan sebelumnya
6. Peserta didik memeragakan teks dialog drama Creativity Aplikasi C3
sekolah secara berkelompok
Evaluasi proses dan hasil projek
7. Peserta didik yang lain memberikan tanggapan Communication
terhadap tampilan temannya
8. Peserta didik dan guru melakukan refleksi
terhadap aktivitas dan hasil drama yang telah
ditampilkan
Penutup
5. Dengan bimbingan guru, peserta didik
menyimpulkan hasil pembelajaran dalam
persiapan tampilan drama
6. Guru memberikan umpan balik
dengan menanyakan kendala-kendala yang
dialami peserta didik dalam merancang
persiapan yang dibutuhkan dalam pementasan
7. Peserta didik mendengarkan umpan
balik dan penguatan dari guru dalam
mempersiapkan tampilan drama
8. Guru menutup pembelajaran dengan
salam

I. Penilaian
1. Teknik Penilaian
a. Sikap spiritual dan sosial
No Teknik Bentuk Contoh Waktu Keterangan
instrumen instrumen pelaksanaan
1 Observasi Jurnal gotong royong Saat Penilaian
santun pembelajaran untuk dan
percaya diri berlangsung pencapaian
pembelajaran
(assesment
for of
learning)
Contoh Butir Intrumen Lampiran 2

b. Pengetahuan
Teknik Waktu
KD Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian Pelaksanaan
3.2 Menelaah teks 3.2.4 Mengidentifikasi kaidah teks Tes Tertulis Saat
piwulang Serat piwulang Serat pembelajaran
Wulangreh pupuh Wulangreh pupuh Durma
Durma 3.2.5 Mengungkapkan secara
tertulis isi/amanat Serat
Wulangreh pupuh Durma pada
1-4
3.2.6 Mengungkapkan pitutur luhur
teks Serat Wulangreh pupuh
Durma pada 1-4
Contoh Butir Instrumen Lampiran 3

c. Keterampilan
Teknik Waktu
KD Indikator Pencapaian Kompetensi
Penilaian Pelaksanaan
4.2 Menulis dan 4.2.1 Membuat kerangka dialog Proyek Saat
memeragakan 4.2.2 Mengembangkan kerangka pembelajaran
dialog drama dialog menjadi dialog sesuai
sekolah dengan santun berbahasa
4.2.3 Secara berkelompok
memperagakan dialog
Contoh Butir Instrumen Lampiran 4
2. Penilaian Remedial
Pada kegiatan remidial guru memberikan pemahaman kepada peserta didik yang belum mencapai
kompetensi dasar dengan menemukan isi teks tembang Durma dan unggah-ungguh basa Jawa

3. Penilaian Pengayaan
Pembelajaran pengayaan diberikan kepada siswa yang telah mencapai atau melampaui
KBM/KKM, dengan isi teks piwulang Serat Wulangreh Pupuh Durma pada 4-5 dan menonton
kethoprak dan menulis isinya.

Semarang, Januari 2019


Kepala SMP N 25 Semarang Guru Mapel Bahasa Jawa

Agung Nugroho, S. Pd, M. M. Dra. Retno Puji Rahayu


NIP. 19700819 199512 1 001 NIP. 19590902 198603 2 007
Lampiran 1 Materi Pembelajaran

Teks piwulang serat Wulangreh pupuh Durma


1
Dipunsami ambanting sariranira, // cegah dhahar lan guling, // darapon sudaa, // nepsu kang ngambra-
ambra, // rerema ing tyasireki, // dadi sabarang, // karsanira lestari.
Agar menjalankan melatih dengan keras raga dirimu // mencegah makan dan tidur // dan juga
mengurangi dan mengendalikan // nafsu yang berkobar-kobar // tenangkan dalam batinmu // agar
segala // yang menjadi kehendak dirimu menjadi selamat.
2
Ing pangawruh lair batin aja mamang, // yen sira wus udani, // ing sariranira, // yen ana kang
amurba, // misesa ing alam kabir, // dadi sabarang, // pakaryanira ugi.
Atas ilmu lahir batin janganlah ragu // jika dirimu telah mengerti // atas dirimu sendiri // bahwa ada yang
menguasai // Sang Penguasai jagad raya // juga menguasai atas // segala perbuatanmu juga.
3
Bener luput ala becik lawan begja, // cilaka mapan saking, // ing badan priyangga, // dudu saking wong
liya, // pramila denngati-ati, // sakeh durgama, // singgahana den eling.
Benar salah buruk dan baik dan juga beruntung //celaka adalah berasal // dari diri pribadi // bukan
karena perbuatan orang lain // sehingga berhati-hatilah // semua penghalang // hindarilah dan selalu
sadar dan ingatlah itu.
4
Mapan ana sesiku telung prakara, // nanging gedhe pribadi, // pan iki lirira, // ingkang telung
prakara, // aja anggunggung sireki, // kalawan aja, // nacad kapati-pati.
Ada larangan tiga macam // larang besar atas diri // dan ini atas dirimu // yang tiga perkara // Jangan
selalu memuaskan diri // dan juga jangan // mencela yang teramat sangat.
5
Lawan aja mamaoni barang karya, // thik-ithik mamaoni, // samubarang polah, // tan kena wong
kumlebat, // ing mangsa mengko puniki, // mapan wus lumrah, // padha wasis maoni.
Dan jangan mencela atas segala sesuatu // sedikit-sedikit mencelanya // atas segala macam tingkah //
tingkah dari setiap orang // Pada jaman sekarang ini // sudah menjadi kebiasaan // pandai mencela dan
menyalahkan.
6
Mung tindake dhewe nora winaonan, // ngrasa bener pribadi, // sanadyan benera, // yen tindake wong
liya, // pesthine ingaran sisip, // iku kang lumrah, // nganggo bener pribadi.
Hanya perbuatan diri sendiri yang tidak dicela dan disalahkan // karena merasa paling benar sendiri //
walau tindakan yang benar // jika itu dilakukan oleh orang lain // pasti disalahkan juga // pada umumnya
demikian // hanya bersandar kepada kebenaran diri sendiri saja
7
Nora nana panggawe kang luwih gampang, // kaya wong memaoni, // sira ling-elinga,// aja sugih waonan,
// den samya raharjeng budi, // ingkang prayoga, // singa-singa kang lali.
Tidak ada perbuatan yang lebih mudah // seperti pekerjaan menyalah dan mencela // ingatlah oleh dirimu
// jangan senang mencela dan menyalahkan // perbaikilah budi pekerti diri // itu lebih baik // hindarilah
yang sedang lupa.
8
Ingkang eling angelingena ya marang, // sanak kanca kang lali, // den nedya raharja, // mangkana
tindakira, // yen datan kaduga uwis, // teka menenga, // aja sok angrasani.
Yang sadarlah yang mengingatkan kepada // kerabat dan sahabat yang sedang lupa // agar selamat
semuanya // seperti itu lah seharusnya tindakanmu // jika tidak berkenan lebih baik // diamlah saja //
jangan suka membicarakan kejelekan di belakangnya.
Kaidah Tembang Durma
 Guru gatra : 7 gatra
 Guru wilangan : 12, 7, 6, 7, 8, 5, 7
 Guru lagu : a, i, a, a, i, a, i

Struktur Drama
 Prolog : tembung-tembung utawa pambuka jroning lakon drama
 Dialog : pacelathon kang katindakake dening pemain utawa tokoh kang luwih saka siji
 Epilog : tembung-tembung panutup kang ngrampungake pementasan

Unggah-ungguh Basa
Ngoko Lugu
Wujude : kabeh tembunge ngoko
Panganggone : - marang sapadha-padha
- kanca kang wis kulina
- wong tuwa marang wong enom
- dhuwuran marang andhahan
Tuladha :
Frida : “Awakmu kabare piye, Ndra?”
Indra : “Apik wae, aku saiki sekolah ing Semarang.”

Ngoko Alus
Wujude : tembunge ngoko + krama, tumrap wong sing diajak guneman, utawa sing digunem
Panganggone : - Kanggo wong kang wis rumaket nanging isih ngajeni.
- Bapak marang ibu utawa suwalike
Tuladha :
Ibu : “Simbah durung dhahar, Bu?”
Bapak : “Durung, Pak. Isih ngunjuk teh. Mbokmenawa sedhela maneh.”

Krama Lugu
Wujud : kabeh tembunge krama
Panganggone : - wong tuwa marang wong enom sing isih diajeni
- bocah karo bocah sing durung kulina
Tuladha :
- “Adhi kula nembe tilem.”
- “Sakedhap malih kula kesah dhateng peken.”

Krama Alus
Wujud : Tembunge krama + krama inggil, tumrap kang diajak guneman utawa sing digunem
Panganggone : - wong enom marang wong tuwa
- murid marang guru
Tuladha :
- “Dinten punika Panjenengan boten tindakan, Bu?”
- “Dalemipun Pak Lurah tebih sanget nggih, Pak.”
Teks Drama

KTP
Asa Production

Darno mendatangi sebuah desa menuju rumah salah satu warga untuk mencari data.
Darno : “Assalamualaikum…”
Simbah : “Mangga.”
Darno : (ngomong dhewe) “Assalamualaikum jawabane mangga.”
“Assalamualaikum”
Pranyata Darno uluk salam saka omah sisih kiwa, Simbah mangsuli saka ngarep
Simbah : “Mangga… Mangga.” “Mas…” (simbah ngajak salaman kamangka astane
reged. Darno banjur nyengir)
Darno : “Kula Darno saking kecamatan.”
Simbah : “O nggih, pinarak.” (sinambi ngajak mlebu liwat lawang sisih) “Pinarak.”
Darno ngusapi lan ndamu tangane kang reged, banjur mlebu omah. Simbah nyumanggakake
tamune supaya lungguh. Darno lungguh ing kursi, nanging kursine mleyat-mleyot. Mula gonta-
ganti nganti ping telu.
Darno : “Kula teng ngriki mawon, Mbah. Terus ngaten, Mbah. Tujuwan kula mriki
menika, badhe sosialisasi kartu sehat manula. Terus menawi simbah gerah,
Simbah teng puskesmas napa rumah sakit gratis dibiayai pemerintah.
Nanging syaratipun kedah kagungan KTP. Lha wau sanjange pak RT wonten
tiyang sepuh ing dhusun Rojoalas menika dereng gadhah KTP. Termasuk
Simbah nggih, Mbah? Lha niki kula nyuwun dhata kagem KTP, nggih?
Simbah : “Pripun?”
Darno : “Nyuwun dhata Mbah.” (Rada seru anggone matur)
Simbah : “O nggih, mangga. Niku.” (nudingi bata)
Darno : (Karo nyethakake) “Mbah, kula nyuwun dhata, sanes bata. D-A-T-A.
DATA.”
Simbah : “O… Data.”
Darno : (sinambi ngguyu mratandhani yen marem) “Ngertos toh Mbah?”
Simbah : “Boten.”
Darno : “Dhata menika jawaban-jawabane Simbah saking pertanyaan-pertanyaan
kula.”
Simbah : “Inggih.” (karo manthuk-manthuk)
Darno : “Saged dimilai?”
“Nama lengkap?
Simbah : “KAR-SO-NO”
Darno : “Kar-sono. (sinambi nyathet)” “Menawi tanggal lair?”
Simbah : “Boten kelingan.”
Darno : “Boten kelingan.” (Sinambi nyathet karo nirokake wangsulane Simbah) “Lha
nek usia?”
Simbah : “Boten kelingan.”
Darno : “Menawi agama, Mbah?”
Simbah : “Kejawen”
Darno : “Wadhuh. Mbah, teng ngriki namung enam agama niku, kejawen boten enten
e, Mbah.”
Simbah : “Lha pripun?”
Darno : “Ngeten mawon, Mbah.Menawi kula tulis ISLAM mawon pripun?”
Simbah : “Ya aja. Wong aku ora tau solat.”
Darno : “Wadhuh. Padha aku.”
Dumadakan saka njaba omah ana sing ngundang Simbah.
Wong nom : “Mbah… Mbah Kartono…”
“Mbah, niki badhe ngodurke palu.” (Ora weruh yen sadurunge ana tamu saka
kecamatan) “Eh, ada tamu toh.”
Simbah : “Ya kana, dekek mburi.”
Wong nom : “Permisi nggih, Mas.”
Simbah : “Lha kok nggur palu?”
Wong nom : “Lha menapa malih?”
Simbah : “Bojomu wingi kae nyilih arit.”
Wong nom : “O nggih, mangke kula susulke.” (Arep metu kaling-kalingan tamune
simbah) “Permisi, Mas.” (Sawise liwat) “Lha kok tamune boten disuguhi
menapa-menapa toh mbah? Mesakke no Mbah.”
Simbah : “Ya kana, gaweke wedang.”
Wong nom : “Simbah tenan.”
“Permisi malih nggih, Mas. Ngrepoti.” (ngliwati tamune maneh)
Darno banjur nerusake pitakonan marang Simbah
Darno : “Ngaten mawon, Mbah. Kristen napa Katholik? Kong Hu Cu?”
Simbah : “We… ya aja.”
Darno : “Lha pripun? (karo rada anyel) Lha niki namung wonten enam pilihan.
Kejawen boten wonten?”
Simbah : “Lha kenapa kok ora ana?”
Darno : “Aturane pemerintah ogh, Mbah. Pilih mawon, Mbah.” (Wong nom mau
banjur metu gawa wedang)
Wong nom : “Permisi, Mas. Mangga diunjuk rumiyin”
Darno : “Inggih, matur nuwun.”
Wong nom : “Ngomong-ngomong, ada apa ini, Mas. Kok tumben, Mbah Kartono
kedatangan tamu agung.”
Darno : “Begini lho, Mbak. Saya kan mendata KTP-nya simbah. Begitu saya tanya
agama, saya malah jadi bingung.”
Wong nom : “Gitu ya, Mas. Sebentar, Mas.” (Wong wadon nom mau banjur ngadhep
simbah) “Mbah, jenengang niku agamane napa?”
Simbah : “Ya Kejawen. Manunggaling Kawula Gusti.”
Wong nom : “Napa ethok-ethok milih salah siji mawon, Mbah. Niki rak ming kangge
persyaratan thok kok.” (banjur ngadhep tamune)
“Ya udah, Mas. Pilih salah satu aja. Terserah masnya.”
Darno : “Pilih satu, ya.”
Wong nom : “Tinggal centhang wae, Mas! Wis?”
Darno : “Tapi, nggak ah. Nanti kalau ketahuan malsu data nanti saya bisa dipecat.”
Wong nom : “Adhuh gimana e, Mas?”
Darno : “Pripun, Mbah?”
Simbah : “Lha piye?”
Wong Nom : “Dhuh, piye ya?”
Darno : “Pripun niki?”
Simbah : “Piye, Nung?”
Wong Nom : “Aha… gimana kalau ngundang Pak RT aja. Jenengan setuju?”
Lampiran 1 (Lembar Kerja)

LEMBAR KERJA

Jeneng : ……………………………………………..

Kelas : ……………………………………………..

No. Absen : ……………………………………………..

1. Wacanen pupuh Durma ing ngisor iki!

Dipunsami ambanting sariranira


cegah dhahar lan guling
darapon sudaa
nepsu kang ngambra-ambra
rerema ing tyasireki
dadi sabarang
karsanira lestari.

2. Golekana guru wilangan lan guru lagu saben gatra pupuh Durma kasebut!
a. Gatra 1 = …. …..
b. Gatra 2 = …. …..
c. Gatra 3 = …. …..
d. Gatra 4 = …. …..
e. Gatra 5 = …. …..
f. Gatra 6 = …. …..
g. Gatra 7 = …. …..

3. Golekana tembung-tembung kang angel ana ing pupuh Durma kasebut banjur golekana tegese
lumantar kamus Basa Jawa utawa internet!
a. ……………………………………. = …………………………………..
b. ……………………………………. = …………………………………..
c. ……………………………………. = …………………………………..
d. ……………………………………. = …………………………………..
e. ……………………………………. = …………………………………..
f. ……………………………………. = …………………………………..
g. ……………………………………. = …………………………………..
h. ……………………………………. = …………………………………..
i. ……………………………………. = …………………………………..
j. ……………………………………. = …………………………………..

Sugeng Makarya
Lampiran 2 (Lembar Evaluasi)

Teknik : tes tertulis


Bentuk : Uraian
Instrumen :

Pupuh Durma (3)

Bener luput ala becik lawan begja


cilaka mapan saking
ing badan priyangga
dudu saking wong liya
pramila denngati-ati
sakeh durgama
singgahana den eling.

(Benar salah buruk dan baik dan juga beruntung //celaka adalah berasal // dari diri pribadi //
bukan karena perbuatan orang lain // sehingga berhati-hatilah // semua penghalang //
hindarilah dan selalu sadar dan ingatlah itu.)

Soal :
A. Isenana ceceg-cecek ing ngisor iki kanthi trep!
1. Bener luput, becik ala lan begja cilaka iku manggone ana ing ….
2. Bakuning gagasan ana ing tembang Durma kasebut yaiku ….
3. Manut isine tembang Durma ing dhuwur, manungsa diprentahake supaya tumindak ….
4. Ing donya iki akeh pepalang. Mula kudu bisa ngindari lan kudu ….
5. Amanat kang bisa kajupuk saka pupuh Durma kasebut yaiku….

B. Golekana tegese tembung-tembung ing ngisor iki!


1. Luput
2. Ala
3. Becik
4. Begja
5. Priyangga
6. Pramila
7. Mapan
8. Lawan
9. Durgama
10. Singgahana

Pedoman Penskoran:
A. Setiap jawaban benar diberi skor 2, sedangkan jawaban salah diberi skor 1. Karena soal
berjumlah 5 butir, maka jumlah skor berkisar antara 1 sampai 10.
B. Untuk soal B, masing-masing soal benar nilai 1, salah 0.
C. Nilai = Skor yang diperoleh x 100
Skor maksimal
Lampiran 3 Penilaian Sikap
Petunjuk:
a. Amati perkembangan sikap siswa menggunakan instrumen jurnal pada setiap pertemuan
b. Sikap atau perilaku siswa yang menonjol (negatif atau positif). Untuk siswa yang pernah memiliki
catatan perilaku kurang baik dalam jurnal, apabila telah menunjukkan perilaku (menuju) yang
diharapkan, perilaku tersebut dituliskan dalam jurnal meskipun belum menonjol.

Jurnal Perkembangan Sikap


Kelas …
Nama
Butir Tanda Tindak
No Waktu Peserta Catatan Perilaku
Sikap tangan lanjut
didik
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23

Lampiran Penilaian Keterampilan


a. Teknik : Proyek
b. Bentuk :
c. Instrumen :
Gawea teks pacelathon drama sekolah kang ringkes kang ngandhut pitutur kang luhur banjur
paragakake ing ngarep kelas!

Rubrik Penilaian Proyek


No Indikator Rubrik Skor
1 Kemampuan membuat Kesesuaian dengan tema
kerangka dialog a. Sudah sesuai 3
b. Kurang sesuai 2
c. Tidak sesuai 1
2 Kemampuan Struktur kalimat
mengembangkan a. Benar 3
kerangka dialog menjadi b. Kurang benar 2
dialog sesuai dengan c. Tidak benar 1
santun berbahasa Ejaan
a. Benar 3
b. Kurang benar 2
c. Tidak benar 1
Diksi
a. Tepat 3
b. Kurang tepat 2
c. Tidak tepat 1
Kesantunan berbahasa
a. Sesuai 3
b. Kurang sesuai 2
c. Tidak sesuai 1
3 Kemampuan Pelafalan
memperagakan dialog a. Benar 3
b. Kurang benar 2
c. Tidak benar 1
Intonasi
a. Tepat 3
b. Kurang tepat 2
c. Tidak tepat 1
Ekspresi
a. Sudah sesuai 3
b. Kurang sesuai 2
c. Tidak sesuai 1
Penghayatan
a. Sesuai 3
b. Kurang sesuai 2
c. Tidak sesuai 1

Nilai = Skor yang diperoleh x 100


Skor maksimal