Anda di halaman 1dari 6

Jl. TirtaGiriKutri L.C. Subak Aya, BangliTelp.

(0366) 91555 – 93444 Email :


rsbmc_bangli@ymail.com

KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI


NOMOR 188 / 1164 / RSU
TENTANG
PANDUAN PEMANTAUAN MUTU PROFESI TENAGA KEPERAWATAN
PADA RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI

Menimbang : a. bahwa dalam rangka meningkatkan dedikasi, kinerja


dan profesionalisme sumber daya manusia di
Rumah Sakit Bangli Medika Canti khususnya tenaga
keperawatan untuk meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan sehingga dibutuhkan
Pemantauan Mutu Profesi Tenaga Keperawatan pada
Rumah Sakit Bangli Medika Canti.
b. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana
dimaksud dalam huruf a, perlu menetapkan
keputusan Direktur tentang Panduan Pemantauan
Mutu Profesi Tenaga Keperawatan pada Rumah
Sakit Bangli Medika Canti.

Menimbang : 1. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang


Kesehatan (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 44, Tambahan Lembaran Negara
2. Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang
Rumah Sakit (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2009 Nomor 153, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5072);
3. Undang – Undang Nomor 36 Tahun 2014 Tentang
Tenaga Kesehatan (Lembaran Negara Republik
Indonesia Tahun 2014 Nomor 298, Tambahan
4. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 38 tahun
2014 Tentang Keperawatan (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 307,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 5612);
5. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 49 Tahun 2013 Tentang Komite Keperawatan
Rumah Sakit (Berita Negara Republik Indonesia
Tahun 2013 Nomor 1053);
6. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia
Nomor 40 Tahun 2017 Tentang Pengembangan
Jenjang Karir Profesional Perawat Klinis (Berita
Negara Republik Indonesia Tahun 2017 Nomor 1129);
7. Keputusan Direktur PT Bangli Medical Center Nomor:
001/SK-DK/I/2018 Tertanggal 02 Januari 2018
tentang Struktur Organisasi dan Tata Kelola Rumah
Sakit Bangli Medika Canti.
8. Keputusan Direktur Rumah Sakit Bangli Medika
Canti Nomor : 049/SK-DK/XII/2018 Tertanggal 31
Desember 2018 tentang Kebijakan Pelayanan di
Rumah Sakit Bangli Medika Canti.

MEMUTUSKAN

Menetapkan :

Pertama :
Panduan Pemantauan Mutu Profesi Tenaga Keperawatan
pada Rumah Sakit Bangli Medika Canti.
Kedua :
Panduan Pemantauan Profesi Tenaga Keperawatan pada
diktum KESATU sebagaimana tercantum dalam
Lampiran Keputusan ini.
Ketiga :
Panduan Pemantauan Mutu Profesi Tenaga Keperawatan
sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU dijadikan
acuan untuk mengevaluasi keberhasilan/ pencapaian
indicator mutu pelayanan tenaga keperawatan dalam
memberikan asuhan keperawatan yang berorintasi pada
keselamtan pasien di Rumah Sakit Bangli Medika Canti
melalui laporan atau dokumentasi monitoring mutu dan
penilaian konerja tenaga keperawatan.
Keempat :
Keputusan Direktur ini mulai berlaku sejak tanggal
ditetapkan.

Tembusan ini disampaikan


kepada Yth; Ditetapkan di : Bangli
1. Komite Medis RS BMC Pada tanggal : 31 Desember
2. Kabid Pelayanan, dan 2018
Kepegawaian RS BMC Direktur
Bangli.
3. Arsip

dr. I Wayan Rinartha, MM


NIK..05.2013.070

NIK.
LAMPIRAN KEPUTUSAN DIREKTUR RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI
NOMOR 188 / 308 / RSU
TENTANG PANDUAN PEMANTAUAN MUTU PROFESI TENAGA KEPERAWATAN
PADA RUMAH SAKIT BANGLI MEDIKA CANTI

BAB I
DEFINISI

Sub Komite Mutu profesi merupakan bagian dari Komite Keperawatan Fungsional
yang beperan untuk memastikan mutu profesi tenaga keperawatan sehingga dapat memberikan
asuhan keperawatan dan kebidanan yang berorientasi kepada keselamatan pasien sesuai
kewenangannya.
Subkomite mutu profesi mempunyai kewenangan memberikan rekomendasi tindak
lanjut audit keperawatan dan kebidanan, pendidikan keperawatan dan kebidanan berkelanjutan
serta pendampingan. Adapun tugas sub komite mutu profesi meliputi :
1. Menyusun data dasar profil tenaga keperawatan sesuai area praktik;
2. Merekomendasikan perencanaan pengembangan professional berkelanjutan tenaga
keperawatan;
3. Melakukan audit asuhan keperawatan dan asuhan kebidanan;
4. Memfasilitasi proses pendampingan sesuai kebutuhan.

Agar profesionalisme dan pertumbuhan profesi tenaga keperawatan


dapat terjadi dan terus berkembang, maka diperlukan suatu mekanisme dan
sistem pengorganisasian yang terencana dan terarah yang diatur oleh suatu
wadah keprofesian yang sarat dengan aturan dan tata norma profesi
sehingga dapat menjamin bahwa sistem pemberian pelayanan dan asuhan
keperawatan dan kebidanan yang diterima oleh pasien, diberikan oleh tenaga
keperawatan dari berbagai jenjang kemampuan atau kompetensi dengan
benar (scientific) dan baik (ethical) serta dituntun oleh etika profesi
keperawatan dan kebidanan.
BAB II
RUANG LINGKUP

Ruang Lingkup sub komite mutu profesi tenaga keperawatan ini


memberikan penjelasan tentang : Peranan Komite dalam Mekanisme
pemantauan mutu profesi keperawatan yang meliputi Pelaksanaan audit
Keperawatan dan kebidanan memberikan rekomendasi tindak lanjut audit
keperawatan dan kebidanan, pendidikan keperawatan dan kebidanan
berkelanjutan serta pendampingan.
BAB III
TATALAKSANA

Untuk melaksanakan tugas subkomite mutu profesi, maka ditetapkan


mekanisme sebagai berikut:
1. Koordinasi dengan bidang keperawatan untuk memperoleh data dasar
tentang profil tenaga keperawatan di rumah sakit sesuai area
praktiknya berdasarkan jenjang karir;
2. Mengidentifikasi kesenjangan kompetensi yang berasal dari data
subkomite Kredensial sesuai perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi dan perubahan standar profesi. Hal tersebut menjadi dasar
perencanaan continues performance development (CPD) ;
3. Merekomendasikan perencanaan continues performance development
(CPD) kepada unit yang berwenang;
4. Koordinasi dengan praktisi tenaga keperawatan dalam melakukan
pendampingan sesuai kebutuhan;
5. Melakukan audit keperawatan dan kebidanan dengan cara:
a. Pemilihan topik yang akan dilakukan audit;
b. Penetapan standar dan kriteria;
c. Penetapan jumlah kasus/sampel yang akan diaudit;
d. Membandingkan standar/kriteria dengan pelaksanaan pelayanan;
e. Melakukan analisis kasus yang tidak sesuai standar dan kriteria;
f. Menerapkan perbaikan;
g. Rencana reaudit.
6. Menyusun laporan kegiatan subkomite untuk disampaikan kepada
komite Keperawatan
BAB IV
DOKUMENTASI

1. Formulir Evaluasi penerapan Panduan Asuhan Keperawatan


2. Formulir dan Kegiatan Refleksi Diskusi kasus
3. Formulir dan Kegiatan Pemantauan mutu keperawatan yang meliputi:
a. Pemantauan kesalahan identifikasi
b. Pemantauan kesalahan pemberian informasi
c. Pemantauan pasien jatuh
d. Pemantauan kejadian salah obat
e. Pemantauan kesalahan persiapan operasi
f. Pemantauan kejadian dekubitus
g. Pemantauan kejadian ISK
h. Pemantauan infeksi luka infus
i. Pemantauan kejadian luka operasi
4. Laporan Tahunan Sub Komite Mutu profesi