Anda di halaman 1dari 31

A.

Identifikasi Isu
Rancangan isu aktualisasi berdasarkan observasi yang dilakukan
penulis adalah sebagai berikut :
Tabel 1.1. Identifikasi Isu
Prinsip Kondisi yang
No. Identifikasi Isu Kondisi saat ini
ASN Diharapkan

1 Belum optimalnya Manajemen Belum ada sistem Sistem yang dapat


pengelolaan obat ASN untuk memantau memantau obat-
mendekati masa obat-obat yang obat mendekati
kadaluarsa mendekati masa masa kadaluarsa.
kadaluarsa. Hanya Sehingga
berdasarkan stok pelayanan dapat
opname yang berjalan lancar dan
dilakukan setiap tiga mengurangi jumlah
bulan sekali. obat kadaluarsa.

2 Kurangnya Pelayanan Edukasi terkait Tanya Adanya peran


pengetahuan Publik 5O (Nama dan apoteker untuk
pasien terkait Kandungan Obat, meningkatkan
Tanya 5O (Nama Indikasi Obat, Dosis pengetahuan
dan Kandungan Obat, Cara pasien terkait
Obat, Indikasi Obat, Menggunakan Obat, Tanya 5O (Nama
Dosis Obat, Cara Efek Samping Obat) dan Kandungan
Menggunakan belum dilakukan. Obat, Indikasi Obat,
Obat, Efek Samping Dosis Obat, Cara
Obat) Menggunakan
Obat, Efek
Samping Obat)
dengan
menggunakan
metode yang
mudah dipahami
oleh pasien dan
masyarakat pada
umumnya.

3 Belum optimalnya Pelayanan Monitoring efek Adanya edukasi


kegiatan Monitoring Publik samping obat belum terkait efek
Efek Samping Obat dilakukan samping obat
(MESO) dan dikarenakan masih kepada pasien, dan
pelaporannya kurangnya apabila pasien
pengetahuan pasien mengalami efek
terkait efek samping samping obat dapat
obat dan pasien melaporkan ke
jarang melaporkan petugas farmasi
efek samping obat untuk
yang dialami. didokumentasikan
dan di laporkan
kepada Pusat
Monitoring Efek
Samping Obat
Nasional melalui
lembar MESO

4 Belum optimalnya Pelayanan Pengambilan data Terlaksananya


pengambilan data Publik kepuasan pasien proses pengisian
kepuasan pasien belum berjalan dan data kepuasan
dengan teratur. pasien dengan
Terkadang masih teratur sehingga
sering lupa untuk diperoleh data yang
proses pengisian valid.
kepuasan pasien.

5 Belum optimalnya Pelayanan Pencatatan Tercatatnya jumlah


dokumentasi Publik pengambilan obat TB obat di setiap box
pengambilan obat belum dilakukan obat TB untuk
tuberkulosis (TB) dengan masing-masing
maksimal,sehingga pasien, sehingga
obat untuk masing- mempermudah
masing pasien tidak Farmasi dalam
diketahui berapa membuat pesanan
kebutuhannya. dan juga dapat
digunakan sebagai
monitoring
kepatuhan minum
obat pasien TB.

(Sumber: Data dielaborasi penulis, 2019)

Berdasarkan identifikasi isu yang diperoleh pada tabel di atas,


selanjutnya dilakukan analisis untuk menentukan isu inti. Analisis yang
digunakan untuk menentukan isu inti adalah analisis APKL (Aktual,
Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan) dan USG (Urgency, Seriousness,
and Growth).
Analisis APKL meliputi:
1. Aktual
Isu yang sedang terjadi atau dalam proses kejadian, sedang hangat
dibicarakan di kalangan masyarakat, atau isu yang diperkirakan bakal
terjadi dalam waktu dekat. jadi bukan isu yang sudah lepas dari perhatian
masyarakat atau isu yang sudah basi.
2. Problematik
Isu yang menyimpang dari harapan standar, ketentutan yang menimbulkan
kegelisahan yang perlu segera dicari penyebab dan pemecahannya.
3. Kekhalayakan
Isu yang secara langsung menyangkut hajat hidup orang banyak,
masyarakat pelanggan pada umumnya, dan bukan hanya untuk
kepentingan seseorang atau sekelompok kecil orang tertentu saja
4. Kelayakan
Isu yang masuk akal (logis), pantas, realistis, dan dapat dibahas sesuai
dengan tugas, hak, wewenang, dan tanggung jawab.

Setelah dianalisis dengan menggunakan teknik APKL selanjutnya isu yang


memenuhi syarat dianalisis kembali dengan menggunakan analisis USG (Urgency,
Seriuosness, dan Growth). Analisis USG menggunakan penilaian dengan skala 1-5.
Kriteria dalam analisis USG, yaitu:

1. Urgency, yakni seberapa mendesak suatu isu harus dibahas,


dianalisis dan ditindaklanjuti.
2. Seriuousness, yaitu seberapa serius suatu isu harus dibahas yang
dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan.
3. Growth, didefinisikan sebagai seberapa besar memburuknya isu
tersebut jika tidak ditangani dengan segera.
Berdasarkan identifikasi isu-isu yang sudah dilakukan, dapat dirumuskan
dan dilakukan penapisan dengan menggunakan analisis APKL dan USG,
sebagai berikut:

Tabel 1.2. Analisis APKL


P K
A
No Isu (Problemati (Kekhalayak L (Layak) Ket
(Aktual)
k) an)
1 Belum + + + + Memenuhi
optimalnya Syarat
pengelolaan obat
mendekati masa
kadaluarsa
2 Kurangnya + + + + Memenuhi
pengetahuan Syarat
pasien terkait
Tanya 5O (Nama
dan Kandungan
Obat, Indikasi
Obat, Dosis
Obat, Cara
Menggunakan
Obat, Efek
Samping Obat)
3 Belum + + + + Memenuhi
optimalnya Syarat
kegiatan
Monitoring Efek
Samping Obat
(MESO) dan
pelaporannya
4 Belum + + + - Tidak
optimalnya Memenuhi
pengambilan Syarat
data kepuasan
pasien
5 Belum - + + + Tidak
optimalnya Memenuhi
dokumentasi Syarat
pengambilan
obat tuberkulosis
(TB)
Keterangan : + (memenuhi kriteria), - (tidak memenuhi kriteria)
(Sumber: data dielaborasi penulis, 2019).

Berdasarkan analisa APKL di atas, diperoleh tiga isu utama yang


memenuhi syarat, yaitu :
1. Belum optimalnya pengelolaan obat mendekati masa kadaluarsa
2. Kurangnya pengetahuan pasien terkait Tanya 5O (Nama dan Kandungan
Obat, Indikasi Obat, Dosis Obat, Cara Menggunakan Obat, Efek Samping
Obat)
3. Belum optimalnya kegiatan Monitoring Efek Samping Obat (MESO) dan
pelaporannya
Setelah diperoleh isu utama yang memenuhi syarat, dilakukan analisa
menggunakan metode USG (Urgent, Seriousness, Growth) dengan
skala1-5. Kriteria USG yaitu :
1. Urgency
Seberapa mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisa dan
ditindaklanjuti.
2. Seriuousness
Seberapa serius suatu isu harus dibahas yang dikaitkan dengan
akibat yang ditimbulkan.
3. Growth
Didefinisikan sebagai seberapa besar memburuknya isu tersebut
jika tidak ditangani dengan segera.
Analisa dengan metode USG dijelaskan pada tabel berikut :
No Isu U S G Total Peringkat
(Urgent) (Seriousness) (Growth)
1. Belum optimalnya 4 4 4 12 II
pengelolaan obat
mendekati masa
kadaluarsa

2. Kurangnya 4 5 5 14 I
pengetahuan pasien
terkait Tanya 5O
(Nama dan Kandungan
Obat, Indikasi Obat,
Dosis Obat, Cara
Menggunakan Obat,
Efek Samping Obat)

3. Belum optimalnya 3 4 3 10 III


kegiatan Monitoring
Efek Samping Obat
(MESO) dan
pelaporannya

Berdasarkan metode USG di atas, diperoleh isu yang paling prioritas yakni
Kurangnya pengetahuan pasien terkait Tanya 5O (Nama dan Kandungan Obat, Indikasi
Obat, Dosis Obat, Cara Menggunakan Obat, Efek Samping Obat) dengan skor 14.

Dampak Jika Isu Tidak Diselesaikan


Isu prioritas yang terpilih apabila tidak diselesaikan akan menimbulkan
dampak yang cukup serius, khususnya pada sumber isu Pelayanan Publik.
Penggunaan obat bebas secara tidak tepat, tanpa informasi yang akurat dan
memadai dapat menyebabkan masalah kesehatan baru. Informasi obat yang
tercantum pada kemasan obat, sering tidak diperhatikan dan dipahami dengan
baik oleh masyarakat. Oleh karena itu diharapakan keaktifan masyarakat untuk
mendapatkan informasi yang lengkap dengan Tanya 5O (Obat ini apa nama dan
kandungannya, Obat ini apa indikasinya, Obat ini berapa dosisnya, Obat ini bagaiamana
cara menggunakannya, Obat ini apa efek sampingnya) ketika memperoleh obat.

B. Rumusan Masalah
1. Bagaimana cara meningkatkan pengetahuan pasien terkait Gema Cermat
Tanya Lima O?
2. Bagaimana internalisasi nilai-nilai dasar ASN dalam kegiatan aktualisasi
selama masa habituasi di unit kerja?
3. Bagaimana hubungan antara visi, misi, dan niai organisasi dengan hasil
kegiatan dari isu yang diangkat?

C. Tujuan
1. Meningkatkan pengetahuan pasien terhadap Gema CermatTanya Lima O
2. Menginternalisasi nilai-nilai dasar ASN dalam setiap kegiatan aktualisasi
yang dilaksanakan di unit kerja.
3. Memberoleh hubungan antara visi, misi dan nilai organisasi dari kegiatan-
kegiatan aktualisasi yang dilaksanakan di unit kerja.

D. Manfaat
1. Manfaat bagi peserta Pelatihan Dasar
Diharapkan bisa menjalankan dan mengimplementasikan perannya untuk
melaknsakan tugas pokok fungsinya dalam lingkup kegiatan sehari-hari
menggunakan nilai-nilai dasar ASN
2. Manfaat bagi UPTD Puskesmas Jambu
Kegiatan aktualisasi ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan
kepada seluruh masyarakat UPTD Puskesmas Jambukulon dari aspek promotif,
preventif, kuratif dan rehabilitatif serta mendukung Visi,Misi,dan nilai organisasi
UPTD Puskesmas Jambukulon.
3. Masyarakat bagi masyarakat
Memberikan sumbangsih pengetahuan bagi masyarakat akan pentingnya
Gema Cermat Tanya Lima O.
Kurangnya pengetahuan pasien mengenai Gema Cermat Tanya 5O di
ISU YANG DIANGKAT
Puskesmas Jambukulon Kabupaten Klaten

Peningkatan Pengetahuan Pasien Mengenai Gema Cermat Tanya 5O di


GAGASAN PEMECAHAN ISU
Puskesmas Jambukulon Kabupaten Klaten
Penguatan
Proses Keterkaitan Kontribusi Nilai-Nilai
Output/Hasil
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan dengan Nilai-Nilai Terhadap Visi- Organisasi
Kegiatan
Dasar ASN Misi Organisasi

1 2 3 4 5 6 7
1 1. Sosialisasi a. Konsultasi a. Persetujuan
kegiatan Gema dengan Kepala Kepala
Cermat Tanya 5O Puskesmas Puskesmas
kepada tenaga terkait isu terkait rencana
kesehatan lain di rancangan isu
Puskesmas b. Menentukan
b. Jadwal sesuai
jadwal kegiatan
c. Melakukan dengan
sosialisasi saat rancangan
apel dengan kegiatan
seluruh c. Mendapatkan
karyawan dukungan dari
Puskesmas karyawan
Puskesmas
terkait rancangan
kegiatan
2. Pembuatan jingle a. a. Konsultasi a. Dokumentas
Tanya 5O dengan Kepala i hasil
Puskesmas konsultasi
b. b. Penggubahan b. Teks lagu
lagu. c. Demo lagu
c. Proses d. File jingle
latihan gerakan
jingle
d. Proses
shooting gerak
dan lagu
3. Pembuatan a. Pembuatan a. Draft desain
leaflet,poster,dan desain layout leaflet, banner,
stiker Tanya 5O leaflet, proses stiker
editing poster dan b. File leaflet,
pembuatan stiker banner, stiker
b. ProsesEditing
final
c. Pencetakan
c. Cetakan fisik
leaflet, banner,
stiker
4. Pembuatan a. Pembuatan a. File kuesioner
kuesioner materi b. Hasil cetakan
sosialisasi kuesioner kuesioner
untuk
sosialisasi
b. Pencetakan
kuesioner
5. Sosialisasi GeMa a. Merancang a. Draft konsep Akuntabilitas :
CerMat Lima O konsep acara acara sosialisasi - Kepemimpinan
kepada sosialisasi ditunjukkan saat
b. Mendapatkan
masyarakat GeMa CerMat berdiskusi
Tanya Lima O masukan dan
dengan teman
b. Konsultasi persetujuan dari sejawat dan
kepada mentor mentor tenaga
terkait konsep c. File power point kesehatan lain,
yang sudh GeMa Cermat juga saat
dirancang Tanya Lima O dilakukan
c. Pembuatan d. Mendapatkan kegiatan
materi untuk sosialisasi
saran dan
sosialisasi GeMa kepada
masukan masyarakat.
CerMat Tanya
Lima O
mengenai isi - Sosialisasi
d. Diskusi materi dan power dilakukan dengan
penuh tanggung
dengan teman point. jawab agar
sejawat terkait e. Terlaksananya tercapainya
materi kegiatan tujuan
e. Pembagian penyelesaian isu
sosialisasi serta
kuesioner yang diangkat.
meningkatnya - Bersikap adil
sebelum dan
pemahaman dengan tidak
sesudah
masyarakat membeda-
sosialisasi
mengenai GeMa bedakan peserta
dilanjutkan
CerMat Tanya saat melakukan
pelaksanaan
Lima O melalui kegiatan
sosisalisasi,
sosialisasi dapat
pembagian leaflet hasil kuesioner
membawa pada
dan stiker yang dibagikan sebuah
f. Refreshing f. Peningkatan kepercayaan
kegiatan pemahaman dari masyarakat
sosialisasi dengan masyarakat kepada petugas
pemutaran video mengenai GeMa tenaga
jingle menyanyi
CerMat melalui kesehatan.
bersama
gerak dan lagu Nasionalisme
g. Evaluasi
video jingle.
kegiatan - Sila ke-1 :
sosialisasi GeMa
g. Data deskriptif melakukan doa
CerMat Tanya terkait kegiatan sesuai agama
Lima O sosialisasi dan kepercayaan
meliputi masing-masing
pemahaman sebelum acara
sosialisasi
masyarakat
- Sila ke-2 :
dalam Tidak bersikap
memahami diskriminatif
materi yang kepada peserta
disampaikan saat sosialisasi
sosialisasi dan - Sila Ke-3 :
dokumentasi Menggunakan
Bahasa Indoesia
serta review
yang baik dan
kegiatan benar saat
sosialisasi sosialisasi.
- Sila ke-4 :
Tidak
memaksaskan
kehendak saat
diskusi dengan
teman sejawat
atau tenaga
kesehatan yang
lain
Sila ke-5 :
- Sosialisasi
dilakukan dalam
rangka
mewujudkan
kemajuan yang
merata dan
berkeadilan
sosial.

Etika Publik :
- Menjalankan tugas
secara profesional
dan tidak berpihak
saat proses sosialisasi
- Memiliki
kemampuan dalam
melaksanakan
kebijakan dan
program pemerintah
yaitu terselenggaranya
acara ini.
- Menghargai
komunikasi,
konsultasi, dan kerja
sama di tiap tahapan
proses sosialisasi baik
dengan mentor
maupun pihak lain
Komitmen Mutu :
- Sosialisasi materi
GeMa CerMat
Tanya Lima O
dirasa menjadi
cara yang efektif
dan efisien
dalam
penyampaian
informasi obat
terkait Tanya
Lima O
- Sosialisasi
dengan materi
Tanya Lima O
merupakan
langkah inovatif
dalam pelayanan
informasi obat
karena di isi
dengan
pemberian
leaflet, stiker, dan
menyanyi
bersama.
- Berorientasi
pada mutu untuk
menjamin
masyarakat
mendapatkan
informasi yang
benar.
Anti Korupsi :
- Proses
sosialisasi di isi
dengan pengisian
kuesioner
sebelum dan
sesudah
pemaparan
materi sebagai
wujud
kepedulian
terhadap tingkat
pemahaman
masyarakat.
- Kedisiplinan
dibutuhkan dalam
setiap tahap
kegiatan agar
sesuai jadwal
yang telah dibuat.
- Dalam setiap
tahap kegiatan
dilakukan dengan
kerja keras dan
tanggung jawab
agar hasil yang
diperoleh dapat
memberikan
kemanfaatan
untuk masyarakat.

a. -
M
e
m
i
l
i
k
i
e
b
i
j
a
k
a
n

d
a
n

p
r
o
g
r
a
m
p
e
m
e
r
i
n
t
a
h
.

b. -

M
e
m
i
l
i
k
i

k
e
m
a
m
p
u
a
n

d
a
l
a
m

m
e
l
a
k
s
a
n
a
k
a
n

k
e
b
i
j
a
k
a
n

d
a
n

p
r
o
g
r
a
m

p
e
m
e
r
i
n
t
a
h
.
a.
Akuntabilitas :
a. Konsultasi - Kepemimpinan a. Mendapatkan
6 Publikasi informasi dengan mentor ditunjukkan saat masukan dan
dengan Poster, b. Berkoordinasi berdiskusi persetujuan
Leaflet, Stiker, berdiskusi dengan teman dari mentor.
video jingle di dengan Bidan sejawat dan b. Mendapatkan
Puskesmas dan perawat tenaga persetujuan
Pembantu dan yang menjadi kesehatan lain, dan
Poliklinik penanggung juga saat dukungan
Kesehatan Desa jawab dilakukan penuh dari
kegiatan bidan/perawat
Puskesmas
sosialisasi penanggung
Pembantu dan
kepada jawab
Poliklinik
masyarakat. Puskesmas
Kesehatan Desa Pembantu
(PKD) - Sosialisasi
dilakukan dengan dan Poliklinik
c. Pemberian Kesehatan
penuh tanggung
poster, leaflet, Desa (PKD).
jawab agar
stiker, dan video c. Tersedianya
tercapainya
jingle GeMa informasi
tujuan
CerMat Tanya penyelesaian isu terkait GeMa
Lima O di yang diangkat. CerMat
ruangan - Bersikap adil Tanya Lima O
Puskesmas dengan tidak dengan cara
Pembantu dan membeda- yang mudah
Poliklinik bedakan peserta melalui audio
Kesehatan Desa saat melakukan dan visual di
(PKD) kegiatan Puskesmas
d. Pemberian sosialisasi dapat Pembantu
membawa pada dan Poliklinik
informasi GeMa
sebuah Kesehatan
CerMat Tanya
kepercayaan Desa (PKD).
Lima O kepada
dari masyarakat d. Adanya
bidan/perawat persamaan
penanggung kepada petugas
tenaga persepsi/pem
jawab ahaman
Puskesmas
kesehatan.
terkait GeMa
Pembantu dan Nasionalisme CerMat
Poliklinik Tanya Lima O
Kesehatan Desa
- Sila ke-1 :
antara
melakukan doa
(PKD) Apoteker/pen
sesuai agama
e. Evaluasi ulis dengan
dan kepercayaan
kegiatan Bidan/perawa
6 Publikasi informasi a. Konsultasi Akuntabilitas :
dengan Poster, dengan mentor a. Mendapatkan - Konsultasi
Leaflet, Stiker, b. Berkoordinasi masukan dan dengan mentor
video jingle di berdiskusi persetujuan dari menunujukkan
Puskesmas dengan Bidan mentor. adanya
Pembantu dan dan perawat b. Mendapatkan transparansi
Poliklinik yang menjadi persetujuan dan saat diskusi
Kesehatan Desa penanggung dukungan penuh terkait kegiatan
(PKD) jawab dari publikasi yang
Puskesmas
bidan/perawat kaan dilakukan,
penanggung sehingga dapat
Pembantu dan
jawab mewujudkan
Poliklinik
Puskesmas kepercayaan
Kesehatan
Pembantu dan dari pimpinan
Desa (PKD) Poliklinik kepada penulis
c. Pemberian Kesehatan Desa dan sebaliknya.
poster, leaflet, (PKD). - Kepemimpinan
stiker, dan c. Tersedianya ditunjukkan saat
video jingle informasi terkait berdiskusi
GeMa CerMat GeMa CerMat dengan teman
Tanya Lima O Tanya Lima O sejawat dan
di ruangan dengan cara tenaga
Puskesmas yang mudah kesehatan lain,
Pembantu dan melalui audio terkait kegiatan
Poliklinik dan visual di Publikasi Poster,
Kesehatan Puskesmas Leaflet, Stiker,
Pembantu dan video jingle di
Desa (PKD)
Poliklinik Puskesmas
d. Pemberian Pembantu dan
informasi GeMa
Kesehatan Desa
(PKD). Poliklinik
CerMat Tanya Kesehatan Desa
d. Adanya
Lima O kepada (PKD)
persamaan - Pemberian
bidan/perawat persepsi/pemaha informasi kepada
penanggung man terkait bidan/perawat
jawab GeMa CerMat penanggung
Puskesmas Tanya Lima O jawab
Pembantu dan antara Puskesmas
Poliklinik Apoteker/penulis Pembantu dan
Kesehatan dengan PKD dilakukan
Desa (PKD) Bidan/perawat dengan penuh
e. Evaluasi yang menjadi tanggung jawab
kegiatan
penanggung agar tercapainya
jawab tujuan
publikasi
Puskesmas penyelesaian isu
informasi
Pembantu dan yang diangkat.
dengan Poster,
Poliklinik - Tersedianya
Leaflet, Stiker, Kesehatan Desa poster, leaflet,
video jingle di (PKD). stiker, dan video
Puskesmas e. Angket respon jingle GeMa
Pembantu dan masyarakat CerMat Tanya
Poliklinik terhadap adaya Lima O di
Kesehatan poster,leaflet,stik Puskesmas
Desa er, dan video Pembantu dan
jingle GeMa PKD
CerMat Tanya menunjukkan
Lima O di konsistensi
Puskesmas petugas
Pembantu dan Puskesmas
Poliklinik dalam rangka
Kesehatan Desa meningkatkan
(PKD). pemahaman
masyarakat di
bidang
kesehatan
khususnya
informasi obat
Nasionalisme
- Sila ke-1 :
menjalankan
setiap tahapan
kegiatan secara
profesional tanpa
memandang
perbedaan
agama, suku,dan
ras antara
penulis dengan
pihak lain.
- Sila ke-2 :
Besikap saling
menghormati
kepada
bidan/perawat
penanggung
jawab
Puskesmas
Pembantu dan
PKD saat
publikasi poster,
leaflet, stiker, dan
video jingle
GeMa CerMat
Tanya Lima O
- Sila Ke-3 :
Menggunakan
Bahasa Indoesia
yang baik dan
benar saat
melakukan
publikasi.
- Sila ke-4 :
Musyawarah
untuk mufakat
dilakukan dalam
publikasi poster,
leaflet, stiker, dan
video jingle
GeMa CerMat
Tanya Lima O
agar terwujud
kesepakatan
yang tepat.
- Sila ke-5 :
Publikasi
dilakukan dalam
rangka
mewujudkan
kemajuan yang
merata dan
berkeadilan
sosial dalam
bentuk
tersedianya
informasi obat

Etika Publik :
- Menjalankan tugas
secara profesional
dan tidak berpihak
saat proses publikasi
- Memiliki
kemampuan dalam
melaksanakan
kebijakan dan
program pemerintah
yaitu terwujudnya
informasi obat GeMa
CerMat Taynya Lima
O melalui poster,
leaflet, stiker, dan
video jingle
- Menghargai
komunikasi,
konsultasi, dan kerja
sama di tiap tahapan
proses publikasi
dengan mentor
maupun bidan/perawat
penanggung jawab
Puskesmas Pembantu
dan PKD
Komitmen Mutu :
- Publikasi materi
GeMa CerMat
Tanya Lima O
dirasa menjadi
cara yang efektif
dan efisien
untuk
masyarakat.
- Publikasi dengan
materi Tanya
Lima O
merupakan
langkah inovatif
dalam pelayanan
informasi obat
karena berupa
poster, leaflet,
stiker, dan video
jingle yang
mudah dipahami
masyarakat.
- Berorientasi
pada mutu untuk
menjamin
masyarakat
mendapatkan
informasi yang
benar.
Anti Korupsi :
- Tersedianya
poster, leaflet,
stiker, dan video
jingle menjadi
suatu bentuk
kepedulian
untuk masyarakat
di Puskesmas
Pembantu dan
PKD agar
mendapat
informasi yang
benar.
- Kedisiplinan
dibutuhkan dalam
setiap tahap
kegiatan agar
sesuai jadwal
yang telah dibuat.
- Dalam setiap
tahap kegiatan
dilakukan dengan
kerja keras dan
tanggung jawab
agar hasil yang
diperoleh dapat
memberikan
kemanfaatan
untuk masyarakat.

Anda mungkin juga menyukai