Anda di halaman 1dari 9

Cara Mencelup Kain Agar

Warna Rata dan Tidak


Belang-belang
Admin Batik Merang 13:55 Batik Merang , Tips & Tricks 1 Comments

Ada teknik khusus yang bisa dipakai dalam hal mencelup kain agar hasilnya rata

dan tidak belang.

Dalam proses mewarnai kain menggunakan pewarna remasol, atau procion,

dibutuhkan cara tertentu agar memperoleh hasil yang bagus dan maksimal serta

tentu saja hasil warna menjadi rata dan tidak belang-belang.

Mencelup kain. Pict source: teinturetextile.fr

Dalam beberapa hari ke belakang, kami di Batik Merang seringkali


menjumpai beberapa pembaca blog kami yang menanyakan
bagaimana caranya mencelup kain agar rata alias agar hasil
pewarnaannya tidak belang-belang? Dalam artikel kali ini, kami
akan mencoba memberikan tips dan trik demi menjawab
pertanyaan semacam itu.

Sebelum melangkah ke proses pencelupan untuk menghasilkan


warna yang merata, kami akan sedikit menyampaikan bahwasanya
dalam trik kali ini, yang akan dipakai sebagai sampel adalah kain
katun dengan jenis pewarna procion atau remasol.

Baca mengenai pewarna remasol lebih jauh dalam artikel


ini: mewarnai batik dengan rhemazol.

Baik, langsung saja, untuk tahapan pertama dalam proses


mewarnai kain agar warna menjadi rata dan tidak belang-belang
ini, persiapkan dahulu takaran pewarnanya. Untuk takaran atau
dosis obat pewarna ini bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Di sini,
untuk mencelup kain katun, kami biasanya menggunakan dosis
antara 50-100 gram untuk 1 liter air.

Note: 1 liter larutan pewarna (bubuk pewarna yang sudah


dilarutkan dengan air), dapat digunakan untuk mewarnai kain
sepanjang 3-4 meter. Akan tetapi kalau di-pas, akan susah dalam
pencelupannya. Maka idealnya, tiap akan mewarnai ada baiknya
sediakan larutan pewarna lebih banyak dari kebutuhan.

Bahan lain yang diperlukan yaitu pengunci warna. Nah, di sini kita
bisa menggunakan pengunci warna untuk procion ini dengan
waterglass, atau bisa juga dengan soda (soda kue bisa, soda ash
juga bisa).

Kalau bahan sudah disiapkan, maka selanjutnya kita bisa mulai


mencelupkan kain pada larutan pewarna yang sudah dipersiapkan.
Untuk memudahkan pembaca dalam prakteknya, tulisan ini akan
kami buat sedetail mungkin. Jadi perhatikan baik-baik, ya.

Pertama, mencelup kain dengan pewarna plus soda (ash atau


kue).

Saat pewarna sudah dilarutkan, tambahkan soda kue separuh (50%


atau bisa kurang dari itu misal 30% saja) takaran bubuk
pewarnanya. Jadi misalkan tadi bubuk pewarna procion atau
remasolnya 100 gram, maka soda yang dibutuhkan yaitu antara 30
sampai 50 gram. Silakan diingat persentasenya.
Jika pewarna sudah dicampuri dengan soda, maka kita tinggal
mencelupkan kain di sana. Celupkan semua agar setiap jengkal
kain yang ingin diwarnai semuanya terkena pewarnanya. Jangan
sampai ada yang tidak terkena pewarna. Cukup celupkan sekali
saja asal semuanya sudah terkena warna.

Lepas itu, kita kemudian bisa meniriskannya agar semua warna di


kain tidak ada lagi yang menetes. Sampai di sini, kita selanjutnya
tinggal mengeringkan. Nah, di tahap pengeringan pewarnaan yang
menggunakan soda sebagai pengunci, harus diperhatikan langkah
berikut.

Saat mengeringkan kain hasil celupan, usahakan tidak ada yang


nyelempit (terlipat di sebagian kainnya). Untuk menghindarinya,
maka tahap pengeringan yang paling bagus adalah dengan
direntangkan. Apakah harus direntangkan di bawah sinar matahari
langsung? Tidak juga. Kita bisa merentangkan di mana saja asal
kalau mau kena matahari, ya harus semuanya kena, kalau tidak ya
harus semua bagian kain tidak kena.
Kalau kain sudah kering, selanjutnya kita perlu mendiamkannya
beberapa waktu. Dalam kebiasaan kami, waktu pengndapan warna
yang paling bagus adalah 24 jam. Kalau kurang bagaimana? Sejauh
kurangnya tidak berlebihan, maka masih bisa ditoleransi.

Kalau sudah diendapkan (diinapkan), selanjutnya kita bisa


langsung mencuci hasil pewarnaan ini dengan menggunakan air
bersih. Untuk pencucian, sebaiknya dicuci sebanyak 2 sampai 3
kali karena pada pencucian pertama, masih akan ada yang luntur
(sekira 10%-20%). Setelah dicuci 2-3 kali, kita bisa menjemurnya,
di mana saja dan kapan saja boleh kalau sudah di fase ini. Lihat
hasilnya saat sudah kering. Jika sesuai dengan steps di atas,
harusnya tidak ada belang-belang. Anda berhasil. Hehe.

Kedua, mencelup kain dengan pewarna plus waterglass.

Pewarna yang sudah ditakar dan dilarutkan, jangan dikasih soda.


Langsung saja dipakai untuk mencelup kain. Kalau sudah, tiriskan
sebentar. Nah, harusnya ada sisa pewarna yang masih ada di
wadah yang dipakai. Sisa pewarna itu kita kasih larutan
waterglass. Lalu kita lakukan pencelupan sekali lagi dengan
pewarna yang sudah tercampuri waterglass.
Note: Untuk melarutkan waterglass, di sini kami biasanya
menggunakan dosis 250 gram waterglass untuk tiap 1 liter air.
Apakah harus dicampur dengan kostik? Tidak harus, tapi memang
sebaiknya dicampur sodium kostik. Cara melarutkannya, misal,
siapkan 500 gram waterglass kental, masukkan ke dalam wadah,
beri air 1 liter, aduk sampai waterglass sedikit terurai dan
melarut. Selanjutnya, siapkan 50 gram kostik. Larutkan dalam 1
liter air. Campurkan larutan kostik ini ke dalam wadah larutan
waterglass tadi. Aduk agar keduanya tercampur sempurna
menjadi satu. Penggunaan kostik ini akan membuat waterglass
lebih mudah melarut.

Langkah selanjutnya setelah kain diwarnai dua kali (pertama


dengan pewarna tanpa apapun, yang kedua dengan dicampur
larutan waterglass), maka kita bisa memeras kain tersebut sedikit.
Pelan dan sedikit saja kain kita peras. Kalau sudah, masukkan ke
dalam kantung plastik. Ikat agar semuanya tertutup rapat. Kalau
sudah, beri lubang kecil-kecil di bagian bawah plastik. Lalu
gantung di tempat teduh.

Pembungkusan kain dengan plastik ini dimaksudkan agar kain yang


sudah selesai kita celupkan, tidak terkena matahari dan angin.
Jadi diingat-ingat, ya. Untuk pewarnaan menggunakan pengunci
waterglass, kita HARAM hukumnya membiarkan kain terkena sinar
matahari langsung dan juga angin.

Tunggu setidaknya 5 jam, kain dalam bungkusan baru bisa diambil


untuk dicuci. Sebaiknya cuci minimal 3 kali karena pewarna tentu
masih akan ada yang luntur. Kalau sudah dicuci, kita bisa
mengeringkannya dengan cara sesuka hati kita. Mau dijemur di
bawah matahari, di angin-anginkan, atau disetrika juga boleh.
Setelah kering, lihatlah hasilnya. Jika pembaca mempraktekkan
sesuai dengan teks di atas, maka seharusnya hasil pewarnaan
menjadi rata.

Ketiga, mencelup kain dengan pewarna plus waterglass 2.

Nah, masih ada cara lain dalam pencelupan kain dengan pewarna
procion atau rhemazol plus waterglass. Bagaimanakah cara
tersebut? Simak baik-baik.

Pertama, langsung celupkan kain pada larutan pewarna (pewarna


tanpa soda tanpa campuran lain). Jika sudah, keringkan dengan
cara seperti mengeringkan pada cara pertama di atas tadi
(direntangkan). Kalau sudah kering dan benar-benar kering-ring-
ring, selanjutkan kita celupkan pada larutan waterglass. Silakan
baca ulang cara melarutkan waterglass pada "Note" di atas tadi.

Jadi, pertama dicelupkan ke pewarna, keringkan, lalu celupkan


pada waterglass. Selanjutnya? Selanjutnya tiriskan saja. Biarkan
dan diamkan setidaknya 3 jam. Kalau sudah, langsung dicuci 2-3
kali dengan air bersih. Terakhir, jemur untuk pengeringan.
Selesai. Dengan cara ini, selama pada pencelupan pertama sampai
kering hasil pewarnaan rata, maka sampai akhir pun harusnya
hasil akhir cara ini juga rata dan tidak ada belang-belang.

Okelah, pembaca blog Batik Merang semuanya yang semoga


disayangi Tuhan Yang Esa, itulah beberapa cara mencelup kain
dengan pewarna procion atau remasol agar warna menjadi rata
dan tidak belang-belang yang dapat kami sajikan dalam artikel
keren ini. Jika masih ada yang kurang memahamkan, silakan tulis
pertanyaan di kolom komentar. Jika malu bertanya di kolom
komentar, hubungi kami melalui e-mail yang tertera di laman ini.

Terima kasih sudah menjadi pembaca kami, terima kasih sudah


men-support kami, terima kasih sudah menyimak trik ini, dan
terima kasih sudah membaca sampai akhir. Doakan dalam waktu
segera akan kami bikinkan video tutorial pencelupan warna ini
untuk mempermudah pembaca dalam memahaminya. Sekian dari
kami.

Wassalam,
Admin Batik Merang Paling Kece Sejagad Maya Tapi Masih
Jomblohohohohoho~