Anda di halaman 1dari 5

TERM OF REFERENCE

( KERANGKA ACUAN KERJA )


PEKERJAAN STUDI POTENSI AIR TANAH DENGAN PENYELIDIKAN
GEOLISTRIK DI 5 (LIMA) LOKASI
DI KABUPATEN PASURUAN

A. Pendahuluan

1. Jawa Timur merupakan salah satu penyumbang stok pangan nasional sebesar
30% sehingga pembangunan di bidang irigasi untuk menyumbang sektor
pertanian terus digalakkan. Untuk mendukung program Ketahanan Pangan
Nasional ini, maka pembangunan dibidang irigasi untuk menunjang sektor
pertanian juga harus terus digalakkan melalui berbagai program dan sumber
dananya.
2. Pengembangan sumber air untuk menunjang usaha pertanian telah
dilaksanakan secara optimal dalam kurun waktu yang cukup lama dan tetap
akan terus dikembangkan .
3. Mata pencaharian penduduk di Kabupaten Pasuruan sebagian besar
bertumpu pada sektor pertanian.
4. Salah satu permasalahan umum di bidang pertanian yang terjadi di daerah
Pasuruan adalah terbatasnya suplai air irigasi terutama pada musim
kemarau. Hal ini dirasakan sangat menghambat pertumbuhan hasil
pertanian daerah setempat. Khususnya pada saat MK II, palawija yang
ditanam masih sulit untuk mendapatkan suplai air secara optimal.
5. Dalam rangka upaya mempertahankan dan meningkatkan hasil produksi
pertanian, pada tahun 2009 Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan cq.
Dinas Pengairan dan Pertambangan mengadakan pekerjaan Studi Potensi
Air Tanah dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi.

B. Maksud dan Tujuan

Studi Potensi Air Tanah dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam
tahun 2009 ini, dimaksudkan dapat menunjang peningkatan produksi pertanian
khususnya daerah dataran tinggi/daerah rawan kekeringan sehingga diharapkan dapat
meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan pendapatan petani dan
optimalisasi pemanfaatan sumber daya air tanah. Sehingga untuk mencapai tujuan

Term of Reference - 1
tersebut diperlukan studi yang dapat memberikan gambaran dengan detil potensi air
tanah yang nantinya dapat dipakai dasar perencanaan pengembangan serta
pemanfaatan dan pengelolaan air tanah.

C. Lokasi Pekerjaan
Studi Potensi Air Tanah dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam
tahun 2009 ini tersebut terletak tersebar di Kabupaten Pasuruan, dengan penjelasan
lokasi sebagai berikut :
1. Desa Sanganom Kecamatan Nguling
2. Desa Sebalong Kecamatan Nguling
3. Desa Sidumulyo Kecamatan Nguling
4. Desa Karanglo Kecamatan Grati
5. Desa Kedungpengaron Kecamatan Kejayan

D. Lingkup Pekerjaan
Studi Potensi Air Tanah dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam
tahun 2009 terbagi dalam 4 (empat) kegiatan pokok sebagai berikut :
• Kegiatan A : Pekerjaan Persiapan, pekerjaan pada kegiatan ini meliputi
pengumpulan data sekunder dan desk study.
• Kegiatan B : Pekerjaan Lapangan, pekerjaan pada kegiatan ini meliputi
pengumpulan data hidrologi/klimatologi dan penyelidikan
geolistrik.
• Kegiatan C : Menganalisa hasil dari penyelidikan geolistrik, membuat
rekomendasi dan kesimpulan.
• Kegiatan D : Pembuatan Laporan

E. Jangka Waktu Pelaksanaan Pekerjaan

Studi Potensi Air Tanah dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam
tahun 2009 direncanakan dapat diselesaikan dalam jangka waktu 60 (enam puluh) hari
kalender, terhitung sejak diterbitkannya Surat Perintah Mulai Kerja.

F. Tenaga yang Diperlukan


Tenaga yang diperlukan pada pelaksanaan Studi Potensi Air Tanah dengan
Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam tahun 2009 tersebut, adalah
sebagai berikut :

Term of Reference - 2
Tenaga Profesional
1. Team Leader
2. Ahli Geohidrologi
Tenaga Pendukung
1. Operator geolistrik
2. Tenaga pembantu lapangan

Tenaga Penunjang
1. Administrasi

Personil yang ditugaskan oleh konsultan dalam pekerjaan Studi Potensi Air Tanah
dengan Penyelidikan Geolistrik di 5 (lima) lokasi. dalam tahun 2009 harus mampu
dalam bidang tugasnya masing-masing serta harus sesuai dengan yang diusulkan oleh
konsultan yang bersangkutan.
Apabila staf yang sudah dicalonkan dan disetujui akan diganti, calon pengganti yang
diusulkan harus memiliki kualifikasi dan pengalaman yang sama atau lebih tinggi, dan
harus mendapatkan persetujuan terlebih dahulu dari Pemberi Pekerjaan.
1. Team Leader
Sarjana Sipil/Teknik Pengairan/Geologi berpengalaman minimal 5 (lima) tahun
pada pekerjaan Geohidrologi dalam pengembangan air tanah
2. Ahli Geohidrologi
Sarjana Geologi berpengalaman minimal 5 (lima) tahun pada pekerjaan analisa
Geohidrologi dalam pengembangan air tanah.
4. Tenaga Sub Profesional dan tenaga penunjang yang diperlukan antara lain :
a. Operator Geolistrik
b. Tenaga kerja lokal
c. Administrasi

G. Pembuatan Laporan

1. Syarat-syarat Laporan
Laporan pelaksanaan Asisten Tenaga Ahli Geohidrologi disusun dalam Bahasa
Indonesia serta dibuat masing-masing sebagai berikut :
a. Laporan Penunjang (Supporting Report)
Laporan ini dibuat dalam 3 (tiga) ganda yang berisi Laporan penyelidikan
geolistrik dan disiapkan sebelum pembuatan Laporan Akhir .

Term of Reference - 3
b. Laporan Akhir
Laporan ini memuat hasil akhir analisa , kesimpulan dan rekomendasi.
2. Asistensi
Asistensi dengan pihak direksi harus diadakan minimal 2 (dua).

H. Penjelasan Umum

1. Lokasi dan Kantor Proyek


Lokasi daerah studi berada di kabupaten, sehingga kantor konsultan harus berada
di Kabupaten Pasuruan.
2. Satuan Ukuran
Satuan ukuran yang digunakan adalah satuan ukuran metris/internasional.
3. Perubahan
Apabila pada tahap pelaksanaan perlu perubahan Kerangka Acuan Kerja atau
Kontrak, maka perubahan ini dpat dilakukan sebagaimana yang ditetapkan dalam
Pasal Perubahan Syarat Umum Kontrak.
4. Kerjasama dengan Instansi Lain
Jika konsultan memerlukan kerjasama dengan instansi lain, maka konsultan harus
menguraikan kerjasama tersebut dalam usulannya serta segala akibat dari
kerjasama itu.

I. Syarat-syarat Umum

1. Konsultan harus bertanggungjawab penuh dalam segala hal yang menyangkut


masalah teknis atas hasil akhir studi.
2. Dalam usulan yang diajukan, konsultan harus mencantumkan data-data yang harus
dikumpulkan, informasi yang ada, cara evaluasi data dan lain-lain.
3. Kriteria dan standar yang dipergunakan mengacu kepada pedoman/standar yang
dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Pengembangan Prasarana Wilayah,
Departemen Permukiman dan Pengembangan Wilayah atau ex Departemen
Pekerjaan Umum.

J. Fasilitas yang Harus Disediakan oleh Konsultan


Fasilitas yang harus disediakan oleh Konsultan meliputi :
1. Fasilitas transportasi harus berupa kendaraan yang sesuai dengan keperluan
pelaksanaan pekerjaan di lapangan, termasuk pengemudi
2. Biaya mobilisasi dan demobilisasi tenaga dari dan ke lokasi pekerjaan
3. Biaya akomodasi dan perjalanan dinas bagi team dalam hubungannya dengan
pelaksanaan pekerjaan

Term of Reference - 4
4. Biaya untuk tenaga lokal dan pengadaan tenaga pembantu untuk pekerjaan di
lapangan.
5. Biaya pos dan telekomunikasi untuk kelancaran pelaksanaan pekerjaan.

K. Penyediaan Barang dan Fasilitas

1. Penyediaan oleh Dinas Pengairan dan Pertambangan Kabupaten Pasuruan


a. Laporan dan data
Peninjauan laporan dan data yang ada, serta pemberian informasi dan instruksi
mengenai ketentuan/ketetapan pemerintah yang berlaku sehubungan dengan
pelaksanaan pekerjaan.
b. Akomodasi dan angkutan
Kantor Dinas Pengairan dan Pertambangan Kabupaten Pasuruan tidak
menyediakan akomodasi dan ruang kantor untuk konsultan.
c. Pejabat pengawas
Dinas Pengairan dan Pertambangan Kabupaten Pasuruan akan mengangkat
pejabat, petugas dan wakilnya sebagai pengawas yang mungkin diperlukan
demi pelaksanaan jasa konsultan yang efektif.
2. Pemilikan Laporan dan Peralatan
Semua barang, kendaraan dan data yang disediakan atau yang dibeli oleh
Konsultan atas nama Dinas Pengairan dan Pertambangan Kabupaten Pasuruan.
2. Laporan dan Catatan Lain

Term of Reference - 5