Anda di halaman 1dari 13

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)

Nama Sekolah : SMK Al-Hidayah Candipuro


Mata Pelajaran : Pengetahuan Bahan Tekstil
Kelas/Semester : X/ Ganjil
Tahun Pelajaran : 2018-2019
Program : Tata Busana
Materi Pokok : Serat tekstil dari protein
Alokasi waktu : 1 x 45 Menit (1x pertemuan)

Kompetensi Inti
Kompetensi inti 1(sikap spiritual) Kompetensi inti 2(sikap social)
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan KI 2 : Mengembangkan perilaku (jujur,
ajaran agama yang dianutnya disiplin, tanggung jawab, peduli, santun,
ramah lingkungan, gotong royong,
kerjasama, cinta damai, responsif dan
proaktif) dan menunjukkan sikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
bangsa dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam serta
dalam menempatkan diri sebagai cerminan
bangsa dalam pergaulan dunia
Kompetensi 3 (pengetahuan) Kompetensi 4 (keterampilan)
KI 3 : Memahami dan menerapkan K1 4 : Melaksanakan tugas spesifik dengan
pengetahuan factual, konseptual, dan menggunakan alat, informasi, dan prosedur
procedural dalam pengetahuan, teknologi, kerja yang lazim dilakukan serta
seni, budaya, dan humaniora dengan memecahkan masalah sesuai dengan bidang
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kerja Tata Busana. Menampilkan kinerja di
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab bawah bimbingan dengan mutu dan kuantitas
fenomena dan kejadian dalam bidang kserja yang terukur sesuai dengan standar
yang spesifik untuk memecahkan masalah kompetensi kerja. Menunjukkan
keterampilan menalar, mengolah, dan
menyaji secara efektif, kreatif, produktif,
kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan
solutif dalam ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah, serta mampu melaksanakan
tugasspesifik di bawah pengawasan langsung.
Menunjukkan keterampilan mempersepsi,
kesiapan, meniru, membiasakan, gerak
mahir, menjadikan gerak alami dalam ranah
konkret terkait dengan pengembangan dari
yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu
melaksanakan tugas spesifik di bawah
pengawasan langsung.
Kompentensi Dasar dan indikator pencapaian
Kompetensi dasar pengetahuan
3.2 Menganalisis serat tekstil dari protein
Indikator Pengetahuan
3.2.1 Menjelaskan serat tekstil dari protein.
3.2.2 Menjelaskan 4 macam serat wol.
3.2.3 Menjelaskan 2 macam serat sutra

Tujuan Pembelajaran
1. Setelah memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti diskusi, peserta didik dapat
menjelaskan serat tekstil dari protein secara mandiri dengan tepat dan bertanggung
jawab.
2. Setelah mendengar penjelasan dari guru, peserta didik dapat menganalisis 4 jenis serat
wool secara mandiri dengan tepat dan bertanggung jawab.
3. Setelah membaca hand out, peserta didik dapat menganalisis 2 jenis serat sutera
secara mandiri dengan tepat dan bertanggung jawab.
A. Materi Pembelajaran
Serat tekstil dari protein
B. Model / Metode Pembelajaran
Pendekatan : scientific aproach
Model pembelajaran : Discovery Learning
Metode pembelajaran : ceramah, penugasan, diskusi, dan tanya jawab
C. Media, bahan dan alat pembelajaran
1. Media pembelajaran : power point tentang serat protein
2. Bahan pembelajaran : hand out serat protein dan modul serat protein
3. Alat pembelajaran : LCD, laptop dan alat-alat tulis
D. KEGIATAN PEMBELAJARAN
Pertemuan 4 (1x45 menit)
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
1. Guru mengucapkan salam dan peserta didik merespon
salam dari guru sebagai tanda mensyukuri anugerah
Tuhan
2. Guru mengabsensi peserta didik
3. Peserta didik menerima informasi kompetensi, materi,
Pendahuluan tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran yang akan 5 menit
dilaksanakan
4. Guru memberi pertanyaan dasar tentang serat tekstil dan
peserat didik serta menjawab pertanyaan yang
berhubungan dengan serat tekstil yang berasal dari
protein
Eksplorasi
Inti 1. Guru menyampaikan materi melalui media power point 5 menit
tentang:
- Serat tekstil yang berasal dari protein
- 4 jenis serat wol
- 2 jenis serat sutera
2. Peserta didik mengamati slide power point yang
menyajikan keterangan dan gambar tentang serat protein
yang sudah dipersiapkan oleh guru 5 menit
3. Guru membimbing peserta didik untuk membentuk 3
kelompok untuk melakukan diskusi serat tekstil dari 5 menit
protein
4. Peserta didik membentuk kelompok sesuai dengan arahan
guru untuk diskusi serat tekstil dari protein
5. Peserta didik berdiskusi sesuai kelompok dengan tema
yang telah ditentukan oleh guru
Elaborasi
1. Guru membimbing peserta didik untuk melakukan
presentasi hasil diskusi
2. Membimbing dan mengarahkan peserta didik untuk 10 menit
membahas hasil diskusi

Konfirmasi
1. Guru memberikan masukan atau penguatan atas hasil
presentasi peserta didik 5 menit
2. Merumuskan kesimpulan dari hasil presentasi
1. Peserta didik bersama guru mengevaluasi dan
menyimpulkan hasil pembelajaran.
2. Guru memberi penghargaan kepada kelompok dengan
penampilan terbaik.
3. Guru memberikan tugas berupa essay kepada peserta
Penutup 10 menit
didik serat protein.
4. Guru mengakhiri kegiatan belajar dengan mengucap
salam, peserta didik merespon salam guru sebagai
ungkapan rasa syukur, bahwa pembelajaran telah berjalan
dengan lancar.

E. SUMBER PEMBELAJARAN
1. Sumber Pembelajaran :
a. Ernawati, dkk. 2008. Tata Busana Jilid 2. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah
Menengah Kejuruan.
b. Istinharoh, S.T. 2013. Pengantar Ilmu Tekstil 1. Jakarta: Direktorat Pembinaan
Sekolah Menengah Kejuruan.
c. Masyhariati, dkk. 2013. BSE TEKSTIL 1. Jakarta: Kementrian Pendidikan dan
Kebudayaan RI
d. Gambar-gambar contoh serat tekstil dari protein
F. PENILAIAN, PEMBELAJARAN REMEDIAL DAN PENGAYAAN
1. Teknik Penilaian
Tes tulis bentuk tes essay, dan penugasan (diskusi)
2. Instrumen penilaian
Lembar tes essay dan lembar obseravsi (lembar penilaian essay dan lembar
observasi penilaian sikap)
Penilaian autentik
Penilaian proses (penilaian sikap)
no Aspek yang dinilai Teknik Waktu Instrument
penilaian penilaian penilaian
1 Tanggung jawab
2 Jujur
3 peduli
Lembar
4 kerjasama Pengamatan proses
pengamatan
5 Santun
6 Percaya diri
7 disiplin

Penilaian hasil
Penilaian pengetahuan
no Indikator pencapaian Teknik Bentuk instrumen
kompetensi penilaian penilaian
1 Menjelaskan 4 jenis serat tertulis pensekoran 1. Mendeskripsikan
wol 4 jenis serat wol
2 Menjelaskan 2 jenis serat 2. Mendeskripsikan
sutera 2 jenis serat
sutera

Penilaian keterampilan
No Indikator pencapaian Teknik Bentuk instrumen
kompetensi penilaian penilaian
1 Mengelompokkan serat presentasi proses Lembar
protein observasi
2 Menjelaskan 4 jenis serat presentasi
wol
3 Menjelaskan 2 jenis serat
sutera

3. Pembelajaran remedial dan pengayaan


a) Remedial
Remidial dapat diberikan kepada peserta didik yang belum mencapai KKM
maupun kepada peserta didik yang sudah melampui KKM. Remidial terdiri
atas dua bagian : remedial karena belum mencapai KKM dan remedial
karena belum mencapai Kompetensi Dasar
b) Pengayaan
Pengayaan diberikan untuk menambah wawasan peserta didik mengenai
materi pembelajaran yang dapat diberikan kepada peserta didik yang telah
tuntas mencapai KKM atau mencapai Kompetensi Dasar.
 Siwa yang mencapai nilai n(ketuntasan)  n  n(maksimum) diberikan
materi masih dalam cakupan KD dengan pendalaman sebagai
pengetahuan tambahan
 Siwa yang mencapai nilai n  n(maksimum) diberikan materi melebihi
cakupan KD dengan pendalaman sebagai pengetahuan tambahan.

Lumajang, Juli 2018


Mengetahui
Kepala SMK Al-Hidayah Candipuro Guru Mata Pelajaran,

Abdul Fatahillah, S.Pd,I Yevi Prisca Puspita, S.Pd


NIP.- NIP. -
INSTRUMEN TES TERTULIS

Satuan Pendidikan : SMK Al Hidayah Candipuro


Mata Pelajaran : Pengatahuan Bahan Tekstil
Kelas/ Semester : X/ 1 (ganjil)
Kompetensi Dasar : 3.2 Menganalisis serat tekstil dari protein
Bentuk soal : essay
IPK : 3.2.1 menjelaskan 4 jenis serat wol
3.2.2 menjelaskan 2 jenis serat sutera
Materi Pokok : Serat tekstil dari protein

no Kompetensi dasar kelas materi Level Indicator Nomor


kognitif soal soal
1 3.2Menganalisis X Menjelaskan L2 Peserta didik 1
serat tekstil dari 4 macam dapat
protein serat wol. menjelaskan
4 macam
serat wol
2 3.2Menganalisis X Menyebutkan L2 Peserta didik 2
serat tekstil dari 2 jenis serat dapat
protein sutera menyebutkan
2 jenis serat
sutera

Lembar instrumen:

Jawablah pertanyaan dibawah in dengan baik dan benar!


1) Menurut klasifikasinya asal serat dibagi menjadi dua yaitu serat alam dan serat buatan. Serat alam
dibedakan menjadi serat protein danserat selulosa. Serat protein wol terdiri dari beberapa jenis,
deskripsikan 4 jenis serat wol tersebut!
2) Serat protein yang berasal dari filament yaitu serat sutera, deskripsikan 2 jenis serat sutera!

Skor Maksimal = 100


SkorPerolehan
Nilai Perolehan = × 100
skor maksimal
Contoh Pedoman Penskoran (Alternatif Penyelesaian) :
No Jawaban Skor
1 1) Wol guru, dibuat dari serat yang pendek dan sangat keriting. 20
2) Wol sisir, dibuat dari serat yang panjang dan sedikit ikalnya. 20
3) Reprocessed wool. Diperoleh dari sisa-sisa dan perca-perca kain wol baru 20
yang ditenun atau dikempa, dengan jalan diuraikan dalam mesin maka
dihasilkan serat-serat wol kembali dan dipintal serta ditenun kembali
menjadi kain. Sifat wol ini diantaranya serabutnya pendek, kurang kenyal,
kurang kuat, dan susah dikempa karena sisik-sisik banyak hilang.
4) Re-used wool disebut juga shoddy, diperoleh dengan jalan menguraikan 20
kain-kain tua dari wol yang telah dipakai. Sebelum diuraikan kain-kain itu
dibersihkan dan dipilih dahulu. Sifatnya sama sekali tidak kuat, karena itu
waktu memintal dicampur dengan wol baru atau serat kapas.
2 1) Sutera tussah 5
2) Sutera anaphe 5
Total skor 100
LEMBAR PENGAMATAN PENILAIAN SIKAP
PENILAIAN OBSERVASI

Rubrik:
Indikator sikap aktif dalam pembelajaran:
1. Kurang baik jika menunjukkan sama sekali tidak ambil bagian dalam pembelajaran
2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum
ajeg/konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha ambil bagian dalam pembelajaran tetapi belum
ajeg/konsisten
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ambil bagian dalam menyelesaikan tugas kelompok secara
terus menerus dan ajeg/konsisten

Indikator sikap bekerjasama dalam kegiatan kelompok.


1. Kurang baik jika sama sekali tidak berusaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok.
2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi
masih belum ajeg/konsisten.
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bekerjasama dalam kegiatan kelompok tetapi
masih belum ajeg/konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan adanya usaha bekerjasama dalam kegiatan kelompok secara terus
menerus dan ajeg/konsisten.

Indikator sikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif.
1. Kurang baik jika sama sekali tidak bersikap toleran terhadap proses pemecahan masalah yang
berbeda dan kreatif.
2. Cukup jika menunjukkan ada sedikit usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten
3. Baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses pemecahan
masalah yang berbeda dan kreatif tetapi masuih belum ajeg/konsisten.
4. Sangat baik jika menunjukkan sudah ada usaha untuk bersikap toleran terhadap proses
pemecahan masalah yang berbeda dan kreatif secara terus menerus dan ajeg/konsisten.

Bubuhkan tanda √ pada kolom-kolom sesuai hasil pengamatan.


N Sikap
a Tanggung
Jujur Peduli Kerjasama Santun Percaya diri Disiplin
m Jawab
N a K C B S K C B S K C B S K C B S K C B S K C B S K C B S
o Si R K A B R K A B R K A B R K A B R K A B R K A B R K A B
s
w 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
a
1
2
3
4
5
K : Kurang C: Cukup B: Baik SB : Baik Sekali

REKAPITULASI PENILAIAN SIKAP – OBSERVASI

SIKAP Skor
NO NAMA SISWA Tanggung Kerja Percaya Rata-
Jujur Pedul Santun Disiplin
Jawab Sama Diri rata
1
2
Lembar Penilaian Sikap - Observasi pada Kegiatan Diskusi

Mata Pelajaran : …………..


Kelas/Semester : …………..
Topik/Subtopik : …………..
Indikator : Peserta didik menunjukkan perilaku kerja sama, santun, toleran, responsif dan
proaktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan
membuat keputusan.

No Nama Siswa Kerja sama Rasa Ingin Tahu Santun Komunikatif Keterangan
1
2
,,,,
Kolom Aspek perilaku diisi dengan angka yang sesuai dengan kriteria berikut.
4 = sangat baik
3 = baik
2 = cukup
1 = kurang

LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN


Observasi terhadap Diskusi Tanya Jawab dan Percakapan

KELAS : . ……………..
Pernyataan
Pengungkapan Ketepatan
Kebenaran Dan lain
gagasan yang penggunaan
Konsep sebaginya
No Nama Peserta Didik orisinil istilah
Tidak

Tidak

Tidak

Tidak
Ya

Ya

Ya

1 Ya
2
3
Penilaian pengetahuan - Observasi Terhadap Diskusi, Tanya Jawab dan Percakapan

Nama Pernyataan
Peserta Pengungkapan Kebenaran konsep Ketepatan Jumlah
Didik gagasan yang orisinil penggunaan istilah
YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK YA TIDAK
….
….
....

Lumajang, Juli 2018

Mengetahui
Kepala SMK Al-Hidayah Candipuro Guru Mata Pelajaran,

Abdul Fatahillah, S.Pd,I Yevi Prisca Puspita, S.Pd


NIP.- NIP. -
Lampiran Materi Pembelajaran

1. Serat tekstil dari protein

STAPLE RAMBUT: Alpaca,


unta, chasmere,
Ilama, Mohair
WOL: Biri-biri
PROTEIN

FILAMENT SUTERA: Ulat


sutera

2. Karakteristik serat tekstil dari protein


Stapel
Serat staple merupakan serat yang pendek dengan rentang panjang sampai 6 inchi.
Serat staple bias terbentuk secara alami dari alam atau dibuat secara sengaja. Serat
staple yang terbentuk secara alami biasanya dihasilkan dari rabut hewan Alpaka, unta,
chasmere, Llama, mohair dan wol dari biri-biri.
Filamen
Dalam industry tekstil filament dikenal sebagai sebuah serat yang berukuran sangat
panjang. Dimana diameter dari serat filament itu sendiri umumnyajauh lebih kecil
daripada diameter serat staple yang lebih pendek. Sebelum diproses lebih lanjut
menjadi bahan kain , serat filament tersebut harus dipintal terlebih dahulu menjadi
benang. Berikut serat protein yang menghasilkan serat filament seperti sutera yang
dihasilakn dari ulat sutera
a) Serat Wol
Serat wol dapat berasal dari bulu biri-biri, kelinci angora, rambut kuda atau domba. Serat wol
dapat dibagi atas wol halus, wol sedang dan wol kasar atau wol permadani.
- Wol halus. Wol ini seratnya halus, lembut, kuat, elastis dan keriting
- Wol sedang.Sebagian besar wol sedang dihasilkan oleh biri-biri dari Inggris. Serat
wol ini lebih kasar, lebihdan lebih berkilau dari wol halus.
- Wol Kasar.Wol kasar dihasilkan dari biri-biri yang berekor gemuk dan berekor lebar.
Warna serat ini bervariasi dari putih sampai hitam panjang dan serat bagian dalam
halus.
Serat wol memiliki sifat-sifat sebagai berikut:
- Menyerap uap air yang tinggi dari udara. Besar kecilnya kadar uap air yang diserap
bergantung pada kelembaban udara.
- Berkilau, dengan perbedaan bergantung dari susunan permukaan serat, ukuran serat,
serat gelombang atau keriting.
- Keadaan basah, serat wol memiliki kekuatan berkisar antara 1,2 – 1,7 gram per
deniwe dengan mulur 30 – 40 %.
- Mempunyai elastis sempurna (di dalam air dingin).
- Daya pegas yang kuat, sehingga kain wol tidak mudah/dapat kusut.
- Panjang serat wol antara 4 – 35.
- Tidak tahan terhadap ngengat.

b) Serat Mohair (serat bulu kambing angora)


Sifat-sifat serat mohair hampir sama dengan serat wol. Sementara itu, serat mohair
mempunyai kegunaan yaitu untuk kain berbulu (selimut), pakaian musim panas, kain
rajut dan untuk kain penutup kursi dan permadani.
c) Serat Kasmer
Serat kasmer berasal dari bulu kambing kasmer yang berukuran lebih besar dari
angora dan mempunyai rambut atau bulu yang lurus.
d) Serat Unta
Serat unta berasal dari bulu unta yang memiliki sifat berupa kehalusan dan kekuatan
yang hampir sama dengan serat wol dan serat mohair.
e) Serat Ilama (Glama-Glama)
Serat ilama berasal dari binatang semacam unta di daerah pegunungan Andes (antara
Peru dan Bolivia). Serat ini memiliki sifat-sifat berupa serat yang halus dan warna
yang bervariasi dari putih sampai hitam, dan cokelat.
f) Serat Alpaka
Serat alpaka hampir sama dengan serat ilama, hanya berukuran lebih kecil dan
mempunyai bulu yang lebih seragam serta mempunyai warna yang bervariasi dari
putih cokelat kekuning-kuningan dan berkilau.
g) Serat Vikuna
Serat vikuna berasal dari macam ilama yang paling kecil dan mempunyai kekuatan
yang hampir sama dengan serat kasmer.
h) Serat Kelinci Angora
Serat bulu kelinci angora sudah lama dipergunakan di industri tekstil terutama
digunakan untuk pembuatan topi, kain rajut dan sebagai campuran serat wol atau
nylon
i) Serat Sutera
Sutera adalah serat yang berbentuk filamen yang dihasilkan dari semacam serangga
lepidoptera. Serat sutera mempunyai sifat-sifat sebagai berikut :
- Benang sutera merupakan benang terhalus dari bahan-bahan tekstil asli dan terkuat
jika dibandingkan dengan bahan lain yang sama halusnya.
- Mempunyai kekuatan kusut sebesar 15% dalam keadaan basah.
- Mempunyai panjang filamen 300 – 1600 meter.
- Penampang berbentuk segitiga dengan sudut-sudut membulat, hal ini menyebabkan
sutera menjadi berkilau.
- Licin, lembut, kenyal, kuat dan dapat menyesuaikan diri dengan temperatur udara.
- Serat sutera bukan penghantar panas yang baik, tetapi serat sutera menyebabkan rasa
dingin apabila dipakai.
- Higroskopis atau menghisap kerzingat, baik untuk pakaian musim panas dan musim
dingin.
- Serat sutera tahan terhadap ngengat.
- Serat sutera dapat rusak terhadap sinar matahari, sehingga dapat menyebabkan
warna serat berubah menjadi kuning. Disarankan pada saat menjemur sutera (kain
sutera) tidak terkena cahaya/sinar matahari langsung.
Penampang membujur
sutra bombyx-mori

3. Kegunaan serat tekstil dari protein


a) Serat wol digunakan antara lain sebagai :
- Bahan pakaian pria dan wanita serat pakaian
anak-anak.
- Keperluan alat-alat rumah tangga, seperti karpet kursi, tirai, selimut, dan lain
sebagainya.
- Keperluan industri, seperti piano, isolasi, sumbu lampu, dan sebagainya.
b) Serat sutera digunakan antara lain sebagai :
- Bahan pakaian wanita, kaus kaki wanita, dasi, sapu tangan.
- Keperluan alat-alat rumah tangga, seperti kain gorden, seprei, benang jahit,
benang sulam, isolasi listrik, kain parasut, senar alat-alat musik, dan sebagainya.
4. Menganalisis 3 macam serat wol
Wol terdiri atas beberapa macam yaitu :
- Wol guru, dibuat dari serat yang pendek dan sangat keriting.
- Wol sisir, dibuat dari serat yang panjang dan sedikit ikalnya.
- Reprocessed wool. Diperoleh dari sisa-sisa dan perca-perca kain wol baru yang
ditenun atau dikempa, dengan jalan diuraikan dalam mesin maka dihasilkan
serat-serat wol kembali dan dipintal serta ditenun kembali menjadi kain. Sifat
wol ini diantaranya serabutnya pendek, kurang kenyal, kurang kuat, dan susah
dikempa karena sisik-sisik banyak hilang.
- Re-used wool disebut juga shoddy, diperoleh dengan jalan menguraikan kain-
kain tua dari wol yang telah dipakai. Sebelum diuraikan kain-kain itu
dibersihkan dan dipilih dahulu. Sifatnya sama sekali tidak kuat, karena itu
waktu memintal dicampur dengan wol baru atau serat kapas.