Anda di halaman 1dari 13

LEGAL :

LOGISTICS & TRANSPORTASI


Modul Pelatihan
Program Retooling Kompetensi Dosen Vokasi 2019
Gedung Raflesia, Kampus Politeknik Pos Indonesia, Bandung, 2 Agustus 2019

Instruktur :
DR. DHANANG WIDIJAWAN, S.H., M.H.
dhan_poltekpos@yahoo.com, 0818 428 255
Dosen Politeknik Pos Indonesia
& Sekolah Tinggi Manajemen Logistik, Bandung

POLITEKNIK POS INDONESIA


Bandung, 2 Agustus 2019
LEGAL :
LOGISTICS & TRANSPORTASI
BAGIAN II
KONTEN :
Definisi, Kewajiban, Hak, Tanggung Jawab, dan Perizinan
Pelaku Usaha Transportasi Barang, berdasarkan :
• UU Lalu Lintas & Angkutan Jalan (LLAJ)(No. 22/2009)
• UU Perkeretaapian (KA) (No. 23/2007)
• UU Pelayaran (No. 17/2003)
• UU Penerbangan (No. 1/2009)
• PP Angkutan Multi Moda (No. 8/2011)
DEFINISI, KEWAJIBAN, HAK,
TANGGUNG JAWAB, PERIZINAN
PELAKU USAHA TRANSPORTASI BARANG
berdasarkan
UU LALU LINTAS & ANGKUTAN JALAN (LLAJ)
No. 22 Tahun 2009
Pasal 1
Definisi Angka 21

Pasal 1
Pasal 1 Pasal 1 Pasal 1
Angka 1
Angka 1 Angka 22 Angka 6
Jasa
Kendaraan Pengguna Sarana/
Angkutan
Bermotor Jasa Prasarana
Orang /
Umum
Barang
Definisi Pelaku Usaha
■ Pasal 1 Angka 21
Perusahaan Angkutan Umum adalah badan hukum yang menyediakan jasa angku
orang dan/atau barang dengan Kendaraan Bermotor Umum.

Angka 1 : Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah satu kesatuan sistem yang terdiri
Lalu Lintas, Angkutan Jalan, Jaringan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Prasarana Lalu Li
dan Angkutan Jalan, Kendaraan, Pengemudi, Pengguna Jalan, serta pengelolaannya.
Angka 10 : Kendaraan Bermotor Umum adalah setiap Kendaraan yang digunakan un
angkutan barang dan/atau orang dengan dipungut bayaran

Angka 22 : Pengguna Jasa adalah perseorangan atau badan hukum yang mengguna
jasa Perusahaan Angkutan Umum.
Angka 6 : Sarana dan Prasarana Lalulintas dan Angkutan Jalan
Kewajiban

Pasal 189
Pasal 186 Pasal 187 Pasal 188
mengasurans
engangkut mengembalikan mengangkut
kan barang/
ang/barang Biaya Angkutan orang/barang
orang
Kewajiban Pelaku Usaha
 Pasal 186
Perusahaan Angkutan Umum Wajib mengangkut Orang dan/atau barang
setelah disepakati perjanjian angkutan dan/atau dilakukan pembnayaran
biaya angkutan oleh penumpang dan/atau pengirim barang.
 Pasal 187
Perusahaan Angkutan Umum Wajib mengembalikan biaya angkutan yang
telah dibayar oleh penumpang dan/atau pengiriman barang jika terjadi
pembatalan pemberangkatan.
 Pasal 188
Perusahaan Angkutan Umum Wajib mengganti Kerugian yang telah diderita
oleh penumpang atau pengirim barang karena lalai dalam melaksanakan
pelayanan angkutan.
 Pasal 189
Perusahaan Angkutan Umum Wajib Mengasuransikan barang/orang
Perizinan

Pasal 176 Pasal 179 Pasal 180


penyelenggara penyelenggara penyelenggara
angkutan dalam angkutan tidak angkutan barang
trayek dalam trayek khusus dan alat berat
Perizinan Pelaku Usaha
 Pasal 176
Izin penyelenggara angkutan orang dalam trayek.
 Pasal 179
Izin penyelenggara angkutan orang tidak dalam trayek.
 Pasal 180
Izin penyelenggara angkutan barang khusus dan alat berat.
Hak Pelaku Usaha

Pasal 195 Pasal 196


Penahanan Barang Barang yang tidak diambil
Hak Pelaku Usaha
 Pasal 195
• Perusahaan Angkutan Umum berhak untuk menahan barang yang
diangkut jika pengirim atau penerima tidak memenuhi kewajiban dalam
batas waktu yang ditetapkan sesuai dengan perjanjian angkutan.
• Perusahaan Angkutan Umum berhak memungut biaya tambahan atas
barang yang di simpan dan tidak diambil sesuai dengan kesepakatan.
 Pasal 196
Jika barang angkutan tidak diambil oleh pengirim atau penerima sesuai
dengan batas waktui yang telah disepakati, Perusahaan Angkutan Umum
berhak memusnakan barang yang sifatnya berbahaya atau mengganggu
dalam penyimpanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-
undangan.
Tanggung Jawab

Pasal 19
Penyelenggara
Tanggung Jawab Pelaku Usaha
 Pasal 197
• Ada 3 Tanggung Jawab Pemerintah dan Pemerintahan Daerah sebagai
Penyelenggara Angkutan, yaitu :
1. Memberikan jaminan kepada pengguna jasa angkutan umum untuk
memndapatkan pelayanan.
2. Memberikan perlindungan kepada perusahaan angkutan umum dengan
menjaga keseimbangan antara penyedia dan permintaan angkutan
umum, dan
3. Melakukan pemantauan dan mengevaluasian terhadap amgkutan orang
dan barang.