Anda di halaman 1dari 4

Ansietas Setelah dilakukan asuhan keperawatan Terapi Relaksasi

Batasan Karakteristik selama …. x 24 jam, kecemasan dapat  Gambarkan rasionalisasi dan


Perilaku berkurang dengan kriteria hasil : manfaat relaksasi serta jenis
 Agitasi  Tidak dapat beristirahat berkurang relaksasi yang tersedia (misalnya
 Gelisah  Tidak berjalan mondar mandir music, meditasi, relaksasi rahang
 Gerakan ekstra  Tidak meremas-remas tangan dan relaksasi progresif
 Insomnia  Tidak nampak wajah tegang  Dorong pengulangan Teknik
 Kontak mata yang buruk  Dapat mengambil keputusan praktik-praktik tertentu secara

 Melihat sepintas  Tidak mengeluarkan rasa marah berkala

 Mengekspresikan kekhawatiran secara berlebihan  Berikan waktu yang tidak

karena perubahan dalam peritiwa  Mudah berkonsentrasi terganggu karena mungkin saja

hidup  Rasa takut disampaikan secara klien tertidur

 Penurunan produktivitas lisan  Dorong control sendiri ketika

 Perilaku mengintai  Rasa cemas disampaikan secara relaksasi dilakukan

 Tampak waspada lisan  Evaluasi laporan individu terkait

Afektif  Tidak ada peningkatan tekanan dengan relaksasi yang dicapai

 Berfokus pada diri sendiri darah secara teratur, dan monitor


ketegangan otot secara periodik
 Distress
denyut nadi, tekanan darah, dan
 Gelisah
suhu tubuh dengan tepat
 Gugup
 Kesedihan yang mendalam
 Ketakutan  Kembangkan kaset Teknik
 Menggemurutukkan gigi relaksasi untuk digunakan individu
 Menyesal dengan tepat
 Peka  Evaluasi dan dokumentasikan
 Perasaan tidak adekuat respon terhadap terapi relaksasi

 Putus asa
 Ragu
Fisiologis
 Gemetar
 Peningkatan keringat
 Peningkatan ketegangan
 Tremor
 Suara bergetar
 Wajah tegang
Simpatis
 Anoreksia
 Diare
 Dilatasi pupilek
 Eksitasi kardiovaskuler
 Gangguan pernapasan
 Jantung berdebar-debar
 Kedutan otot
 Lemah
Parasimpatis
 Anyang-anyangan
 Diare
 Dorongan segera berkemih
 Gangguan pola tidur
 Kesemutan pada ekstremitas
 Letih
Kognitif
 Bloking pikiran
 Cenderung menyalahkan orang lain
 Gangguan konsentrasi
 Gangguan perhatian
 Konfusi
 Lupa
Faktor yang berhubungan
 Ancaman kematian
 Ancaman pada status terkini
 Hereditas
 Hubungan interpersonal
 Kebutuhan yang tidak dipenuhi
 Konflik nilai
 Konflik tentang tujuan hidup
 Krisis maturase
 Krisis situasi