Anda di halaman 1dari 34

RANGKUMAN PEMBAHASAN

SIKLUS AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG

A. Perusahaan dagang adalah perusahaan yang bisnis utamanya membeli barang dari pemasok dan
menjual lagi ke konsumen Contoh : Alfamart, Tukang Handphone di Glodok,

B. Siklus akuntansi perusahaan dagang :

1. Jurnal Khusus
BUKTI 2. Jurnal Umum
TRANSAKSI 3. Jurnal Kas Kecil BUKU BESAR NERACA SALDO
4. Kartu Persdiaan
5. Buku Besar Pembantu

JURNAL PENUTUP &


NERACA SALDO LAPORAN Ayat Jurnal
SETELAH PENUTUP KEUANGAN NERACA LAJUR Penyesuaian

1) Bukti transaksi di analisis dan di catat ke dalam jurnal yang terkait, seperti :

-Jurnal Penjualan (Untuk mencatat penjualan secara kredit)


-Jurnal Pembelian (Untuk mencatat pembelian secara kredit)
-Jurnal Penerimaan Kas (Untuk mencatat transaksi yang berkaitan bertambahnya kas perusahaan)
-Jurnal Pengeluaran Kas (Untuk mencatat transaksi yang berkaitan berkurangnya kas perusahaan)
- Jurnal Kas Kecil (Untu mencatat transaksi yang pengeluarannya menggunakan dana kas kecil)
-Jurnal Umum (Untuk mencatat transaksi selain transaksi di atas seperti
pencatatan HPP, retur penjualan, dan retur pembelian)

Notes : Ada beberapa transaksi yang memang harus mengisi format lain juga seperti
format kartu persediaan, dan buku besar pembantu piutang/utang. Penjelasan lebih
lanjut akan berada di halaman 3

2) Jurnal yang telah di catat, akan di posting ke dalam Buku Besar Umum (General
Ledger).
3) Saldo dari Buku bersar umum akan di rangkum dalam neraca saldo.
4) Setelah penyusunan neraca saldo, aka nada jurnal penyesuaian yang berfungsi untuk
menyamakan saldo hasil pencatatan dengan jumlah saldo yang sebenarnya.
5) Lalu setelah pengerjaan jurnal penyesuaian selesai, biasanya kita akan membuat nerca
lajur (Worksheet) untuk membantu kita dalam pembuatan Laporan Keuangan. Perlu
diketahui sebenarnya, neraca lajur (Worksheet) itu tidak termasuk dalam siklus

Page 1
akuntansi jadi bebas mau di buat atau tidak, namun dengan adanya neraca lajur
(Worksheet) pembuatan laporan keuangan lebih mudah dilakukan.
6) Langkah selanjutnya adalah pembuatan Laporan keuangan. Sebenarnya laporan
keuangan itu ada 5, yaitu
a. Lap. Laba Rugi
b. Lap. Perubahan Ekuitas
c. Lap. Posisi Keuangan (Neraca)
d. Arus kas,
e. Catatan atas laporan perusahaan
Namun dalam pelajaran Akuntansi SMK biasanya hanya akan di suru buat laporan
keuangan sampai arus kas saja.
7) Setelah laporan keuangan dibuat, baru bisa membuat jurnal penutup. Jurnal penutup
dibuat untuk menutup akun yang ada di laba rugi.
8) Jika akun yang ada di laba rugi telah ditutup, secara otomatis akun yang tersisa adalah
akun yang ada di neraca, nah neraca ini disebut sebagai neraca saldo setelah
penutupan.

Page 2
C. Info Penting !!! (Tolong ini benar-benar dimengerti yaa, agar memudahkan kalian dalam
mengerjakan siklus akuntansi perusahaan dagang)
Dalam akuntansi ada 2 metode pencatatan jurnal. Ada metode Periodik , dan juga metode Perpetual.
Perbedaan diantara kedua pencatatan tersebut adalah…
Keterangan Pencatatan jika Pencatatan Jurnal Pencatatan jika Pencatatan Jurnal yang
menggunakan yang terkait menggunakan terakait
METODE PERIODIK METODE PERPETUAL
(FISIK)
Penjualan Kas xxx  Hanya dicatat di Kas xxx  Dicatat di Jurnal
jurnal Penerimaan Kas
Tunai Penjualan xxx Penjualan xxx
penerimaan kas
HPP xxx  Catat di Jurnal Umum.
Persediaan Brg Dgg  Catat juga di kartu
xxx persediaan
(Mengurangi
persediaan). Untuk
mengetahui nominal
HPP dan persediaan
barang dagang.
Retur Retur Penjualan xxx  Dicatat di jurnal Retur Penjualan xxx
Penjualan umum
Kas xxx Kas xxx  Dicatat di Jurnal
Tunai
Prsediaan Brg Dgg xx Umum.
HPP xxx
 Catat juga di kartu
persediaan untuk
mengetahui nominal
Persediaan dan HPP.
(Akan Menambah
persediaan kita, karena
barang yang telah kita
dijual dikembalikan
lagi)
Penjualan Piutang Dagang xxx  Dicatat di jurnal Piutang Dagang xxx  Catat di Jurnal
penjualan Penjualan + Buku Besar
Kredit Penjualan xxx Penjualan xxx
 Catat juga di buku Pembantu Piutang.
besar Pembantu HPP xxx (Karena piutang kita
Piutang. bertambah).
Persediaan Brg Dgg xx
(Menambah  Catat di Jurnal Umum.
Piutang)
 Catat juga di kartu
persediaan
(Mengurangi
persediaan). Untuk

Page 3
mengetahui nominal
HPP dan persediaan
barang dagang

Retur Retur Pjualan xxx  Dicatat di jurnal Retur Pjualan xxx  Catat di jurnal Umum +
penjualan Buku Besar Pembantu
Penjualan Piutang Dgg xxx Piutang Dgg xxx
 Catat juga di Piutang (Karena
Kredit buku besar Persediaan Brg Dgg xx piutang kita berkurang)
Pembantu HPP xxx  Catat juga di kartu
Piutang. persediaan untuk
(Mengurangi mengetahui nominal
Piutang) Persediaan dan HPP.
(Akan Menambah
persediaan kita, karena
barang yang dijual
dikembalikan lagi.

Pembelian Pembelian xxx  Hanya dicatat di Persediaan Brg Dgg xx  Catat di jurnal
jurnal Kas xxx pengeluaran kas
Tunai Kas xxx
pengeluaran kas  Catat juga di kartu
persediaan (Akan
Menambah persediaan
kita)
Retur Kas xxx  Dicatat di jurnal Kas xxx  Catat di Jurnal Umum
Pembelian Retur Pembelian xxx umum Persediaan Brg Dgg xx  Catat juga di kartu
persediaan (Akan
Tunai mengurangi persediaan
kita)
Pembelian Pembelian xxx  Dicatat di jurnal Persediaan Brg Dgg xx  Catat di jurnal
pembelian Utang Dagang xxx pembelian + Buku
Kredit Utang Dgg xxx
 Catat juga di Besar Pembantu Utang
buku besar (Karena utang kita
pembantu utang bertambah)
(Utang kita  Catat juga di kartu
bertambah) persediaan (Akan
menambah persediaan
kita)
Retur Utang Dgg xxx  Dicatat di jurnal Utang Dagang xxx  Catat di jurnal umum +
umum Persediaan Brg Dgg xxx Buku Besar Pembantu
Pembelian Retur Pembelian
 Catat juga di Utang (Karena utang
Kredit buku besar kita berkurang)
pembantu utang  Catat juga di kartu
(Utang kita persediaan (Akan
berkurang) mengurangi persediaan
kita)

Page 4
Untuk mengerjakan siklus akuntansi perusahaan dagang sendiri yang biasanya di ujikan dalam
Ujian LSP, Uji Kompetensi Keahlian selalu menggunakan metode PERPETUAL. Soal yang biasa
dikeluarkan akan seperti contoh soal dibawah, tiap tahun biasanya soalnya sama hanya angka dan nama
PT nya saja yang berubah.
Dari tahun ke tahun jugaa perintahnya sama, kalian harus buat
1. Jurnal khusus (Jurnal Penjualan,Pembelian, Penerimaan kas, Pengeluaran Kas, + Jurnal Umum)
2. Jurnal Kas Kecil (Biasanya diminta metode fluktuasi (Tidak Tetap)
3. Kartu Persediaan (Biasanya diminta metode FIFO atau Moving Avarage)
4. Buku Besar Pembantu Piutang dan Buku Besar Pembantu Utang
5. Buku Besar Umum (General Ledger)
6. Daftar Saldo Piutang , Utang, dan Persediaan
7. Neraca Saldo
8. Ayat Jurnal Penyesuaian
9. Neraca Lajur
10. Laporan Keuangan (Laba Rugi, Lap. Perubahan Ekuitas, Neraca, dan Arus Kas dengan metode
tidak langsung atau bisa juga langsung (liat intruksi soal).
11. Jurnal Penutup
12. Neraca Saldo Setelah Penutup

Waktu pengerjaan biasanya 2 jam. Karena waktu yang sedikit padahal banyak yang harus dikerjakan, oleh
karena itu pada saat analisis transaksi dan pencatatan jurnal, ada hal yang bisa dikerjakan sekaligus.
Contoh : PT Sejahtra melakukan Pembelian barang dagang secara kredit ke PT X , maka kalian harus
catat di jurnal pembelian . Transaksi pembelian kredit tentunya akan menimbulkan utang. Maka kalian
bisa langsung isi ke buku besar pembantu utang (Utangnya bertambah) atas nama Pemasok PT X.
Selain itu kalian harus mengisi kolom kartu persediaan (karena pada saat membeli, artinya persediaan
barang dagang kita akan bertambah).

Page 5
D. Langkah-Langkah mengerjakan Siklus Akuntansi Perusahaan Dagang
1) Bacalah Doa
2) Baca Intruksinya yang penting aja , seperti :
 Metode kas kecil yang diminta apakah metode fluktuasi atau metode tetap
 Keterlambatan pembayaran piutang dan utang akan dikenakan denda atau tidak
 Metode persediaan yang diminta metode FIFO, LIFO , atau Moving Average
 Penyusutan dihitung dengan metode apaa? Tapi biasanya garis lurus. Kalian juga harus
pelajari metode penyusutan yang lain, karena akan keluar di UN biasanya.
 Arus kas yang diminta apakah metode langsung atau tidak langsung

Untuk transaksi yang akan kita bahas kali ini adalah siklus ak dagang PT SEJAHTERA yang
memiliki intruksi penting yaitu :
 Pencatatan Menggunakan Metode Perpetual
 Setiap transaksi pembelian, PT Sejahtera harus membayar PPN Masukan (Value added Tax-
In) sebesar 10% dari nilai pembelian. Setiap pembelian kredit memiliki termin 2/10, net 50.
(Artinya PT Sejahtera paling lambat harus melunasi utangnya dalam jangka waktu 50 hari.
Namun jika pembayaran dilakukan dalam jangka waktu maximal 10 hari setelah tanggal
pembelian, maka PT Sejahtera akan dapat discount pembelian sebesar 2% yang akan
mengurangi nilai utang). Jika PT sejahtera bayar utang nya lewat dari 50 hari, maka akan
harus membayar denda sebesar 1% dari nilai utangnya.
 Pembayaran dibawah 1.000.000 harus menggunakan dana kas kecil. Pencatatan kas kecil
menggunakan metode fluktuasi (Artinya setiap pengeluaran yang menggunakan kas kecil
harus segera di catat)
 Setiap transaksi penjualan, PT SEJAHTERA harus menagih PPN Keluar (Value added Tax-Out)
sebesar 10% dari nilai penjualan dari pelannganya. Setiap penjualan kredit memiliki termin
1/10, net 30. (Artinya para customer (pelanggan PT Sejahtera) paling lambat harus melunasi
utangnya dalam jangka waktu 30 hari. Namun jika mereka membayar dalam jangka waktu
maximal 10 hari setelah tanggal pembelian, maka customer (pelanggan PT Sejahtera) akan
dapat discount penjualan sebesar 1% yang akan mengurangi nilai piutangnya). Jika
customer (pelanggan PT Sejahtera) bayar nya lewat dari 30 hari, maka mereka harus
membayar denda sebesar 1% dari nilai piutangnya
 Persediaan menggunakan metode Moving Avarage

Page 6
 Arus Kas menggunakan metode Tidak Langsung
 Penyusutan menggunakan metode Garis Lurus

3) Pastikan Neraca Saldo Awal nya Balance

Kalian harus itung total


debet dan kreditnya
beneran sama atau tidak.

Karena banyak soal yang


jumlah yang tertera
balance padahal kalau
dihitung kembali tidak
balance.

Jika kalian hitung saldo


awalnya tidak balance,
maka langkahnya adalah :

- Lapor ke guru/ panitia


yang menjaga ujian.
- Jika guru/Panitia tidak
ada tindakan, maka
lanjutkan saja
pengerjaan soalnya,
artinya jika di neraca
saldo tidak balance
5000, sampai akhir
penyelesaian siklus
harus selisih 5000

Page 7
4) Pastikan Daftar Saldo Awal Piutang , Utang , dan Persediaan harus sama dengan yang tertera di
neraca saldo awal.

Harus sama dengan


neraca saldo awal
‘Account Receivable’

Harus sama dengan


neraca saldo awal
‘Account Payable’

Harus sama dengan


neraca saldo awal
‘Merchandise Inventory’

Page 8
5) Isi Saldo Awal Buku Besar Pembantu Piutang, Utang, dan juga Kartu Persediaan

DES 2018 DES 2018

(a) (b)

Untuk mencatat pembelian dan Untuk mencatat


retur pembelian barang dagang penjualaan dan retur
penjualan barang
dagang

(c)
*a) Buku Besar Pembantu Piutang (Saldo awalnya dapat dilihat dari Daftar Saldo Customer)
*b) Buku Besar Pembantu Utang (Saldo awalnya dapat dilihat dari Daftar Saldo Supplier)
*c) Kartu Persediaan (Saldo awalnya dapat dilihat dari Daftar Persediaa Barang)

Page 9
6) Setelah memastikan neraca saldo awal balance, kemudian daftar saldo awal piutang, utang, dan
persediaan barang dagang nominalnya sama dengan yang tertera di neraca saldo awal, lalu
pastikan kalian sudah mengisi saldo awal di Kolom Buku Besar Pembantu Piutang, utang, dan
juga kartu persediaan. Maka kalian bisa langsung melakukan analisis dan pencatatan bukti
transaksi

Transaksi 1

Transaksi ini dicatat dalam Jurnal


Kas Kecil. Dengan jurnal
Store Supplies 800.000 (D)
Petty Cash 800.000 (K)
PT Sejahtera membeli perlengkapan
toko senilai 800.000, menurut
intruksi , transaksi dengan nominal
dibawah 1.000.000, maka
pengeluarannya menggunakan kas
kecil

Cara mengisi ke jurnal kas kecil

Page 10
Untuk transaksi yang ada tulisan FAKTUR nya, maka itu
adalah transaksi pembelian secara kredit atau
penjualan secara kredit. Untuk membedakannya , liat
Transaksi 2 kop surat. Jika tertera nama perusahaan yang kita
kerjakan, maka transaksi itu adalah penjualan secara
kredit. Sebaliknya jika kop surat adalah nama
Perusahaan lain, maka itu adalah transaksi pembelian
secara kredit.

Untuk transaksi disamping adalah penjualan secara


kredit dan harus di catat di Jurnal Penjualan, Umum,
Buku Besar Pembantu Piutang, dan Kartu persediaan

Acc.Receivable 32.485.000 Jurnal


Sales 29.500.000 Penjualan
Value Added –Tax Out 2.950.000
Freight Collected 35.000
Cost Of Good Sold 19.000.000 Jurnal
Merchandise Inventory 19.000.000 Umum

Untuk nominal COGS dan Merchandise nya kita belum tahu


kan dari mana, makanya dicari dulu dalam kartu persediaan.

*Karena ini transaksi penjualan, artinya akan berpengaruh terhadap kartu persediaan (Pers. Barang
dagang akan berkurang)

Artinya HPP (COGS) dari transaksi ke dua ini adalah Rp 10.000.000 + Rp 9.000.000 = Rp 19.000.000

Page 11
*Karena transaksi ini berkaitan dengan piutang, maka jangan lupa input ke buku besar pembantu
piutang atas nama Toko Benua

Hasil piutang Toko


Benua setelah
penambahan dari
transaksi 2 tanggal 4
des

*Note : Itu tahun nya salah ya, aturan tahun 2018

Page 12
Transaksi dicatat di Jurnal kas kecil

Transaksi 3 PT Sejahtera membayar tagihan telepon yang


dipakai pada bulan November 2018. Artinya
pada bulan November, PT Sejahtera
memanfaatkan telepon, tetapi belum
dibayar. Nah pada saat pembayaran,
jurnalnya adalah :

Accrued Expense 450.000


Petty Cash 450.000

*Accrued expense adalah utang dikarenakan


adanya manfaat yang sudah digunakan
perusahaan, namun bekum dibayar.

Transaksi 4

Transaksi dicatat di Jurnal Penerimaan Kas


PT Sejahtera menerima Piutang dari Toko
Kencana, dan Toko kencana ini melunasi
piutangnya dalam jangka waktu discount,
jadi berhak mendapatkan Discount
penjualan.
Cash in Bank 17.424.000
Sales Discount 176.000
Account Receivable 17.600.000

Dengan pelunasan piutang ini, maka harus


dicatat ke buku besar pembantu Piutang.
Mengurangi Piutangnya Toko Kencana senilai
17.600.000

*Buku Besar Pembantu Piutang Toko Kencana

*Kenapa taronya di 17.600.000 ditaro di kredit? Jawabnnya karena Piutang kalo berkurang adanya di
kredit. Jika piutang bertambah maka aka ada di debet.
Page 13
Transaksi 5
Transaksi dicatat di Jurnal Pembelian
PT Sejahtera membeli persediaan barang
dagang ke PT Nusa Indah secara kredit.
Jurnalnya adalah

Merchandise Inventory 15.000.000


Value Added Tax-In 1.500.000
Account Payable 16.500.000

*Catat juga di kartu persediaan karena


barang kita bertambah.
*Jangan lupa dicatat ke buku besar
pembantu Utang, karena transaksi
pembelian secara kredit ini menambah utang
PT Sejahtera kepada PT nusa Indah

*Pencatatan ke kartu persediaan

*Pencatatan ke Buku Besar Pembantu Utang

Kenapa ditaro di kredit ? Karena utang bertambah adanya di kredit, sedangkan berkurang
adanya di debet. Ingat-ingat lagi nih pelajaran kelas 10 tentang saldo normal sebuah akun.

Page 14
Transaksi 6
Nah untuk transaksi ini adalah Retur
pembelian, dapat dilihat dari kata-kata yang
digaris bawahi.

Transaksi ini dicatat dalam Jurnal Umum,


dengan jurnal
Account Payable 2.420.0000
Merchandise Inventory 2.200.000
Value Added Tax-In 220.000

*Selanjutnya catat ke kartu persediaan,


karena barang yang telah dibeli ada total 4
set barang yang dikembalikan, artinya
persediaan barang dagang kita akan
berkurang.
*Catat juga di buku besar pembantu utang

*Pencatatan ke Karu Persediaan

Page 15
*Pencatatan ke Buku besar pembantu Utang

(Kenapa 2.420.000 ditaronya di debet? Karena utang kalo berkurang adanya di debet)

Transaksi 7

Transaksi dicatat di Jurnal kas kecil

PT Sejahtera membayar tagihan


listrik dan PAM yang dipakai pada
bulan November 2018. Artinya pada
bulan November, PT Sejahtera
Transaksi 8 memanfaatkan kedua hal tersebut,
tetapi belum bayar. Maka pada saa
pembayaran jurnalnya adalah…

Tgl 7) Accrued expense 750.000


Petty Cash 750.000
Tgl 8) Accrued expense 475.000
Petty Cash 475.000

Page 16
Transaksi in sama cara pengerjaanya dengan
transaksi ke2. Jadi aku ga bahas rinci lagi yaa.
Transaksi 9
Acc.Receivable 15.110.000
Sales 13.600.000
Value Added –Tax Out 1.360.000 Jurnal
Freight Collected 150.000 Penjualan

Cost Of Good Sold 8.800.000 Jurnal


Merchandise Inventory 8.800.000 Umum

*Nilai Cost of good sold didapat dari hasil perhiungan


di kartu persediaan. Coba kalian bbelajar isi sendiri kartu
persediaan yang cara nya sama seperi penjelasan di
transaksi ke-2
*Setelah isi kartu persediaan, jangan lupa isi buku besar
pembantu Piutang yaa. Piutang atas nama toko Serasi
bertambah.
Ingat ! Piutang bertambah di debet.

TRansaksi 10
Transaksi ini dicatat dalam jurnal pengeluaran kas.

Dalam transaksi ini, PT Sejahtera membayar utang


kepada PT Dian Persada. Artinya, utang perusahaan
akan berkurang, Utang Perusahaan kpd PT Dian
sebenarnya adalah 33.000.000, namun kita dapat
discount pembelian 2% karena membayarnya dalam
jangka waktu discount, otomatis kas yang dibayarkan
adalah 33.000.000 – (33.000.000 x 2%) = 32.340.000

Jurnalnya :
Accoun Payable 33.000.000
Purchase Discount 600.000
Cash In Bank 32.340.000

*Karena ini berkaitan dengan Utang, maka kia harus


input ke Buku Besar Pembantu Utang atas nama PT
Dian Persada. Utang kita berkurang senilai
33.000.000.
Ingat! Utang berkurang adanya di debet.

Page 17
Transaksi ini dicatat di jurnal penerimaan kas.
TRansaksi 11
Kenapa di penerimaan kas? Karena transaksi
disamping adalah transaksi kontan (Penjualan tunai,
jadi kita akan nerima duit nih ceritanya)

Jurnal
Cash In Bank 15.011.400
Sales Discount 276.000
Sales 13.800.000
Freight Collected 135.000
Value added tax-out 1.352.400

Cost of Good Sold 9.000.000


Merchandise Inventory 9.000.000

“COGS 9.000.000 didapat dari perhitungan kartu


persediaan. Coba kalian buat sendiri kartu
persediaan untuk transaksi ini, caranya sama
seperti transaksi ke-2
*Untuk transaksi ini tidak perlu dicatat di buku besar
Pembantu yaa, karena tidak ada urusantya dengan utang
dan piutang.

Transaksi 12

Transaksi ini dicatat dalam jurnal pengeluaran kas

PT Sejahter melakukan pengisian kembali dana kas


kecil menggunakan kas bank. Otomatis jurnalnya
adalah :

Petty Cash 2.475.000


Cash In Bank 2.475.000

*Tidak perlu dicatat dalam jurnal kas kecil, karena


dikhawatirkan akan terjadi double input.

Page 18
Transaksi ini dicatat dalam Jurnal Penerimaan kas
Transaksi 13
PT Sejahtera menjual kendaraanya dengan harga
49.000.000. Jika kalian liat harga kendaraan (vehicle)
pada saat pembelian adalah 96.000.000 (lihat di neraca
saldo awal). Setelah pemakaian selama beberapa tahun,
terjadi penyusutan dengan akumulasi nilai penyusutan
adalah 38.000.000. Otomatis nilai kendaraan sekarang
sebelum dijual adalah
96.000.000 – 38.000.000 = 58.000.000
Nilai kendaraan sekarang adalah 58.000.000, sedangkan
PT Sejahtera menjual kendaraanya dengan harga
49.000.000, maka PT Sejahtera rugi senilai
58.000.000 – 49.000.000 = 9.000.000

Jurnal
Cash In Bank 49.000.000
Gain/loss on sales on Vehicle 9.000.000
Accum.Dep. Vehicle 38.000.000
Vehicle 96.000.000

*Gain/loss sales on vehicle kalau ada di debet artinya rugi,


sedangkan kalo di kredit menunjukan laba penjualan
kendaraan.
*Kenapa Accm. Dep Vehicle ditaro di debet? Karena pada
saat menjual aktiva tetap,wajib hukumnya menjadikan 0 nilai
acc.Dep Vehicle.
*Kenapa vehicle 96.000.000 ditaro di kredit? Karena kita
sudah menjual kendaraan tersebut, otomatis saldo dari
vehicle harus dijadikan 0 juga.

Transaksi 14

Transaksi ini dicatat dalam jurnal penerimaan kas

PT Sejahtera menerima pelunasan piutang dari Toko


Serasi, tanpa adanya discount penjualan. Jurnalnya
adalah :

Kas 16.500.000
Piutang 16.500.000
*Setelah itu jangan lupa dicatat dalam buku besar
pembantu piutang, karena transaksi ini berkaitan
dengan piutang. (Mengurangi piutang Toko Serasi.
Ingat! Piutang berkurang di kredit)
Page 19
Transaksi 15
Transaksi ini dicatat dalam jurna pengeluaran kas.
PT Sejahtera melakukan pembayaran ppn keluaran
(value added tax-out) dan utang pph karyawan
(Income tax payable) dengan menggunakan
pengurangan dari PPN Masukan dan sisanya
menggunakan kas

Jurnalnya :
Value added tax-out 8.500.000
Income Tax Payable 125.000
Value added tax-in 4.000.000
Cash in Bank 4.625.000

*Kenapa ppn masukan ditaronya di debet ? karena ppn


masukan termasuk dalam kategori Utang (Utang terhadap
negara) makanya pada saat melakukan pembayaran utang
ke negara tersebut saldo nya akan di debet, karena utang
berkurang adanya di Debet. Begitupula drngan income tax
payable

Transaksi 16 Transaksi ini dicatat dalam jurna pembelian

Jurnalnya :

Merchandise Inventory 25.200.000


Value added tax-in 2.520.000
Account Payable 27.720.000

*Jangan Lupa dicatat dalam kartu persediaan.


Namun jika diperhatikan, harga beli dari barang
Samsung Galaxy Fame naik dari awalnya 500.000 per
unit menjadi 600.000 per unit, sesangkan untuk
barang Samsung galaxy V nominalnya tetap. Maka
pencatatan kartu persediaan dengan metode Moving
Avarage akan terjadi sedikit perbedaan.

*Karena transaksi ini berkaitan dengan utang


dagang, jangan lupa dicatat dalam buku besar
pembantu Utang (Menambah saldo utang PT
Sejahtera terhadap PT Dian Nusantara)

Ingat ! Utang bertambah di kredit

Page 20
*Pencatatan dalam kartu persediaan jika adanya perubahan harga beli (metode moving average)

*Input dulu berapa barang yang masuk dan harga satuan barunya.
*Setelah itu, dikolom saldo unit ada 84 di dapat dari (62 + beli lagi 22 = 84 unit)
* Kemudian tambahkan jumlah saldo yang terakhir (32.000.000) dengan jumlah terakhir di kolom masuk
( 13.200.000) makan akan dapat hasil 44.200.000
* Barulah bisa mencari harga rata rata barang yang baru masuk yaitu dengan cara
(44.200.000 : 84 unit = 526,190 per unit.)

*Untuk kartu persediaan Samsung galaxy V , dikarenakan tidak mengalami perubahan harga beli
maka pencatatan dilakukan seperti pembelian biasa. Contohnya di transaksi tgl 5 Des 2018

*Jangan lupa catat penambahan utang PT sejahtera terhadap PT Dian senilai acc.payable dalam
jurnal. Ingat ! utang bertambah di kredit.

Page 21
Transaksi 17
Transaksi ini dicatat dalam jurnal penjualan
Jurnal
Acc.Receivable 18.845.000
Sales 17.000.000 Jurnal
Value Added –Tax Out 1.700.000 Penjualan
Freight Collected 145.000
Jurnal
Cost Of Good Sold 11.261.905
Merchandise Inventory 11.261.905 Umum

*Nilai COGS 11.261.905 didapat dari pencatatan dalam kartu


persediaan
*Karena transaksi ini berkaitan dengan piutang, maka
jangan lupa dicatat dalam buku besar pembantu piutang
atas nama Toko Angle (Piutang bertambah di debet)

*Transaksi ini mirip dengan transaksi no.2, hanya saja hpp


untuk barang Samsung galaxy fame harus menggunakan
harga rata-rata yang baru
*pencatatan ke Kartu Persediaan

*HPP untuk transaksi ini ditunjukan oleh warna kuning 5.261.905 + 6.000.000 = 11.261.905
*Jangan lupa catat penambahan Piutang dalam buku besar pembantu piutang atas nama Toko Angle
senilai total Piutang dalam jurna. Ingat ! Piutang bertambah di debet

Page 22
Transaksi 18

Transaksi ini dicatat dalam Jurnal Kas


Kecil. Dengan jurnal
Maintenace & Repair Exp 550.000 (D)
Petty Cash 550.000 (K)

Transaksi 19 Transaksi ini dicatat dalam Jurnal


Pengeluaran Kas

PT Sejahtera membayar utang kepada PT


Nusa Indah dengan total nilai utang
23.100.000, karena PT Sejahtera bayarnya
telat, maka kena denda sebesar 231.000,
total yang harus dibayayar adlah
23.100.000+ 231.000 = 23.331.000
Jurnal
Account Payable 23.100.000
Late Fee Expense 231.000
Cash In Bank 23.331.000

*Karena transaksi ini berkaitan dengan


utang dagang, maka harus di input dalam
buku besar pembantu utang. (Mengurangi
utang PT Sejahtera kepada PT Nusa Indah
senilai utangnya 23.100.000 .
*Ingat ! Utang berkurang di debet

Page 23
Transaksi 20
Transaksi ini dicatat dalam jurnal penjualan
Jurnal
Acc.Receivable 24.235.000
Sales 22.000.000 Jurnal
Value Added –Tax Out 2.200.000 Penjualan
Freight Collected 35.000
Jurnal
Cost Of Good Sold 13.892.857
Merchandise Inventory 13.892.857 Umum

*Nilai COGS 13.892.857 didapat dari pencatatan dalam


kartu persediaan. Pencatatan kartu persediaan sama
caranya dengan transaksi ke 17 tanggal 14 Desember 2018

*Karena transaksi ini berkaitan dengan piutang, maka


jangan lupa dicatat dalam buku besar pembantu piutang
atas nama Toko Kencana (Piutang bertambah di debet)

Transaksi 21
Transaksi ini dicatat dalam Jurnal Umum

Transaksi disamping merupakan transaksi retur


penjualan yang akan mengurangi piutang.

Jurnal nya adalah :


Sales Return 800.000
Value Added-Tax Out 80.000
Account Receivanle 880.000

Merchandise Inventory 526.190


Cost of Good Sold 526.190

5 *Nilai dari COGS dilihat dari kartu persediaan. Perhatikan


soal, yang diretur hanyalah barang dengan merk SAMSUNG
GALAXY FAME sebanyak 1 unit.

* Karena transaksi ini berkaitan dengan piutang, maka harus


dicatat dalam buku besra pembantu piutang (Mengurangi
piutang atas nama Toko Kencana senilai piutangnya yang
berkurang 880.000. Ingat! Piutang berkurang di kredit.

Page 24
*Pencatatan ke kartu persediaan (Hanya Samsung galaxy fame karena barang yang diretur hanyalah itu)

*Retur ditandai dengan minus


*Meretur 1 unit barang dengan harga rata rata beli baru yaitu 526.190 (1 unit x 526.190 = 526.190)
*Perhatikan waran kuning menjadi 60 unit padahal sebelumnya ada 59 unit. Kenapa begitu ? Karena
logikanya PT Sejahtera punya 74 barang, dijual 15 unit maka tersisa 59 unit. Nah dari total penjualan 15
unit itu ada satu unit yang dikembalikan, otomatis barang tersebut akan kembali lagi menjadi
persediaan PT Sejahtera, makanya sekarang untuk barang Samsung Galaxy Fame menjadi 59 + 1 = 60
unit.
*Janga lupa mencatat ke buku besar pembantu piutang atas nama Toko Kencana (Mengurangi piutang
Toko Kencana senilai 880.000, ingat ! piutang berkurang adanya di kredit)

Transaksi ini dicatat dalam Jurnal


Transaksi 22
Pengeluaran Kas

PT Sejahtera membayar cicilan utang ke


bank senilai 9.849.682 dan bayar bunga
bank 1.150.318, artinya total yang
dibayarkan adalah 9.849.682 + 1.150.318
= 11.000.000
Jurnal
Bank BNI 46 Loan 9.849.682
Interest Expense 1.150.318
Cash in Bank 11.000.000

*Tidak perlu dicatat dalam buku besar


pembantu utang, karena ini BUKAN UTANG
DAGANG Page 25
Transaksi ini dicatat dalam Jurnal Pengeluaran
Transaski 23 Kas

PT Sejahtera membayar gaji karyawan untuk bulan


desember senilai 13.250.000, dikurangi sama
piutang karyawan senilai 500.000. Maka total yang
seharusnya dibayar adalah
13.250.000 - 500.000 = 12.750.000
Namun di soal tertera bahwa jumlah yang
dibayarkan adalah 12.633.000, brarti ada selisih
116.200, nah itu belum dibayarkan oleh
perusahaan makanya akan menambah Income tax
payable (Utang bertambah di kredit).

Jurnal :

Wages&Salaries 13.250.000
Employee Receivabl 500.000
Income Tax Payable 116.200
Cash In Bank 16.633.800

*Employee Receivable dalam arti simple nya


CASHBOND. Dalam dunia kerja biasanya ada
karyawan yang suka pinjam uang ke perusahaan
nah bagi perusahaan dicatata sebagai employee
receivable, dan itu akan mengurangi jumlah kas
untuk bayar gaji
*Dibawah transaksi ke-23 ada lampiran, itu
hanyalah perinci penggajian.
Transaksi 24
Transaksi ini dicatat dalam jurnal
pengeluaran kas.

PT Sejahtera membayar tagihan kartu


kredit
Jurnalnya :

Credit CARD 4.200.000


Cash In Bank 4.200.000

*Tidak dicatat dalam buku besar pembantu


utang karena bukan termasuk Utang
Dagang

Page 26
Pahami itu ya , karena penting banget. Minimal kalian udh bisa mengingat penjurnalan transaksi.
Pahami dan kerjakan di lembar jawaban yang telah disediakan yaa.

Untuk mengecek jawaban , kalian bisa lihat jurnal nya di halaman 29. Kerjakan dulu sendiri ya, baru
liat jawabannya.

Page 27
Page 28
Page 29
Page 30
Page 31
Page 32
Page 33
Page 34