Anda di halaman 1dari 14

CIRI – CIRI BENDA MENURUT FAKTOR

WUJUDNYA PERUBAHAN WUJUD BENDA

Benda padat Suhu

Benda cair Jumlah Zat

Benda gas Ukuran

TEMA 1
BENDA – BENDA DI LINGKUNGAN SEKITAR

PERUBAHAN WUJUD BENDA PENGARUH KEGIATAN MANUSIA TERHADAP


KESEIMBANGAN LINGKUNGAN
TEMA 1
BENDA-BENDA DI LINGKUNGAN SEKITAR

A. Wujud Benda dan sifat-sifatnya


Hari ini udara begitu panas. Tama merasa sangat haus. Bergegas ia pulang ke rumah karena ingin
minum. Sesampai di rumah Tama langsung menuju dapur dan membuka lemari es. Ia ingin mengambil
sisa susu yang tadi pagi belum dihabiskannya. Agar susunya tidak basi Tama memasukkannya ke
Freezer. Hei, susu yang tadi pagi masih berbentuk cair sekarang sudah mengeras. Melihat kejadian ini
Tama ingat pelajaran yang diberikan ibu guru di sekolah.
Bu guru kemarin menjelaskan bahwa benda dapat dibedakan berdasarkan wujudnya menjadi benda
padat, benda, cair, dan gas. Setiap wujud benda memiliki ciri-ciri dan sifat yang berbeda-beda. Tama
masih ingat dengan jelas apa perbedaan dari ketiga wujud benda tersebut. Ia juga mencatatnya dibuku
catatannya. Bergegas Tama menuju kamarnya untuk membuka kembali catatan yang diberikan bu Guru
kemarin
Wujud benda di muka bumi dapat dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu :
1) Wujud Padat
2) Wujud Cair
3) Wujud Gas
Perhatikan contoh benda yang terdapat di sekitar kita !

Ketiga wujud benda tersebut memiliki sifat yang berbeda-beda, untuk lebih jelasnya perhatikan tabel
berikut :
No Wujud Benda Sifat Benda Contoh Benda
1. Padat - Bentuknya dan volume selalu tetap - Batu
meskipun berpindah tempat - Almari
- Buku
- dll
2. Cair - Bentuknya berubah ubah sesuai - Air
tempatnya - Bensin
- Volumenya tetap meskipun berpindah - Kecap
tempat - dll

3. Gas - Bentuknya dan volume selalu berubah- - Udara


ubah mengikuti tempatnya - Asap
- Aroma parfum
- dll
B. Faktor Perubahan Wujud Benda Padat, Cair, dan Gas.
Tama meneruskan membaca catatan. Ia masih ingat saat menerangkan pelajaran kemarin Bu guru
juga mengatakan bahwa suatu benda dapat berubah wujud dari suatu wujud ke wujud lainnya. Hei,
berarti susu tadi juga mengalami perubahan wujud! Tadi pagi sebelum dimasukkan ke freezer susunya
masih berwujud cair, sekarang susu itu telah membeku. Tapi..hei, sekarang susunya sudah mencair
lagi!. Tama tersenyum senang, ia semakin mengerti apa yang telah diajarkan oleh bu Guru.
Peristiwa berubahnya wujud benda disebut dengan perubahan wujud. Perubahan wujud benda
disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:
1. Suhu
Suhu dapat mempengaruhi wujud benda karena suhu dapat mempengaruhi gerakan partikel yang
ada didalam benda.
Contoh: Lahar panas gunung berapi akan membeku setelah terkena air yang suhunya lebih dingin.
2. Jumlah zat
Perubahan wujud benda akan lebih cepat apabila jumlahnya lebih sedikit.
Contoh: air didalam gelas plastik kecil akan lebih cepat membeku dibanding air dalam gelas plastik
besar ketika sama-sama dimasukkan ke dalam freezer.
3. Jenis Benda
Perubahan wujud benda juga di pengaruhi oleh unsure/jenis penyusun benda tersebut.
Contoh: titik lebur timah lebih cepat dari pada titik lebur besi, sebaliknya bensin lebih cepat
menguap dari pada minyak tanah jika dibiarkan terbuka.

C. Perubahan Wujud Benda

Benda dapat berubah wujud karena pengaruh suhu atau tekanan udara. Macam-macam perubahan
wujud benda:
 Menguap
Merupakan perubahan wujud benda dari cair ke gas. Perubahan ini
terjadi akibat pemanasan benda hingga mencapai titik didihnya.
Penguapan dipengaruhi oleh faktor suhu yang tinggi. Contohnya,
Peristiwa pembuatan garam dapur dari penguapan air laut
 Mengembun
Merupakan perubahan wujud benda dari gas ke cair. Perubahan ini
terjadi akibat benda gas mengalami proses kondensasi
(pendinginan). Pengembunan dipengaruhi faktor suhu yang
rendah. Contohnya, terbentuk embun di daun pada pagi hari.
 Menyublim
Merupakan perubahan wujud benda dari padat ke gas.
Penyubliman dipengaruhi tekanan udara.
Contohnya, kamper akan berubah menjadi gas jika dibiarkan di
udara terbuka.
 Menghablur (deposisi)
Merupakan perubahan wujud benda dari gas ke padat. Perubahan
ini dipengaruhi oleh tekanan udara.
Contohnya, terbentuk jelaga (serbuk hitam) di knalpot yang
berasal dari gas karbondioksida.
 Mencair
Merupakan perubahan wujud dari padat ke cair. Perubahan ini
terjadi jika benda padat dipanaskan.
Contohnya adalah mentega yang dipanaskan.
 Membeku
Merupakan perubahan wujud benda dari cair menjadi padat.
Perubahan ini terjadi bila benda cair didinginkan.
Contohnya adalah air membeku setelah beberapa lama di dalam
freezer.

Berdasarkan penyebabnya, Perubahan wujud benda dapat di bedakan menjadi 2 (dua) yaitu :
 Faktor Alami
Proses perubahan wujud terjadi karena kegiatan alamiah ( tanpa peran manusia ). Contoh,
terjadi hujan karena proses pengembunan.
 Faktor Manusia
Proses perubahan wujud yang disengaja untuk kepentingan manusia. Contoh, manusia merubah
wujud air menjadi es untuk membuat minuman.

Perubahan wujud pada benda dapat digolongkan menjadi:


Perubahan wujud benda adalah suatu proses pada benda yang menyebabkan benda tersebut
mengalami perubahan dari bentuknya semula. Perubahan wujud pada benda dapat digolongkan
menjadi dua jenis, yaitu perubahan wujud yang dapat kembali dan perubahan wujud yang tidak dapat
kembali. Berikut penjelasan mengenai kedua jenis perubahan wujud tersebut.

1. Perubahan Wujud yang Dapat Kembali ke Bentuk Semula


Pada perubahan wujud yang dapat kembali, benda yang mengalami perubahan dapat berubah
kembali ke bentuk semula. Contohnya, perubahan wujud pada air. Air dapat berubah wujud menjadi
es. Es dapat kembali berubah wujud menjadi air. Bahkan, air yang berubah menjadi benda gas
dapat kembali berubah menjadi titik air. Selain air, perubahan wujud yang dapat kembali ke bentuk
semula dapat terjadi pada gula dan garam yang larut dalam air. Gula dan garam yang larut dalam
air dapat berubah kembali menjadi gula dan garam padat. Caranya adalah dengan menguapkan
larutan gula dan garam itu.
2. Perubahan Wujud yang Tidak Dapat Kembali ke Bentuk Semula
Pada perubahan wujud yang tidak dapat kembali, benda yang mengalami perubahan tidak dapat
diubah kembali ke bentuk semula. Perubahan wujud yang terjadi karena pembakaran merupakan
perubahan wujud yang tidak dapat kembali, misalnya kertas atau kayu yang dibakar. Kertas yang
dibakar akan berubah menjadi abu. Kayu yang dibakar dapat berubah menjadi arang. Dengan cara
apapun, abu tidak dapat diubah lagi menjadi kertas. Begitu pula arang tidak dapat berubah menjadi
kayu lagi. Beberapa proses alami merupakan proses perubahan wujud yang tidak dapat kembali,
misalnya pembusukan yang terjadi pada sayuran dan buah-buahan.

Perubahan fisika dan kimia dapat disebabkan oleh:


 Pelapukan
Merupakan proses hancurnya kayu atau batu secara perlahan akibat aktivitas makhluk hidup, suhu,
dan kelembaban. Untuk mengurangi kecepatan pelapukan, bahan-bahan yang mudah lapuk seperti
kayu dapat dicat/dipernis agar uap air, jamur, dan rayap tidak dapat masuk ke kayu dan merusak
pori-pori kayu.
 Perkaratan
Merupakan proses berubahnya susunan kimia dari bahan-bahan logam karena reaksi dengan Air dan
oksigen. Perkaratan ditandai dengan timbulnya bercak-bercak berwarna merah kecoklatan. Benda
yang mengalami proses perkaratan akan menjadi keropos, rapuh, dan mudah patah. Perkaratan
dapat dicegah dengan proses penyepuhan atau mengecat logam.
 pembusukan
Merupakan proses rusaknya bahan makanan karena aktifitas mikroorganisme seperti jamur dan
bakteri. Pembusukan menjadi lebih cepat jika kondisi lingkungan lembab karena jamur dan bakteri
tumbuh subur. Proses pembusukan dapat dicegah dengan melakukan pengeringan, pengasinan,
pembekuan, dan pemberian pengawet.
D. Pengaruh Kegiatan Manusia Terhadap Keseimbangan Lingkungan
Perubahan alam adalah suatu keadaan dimana alam berubah dari keadaan asalnya. Perubahan alam
dapat disebabkan oleh dua faktor, yaitu:
 Faktor alam
Faktor yang berasal dari aktivitas alam itu sendiri. Seperti gunung meletus, gempa, atau tsunami.
Apabila perubahan ini akibat aktivitas alam itu sendiri, alam dapat kembali berubah ke kondisi
alamiahnya.
 Faktor kegiatan manusia
Perubahan alam akibat kegiatan manusialah yang menjadi penyebab perubahan alam yang merusak
dan merugikan manusia itu sendiri. Berikut kegiatan manusia yang langsung atau tidak langsung
dapat menyebabkan perubahan alam atau keseimbangan lingkungan:
o Penebangan dan pembakaran hutan
Penyebab : Penebangan hutan untuk dimanfaatkan kayunya sebagai bahan
bangunan, industri meubel atau kertas.
: Pembakaran hutan dengan sengaja untuk lahan pertanian atau
perkebunan seperti perkebunan sawit
Akibat/Dampak : Kerusakan lingkungan
: Tanah menjadi tandus karena kehilangan lapisan humus
: Longsor karena tidak ada lagi pohon yang dapat menahan tanah
: Polusi udara karena berkurangnya pohon yang berperan sebagai
pengubah karbondioksida menjadi oksigen melalui fotosintesis.
: Hilangnya keanekaragaman hayati seperti hewan dan tumbuhan.
Pencegahan : Melakukan sistem tebang pilih atau tebang tanam.
: Melakukan reboisasi atau penghijauan.

o Pencemaran lingkungan
Pencemaran atau polusi lingkungan adalah peristiwa masuknya zat-zat atau komponen yang
merugikan lingkungan ke lingkungan. Komponen yang merugikan ini disebut polutan.
Pencemaran dapat dibagi menjadi:
 Pencemaran air
Penyebab : - Sampah hasil sisa kegiatan manusia yang dibuang
sembarangan atau tidak diolah terlebih dahulu.
: - Limbah industri yang tidak diolah sebelum dibuang ke
lingkungan.
- Penggunaan insektisida berlebihan
Akibat/dampak : - Kualitas air menurun
- Makhluk hidup di dalam air dapat berkurang atau musnah
Pencegahan : - Membuang sampah pada tempatnya.
- Mengolah limbah industri sebelum dibuang ke sungai
- Menggunakan insektisida sesuai dengan aturan dan
kebutuhannya.
 Pencemaran Udara
Penyebab : - Asap kendaraan bermotor
- Asap kebakaran hutan
- Asap hasil kegiatan industri
Akibat/Dampak : - Kualitas udara menurun
- Gangguan kesehatan alat pernafasan manusia
Pencegahan : - Menggunakan bahan bakar ramah lingkungan
- Mencegah kebakaran hutan
- Penghijauan atau reboisasi
- Memasang filter pada cerobong asap pembuangan kegiatan
industri.
 Pencemaran Tanah
Penyebab : - Penggunaan pupuk dan pestisida berlebihan
- Menimbun sampah anorganik di tanah
Akibat/dampak : - Kualitas tanah menurun
Pencegahan : - Mengunakan pupuk dan pestisida sesuai aturan dan
kebutuhan
- Memilah sampah anorganik dan organik sebelum ditimbun di
tanah.
Ketidakseimbangan lingkungan akibat ulah manusia ini sebenarnya merugikan manusia itu sendiri.
Bagaimanapun manusia dengan lingkungan alam memiliki hubungan yang erat dan saling
membutuhkan. Manusia dapat memenuhi semua kebutuhannya dengan mengolah dan
memanfaatkan lingkungan. Sedangkan lingkungan memerlukan tangan manusia untuk menjaga
kelestariannya, bukan untuk merusaknya. Berikut beberapa dampak ketidakseimbangan lingkungan
akibat ulah manusia:
 Banjir
Penyebab : Membuang sampah sembarangan
Sanitasi yang buruk
Akibat/dampak : Merusak infrastruktur atau bangunan
Mengganggu kesehatan manusia
Pencegahan : Membuang sampah pada tempatnya
Membersihkan saluran air secara rutin
 Tanah longsor
Penyebab : Penambangan liar
Akibat/dampak : Tanah disekitar areal pertambangan mudah longsor
Pencegahan : Melakukan aktivitas penambangan dengan memperhatikan
standar keselamatan dan kelestarian lingkungan
 Kabut asap
Penyebab : Pembakaran hutan dan lahan gambut
Akibat/dampak : Polusi udara yang dapat mengganggu sistem pernafasan
manusia.
pencegahan : Membuat aturan yang melarang pembukaan lahan dengan
metode membakar hutan.
 Global warming
Penyebab : Peningkatan kadar gas karbondioksida di udara
Akibat/dampak : Suhu bumi meningkat dan memicu mencairnya es di kutub.
Jika keadaan tersebut terus berlangsung maka permukaan
laut akan meningkat dan menenggelamkan wilayah-wilayah
di pinggir pantai.
Pencegahan : Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang dapat
meningkatkan kadar gas karbondioksida di udara
 Hujan asam
Penyebab : Peningkatan kadar SO2 dan NO2 di udara akibat aktivitas
industri
Akibat/Dampak : Merusak bangunan terutama bagian yang terbuat dari besi
karena menjadi mudah berkarat.
: Penyakit kulit
: Kesuburan tanah dan tumbuhan terganggu.
Pencegahan : Memasang filter di cerobong asap pembuangan

Kini Tama menyadari bahwa keseimbangan alam harus selalu dijaga. Agar manusia tetap dapat
hidup dengan baik dan sejahtera.

LATIHAN SOAL
1. Contoh proses mencair yang benar adalah… 3. Peristiwa perubahan benda yang tidak dapat
A. Tetesan air pada gelas yang berisi es kembali ke bentuk semula adalah…
B. Es krim yang meleleh A. Kaca yang dilebur dan didinginkan
C. Kamper yang diletakkan di lemari B. Telur yang direbus dan didinginkan
D. Pakaian yang dijemur siang hari C. Besi yang dilebur dan didinginkan
D. Plastik yang dipanaskan dan didinginkan
2. Peristiwa perubahan benda yang dapat
kembali ke bentuk semula adalah… 4. Contoh perubahan wujud yang dapat kembali,
A. Lilin yang dibakar dan didinginkan adalah … .
B. Kayu yang dibakar dan didinginkan A. Pembakaran
C. Kain yang dibakar dan didinginkan B. pembusukan
D. Kertas yang dibakar dan didinginkan C. perkaratan
D. pembekuan
5. Ciri-ciri benda cair adalah… C. Reboisasi
A. Bentuk dan isinya berubah D. Pembakaran hutan
B. Bentuk berubah-ubah, isinya tetap
C. Bentuk dan isinya tetap 11. Efek dari penambangan liar adalah, kecuali…
D. Bentuk dan isinya berubah-ubah A. Meninggalkan lubang-lubang raksasa
B. Tanah menjadi tidak subur
6. Benda yang mengalami perubahan sementara C. Tanah semakin subur
adalah… D. Lingkungan menjadi rusak
A. Air C. batu
B. Kayu D. nasi 12. Perubahan wujud benda yang dipengaruhi oleh
faktor suhu yang rendah adalah…
7. Di bawah ini termasuk penangkapan ikan yang A. Menguap C. membeku
dilakukan dengan benar yaitu… B. Mencair D. menyublim
A. Dengan menggunakan alat peledak
B. Dengan menggunakan racun 13. Di bawah ini yang merupakan faktor-faktor
C. Dengan menggunakan jarring diam yang dapat membuat benda mengalami
D. Dengan menggunakan pukat harimau perubahan, kecuali…
A. Pembiakan C. pendinginan
8. Perbuatan manusia yang tidak menyebabkan B. Pemanasan D. pencairan
kerusakan lingkungan antara lain adalah…
A. Penebangan hutan untuk lahan 14. Buah yang menjadi layu dan busuk merupakan
perumahan contoh perubahan benda yang disebabkan
B. Penangkapan ikan dengan jaring oleh…
C. Penebangan hutan untuk lahan pertanian A. Pembakaran C. perkaratan
D. Pemburuan binatang liar B. Pembusukkan D. pendinginan

9. Berikut ini kegiatan manusia yang dapat 15. Saat Anita meniupkan udara pernafasan pada
merubah lingkungan alam adalah, kecuali… cermin, tiba-tiba kaca cermin menjadi buram,
A. Memancing dengan bom tak lama kemudian menjadi jernih kembali, hal
B. Membakar hutan ini membuktikan bahwa telah terjadi
C. Membuat reboisasi perubahan wujud benda yaitu ... .
D. Polusi asap kendaraan A. Menguap dan membeku
B. Mencair dan menguap
10. Pemanfaatan hutan bisa dilakukan dengan C. Mengembun dan menguap
cara, kecuali… D. Mengembun dan membeku
A. Membuat hutan pelindung
B. Membuat hutan margasatwa

II. Jawablah dengan jelas dan singkat!


1. Perhatikan gambar di bawah ini !

Sebutkan perubahan wujud yang terjadi secara berurutan !


2. Berikan contoh perubahan wujud benda yang dapat kembali lagi ke wujud semula !
3. Apasajakan factor yang dapat mempengaruhi perubahan wujud benda ?
4. Berikan contoh factor alam yang turut menebabkan perubahan wujud benda !
5. Lengkapilah tabel di bawah ini !
DAUR DAN MANFAAT AIR FAKTOR - FAKTOR
DALAM KEHIDUPAN YANG MEMPENGARUHI DAUR AIR

Siklus pendek Faktor Alam

Siklus sedang Faktor Manusia

Siklus besar

TEMA 2
PERISTIWA ALAM DALAM KEHIDUPAN

PENGELOLAAN AIR HUJAN ASAM DAN PENGARUHNYA


TERHADAP LINGKUNGAN
TEMA 2
PERISTIWA ALAM DALAM KEHIDUPAN

A. MANFAAT AIR BAGI KEHIDUPAN.

Air merupakan zat yang paling penting dalam kehidupan setelah udara. Sekitar tiga per empat
bagian dari tubuh kita terdiri dari air dan tidak seorangpun dapat bertahan hidup lebih dari 4 -5 hari
tanpa minum air. Selain itu, air juga dipergunakan untuk memasak, mencuci, mandi, dan
membersihkan kotoran yang ada di sekitar rumah. Air juga digunakan untuk keperluan
industri, pertanian, pemadam kebakaran, tempat rekreasi, transportasi, dan lain-lain.
Penyakit-penyakit yang menyerang manusia dapat juga ditularkan dan disebarkan melalui air. Kondisi
tersebut tentunya dapat menimbulkan wabah penyakit dimana-mana.

Perhatikan beberapa Peristiwa Penting Pemanfaatan Air dalam Kehidupan !

Volume air dalam tubuh manusia rata-rata 65% dari total berat badannya, dan volume tersebut
sangat bervariasi pada masing-masing orang, bahkan juga bervariasi antara bagian-bagian tubuh
seseorang. Beberapa organ tubuh manusia yang mengandung banyak air, antara lain, otak 74,5%,
tulang 22%, ginjal 82,7%, otot 75,6%, dan darah 83%.Setiap hari kurang lebih 2.272 liter darah
dibersihkan oleh ginjal dan sekitar 2,3 liter diproduksi menjadi urine. Selebihnya diserap kembali masuk
ke aliran darah.
Ditinjau dari sudut ilmu kesehatan masyarakat, penyediaan sumber air bersih harus dapat
memenuhi kebutuhan masyarakat karena persediaan air bersih yang terbatas memudahkan timbulnya
penyakit di masyarakat. Volume rata- rata kebutuhan air setiap individu per hari berkisar antara 150-
200 liter atau 35-40 galon. Kebutuhan air tersebut bervariasi dan bergantung pada keadaan iklim,
standar kehidupan, dan kebiasaan masyarakat
( sumber : Pengantar Kesehatan Lingkungan Dr. Budiman Chandra , Penerbit Buku Kedokteran EGC )

Lengkapi diagram berikut !


B. DAUR / SIKLUS AIR

Bagaimana terjadinya hujan?

Daur / Siklus air adalah perputaran air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali
ke atmosfer melalui proses :
1) Evaporasi ( penguapan )
2) Kondensasi ( pengembunan )
3) Presipitasi ( pengendapan ).

Tahapan Proses Siklus Air :


1) Air laut, sungai, danau, dan air tanah terkena panas matahari
2) Terjadi evaporasi/penguapan hingga terbentuk awan
3) Awan tertiup angin hingga berkumpul menjadi mendung/awan hitam
4) Awan hitam di daratan mengalami kondensasi/pengembunan hingga terbentuk hujan
5) Turun hujan di permukaan daratan dan mengalami prespitasi/penyerapan
6) Air tanah tersebut muncul dalam bentuk mata air, sungai hingga menuju ke laut lagi.

Air selalu ada di bumi karena air mengalami daur (siklus)


Daur air dibedakan menjadi :
1. Siklus Pendek (Siklus Kecil)
Yaitu air laut menguap menjadi gas, berkondensasi menjadi
awan dan hujan yang jatuh laut.

2. Siklus Sedang (Siklus Menengah)


Yaitu air laut menguap menjadi gas, mengkondensasi dan
dibawa angin membentuk awan di atas daratan, jatuh
sebagai hujan lalu meresap ke tanah, masuk ke sungai dan
ke laut lagi.

3. Siklus Besar (Siklus Panjang)


Yaitu air laut menguap menjadi gas kemudian membentuk kristal-kristal es di atas laut, dibawa
angin ke daratan (pegunungan) dan jatuh sebagai salju membentuk gletser, masuk ke sungai lalu
kembali ke laut. Bentuk hasil curahan dari hasil kondensasi adalah hujan. Sedangkan bentuk
curahan dari hasil sublimasi adalah salju yang masuk ke perairan darat dan perairan laut.
Unsur-unsur utama dalam daur air :
 Evaporasi ( penguapan dari badan air secara langsung)
 Transpirasi (penguapan air yang terkandung dalam tumbuhan)
 Respirasi ( pengupan air dari tubuh hewan dan manusia)
 Evapotranspirasi ( perpaduan evaporasi dan transpirasi )
 Kondensasi (proses perubahan wujud uap air menjadi titik-titik air sebagai hasil pendinginan)
 Presipitasi (segala bentuk curahan atau hujan dari atmosfer ke bumi yang meliputi hujan air, hujan
es, hujan salju)
 Infiltrasi (air yang jatuh ke permukaan tanah dan meresap kedalam tanah)
 Perkolasi (air yang meresap terus sampai ke kedalaman tertentu hingga mencapai air tanah atau
Groundwater)
 Run off ( air yang mengalir di atas permukaan tanah melalui parit, sungai, hingga menuju ke laut)

C. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI DAUR AIR


Faktor-faktor yang mempengaruhi daur air dikelompokkan menjadi:
a. Faktor Alam
Faktor alamiah yang dapat mempengaruhi cepat atau lambat daur air adalah:
Energi matahari.
Energi matahari yang sampai ke permukaan bumi tidak sama antara satu tempat dengan
tempat yang lain. Tergantung dari letak geografis dan bentuk permukaan bumi. Hal ini
menyebabkan proses penguapan air di permukaan bumi juga tidak merata.
Kelembaban udara
Kelembaban udara yang setiap daerah berbeda-beda. Dataran tinggi memiliki kelembaban yang
lebih tinggi dibanding dataran rendah. Semakin dingin udara, maka semakin banyak gumpalan
awan mendung yang akan turun menjadi hujan.
Angin
Angin sangat mempengaruhi terjadinya daur air, karena gerakan udara lembab yang terus
menerus dapat memicu terjadinya hujan.
Suhu udara
Suhu udara disuatu tempat sangat mempengaruhi besar kecilnya curah hujan di suatu tempat.

b. Faktor Manusia
Umumnya kegiatan yang dilakukan manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya menyebabkan
terganggunya daur air. Berikut kegiatan manusia yang dapat mengakibatkan terganggunya daur air:
Penebangan pohon secara berlebihan
Hutan yang ditebang atau dibakar untuk perumahan, lahan pertanian, atau industri dapat
menyebabkan cadangan air tanah berkurang. Hutan sangat penting keberadaannya bagi daur
air. Akar pepohonan berfungsi sebagai pengikat air sehingga air tersimpan di dalam tanah
sebagai cadangan air tanah.
Pembuangan limbah secara sembarangan
Pembuangan limbah industri ke sungai menyebabkan pencemaran air. Air yang tercemar akan
mempengaruhi proses penguapan air.
Penggunaan pupuk dan pestisida secara berlebihan
Penggunaan pupuk dan pestisida berlebihan dapat mencemari air, terutama pupuk. Pupuk yang
masuk ke aliran sungai akan menyebabkan tanaman air tumbuh subur sehingga menutupi
permukaan air.
Pembangunan daerah perkotaan
Pembangunan daerah perkotaan seperti pembangunan jalan raya menggunakan aspal dan
beton akan mengganggu proses peresapan air hujan ke dalam tanah. Jika daerah resapan air
semakin sedikit maka cadangan air di bumi semakin berkurang.
Penggunaan air tanah secara berlebihan
Pemakaian air tanah oleh industri secara berlebihan adalah penyebab berkurangnya cadangan
air di bumi.
Setiap aktivitas manusia di atas umumnya menyebabkan sumber air dipermukaan bumi berkurang
dan airnya tercemar. Akibatnya siklus penguapan air tidak terjadi dengan sempurna. Selain itu, jika
siklus air terganggu maka manusia akan kekurangan sumber air, tanah pertanian menjadi kering,
dan tumbuhan serta hewan akan mati.
D. PENGELOLAAN AIR
Meskipun air terjamin ketersediaanya di bumi dengan adanya daur air, tetapi kualitas dan
ketersediaannya sangat dipengaruhi oleh peranan manusia. Oleh karena itu, menjadi tugas kita untuk
tetap menjaga dan memelihara sumber air agar tetap ada dan tidak tercemar melalui pengelolaan air.
Beberapa cara pengelolaan air yang dapat dilakukan adalah:
- Memanfaatkan sumber air seefisien mungkin
- Tidak membuang limbah ke sumber air
- Menggunakan air sesuai kebutuhan
- Memastikan kran air tertutup rapat sehingga tidak ada air yang terbuang sia-sia.
- Tidak menimbun sampah anorganik seperti plastik di tanah sehingga tidak menutupi resapan air
- Membiarkan halaman rumah terbuka, tidak tertutup semen.
- Menanam pohon di areal terbuka rumahnya

Hal yang lebih besar dapat dilakukan pemerintah untuk mengelola air, diantaranya:
- Mempertahankan dan meningkatkan areal hutan. Perlu dibuat areal hutan tambahan baik di
perkotaan (hutan kota, taman, dan tempat wisata) juga di perdesaan (perkebunan, dan
pemanfaatan lahan kosong).
- Membuat kebijakan untuk memperluas daerah penyerapan air dan pohon di setiap gedung dan
perumahan.

Selain semakin berkurangnya sumber air tanah, pencemaran air juga semakin parah. Air yang tercemar
umumnya berwarna keruh dan berbau. Untuk menanggulangi ini dilakukanlah proses penjernihan air.
Penjernihan air adalah proses menghilangkan zat-zat pengotor di dalam air, baik berupa pengotor
organik atau pengotor anorganik. Air yang telah melalui proses penjernihan dapat dikonsumsi setelah
dididihkan terlebih dahulu. Pendidihan air bertujuan untuk membunuh bakteri atau mikroorganisme
berbahaya lainnya yang mungkin terdapat di dalam air yang telah dijernihkan. Salah satu perusahaan
yang melakukan penjernihan air adalah PDAM (Perusahaan Daerah Air Minum). Setelah dijernihkan air
dialirkan ke rumah-rumah pelanggan.

E. HUJAN ASAM DAN PENGARUHNYA TERHADAP LINGKUNGAN


Setelah mendengar penjelasan ibu tentang daur air, Tama menjadi maklum ibu memarahinya
beberapa waktu lalu karena membiarkan keran air terbuka. Ternyata begitu besar manfaat air bagi
kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Namun kemudian muncul pertanyaan dalam diri Tama tentang
hujan asam. Menurut ibu guru hujan asam berbahaya. Tapi mengapa?. Tama pun bertanya pada ibu
untuk mencari jawaban. Ibu pun menjelaskan dengan senang hati.
Hujan asam adalah hujan dengan kadar asam di bawah pH 6. Kadar asam (pH) hujan normal adalah
7. Terbentuknya hujan asam akibat dari pencemaran udara oleh gas buangan industri yang
mengandung belerang dan nitrogen. Proses terjadinya hujan asam sama seperti proses daur air normal.
Namun adanya belerang dan nitrogen menyebabkan terjadi reaksi kimia antara unsur tersebut dengan
oksigen dan uap air membentuk asam nitrat dan asam sulfat. Asam-sam ini bergabung dengan uap air
membentuk awan. Awan-awan ini berkumpul dan jatuh ke bumi hingga terjadi hujan asam.
Dampak hujan asam terhadap lingkungan dan mahluk hidup di bumi adalah:
Kerusakan bangunan
Hujan asam dapat mempercepat terjadinya karat pada benda-benda yang terbuat dari logam. Hujan
asam juga dapat melarutkan batu kapur yang terkandung dalam bahan bangunan sehingga
bangunan menjadi mudah rusak.
Gangguan kesehatan
Hujan asam dengan kadar asam tinggi dapat mengganggu pernafasan manusia. Udara yang
mengandung sulfat jika terhirup akan merusak paru-paru.
Merusak ekosistem perairan
Hujan asam akan meningkatkan keasaman air sungai dan danau sehingga menyebabkan kematian
beberapa mahluk hidup air.
Membuat tumbuhan mati
Nutrisi yang terkandung di tanah akan terganggu jika air hujan asam meresap ke dalam tanah. Hal
ini dapat mengakibatkan tumbuhan kering dan mati.
LATIHAN SOAL
Pilihlah jawaban yang tepat!

1. Air selalu tersedia di bumi karena 9. Dalam beraktivitas setiap manusia


mengalami… memerlukan air sebanyak … . liter/hari
A. Pasang C. hujan A. 50 – 100 C. 150 – 200
B. Surut D. siklus B. 100 – 150 D. 200 – 250

2. Berikut ini yang bukan merupakan contoh 10. Contoh kegiatan manusia dalam menghemat
penggunaan air di rumah adalah… air bersih adalah…
A. Cuci C. minum A. Mencuci mobil setiap hari
B. Mandi D. pembangkit listrik B. Menyiram jalanan agar tidak berdebu
C. Membilas cucian berkali-kali
3. Proses berikut yang bukan merupakan daur D. Mematikan keran air ketika tidak
air adalah… digunakan
A. Penguapan C. penyemaian
B. Pengendapan D. pengembunan 11. Salah satu faktor yang mengurangi peresapan
air hujan adalah…
4. Bagian tubuh manusia yang paling banyak A. Banyaknya hutan yang dilindungi
adalah … . B. Kegiatan penghematan air di rumah
A. Otot C. Tulang C. Kegiatan pembersihan sampah di sungai
B. Air D. Udara D. Pengerasan jalan menggunakan aspal

5. Salah satu kebutuhan pokok sehari-hari 12. Salah satu akibat adanya pencemaran udara,
makhluk hidup di dunia ini yang tidak dapat yaitu terjadinya…
dipisahkan selain air adalah… A. Hujan asam C. pelangi
A. Api C. udara B. Hujan salju D. banjir
B. Minyak D. air
13. Masalah hujan asam meningkat sejalan
6. Jenis penyakit yang diderita manusia akibat dengan pertumbuhan…
kekurangan cairan disebut …. . A. Ekonomi C. industri
A. Obisitas C. Anemia B. Perdagangan D. budaya
B. Dehidrasi D. Hipertensi
14. Hujan asam terbentuk jika terjadi
7. Karena begitu pentingnya air bagi pencemaran udara oleh gas…
kelangsungan hidup makhluk di dunia, maka A. Oksigen dan nitrogen
ketersediaan air harus… B. Belerang dan oksigen
A. Dilestarikan C. digali C. Belerang dan nitrogen oksida
B. Diadakan D. ditampung D. Belerang dan hidrogen

8. Pertanian membutuhkan air untuk… 15. Tempat datangnya air yang kita butuhkan
A. Irigasi C. minum disebut dengan…
ternak A. Sumber air C. tempat air
B. Membuat sawah D budidaya ikan B. Mata air D. asal air

II. Jawablah dengan jelas dan singkat!


1. Perputaran air secara berulang dalam suatu pola tertentu, mulai dari bumi ke atmosfer dan kembali
lagi ke bumi disebut…
2. Pada daur air dimana jumlah butiran air yang sangat banyak akan membentuk awan disebut
proses…
3. Jelaskan mengapa penebangan pohon dihutan secara liar dan berlebihan dapat menganggu daur air
di bumi!
4. Karena suhu yang dingin, uap air terkondensasi menjadi titik-titik air membentuk…
5. Jelaskan mengapa hutan berperan sangat penting dalam daur air!