Anda di halaman 1dari 4

Time Management

Pukul 07.30 anda memasuki gedung kantor. Di lobby Anda bertemu beberapa teman
kerja. Mengobrol. Di lift Anda bertemu yang lain, teman yang semalam sama-sama
berpesta. Mengobrol lagi, untuk nostalgia tentang yang terjadi malam sebelumnya.
Setiba di ruang kantor, Anda segera menuang kopi. Sambil minum kopi, Anda berbasa-
basi dengan sekretaris Anda tentang liburannya yang akan datang.
Setelah itu semua, akhirnya Anda sampai di meja kerja Anda. Pertama-tama yang Anda
lakukan membuka surat-surat. Baru surat kedua, ada telpon. Sejam kemudian salah
seorang karyawan datang meminta petunjuk. Sementara itu karyawan dari bagian
penjualan menunggu. Begitu selesai melayani dua karyawan, sudah tiba waktunya
istirahat minum kopi. Dan Anda sama sekali belum mulai melakukan pekerjaan yang
menurut rencana akan Anda lakukan segera setelah tiba di kantor.
Kedengarannya tidak aneh? Kalau memang begitu cara Anda memulai hari kerja,
pantaslah kalau banyak pekerjaan tidak terselesaikan tepat waktu. Saat-saat paling
kritis adalah saat-saat awal memulai hari kerja. Mengapa? (Jika Anda ingin
mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang management skill,
strategi bisnis dan leadership skills.
Awal hari kerja akan menciptakan suasana ker¬ja yang akan Anda lalui sepanjang hari,
karena itu memerlukan konseritrasi yang lebih besar. Sayangnya, tak banyak di antara
kita mengetahui, apa’yang dapat segera kita kenakan pada awal hari kerja. Kalaupun
tahu, banyak di antara kita ti¬dak mengetahui bagaimana seharusnya saat-saat awal itu
kita lalui.
Jika Anda ingin memperbaiki kualitas hari-hari kerja Anda, Anda harus menentukan,
apa yang sebenarnya ingin Anda capai. Setelah itu Anda harus mengenali kebiasaan-
kebiasaan buruk Anda pada saat-saat awal itu, dan mulailah mengadakan koreksi.

PERISTIWA-PERISTIWA YANG MENGGANGGU.


Marilah kita simak skenario di atas. Mana yang sebaiknya kita perhatikan?
 Sosialisasi. Mengobrol di lobby, di lift, sambil minum kopi. Memang, dalam hidup
kita perlu sosialisasi, tetapi kalau itu kita lakukan pada awal hari kerja, dan kita
lakukan secara otomatis, besar kemungkinan sosialisasi akan mengganggu
pekerjaan yang harus kita tangani.
 Surat-surat. Sekalipun surat-surat itu sudah dipilih oleh sekretaris Anda hanya
yang penting yang diletakkan di meja Anda namun besar kemungkinan tidak ada
dari surat-surat itu yang bersifat mendesak, kecuali di atas amplop dibubuhi
catatan demikian. Sebagian besar hanyalah surat-surat rutin, dan tidak
memerlukan perhatian utama dari Anda. Mengawali hari kerja dengan membuka
surat-surat merupakan kebiasaan yang tumbuh dari perpaduan rasa ingin tahu
yang biasa kita punyai jaman anak-anak dan keinginan untuk memulai hari kerja
dengan meakukan yang ringan-ringan lebih dulu.
 Telpon yang mengganggu. Yang lebih mengganggu rutin Anda adalah
pembicaraan telpon, dari atau untuk Anda. Berbicara di telpon sering kita pakai
sebagai alasan untuk menghindari tugas berat atau untuk mengisi waktu. (Jika
Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang
management skill, strategi bisnis dan leadership skills,
 Teman yang mampir. Ini adalah tambahan dari gangguan-gangguan lain yang
disebut di atas.
 Istirahat Minum Kopi. Istirahat minum kopi me¬mang tepat sekali untuk orang-
orang yang sejak pagi kerja keras. Saat itu juga paling baik untuk so¬sialisasi.
Tetapi kalau sejak pagi belum bekerja, tentu sangat tidak pantas kalau
memanfaatkan waktu ini untuk bersantai lebih lanjut
Umumnya: pekerja yang paling produktiflah yang dapat menguasai atau menentukan
hari ker-janya. Artinya, pekerja yang aktif dan penuh rasa tanggung jawab sudah pasti
lebih produktif daripada yang pasif dan hanya menjalankan tugas secara rutin. Karena
jenis pekerjaan bervariasi, maka masing-masinglah yang akan menentukan bagaimana
akan menyesuaikan dirinya dengan pekerjaannya. Tetapi ada patokan-patokan yang
berlaku umum.
PUSATKAN WAKTU ANDA.
• Hindari Sosioltsosi. Tegur sapa secara sopan di lobby atau lift memang baik, tetapi
jangan tegur sapa itu berubah menjadi obrolan panjanglebar di awal hari kerja.
Pusat perhatian harus ada pada pekerjaan.
• Mulailah dengan rencana. Tugas terakhir sebelum pulang sore hari adalah
membuat rencana kerja untuk esqk harinya. Tentu akan ada interupsi-interupsi
yang tidak direncanakan, tetapi sifatnya sekali-sekali, bukan tiap hari.
• Jam pertama untuk pekerjaan yang terpenting. Kalau Anda mempunyai pekerjaan
yang harus segera diselesaikan, pakailah jam-jam pertama untuk melakukannya.
Tugasi sekretaris Anda untuk menangani telpon-telpon yang masuk atau gang-
guan-gangguan lain.
• Buatlah peraturan tentang telpon. Sebagian besar di antara kita akan lebih efisien
kalau kita men-taati “falsafah telpon”. Misalnya, Anda bisa memesan kepada
switchboard jika ada telpon pada awal hari kerja untuk Anda, katakan telpon di
ruang Anda tidak diangkat sebelum jam 10.30.
 Kebiasaan ini akan membuat teman-teman bisnis Anda lebih menghargai Anda.
Selain itu harap ingat, menerima telpon sifatnya lebih pasif daripada menelpon.
Artinya, Anda sendiri jangan membuat kebiasaan menelponi orang pada pagi hari
Untuk urusan-urusan yang tidak penting.
• Istirahat minum kopi. Manfaatkan waktu ini betul-betul untuk istirahat santai dan
mengada-kan sosialisasi dengan teman sekerja. Bekerja terus-menerus sepanjang
hari juga tidak baik karena hanya akan counter productive. Serajin-rajinnya orang,
tidak akan kuat kalaubekerja terus-meherus tanpa istirahat.
• Akhiri dengan rencana. Pekerja yang produktif selalu membuat rencana untuk esok
harinya. Paling tidak dia akan menentukan mana yang akan digarapnya pertama-
tama.
 Sudah tentu tidak ada resep yang mujarab untuk masing-masing situasi, tergantung
jenis manusianya, dan jenis pekerjaannya. Tetapi umum-nya, bagaimana kita
memanfaadcan awal hari kerja akan menentukan apakah kita akan puas atau tidak
pada akhir hari kerja.
(Jika Anda ingin mendapatkan slide powerpoint presentasi yang bagus tentang
management skill, strategi bisnis dan leadership skills).

Sumber : Majalah Eksekutif edisi Desember 1988