Anda di halaman 1dari 1

Pembangunan pabrik semen oleh PT Semen Indonesia di kawasan batu kars Pegunungan

Kendeng menuai penolakan dari warga sekitar Pegunungan yang membentang di wilayah
utara Jawa Tengah sampai Jawa Timur tersebut merupakan pemasok kebutuhan air bagi
kawasan pertanian di daerah sekitarnya Pembangunan pabrik semen oleh P.T. SemenGresik
di Pegunungan Kendeng Utara yang menjadikan areal karst mendapatpenolakan masyarakat.
Hal tersebut dikarenakan pabrik yang dibangun menggunakanpenambangan batu karst di
Pegunungan Kendeng sebagai bahan baku. PegununganKendeng merupakan pemasok
kebutuhan air bagi kawasan pertanian di daerahsekitarnya. Warga melakukan penolakan
terhadap apapun terkait pembangunanpabrik semen di area tersebut. Pembangunan dinilai
merusak sumber daya air danmematikan sektor pertanian di daerah sekitarnya.
(Mongabay.co.id, 2014)Penggunaan kawasan karst Watuputih sebagai tempat penambangan
batu kapur,melanggar Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi Jawa Tengah
nomor06/2010. Pasal 63 perda tersebut menetapkan areal menjadi kawasan lindung.
Keprihatinan yang membuat para petanimelakukan “protes keras” atas ketidakadilan.
Ketidakadilan terhadap para nasibpetani kendeng, ketidakadilan kepada lingkungan,
ketidakadilan pada masa depananak cucu dan ketidakadilan pada masyarakat luas karena
ancaman bencanaekologis.