Anda di halaman 1dari 5

PELAKSANAAN PROGRAM KERJA SOKERTI (SOSIALISASI DAN

KERJA BHAKTI KEBERSIHAN) DI DESA KEKERAN KECAMATAN


MENGWI KABUPATEN BADUNG
oleh
Mahasiswa KKN Undiksha 2013 di Desa Kekeran

ABSTRAK
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat adalah sampah. Sampah
ditemukan kapanpun dan dimanapun, baik di masyarakat pedesaaan maupun
masayarakat perkotaan. Desa Kekeran, Mengwi, Badung merupakan salah satu
desa yang sering kali berhadapan dengan masalah sampah. Salah satu yang
menjadi sumber masalah ini, yaitu kurangnya pengetahuan dan kesadaran
masyarakat mengenai dampak yang terjadi serta bahaya sampah apabila tidak
mendapat pengelolaan secara tepat. Untuk menindaklanjuti hal ini, maka sangat
diperlukan penyuluhan mengenai bahaya sampah terutama sampah anorganik.
Sampah anorganik sulit diuraikan oleh mikroorganisme sehingga membutuhkan
waktu ribuan tahun untuk proses penguraiannya. Tentu hal ini menjadi masalah
yang serius karena pada realita di lingkungan masyarakat, sehingga Mahasiswa
KKN Undiksha 2013 melaksanakan suatu sosialisasi bahaya sampah dan kerja
bhakti di Desa Kekeran. Dimana, metode yang digunakan dalam pelaksanaan
program ini yaitu metode observasi, sosialisasi serta evaluasi. Hal ini
dilaksanakan agar masalah sampah dapat diatasi semaksimal mungkin.
Kata Kunci : sampah, sosialisasi, kerja bhakti

1. Pendahuluan
Salah satu permasalahan yang ada di masyarakat adalah sampah.
Sampah adalah sesuatu yang tidak digunakan, tidak dipakai, tidak disenangi
atau sesuatu yang dibuang yang berasal dari kegiatan manusia dan tidak terjadi
dengan sendirinya (Chandra, 2006). Ada dua jenis sampah, yaitu sampah
organic dan sampah anorganik. Sampah ditemukan kapanpun dan dimanapun,
baik di masyarakat pedesaaan maupun masyarakat perkotaan. Desa Kekeran,
Mengwi, Badung merupakan salah satu desa yang sering kali berhadapan

Biaya pelaksanaan kegiatan program bersumber dari mahasiswa KKN UNDIKSHA Desa Kekeran
2013
dengan masalah sampah. Salah satu yang menjadi sumber masalah ini, yaitu
kurangnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai dampak yang
terjadi serta bahaya sampah apabila tidak mendapat pengelolaan secara tepat.
Untuk menanggulangi hal ini, maka diperlukan suatu tindak lanjut bagaimana
cara menanggulangi sampah tersebut. Untuk menanggulangi masalah tersebut,
Mahasiswa KKN 2013 yang KKN di Desa Kekeran melaksanakan suatu
program kerja yaitu sosialisasi bahaya sampah dan kerja bhakti.
Tujuan dilaksanakanannya Sosialisasi Dan Kerja Bhakti Kebersihan ini
adalah agar tercipatanya lingkungan yang bersih serta menanamkan kesadaran
kepada masyarakat Desa Kekeran ugar menyadari betapa pentingnya kesehatan
lingkungan. Untuk mewujudkan terlelisasinya program ini, diperlukan peranan
berbagai pihak sangat dibutuhkan untuk menanggulangi masalah ini, baik itu
dari pihak masyarakat maupun pihak pemerintah.

2. Metode Pelaksanaan
Ada beberapametode yang digunakanuntukpelaksanaan program iniyaitu:
a. Observasi
Metodeobservasi yang dilaksanakanbertujuanuntukmemperoleh data
terkaitdenganpengetahuanwargamasyarakattentangsampahanorganik.
Observasi ini dilakukan melalui dua cara, yaitu observasi langsung dan
observasi wawancara. Observasi langsung bertujuan untuk memperoleh data
secara objektif dengan mengamati secara langsung ke tempat-tempat terkait
dengan sampah di Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.
Sedangkan observasi wawancara dilakukan bertujuan dengan memperoleh
data mengenai seberapa jauh pengetahuan masyarakat mengenai bahaya
sampah anorganik.
b. Sosialisasi
Metode ini dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada
masyarakat Desa Kekeran, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung
mengenai bahaya sampah nonorganik. Sosialisasi yang dilakukan untuk kali
ini berbeda dengan sosialisasi yang biasa dilakukan. Sosialisasi ini
dikombinasikan dengan kegiatan hiburan dalam bentuk drama teater

Biaya pelaksanaan kegiatan program bersumber dari mahasiswa KKN UNDIKSHA Desa Kekeran
2013
monolog serta dengan video slide show yang menceritakan bahaya sampah
nonorganik di lingkungan masyarakat serta solusi yang perlu dilakukan
untuk menanggulangi masalah sampah ini. Sosialisasi dengan cara ini
dilakukan bertujuan untuk menambah minat masyarakat mengikuti
sosialisasi sehingga masyarakat Desa Kekeran secara keseluruhan bisa
menyaksikan secara langsung serta menghindari kejenuhan masyarakat
ketika sosialisasi berlangsung.
c. Praktik Langsung
Metode praktik langsung dilakukan untuk mewujudkan hasil dari
sosialisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Secara nyata metode ini
adalah pelaksanaan kerja bakti kebersihan yang dilakukan di beberapa
banjar sesuai jadwal kerja bakti kebersihan yang sudah ditetapkan oleh pihak
banjar.
d. Evaluasi
Metode ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh
pengetahuan masyarakat mengenai bahaya sampah anorganik setelah
mengikuti kegiatan sosialisasi. Metode ini dilakukan dengan cara
memberikan kesempatan kepada beberapa perwakilan masyarakat untuk
menyampaikan hal-hal yang sudah didapat setelah mengikuti sosialisasi.

3. Hasil Pelaksanaan Program


Dalam bidang sanitasi kesehatan kami mahasiswa KKN Kekeran
mengambil kegiatan sosialisasi bahaya sampah dan kerja bakti pembersihan di
lingkungan desa Kekeran. Secara umum, biasanya kegiatan sosialisasi bersifat
formal sehingga kurang efektif untuk sasaran sosialisasi yaitu masyarakat
secara keseluruhan. Dari hasil rapat koordinasi program kerja kelompok
mahasiswa, maka untuk sosialisasi kali ini dikombinasikan dengan beberapa
jenis hiburan dan hiburan yang erat kaitannya dengan sosialisasi tersebut yaitu
drama teater. Dengan demikian, kami menyepakati nama hiburan drama teater
tersebut dengan nama “Opera Fun Sampah”. Selain drama teater, masih
banyak lagi hiburan lainnya dengan tujuan memaksimalkan kehadiran
masyarakat untuk menghadiri acara sosialisasi tersebut. Untuk perencanaan

Biaya pelaksanaan kegiatan program bersumber dari mahasiswa KKN UNDIKSHA Desa Kekeran
2013
pelaksanaan program ini, kami selalu melakukan bimbingan dengan dosen
pembimbing dan selalu berkoordinasi dengan kepala desa dan masing masing
kelian banjar dinas mengenai pelaksanaan program sosialisasi bahaya
sampah. Selain itu, kami dari pihak mahasiswa juga sudah menyepakati bahwa
setiap malam pukul 20.00 WITA sampai pukul 22.00 WITA untuk melakukan
latihan drama teater agar persiapannya lebih matang karena acara ini
merupakan performance yang memang membutuhkan latihan secara rutin dan
serius. Terkait dengan hari pelaksanaan, kami dari pihak mahasiswa
menyepakati hari minggu, 4 Agustus 2013 atas persetujuan Kepala Desa
Kekeran.
Dari pelaksanankegiatansosialisasi bahayasampahdan kerja bakti
pembersihan di Desa Kekeran dihasilkan:
1. Perubahanpolapikirmasyarakatdenganmembuangsampahpadatempatnya,m
emisahkansampahorganiakdananorganiksertamengolahkembalisampah
yang masihdapatdimanfaatkan.
2. Perubahanpolapikirterhadapkebiasaanhidupbergotong-
royongdalammengerjakanpekerjaandesa khususnya mengenai kebersihan
lingkungan.

4. Penutup
Berdasarkan uraian yang telah dipaparkan diatas, dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut; (1) Pelaksanaan program kerja SOKERTI
merupakan salah satu cara menanggulangi masalah sampah yang ada di Desa
Kekeran.(2) Dengan adanya pelaksanaan program kerja SOKERTI ini
masyarakat Desa Kekeran dapat memahami dan menyadari pentingnya
menjaga lingkungan. Hal ini dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat
membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan
anorganik serta mengolah kembali sampah yang masih dapat dimanfaatkan.
Terkait dengan pelaksanaan program kerja SOKERTI, adapun saran
yang dapat diberikan penulis yaitu sebagai berikut; (1) Kepada para pembaca,
diharapkan dapat menindaklanjuti hasil program ini dengan cara ikut
berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dengan cara mebuang sampah pada

Biaya pelaksanaan kegiatan program bersumber dari mahasiswa KKN UNDIKSHA Desa Kekeran
2013
tempatnya serta memisahkan sampah organik dengan sampah anorgnik. (2)
Kepada masyarakat, khususnya msayaraka Desa Kekeran agar dapat
menerapkan cara pengolahan sampah organik maupun anorganik, sehingga
pada nantinya masalah sampah diharapkan dapat diatasi.
Adapun tindak lanjut dari pelaksaan program ini adalah menghimbau
kepada masyarakat setempat agar melaksanakan kerja bhakti ini secara
kontinyu serta berkesinambunga, agar pada nantinya terciptanya lingkungan
Desa Kekeran yang bersih dan indah.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang membantu
pelaksanaan program kerja ini, dimana pihak-pihak tersebut antara lain:
1) Kepala Desa Kekeran yang telah memberikan izi mengenai pelaksanaan
kegiatan ini di Desa Kekeran
2) Kelian Banjar Dangin Pangkung karena telah memberikan izin kepada
penulis untuk menyelenggarakan kegiatan di Balai Banjar Dangin
Pangkung
3) Masyarakat Desa Kekeran karena telah berpartisipasi aktiif dalam
mengikuti sosialisasi serta mengikuti kerja bhakti yang dijadwalkan.

.
DAFTAR PUSTAKA

KKN, Mahasiswa Desa Kekeran. 2013. “Program Kerja SOKERTI (Sosialisasi


Bahaya Sampah dan Kerja Bhakti Kebersihan)”. Undiksha.

Biaya pelaksanaan kegiatan program bersumber dari mahasiswa KKN UNDIKSHA Desa Kekeran
2013