Anda di halaman 1dari 51

PENILAIAN KINERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG

SEMESTER I (Bulan Januari - Juni) TAHUN 2019

Program / Seksi / Indikator Program dan Indikator


No
Kegiatan

I Program Kesehatan Masyarakat


A Seksi Gizi
1 Prevalensi Gizi Kurang pada Anak Balita (0-60 bulan)

2 Prevalensi Gizi Buruk pada Anak Balita (0-60 bulan)

3 Prevalensi Stunting pada Anak Baduta (0-48 bulan)

4 Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Anak


Usia < 24 Bulan dari Keluarga Miskin

5 Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan

6 Cakupan balita umur 7-23 bulan mendapat ASI Eksklusif

7 Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada bayi


Bawah Garis Merah dari keluarga miskin

8 Cakupan pertumbuhan balita dipantau

9 Cakupan Baduta yang datang dan ditimbang (D/S)

10 Cakupan Balita yang datang dan ditimbang (D/S)

11 Cakupan Balita Bawah Garis merah (BGM)

12 Cakupan Keluarga Sadar Gizi


13 Cakupan desa bebas rawan gizi

14 Cakupan bayi (6-11 bulan) mendapat kapsul Vitamin A 1 kali

15 Cakupan balita (12-59 bulan) mendapat kapsul Vitamin A 2


kali

16 Cakupan Ibu Nifas mendapat kapsul Vitamin A

17 Cakupan ibu hamil mendapat tablet Fe 90

18 Cakupan Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK)

19 Cakupan RT dengan garam beryodium cukup

20 Proporsi penduduk dengan konsumsi energi minimal 1400


kkal/kapita/hari
21 Proporsi penduduk dengan konsumsi energi minimal 2000
kkal/kapita/hari
B Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan
Masyarakat
1 Cakupan desa siaga aktif

2 Cakupan Posyandu Purnama Dan Mandiri

3 Cakupan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah


Tangga (RT) Strata Utama dan Paripurna

4 Cakupan rumah tangga sehat

5 Cakupan sekolah sehat (PHBS Institusi Pendidikan Dasar)

6 Cakupan penyuluhan Kesehatan

7 Cakupan penyuluhan P3 NAPZA /P3 NARKOBA oleh


petugas Kesehatan
8 Cakupan anggota keluarga tidak ada yang merokok

9 Saka Bhakti Husada

10 Cakupan anggota keluarga menjadi peserta JKN

C Seksi Penyehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan


Olah Raga
1 Proporsi Rumah Tangga dengan Akses Berkelanjutan
terhadap Sanitasi Dasar Perkotaan

2 Proporsi Rumah Tangga dengan Akses Berkelanjutan


terhadap Sanitasi Dasar Pedesaan

3 Cakupan keluarga memiliki akses/menggunakan air bersih

4 Cakupan Rumah Tangga dengan Akses Terhadap Air Bersih


yang Layak di Perkotaan

5 Cakupan Rumah Tangga dengan Akses terhadap Air Bersih


yang Layak di Pedesaan

6 Cakupan rumah yang memiliki SPAL

7 Cakupan penduduk yang akses/memanfaatkan jamban

8 Cakupan desa stop buang air besar sembarangan (ODF)

9 Cakupan desa melaksanakan Sanitasi Total Berbasis


Masyarakat
10 Cakupan TTU yang memenuhi syarat

11 Cakupan Tempat Pengolahan Makanan yang memenuhi


syarat
12 Cakupan rumah sehat
13 Cakupan Puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan
Kesehatan Kerja Dasar

14 Cakupan Kelompok Masyarakat yang melaksanakan


Kegiatan OR

15 Cakupan jamaah haji yang diukur kebugarannya

II Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit


A Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Menular
1 Angka Keberhasilan Pengobatan Semua Kasus TB
(Treatment Succes Rate/TSR)

2 Angka Penemuan semua Kasus TBC (Case Detection


Rate/CDR)

3 Cakupan orang dengan TB mendapatkan pelayanan TB


sesuai standar.
4 Prevalensi penduduk dengan HIV

5 Setiap orang berisiko terinfeksi HIV (ibu hamil, pasien TB,


pasien IMS, waria/transgender, pengguna napza, dan warga
binaan lembaga pemasyarakatan) mendapatkan
pemeriksaan HIV sesuai standar

6 Proporsi Penduduk Usia 15 - 24 Tahun yang Memiliki


Pengetahuan tentang HIV/AIDS

7 Cakupan Penemuan Penderita Pneumonia Balita

8 Cakupan Penemuan Penderita Diare

9 CFR (Angka Kematian Diare per 10.000 Penduduk)

10 Cakupan Penderita diare Yang ditangani

11 Angka Penemuan Kasus Malaria per 1.000 Penduduk

12 Inciden Rate DBD (Demam Berdarah Dengue) per 100.000


Penduduk
13 CFR atau Angka Kematian DBD (Demam Berdarah Dengue)

14 Penderita DBD (Demam Berdarah Dengue) yang Ditangani

15 Rumah/bangunan bebas jentik nyamuk aedes

B Seksi Surveilans dan Imunisasi


1 Cakupan Desa atau Kelurahan Universal Child
Immunisation (UCI)
2 Cakupan anak mendapat imunisasi dasar lengkap

3 Cakupan desa/kelurahan Universal Mother Imunisation


(UMI)
4 Proporsi Anak Umur 1 Tahun diimunisasi Campak

5 Acut Flacid Paralysis (AFP) rate per 100.000 penduduk usia


< 15 tahun

6 Cakupan anak sekolah pada anak SD/sederajat mendapat


pelayanan imunisasi DT-TT
7 Cakupan anak sekolah pada anak SD/sederajat mendapat
pelayanan imunisasi campak
8 Cakupan desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan
penyelidikan epidemiologi < 24 jam

9 Cakupan pembinaan & pelayanan kesehatan haji sesuai


standart

C Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak


Menular dan Kesehatan Jiwa
1 Cakupan desa melaksanakan Posbindu

2 Penemuan penderita hipertensi


3 Cakupan penderita hipertensi mendapatkan pelayanan
kesehatan sesuai standar

4 Cakupan penderita hipertensi yang berobat teratur

5 Penemuan penderita Diabetes Melitus (DM)

6 Cakupan penderita Diabetes Melitus mendapatkan


pelayanan kesehatan sesuai standar

7 Cakupan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat


mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar

8 Cakupan pemeriksaan leher rahim dan payudara pada


perempuan usia 30-50 tahun

III Program Pelayanan Kesehatan

A Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar, Rujukan dan


Tradisonal
1 Cakupan warga negara Indonesia usia 15 s.d. 59 tahun
mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar

2 Cakupan kunjungan rawat jalan (kunjungan baru) di


Puskesmas
3 Cakupan kunjungan rawat inap di Puskesmas

4 Cakupan pelayanan gigi mulut

5 Cakupan kunjungan klinik sanitasi

6 Cakupan pelayanan laboratorium puskesmas

7 Cakupan kunjungan klinik gizi

8 Cakupan pembinaan penyehat tradisional terdaftar

9 Indek Keluarga Sehat


10 Cakupan Kunjungan Perkesmas

B Seksi Kesehatan Keluarga


1 Angka Kelangsungan Hidup Bayi

2 Angka Kematian Neonatal per 1.000 Kelahiran Hidup

3 Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup

4 Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup

5 Cakupan bayi baru lahir mendapatkan pelayanan kesehatan


sesuai standar
6 Cakupan Kunjungan Bayi
7 Cakupan balita mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai
standar
8 Cakupan Neonatal dengan Komplikasi yang Ditangani

9 Cakupan bayi berat badan lahir rendah ditangani

10 Cakupan deteksi dini tumbuh kembang anak balita dan pra


sekolah

11 Cakupan anak pada usia pendidikan dasar mendapatkan


skrining kesehatan sesuai standar

12 Cakupan pemeriksaan kesehatan siswa SD dan setingkat


oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih /guru
UKS/dokter kecil

13 Cakupan pemeriksaan kesehatan siswa TK, SLTP,SLTA dan


setingkat oleh tenaga kesehatan atau tenaga terlatih/guru
UKS/kader kesehatan sekolah

14 Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup

15 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4


16 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh Bidan atau Tenaga
Kesehatan yang Memiliki Kompetensi Kebidanan

17 Cakupan Keluarga mengikuti program KB

18 Cakupan Pertolongan Persalinan di fasilitas kesehatan

19 Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1)

20 Cakupan Komplikasi Kebidanan yang Ditangani

21 Cakupan Pelayanan Nifas

22 Cakupan ibu hamil mendapat pelayanan kesehatan


antenatal sesuai standar

23 Cakupan ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan


sesuai standar

24 Cakupan Ibu hamil risiko tinggi yang ditangani

25 Cakupan Ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk

26 Cakupan Puskesmas PONED aktif

27 Cakupan Pelayanan Obstetri di Puskesmas PONED

28 Cakupan Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri Dasar di


Puskesmas (PONED)

29 Cakupan desa dengan posyandu lansia aktif


30 Cakupan warga negara Indonesia usia 60 tahun ke atas
mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar

C Seksi Peningkatan Mutu dan Perijinan


1 Persentase Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)
milik Pemerintah terakreditasi utama

2 Cakupan pelayanan rekomendasi perizinan bidang


kesehatan, perizinan SP-PIRT dan Penyehat Tradisional
terdaftar

3 Cakupan mutu pelayanan Puskesmas

4 Cakupan Kepuasan pelayanan di Puskesmas

IV Program Sumber Daya Kesehatan


A Seksi Farmamin dan Perbekalan Kesehatan
1 Cakupan Ketersediaan Obat sesuai Kebutuhan

2 Cakupan penulisan resep obat generik

3 Cakupan pengadaan obat generik

4 Cakupan kesesuaian obat di Puskesmas terhadap Fornas

5 Cakupan Puskesmas dengan Ketersediaan Obat dan Vaksin


Essensial
6 Instalasi Farmasi Puskesmas melakukan Manajemen
Pengelolaan Obat dan Vaksin sesuai standar

7 Cakupan puskesmas yang melakukan pelayanan farmasi


sesuai standar
8 Cakupan POR di Puskesmas

9 Cakupan PIRT yang mendapatkan SPP IRT

10 Cakupan pasar yang mendapat pengawasan makanan


minuman
11 Cakupan Kantin Sehat di Sekolah

B Seksi Pengembangan SDMK-SIK


1 Cakupan puskesmas yang memenuhi 9 jenis tenaga
strategis (dokter, drg, perawat, bidan, farmasi, kesmas,
kesling, gizi dan laborat)

2 Cakupan puskesmas dengan SDMK yang memenuhi 5 jenis


tenaga strategis ( farmasi, kesmas, kesling, gizi dan laborat)

3 Cakupan tenaga kesehatan yang memenuhi standar


kompetensi

4 Jumlah Tenaga Kesehatan yang ditingkatkan


kompetensinya
5 Cakupan Puskesmas melaksanakan SIK berbasis Teknologi
Informasi
6 Cakupan Puskesmas membuat dokumen profil kesehatan
dan profil puskesmas

C Seksi Sarpras dan Alat Kesehatan


1 Ratio puskesmas per jumlah penduduk
2 Cakupan gedung Puskesmas sesuai standar

3 Cakupan gedung Puskesmas Pembantu sesuai standar

4 Kelengkapan ASPAK Puskesmas yang tervalidasi Dinas


Kesehatan

V Pendukung Operasional
A Sub Bagian Perencanaan
1 Cakupan Puskesmas Membuat Dokumen Perencanaan
Tingkat Puskesmas (PTP)
2 Cakupan pelaksanaan Loka Karya Mini di Puskesmas

3 Cakupan Puskesmas Membuat Dokumen Penilaian Kinerja


Puskesmas (PKP)

B Sub Bagian Keuangan


1 Cakupan Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

2 Cakupan dokumen Neraca Keuangan

3 Cakupan Laporan Operasional

4 Cakupan Laporan Arus Kas

5 Cakupan laporan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

C Sub Bagian Umum dan Kepegawaian


1 Cakupan pelayanan kenaikan Pangkat pegawai

2 Cakupan pelayanan kenaikan gaji berkala

3 Cakupan kepemilikan kartu suami/istri pegawai

4 Cakupan kepemilikan kartu pegawai

5 Cakupan kepemilikan kartu TASPEN

6 Cakupan pelayanan SK Pensiun

7 Cakupan kehadiran pegawai sesuai jam kerja

8 Cakupan pembayaran pajak kendaraan dinas tepat waktu

9 Kelengkapan SIMBADA Puskesmas dan Dinas Kesehatan


PENILAIAN KINERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG
SEMESTER I (Bulan Januari - Juni) TAHUN 2019

Hasil
Target
Rumus Indikator Program dan Kegiatan Satuan Sasaran Realisasi
2019 Cakupan
Setahun Semester I

Jumlah penderita gizi kurang pada anak balita (0-60 bulan) % Maksimal 15.5 #DIV/0!
dibagi jumlah semua balita kali 100%
Jumlah penderita gizi buruk pada anak balita (0-60 bulan) % Maksimal 0.5 #DIV/0!
dibagi jumlah semua balita kali 100%
Jumlah penderita stunting (baru dan lama) pada Anak % Maksimal 30.0 #DIV/0!
Baduta (0-48 bulan) dibagi jumlah Anak Baduta (0-48 bulan)
kali 100%

Jumlah Pemberian Makanan Pendamping ASI pada Anak % Minimal 100.0 #DIV/0!
Usia < 24 Bulan dari Keluarga Miskin dibagi jumlah Anak
Usia < 24 Bulan dari Keluarga Miskin kali 100%

Jumlah penderita gizi buruk mendapat perawatan dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah semua penderita gizi buruk ditemukan kali 100%

Jumlah balita umur 7-23 bulan mendapat ASI eksklusif % Minimal 80.0 #DIV/0!
dibagi jumlah balita umur 7-23 bulan kali 100%

Jumlah pemberian makanan pendamping ASI pada bayi % Minimal 100.0 #DIV/0!
Bawah Garis Merah dari keluarga miskin dibagi jumlah bayi
Bawah Garis Merah dari keluarga miskin kali 100%

Jumlah balita dipantau pertumbuhannya minimal 8 kali % Minimal 100.0 #DIV/0!


setahun dibagi jumlah balita yang ada dalam kurun waktu
satu tahun kali 100%

Jumlah baduta yang datang dan ditimbang dibagi jumlah % Minimal 80.0 #DIV/0!
semua baduta yang ada kali 100%
Jumlah balita yang datang dan ditimbang dibagi jumlah % Minimal 80.0 #DIV/0!
semua balita yang ada kali 100%
Jumlah balita yang berada di bawah garis merah dibagi % Minimal 5.0 #DIV/0!
jumlah balita yang ada kali 100%
Jumlah keluarga yang sadar gizi dibagi jumlah keluarga % Minimal 80.0 #DIV/0!
yang ada kali 100%
Jumlah desa/kel rawan gizi dibagi jumlah desa/kel yang ada % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah bayi (6-11 bulan) mendapat kapsul Vit. A sebanyak 1 % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali dalam setahun dibagi jumlah bayi (6-11 bulan) kali 100%

Jumlah balita (12-59 bulan) mendapat kapsul Vit. A % Minimal 100.0 #DIV/0!
sebanyak 2 kali dalam setahun dibagi jumlah balita (12-59
bulan) kali 100%

Jumlah ibu nifas mendapat kapsul Vit. A dibagi Jumlah ibu % Minimal 100.0 #DIV/0!
nifas seluruhnya kali 100%
Jumlah ibu hamil mendapat tablet Fe 90 dibagi mjumnlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
ibu hamil seluruhnya kali 100%
Jumlah ibu hamil dengan LILA <23,5 cm dibagi jumlah ibu % Maksimal 11.0 #DIV/0!
hamil yang ada kali 100%
Jumlah rumah tangga dengan garam beryodium cukup % Minimal 80.0 #DIV/0!
dibagi jumlah rumah tangga seluruhnya kali 100%

Jumlah penduduk dengan konsumsi energi minimal 1400 % Minimal 8.5 #DIV/0!
kkal/kapita/hari per jumlah penduduk Kali 100%
Jumlah penduduk dengan konsumsi energi minimal 2000 % Minimal 35.3 #DIV/0!
kkal/kapita/hari per jumlah penduduk kali 100%

Jumlah desa siaga aktif dibagi jumlah desa seluruhnya kali % Minimal 100.0 #DIV/0!
100%
Jumlah Posyandu Purnama dan Mandiri dibagi jumlah % Minimal 83.8 #DIV/0!
Posyandu seluruhnya kali 100%
Jumlah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Rumah % Minimal 83.0 #DIV/0!
Tangga (RT) Strata Utama dan Paripurna dibagi jumlah
Rumah Tangga (RT) kali 100%

Jumlah rumah tangga sehat dibagi jumlah rumah tangga % Minimal 65.0 #DIV/0!
seluruhnya kali 100%
Jumlah sekolah sehat (PHBS Institusi Pendidikan Dasar) % Minimal 31.24 #DIV/0!
dibagi jumlah sekolah dasar (SD dan MI) kali 100%

Jumlah penyuluhan kesehatan dibagi jumlah sasaran % Minimal 100.0 #DIV/0!


penyuluhan di wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun
kali 100%

Jumlah penyuluhan P3 Napza/P3 Narkoba oleh petugas % Minimal 10.0 #DIV/0!


kesehatan dibagi jumlah penyuluhan seluruhnya kali 100%
Jumlah anggota keluarga yang tidak merokok dibagi jumlah % Minimal 70.0 #DIV/0!
anggota keluarga seluruhnya di wilayah kerjanya dalam
kurun waktu satu tahun kali 100%

Jumlah Sekolah (SMP+SLTA) yang melaksanakan SBH dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah sekolah (SMP+SLTA) yang ada di wilayah kerjanya dalam
kurun waktu satu tahun kali 100%
Jumlah anggota keluarga menjadi peserta JKN dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah semua anggota keluarga dalam kurun waktu satu
tahun kali 100%

Jumlah rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap % Minimal 75.0 #DIV/0!
sanitasi dasar di perkotaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di perkotaan kali 100%

Jumlah rumah tangga dengan akses berkelanjutan terhadap % Minimal 75.0 #DIV/0!
sanitasi dasar di pedesaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%

Jumlah keluarga memiliki akses/meggunakan air bersih % Minimal 100.0 #DIV/0!


dibagi jumlah keluarga yang ada di wilayah kerjanya dalam
kurun waktu satu tahun kali 100%

Jumlah rumah tangga dengan akses terhadap air bersih % Minimal 75.0 #DIV/0!
yang layak di perkotaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%

Jumlah rumah tangga dengan akses terhadap air bersih % Minimal 70.0 #DIV/0!
yang layak di pedesaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%

Jumlah rumah yang memiliki SPAL dibagi jumlah rumah % Minimal 75.0 #DIV/0!
seluruhnya kali 100%
Jumlah penduduk yang memanfaatkan jamban dibagi % Minimal 95.0 #DIV/0!
jumlah penduduk seluruhnya kali 100%
Jumlah desa/kelurahan ODF dibagi jumlah desa seluruhnya % Minimal 90.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah desa melaksanakan Sanitasi Total Berbasis % Minimal 90.0 #DIV/0!
Masyarakat dibagi jumlah desa kali 100%
Jumlah TTU yang memenuhi syarat dibagi jumlah TTU yang % Minimal 80.0 #DIV/0!
ada kali 100%
Jumlah TPM yang memenuhi syarat dibagi jumlah TPM % Minimal 75.0 #DIV/0!
seluruhnya kali 100%
Jumlah rumah sehat dibagi jumlah rumah seluruhnya kali % Minimal 80.0 #DIV/0!
100%
Jumlah Puskesmas yang menyelenggarakan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!
Kesehatan Kerja Dasar dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Jumlah Kelompok Masyarakat yang melaksanakan Kegiatan % Minimal 11.5 #DIV/0!


Olah Raga dibagi jumlah kelompok masyarakat kali 100%

Jumlah jamaah haji yang diukur kebugarannya dibagi jumlah % Minimal 100 #DIV/0!
jamaah haji seluruhnya kali 100%

Jumlah penderita TB BTA Positif sembuh dari pengobatan % Minimal 87.0 #DIV/0!
dibagi Jumlah semua penderita TB BTA positif kali 100%

Jumlah penemuan penderita TBC BTA Positif dibagi jumlah % Minimal 70.0 #DIV/0!
perkiraan suspek TB di wilayah kerja dalam kurun waktu
satu tahun kali 100%

Jumlah penderita TB mendapat pelayanan sesuai standar % Minimal 100.0 #DIV/0!


dibagi jumlah semua penderita TB kali 100%
Jumlah penderita HIV (baru+lama) dibagi jumlah penduduk % Maksimal 0.5 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah orang berisiko HIV mendapat pemeriksaan HIV % Minimal 100.0 #DIV/0!
sesuai standar dibagi semua orang yang berisiko HIV kali
100%

Jumlah penduduk usia 15-24 tahun yang memiliki % Minimal 60.0 #DIV/0!
pengetahuan komprehensif tentang HIV-AIDS dibagi semua
penduduk usia 15-24 tahun kali 100%

Jumlah penderita pneumonia balita ditemukan dibagi jumlah % Minimal 60.0 #DIV/0!
estimasi penderita pneumonia balita kali 100%

Jumlah penderita diare balita ditemukan dibagi jumlah % Minimal 90.0 #DIV/0!
estimasi penderita diare balita kali 100%
Jumlah kematian penderita diare balita dibagi jumlah Maksimal Per 1.0 #DIV/0!
penderita diare balita kali 10.000 10.000
Jumlah penderita diare ditangani sesuai standar dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah penderita diare balita kali 100%
Jumlah penderita malaria dibagi jumlah penduiduk kali 1.000 Maksimal Per 1.0 #DIV/0!
1.000
Jumlah penderita DBD dibagi jumlah penduduk kali 100.000 Maksimal Per 20.0 #DIV/0!
100.000
Jumlah kematian penderita DBD dibagi jumlah penderita % Maksimal 1.0 #DIV/0!
DBD kali 100%
Jumlah penderita DBD ditangani sesuai standar dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah penderita DBD ditemukan kali 100%
Jumlah rumah/bangunan positif jentik nyamuk aedes dibagi % Minimal 95.0 #DIV/0!
jumlah rumah/bangunan diperiksa kali 100%

Jumlah desa/kelurahan UCI dibagi jumlah semua % Minimal 100.0 #DIV/0!


desa/kelurahan kali 100%
Jumlah anak usia 12-23 bulan mendapat imunisasi dasar % Minimal 100.0 #DIV/0!
lengkap dibagi jumlah anak usia 12-23 tahun di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun kali 100%

Jumlah desa/kelurahan UMI dibagi jumlah semua % Minimal 80.0 #DIV/0!


desa/kelurahan kali 100%
Jumlah anak umur 1 tahun mendapatkan imunisasi campak % Minimal 95.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua anak umur 1 tahun kali 100%

Jumlah penderita Acut Flacid Paralysis (AFP) pada anak Minimal Per 2.0 #DIV/0!
usia <15 tahun dibagi jumlah anak usia <15 tahun kali 100.000
100.000

Jumlah anak SD/sederajat mendapatkan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!


imunisasi DT-TT dibagi jumlah sasaran kali 100%
Jumlah anak SD/sederajat mendapatkan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!
imunisasi Campak dibagi jumlah sasaran kali 100%
Jumlah desa/kelurahan mengalami KLB yang dilakukan PE % Minimal 100.0 #DIV/0!
< 24 jam dibagi jumlah desa/kelurahan mengalami KLB kali
100%

Jumlah jamaah haji mendapatkan pembinaan dan % Minimal 100.0 #DIV/0!


pelayanan kesehatan sesuai standar dibagi jumlah jamaah
haji kali 100%

Jumlah Posbindu aktif dibagi jumlah semua Posbindu yang % Minimal 100.0 #DIV/0!
terdaftar kali 100%
Jumlah penderita hipertensi dalam kurun waktu satu % Minimal 34.1 #DIV/0!
tahun per Jumlah penduduk umur ≥15 tahun di wilayah
kerja dalam kurun waktu satu tahun kali 100%
Jumlah penderita hipertensi mendapatkan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!
kesehatan sesuai standar dibagi jumlah penderita hipertensi
kali 100%

Jumlah penderita hipertensi yang berobat teratur dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah penderita hipertensi kali 100%
Jumlah penderita DM dibagi Jumlah penduduk umur ≥15 % Minimal 8.5 #DIV/0!
tahun di wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun kali
100%

Jumlah penderita Diabetes Melitus mendapatkan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!


kesehatan sesuai standar dibagi jumlah penderita Diabetes
Melitus kali 100%

Jumlah penderita ODGJ berat mendapatkan pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!


kesehatan sesuai standar dibagi jumlah penderita ODGJ
berat kali 100%

Jumlah pemeriksaan leher rahim dan payudara pada % Minimal 5.4 #DIV/0!
perempuan usia 30-50 tahun dibagi jumlah perempuan usia
30-50 tahun kali 100%

Jumlah warga negara Indonesia usia 15 s.d. 59 tahun % Minimal 100.0 #DIV/0!
mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar dibagi
Jumlah semua warga negara Indonesia usia 15 s.d. 59
tahun kali 100%

Jumlah kunjungan rawat jalan baru dibagi jumlah semua % Minimal 41.5 #DIV/0!
penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan rawat inap dibagi jumlah semua % Minimal 4.3 #DIV/0!
penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan gigi dan mulut dibagi jumlah semua % Minimal 15.0 #DIV/0!
penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan klinik sanitasi dibagi jumlah semua % Minimal 2.0 #DIV/0!
kunjungan kali 100%
Jumlah kunjungan laboratorium dibagi jumlah semua % Minimal 10.0 #DIV/0!
kunjungan kali 100%
Jumlah kunjungan klinik gizi dibagi jumlah semua kunjungan % Minimal 5.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah pembinaan penyehat tradisional terdaftar dibagi % Minimal 65.0 #DIV/0!
jumlah penyehat tradisional terdaftar kali 100%
Jumlah keluarga sehat dibagi jumlah kepala keluarga kali % Minimal 80.0 #DIV/0!
100%
Jumlah KK yang dikunjungi Perkesmas dibagi jumlah KK % Minimal 80.0 #DIV/0!
dengan IKS <0.5 kali 2.66% dalam wilayah kerjanya selama
satu tahun

Jumlah bayi lahir hidup sampai 1 tahun dibagi jumlah semua Jiwa 0.992 #DIV/0!
bayi lahir hidup
Jumlah kematian neonatal dibagi jumlah semua kelahiran Maksimal Per 7.0 #DIV/0!
hidup kali 1.000 1.000
Jumlah kematian bayi dibagi jumlah semua kelahiran hidup Maksimal Per 12.0 #DIV/0!
kali 1.000 1.000
Jumlah kematian balita dibagi jumlah semua balita kali Maksimal Per 14.0 #DIV/0!
1.000 1.000
Jumlah bayi lahir hidup mendapat pelayanan sesuai standar % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua bayi lahir hidup kali 100%
Jumlah kunjungan bayi dibagi jumlah bayi kali 100% % Minimal 100.0 #DIV/0!
Jumlah balita mendapat pelayanan kesehatan sesuai % Minimal 100.0 #DIV/0!
standar dibagi jumlah semua balita kali 100%
Jumlah neonatal dengan komplikasi yang ditangani dibagi % Minimal 65.0 #DIV/0!
jumlah semua neonatal dengan komplikasi kali 100%

Jumlah bayi BBLR ditangani dibagi jumlah semua bayi % Minimal 100.0 #DIV/0!
BBLR kali 100%
Jumlah anak balita dan anak pra sekolah yang mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan deteksi dini dibagi jumlah anak balita dan anak
pra sekolah kali 100%

Jumlah anak pada usia pendidikan dasar mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!
skrining kesehatan sesuai standar dibagi jumlah anak usia
sekolah dasar seluruhnya kali 100%

Jumlah siswa SD dan sederajat mendapat pemeriksaan % Minimal 100.0 #DIV/0!


kesehatan oleh nakes atau oleh tenaga terlatih/guru
UKS/dokter kecil dibagi jumlah siswa SD dan sederajat kali
100%

Jumlah siswa TK, SLTP, SLTA mendapat pemeriksaan % Minimal 100.0 #DIV/0!
kesehatan oleh nakes atau oleh tenaga terlatih/guru
UKS/dokter kecil dibagi jumlah siswa TK, SLTP, SLTA kali
100%

Jumlah kematian ibu (hamil, melahirkan, nifas) dibagi jumlah Maksimal Per 100.0 #DIV/0!
semua ibu kelahiran hidup kali 100.000 100.000
Jumlah kunjungan ibu hamil (K4) dibagi jumlah semua ibu % Minimal 100.0 #DIV/0!
hamil kali 100%
Jumlah persalinan oleh bidan atau Nakes yang memiliki % Minimal 100.0 #DIV/0!
kompetensi kebidanan dibagi jumlah semua ibu bersalin kali
100%

Jumlah Anggota Keluarga (AK) wanita berusi 10-54 tahun % Minimal 65.0 #DIV/0!
dan pria berusia ≥10 tahun mengikuti KB dibagi jumlah
Anggota Keluarga (AK) wanita berusi 10-54 tahun dan pria
berusia ≥10 tahun di wilayah kerjanya dalam kurun waktu
satu tahun kali 100%

Jumlah persalinan di fasilitas kesehatan dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!


semua ibu bersalin kali 100%
Jumlah bayi yang mendapat pelayanan kunjungan neonatal % Minimal 100.0 #DIV/0!
(K1) dibagi jumlah semua bayi lahir hidup kali 100%

Jumlah komplikasi kebidanan yang ditangani dibagi jumlah % Minimal 90.0 #DIV/0!
semua komplikasi kebidanan kali 100%
Jumlah pelayanan nifas dibagi jumlah semua ibu bersalin % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah ibu hamil mendapat pelayanan kesehatan antenatal % Minimal 100.0 #DIV/0!
sesuai standar dibagi jumlah ibu hamil yang ada kali 100%

Jumlah ibu bersalin mendapatkan pelayanan persalinan % Minimal 100.0 #DIV/0!


sesuai standar dibagi jumlah semua ibu bersalin kali 100%

Jumlah ibu hamil risiko tinggi ditangani dibagi jumlah ibu % Minimal 100.0 #DIV/0!
hamil risiko tinggi kali 100%
Jumlah ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
semua ibu hamil risiko tinggi yang ditangani kali 100%

Jumlah Puskesmas PONED Aktif dibagi jumlah semua % Minimal 100.0 #DIV/0!
Puskesmas PONED kali 100%
Jumlah pelayanan persalinan di Puskesmas PONED dibagi % Minimal 15.0 #DIV/0!
Jumlah semua Ibu Hamil di Puskesmas PONED kali 100%

Jumlah Pelayanan Kegawatdaruratan Obstetri Dasar di % Minimal 100.0 #DIV/0!


Puskesmas (PONED) dibagi Jumlah Puskesmas PONED
kali 100%

Jumlah Posyandu Lansia aktif dibagi jumlah semua % Minimal 80.0 #DIV/0!
Posyandu Lansia terdaftar kali 100%
Jumlah warga negara Indonesia usia 60 tahun ke atas % Minimal 100.0 #DIV/0!
mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar dibagi
Jumlah semua warga negara Indonesia usia 60 tahun ke
atas kali 100%

Jumlah FKTP milik Pemerintah yang terakreditasi minimal % Minimal 19.23 #DIV/0!
utama per jumlah FKTP milik Pemerintah yang ada di
wilayah kerja dalam waktu satu tahun kali 100%

Jumlah sarana pelayanan kesehatan swasta berijin, % Minimal 80.0 #DIV/0!


pengobat tradisional terdaftar dan perijinan SP-PIRT per
jumlah sarana pelayanan yang ada kali 100%

Jumlah Puskesmas dengan mutu pelayanan >90% dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah Puskesmas dengan kepuasan pelayanan >90% % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Jumlah obat yang tersedia sesuai kebutuhan dibagi jumlah % Minimal 97.0 #DIV/0!
kebutuhan obat kali 100%
Jumlah penulisan resep obat generik dibagi jumlah resep % Minimal 97.0 #DIV/0!
seluruhnya kali 100%
Jumlah pengadaan obat generik dibagi jumlah pengadaan % Minimal 96.0 #DIV/0!
obat kali 100%
Jumlah kesesuaian obat di Puskesmas terhadap Fornas % Minimal 90.0 #DIV/0!
dibagi jumlah obat di Puskesmas terhadap Fornas kali 100%

Jumlah Puskesmas dengan Ketersediaan Obat dan Vaksin % Minimal 85.0 #DIV/0!
Essensial dibagi jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah Instalasi Farmasi Puskesmas melakukan % Minimal 70.0 #DIV/0!
Manajemen Pengelolaan Obat dan Vaksin sesuai standar
dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Jumlah puskesmas yang melakukan pelayanan farmasi % Minimal 60.0 #DIV/0!


sesuai standar dibagi jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah POR di Puskesmas dibagi jumlah Puskesmas kali % Minimal 70.0 #DIV/0!
100%

Jumlah PIRT yang mendapatkan SPP PIRT dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
PIRT seluruhnya kali 100%
Jumlah pasar yang mendapat pengawasan makanan % Minimal 100.0 #DIV/0!
minuman dibagi jumlah pasar seluruhnya kali 100%
Jumlah Kantin Sehat di Sekolah dibagi jumlah sekolah kali % Minimal 10.0 #DIV/0!
100%

Jumlah puskesmas yang memenuhi 9 jenis tenaga strategis % Minimal 4.0 #DIV/0!
(dokter, drg, perawat, bidan, farmasi, kesmas, kesling, gizi
dan laborat) dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Jumlah puskesmas dengan SDMK yang memenuhi 5 jenis % Minimal 14.0 #DIV/0!
tenaga strategis ( farmasi, kesmas, kesling, gizi dan laborat)
dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Jumlah tenaga kesehatan dengan pendidikan sesuai % Minimal 90.0 #DIV/0!


standar dibagi jumlah tenaga kesehatan yang ada kali 100%

Jumlah Tenaga Kesehatan yang ditingkatkan Orang 100 #DIV/0!


kompetensinya
Prosentase penggunaan aplikasi SIK di Puskesmas % Minimal 100.0 #DIV/0!

Jumlah Puskesmas membuat dokumen profil kesehatan dan % Minimal 100.0 #DIV/0!
profil puskesmas dibagi jumlah Puskesmas kali 100%

Ratio puskesmas per jumlah penduduk % Minimal 1/31.000 #DIV/0!


Jumlah gedung Puskesmas sesuai standar dibagi jumlah % Minimal 84.6 #DIV/0!
Puskesmas kali 100%
Jumlah gedung Puskesmas Pembantu sesuai standar dibagi % Minimal 73.17 #DIV/0!
jumlah Puskesmas Pembantu kali 100%
Prosentase kelengkapan sarana prasarana dan alat % Minimal 100.0 #DIV/0!
kesehatan pada aplikasi ASPAK tervalidasi Dinas Kesehatan

Jumlah Puskesmas membuat dokumen PTP (Renstra, RUK, % Minimal 100.0 #DIV/0!
RPK) dibagi jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah pelaksanaan Loka Karya Mini di Puskesmas dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah Loka Karya Mini (bulanan dan triwulan) kali 100%

Jumlah Puskesmas Membuat Dokumen Penilaian Kinerja % Minimal 100.0 #DIV/0!


Puskesmas (PKP) dibagi jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
kegiatan (DPA) kali 100%
Jumlah dokumen Neraca Keuangan dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
Puskesmas dan Dinkes kali 100%
Jumlah Laporan Operasional dibagi jumlah Puskesmas dan % Minimal 100.0 #DIV/0!
Dinkes kali 100%
Jumlah Laporan Arus Kas dibagi jumlah Puskesmas dan % Minimal 100.0 #DIV/0!
Dinkes kali 100%
Jumlah laporan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK) % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah Puskesmas dan Dinkes kali 100%

Jumlah kenaikan Pangkat pegawai dibagi jumlah pegawai % Minimal 100.0 #DIV/0!
yang naik pangkat kali 100%
Jumlahkenaikan gaji berkala dibagi jumlah pegawai yang % Minimal 100.0 #DIV/0!
naik gaji berkala kali 100%
Jumlah kepemilikan kartu suami/istri pegawai dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
pegawai kali 100%
Jumlah kepemilikan kartu pegawai dibagi jumlah pegawai % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah kepemilikan kartu TASPEN dibagi jumlah pegawai % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah SK Pensiun dibagi jumlah pegawai yang pensiun % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah kehadiran pegawai sesuai jam kerja dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
pegawai kali 100%
Jumlah pembayaran pajak kendaraan dinas tepat waktu % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah kendaraan dinas (roda 2 dan 4) kali 100%

Prosentase kelengkapan sarana prasarana dan alat % Minimal 100.0 #DIV/0!


kesehatan pada aplikasi SIMBADA
Keterangan
PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS
DINAS KESEHATAN KABUPATEN TEMANGGUNG TAHUN 2019 S

No Upaya Kesehatan Tujuan Indikator Kinerja

A Upaya Kesehatan Perorangan


1 Pelayanan rawat jalan Meningkatkan akses pelayanan rawat 1 Cakupan kunjungan rawat jalan
jalan (kunjungan baru) di Puskesmas
2 Pelayanan rawat inap Meningkatkan akses pelayanan rawat 2 Cakupan kunjungan rawat inap di
inap Puskesmas
3 Pelayanan gigi dan mulut Meningkatkan akses pelayanan gigi 3 Cakupan pelayanan gigi mulut
dan mulut
4 Pelayanan klinik sanitasi Meningkatkan akses pelayanan klinik 4 Cakupan kunjungan klinik sanitasi
sanitasi
5 Pelayanan klinik gizi Meningkatkan akses pelayanan klinik 5 Cakupan kunjungan klinik gizi
gizi
6 Pelayanan laboratorium Meningkatkan akses pelayanan 6 Cakupan pelayanan laboratorium
laboratorium puskesmas
7 Pelayanan IVA Meningkatkan akses pelayanan IVA 7 Cakupan pemeriksaan leher rahim
dan payudara pada perempuan usia
30-50 tahun

8 Pelayanan PTM Meningkatkan akses pelayanan PTM 8 Penemuan penderita hipertensi

9 Cakupan penderita hipertensi


mendapatkan pelayanan kesehatan
sesuai standar

10 Penemuan penderita Diabetes Melitus


(DM)

11 Cakupan penderita Diabetes Melitus


mendapatkan pelayanan kesehatan
sesuai standar

12 Cakupan orang dengan gangguan


jiwa (ODGJ) berat mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar

9 Pelayanan keshatan Anak Meningkatkan akses pelayanan anak 13 Cakupan Kunjungan Bayi

14 Cakupan Neonatal dengan Komplikasi


yang Ditangani

15 Cakupan bayi berat badan lahir


rendah ditangani
16 Cakupan bayi baru lahir mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar

17 Cakupan balita mendapatkan


pelayanan kesehatan sesuai standar

18 Cakupan anak pada usia pendidikan


dasar mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar

10 Pelayanan kebidanan Meningkatkan akses pelayanan 19 Cakupan Pertolongan Persalinan oleh


kebidanan Bidan atau Tenaga Kesehatan yang
Memiliki Kompetensi Kebidanan

20 Cakupan Pertolongan Persalinan di


fasilitas kesehatan

21 Cakupan Komplikasi Kebidanan yang


Ditangani

22 Cakupan Pelayanan Nifas

23 Cakupan ibu hamil mendapat


pelayanan kesehatan antenatal sesuai
standar

24 Cakupan ibu bersalin mendapatkan


pelayanan persalinan sesuai standar

25 Cakupan Ibu hamil risiko tinggi yang


ditangani

26 Cakupan Ibu hamil risiko tinggi yang


dirujuk

27 Cakupan Puskesmas PONED aktif

28 Cakupan Pelayanan Obstetri di


Puskesmas PONED

29 Cakupan Pelayanan
Kegawatdaruratan Obstetri Dasar di
Puskesmas (PONED)

11 Pelayanan kesehatan usia produktif Meningkatkan akses pelayanan usia 30 Cakupan warga negara Indonesia usia
produktif 15 s.d. 59 tahun mendapatkan
skrining kesehatan sesuai standar
12 Pelayanan kesehatan usia lanjut Meningkatkan akses pelayanan usia 31 Cakupan warga negara Indonesia usia
lanjut 60 tahun ke atas mendapatkan
skrining kesehatan sesuai standar

13 Pelayanan Kefarmasian Tersedianya obat sesuai kebutuhan 32 Cakupan Ketersediaan Obat sesuai
Kebutuhan

33 Cakupan penulisan resep obat generik

34 Cakupan Puskesmas dengan


Ketersediaan Obat dan Vaksin
Essensial
35 Cakupan puskesmas yang melakukan
pelayanan farmasi sesuai standar

36 Cakupan Pemberian Obat Rasional


(POR) di Puskesmas

B UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT


1 Gizi masyarakat Meningkatkan gizi masyarakat 1 Prevalensi Gizi Kurang (underweight)
pada Anak Balita (0-60 bulan)

2 Prevalensi Gizi Buruk pada Anak


Balita (0-60 bulan)

3 Prevalensi Stunting (pendek dan


sangat pendek) pada Anak Baduta (0-
48 bulan)

4 Cakupan Pemberian Makanan


Pendamping ASI pada Anak Usia < 24
Bulan dari Keluarga Miskin

5 Cakupan Balita Gizi Buruk Mendapat


Perawatan

6 Cakupan balita umur 7-23 bulan


mendapat ASI Eksklusif

7 Cakupan pemberian makanan


pendamping ASI pada bayi Bawah
Garis Merah dari keluarga miskin

8 Cakupan pertumbuhan balita dipantau


9 Cakupan Baduta yang datang dan
ditimbang (D/S)

10 Cakupan Balita yang datang dan


ditimbang (D/S)

11 Cakupan Balita Bawah Garis merah


(BGM)

12 Cakupan Keluarga Sadar Gizi

13 Cakupan desa bebas rawan gizi

Prevalensi anemi pada ibu hamil

14 Cakupan bayi (6-11 bulan) mendapat


kapsul Vitamin A 1 kali

15 Cakupan balita (12-59 bulan)


mendapat kapsul Vitamin A 2 kali

16 Cakupan Ibu Nifas mendapat kapsul


Vitamin A

17 Cakupan ibu hamil mendapat tablet


Fe 90

18 Cakupan Ibu Hamil Kurang Energi


Kronik (KEK)

19 Cakupan RT dengan garam


beryodium cukup

20 Proporsi penduduk dengan konsumsi


energi minimal 1400 kkal/kapita/hari

21 Proporsi penduduk dengan konsumsi


energi minimal 2000 kkal/kapita/hari

2 Pemberdayaan masyarakat Meningkatkan pemberdayaan 22 Cakupan desa siaga aktif


masyarakat
23 Cakupan Posyandu Purnama Dan
Mandiri

24 Cakupan Perilaku Hidup Bersih dan


Sehat (PHBS) Rumah Tangga (RT)
Strata Utama dan Paripurna
25 Cakupan rumah tangga sehat

26 Cakupan sekolah sehat (PHBS


Institusi Pendidikan Dasar)

27 Saka Bhakti Husada

28 Cakupan anggota keluarga menjadi


peserta JKN

3 Promosi kesehatan Meningkatkan promosi kesehatan 29 Cakupan penyuluhan Kesehatan

30 Cakupan penyuluhan P3 NAPZA /P3


NARKOBA oleh petugas Kesehatan

31 Cakupan anggota keluarga tidak ada


yang merokok

4 Penyehatan lingkungan Meningkatkan penyehatan lingkungan 32 Proporsi Rumah Tangga dengan


Akses Berkelanjutan terhadap
Sanitasi Dasar Perkotaan

33 Proporsi Rumah Tangga dengan


Akses Berkelanjutan terhadap
Sanitasi Dasar Pedesaan

34 Cakupan keluarga memiliki


akses/menggunakan air bersih

35 Cakupan Rumah Tangga dengan


Akses Terhadap Air Bersih yang Layak
di Perkotaan

36 Cakupan Rumah Tangga dengan


Akses terhadap Air Bersih yang Layak
di Pedesaan

37 Cakupan rumah yang memiliki SPAL

38 Cakupan penduduk yang


akses/memanfaatkan jamban
39 Cakupan desa stop buang air besar
sembarangan (ODF)
40 Cakupan desa melaksanakan Sanitasi
Total Berbasis Masyarakat

41 Cakupan Tempat Tempat Umum (TTU)


yang memenuhi syarat
42 Cakupan Tempat Pengolahan
Makanan (TPM) yang memenuhi
syarat
43 Cakupan rumah sehat

44 Cakupan Puskesmas yang


menyelenggarakan pelayanan
Kesehatan Kerja Dasar

5 Kesehatan olah raga Meningkatkan kesehatan olah raga 45 Cakupan Kelompok Masyarakat yang
melaksanakan Kegiatan OR

46 Cakupan jamaah haji yang diukur


kebugarannya

6 Pencegahan dan Penanggulangan Menurunkan angka kesakitan dan 47 Angka Keberhasilan Pengobatan
Penyakit Menular kematian penyakit menular Semua Kasus TB (Treatment Succes
Rate/TSR)
48 Angka Penemuan semua Kasus TBC
(Case Detection Rate/CDR)

49 Cakupan orang dengan TB


mendapatkan pelayanan TB sesuai
standar.
50 Prevalensi penduduk dengan HIV

51 Setiap orang berisiko terinfeksi HIV


(ibu hamil, pasien TB, pasien IMS,
waria/transgender, pengguna napza,
dan warga binaan lembaga
pemasyarakatan) mendapatkan
pemeriksaan HIV sesuai standar
52 Proporsi Penduduk Usia 15 - 24
Tahun yang Memiliki Pengetahuan
tentang HIV/AIDS

53 Cakupan Penemuan Penderita


Pneumonia Balita

54 Cakupan Penemuan Penderita Diare


55 CFR (Angka Kematian) Diare per
10.000 Penduduk)

56 Cakupan Penderita diare Yang


ditangani

57 Angka Penemuan Kasus Malaria per


1.000 Penduduk
58 Inciden Rate DBD (Demam Berdarah
Dengue) per 100.000 Penduduk

Angka penemuan kasus baru kusta

59 CFR atau Angka Kematian DBD


(Demam Berdarah Dengue)
60 Penderita DBD (Demam Berdarah
Dengue) yang Ditangani

61 Rumah/bangunan bebas jentik


nyamuk aedes

7 Imunisasi Meningkatkan kekebalan masyarakat 62 Cakupan Desa atau Kelurahan


terhadap penyakit yang dapat Universal Child Immunisation (UCI)
dicegah dengan imunisasi
63 Cakupan anak mendapat imunisasi
dasar lengkap
64 Cakupan desa/kelurahan Universal
Mother Imunisation (UMI)

65 Persentase Anak Umur 1 Tahun


diimunisasi Campak

66 Cakupan anak sekolah pada anak


SD/sederajat mendapat pelayanan
imunisasi DT-TT
67 Cakupan anak sekolah pada anak
SD/sederajat mendapat pelayanan
imunisasi campak
8 Surveilan Penyakit Meningkatkan kewaspadaan 68 Cakupan desa/kelurahan mengalami
terjhadap penyakit potensi KLB KLB yang dilakukan penyelidikan
epidemiologi < 24 jam

69 Cakupan pembinaan & pelayanan


kesehatan haji sesuai standart

70 Acut Flacid Paralysis (AFP) rate per


100.000 penduduk usia < 15 tahun
9 Pencegahan dan Penanggulangan Menurunkan angka kesakitan dan 71 Cakupan desa melaksanakan
Penyakit Tidak Menular kematian penyakit tidak menular Posbindu

72 Cakupan penderita hipertensi yang


berobat teratur

10 Kesehatan tradisional Meningkatkan kesehatan tradisional 73 Cakupan pembinaan penyehat


tradisional terdaftar

11 Perkesmas Terlaksananya Perkesmas 74 Cakupan kunjungan perkesmas

75 Indek Keluarga Sehat

12 Kesehatan anak Meningkatkan kesehatan anak dan 76 Angka Kelangsungan Hidup Bayi
penurunan angka kematian bayi dan
anak
77 Angka Kematian Neonatal per 1.000
Kelahiran Hidup
78 Angka Kematian Bayi per 1.000
Kelahiran Hidup
79 Angka Kematian Balita per 1.000
Kelahiran Hidup
80 Cakupan deteksi dini tumbuh
kembang anak balita dan pra sekolah

81 Cakupan pemeriksaan kesehatan


siswa SD dan setingkat oleh tenaga
kesehatan atau tenaga terlatih /guru
UKS/dokter kecil

82 Cakupan pemeriksaan kesehatan


siswa TK, SLTP,SLTA dan setingkat
oleh tenaga kesehatan atau tenaga
terlatih/guru UKS/kader kesehatan
sekolah
13 Kesehatan IBU Meningkatkan kesehatan ibu dan 83 Angka Kematian Ibu per 100.000
penurunan angka kematian ibu Kelahiran Hidup

84 Cakupan Kunjungan Ibu Hamil K4

85 Cakupan Keluarga mengikuti program


KB

86 Cakupan Kunjungan Neonatus (KN1)


14 Kesehatan Usia Lanjut Meningkatkan kesehatan dan 87 Cakupan desa dengan posyandu
kemandirian usia lanjut lansia aktif

15 Kesehatan makan minum anak sekolah Terpantaunya makanan jajan anak 88 Cakupan Kantin Sehat di Sekolah
sekolah
C MANAJEMEN
1 Mutu Pelayanan Meningkatkan mutu pelayanan 1 Akreditasi Puskesmas
Puskesmas
2 Cakupan mutu pelayanan Puskesmas

3 Cakupan Kepuasan pelayanan di


Puskesmas
2 Sumber Daya Kesehatan Meningkatkan sumber daya 4 Cakupan tenaga kesehatan yang
kesehatan memenuhi standar kompetensi

5 Puskesmas melaksanakan SIK


berbasis Teknologi Informasi
6 Ketersediaan dokumen profil
kesehatan di puskesmas
3 Manajemen Puskesmas Meningkatkan pelaksanaan 7 Ketersediaan Dokumen Perencanaan
manajemen Puskesmas Tingkat Puskesmas (PTP)
8 Cakupan pelaksanaan Loka Karya
Mini di Puskesmas

9 Ketersediaan Dokumen Penilaian


Kinerja Puskesmas (PKP)
4 Manajemen keuangan Meningkatkan manjemen keuangan 10 Cakupan Laporan Realisasi Anggaran
Puskesmas (LRA)

11 Ketersediaan dokumen Neraca


Keuangan
12 Ketersediaan Laporan Operasional

13 Ketersediaan Laporan Arus Kas


14 Ketersediaan laporan Catatan Atas
Laporan Keuangan (CALK)
5 Kedisiplinan Meningkatkan kedisiplinan pegawai 15 Cakupan kehadiran pegawai sesuai
jam kerja
6 Manajemen Aset Meningkatkan manajemen aset 16 Kelengkapan ASPAK Puskesmas

17 Kelengkapan SIMBADA Puskesmas


AIAN KINERJA PUSKESMAS
EMANGGUNG TAHUN 2019 SEMESTER I (Januari - Juni)

Hasil
Target
Cara Perhitungan Satuan Sasaran Realisasi Keterangan
2019 Cakupan
Setahun Semester I

Jumlah kunjungan rawat jalan baru dibagi % Minimal 41.5 #DIV/0!


jumlah semua penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan rawat inap dibagi % Minimal 4.0 #DIV/0!
jumlah semua penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan gigi dan mulut dibagi % Minimal 15.0 #DIV/0!
jumlah semua penduduk kali 100%
Jumlah kunjungan klinik sanitasi dibagi % Minimal 2.0 #DIV/0!
jumlah semua kunjungan kali 100%
Jumlah kunjungan klinik gizi dibagi jumlah % Minimal 5.0 #DIV/0!
semua kunjungan kali 100%
Jumlah kunjungan laboratorium dibagi % Minimal 10.0 #DIV/0!
jumlah semua kunjungan kali 100%
Jumlah pemeriksaan leher rahim dan % Minimal 5.4 #DIV/0!
payudara pada perempuan usia 30-50
tahun dibagi jumlah perempuan usia 30-
50 tahun kali 100%
Jumlah penderita hipertensi dalam kurun % Minimal 34.1 #DIV/0!
waktu satu tahun per Jumlah penduduk di
wilayah kerja dalam kurun waktu satu
tahun yang sama kali 100%
Jumlah penderita hipertensi mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan kesehatan sesuai standar
dibagi jumlah penderita hipertensi kali
100%
Jumlah penderita DM dalam kurun waktu % Minimal 8.5 #DIV/0!
satu tahun per Jumlah penduduk di
wilayah kerja dalam kurun waktu satu
tahun yang sama kali 100%
Jumlah penderita Diabetes Melitus % Minimal 100.0 #DIV/0!
mendapatkan pelayanan kesehatan
sesuai standar dibagi jumlah penderita
Diabetes Melitus kali 100%
Jumlah penderita ODGJ berat % Minimal 100.0 #DIV/0!
mendapatkan pelayanan kesehatan
sesuai standar dibagi jumlah penderita
ODGJ berat kali 100%
Jumlah kunjungan bayi dibagi jumlah bayi % Minimal 100.0 #DIV/0!
kali 100%
Jumlah neonatal dengan komplikasi yang % Minimal 65.0 #DIV/0!
ditangani dibagi jumlah semua neonatal
dengan komplikasi kali 100%
Jumlah bayi BBLR ditangani dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
semua bayi BBLR kali 100%
Jumlah bayi lahir hidup mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan sesuai standar dibagi jumlah
semua bayi lahir hidup kali 100%
Jumlah balita mendapat pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!
kesehatan sesuai standar dibagi jumlah
semua balita kali 100%
Jumlah anak pada usia pendidikan dasar % Minimal 100.0 #DIV/0!
mendapatkan skrining kesehatan sesuai
standar dibagi jumlah anak usia sekolah
dasar seluruhnya kali 100%
Jumlah persalinan oleh bidan atau Nakes % Minimal 100.0 #DIV/0!
yang memiliki kompetensi kebidanan
dibagi jumlah semua ibu bersalin kali
100%
Jumlah persalinan di fasilitas kesehatan % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua ibu bersalin kali
100%
Jumlah komplikasi kebidanan yang % Minimal 90.0 #DIV/0!
ditangani dibagi jumlah semua komplikasi
kebidanan kali 100%
Jumlah pelayanan nifas dibagi jumlah % Minimal 95.0 #DIV/0!
semua ibu bersalin kali 100%

Jumlah ibu hamil mendapat pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!


kesehatan antenatal sesuai standar dibagi
jumlah ibu hamil yang ada kali 100%

Jumlah ibu bersalin mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!


pelayanan persalinan sesuai standar
dibagi jumlah semua ibu bersalin kali
100%
Jumlah ibu hamil risiko tinggi ditangani % Minimal 97.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua ibu hamil risiko tnggi
kali 100%
Jumlah ibu hamil risiko tinggi yang dirujuk % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua ibu hamil risiko tinggi
yang ditangani kali 100%
Jumlah Puskesmas PONED Aktif dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah semua Puskesmas PONED kali
100%
Jumlah pelayanan persalinan di % Minimal 15.0 #DIV/0!
Puskesmas PONED dibagi Jumlah semua
Ibu Hamil di Puskesmas PONED kali
100%
Jumlah Pelayanan Kegawatdaruratan % Minimal 100.0 #DIV/0!
Obstetri Dasar di Puskesmas (PONED)
dibagi Jumlah Puskesmas PONED kali
100%
Jumlah warga negara Indonesia usia 15 % Minimal 100.0 #DIV/0!
s.d. 59 tahun mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar dibagi Jumlah
semua warga negara Indonesia usia 15
s.d. 59 tahun kali 100%
Jumlah warga negara Indonesia usia 60 % Minimal 100.0 #DIV/0!
tahun ke atas mendapatkan skrining
kesehatan sesuai standar dibagi Jumlah
semua warga negara Indonesia usia 60
tahun ke atas kali 100%
Jumlah obat yang tersedia sesuai % Minimal 97.0 #DIV/0!
kebutuhan dibagi jumlah kebutuhan obat
kali 100%
Jumlah penulisan resep obat generik % Minimal 97.0 #DIV/0!
dibagi jumlah resep seluruhnya kali 100%

Jumlah Puskesmas dengan Ketersediaan % Minimal 85.0 #DIV/0!


Obat dan Vaksin Essensial dibagi jumlah
Puskesmas kali 100%
Jumlah puskesmas yang melakukan % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan farmasi sesuai standar dibagi
jumlah Puskesmas kali 100%
Jumlah POR di Puskesmas dibagi jumlah % Minimal 70.0 #DIV/0!
Puskesmas kali 100%

Jumlah penderita gizi kurang pada anak % Maksimal 15.5 #DIV/0!


balita (0-60 bulan) dibagi jumlah semua
balita kali 100%
Jumlah penderita gizi buruk pada anak % Maksimal 0.5 #DIV/0!
balita (0-60 bulan) dibagi jumlah semua
balita kali 100%
Jumlah penderita stunting (baru dan % Maksimal 30.0 #DIV/0!
lama) pada Anak Baduta (0-48 bulan)
dibagi jumlah Anak Baduta (0-48 bulan)
kali 100%
Jumlah Pemberian Makanan Pendamping % Minimal 100.0 #DIV/0!
ASI pada Anak Usia < 24 Bulan dari
Keluarga Miskin dibagi jumlah Anak Usia
< 24 Bulan dari Keluarga Miskin kali 100%

Jumlah penderita gizi buruk mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!


perawatan dibagi jumlah semua penderita
gizi buruk ditemukan kali 100%
Jumlah balita umur 7-23 bulan mendapat % Minimal 80.0 #DIV/0!
ASI eksklusif dibagi jumlah balita umur 7-
23 bulan kali 100%
Jumlah pemberian makanan pendamping % Minimal 100.0 #DIV/0!
ASI pada bayi Bawah Garis Merah dari
keluarga miskin dibagi jumlah bayi
Bawah Garis Merah dari keluarga miskin
kali 100%
Jumlah balita dipantau pertumbuhannya % Minimal 100.0 #DIV/0!
minimal 8 kali setahun dibagi jumlah balita
yang ada dalam kurun waktu satu tahun
kali 100%
Jumlah baduta yang datang dan % Minimal 80.0 #DIV/0!
ditimbang dibagi jumlah semua baduta
yang ada kali 100%
Jumlah balita yang datang dan ditimbang % Minimal 80.0 #DIV/0!
dibagi jumlah semua balita yang ada kali
100%
Jumlah balita yang berada di bawah garis % Minimal 5.0 #DIV/0!
merah dibagi jumlah balita yang ada kali
100%
Jumlah keluarga yang sadar gizi dibagi % Minimal 80.0 #DIV/0!
jumlah keluarga yang ada kali 100%
Jumlah desa/kel rawan gizi dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
desa/kel yang ada kali 100%
Jumlah ibu hamil dengan kadar Hb < 11 % Minimal 20.0 #DIV/0!
gram/dl yang diperiksa pada saat
kunjungan pertama (K1) dibagi jumlah
seluruh ibu hamil yang diperiksa disuatu
wilayah pada periode tertentu kali 100%
Jumlah bayi (6-11 bulan) mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
kapsul Vit. A sebanyak 1 kali dalam
setahun dibagi jumlah bayi (6-11 bulan)
kali 100%
Jumlah balita (12-59 bulan) mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
kapsul Vit. A sebanyak 2 kali dalam
setahun dibagi jumlah balita (12-59 bulan)
kali 100%
Jumlah ibu nifas mendapat kapsul Vit. A % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi Jumlah ibu nifas seluruhnya kali
100%
Jumlah ibu hamil mendapat tablet Fe 90 % Minimal 100.0 #DIV/0!
dibagi mjumnlah ibu hamil seluruhnya kali
100%
Jumlah ibu hamil dengan LILA <23,5 cm % Maksimal 11.0 #DIV/0!
dibagi jumlah ibu hamil yang ada kali
100%
Jumlah rumah tangga dengan garam % Minimal 80.0 #DIV/0!
beryodium cukup dibagi jumlah rumah
tangga seluruhnya kali 100%
Jumlah penduduk dengan konsumsi % Minimal 8.5 #DIV/0!
energi minimal 1400 kkal/kapita/hari per
jumlah penduduk Kali 100%
Jumlah penduduk dengan konsumsi % Minimal 35.3 #DIV/0!
energi minimal 2000 kkal/kapita/hari per
jumlah penduduk kali 100%
Jumlah desa siaga aktif dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
desa seluruhnya kali 100%
Jumlah Posyandu Purnama dan Mandiri % Minimal 83.8 #DIV/0!
dibagi jumlah Posyandu seluruhnya kali
100%
Jumlah Perilaku Hidup Bersih dan Sehat % Minimal 83.0 #DIV/0!
(PHBS) Rumah Tangga (RT) Strata
Utama dan Paripurna dibagi jumlah
Rumah Tangga (RT) kali 100%
Jumlah rumah tangga sehat dibagi jumlah % Minimal 65.0 #DIV/0!
rumah tangga seluruhnya kali 100%

Jumlah sekolah sehat (PHBS Institusi % Minimal 31.24 #DIV/0!


Pendidikan Dasar) dibagi jumlah sekolah
dasar (SD dan MI) kali 100%
Jumlah Sekolah (SMP+SLTA) yang % Minimal 100.0 #DIV/0!
melaksanakan SBH dibagi jumlah sekolah
(SMP+SLTA) yang ada di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun
kali 100%
Jumlah anggota keluarga menjadi peserta % Minimal 100.0 #DIV/0!
JKN dibagi jumlah semua anggota
keluarga dalam kurun waktu satu tahun
kali 100%
Jumlah penyuluhan kesehatan dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah sasaran penyuluhan di wilayah
kerja dalam kurun waktu satu tahun kali
100%
Jumlah penyuluhan P3 Napza/P3 % Minimal 10.0 #DIV/0!
Narkoba oleh petugas kesehatan dibagi
jumlah penyuluhan seluruhnya kali 100%
Jumlah anggota keluarga yang tidak % Minimal 70.0 #DIV/0!
merokok dibagi jumlah anggota keluarga
seluruhnya di wilayah kerjanya dalam
kurun waktu satu tahun kali 100%
Jumlah rumah tangga dengan akses % Minimal 75.0 #DIV/0!
berkelanjutan terhadap sanitasi dasar di
perkotaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di perkotaan kali 100%
Jumlah rumah tangga dengan akses % Minimal 75.0 #DIV/0!
berkelanjutan terhadap sanitasi dasar di
pedesaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%
Jumlah keluarga memiliki % Minimal 100.0 #DIV/0!
akses/meggunakan air bersih dibagi
jumlah keluarga yang ada di wilayah
kerjanya dalam kurun waktu satu tahun
kali 100%
Jumlah rumah tangga dengan akses % Minimal 75.0 #DIV/0!
terhadap air bersih yang layak di
perkotaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%
Jumlah rumah tangga dengan akses % Minimal 70.0 #DIV/0!
terhadap air bersih yang layak di
pedesaan dibagi jumlah rumah tangga
seluruhnya di pedesaan kali 100%
Jumlah rumah yang memiliki SPAL dibagi % Minimal 75.0 #DIV/0!
jumlah rumah seluruhnya kali 100%

Jumlah penduduk yang memanfaatkan % Minimal 95.0 #DIV/0!


jamban dibagi jumlah penduduk
seluruhnya kali 100%
Jumlah desa/kelurahan ODF dibagi % Minimal 90.0 #DIV/0!
jumlah desa seluruhnya kali 100%
Jumlah desa melaksanakan Sanitasi Total % Minimal 15.6 #DIV/0!
Berbasis Masyarakat dibagi jumlah desa
kali 100%
Jumlah TTU yang memenuhi syarat dibagi % Minimal 80.0 #DIV/0!
jumlah TTU yang ada kali 100%
Jumlah TPM yang memenuhi syarat % Minimal 75.0 #DIV/0!
dibagi jumlah TPM seluruhnya kali 100%

Jumlah rumah sehat dibagi jumlah rumah % Minimal 80.0 #DIV/0!


seluruhnya kali 100%
Jumlah Puskesmas yang % Minimal 100.0 #DIV/0!
menyelenggarakan pelayanan Kesehatan
Kerja Dasar dibagi jumlah Puskesmas kali
100%
Jumlah Kelompok Masyarakat yang % Minimal 11.5 #DIV/0!
melaksanakan Kegiatan Olah Raga dibagi
jumlah kelompok masyarakat kali 100%

Jumlah jamaah haji yang diukur % Minimal 100 #DIV/0!


kebugarannya dibagi jumlah jamaah haji
seluruhnya kali 100%
Jumlah penderita TB BTA Positif sembuh % Minimal 87.0 #DIV/0!
dari pengobatan dibagi Jumlah semua
penderita TB BTA positif kali 100%
Jumlah penemuan penderita TBC BTA % Minimal 70.0 #DIV/0!
Positif dibagi jumlah perkiraan suspek TB
di wilayah kerja dalam kurun waktu satu
tahun kali 100%
Jumlah penderita TB mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan sesuai standar dibagi jumlah
semua penderita TB kali 100%
Jumlah penderita HIV (baru+lama) dibagi % Maksimal 0.5 #DIV/0!
jumlah penduduk kali 100%
Jumlah orang berisiko HIV mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pemeriksaan HIV sesuai standar dibagi
semua orang yang berisiko HIV kali 100%

Jumlah penduduk usia 15-24 tahun yang % Minimal 60.0 #DIV/0!


memiliki pengetahuan komprehensif
tentang HIV-AIDS dibagi semua
penduduk usia 15-24 tahun kali 100%
Jumlah penderita pneumonia balita % Minimal 60.0 #DIV/0!
ditemukan dibagi jumlah estimasi
penderita pneumonia balita kali 100%
Jumlah penderita diare balita ditemukan % Minimal 90.0 #DIV/0!
dibagi jumlah estimasi penderita diare
balita kali 100%
Jumlah kematian penderita diare balita Maksimal 1.0 #DIV/0!
dibagi jumlah penderita diare balita kali Per 10.000
10.000
Jumlah penderita diare ditangani sesuai % Minimal 100.0 #DIV/0!
standar dibagi jumlah penderita diare
balita kali 100%
Jumlah penderita malaria dibagi jumlah Maksimal 1.0 #DIV/0!
penduiduk kali 1.000 Per 1.000
Jumlah penderita DBD dibagi jumlah Maksimal 20.0 #DIV/0!
penduduk kali 100.000 Per 100.000

Jumlah kasus baru kusta yang ditemukan Maksimal <1 #DIV/0!


pada kurun waktu tertentu disuatu wilayah per 100.000
dibagi jumlah penduduk diwilayah tertentu penduduk
dan pada kurun waktu yang sama dikali
100.000
Jumlah kematian penderita DBD dibagi % Maksimal 1.0 #DIV/0!
jumlah penderita DBD kali 100%
Jumlah penderita DBD ditangani sesuai % Minimal 100.0 #DIV/0!
standar dibagi jumlah penderita DBD
ditemukan kali 100%
Jumlah rumah/bangunan positif jentik % Minimal 95.0 #DIV/0!
nyamuk aedes dibagi jumlah
rumah/bangunan diperiksa kali 100%
Jumlah desa/kelurahan UCI dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
semua desa/kelurahan kali 100%

Jumlah anak usia 12-23 bulan mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!


imunisasi dasar lengkap dibagi jumlah
anak usia
Jumlah 12-23 tahun diUMI
desa/kelurahan wilayah
dibagikerjanya
jumlah % Minimal 80.0 #DIV/0!
dalam kurun waktu satu tahun
semua desa/kelurahan kali 100% kali 100%

Jumlah anak umur 1 tahun mendapatkan % Minimal 95.0 #DIV/0!


imunisasi campak dibagi jumlah semua
anak umur 1 tahun kali 100%

Jumlah anak SD/sederajat mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!


pelayanan imunisasi DT-TT dibagi jumlah
sasaran kali 100%
Jumlah anak SD/sederajat mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!
pelayanan imunisasi Campak dibagi
jumlah sasaran kali 100%
Jumlah desa/kelurahan mengalami KLB % Minimal 100.0 #DIV/0!
yang dilakukan PE < 24 jam dibagi jumlah
desa/kelurahan mengalami KLB kali
100%
Jumlah jamaah haji mendapatkan % Minimal 100.0 #DIV/0!
pembinaan dan pelayanan kesehatan
sesuai standar dibagi jumlah jamaah haji
kali 100%
Jumlah penderita Acut Flacid Paralysis Minimal Per 2.0 #DIV/0!
(AFP) pada anak usia <15 tahun dibagi 100.000
jumlah anak usia <15 tahun kali 100.000
Jumlah Posbindu aktif dibagi jumlah % Minimal 100.0 #DIV/0!
semua Posbindu yang terdaftar kali 100%

Jumlah penderita hipertensi yang berobat % Minimal 100.0 #DIV/0!


teratur dibagi jumlah penderita hipertensi
kali 100%
Jumlah pembinaan penyehat tradisional % Minimal 65.0 #DIV/0!
terdaftar dibagi jumlah penyehat
tradisional terdaftar kali 100%
Jumlah KK yang dikunjungi Perkesmas % Minimal 80.0 #DIV/0!
dibagi jumlah KK dengan IKS <0.5 kali
2.66% dalam wilayah kerjanya selama
satu tahun
Jumlah keluarga sehat dibagi jumlah % Minimal 80.0 #DIV/0!
kepala keluarga kali 100%
Jumlah bayi lahir hidup sampai 1 tahun Jiwa 0.992 #DIV/0!
dibagi jumlah semua bayi lahir hidup

Jumlah kematian neonatal dibagi jumlah Maksimal 7.0 #DIV/0!


semua kelahiran hidup kali 1.000 Per 1.000
Jumlah kematian bayi dibagi jumlah Maksimal 12.0 #DIV/0!
semua kelahiran hidup kali 1.000 Per 1.000
Jumlah kematian balita dibagi jumlah Maksimal 14.0 #DIV/0!
semua balita kali 1.000 kelahiran hidup Per 1.000
Jumlah anak balita dan anak pra sekolah % Minimal 100.0 #DIV/0!
yang mendapat pelayanan deteksi dini
dibagi jumlah anak balita dan anak pra
sekolah kali 100%
Jumlah siswa SD dan sederajat mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pemeriksaan kesehatan oleh nakes atau
oleh tenaga terlatih/guru UKS/dokter kecil
dibagi jumlah siswa SD dan sederajat kali
100%
Jumlah siswa TK, SLTP, SLTA mendapat % Minimal 100.0 #DIV/0!
pemeriksaan kesehatan oleh nakes atau
oleh tenaga terlatih/guru UKS/dokter kecil
dibagi jumlah siswa TK, SLTP, SLTA kali
100%
Jumlah kematian ibu (hamil, melahirkan, Maksimal 100.0 #DIV/0!
nifas) dibagi jumlah semua ibu kelahiran Per 100.000
hidup kali 100.000
Jumlah kunjungan ibu hamil (K4) dibagi % Minimal 100.0 #DIV/0!
jumlah semua ibu hamil kali 100%
Jumlah Anggota Keluarga (AK) wanita % Minimal #DIV/0!
berusi 10-54 tahun dan pria berusia ≥10
tahun mengikuti KB dibagi jumlah
Anggota Keluarga (AK) wanita berusi 10-
54 tahun dan pria berusia ≥10 tahun di
wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu
tahun kali 100%

Jumlah bayi yang mendapat pelayanan % Minimal 100.0 #DIV/0!


kunjungan neonatal (K1) dibagi jumlah
semua bayi lahir hidup kali 100%
Jumlah Posyandu Lansia aktif dibagi % Minimal 80.0 #DIV/0!
jumlah semua Posyandu Lansia terdaftar
kali 100%
Jumlah Kantin Sehat di Sekolah dibagi % Minimal 10.0 #DIV/0!
jumlah sekolah kali 100%
#DIV/0!
Puskesmas terakreditasi utama Puskesmas 1 #DIV/0!

Rata-rata persentase mutu pelayanan % Minimal 90.0 #DIV/0!


Puskesmas
Rata-rata persentase kepuasan % Minimal 90.0 #DIV/0!
pelayanan Puskesmas
Jumlah tenaga kesehatan dengan % Minimal 90.0 #DIV/0!
pendidikan sesuai standar dibagi jumlah
tenaga kesehatan yang ada kali 100%
Puskesmas menggunakan aplikasi SIK % Minimal 100.0 #DIV/0!

Puskesmas membuat dokumen profil Dokumen 1 #DIV/0!


kesehatan
Puskesmas menyusun dokumen Dokumen 3 #DIV/0!
perencaan (Renstra, RUK, RPK)
Jumlah pelaksanaan Loka Karya Mini di % Minimal 100.0 #DIV/0!
Puskesmas dibagi jumlah Loka Karya Mini
(bulanan dan triwulan) kali 100%
Puskesmas menyusun dokumen Dokumen 1 #DIV/0!
Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP)
Jumlah Laporan Realisasi Anggaran % Minimal 100.0 #DIV/0!
(LRA) dibagi jumlah kegiatan (DPA) kali
100%
Puskesmas menyusun dokumen Neraca Dokumen 1 #DIV/0!
Keuangan
Puskesmas menyusun Laporan Dokumen 1 #DIV/0!
Operasional
Puskesmas menyusun Laporan Arus Kas Dokumen 1 #DIV/0!
Puskesmas menyusun laporan Catatan Dokumen 1 #DIV/0!
Atas Laporan Keuangan (CALK)
Jumlah kehadiran pegawai sesuai jam % Minimal 100.0 #DIV/0!
kerja dibagi jumlah pegawai kali 100%
Persentase kelengkapan sarana % Minimal 100.0 #DIV/0!
prasarana dan alat kesehatan pada
aplikasi ASPAK
Persentase kelengkapan sarana % Minimal 100.0 #DIV/0!
prasarana dan alat kesehatan pada
aplikasi SIMBADA