Anda di halaman 1dari 16

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

BERBASIS DISCOVERY LEARNING

PETUNJUK UNTUK PESERTA DIDIK

1. Peserta didik diharapkan memahami kompetensi yang harus dicapai.


2. Selama proses pembelajaran peserta didik akan bekerja secara mandiri
baik individual maupun kelompok.
3. Guru membimbing langsung setiap proses penyelesaian setiap kegiatan
yang ada di LKPD dan menjadi fasilitator.
4. Tugas individual yang harus dikerjakan oleh peserta didik berbentuk
soal-soal menuntun dalam penemuan konsep korosi, faktor-faktor
terjadinya korosi dan cara pencegahan korosi.
5. Peserta didik yang masih belum memahami konssep senyawa hidrat
sepenuhnya diharapkan bertanya kepada rekan sekelompokyang sudah
memahami
6. Tugas kelompok yang harus dikerjakan oleh peserta didik berupaya
praktikum dalam membuktikan terjadinya korosi dan cara mencegah
korosi.
7. Setiap kelompk harus menyampaikan kesimpulan sementara untuk
hasil kinerja kelompoknya dan menyampaik data hasil engamatan
beserta laporannya.
8. Selain tugas kelompok, evaluasi di akhir LKPD akan menjadi indikator
untuk mengukur ranah kognitif peserta didik. Sehingg diharapkan agar
peserta didik menjawab pertanyaan dengan benar.
A. KOMPETENSI INTI

KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong-royong, kerjasama,


toleran, damai), santun, responsive dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari
solusi atas berbagai permasalahan dan beriteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia.

KI 3: Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan


rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian,
serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian spesifik sesuai dengan bakat dan
minatnya untuk memecahkan masalah.

KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri dan mampu menggunakan
sesuai kaidah kelimuan.

B. KOMPETENSI DASAR

3.5 Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi dan cara


mengatasinya.
4.5 Mengajukan gagasan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya korosi.

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

3.5.1 Menganalisis proses terjadinya korosi logam melalui percobaan


3.5.2 Menganalisis cara-cara mencegah atau menghambat terjadinya proses
korosi melalui percobaan
4.5.1 Mempresentasikan hasil percobaan proses terjadinya korosi dan proses
pencegahan korosi.
D.TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui model pembelajaran Guided Discovery Learning dengan


mengenali informasi dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana
dan mengolah informasi, diharapkan peserta didik terlibat aktif selama
proses belajar mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin tahu, teliti
dalam melakukan pengamatan dan bertanggungjawab dalam
menyampaikan pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik,
serta dapat Menganalisa faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya korosi
dan Mengajukan gagasan untuk mencegah dan mengatasi terjadinya korosi
D. MATERI AJAR

Materi Baru Sesuai Indikator


Fakta Besi berkarat.

Konsep Korosi adalah teroksidasinya suatu logam.

Prinsip Proses perkaratan termasuk proses elektrokimia, di mana logam Fe


yang teroksidasi bertindak sebagai anode dan oksigen yang terlarut
dalam air yang ada pada permukaan besi bertindak sebagai katode.

Prosedural Langkah kerja merancang dan melakukan percobaan dalam


mencegah dan mengatasi korosi.
Lembar Kegiatan 2

INDIKATOR :
3.5.1 Menganalisis proses terjadinya korosi logam.
3.5.2 Menganalisis cara-cara mencegah atau menghambat terjadinya proses korosi

Motivation and problem presentation

Gambar 1. Perubahan fisik paku

Gambar 2. Proses perkaratan (korosi) pada paku

Ananda tentu pernah melihat paku yang belum berkarat dan yang sudah berkarat seperti pada
gambar 1 bukan? Hal ini tentu tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari kita. Proses perubahan
paku ini dinamakan dengan perkaratan (Korosi). Nah mengapa proses tersebut bisa terjadi ?

Korosi adalah reaksi redoks antara suatu logam dengan berbagai zat dilingkungan yang
menghasilkan senyawa yang tak dikehendaki. Nama lain dari korosi adalah perkaratan. Pada peristiwa
korosi logam mengalami oksidasi sedangkan oksigen mengalami reduksi. Korosi merupakan proses
elektrokimia dengan reaksi sebagai berikut :
2+
Fe(s) Fe (aq) + 2e E0 = + 0,44 V

Elektron yang dibebaskan di anoda mengalir ke bagian dari besi itu yang berlaku sebagai katoda,
dimana oksigen tereduksi.

O2(g) + 2H2O(l) + 4e 4OH-(aq) E0 = +0,40 V

Atau

O2(g) + 4H+(aq) + 4e 2H2O(l) E0 = + 1,23 V

Ion besi (II) yang terbentuk pada anode selanjutnya teroksidasi membentuk ion besi (III) yang
kemudian membentuk senyawa oksida terhidrasi, Fe2O3.xH2O yaitu karat besi.

Gambar 3. Reaksi korosi pada besi


(Sumber: Brown, Theodore L. et al. 2015. Chemistry: The Central Science (13th edition).
New Jersey: Pearson Education, Inc.)

Gambar 4. Peristiwa korosi pada jembatan

Korosi merupakan masalah teknis dan ilmiah yang serius. Di negara-negara maju sekalipun, masalah
ini secara ilmiah belum tuntas terjawab hingga saat ini. Dari gambar-gambar diatas dan informasinya
bisakah kejadian itu dicegah ? Tentu hal ini bisa dicegah dengan berbagai proses pencegahannya.
Apa sajakah proses pecegahannya ?
Problem Presentation

Berdasarkan gambar 1, 2, dan 3 serta informasi diatas, coba baca pertanyaan dibawah ini dan
tuliskan jawaban ananda pada kolom yang telah disediakan !

1. Apa yang ananda amati dari gambar no.1,coba deskripsikan ?


Jawab :........................................................................................................
........................................................................................................
........................................................................................................
2. Dari gambar no 2 apa saja hal yang menyebabkan paku berkarat ?
Jawab :........................................................................................................
........................................................................................................
........................................................................................................
3. Dari gambar no 3 coba tentukan siapa yang bertindak sebagai katoda dan bertindak sebagai
anoda ?
Jawab :......................................................................................................
.......................................................................................................
.......................................................................................................
4. Tuliskanlah persamaan reaksi yang terjadi di anoda dan katoda ?
Jawab: ......................................................................................................
......................................................................................................
......................................................................................................
......................................................................................................
5. Apakah mungkin ada cara untuk pencegahan proses korosi tersebut ?
Jawab :........................................................................................................
........................................................................................................
........................................................................................................
Data Collection (pengumpulan data)

Petunjuk

carilah informasi sebanyak-banyaknya mengenai cara-cara pencegahan atau menghambat terjadinya


korosi dari berbagai sumber seperti dari data collection, buku teks dan internet.

Korosi adalah masalah teknis yang dihadapi oleh hampir semua negara didunia. Meskipun
merupakan bahan yang kuat, korosi juga bisa terjadi pada bahan besi baja. Bahan besi baja merupakan
bahan yang memiliki daya tahan yang tinggi. Akan tetapi proses korosi atau pengkaratan sedikit banyak
tidak bisa dihindarkan. Oleh karena itu perlu diupayakan beberapa pencegahan korosi pada besi baja
secara manual.
Lalu apa saja yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya korosi ini?
Mari kita simak ulasan berikut ini :
Pengecatan
Salah satu upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah korosi adalah pengecatan. Dengan mengecat
besi baja, kita bisa menghindarkan kontak langsung besi dengan lingkungan.
Pelumuran dengan oli atau gemuk
Selain pengecatan, untuk menghindari pengkaratan atau korosi juga bisa dilakukan dengan pelapisan
besi bahan baja dengan bahan-bahan yang dapat mencegah korosi seperti oli atau gemuk.
Pelapisan besi baja dengan menggunakan oli atau gemuk ini bisa dilakukan untuk bahan-bahan yang
tidak berhubungan dengan estetika karena akan merusak pemandangan.
Pembalutan dengan plastik
Untuk menghindari kontak langsung pada besi baja anda bisa memanfaatkan plastik untuk
mencegahnya mengalami korosi. Pencegahan korosi pada besi baja dengan menggunakan plastik ini
merupakan ide yang sangat cocok untuk pelapisan bahan-bahan besi baja yang digunakan untuk
keperluan sehari-hari dan membutuhkan unsur estetika.
Tin plating
Tin plating merupakan sebuah proses elektrolisis yang dilakukan untuk menghindarkan bahan dari
perusakan. Bahan yang bisa di lindungi dengan menggunakan proses ini adalah bahan-bahan besi
serta besi baja dan juga bahan-bahan yang tidak terbuat dari besi.
Keberadaan dari coat ini memang sangat bermanfaat terutama untuk bahan-bahan besi yang memang
mudah mengalami korosi.
Galvanisasi
Galvanisasi adalah pelapisan yang dilakukan dengan zink plating. Setelah proses galvanisasi, besi
dapat dilindungi dan zink yang mengalami oksidasi.
Besi galvanis sering digunakan untuk badan mobil-mobil, pipa besi, tiang telpon dll.
Chromium plating
Selain pelapisan-pelapisan yang disebutkan sebelumnya, satu lagi jenis pelapisan yang bisa dilakukan
untuk mengamankan besi baja dari terjadinya korosi ia adalah plating krom
Sifat perlindungan yang diberikan oleh krom ini mirip dengan zink.
Mengapa? Hal ini disebabkan karena pelapisan atau perlindungan yang diberikan oleh bahan krom
ini tidak akan rusak meskipun lapisan krom tersebut sudah lepas.
Pelapisan besi dan juga baja dengan menggunakan bahan ini bisa dilakukan untuk bagian-bagian
seperti bumper mobil dan lain-lainnya.
Pengorbanan anode
Satu lagi upaya pencegahan korosi pada besi baja yang bisa dilakukan adalah dengan
pengorbanan anode atau sacrificial protection. Perlindungan ini dilakukan dengan melapisi besi baja
dengan bahan yang lebih mudah berkarat. Salah satu bahan yang digunakan adalah bahan magnesium.
Bahan ini merupakan bahan yang aktif sehingga lebih mudah berkarat, jika anda menggunakan bahan
ini untuk melapisi besi maka bahan ini akan berkarat sedangkan besinya tidak.

(a) (b)

Gambar 5. (a) proses pencegahan korosi dengan proses pengecatan (b) proses pencegahan
korosi dengan glavanisasi.

Gambar 6. Deret volta dipakai untuk acuan beberapa logam untuk melapisi besi berdasarakan
sukar atau mudahnya logam tersebut teroksidasi.
Data processing

Bersama dengan kelompok ananda, jawablah pertanyaan dibawah ini berdasarkan hasil
pencarian ananda pada data collection dan informasi dari sumber belajar yang lain (buku
teks kimia atau internet)

1. Tuliskan benda-benda yang ada dalam kehidupan sehari-hari ananda yang berkaitan
dengan peristiwa pencegahan korosi ?
Jawab : .................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
.................................................................................................................
2. Tidak semua logam dapat mengalami korosi bahkan emas sama sekali tidak
mengalami korosi. Berdasarkan deret volta pada gambar.6, tuliskan beberapa
logam yang tidak teroksidasi sehingga tidak mengalami korosi ?
Jawab : ..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
3. Jelaskan mengapa korosi hanya terjadi pada benda- benda yang bersifat logam dan
dipengaruhi oleh ion apa saja sehingga korosi tersebut bisa terjadi ?
Jawab : ..................................................................................................................
..................................................................................................................
..................................................................................................................
Generalization

Petunjuk

Tuliskanlah kesimpulan yang ananda peroleh dari pembelajaran materi korosi.

1. Korosi merupakan proses ....................................................................


..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................

2. Reaksi apa yang terjadi pada peristiwa korosi ....................................


.............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................
..............................................................................................................

3. Cara-cara apa saja yang dapat mencegah proses korosi ...............................


.......................................................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................
.......................................................................................................................
Lembar Kegiatan 1

INDIKATOR 2 : 3.5.1 Membuktikan proses terjadi korosi melalui percobaan


3.5.2. Membuktikan proses pencegahan korosi melalui percobaaan
4.5.1. Mempresentasikan hasil percobaan proses terjadinya korosi dan proses
pencegahan korosi.

Tujuan pembelajaran :

1. Siswa dapat menjelaskan proses terjadinya korosi melalui percobaan dengan


benar.
2. Siswa dapat menjelaskan proses pencegahan korosi melalui percobaan dengan
benar.
3. Siswa dapat mempresentasikan hasil percobaan proses terjadinya korosi dan
proses pencegahan korosi

Motivation and problem presentation

1. Percobaan 1
a. Alat dan Bahan
Alat Bahan
1. Gelas Aqua 1. Kapas
2. Penutup Plastik 2. Paku kecil
3. Paku besar
4. Air mineral
5. Larutan garam
6. Cuka
7. Minyak
b. Langkah kerja
1. Ambil 10 buah gelas aqua, lalu bersihkan.
2. Beri nama untuk setiap aqua gelas sesuai dengan nama larutan. Aqua gelas I (Paku kecil + Terbuka),
II (Paku kecil + air + terbuka), III (Paku kecil + Cuka + terbuka),IV (Paku kecil + Larutan garam +
terbuka), V (Paku kecil + minyak + terbuka), VI(Paku kecil tertutup), dan VII (Paku besar + air +
tertutup), VIII (Paku besar + cuka + tertutup), IX (Paku besar + larutan garam + tertutup), X (Paku
besar + minyak + tertutup).
3. Setelah masing-masing aqua gelas sudah diberi nama, lalu masukan paku ke dalam masing-masing
aqua gelas tersebut.
4. Masukkan paku kecil kedalam gelas I dan biarkan terbuka.
5. Masukkan paku kecil kedalam gelas II, lalu tuangkan air kedalam gelas II dan biarkan terbuka.
6. Masukkan paku kecil kedalam gelas III, lalu tuangkan cuka kedalam gelas III dan biarkan terbuka.
7. Masukkan paku kecil kedalam gelas IV, lalu tuangkan larutan garam kedalam gelas IV dan biarkan
terbuka.
8. Masukkan paku kecil kedalam gelas V, lalu tuangkan minyak kedalam gelas V dan biarkan terbuka.
9. Masukkan paku kecil kedalam gelas VI, lalu ditutup dengan plastic dan diikat dengan karet supaya
tidak ada celah udara yang masuk.
10. Masukkan air kedalam gelas VII, lalu taruhlah paku besar kedalam gelas dan langsung ditutup
dengan plastik. Ikatlah dengan karet supaya tidak ada celah udara yang masuk.
11. Masukkan cuka kedalam gelas VIII, lalu taruhlah paku besar kedalam gelas dan langsung ditutup
dengan plastik. Ikatlah dengan karet supaya tidak ada celah udara yang masuk.
12. Masukkan larutan garam kedalam gelas IX, lalu taruhlah paku besar kedalam gelas dan langsung
ditutup dengan plastik. Ikatlah dengan karet supaya tidak ada celah udara yang masuk.
13. Masukkan minyak kedalam gelas X, lalu taruhlah paku besar kedalam gelas danlangsung ditutup
dengan plastik. Ikatlah dengan karet supaya tidak ada celah udarayang masuk.
14. Letakkan aqua gelas tersebut di jendela, lalu amatilah selama 5 hari perubahan pakutersebut,
kemudian di dokumentasikan untuk mengamati perubahan pada paku haridemi hari.
15. Setelah diamati, masukkan data yang didapat ke tabel yang telah disediakan.
c. Data pengamatan

No Hasil pengamatan
Perlakuan
Gelas ke-1 ke-2 ke-3 ke-4 ke-5
I
II
III
IV
V
VI
VII
VIII
IX
X

Keterangan :
* Tidak berkarat
** Sedikit berkarat
*** Sangat Berkarat
**** Sangat Berkarat Sekali

KESIMPULAN

Berdasarkan percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa:

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................
2. Percobaan ke- 2

a. Alat dan bahan

Alat Bahan
Gelas plastik Paku 2 Buah
Sendok Kopi
Botol spray Air
Kertas Saring Larutan Garam
Alkohol 70%

b. Langkah Kerja

1. Larutkan bubuk kopi dengan alkohol 70% pada mortar.


2. Saring larutan kopi dengan kertas saring.
3. Masukan ekstrak kopi ke dalam botol spray.
4. Semprotkan hasil ekstrak kopi pada paku 1.
5. Rendam paku 1 dan 2 pada larutan garam selama 5 hari.
6. Amati perubahannya.
7. Catat pengamatan pada tabel yang tersedia.

c. Data Pengamatan

Hasil Pengamatan
paku perlakuan
Hari ke-1 Hari ke-2 Hari ke-3 Hari ke-4 Hari ke-5

II

KESIMPULAN

Berdasarkan percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa:

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

.........................................................................................................................................................................

Anda mungkin juga menyukai