Anda di halaman 1dari 61
SEMINAR TEKNOLOGI Common Rail System Mitsubishi 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
SEMINAR TEKNOLOGI Common Rail System Mitsubishi 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
SEMINAR TEKNOLOGI Common Rail System Mitsubishi
SEMINAR TEKNOLOGI
Common Rail System
Mitsubishi
SEMINAR TEKNOLOGI Common Rail System Mitsubishi 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
SEMINAR TEKNOLOGI Common Rail System Mitsubishi 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
PROFIL INSTRUKTUR. Nama : Harianto Jabatan : Instruktur Perusahaan : PT. SRIKANDI DIAMOND INDAH MOTORS
PROFIL INSTRUKTUR. Nama : Harianto Jabatan : Instruktur Perusahaan : PT. SRIKANDI DIAMOND INDAH MOTORS
PROFIL INSTRUKTUR. Nama : Harianto Jabatan : Instruktur Perusahaan : PT. SRIKANDI DIAMOND INDAH MOTORS
PROFIL INSTRUKTUR. Nama : Harianto Jabatan : Instruktur Perusahaan : PT. SRIKANDI DIAMOND INDAH MOTORS

PROFIL INSTRUKTUR.

Nama

: Harianto

Jabatan

: Instruktur

Perusahaan

: PT. SRIKANDI DIAMOND INDAH MOTORS

Kota

: Mojokerto

Tempat / Tgl Lahir

: Kediri , 22 Februari 1984

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

2

PERATURAN 1. Harap tenang selama Materi 2. Handphone harap di mode silent 3. Pertanyaan hanya
PERATURAN 1. Harap tenang selama Materi 2. Handphone harap di mode silent 3. Pertanyaan hanya
PERATURAN 1. Harap tenang selama Materi 2. Handphone harap di mode silent 3. Pertanyaan hanya
PERATURAN 1. Harap tenang selama Materi 2. Handphone harap di mode silent 3. Pertanyaan hanya

PERATURAN

1. Harap tenang selama Materi

2. Handphone harap di mode silent

3. Pertanyaan hanya dipersilahkan di sesi Tanya Jawab

4. Disiplin Waktu

5. Dilarang mengobrol

hanya dipersilahkan di sesi Tanya Jawab 4. Disiplin Waktu 5. Dilarang mengobrol 2018 @ SMK NEGERI
hanya dipersilahkan di sesi Tanya Jawab 4. Disiplin Waktu 5. Dilarang mengobrol 2018 @ SMK NEGERI
hanya dipersilahkan di sesi Tanya Jawab 4. Disiplin Waktu 5. Dilarang mengobrol 2018 @ SMK NEGERI

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

hanya dipersilahkan di sesi Tanya Jawab 4. Disiplin Waktu 5. Dilarang mengobrol 2018 @ SMK NEGERI

3

BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 4

BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM

BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 4
BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 4
BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 4
BAB 1 LATAR BELAKANG COMMON RAIL SYSTEM 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 4

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

4

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Common Rail System merupakan suatu sistem penginjeksian bahan bakar untuk mesin

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Common Rail System merupakan suatu sistem penginjeksian bahan bakar untuk mesin diesel
SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Common Rail System merupakan suatu sistem penginjeksian bahan bakar untuk mesin diesel
SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Common Rail System merupakan suatu sistem penginjeksian bahan bakar untuk mesin diesel

Common Rail System

merupakan suatu sistem penginjeksian bahan bakar untuk mesin diesel yang dikontrol secara elektronik.

bakar untuk mesin diesel yang dikontrol secara elektronik. .: Sejarah Prototype Sistem ini pertama dikembangkan oleh

.: Sejarah

Prototype Sistem ini pertama dikembangkan oleh Robert Huber pada tahun 1960. Pada pertengahan tahun 90’an oleh Dr. Shohei Itoh dan Masahiko Miyaki dari DENSO Corporation telah sukses menerapkan sistem ini pada kendaraan berat yaitu HINO Ranger Truck dan diproduksi masal pada tahun 1995 . pada Tahun 2007, Mitsubishi di Indonesia (MMKSI saat ini ) mulai memasarkan kendaraan yang menggunakan sistem common rail yaitu pada Mitsubishi Strada Triton”.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

5

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Simbol Common Rail System  Mitsubishi : DI-D  Ford :

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Simbol Common Rail System  Mitsubishi : DI-D  Ford : TDCi
SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Simbol Common Rail System  Mitsubishi : DI-D  Ford : TDCi

Simbol Common Rail System

SEJARAH COMMON RAIL SYSTEM Simbol Common Rail System  Mitsubishi : DI-D  Ford : TDCi

Mitsubishi

: DI-D

Ford

: TDCi

Daimler Chrysler (Mercedes)

: CDI

Fiat Group (Fiat, Alfa Romeo and Lancia)

: JTD

Renault

: DCi

GM/Opel

: CDTi

Hyundai

: CRDi

PSA Peugeot Citroen

: HDI

Toyota

: D-4D

Chevrolet

: VDCi

Produsen Sistem Common Rail

Robert Bosch GmbH (Germany )

Delphi Automotive Systems (USA)

Denso (Japan)

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Robert Bosch GmbH (Germany )  Delphi Automotive Systems ( USA)  Denso (Japan) 2018 @

6

KARAKTER DIESEL ENGINE KONVENSIONAL Emission Odor Noisy Difficult to Start 2018 @ SMK NEGERI 1

KARAKTER DIESEL ENGINE KONVENSIONAL

KARAKTER DIESEL ENGINE KONVENSIONAL Emission Odor Noisy Difficult to Start 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
KARAKTER DIESEL ENGINE KONVENSIONAL Emission Odor Noisy Difficult to Start 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
KARAKTER DIESEL ENGINE KONVENSIONAL Emission Odor Noisy Difficult to Start 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
Emission Odor Noisy Difficult to Start
Emission Odor
Noisy
Difficult to Start

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

7

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Titik Lemah Un-constant High Pressure Timer Pump Governor Feed

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Titik Lemah Un-constant High Pressure Timer Pump Governor Feed
PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Titik Lemah Un-constant High Pressure Timer Pump Governor Feed
PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Titik Lemah Un-constant High Pressure Timer Pump Governor Feed

Titik Lemah

Un-constant High Pressure Timer Pump Governor Feed Fuel Filter Pump
Un-constant High Pressure
Timer
Pump
Governor
Feed
Fuel Filter
Pump

Fuel Tank

CONVENTIONAL PUMP

In-line
In-line

COMMON RAIL SYSTEM

Pump Fuel Tank CONVENTIONAL PUMP In-line COMMON RAIL SYSTEM Rotary Nozzle Pressure Sensor Fuel Filter Constant

Rotary

Nozzle

CONVENTIONAL PUMP In-line COMMON RAIL SYSTEM Rotary Nozzle Pressure Sensor Fuel Filter Constant High Pressure Fuel
CONVENTIONAL PUMP In-line COMMON RAIL SYSTEM Rotary Nozzle Pressure Sensor Fuel Filter Constant High Pressure Fuel
Pressure Sensor Fuel Filter Constant High Pressure Fuel Tank
Pressure Sensor
Fuel Filter
Constant High
Pressure
Fuel Tank

Two Way

Valve

Injector

Titik baiknya

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

8

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Cara Control In-Line Type Common Rail System Constant High

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS

PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Cara Control In-Line Type Common Rail System Constant High Pressure
PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Cara Control In-Line Type Common Rail System Constant High Pressure
PERBANDINGAN ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Cara Control In-Line Type Common Rail System Constant High Pressure

Cara Control

ANTARA TEKNOLOGI CONVENTIONAL & CRS Cara Control In-Line Type Common Rail System Constant High Pressure
In-Line Type Common Rail System Constant High Pressure Un-Constant High Pressure Two Way Valve High
In-Line Type
Common Rail System
Constant High Pressure
Un-Constant High Pressure
Two Way
Valve
High Pressure
System
Pipe
Rail
Timer
Governor
Nozzle
Supply Pump
Injector
In-Line Pump
(HP3)
Injection Quantity Control
Governor
Engine ECU, Injector (Two Way Valve)
Injection Timing Control
Timer
Engine ECU, Injector (Two Way Valve)
Pressurization
Pump
Engine ECU, Supply Pump
Fuel Distribution
Pump
Engine ECU, Rail
Injection Pressure Control
Depends on SPEED and INJECTION quantity.
Engine ECU, Suction Control Valve

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

9

BAB 2 KONTROL UTAMA COMMON RAIL SYSTEM KONTROL UTAMA Injection Pressure Control Injection Timing Control

BAB 2 KONTROL UTAMA COMMON RAIL SYSTEM

BAB 2 KONTROL UTAMA COMMON RAIL SYSTEM KONTROL UTAMA Injection Pressure Control Injection Timing Control Injection
BAB 2 KONTROL UTAMA COMMON RAIL SYSTEM KONTROL UTAMA Injection Pressure Control Injection Timing Control Injection
BAB 2 KONTROL UTAMA COMMON RAIL SYSTEM KONTROL UTAMA Injection Pressure Control Injection Timing Control Injection
KONTROL UTAMA Injection Pressure Control Injection Timing Control Injection Rate Control Optimization, High
KONTROL UTAMA
Injection Pressure Control
Injection Timing Control
Injection Rate Control
Optimization, High Pressurization
Optimization
Pilot Injection
Main
Common Rail
Common Rail
Injection
System
System
Crankshaft Angle
Injection Quantity Control
Cylinder Injection Volume
Conventional
Conventional
Correction
Pump
Pump
Engine Speed
Injection
Engine Speed
Pressure
1
3
4
2
Injection Pressure
Particulate
NOx
Injection Timing
Speed
Injection Rate

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

1 3 4 2 Injection Pressure Particulate NOx Injection Timing Speed Injection Rate 2018 @ SMK

10

KONTROL UTAMA 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 11

KONTROL UTAMA

KONTROL UTAMA 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 11
KONTROL UTAMA 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 11
KONTROL UTAMA 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 11
KONTROL UTAMA 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 11

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

11

KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan

KONTROL UTAMA

KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar
KONTROL UTAMA Tujuan : Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar

Tujuan :

Berdasarkan signal masuk dari crank angle sensor dan jumlah injeksi bahan bakar, engine- ECU menghitung tekanan penginjeksian bahan bakar yg optimal di setiap kondisi kendaraan.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

12

KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian

KONTROL UTAMA

KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian
KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian
KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian
KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian
KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian

TUJUAN :

KONTROL UTAMA TUJUAN : 1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing penginjeksian

1. Berdasarkan sinyal masuk dari berbagai sensors, engine-ECU menghitung waktu/timing

penginjeksian bahan bakar yang tepat di setiap kondisi kendaraan.

2. Melakukan pengaturan awal penginjeksian (Pre Injection) bahan bakar utama, untuk tujuan

mengurangi suara pembakaran yang ditimbulkan dan emisi gas NOx Target dasar waktu penginjeksian bahan bakar:

Dasar perhitungan dihitung dari singnal crank angle sensor untuk menentukan waktu injeksi bahan bakar.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

13

KONTROL UTAMA TUJUAN : ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi

KONTROL UTAMA

KONTROL UTAMA TUJUAN : ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi kendaraan.
KONTROL UTAMA TUJUAN : ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi kendaraan.
KONTROL UTAMA TUJUAN : ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi kendaraan.
KONTROL UTAMA TUJUAN : ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi kendaraan.

TUJUAN :

ENGINE ECU menghitung jumlah injeksi fuel yang sesuai di setiap kondisi kendaraan.

Basic Injection Amount ( Jumlah Injeksi dasar) Perhitungannya berdasarkan sinyal-sinyal yang diberikan dari APS/accelerator pedal position sensor dan crank angle sensor.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

14

BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM KONTROL TAMBAHAN 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM

BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM KONTROL TAMBAHAN 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 15
BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM KONTROL TAMBAHAN 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 15
BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM KONTROL TAMBAHAN 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 15

KONTROL TAMBAHAN

BAB 3 KONTROL TAMBAHAN COMMON RAIL SYSTEM KONTROL TAMBAHAN 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 15

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

15

KONTROL TAMBAHAN Kontrol Tambahan  IDLE SPEED CONTROL  THROTTLE VALVE CONTROL  POWER SUPPLY

KONTROL TAMBAHAN

KONTROL TAMBAHAN Kontrol Tambahan  IDLE SPEED CONTROL  THROTTLE VALVE CONTROL  POWER SUPPLY CONTROL
KONTROL TAMBAHAN Kontrol Tambahan  IDLE SPEED CONTROL  THROTTLE VALVE CONTROL  POWER SUPPLY CONTROL

Kontrol Tambahan

KONTROL TAMBAHAN Kontrol Tambahan  IDLE SPEED CONTROL  THROTTLE VALVE CONTROL  POWER SUPPLY CONTROL

IDLE SPEED CONTROL

THROTTLE VALVE CONTROL

POWER SUPPLY CONTROL

A/C RELAY CONTROL

GLOW CONTROL

EGR CONTROL

 POWER SUPPLY CONTROL  A/C RELAY CONTROL  GLOW CONTROL  EGR CONTROL 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

16

BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System PRACTICAL
BASIC
Common Rail System
PRACTICAL
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
Daftar Praktek Kontrol Utama  Pemasangan VCI (Vehicle Communication Interface)  Penggunaan MUT 3 (DIAGNOSTIC
Daftar Praktek Kontrol Utama  Pemasangan VCI (Vehicle Communication Interface)  Penggunaan MUT 3 (DIAGNOSTIC
Daftar Praktek Kontrol Utama  Pemasangan VCI (Vehicle Communication Interface)  Penggunaan MUT 3 (DIAGNOSTIC

Daftar Praktek Kontrol Utama

Daftar Praktek Kontrol Utama  Pemasangan VCI (Vehicle Communication Interface)  Penggunaan MUT 3 (DIAGNOSTIC TOOL)

Pemasangan VCI (Vehicle Communication Interface)

Penggunaan MUT 3 (DIAGNOSTIC TOOL)

Diagnosa CAN BUS

Pembacaan Data List (Kontrol Utama)

MUT 3 (DIAGNOSTIC TOOL)  Diagnosa CAN BUS  Pembacaan Data List (Kontrol Utama) 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

MUT 3 (DIAGNOSTIC TOOL)  Diagnosa CAN BUS  Pembacaan Data List (Kontrol Utama) 2018 @
MUT 3 (DIAGNOSTIC TOOL)  Diagnosa CAN BUS  Pembacaan Data List (Kontrol Utama) 2018 @
BAB 4 ACTUATOR 1. Supply pump 2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4.

BAB 4 ACTUATOR

BAB 4 ACTUATOR 1. Supply pump 2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector
BAB 4 ACTUATOR 1. Supply pump 2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector
BAB 4 ACTUATOR 1. Supply pump 2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector
BAB 4 ACTUATOR 1. Supply pump 2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector

1.

Supply pump

2.

Suction Control Valve

3.

Pressure Limiter (Optional)

4.

Injector

2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2. Suction Control Valve 3. Pressure Limiter (Optional) 4. Injector 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

19

ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20

ACTUATOR

ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20
ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20
ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20
ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20

Supply Pump

ACTUATOR

ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20

Rail

ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20
ACTUATOR Supply Pump ACTUATOR Rail Injectors 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 20

Injectors

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

20

ACTUATOR 1. Supply Pump Supply Pump (HP3) Feed Pump Drive Shaft Suction Control Aluminum /

ACTUATOR

ACTUATOR 1. Supply Pump Supply Pump (HP3) Feed Pump Drive Shaft Suction Control Aluminum / Steel
ACTUATOR 1. Supply Pump Supply Pump (HP3) Feed Pump Drive Shaft Suction Control Aluminum / Steel

1. Supply Pump

Supply Pump

(HP3)

Feed Pump Drive Shaft Suction Control Aluminum /
Feed
Pump
Drive
Shaft
Suction
Control
Aluminum /

Steel Hybrid

Construction

Valve

Suction Control Aluminum / Steel Hybrid Construction Valve Model: HP3 Type   Rotational Ratio (Np:Ne): 1

Model:

HP3 Type

 

Rotational Ratio (Np:Ne):

1 : 1

Maximum Speed:

4,600 RPM

 

Direction of Rotation:

Clockwise (drive shaft)

 
 

Feed Pump

Trochoid Type

 
 

Rated volt

12 volt

Operation

Volt 8 ~ 16 volt 6 volt

 

Assured Op

Component Parts

Minimum Op

SCV

Type

Normally Open

 

Electric

2.1

Ω

Resistance

 

Between

 
 

Terminal and

More than 100M

Ω

valve

 

Plunger

DiameterNo.

8.5 mm 2

 

Lift Amount

5.6 mm

 

Fuel Temp. Sen

110.8  25.4 K

 

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

21

ACTUATOR Diagram Konstruksi Supply Pump 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply

ACTUATOR

ACTUATOR Diagram Konstruksi Supply Pump 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump
ACTUATOR Diagram Konstruksi Supply Pump 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump

Diagram Konstruksi Supply Pump

ACTUATOR Diagram Konstruksi Supply Pump 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump
ACTUATOR Diagram Konstruksi Supply Pump 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

22

ACTUATOR Operation 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump HP3” 23

ACTUATOR

ACTUATOR Operation 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump HP3” 23

Operation

ACTUATOR Operation 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump HP3” 23

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

ACTUATOR Operation 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Lihat Animasi /Video “Supply Pump HP3” 23

23

ACTUATOR 2. Suction Control Valve (SCV) Solenoid valve yang digunakan adalah tipe linear. E.C.U. mengontrol

ACTUATOR

ACTUATOR 2. Suction Control Valve (SCV) Solenoid valve yang digunakan adalah tipe linear. E.C.U. mengontrol DUTY
ACTUATOR 2. Suction Control Valve (SCV) Solenoid valve yang digunakan adalah tipe linear. E.C.U. mengontrol DUTY

2. Suction Control Valve (SCV)

ACTUATOR 2. Suction Control Valve (SCV) Solenoid valve yang digunakan adalah tipe linear. E.C.U. mengontrol DUTY

Solenoid valve yang digunakan adalah tipe linear. E.C.U. mengontrol DUTY RATIO (Lamanya arus mengalir ke S.C.V.), untuk mengontrol jumlah fuel yang dikirim ke plunger.

Rear

HP3 Suction Control Valve
HP3
Suction Control
Valve

View

Spesifikasi dasar: Rated Voltage: 12 V Operating Voltage Range: 8 ~ 16 V Coil Resistance:
Spesifikasi dasar:
Rated Voltage:
12 V
Operating Voltage
Range:
8 ~ 16 V
Coil Resistance:
2.1  0.2
Average Operating
Current Range:
0 ~ 2 A
Valve Lift Range:
0 ~ 2.1 mm
Driving Frequency:
250  10Hz

Fully-Open Discharge Flow Rate:

> 547mm 3 /rev

Return SCV Spring X-Sectional View of S.C.V. Exterior View of S.C.V. Pump Body
Return
SCV
Spring
X-Sectional
View of S.C.V.
Exterior View of S.C.V.
Pump Body
Cylinder
Cylinder

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

24

ACTUATOR 1. Saat arus mengalir ke S.C.V. (Suction Control Valve), pulsa electromotive force (voltage) dibangkitkan

ACTUATOR

ACTUATOR 1. Saat arus mengalir ke S.C.V. (Suction Control Valve), pulsa electromotive force (voltage) dibangkitkan sesuai
ACTUATOR 1. Saat arus mengalir ke S.C.V. (Suction Control Valve), pulsa electromotive force (voltage) dibangkitkan sesuai
ACTUATOR 1. Saat arus mengalir ke S.C.V. (Suction Control Valve), pulsa electromotive force (voltage) dibangkitkan sesuai

1. Saat arus mengalir ke S.C.V. (Suction Control Valve), pulsa electromotive force (voltage) dibangkitkan sesuai

dengan duty ratio armature bergerak ke kiri. Armature menggerakan cylinder ke sisi kiri, Perubahan

pembukaan jalur fuel akan meregulasi jumlah fuel. S.C.V. Current OFF ON t Duty Ratio =
pembukaan jalur fuel akan meregulasi jumlah fuel.
S.C.V.
Current
OFF
ON
t
Duty Ratio = (t w / T)100%
w
Time
Time
ON
+B
OFF
0V
T
S.C.V. Current (A)
Voltage at SCVHI Terminal
+B
SCVHI
Cylinder
Armature
Duty Control
Semakin besar Duty
Ratio semakin kecil
jumlah fuel yang
dikirim
ON-OFF Control
SCVLO
Current Detection
Circuit
X-Sectional View of S.C.V.
Fuel Flow
3 /min.)
(cm

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

25

ACTUATOR 2. Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty ratio Duty

ACTUATOR

ACTUATOR 2. Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty ratio Duty Ratio
ACTUATOR 2. Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty ratio Duty Ratio
ACTUATOR 2. Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty ratio Duty Ratio
2. Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty ratio Duty Ratio
2.
Dengan membuat S.C.V. ON/OFF, fuel yang dikirim jumlahnya mengikuti signal duty
ratio
Duty Ratio = (t w / T)100%
S.C.V.
Current
OFF
ON Time
(t w )
Time
T
ON
+B
OFF
0V
S.C.V. Current (A)
+B
Semakin kecil
SCVHI
Cylinder
Armature
Duty ratio,
Duty Control
semakin besar
jumlah fuel yang
dikirim
ON-OFF Control
SCVLO
Current Detection
Circuit
X-Sectional View of S.C.V.
Fuel Flow
3 /min.)
(cm

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

26

ACTUATOR 3. Ketika SCV OFF, return spring bekerja dan membuka saluran fuel dan memberikan fuel

ACTUATOR

ACTUATOR 3. Ketika SCV OFF, return spring bekerja dan membuka saluran fuel dan memberikan fuel ke
ACTUATOR 3. Ketika SCV OFF, return spring bekerja dan membuka saluran fuel dan memberikan fuel ke
ACTUATOR 3. Ketika SCV OFF, return spring bekerja dan membuka saluran fuel dan memberikan fuel ke

3. Ketika SCV OFF, return spring bekerja dan membuka saluran fuel dan memberikan fuel ke plungers ( jumlah yang masuk dan keluar menjadi penuh ).

S.C.V. Current 0A ON +B OFF 0V S.C.V. Current (A) +B Cylinder Armature SCVHI Duty
S.C.V.
Current
0A
ON
+B
OFF
0V
S.C.V. Current (A)
+B
Cylinder
Armature
SCVHI
Duty Control
ON-OFF Control
SCVLO
Current Detection
Circuit
X-Sectional View of S.C.V.
Fuel Flow
3 /min.)
(cm

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

27

ACTUATOR 3. Rail Rail Structure System Pressure (NORMAL): 180 MPa Pressure Limiter Rail Pressure Rail

ACTUATOR

ACTUATOR 3. Rail Rail Structure System Pressure (NORMAL): 180 MPa Pressure Limiter Rail Pressure Rail Fuel
ACTUATOR 3. Rail Rail Structure System Pressure (NORMAL): 180 MPa Pressure Limiter Rail Pressure Rail Fuel
ACTUATOR 3. Rail Rail Structure System Pressure (NORMAL): 180 MPa Pressure Limiter Rail Pressure Rail Fuel

3. Rail

ACTUATOR 3. Rail Rail Structure System Pressure (NORMAL): 180 MPa Pressure Limiter Rail Pressure Rail Fuel

Rail Structure

System Pressure

(NORMAL):

180 MPa

Pressure Limiter
Pressure
Limiter
Rail Pressure Rail Fuel Sensor Inlet Fungsi Rail : Menyimpan fuel bertekanan tinggi yang dikirim
Rail
Pressure
Rail
Fuel
Sensor
Inlet
Fungsi Rail : Menyimpan fuel bertekanan
tinggi yang dikirim dari suppply pump
(HP3) dan didistribusikan ke setiap
injector. Rail pressure sensor dan pressure
limiter terletak pada rail.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

28

ACTUATOR 4. Pressure Limiter Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL

ACTUATOR

ACTUATOR 4. Pressure Limiter Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL yang
ACTUATOR 4. Pressure Limiter Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL yang
ACTUATOR 4. Pressure Limiter Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL yang

4. Pressure Limiter

ACTUATOR 4. Pressure Limiter Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL yang

Fungsi dari pressure limiter adalah untuk menghilangkan tekanan tinggi yang ABNORMAL yang terjadi didalam rail.

Saat tekanan rail mencapai sekitar 221MPa,

maka valve pressure limiter akan terbuka . Selama waktu ini pressure akan turun ke 50MPa. Saat telah tercapai tekanan normal valve akan tertutup lagi.sehingga tekanan didalam rail akan selalu dijaga sesuai

Rail

kebutuhan yang sebenarnya 221 MPa 50 MPa
kebutuhan yang sebenarnya
221 MPa
50 MPa

Valve Open

Operating Pressure:

221 9 MPa

Return Pressure:

50 MPa

Valve Close

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Pressure (MPa)

29

ACTUATOR 5. Injector Engine Model: 4D56 Operating Voltage: 85V ~ 12V Injection Frequency: 2 Times

ACTUATOR

ACTUATOR 5. Injector Engine Model: 4D56 Operating Voltage: 85V ~ 12V Injection Frequency: 2 Times
ACTUATOR 5. Injector Engine Model: 4D56 Operating Voltage: 85V ~ 12V Injection Frequency: 2 Times

5. Injector

Engine Model:

4D56

Operating Voltage:

85V ~ 12V

Injection Frequency:

2 Times

 

Model:

DLL-P

Nozzle

Opening Press:

2.950.5 MPa

Spray Hole DiameterNo. of Holes:

0.153mm6 (880cc / min)

 No. of Holes:  0.153mm  6 (880cc / min) Injector (G2) 85 V Driving
 No. of Holes:  0.153mm  6 (880cc / min) Injector (G2) 85 V Driving
Injector (G2)
Injector
(G2)
85 V
85 V
 0.153mm  6 (880cc / min) Injector (G2) 85 V Driving Pulse Dakar Spec Dia.
Driving Pulse
Driving Pulse

Dakar Spec

Dia. 0.150 x 7 (980cc / min)

Spray Hole ()
Spray Hole ()

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

30

ACTUATOR Solenoid Magnification Two Way Valve Pressurized Fuel from Rail Integrated Command Orifice Piston
ACTUATOR
Solenoid
Magnification
Two Way
Valve
Pressurized
Fuel from Rail
Integrated
Command
Orifice
Piston
Control
Chamber
Nozzle
Spring
Nozzle
Needle

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Integrated Command Orifice Piston Control Chamber Nozzle Spring Nozzle Needle 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

31

ACTUATOR Example: INJECTOR #1 Kerja Injector E.C.U. TWV1 E.C.U. COMMON1 Actuating Current RAIL Nozzle Needle

ACTUATOR

ACTUATOR Example: INJECTOR #1 Kerja Injector E.C.U. TWV1 E.C.U. COMMON1 Actuating Current RAIL Nozzle Needle Piston
ACTUATOR Example: INJECTOR #1 Kerja Injector E.C.U. TWV1 E.C.U. COMMON1 Actuating Current RAIL Nozzle Needle Piston

Example: INJECTOR #1

Kerja Injector

ACTUATOR Example: INJECTOR #1 Kerja Injector E.C.U. TWV1 E.C.U. COMMON1 Actuating Current RAIL Nozzle Needle Piston
E.C.U.
E.C.U.
TWV1 E.C.U. COMMON1 Actuating Current RAIL Nozzle Needle
TWV1
E.C.U.
COMMON1
Actuating
Current
RAIL
Nozzle
Needle

Piston

Control Chamber Pressure

Injection

Tidak Ada INJECTION!

Rate

E.C.U. Actuating Current RAIL Control Chamber Pressure Injection Rate Akhir INJECTION!
E.C.U.
Actuating
Current
RAIL
Control
Chamber
Pressure
Injection
Rate
Akhir INJECTION!

32

85

Chamber Pressure Injection Rate Akhir INJECTION! 32 85 Actuating Current V Solenoid RAIL INJECTION! TWV Outlet

Actuating

Current

V

Solenoid

RAIL INJECTION!
RAIL
INJECTION!
32 85 Actuating Current V Solenoid RAIL INJECTION! TWV Outlet Orifice Fuel from Rail Control Chamber

TWV

Outlet

Orifice

Fuel from

Rail

Solenoid RAIL INJECTION! TWV Outlet Orifice Fuel from Rail Control Chamber Pressure Inlet Orifice Command Injection

Control

Chamber

Pressure

Inlet

Orifice

Command

from Rail Control Chamber Pressure Inlet Orifice Command Injection Rate 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Injection

Rate

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

ACTUATOR Fungsi Injector : Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel

ACTUATOR

ACTUATOR Fungsi Injector : Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang
ACTUATOR Fungsi Injector : Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang

Fungsi Injector :

Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi

: Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank
: Menginjeksikan fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank

ID Code

fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail
fuel bertekanan tinggi yang teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail
QR Code
QR Code

Fuel yang

kembali ke tank

dari Rail

teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail 4D56 = 0.153 mm
teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail 4D56 = 0.153 mm
teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail 4D56 = 0.153 mm
teratomisasi ID Code QR Code Fuel yang kembali ke tank dari Rail 4D56 = 0.153 mm

4D56 = 0.153 mm x 6.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

33

ACTUATOR Injection Rate Rata-rata kedipan mata 300 - 400 msec. Y 74 mm 3 Main

ACTUATOR

ACTUATOR Injection Rate Rata-rata kedipan mata 300 - 400 msec. Y 74 mm 3 Main Injection

Injection Rate

ACTUATOR Injection Rate Rata-rata kedipan mata 300 - 400 msec. Y 74 mm 3 Main Injection

Rata-rata kedipan mata

ACTUATOR Injection Rate Rata-rata kedipan mata 300 - 400 msec. Y 74 mm 3 Main Injection

300 - 400 msec.

Y

74 mm 3 Main Injection 2 mm 3 Pilot Injection
74 mm 3
Main
Injection
2 mm 3
Pilot
Injection
msec. Y 74 mm 3 Main Injection 2 mm 3 Pilot Injection  1.1 msec. Injection

1.1 msec.

Injection

Volume

(mm 3 /stroke)

X

Time

(msec)

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

34

ACTUATOR Injector Injeksi Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran Injection Rate Large First-stage

ACTUATOR

ACTUATOR Injector Injeksi Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran Injection Rate Large First-stage
ACTUATOR Injector Injeksi Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran Injection Rate Large First-stage
ACTUATOR Injector Injeksi Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran Injection Rate Large First-stage

Injector Injeksi Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran

Pilot untuk Mengurangi Noise dan Nox setelah pembakaran Injection Rate Large First-stage Combustion ( Nox and

Injection Rate

Large First-stage Combustion ( Nox and Noise )

Heat Release Rate

TDC Normal Injection

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Main Pilot
Main
Pilot

TDC

Pilot Injection

35

ACTUATOR EDU ( Electronic Driver Unit ) Fungsi : Mengalirkan tegangan tinggi max 85 V

ACTUATOR

ACTUATOR EDU ( Electronic Driver Unit ) Fungsi : Mengalirkan tegangan tinggi max 85 V ke
ACTUATOR EDU ( Electronic Driver Unit ) Fungsi : Mengalirkan tegangan tinggi max 85 V ke

EDU ( Electronic Driver Unit )

ACTUATOR EDU ( Electronic Driver Unit ) Fungsi : Mengalirkan tegangan tinggi max 85 V ke

Fungsi : Mengalirkan tegangan tinggi max 85 V ke Injector

EDU terletak di dalam Engine ECU

Engine ECU

Injector drive circuit DC/DC converter Control circuit Injector
Injector drive circuit
DC/DC
converter
Control circuit
Injector

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

36

BAB 5 SENSOR SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 37

BAB 5

SENSOR

BAB 5 SENSOR SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 37
BAB 5 SENSOR SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 37
BAB 5 SENSOR SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 37

SENSOR

BAB 5 SENSOR SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 37

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

37

SENSOR 1. Air Flow Sensor (AFS) 2. Crank Angle Sensor (CAS) 3. Camshaft Position Sensor

SENSOR

SENSOR 1. Air Flow Sensor (AFS) 2. Crank Angle Sensor (CAS) 3. Camshaft Position Sensor (CPS)
SENSOR 1. Air Flow Sensor (AFS) 2. Crank Angle Sensor (CAS) 3. Camshaft Position Sensor (CPS)
SENSOR 1. Air Flow Sensor (AFS) 2. Crank Angle Sensor (CAS) 3. Camshaft Position Sensor (CPS)

1. Air Flow Sensor (AFS)

2. Crank Angle Sensor (CAS)

3. Camshaft Position Sensor (CPS)

4. Engine Coolant Temp. Sensor (CTS)

5. Intake Air Temp Sensor 1 (IATS)

6. Intake Air Temo Sensor 2 (IATS)

7. Manifold Absolute Pressure Sensor (MAP)

8. Fuel Temp Sensor

9. Throtle Position Sensor (TPS)

11. Vehicle Speed Sensor

12. Barometric Pressure Sensor (BPS)

13. EGR Valve Position Sensor

14. Rail Pressure Sensor (RPS)

15. First Rail Switch

16. Back Up Lamp Switch

17. Fuel Filter Pressure Switch

10. Accelerator Pedal Position Sensor (APS)

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

38

SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 39

SENSOR

SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 39
SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 39
SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 39
SENSOR 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 39

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

39

AIR FLOW SENSOR (AFS) FUNGSI : Mengukur udara yang masuk dengan menggunakan Heat Sensing Resistor

AIR FLOW SENSOR (AFS)

AIR FLOW SENSOR (AFS) FUNGSI : Mengukur udara yang masuk dengan menggunakan Heat Sensing Resistor Cara
AIR FLOW SENSOR (AFS) FUNGSI : Mengukur udara yang masuk dengan menggunakan Heat Sensing Resistor Cara

FUNGSI :

Mengukur udara yang masuk dengan menggunakan Heat Sensing Resistor

udara yang masuk dengan menggunakan Heat Sensing Resistor Cara Kerja : Jumlah arus listrik meningkat sesuai

Cara Kerja :

Jumlah arus listrik meningkat sesuai dengan nilai aliran massa udara.

Kecepatan aliran udara meningkat Jumlah transfer panas dari HSR ke udara meningkat Jumlah arus meningkat ke HSR

DATA LIST

SAAT IDLE : 530 935 mg/cyl

meningkat  Jumlah arus meningkat ke HSR DATA LIST SAAT IDLE : 530 – 935 mg/cyl
meningkat  Jumlah arus meningkat ke HSR DATA LIST SAAT IDLE : 530 – 935 mg/cyl

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

meningkat  Jumlah arus meningkat ke HSR DATA LIST SAAT IDLE : 530 – 935 mg/cyl
meningkat  Jumlah arus meningkat ke HSR DATA LIST SAAT IDLE : 530 – 935 mg/cyl

40

CRANK ANGLE SENSOR (CAS) FUNGSI : Mendeteksi kecepatan putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara

CRANK ANGLE SENSOR (CAS)

CRANK ANGLE SENSOR (CAS) FUNGSI : Mendeteksi kecepatan putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja
CRANK ANGLE SENSOR (CAS) FUNGSI : Mendeteksi kecepatan putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja

FUNGSI :

Mendeteksi kecepatan putaran engine & posisi sudut Crankshaft

kecepatan putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja : Gambar A : Vane melewati Gambar

Cara Kerja :

putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja : Gambar A : Vane melewati Gambar B
putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja : Gambar A : Vane melewati Gambar B
putaran engine & posisi sudut Crankshaft Cara Kerja : Gambar A : Vane melewati Gambar B

Gambar A : Vane melewati

Gambar B

MRE tahanan meningkat

: Vane tdk melewati MRE tahanan menurun

Gambar B  MRE tahanan meningkat : Vane tdk melewati  MRE tahanan menurun 2018 @
Gambar B  MRE tahanan meningkat : Vane tdk melewati  MRE tahanan menurun 2018 @
Gambar B  MRE tahanan meningkat : Vane tdk melewati  MRE tahanan menurun 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

41

GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42

GELOMBANG CAS & CPS

GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42
GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42
GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42
GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42
GELOMBANG CAS & CPS 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 42

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

42

CAMSHAFT POSITION SENSOR (CPS) FUNGSI Camshaft position sensor mendeteksi top dead center pada compression stroke

CAMSHAFT POSITION SENSOR (CPS)

CAMSHAFT POSITION SENSOR (CPS) FUNGSI Camshaft position sensor mendeteksi top dead center pada compression stroke
CAMSHAFT POSITION SENSOR (CPS) FUNGSI Camshaft position sensor mendeteksi top dead center pada compression stroke
CAMSHAFT POSITION SENSOR (CPS) FUNGSI Camshaft position sensor mendeteksi top dead center pada compression stroke

FUNGSI Camshaft position sensor mendeteksi top dead center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU.

center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU. 2018 @ SMK

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU. 2018 @ SMK
center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU. 2018 @ SMK
center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU. 2018 @ SMK
center pada compression stroke Cylinder No. 1 dan menginput pulse signal ke engine-ECU. 2018 @ SMK

43

ENGINE COOLANT TEMPERATURE SENSOR (CTS) FUNGSI Menkonversi perubahan panas dari engine coolant ke signal tegangan

ENGINE COOLANT TEMPERATURE SENSOR (CTS)

ENGINE COOLANT TEMPERATURE SENSOR (CTS) FUNGSI Menkonversi perubahan panas dari engine coolant ke signal tegangan dan
ENGINE COOLANT TEMPERATURE SENSOR (CTS) FUNGSI Menkonversi perubahan panas dari engine coolant ke signal tegangan dan
ENGINE COOLANT TEMPERATURE SENSOR (CTS) FUNGSI Menkonversi perubahan panas dari engine coolant ke signal tegangan dan

FUNGSI Menkonversi perubahan panas dari engine coolant ke signal tegangan dan mengimput signal tersebut ke engine ECU . Sebagai respon dari signal tersebut, engine-ECU memperbaiki

jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin.

memperbaiki jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin. 2018 @ SMK
memperbaiki jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin. 2018 @ SMK
memperbaiki jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin. 2018 @ SMK
memperbaiki jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin. 2018 @ SMK
memperbaiki jumlah fuel injection dan fast idle speed pada saat engine masih dingin. 2018 @ SMK

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

44

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 1 (IATS) FUNGSI IATS no.1 menkonversi suhu udara yg masuk

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 1 (IATS)

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 1 (IATS) FUNGSI IATS no.1 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi
INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 1 (IATS) FUNGSI IATS no.1 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi
INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 1 (IATS) FUNGSI IATS no.1 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi

FUNGSI IATS no.1 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi tegangan dan menginput ke ECU. Sebagai respon dari signal tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll.

tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. IATS 1 pada -20°C IATS 1 pada 0°C IATS

IATS 1 pada -20°C IATS 1 pada 0°C IATS 1 pada 20°C IATS 1 pada 40°C IATS 1 pada 60°C IATS 1 pada 80°C

: 13 18 K.ohm : 4,8 - 7,0 K.ohm : 2,1 2,8 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,47 - 0,69 K.ohm : 0,27 - 0,39 K.ohm

: 2,1 – 2,8 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,47 - 0,69 K.ohm :
: 2,1 – 2,8 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,47 - 0,69 K.ohm :
: 2,1 – 2,8 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,47 - 0,69 K.ohm :
: 2,1 – 2,8 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,47 - 0,69 K.ohm :

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

45

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 2 (IATS) FUNGSI IATS no.2 menkonversi suhu udara yg masuk

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 2 (IATS)

INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 2 (IATS) FUNGSI IATS no.2 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi
INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 2 (IATS) FUNGSI IATS no.2 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi
INTAKE AIR TEMPERATURE SENSOR No 2 (IATS) FUNGSI IATS no.2 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi

FUNGSI IATS no.2 menkonversi suhu udara yg masuk menjadi tegangan dan menginput ke ECU. Sebagai respon dari signal tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll.

tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. IATS 2 pada -20°C IATS 2 pada 0°C IATS

IATS 2 pada -20°C IATS 2 pada 0°C IATS 2 pada 20°C IATS 2 pada 40°C IATS 2 pada 60°C IATS 2 pada 80°C

20°C IATS 2 pada 40°C IATS 2 pada 60°C IATS 2 pada 80°C 2018 @ SMK
20°C IATS 2 pada 40°C IATS 2 pada 60°C IATS 2 pada 80°C 2018 @ SMK

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

: 13 18 K.ohm : 5,1 - 6,9 K.ohm : 2,0 3,0 K.ohm : 0,9 - 1,5 K.ohm : 0,40 - 0,78 K.ohm : 0,23- 0,42 K.ohm

18 K.ohm : 5,1 - 6,9 K.ohm : 2,0 – 3,0 K.ohm : 0,9 - 1,5
18 K.ohm : 5,1 - 6,9 K.ohm : 2,0 – 3,0 K.ohm : 0,9 - 1,5

46

MANIFOLD ABSOLUTE PRESSURE SENSOR (MAP) FUNGSI Manifold absolute pressure sensor menkonversi tekanan absolute manifold ke

MANIFOLD ABSOLUTE PRESSURE SENSOR (MAP)

MANIFOLD ABSOLUTE PRESSURE SENSOR (MAP) FUNGSI Manifold absolute pressure sensor menkonversi tekanan absolute manifold ke
MANIFOLD ABSOLUTE PRESSURE SENSOR (MAP) FUNGSI Manifold absolute pressure sensor menkonversi tekanan absolute manifold ke
MANIFOLD ABSOLUTE PRESSURE SENSOR (MAP) FUNGSI Manifold absolute pressure sensor menkonversi tekanan absolute manifold ke

FUNGSI Manifold absolute pressure sensor menkonversi tekanan absolute manifold ke signal tegangan dan memasukan signal tersebut ke engine-ECU. Sebagai respon dari signal tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll.

Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)

engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)
engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)
engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)
engine-ECU memperbaiki jumlah fuel injection, dll. Data list SAAT IDLE : 101 Kpa ( 0 m)

47

FUEL TEMPERATURE SENSOR FUNGSI Fuel temperature sensor mengkonversi temperatur fuel menjadi tegangan dan menginput Signal

FUEL TEMPERATURE SENSOR

FUEL TEMPERATURE SENSOR FUNGSI Fuel temperature sensor mengkonversi temperatur fuel menjadi tegangan dan menginput Signal
FUEL TEMPERATURE SENSOR FUNGSI Fuel temperature sensor mengkonversi temperatur fuel menjadi tegangan dan menginput Signal
FUEL TEMPERATURE SENSOR FUNGSI Fuel temperature sensor mengkonversi temperatur fuel menjadi tegangan dan menginput Signal

FUNGSI Fuel temperature sensor mengkonversi temperatur fuel menjadi tegangan dan menginput Signal tegangan tersebut ke engine-ECU.Sebagai respon dari signal tersebut, engine-ECU

memperbaiki jumlah injection fuel, dll.

tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah injection fuel, dll. 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Fuel Temp Sensor
tersebut, engine-ECU memperbaiki jumlah injection fuel, dll. 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Fuel Temp Sensor

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

jumlah injection fuel, dll. 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI Fuel Temp Sensor Fuel Temp Sensor

Fuel Temp Sensor

Fuel Temp Sensor pada 20°C

: 2.0 3.0 K.ohm

48

THROTTLE POSITION SENSOR (TPS) FUNGSI TPS mengkonversi throttle valve position menjadi tegangan dan menginput tegangan

THROTTLE POSITION SENSOR (TPS)

THROTTLE POSITION SENSOR (TPS) FUNGSI TPS mengkonversi throttle valve position menjadi tegangan dan menginput tegangan
THROTTLE POSITION SENSOR (TPS) FUNGSI TPS mengkonversi throttle valve position menjadi tegangan dan menginput tegangan

FUNGSI

TPS mengkonversi throttle valve position menjadi tegangan dan menginput tegangan tersebut ke engine-ECU. Engine-ECU mengontrol throttle valve position.

DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV

mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @
mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @
mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @
mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @
mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @
mengontrol throttle valve position. DATA LIST SAAT IDLE Main TPS : > 4000 mV 2018 @

49

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) FUNGSI Menghasilkan tegangan tergantung dari penekanan accelerator pedal. Engine-ECU

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS)

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) FUNGSI Menghasilkan tegangan tergantung dari penekanan accelerator pedal. Engine-ECU
ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) FUNGSI Menghasilkan tegangan tergantung dari penekanan accelerator pedal. Engine-ECU
ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) FUNGSI Menghasilkan tegangan tergantung dari penekanan accelerator pedal. Engine-ECU

FUNGSI Menghasilkan tegangan tergantung dari penekanan accelerator pedal. Engine-ECU melakukan perhitungan untuk menentukan dasar jumlah injeksi bahan bakar

sesuai dengan tegangan output dari sensor dan kecepatan mesin

dengan tegangan output dari sensor dan kecepatan mesin DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 –
dengan tegangan output dari sensor dan kecepatan mesin DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 –

DATA LIST SAAT IDLE

Main APS

700 1300 mV

Sub APS

200 800 mV

mesin DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200 – 800
mesin DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200 – 800
mesin DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200 – 800

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

50

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS)

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200
ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200

DATA LIST SAAT IDLE

ACCELERATOR PEDAL SENSOR(APS) DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200

Main APS

700 1300 mV

Sub APS

200 800 mV

DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200 – 800 mV
DATA LIST SAAT IDLE Main APS 700 – 1300 mV Sub APS 200 – 800 mV

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

51

BAROMETRIC PRESURE SENSOR (BPS) FUNGSI Barometric pressure sensor merubah tekanan barometric menjadi signal tegangan dan

BAROMETRIC PRESURE SENSOR (BPS)

BAROMETRIC PRESURE SENSOR (BPS) FUNGSI Barometric pressure sensor merubah tekanan barometric menjadi signal tegangan dan
BAROMETRIC PRESURE SENSOR (BPS) FUNGSI Barometric pressure sensor merubah tekanan barometric menjadi signal tegangan dan
BAROMETRIC PRESURE SENSOR (BPS) FUNGSI Barometric pressure sensor merubah tekanan barometric menjadi signal tegangan dan

FUNGSI Barometric pressure sensor merubah tekanan barometric menjadi signal tegangan dan memasukan signaltersebut ke engine-ECU.Sebagai respon dari signal tersebut, engine-

ECUmemperbaiki jumlah fuel yang

diinjeksi, dll.

engine- ECUmemperbaiki jumlah fuel yang diinjeksi, dll. 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI BPS terletak di

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

engine- ECUmemperbaiki jumlah fuel yang diinjeksi, dll. 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI BPS terletak di

BPS terletak di dalam Engine ECU

52

EGR POSITION SENSOR FUNGSI EGR valve assembly mendeteksi posisi EGR valve dan mengirimkan signal ke

EGR POSITION SENSOR

EGR POSITION SENSOR FUNGSI EGR valve assembly mendeteksi posisi EGR valve dan mengirimkan signal ke engine-ECU.
EGR POSITION SENSOR FUNGSI EGR valve assembly mendeteksi posisi EGR valve dan mengirimkan signal ke engine-ECU.
EGR POSITION SENSOR FUNGSI EGR valve assembly mendeteksi posisi EGR valve dan mengirimkan signal ke engine-ECU.

FUNGSI EGR valve assembly mendeteksi posisi EGR valve dan mengirimkan signal ke engine-ECU. Berdasarkan signal tersebut, engine-ECU melakukan feedback control dari EGR valve.

DATA LIST SAAT IDLE

EGR Position 50 - 100 %

Didalam EGR Valve Assembly terdapat dua komponen ,yaitu EGR Position Sensor dan EGR DC Motor (Actuator)

Assembly terdapat dua komponen ,yaitu EGR Position Sensor dan EGR DC Motor (Actuator) 2018 @ SMK
Assembly terdapat dua komponen ,yaitu EGR Position Sensor dan EGR DC Motor (Actuator) 2018 @ SMK

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Assembly terdapat dua komponen ,yaitu EGR Position Sensor dan EGR DC Motor (Actuator) 2018 @ SMK
Assembly terdapat dua komponen ,yaitu EGR Position Sensor dan EGR DC Motor (Actuator) 2018 @ SMK

53

RAIL PRESSURE SENSOR (RPS) FUNGSI Mendeteksi tekanan bahan bakar dalam common rail dan mengirimkan sinyalnya

RAIL PRESSURE SENSOR (RPS)

RAIL PRESSURE SENSOR (RPS) FUNGSI Mendeteksi tekanan bahan bakar dalam common rail dan mengirimkan sinyalnya ke
RAIL PRESSURE SENSOR (RPS) FUNGSI Mendeteksi tekanan bahan bakar dalam common rail dan mengirimkan sinyalnya ke
RAIL PRESSURE SENSOR (RPS) FUNGSI Mendeteksi tekanan bahan bakar dalam common rail dan mengirimkan sinyalnya ke

FUNGSI Mendeteksi tekanan bahan bakar dalam common rail dan mengirimkan sinyalnya ke ECU. Engine-ECU menggunakan voltage yang dikeluarkan dari sensor ini untuk megatur tekanan bahan bakar dalam common rail.

yang dikeluarkan dari sensor ini untuk megatur tekanan bahan bakar dalam common rail. 2018 @ SMK
yang dikeluarkan dari sensor ini untuk megatur tekanan bahan bakar dalam common rail. 2018 @ SMK
yang dikeluarkan dari sensor ini untuk megatur tekanan bahan bakar dalam common rail. 2018 @ SMK

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

yang dikeluarkan dari sensor ini untuk megatur tekanan bahan bakar dalam common rail. 2018 @ SMK

54

FIRST RAIL SWITCH & BACK UP LAMP SWITCH (M/T) Fungsi Engine-ECU memberikan sejumlah injeksi bahan

FIRST RAIL SWITCH & BACK UP LAMP SWITCH (M/T)

FIRST RAIL SWITCH & BACK UP LAMP SWITCH (M/T) Fungsi Engine-ECU memberikan sejumlah injeksi bahan bakar
FIRST RAIL SWITCH & BACK UP LAMP SWITCH (M/T) Fungsi Engine-ECU memberikan sejumlah injeksi bahan bakar
FIRST RAIL SWITCH & BACK UP LAMP SWITCH (M/T) Fungsi Engine-ECU memberikan sejumlah injeksi bahan bakar

Fungsi Engine-ECU memberikan sejumlah injeksi bahan bakar yang sesuai dengan posisi lever menggunakan sinyal ON/OFF ini.

injeksi bahan bakar yang sesuai dengan posisi lever menggunakan sinyal ON/OFF ini. 2018 @ SMK NEGERI
injeksi bahan bakar yang sesuai dengan posisi lever menggunakan sinyal ON/OFF ini. 2018 @ SMK NEGERI

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

55

FUEL FILTER PRESSURE SWITCH FUNGSI Fuel filter menggunakan kontak switch, fuel filter switch mendeteksi tekanan

FUEL FILTER PRESSURE SWITCH

FUEL FILTER PRESSURE SWITCH FUNGSI Fuel filter menggunakan kontak switch, fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan
FUEL FILTER PRESSURE SWITCH FUNGSI Fuel filter menggunakan kontak switch, fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan
FUEL FILTER PRESSURE SWITCH FUNGSI Fuel filter menggunakan kontak switch, fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan

FUNGSI

Fuel filter menggunakan kontak switch, fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan bakar

antara fuel filter dan dan supply pump

fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan bakar antara fuel filter dan dan supply pump 2018 @
fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan bakar antara fuel filter dan dan supply pump 2018 @
fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan bakar antara fuel filter dan dan supply pump 2018 @
fuel filter switch mendeteksi tekanan bahan bakar antara fuel filter dan dan supply pump 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

56

BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 57

BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT

BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 57
BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 57
BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 57

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

BAB 6 ENGINE CONTROL UNIT 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 57

57

ENGINE CONTROL UNIT BLOK DIAGRAM ENGINE ECU Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable

ENGINE CONTROL UNIT

ENGINE CONTROL UNIT BLOK DIAGRAM ENGINE ECU Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable
ENGINE CONTROL UNIT BLOK DIAGRAM ENGINE ECU Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable

BLOK DIAGRAM ENGINE ECU

ENGINE CONTROL UNIT BLOK DIAGRAM ENGINE ECU Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable
ENGINE CONTROL UNIT BLOK DIAGRAM ENGINE ECU Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable

Sebagai tambahan, dia telah mengadopsi sebuah electrically erasable programmable read only memory (EEP ROM) sehingga data pemantauan perbaikan tidak akan dihapus walaupun battery dilepaskan.

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

58

BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 59
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 59
BASIC Common Rail System PRACTICAL
BASIC
Common Rail System
PRACTICAL
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 59
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System PRACTICAL 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI 59

59

Daftar Praktek Actuator , Sensor & Service Point  Pembacaan Data List (Actuator & Sensor)
Daftar Praktek Actuator , Sensor & Service Point  Pembacaan Data List (Actuator & Sensor)
Daftar Praktek Actuator , Sensor & Service Point  Pembacaan Data List (Actuator & Sensor)
Daftar Praktek Actuator , Sensor & Service Point  Pembacaan Data List (Actuator & Sensor)

Daftar Praktek Actuator , Sensor & Service Point

Pembacaan Data List (Actuator & Sensor)

Acuator Test

Simulasi Sensor

Service Point Pada Kendaraan ( Coding , Initialization & Learning )

Simulasi Sensor  Service Point Pada Kendaraan ( Coding , Initialization & Learning ) 2018 @

2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI

Simulasi Sensor  Service Point Pada Kendaraan ( Coding , Initialization & Learning ) 2018 @
Simulasi Sensor  Service Point Pada Kendaraan ( Coding , Initialization & Learning ) 2018 @
BASIC Common Rail System SELESAI 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System SELESAI 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System SELESAI
BASIC
Common Rail System
SELESAI
BASIC Common Rail System SELESAI 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI
BASIC Common Rail System SELESAI 2018 @ SMK NEGERI 1 SINGOSARI