Anda di halaman 1dari 6

PT Sinergi Aitikom mempunyai beberapa Bidang pekerjaan utama, antara lain :

Instalasi, Rigger, & Drive Test Engineer.

1. Apa yang anda ketahui dari ketiga pekerjaan mereka?


2. Uraikan Pekerjaan masing2 tiap Jobdesk pekerjaan tersebut.
=

 INSTALASI
Melakukan instalasi BTS, Transmisi, atau pekerjaan lainnya sesuai dengan arahan dari
Team Leader. Melakukan pengambilan seluruh dokumentasi proyek dilapangan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku. Tanggung Jawab Pekerjaan : Melakukan pekerjaan bidang
Instalasi BTS & Transmisi perangkat. Fokus istalasi juga adalah pemasangan antenna untuk
pelanggan baru. (Colec, 2018)

 RIGGER

Gambar 1. Rigger
Penggunaan alat berat pesawat angkat (crane) tidak lepas kaitannya dengan peran
seorang rigger. Apa itu Rigger? Juru ikat (rigger) adalah tenaga kerja yang mempunyai
kemampuan dan memiliki keterampilan khusus dalam melakukan pengikatan barang serta
membantu kelancaran pengoperasian peralatan angkat. Alat bantu yang digunakan adalah
sling baik sling serat alam, sling serat sintetik, sling rantai maupun sling serat baja (wire
rope).
Tugas Seorang Rigger pada alat berat crane memilik risiko yang tinggi. Kesalahan dalam
kegiatan rigging dapat menyebabkan kecelakaan kerja yang berakibat kerusakan alat dan
melukai pekerja bahkan dapat mengakibatkan kematian. Dalam industri, hal tersebut tentu
sangat merugikan secara materi terlebih pada industri minyak bumi dan gas (migas).
Kecelakaan kerja dapat dihindari jika para pekerja menerapkan K3 dalam bekerja dan
memiliki kerjasama yang baik. Hindari bekerja sendirian di lapangan karena dapat
meningkatkan risiko kecelakaan kerja.
Dilansir dari Peraturan Menteri PER.09/MEN/VII/2010 , Juru ikat ( Rigger ) dimaksud
dalam pasal 18 Ayat 2 harus melengkapi persyaratan sebagai berikut:
a. Minimal memiliki pendidikan SLTP / Sederajat.
b. Sudah memiliki pengalaman sebagai Helper Rigger selama 1 Tahun.
c. Kondisi Fisik sehat dari keterangan Dokter.
d. Umur minimal 19 tahun.
e. Sudah memiliki Lisensi K3 dan Buku Kerja
Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) telah menetapkan standar dalam
mempersiapkan pengikatan beban (IMG PA02.001.01). Dalam mempersiapkan beban hal
utama yang harus diperhatikan adalah beban yang diangkat. Indentifikasikan materi, kondisi
dan berat beban yang diangkat. Hal tersebut dilakukan untuk menentukan sling, hook, dan
shackle yang digunakan serta untuk menentukan teknik ikatan yang digunakan. Sling
berfungsi untuk menahan gaya tarik dan memegang beban yang diangkat. Sling yang
digunakan dalam pengangkatan beban harus memperhatikan breaking load, safe working
load (SWL), rule of thumb, dan factor of safety. (marketing, 2018)

Gambar 2. Wire Rope, Hook,Wire Rope Sling, Shackle


Selain sling, alat bantu lain yang tidak kalah penting adalah Hook dan sachkle. Hook dan
sackhle adalah alat bantu pengait yang menghubungkan sling dengan beban. Perbedaan dua
pengait ini adalah alat pengunci bebannya. Shackle memiliki baut pengunci beban sehingga
jauh lebih aman dibanding dengan hook.
Rigger Telco adalah salah satu jenis pekerjaan di bidang telekomunikasi yang tanggung
jawab utamanya adalah mengumpulkan data-data RF (foto, koordinat, tinggi antenna, arah
antenna, kemiringan antenna) di tower/ menara dan melakukan penyesuaian arah/ kemiringan
antenna. Mereka juga di fokuskan dalam menangani problem ketika antenna terjadi
gangguan.

 DRIVE TEST

Gambar 3. Skenario pengukuran Driver test


Drive test merupakan salah satu bagian pekerjaan dalam optimasi jaringan radio. Tujuan
drive test adalah mengumpulkan informasi jaringan secara real di lapangan. Informasi yang
dikumpulkan merupakan kondisi aktual Radio Frequency (RF) di suatu Base Transceiver
Station (BTS) maupun dalam lingkup base station sub-system (BSS) yang dilakukan dengan
mobil sehingga pengukuran dilakukan bergerak. Perjalananpun dilengkapi dengan peta
digital, GPS, handset dan software drive test, seperti Agilent, Nemo (Nokia), TEMS
(Ericsson), dan Rohde & Schwarz.
Selain tujuan umum diatas, dalam proses drive test dapat bertujuan khusus untuk
optimasi suatu jaringan seperti berikut :
a. Untuk mengetahui Coverage sebenarnya di lapangan,apakah sudah sesuai dengan
prediksi Coverage pada saat Planning
b. Untuk mengetahui parameter jaringan di lapangan,apakah sudah sesuai dengan parameter
Planning dan Optimasi
c. Untuk mengetahui Performansi jaringan setelah di lakukan perubahan seperti
penambahan atau pengurangan TRX
d. Untuk mengetahui adanya Interferensi dari sel-sel tetangga
e. Untuk mencari adanya Poor Coverage atau daerah yang memiliki daya terima signal yang
rendah
f. Untuk mencari RF issue yang berkaitan adanya Drop Call atau Block Call
g. Untuk mengetahui Performansi jaringan operator lain atau Benchmarking

Perlengkapan Drive Test, Proses drive test membutuhkan peralatan-peralatan yang


mendukung dalam pengukuran. Dalam modul ini drive test dilakukan menggunakan software
TEMS dan adapun perlengkapan lengkapnya sebagai berikut:
a. Laptop, Laptop digunakan sebagai alat monitoring parameter hasil drive test secara
visual. Laptop yang dilengkapi dengan software TEMS Investigation untuk mengambil
dan mengolah data. Spesifikasi Laptop untuk drive test harus memiliki memori RAM
lebih dari 1GB.
b. Perangkat Lunak TEMS, Perangkat Lunak TEMS yang digunakan untuk drive test di luar
ruangan adalah software TEMS Investigation
c. Dongle HASP4, Dongle HASP4 adalah gabungan proteksi antara hardware key (dongle)
dan software yang biasanya sudah terintegrasi dengan aplikasi. Software yang terintegrasi
dengan TEMS Investigation secara periodik akan memeriksa apakah hardware key
tersebut valid atau tidak, jika tidak valid software tidak akan berjalan sempurna. Tujuan
dari dongle adalah menggantikan serial number dan hanya komputer yang terpasang
dongle yang bisa menggunakan aplikasi tersebut.
d. Handphone TEMS, Ada berbagai jenis Handphone yang support pada Tems
investigationdiantaranya adalah Sony Ericsson K800i, T610, dan W995i. Handphone
sebagai terminal untuk panggilan, upload dan download data maupun video call. Dan
untuk mengukur kekuatan sinyal yang diterima oleh pelanggan. Selain itu perlu juga
disiapkan sim card dari operator yang akan diukur.
e. Kabel Data, Kabel data untuk menghubungkan antara computer dan handphone. Kabel
data yang digunakan antara lain USB, Serial.
f. Global Positioning System (GPS), Sebuah sistem yang dapat menunjukkan posisi benda
di permukaan bumi secara cepat, di semua tempat, pada semua kondisi dan pada setiap
waktu.GPS ini digunakan untuk tracking rute pengukuran sehingga akan diketahui posisi
pengambilan data sepanjang pengukuran drivetest.
g. Aksesoris, Perangkat yang mendukung dalam pengukuran menggunakan TEMS,
seperti USB Hub, Inverter, dan Charger handphone.
Jenis – Jenis Pengukuran Drive Test , Jenis-jenis pengukuran drive test dibagi menjadi
mode pengukuran dan cara pengambilan data. Pada mode pengukuran drive test ada tiga
jenis, yaitu :
a. Drive Test Idle Mode, Pengukuran kualitas sinyal yang diterima MS dalam
keadaan idle (tidak melakukan call/sms). Biasanya mode ini dilakukan hanya untuk
mengetahuisignal strength suatu area yang terindikasi low signal/no service.
b. Drive Test Dedicated Mode, Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal
(long Call/Short Call ke destination number tertentu). Untuk mengukur dan
mengidentifikasi kualitas voice dan data.
c. Drivetest QoS Mode, Pengukuran kualitas sinyal diikuti dengan pendudukan kanal
dengan metodecall set up dan call end dengan formula time / command squence tertentu.
Sedangkan untuk cara pengambilan data secara drive test dibagi menjadi empat
proses, antara lain :
a. Single Site Verification (SSV), merupakan drive test untuk memverifikasi setiap site
bagus atau tidak.
b. Cluster, merupakan drive test yang mengukur jaringan setiap cluster atau daerah yang
terdiri dari beberapa site namun hanya untuk satu operator jaringan.
c. Benchmark, merupakan drive test yang membandingkan beberapa operator dalam
satu cluster atau daerah
d. Optimasi, merupakan bagian analisa gangguan atau kurangnya service quality pada
site yang sudah jadi. (kariono, 2013)
DAFTAR PUSTAKA

Colec, S. (2018, Januari 26). Teknisi Telekomunikasi. Retrieved 08 05, 2019, from SELNET
OPTIMA: http://selnetoptima.com/2018/01/26/teknisi-telekomunikasi/
kariono. (2013, Maret 10). Pengenalan Drive Test. Retrieved 08 05, 2019, from
Telekomunikasi Drive Test: http://karionotelco.blogspot.com/2013/03/pengenalan-drive-
test.html
marketing. (2018, September 25). APA ITU RIGGER. Retrieved 08 05, 2019, from
nusantaratraisser: http://nusantaratraisser.co.id/responsiveweb/blog/2018/09/25/apa-itu-
rigger/
PER.09/MEN/VII/2010, Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)

Anda mungkin juga menyukai