Anda di halaman 1dari 27

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

MATA PELAJARAN : MATEMATIKA


KELAS /SEMESTER : XI /I
KOMPETENSI KEAHLIAN: TEKNOLOGI DAN JARINGAN
MATERI : LOGIKA MATEMATIKA
PENYUSUN : MAHFUD, S.Pd

PEMERINTAH PROPINSI KALIMANTAN TIMUR


DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
SMK PLUS MELATI SAMARINDA
2017

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 0


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMK Plus Samarinda
Kompetensi Keahlian : Teknik Komputer dan Jaringan
Mata Pelajaran : Matematika
Kelas/Semester : XI/I
Materi Pokok : Logika Matematika
Alokasi Waktu :

A. Kompetensi Inti (KI)


KI1 Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan pro-aktif sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam
pergaulan dunia
KI3 Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasitentang pengetahuan
faktual, konseptual, operasional dasar, dan metakognitif sesuai dengan bidang
dan lingkup kajian matematikapada tingkat teknis, spesifik, detil, dan
kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari
keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan
internasional.
KI4 Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat, informasi, dan
prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan
bidang kajian matematika

Menampilkan kinerja di bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas yang


terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif,


kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah,
serta mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 1


Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan,
gerak mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah konkret terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan
tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator


3.22 Menentukan 3.22.1 Siswa dapat membedakan pernyataan dan bukan
masalah
pernyataan.
kontekstual yang
berkaitan dengan 3.22.2 Siswa dapat menentukan nilai kebenaran dari
logika matematika
pernyataan
(pernyataan
sederhana, negasi 3.22.3 Siswa dapat menentukan negasi dari suatu
pernyataan
pernyataan
sederhana,
pernyataan 3.22.4 Siswa dapat menentukan konvers dari suatu
majemuk , negasi
pernyaatan.
pernyataan
majemuk dan 3.22.5 siswa dapat menentukan invers dari suatu
penarikan
pernyataan sederhana
kesimpulan)
3.22.6 Siswa dapat menentukan kontraposisi dari
pernyataan.
3.22.7 Siswa dapat membuat tabel kebenaran dari
pernyataan majemuk.
4.22.1 Siswa dapat menentukan negasi dari pernyataan
majemuk.
4.22.2 Siswa dapat menentuk bentuk yang ekuivalen
dengan pernyataan lainnya
4.22.3 Siswa dapat menarik kesimpulan dari dua buah
pernyataan.

4.23 Menyelesaikan 4.23.1 Siswa dapat menyelesaikan masalah yang berkaitan


masalah yang
dengan logika matematika (pernyataan sederhana,
berkaitan dengan
logika matematika negasi pernyataan sederhana, pernyataan majemuk ,
(pernyataan
negasi pernyataan majemuk dan penarikan
sederhana, negasi
pernyataan kesimpulan )
sederhana,

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 2


pernyataan
majemuk , negasi
pernyataan
majemuk dan
penarikan
kesimpulan )

C. Tujuan Pembelajaran
Melalui kegiatan pembelajaran dengan pendekatan saintifik, dengan model pembelajaran
discovery, peserta didik dapat menentukan dan menyelesaikan masalah yang berkaitan
dengan logika matematika dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses
pembelajaran dan bersikap jujur, percaya diri serta pantang menyerah.

D. Materi Pembelajaran
1. Pengertian logika matematika
2. Kalimat berarti
a. Kalimat deklaratif (pernyataan atau proposisi)
b. Kalimat non deklaratif
3. Kalimat terbuka
4. (negasi)
5. Pernyataan majemuk
6. Kata hubung
a. Konjungsi
b. Disjungsi
c. Implikasi
d. Biimplikasi
7. Negasi pernyataan majemuk
8. Invers, konvers, dan kontraposisi dari implikasi.
9. Penarikan kesimpulan
a. Modus ponens
b. Modus tollens
c. Silogisme

E. Metode/Model
Pendekatan : Saintifik
Model : Discovery Learning
RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 3
Metode : ceramah, diskusi, tanya jawab, penugasan

F. Media/Alat dan Bahan


 Laptop
 Media Elektronik (internet)

G. Sumber Belajar

Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Buku Peserta Matematika Kelas X Tahun
2016
 buku Matematika Erlangga Program Keahlian Teknologi, Kesehatan, dan Pertanian
Kelas X
H. Langkah-Langkah Pembelajaran
PERTEMUAN KE 1

Alokasi
Langkah-Langkah Pembelajaran
Tahap waktu

1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam 5 menit


2. Memperhatikan kesiapan psikis dan fisik siswa untuk
mengikuti proses pembelajaran dengan
memperhatikan kebersihan, kerapian, ketertiban dan
kehadiran siswa.
3. Memberi motivasi untuk mengkondisikan suasana
belajar yang menyenangkan.
4. Meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.
5. Memberikan apersepsi: contoh pernyataan adalah…
6. Menyampaikan tujuan pembelajaran yang di dapat
setelah mempelajari logika matematika.
7. Menyampaikan langkah-langkah dan penilaian dalam
pembelajaran logika matematika.
2. Inti DISCOVERY 70 menit
1. Stimulation (pemberian rangsangan)
 Peserta didik menonton video orang yang sedang
melakukan percakapan.
2. Problem statement (identifikasi masalah)

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 4


Peserta didik dibimbing Guru berdiskusi
mengidentifikasi masalah yang akan dibahas dalam
kalimat berarti dan kalimat terbuka, yaitu
 Peserta didik membedakan kalimat deklaratif dan non
deklaratif
 Peserta didik mengidentifikasi ciri kalimat terbuka.
 Peserta didik membedakan pernyataan dan bukan
pernyataan.
3. Data collection (Pengumpulan Data)
Peserta didik dalam kelompok berdiskusi
mengumpulkan data/informasi sebanyak mungkin
tentang:
 kalimat berarti dan kalimat terbuka
 kalimat pertanyaan dan kalimat pernyataan
 nilai kebenaran suatu pernyataan
4. Data Processing (Pengolahan Data)
Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang
didapat dari buku/sumber berupa:
 definisi kalimat berarti dan kalimat terbuka
 definisi pernyataan
 cara menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan.
5. Verification (Pemeriksaan data)
Peserta didik memeriksa dalam bentuk diskusi hasil
pengumpulan dan pegolahan informasi tentang:
 definisi kalimat berarti dan kalimat terbuka
 definisi pernyataan
 cara menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan.

6. Generalisation (penarikan kesimpulan)


Peserta didik berikusi menyimpulkan materi
pembelajaran
 definisi kalimat berarti dan kalimat terbuka
 definisi pernyataan

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 5


 cara menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan.
7. Memprsentasikan hasil pembelajaran tentang
- mempresentasikan
 definisi kalimat berarti dan kalimat terbuka
 definisi pernyataan dan ciri-ciri sebuah pernayataan.
 cara menentukan nilai kebenaran suatu pernyataan.
- peserta didik kelompok lain menanggapi kelompok
yang presentasi
3. Penutup Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu: 15 menit
 membuat rangkuman/ simpulan pelajaran;
 melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan; dan
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran; dan

Kegiatan guru yaitu:


 melakukan penilaian;
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil
belajar peserta didik; dan
 menyampaikan rencana pembelajaran pada
pertemuan berikutnya

PERTEMUAN KE-2

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 6


Alokasi
Langkah-LangkahPembelajaran
Tahap waktu

1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam 5 menit


2. Memperhatikan kesiapan psikis dan fisik siswa untuk
mengikuti proses pembelajaran dengan memperhatikan
kebersihan, kerapian, ketertiban dan kehadiran siswa.
3. Memberi motivasi untuk mengkondisikan suasana belajar
yang menyenangkan.
4. Meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.
5. Memberikan apersepsi: contoh dari pernyataan sederhana
adalah…
6. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan
dengan pembelajaran sebelumnya tentang
pernyataan(tanya jawab)
7. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan proaktif
tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya pernyataan
sederhana dengan pernyataan majemuk.
8. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal yang
akan dipelajari dan dikuasai khususnya tentang
menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk dan
membuat tabel kebenaran dari pernyataan majemuk

2. Inti DISCOVERY 70 menit


1. Stimulation (pemberian rangsangan)
 Guru meberikan contoh pernyataan majemuk dan
pernyataan sederhana melalui tayangan ppt.
 Selanjutnya siswa diminta untuk mencermati pernyataan
majemuk dan sederhana tersebut.
Pernyataan sederhana
P1 : adik belajar
P2 : Kakak dibelikan sepeda motor

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 7


Pernyataan Majemuk
P1 : Jika hari hujan maka langit mendung
P2 : Adik menyukai kucing dan sapi
P3 : Anto suka makan apel atau anggur

Berikan contoh lain dari pernyataan majemuk

 Siswa bekerja sama dengan kelompok untuk mencermati


contoh dan permasalahan tersebut.
2. Problem statement (identifikasi masalah)
Peserta didik dibimbing Guru berdiskusi mengidentifikasi
masalah yang akan dibahas dalam pernyataan majemuk, yaitu
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk

3. Data collection (Pengumpulan Data)


Peserta didik dalam kelompok berdiskusi mengumpulkan
data/informasi sebanyak mungkin tentang:
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk

4. Data Processing (Pengolahan Data)


Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang
didapat dari buku/sumber berupa:
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 8


5. Verification (Pemeriksaan data)
Peserta didik memeriksa dalam bentuk diskusi hasil
pengumpulan dan pegolahan informasi tentang:
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk

6. Generalisation (penarikan kesimpulan)


Peserta didik berikusi menyimpulkan materi pembelajaran
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk

7. Memprsentasikan hasil pembelajaran tentang


- mempresentasikan
 kata hubung konjungsi, disjungsi, implikasi dan
biimplikasi.
 Menentukan nilai kebenaran pernyataan majemuk
 membuat tabel kebenaran dari pernyatan majemuk
- peserta didik kelompok lain menanggapi kelompok yang
presentasi
3. Penutup Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu: 15 menit
 membuat rangkuman/ simpulan pelajaran;
 melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan; dan
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran; dan

Kegiatan guru yaitu:


 melakukan penilaian;
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 9


pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil
belajar peserta didik; dan
 menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

PERTEMUAN KE-3

Alokasiw
Langkah-LangkahPembelajaran
Tahap aktu

1. Pendahuluan 1. Guru memberi salam 5 menit


2. Memperhatikan kesiapan psikis dan fisik siswa untuk
mengikuti proses pembelajaran dengan memperhatikan
kebersihan, kerapian, ketertiban dan kehadiran siswa.
3. Memberi motivasi untuk mengkondisikan suasana belajar
yang menyenangkan.
4. Meminta salah satu siswa untuk memimpin doa.
5. Memberikan apersepsi:
a. sebutkan macam-macam kata hubung dan nilai
kebenarannya.
b. sebutkan contoh dari pernyataan majemuk
6. Peserta didik merespon pertanyaan dari guru berhubungan
dengan pembelajaran sebelumnya tentang pernyataan
majemuk dan kata hubung(tanya jawab)
7. Peserta didik mendiskusikan informasi dengan proaktif
tentang keterkaitan pembelajaran sebelumnya pernyataan
majemuk dan penarikan kesimpulan

8. Peserta didik menerima informasi tentang hal-hal yang

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 10


akan dipelajari dan dikuasai khususnya tentang menarik
kesimpulan dengan menggunakan modus ponens, tolens
dan silogisme.

2. Inti DISCOVERY 70 menit


1. Stimulation (pemberian rangsangan)
 Guru menyajikan berbagai macam bentuk permasalahan
yang berkaitan dengan penarikan kesimpulan

P1 : Jika Anto rajin belajar, maka ia akan naik kelas


P2 : Anto rajin belajar

Kesimpulannya Anto naik kelas

P1 : Jika hari tidak hujan maka kami akan pergi ke taman


P2 : Kami tidak pergi ke taman

Kesimpulannya hari hujan


Pertanyaan

P1 : Jika hari tidak hujan maka kami akan pergi ke taman


P2 : hari hujan

Kesimpulannya adalah kami tidak pergi ke taman (tidak


sah)

2. Problem statement (identifikasi masalah)


Peserta didik dibimbing Guru berdiskusi mengidentifikasi
masalah yang akan dibahas dalam penarikan kesimpulan,
yaitu
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 11


 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan
3. Data collection (Pengumpulan Data)
Peserta didik dalam kelompok berdiskusi mengumpulkan
data/informasi sebanyak mungkin tentang:
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.
 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan

4. Data Processing (Pengolahan Data)


Peserta didik dalam kelompok mendiskusikan data yang
didapat dari buku/sumber berupa:
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.
 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan

5. Verification (Pemeriksaan data)


Peserta didik memeriksa dalam bentuk diskusi hasil
pengumpulan dan pegolahan informasi tentang:
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.
 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan

6. Generalisation (penarikan kesimpulan)


Peserta didik berikusi menyimpulkan materi pembelajaran
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.
 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan
7. Memprsentasikan hasil pembelajaran tentang

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 12


- mempresentasikan
 menggunakan modus ponens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan modus tolens dalam penarikan kesimpulan
 menggunakan silogisme dalam penarikan kesimpulan.
 menentukan keshahihan penarikan kesimpulan
- peserta didik kelompok lain menanggapi kelompok yang
presentasi
3. Penutup Kegiatan guru bersama peserta didik yaitu: 15 menit
 membuat rangkuman/ simpulan pelajaran;
 melakukan refleksi terhadap kegiatan yang sudah
dilaksanakan; dan
 memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil
pembelajaran; dan
Kegiatan guru yaitu:
 melakukan penilaian;
 merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk
pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan
konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas
individual maupun kelompok sesuai dengan hasil
belajar peserta didik; dan
 menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan
berikutnya.

I. Penilaian
1. Penilaian Sikap
a. Teknik penilaian : Observasi : sikap religiius dan sikap sosial
b. Bentuk penilaian : lembar pengamatan
c. Instrumen penilaian : jurnal (terlampir)
2. Pengetahuan
Jenis/Teknik tes : tertulis
Bentuk tes : uraian
a. Tertulis

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 13


b. Instrumen Penilaian (terlampir)
3. Keterampilan
a. Teknik/Bentuk Penilaian : unjuk kerja
b. Instrumen Penilaian (terlampir)

Mengetahui Samarinda, 17 Juli 2017


Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,

Nur Farikhin, S.Pd.I Mahfud, S.Pd

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 14


Lampiran 1: Materi Pembelajaran

A. Pengertian Logika Matematika


Logika Matematika atau Logika Simbol ialah logika yang menggunakan bahasa
Matematika, yaitu dengan menggunakan lambang-lambang atau simbol- simbol.
Keuntungan atau kekuatan bahasa simbol adalah: ringkas, univalent/bermakna tunggal,
dan universal/dapat dipakai dimana-mana.
B. Pernyataan
Kalimat adalah rangkaian kata yang disusun menurut aturan bahasa yang mengandung
arti. Pernyataan adalah kalimat yang mempunyai nilai benar atau salah, tetapi tidak
sekaligus benar dan salah (pernyataan disebut juga preposisi, kalimat deklaratif). Benar
diartikan ada kesesuaian antara apa yang dinyatakan dengan keadaan yang sebenarnya.
Perhatikan beberapa contoh berikut!
1. Al-Quran adalah sumber hukum pertama umat Islam
2. 4 + 3 = 8
3. Rapikan tempat tidurmu!
Contoh nomor 1 bernilai benar, sedangkan contoh nomor 2 bernilai salah, dan keduanya
adalah pernyataan. Kalimat 3 di atas tidak mempunyai nilai benar atau salah, sehingga
bukan pernyataan.
a) Kalimat Terbuka
Adalah kalimat yang belum tentu bernilai benar atau salah. Kalimat terbuka biasanya
ditandai dengan adanya variabel (peubah). Jika variabelnya diganti dengan konstanta
dalam semesta yang sesuai maka kalimat itu akan menjadi sebuah pernyataan.
Variabel (Peubah) adalah lambang yang menunjukkan anggota yang belum tentu
dalam semesta pembicaraan, sedangkan konstanta adalah lambang yang
menunjukkan anggota tertentu dalam semesta pembicaraan. Pengganti variabel yang
menyebabkan kalimat terbuka menjadi pernyataan yang bernilai benar, disebut
selesaian atau penyelesaian.
Contoh kalimat terbuka :
1) yang duduk di bawah pohon itu cantik rupanya
2) x + 2 = 8
b) Pernyataan Majemuk

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 15


Logika merupakan sistem matematika artinya memuat unsur-unsur yaitu pernyataan-
pernyataan dan operasi-operasi yang didefinisikan. Operasi-operasi yang akan kita temui
berupa kata sambung logika :
1) Merupakan lambang operasi untuk negasi
2) Merupakan lambang operasi untuk konjungsi
3) Merupakan lambang operasi untuk disjungsi
4) Merupakan lambang operasi untuk implikasi
5) Merupakan lambang operasi untuk biimplikasi
C. Kata Hubung Kalimat
1. Ingkaran atau Negasi
Ingkaran/Negasi dari suatu pernyataan adalah pernyataan lain yang diperoleh dengan
menambahkan kata ”tidak” atau menyisipkan kata ”bukan” pada pernyataan semula. Ingkaran
dari suatu pernyataan p disajikan dengan lambang atau –p atau ~p, dan dibaca: ”tidak p”. Bila
peryataan p bernilai benar, maka ingkarannya bernilai salah dan sebaliknya.
Contoh Soal :
Misalkan pernyataan
p : Tembakau yang mengandung nikotin.
Ingkaran penyataan p
~ p : Tidak benar bahwa tembakau mengandung nikotin.
2. Konjungsi
Pernyataan p dengan q dapat digabung dengan kata hubung logika “dan” sehingga
membentuk pernyataan majemuk “p dan q” yang disebut konjungsi. Konjungsi “p dan q”
dilambangkan dengan “p ∧ q”. Konjungsi dua pernyataan p dan q bernilai benar hanya jika
kedua pernyataan komponennya bernilai benar. Dan jika salah satu atau kedua pernyataan
komponennya salah, maka konjungsi itu salah.
Contoh Soal :

Jika, p : Ima anak pandai

q : Ima anak cekatan

maka p ∧ q : Ima anak pandai dan cekatan

Pernyataan p ∧ q bernilai benar jika Ima benar-benar anak pandai dan benar-benar anak
cekatan.

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 16


3. Disjungsi
Disjungsi, yaitu dua pernyataan yang bernilai benar apabila paling sedikit satu dari
keduanya bernilai benar yang diberi simbol “∨". Untuk disjungsi inklusif dua pernyataan
p atau q ditulis p ∨ q. sebagai contoh sekarang perhatikan pernyataan berikut ini, “Andi
seorang siswa yang pintar atau seorang atlit berbakat”. Pernyataan itu akan menimbulkan
penafsiran “Andi seorang siswa yang pintar, atau seorang atlit yang berbakat, mungkin
kedua-duanya”. Pernyataan dengan tafsiran seperti itu merupakan contoh disjungsi
inklusif.
4. Implikasi
Implikasi “jika p maka q” dilambangkan dengan “p ⇒ q”. Dalam implikasi p ⇒ q, p
disebut hipotesa (anteseden) dan q disebut konklusi (konsekuen). Bernilai benar jika
anteseden salah atau konsekuen benar, anteseden dan konsekuen sama-sama benar, dan
anteseden dan konsekuen salah, dan bernilai salah jika antesedennya bernilai benar,
sedangkan konsekuennya salah.
Contoh soal:
Jika, p : Matahari bersinar
q : udara terasa hangat
Jadi, p ⇒ q : “Jika matahari bersinar maka udara terasa hangat”,
Jadi, bila kita tahu bahwa matahari bersinar, kita juga tahu bahwa udara terasa hangat.
Berdasarkan pernyataan diatas, maka untuk menunjukkan bahwa udara tersebut hangat
adalah cukup dengan menunjukkan bahwa matahari bersinar atau matahari bersinar
merupakan syarat cukup untuk udara terasa hangat. Sedangkan untuk menunjukkan
bahwa matahari bersinar adalah perlu dengan menunjukkan udara menjadi hangat atau
udara terasa hangat merupakan syarat perlu bagi matahari bersinar. Karena udara dapat
menjadi hangat hanya bila matahari bersinar.
Dari suatu Implikasi p ⇒ q dapat dibentuk pernyataan majemuk :
Konvers, Invers, dan Kontraposisi

Dari pernyataan berbentuk implikasi dapat kita turunkan pernyataan-pernyataan baru


yang disebut invers, konvers, dan kontraposisi.
Ingkaran dari Implikasi Konvers, Invers dan Kontraposisi (Husein: 3013)
a) Ingkaran Konvers: ~ (p ⇒ q) = (q ∧ ~ p)
b) Ingkaran Invers : ~(~ p ⇒~ q) = ~p ∧ q
c) Ingkaran Kontraposisi: ~(~ q ⇒~ p) = ~q ∧ p

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 17


5. Biimplikasi atau Bikondisional
Biimplikasi “p jika dan hanya jika q” dilambangkan dengan “p ↔ q”. Biimplikasi
bernilai benar apabila anteseden dan konsekuen kedua-duanya bernilai benar atau kedua-
duanya bernilai salah. Jika tidak demikian maka biimplikasi bernilai salah.
Contoh Soal :
p : Saya memakai mantel
q : saya merasa dingin
maka, p Û q = “Saya memakai mantel jika dan hanya jika saya merasa dingin”.
Pengertian kita adalah “Jika saya memakai mantel maka saya merasa dingin” dan juga
“Jika saya merasa dingin maka saya memakai mantel”. Terlihat bahwa jika saya
memakai mantel merupakan syarat perlu dan cukup bagi saya merasa dingin, dan saya
merasa dingin merupakan syarat perlu dan cukup bagi saya memakai mantel. Terlihat
bahwa kedua peristiwa itu terjadi serentak.
D. Negasi dari Pernyataan Majemuk
Berikut ini adalah pembahasan tentang negasi pernyataan majemuk, yaitu negasi suatu
konjungsi, disjungsi, implikasi, dan biimplikasi
1. Negasi Suatu Konjungsi
Karena suatu konjungsi p ∧ q akan bernilai benar hanya jika kedua komponennya
bernilai benar. Maka negasi suatu konjungsi p ∧q adalah ~p ∨ ~q;
Contoh Soal :
Jika, p : Ima anak pandai, dan
q : Ima anak cekatan.
maka p ∧ q : Ima anak pandai dan cekatan
Pernyataan p ∧ q bernilai benar jika Ima benar-benar anak pandai dan benar-benar anak
cekatan.
Apabila p ∧ q jika di negasikan menjadi ~p ∨~q
Maka ~p ∨ ~q : Ima bukan anak pandai atau bukan cekatan
2. Negasi Suatu Disjungsi
Negasi suatu disjungsi p ∨ q adalah ~p ∧ ~q sebagaimana ditunjukkan tabel kebenaran
berikut:
Contoh soal :
Jika p : Persegi memiliki empat sisi
q : empat sudut

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 18


maka, p ∨ q : Persegi memiliki empat sisi atau empat sudut
Apabila p∨q dinegasikan menjadi ~p ∧ ~q
Maka ~p ∧ ~q : Persegi tidak memiliki empat sisi dan empat sudut
3. Negasi Suatu Implikasi

Negasi suatu implikasi p ⇒q adalah p∧~q


Dengan demikian, p ⇒ q ≡ ~p ∨q
Contoh soal:
Jika, p : Matahari bersinar
q : udara terasa hangat
Jadi, p ⇒ q : “Jika matahari bersinar maka udara terasa hangat”
Apablia p ⇒ q dinegasikan menjadi p∧~q
Maka, p∧~q : matahari bersinar dan udara tidak terasa hangat
4. Negasi Suatu Biimplikasi
Karena biimplikasi atau bikondisional p ↔ q ekuivalen dengan
(p ⇒ q) ∧ (q ⇒ p);
sehingga:
~ (p ↔ q) ≡ ~[(p ⇒ q) ∧ (q ⇒ p)]
≡ ~[(~p ∨ q) ∨ (~q ∨ p)]
≡ ~(~p ∧ q) ∧ ~(~q ∧ p)]
≡ (p ∧ ~q) ∧ (q ∧ ~p)
E. Pernyataan Berkuantor
Pernyataan berkuantor artinya pernyataan yang mengandung ukuran kuantitas atau jumlah.
Pernyataan berkuantor mengandung kata semua, setiap, tiap-tiap, ada, terdapat, beberapa dan
sebagainya.
Terdapat dua macam kuantor, yaitu :
1. Kuantor Universal.
Disebut juga kuantor umum, ditandai dengan kata : “semua, setiap, tiap-tiap” atau ditulis
("x).Kuantor universal dilambangkan (x),p(x).
Contoh Soal :
a) Semua siswa memakai seragam.
b) Tiap-tiap kelas selalu menjaga kebersihan.
c) Setiap manusia punya kesalahan.
d) Setiap bilangan asli adalah bilangan cacah.

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 19


2. Kuantor Eksistensial.
Disebut juga Kuantor Khusus, ditandai dengan kata : “ Ada, terdapat, beberapa “ atau
ditulis($x). Kuantor eksistensial dilambangkan (x), p(x)
Contoh Soal:
a) Ada siswa yang tidak mengerjakan PR.
b) Terdapat bilangan prima yang genap.
c) Beberapa kelas sedang tidak belajar.
F. Validitas Pembuktian
a) Modus Ponen

Premis 1 :p⇒q
Premis 2 :p
Konklusi :q
Contoh Soal :
Premis 1 : Jika saya belajar, maka saya lulus ujian (benar)
Premis 2 : Saya belajar (benar)
Konklusi : Saya lulus ujian (benar)
Baris pertama dari tabel kebenaran kondisional (implikasi) menunjukkan validitas dari
bentuk argumen modus ponen.
b) Modus Tolen :

Premis 1 : p ⇒q
Premis 2 :~q
Konklusi :~p
Contoh Soal :
Premis 1 : Jika hari hujan maka saya memakai jas hujan (benar)
Premis 2 : Saya tidak memakai jas hujan (benar)
Konklusi : Hari tidak hujan (benar)
Perhatikan bahwa jika p terjadi maka q terjadi, sehingga jika q tidak terjadi maka p
tidak terjadi.
c) Silogisma :

Premis 1 :p⇒q
Premis 2 :q⇒r
Konklusi :p⇒r

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 20


Contoh :
Premis 1 : Jika kamu benar, saya bersalah (B)
Premis 2 : Jika saya bersalah, saya minta maaf (B)
Konklusi : Jika kamu benar, saya minta maaf (B)
Contoh Soal :
1) Premis 1 : Pengalaman ini berbahaya atau membosankan (B)
Premis 2 : Pengalaman ini tidak berbahaya (B)
Konklusi : Pengalaman ini membosankan (B)
2) Premis 1 : Air ini panas atau dingin (B)
Premis 2 : Air ini panas (B)
Konklusi : Air ini tidak dingin (B)
3) Premis 1 : Obyeknya berwarna merah atau sepatu
Premis 2 : Obyek ini berwarna merah
Konklusi : Obyeknya bukan sepatu (tidak valid)

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 21


Lampiran 2: Instrumen Penilaian

A. ISTRUMEN PENILAIAN SIKAP

INTRUMEN PENILAIAN SIKAP

Nama Satuan pendidikan :


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : X I/ I
Mata Pelajaran : Matematika

KEJADIAN/ BUTIR POS/


NO WAKTU NAMA TINDAK LANJUT
PERILAKU SIKAP NEG
1
2
3
4
5

B. INSTRUMEN PENILAIAN PENGETAHUAN

Kisi-Kisi
KD IPK Indikator Soal No.
Soal
3.22.1 Siswa dapat  Jika disajikan dua kalimat 1
atau lebih siswa dapat
membedakan
menentukan kalimat yang
pernyataan dan merupakan pernyataan dan
kalimat yang bukan
bukan
pernyataan.
pernyataan.
3.22.2 Siswa dapat  Jika di sajikan sebuah 2
pernyataan maka siswa
menentukan
dapat menentukan nilai
nilai kebenaran kebenarannya
dari pernyataan
3.22.3 Siswa dapat  Jika di berikan sebuah 3
pernyataan maka siswa
menentukan
dapat menentukan negasi
invers dari dari pernyataan tersebut
suatu
pernyataan
3.22.4 Siswa dapat  Jika di berikan sebuah 4
pernyataan maka siswa
menentukan
dapat menentukan konvers
dari pernyataan tersebut

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 22


konvers dari
suatu
pernyaatan
3.22.5 siswa dapat  Jika di berikan sebuah 5
pernyataan maka siswa
menentukan
dapat menentukan konvers
invers dari dari pernyataan tersebut
suatu
pernyataan
sederhana
3.22.6 Siswa dapat  Jika di berikan sebuah 6
pernyataan maka siswa
menentukan
dapat menentukan
kontraposisi kontraposisi dari pernyataan
tersebut
dari pernyataan
3.22.7 Siswa dapat  jika disajikan pernyataan 7
majemuk siswa dapat
membuat tabel
membuat tabel
kebenaran dari kebenarannya
pernyataan
majemuk.
3.22.8 Siswa dapat  Jika disajikan pernyataan 8
majemuk maka siswa dapat
menentukan
menentukan negasi dari
negasi dari pernyataan tersebut
pernyataan
majemuk.
3.22.9 Siswa dapat  Jika diberikan pernyataan 9
yang majemuk maka siswa
menentuk
dapat menentukan bentuk
bentuk yang ekuivalensinya
ekuivalen
dengan
pernyataan
lainnya
3.22.10Siswa dapat  Jika di sajikan dua atau 3 10
pernyataan maka siswa
menarik
dapat menarik kesimpulan
kesimpulan dari dari beberapa pernyataan
tersebut dengan sah

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 23


dua buah
pernyataan.
3.22.11

Soal, kunci jawaban dan pedoman penskoran


Soal Kunci Jawaban skor
1) Tentukan kalimat mana 1a) merupakan pernyataan karena termasuk kalimat 2
yang merupakan dekalratif yang bernilai benar saja atau salah saja.
pernyataan ! b) bukan pernyataan karena tidak dapat diketahui 2
a) Jakarta ibu kota RI nilai kebenarannya.
b) Silakan duduk ! c) bukan pernyataan karena tidak dapat diketahui 2
c) Hati-hati nilai kebenarannya.
menyeberang ! d) bukan pernyataan karena tidak dapat diketahui 2
d) Semoga kalian lulus nilai kebenarannya.
ujian

2) Tentukan nilai kebenaran 2a) Benar 2


2
dari: b) salah
a) Kuala Lumpur adalah
ibu kota dari Malaysia
b) Mata uang Brunei
Darussalam adalah
ringgit.
3) Negasi dari pernyataan 3) tidak benar warna baju Ani hitam 4
warna baju Ani adalah
hitam
4) Invers dari pernyataan Jika 4) jika harga makanan pokok tidak naik maka harga 5
harga BBM naik maka BBM tidak naik
harga bahan makanan
pokok naik.
5) Konvers dari pernyataan 5) Jika langit mendung maka hari hujan 5
jika hari hujan maka
langit mendung
6) Kontraposisi dari 6) jika dadung tidak diberikan hadian maka ia tidak 6
pernyataan “ Jika Dadung mendapatkan rangking 1
mendapatan rangkin 1
maka Ia diberikan hadiah

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 24


oleh ibu
7) Buatlah tabel kebenaran 12
dari p q p⇒q ~q (p ⇒ q) ∨ ~
(p ⇒ q) ∨ ~ q q

B B B S B
B S S B B
S B B S B
S S B B B
8) Negasi dari pernyataan “ 8) guru tidak masuk dan ada beberapa siswa tidak senang 10
Jika guru tidak masuk
maka semua siswa
senang”
9) Bentuk ekuivalen dari 9) Jika Ani masuk sekolah maka Ia tidak sakit 10
pernyataan “ jika Ani
sakit maka ia tidak masuk
sekolah” (Kontraposisi)
10) Tentukan kesimpulan dari 1) Premis 1 : Jika saya malas, maka saya 5
premis berikut: tidak lulus ujian
a. Premis 1 : Jika Premis 2 : Saya malas
saya malas, maka saya Konkluksi: saya tidak lulus ujian
5
tidak lulus ujian 2) Premis 1 : Jika saya tidak belajar, maka
Premis 2 : Saya saya tidak lulus ujian
malas Premis 2 : Saya lulus ujian
b. Premis 1 : Jika konkluksi: saya belajar
saya tidak belajar,
maka saya tidak lulus
ujian
Premis 2 : Saya
lulus ujian
Jumlah 74

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


𝑁𝑖𝑙𝑎𝑖 = × 100
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 25


Lampiran 3 Rubrik Persentasi
Rubrik Unjuk kerja

No Nama Kemampuan Kemampuan Memberi Nilai


Bertanya(*) Menjawab(*) masukan dan Keterampilan
saran(*) (**)
1
2
3
4
5
6

Pedoman Penskoran
No Aspek Pedoman Penskoran
1 Kemampuan bertanya Skor 4 jika selalu bertanya
Skor 3 Jika sering bertanya
Skor 2 jika kadang-kadang bertanya
Skor 1 apabila tidak bertanya
2 Kemampuan menjawab Skor 4 jika jawaban benar, rasional dan jelas
Skor 3 jika jawaban benar, rasional dan tidak jelas
Skro 2 Jika Jawaban benar, tidak rasional dan tidak jelas
Skro 1 jika jawaban tidak benar
3 Kemampuan memberi Skor 4 jika selalu memberi masukan
masukan Skor 3 Jika sering memberi masukan
Skor 2 jika kadang-kadang memberi masukan
Skor 1 apabila tidak memberi masukan

Keterangan
(*) diisi sesuai dengan perolehan skor sesuai dengan pedoman penskoran
(**) diisi keterampilan diperoleh perhitungan :

𝐽𝑢𝑚𝑙𝑎ℎ 𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑦𝑎𝑛𝑔 𝑑𝑖𝑝𝑒𝑟𝑜𝑙𝑒ℎ


× 100
𝑠𝑘𝑜𝑟 𝑚𝑎𝑘𝑠

RPP Matematika 2017 – Kelas XI/semeseter 1 : Logika 26