Anda di halaman 1dari 5

Penanganan KTD, KPC, dan KNC

No. Dokumen : 445/PKM-


II/SOP-
P/…./…./2019
No.Revisi : 00
SOP
Tanggal Terbit :

Halaman : 1/3

BLUD
PUSKESMAS dr. BAMBANG HERMANTO
PANGKALAN NIP.19790719 201001 1 010
KURAS II

1. Pengertian Keselamatan Pasien adalah suatu sistem dimana puskesmas membuat asuhan
pasien lebih aman yang meliputi asesmen risiko, identifikasi dan pengelolaan hal
yang berhubungan dengan risiko pasien, pelaporan dan analisis insiden,
kemampuan belajar dari insiden dan tindak lanjutnya serta implementasi solusi
untuk meminimalkan timbulnya risiko dan mencegah terjadinya cedera yang
disebabkan oleh kesalahan akibat melaksanakan suatu tindakan atau tidak
mengambil tindakan yang seharusnya diambil

Insiden Keselamatan Pasien (IKP) adalah setiap kejadian yang tidak disengaja
dan kondisi yang mengakibatkan atau berpotensi mengakibatkan cedera yang dapat
dicegah pada pasien,terdiri dari Kejadian Tidak Diharapkan, Kejadian Nyaris
Cedera, KejadianTidak Cedera dan Kejadian Potensial Cedera

Kesalahan yang mengakibatkan IKP dapat terjadi pada :

1. Diagnostik : kesalahan atau keterlambatan diagnosis

2. Treatment: kesalahan pada operasi, prosedur atau tes, pelaksanaan terapi

3. Preventive : tidak memberikan terapi profilaktif, monitoring atau follow up


yang tidak sesuai pada suatu pengobatan

4. Other : gagal melakukan komunikasi, gagal alat atau sistem lain

2. Tujuan 1. Terlaksananya sistem pencatatan dan pelaporan insiden keselamatan pasien

2. Diketahui penyebab insiden keselamatan pasien sampai pada akar masalah

3. Untuk memperoleh data/angka insiden keselamatan pasien

4. Upaya pencegahan kejadian/ insiden keselamatan pasien berikutnya

5. Didapatnya pembelajaran untuk perbaikan asuhan kepada pasien.

3. Kebijakan Keputusan Kepala Puskesmas No.445/PKM-II/SK/…/I/2019 tentang Penanganan


KTD, KPC, dan KNC

4. Referensi 1. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia tentang Keselamatan Pasien


Rumah Sakit, 2011
2. Buku Panduan Nasional Keselamatan Pasien Rumah sakit, Depkes R.I. 2006
5. Langkah- 1. Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas menerima laporan adanya
langkah KTD, KPC atau KNC
2. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas melakukan identifikasi
terhadap KTD, KPC atau KNC sesuai dengan yang dilaporkan,
3. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas menganalisa penyebab dari
KTD, KPC atau KNC yang terjadi,
4. Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas mencatat hasil identifikasi dan
analisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC di dalam buku laporan KTD, KPC
dan KNC,
5. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil temuan
KTD, KPC atau KNC yang terjadi kepada Kepala Puskesmas,
6. Kepala Puskesmas menerima laporan dari penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas,
7. Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan penanggung jawab
masing – masing upaya yang terkait dengan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi,
8. Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab manajemen mutu
Puskesmas dan penanggung jawab masing – masing upaya yang terkait,
9. Kepala Puskesmas dan Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas
bersama unit terkait membahas mengenai penanganan KTD,KPD atau KNC
yang terjadi,
10. Kepala Puskesmas dan Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas
bersama unit terkait membuat rencana penanganan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi,
11. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat rencana penanganan
KTD, KPC atau KNC yang telah disepakati dalam buku tindak lanjut KTD,
KPC atau KNC,
12. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan penanggung jawab
masing – masing upaya melaksanakan penanganan KTD, KPC atau KNC
sesuai dengan rencana,
13. Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas mengevaluasi penanganan
terhadap KTD, KPC atau KNC yang dilakukan oleh masing – masing upaya,
14. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas mencatat hasil evaluasi
penanganan KTD, KPC dan KNC yang telah dilakukan,
15. Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas melaporkan hasil evaluasi
penanganan KTD, KPC dan KNC kepada Kepala Puskesmas.
6. Unit terkait Seluruh unit-unit pelayanan dan tindakan kesehatan di BLUD Puskesmas
Pangkalan Kuras II
7. Dokumen Buku laporan KTD, KPC,atau KNC.
terkait

8. Rekaman historis perubahan

Tgl mulai
No Yang dirubah Isi perubahan
Diberlakukan
Penanganan KTD, KPC, dan KNC
No. Dokumen : 445/PKM-II/DT-P/…./…./2019

No. Revisi : 00

Tanggal Terbit :
DAFTAR
BLUD Halaman : 1/2
PUSKESMAS TILIK
PANGKALAN
KURAS II

Tidak
No Kegiatan Ya Tidak
Berlaku

1. Apakah Penanggung jawab manajemen mutu puskesmas


menerima laporan adanya KTD, KPC atau KNC?

2. Apakah Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas


melakukan identifikasi terhadap KTD, KPC atau
KNC sesuai dengan yang dilaporkan?

3. Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas


menganalisa penyebab dari KTD, KPC atau KNC
yang terjadi?

4. Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskemas


mencatat hasil identifikasi dan Analisa penyebab dari
KTD, KPC atau KNC di dalam buku laporan KTD,
KPC dan KNC?

5. Apakah Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas


melaporkan hasil temuan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi kepada Kepala Puskesmas?

6. Apakah Kepala Puskesmas menerima laporan dari


penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas?

7. Apakah Kepala Puskesmas merencanakan pertemuan dengan


penanggung jawab masing – masing upaya yang
terkait dengan KTD, KPC atau KNC yang terjadi?

8. Apakah Kepala Puskesmas mengundang penanggung jawab


manajemen mutu Puskesmas dan penanggung jawab
masing – masing upaya yang terkait?

9. Apakah Kepala Puskesmas dan Penaggung jawab manajemen


mutu Puskesmas bersama unit terkait membahas
mengenai penanganan KTD,KPD atau KNC yang
terjadi?

10. Apakah Kepala Puskesmas dan Penaggung jawab manajemen


mutu Puskesmas bersama unit terkait membuat
rencana penanganan KTD, KPC atau KNC yang
terjadi?

11. Apakah Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas


mencatat rencana penanganan KTD, KPC atau KNC
yang telah disepakati dalam buku tindak lanjut KTD,
KPC atau KNC?

12. Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas dan


penanggung jawab masing – masing upaya
melaksanakan penanganan KTD, KPC atau KNC
sesuai dengan rencana?

13. Apakah Penanggung jawab manajemen mutu Puskesmas


mengevaluasi penanganan terhadap KTD, KPC atau
KNC yang dilakukan oleh masing – masing upaya?

14. Apakah Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas


mencatat hasil evaluasi penanganan KTD, KPC dan
KNC yang telah dilakukan?

15. Apakah Penaggung jawab manajemen mutu Puskesmas


melaporkan hasil evaluasi penanganan KTD, KPC
dan KNC kepada Kepala Puskesmas?

CR :……………………………%

Terantang Manuk, 2019

Pelaksan/Auditor

(………………………)