Anda di halaman 1dari 34

SDM

DALAM
MENDUKUNG
SMART CITY
Ir. Rendra
Monardi
Faktor Pendukung Evolusi Digital

Supply Demand Institutional Innovation and


Condition Condition Environment Change
• Access • Consumer • Institution and the • Inputs
Infrastructure Capacity to Business • Process
• Transaction Engage Environment • Output
Infrastructure • Digital Payment • Institution and the
• Fulfillment Uptake Digital Ecosystem
Infrastructure • Digital Uptake • Institutional
Effectiveness and
Trust
Sumber: Digital Planet 2017: How Competitiveness and Trust in Digital Economies Vary Across the World
Disruptive Technology and Social

Sumber: Smart Cities – A Deloitte Point of View, Version 1.0


Root-cause of Disruption

Technology Globalization Demographic


Some Business Rise…
Some had to change…
Some took the fall…
…the people
itself. The What really change is…
very nature
of people is
change due
to internet.
Perubahan
Perilaku
• Generatio
n is a
group of
people
who born
around
the same
time and
have some
similar
characteri
stics,
preferenc
es and
values of
their
lifetimes
Perubahan Gaya Hidup
Perubahan
gaya hidup
Gaya Hidup Lama Gaya Hidup Baru mendorong
perubahan
• Centralized
• Distributed masyarakat.
• Physical
• Virtual Masyarakat
• Segmented
• Connected menjadi
• Time-
• Timeless digital dan
constraint
tidak
terbatas oleh
batasan fisik.
Perubahan Masyarakat Menyebabkan…
Kota Fisik
Bagian kota yang
menjadi lokasi utama
interaksi sosial,
ekonomi.
Menyediakan sumber
daya dan daya
Kota Digital dukung lingkungan.
Bagian kota menjadi
lokasi hidup data dan
informasi kota.
Terhubung ke Kota
Fisik dengan
menggunakan antar
muka cyberphysical.

…perubahan struktur kota.


• Definisi Smart City :
Kota yang dapat mengelola berbagai sumber
dayanya secara efektif dan efisien untuk
menyelesaikan berbagai tantangan kota
menggunakan solusi inovatif, terintegrasi, dan
berkelanjutan untuk menyediakan
infrastruktur dan memberikan layanan-
layanan kota yang dapat meningkatkan
kualitas hidup warganya.
Sumber : Framework Kota Cerdas Indonesia Versi 1.0
• Definisi Smart Citizen
• Pada dasarnya Smart Citizen adalah individu
pengguna smart devices (misal : smartphone)
yang berkontribusi terhadap monitoring
kolektif kota melalui kemampuan penginderaan
(sensing) dan pemrosesan (processing)
peralatan tersebut. Konsep ini juga dikenal
sebagai sensing as a service.

• (M. Pouryazdan and B. Kantarci, "The Smart Citizen Factor in Trustworthy Smart City
Crowdsensing," in IT Professional, vol. 18, no. 4, pp. 26-33, July-Aug. 2016.doi:
10.1109/MITP.2016.72)
Smart citizens guidelines from
regulations perspective

1. 2. 3.
• Alinea ke-4 • UUD 45 Pasal 31 • Nawacita
Pembukaan UUD Poin 5 Program Kerja
45 • Perpres No. 87 Pemerintah Poin
Tahun 2017 5
• SDGs Poin 11
Smart City from Urban
Development
Tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia diperkirakan pada tahun 2045 di
perkotaan akan meningkat menjadi 80% dari total jumlah penduduk Indonesia

Menurut Bappenas, cita-cita Indonesia untuk mewujudkan sebuah kota yang


berkelanjutan ini tentu harus bisa memenuhi kriteria livable, green, dan smart.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun
strategi pembangunan perkotaan, bahwa untuk menuju sebuah kota
berkelanjutan, direncanakan melalui 3 tahapan. Pertama, bahwa pada tahun
2025, Standar Pelayanan Perkotaan (SPP) akan terpenuhi sesuai dengan kota
layak huni, aman, nyaman. Sedangkan, target kota hijau dan berketahanan iklim
dan bencana akan terpenuhi di semua kota, akan dicapai tahun 2035 atau 10
tahun kemudian. Sehingga, pada tahun 2045, 100% indikator kota cerdas yang
berdaya saing dan berbasis teknologi akan terwujud di seluruh kota.
“Membantu generasi yang berkarakter, kreatif, dan
kolaboratif di era yang terkoneksi untuk kota yang
lebih
sejahtera”

SMARTER PEOPLE

• Menciptakan role model baru bagi


perubahan karakter anak muda dalam
rangka generasi muda menjadi bagian
dari perubahan kota ke arah yang lebih
baik.
• Memperkenalkan penggunaan
Teknologi
• kepada level yang lebih ‘SMART’ dalam
pengembangan program Smart City
Smart citizen dalam smart city
Resource

User/Consumer

Enabler

• Smart City tidak akan pernah terwujud tanpa keterlibatan smart citizen. Smart Citizen
(Smart People) merupakan Enabler dari model Kota Cerdas (berdasarkan dari Garuda
Smart City model 2.0) sehingga Smart Citizen atau masyarakat cerdas juga dapat
mendukung dan berpartisipasi dalam mewujudkan kota cerdas.
Berdaya Guna
smart city model description
Komposisi yang Pas
Kompetensi yang Sesuai
Karakter yang Kuat

Kolaboratif
Inovatif yang solutif
Integrasi Proses Bisnis
Sustain/berkelanjutan

Kontributif
Pemerhati (concern)
Partisipasi (participate)
Penggerak (influence)
Smart citizen and community actors map
Government Citizen
Memberikan panduan untuk Berpartisipasi dalam sebuah
lingkungan, mempelajari proses
inisiatif masyarakat cerdas
fisik dan social pada lingkungan
serta memiliki motivasi untuk
memperbaiki/mengubah
Private Sector situasi/proses

Kelompok independen yang turut


berpartisipasi menghasilkan dan
memanfaatkan data perkotaan Academic
namun belum dalam bentuk kerja
sama dengan masyarakat dan Mendukung proses pengumpulan,
pemerintah produksi dan penggunaan data dari
berbagai persepsi mengenai konsep
masyarakat cerdas

Sumber : From Needs to Knowledge: a reference framework for smart citizens initiatives, 2015 ;
Smart Cities – A Deloitte Point of View, Version 1.0, 2015
Problem identification
Smart citizen challenge
• Bagaimana warga bisa diberdayakan untuk mendeteksi,
menganalisis dan mencari solusi terkait tantangan
Smart City
• Bagaimana otoritas publik (pemerintah) dapat
mendukung kesadaran kolektif, mendorong
musyawarah sosial, dan mendorong perubahan
perilaku positif
• Bagaimana proses pembuatan keputusan inklusif dapat
diaktifkan yang juga efektif dan berkelanjutan
• Peran mana yang bisa dilakukan universitas dan sektor
swasta dalam hal ini
Smart solution
HUMAN BEHAVIOUR DATA TEKNOLOGI

Sumber : Smart Cities – A Deloitte Point of View, Version 1.0, 2015


Smart citizen and community requirement
Peranan Faktor Indikasi Kebutuhan
Resource : Komposisi Jumlah, Usia, gender, Pendayagunaan Bonus
Berdaya Guna sebaran, literasi Demografi, Pemerataan
Pendidikan Masyarakat
Kompetensi Hard competency, Soft Pendidikan Vokasi dan
competency Kejuruan
Karakter Lokal, Nasional, Global Pendidikan Karakter
Enabler : Inovasi Kreatif, Produktif, Lokasi Iklim Kerja yang mendukung
Kolaboratif
Integrasi Proses, Data, dan Aplikasi, Keterbukaan informasi dan
Infrastruktur alur informasi Roadmap IICT &
infrastruktur fisik nasional
Keberlanjutan Jangka panjang, terus Kerja sama jangka panjang
menerus, bukan sesaat antara pemerintah, swasta,
pendidikan dan komunitas
User/ Consumer : Pemerhati Gagasan, Usulan Diskusi & Tatap muka dengan
Kontributif warga atau ahli
Partisipasi Komplain, Feedback Sosialisasi dan ujicoba Smart
City
Penggerak Komunitas, Aktivitas Program Sosial
Kemasyarakatan
Solution - approach
Enabler - Kolaboratif
Smart Jobs
Resouces - Berdayaguna Smart Planning
Smart CSR
Smart Manpower (3 in 1)

Costumer - Kontributif
Community-based Monitoring
Smart Education
Urban Community
OUTPUT DEFINITION
Smart Manpower (Kios 3 in 1) Smart Manpower adalah Aplikasi berbasisi mobile yang
memudahkan masyarakat untuk mencari informasi
tentang pendidikan vokasi serta sertifikasi keahlian yang
bersumber dari pemerintah
Smart Jobs Smart Jobs adalah aplikasi berbasis mobile yang
menyesuaikan dengan lokasi dan kemampuan pengguna.
Tempat kerja yang sesuai domisili memudahkan dalam
mobilitas dan produktivitas kerja
Smart Planning Smart Planning adalah aplikasi yang terintegrasi antara
pemerintah pusat dan daerah dalam pengadaan
infrastruktur IT sehingga terjadi integrasi dan
kesinambungan dalam membuaat suatu system
Smart CSR Aplikasi yang dapat diakses oleh pemerintah, swasta,
akademisis/pendidikan dan komunitas untuk berbagi ide
ataupun implementasi CSR
OUTPUT DEFINITION

Community-based Aplikasi berbasis wilayah untuk melaporkan berbagai event atau


Monitoring masalah seperti kemacetan, sampah menunmpuk, jalan rusak
kepada pemerintah atau stakeholder yang terkait agar cepat
mendapatkan solusi

Smart Education Sebuah aplikasi berbagi oleh user ke user untuk memberikan
pendidikan penggunaan aplikasi atau hal hal berbau teknologi.
Aplikasi ini menggungaka ranking system dimana pengguna yang
banyak berkontribusi akan menjadi dipercaya .

Urban Community Urban Community adalah sebuah aplikasi yang merupakan


wadah masyarakat untuk bertukar pikiran, mencari solusi, dan
memberikan ide untuk wilayahnya masing-masing.
Smart education
• Kota cerdas memerlukan masyarakat yang cerdas.
Pendidikan merupakan hal paling penting dalam rangka
mempersiapkan manusia cerdas.
• Salah satu usulan inisiatif smart education adalah
program personalisasi pendidikan melalui pilot
programme of workshops.
• Pilot programme of workshops merupakan program
pendidikan berbasis teknologi yang didesain untuk
memperkenalkan kepada anak-anak usia sekolah (usia 8-
15 tahun) tentang konsep sensor, data dan
computational thinking
Smart education – pilot program of workshop

Resource
Data
Technology
Smart education platform
menggunakan teknologi
sensor dan visualisasi

User/Costumer
Anak-anak berusia 8-15 tahun
Penutup
A. Peran manusia dalam smart city adalah :
• Menjadi resource, enabler, dan user. Sebagai
resource, manusia harus Berdaya Guna (Komposisi,
Kompetensi, Berkarakter)
• Sebagai enabler, manusia harus Kolaboratif (Inovatif,
integrasi, Keberlanjutan)
• Sebagai User, manusia harus Kontributif(Pemerhati/
Concern, Partisipatif, Penggerak/ Influence)
B. Inklusivitas ( elderly, disability, vulnerabilities, daerah 3T,
dll) di berbagai sektor perlu dibangun dan perlu juga
menghilangkan sekat sosial di masyarakat
C. Komunitas akan menjadi motor penggerak utama dalam
smart city.

Anda mungkin juga menyukai