Anda di halaman 1dari 12

Pemetaan UUD 1945

(by: Niluh Putu Dian Rosalina Handayani Narsa)

Disclaimer:
 Pemetaan UUD 45 dalam bentuk tabel inspired by
youtube video channel Alzerone Corp.
 Kalimat tidak ditulis plek UUD, hanya singkat2 sesuai
intisarinya.
Isi UUD 45
a. PEMBUKAAN:

Inti Pembukaan (Preambule) UUD 1945:

 Alinea Pertama  Kemerdekaan hak segala bangsa (makna: keteguhan dan motivasi
bangsa indonesia untuk melawan penjajah)
 Alinea Kedua  Pergerakan kemerdekaan telah sampai pada saat yg berbahagia,
mengantarkan Indonesia menjadi negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan
makmur
 Alinea Ketiga  Atas berkat rahmat Allah, rakyat menyatakan kemerdekannya
(Indonesia mendambakan kehidupan yg berkesinambungan antara materiil & spiritual /
dunia & akhirat)
 Alinea keempat  Rumusan Pancasila (disinilah tercantum dasar negara
Indonesia..yakni PANCASILA)

b. BATANG TUBUH:

 16 Bab
 37 Pasal
 4 Aturan peralihan
 2 Aturan Tambahan
Bab I BAB II Bab III
Bentuk & Kedaulatan MPR Kekuasaan Pemerintahan Negara
Pasal 1 2 3 4 5 6 6A
Ayat

1 Negara berbentuk Terdiri atas anggota Berwenang mengubah Presiden memegang Berhak mengajukan Capres/Cawapres hrs Pres/Wapres dipilih dlm 1 pasangan scr
Republik DPR dan DPD & menetapkan UUD kekuasaan pemerintahan RUU kpd DPR WNI sejak lahir langsung o/ rakyat
2 Kedaulatan di tangan Bersidang min 1x Melantik Pres dibantu Wapres Menetapkan PP utk DLL DUU Pasangan Capres/Cawapres diusulkan o/
rakyat dilaksanakan dlm 5 thn di ibukota Presiden/Wapres menjalankan UU parpol/gabungan beberapa parpol
menurut UUD negara
3 Indonesia negara Keputusan ditetapkan Hanya dpt Pasangan dilantik jd Pres/Wapres jika:
hukum dgn suara memberhentikan  Suara >50% dr jmlh suara pemilu
terbanyak Pres/Wapres menurut  Min 20% tiap provinsi yg jmlhnya >
UUD separuh provinsi di Indonesia
4 Jika tdk memenuhi ayat 3, maka putaran ke 2
5 DLL DUU

Bab III
Kekuasaan Pemerintahan Negara
Pasal 7 7A 7B 7C 8 9
Ayat
 Pres/Wapres njabat 5 Pres/Wapres dpt Presiden tdk dpt Jika Pres mangkat/berhenti, ia
th diberhentikan oleh membekukan / digantikan oleh Wapres smpai masa
 Dpt dipilih lagi u/ 1x MPR atas usul DPR membubarkan DPR jabatan habis
masa jabatan
1 Usul pemberhentian dpt diajukan DPR Paling lambat 60 hari, MPR Sebelum menjabat, Pres & Wapres
setelah meminta MK utk: memeriksa, menyelenggarakan sidang memilih bersumpah & berjanji di hadapan
mengadili & memutuskan ajuan DPR Wapres dari 2 calon usul Pres MPR/DPR
2 Pendapat DPR ini dlm rangka  Jika Pres & Wapres mangkat/berhenti, Jk tdk dpt mengadakan sidang,
pelaksanaan fungsi pengawasan DPR tgs kepresidenan dilaksanakan Pres & Wapres brsumpah & brjanji
Menlu, Mendagri, Mentri di hadapan pimpinan MPR dgn
pertahanan disaksikan pimp. MA
 Plg lambat 30 hari, MPR
menyelenggarakan sidang memilih
Pres/Wapres
3 Ajuan ini dpt dilakukan dgn
dukungan min 2/3 dr jmlh anggota
DPR yg hadir dlm sidang paripurna yg
dihadiri min 2/3 jmlh anggota DPR
4 MK wajib memeriksa, mengadili, &
memtusukan max 90 hari stelah
permintaan DPR
5 Jika terbukti, mk DPR
menyelenggarakan sidang Paripurna
6 MPR menyelenggarakan sidang utk
memutuskan usul DPR max 30 hari
stelah usul diterima
7 Dihadiri 3/4 jumlah anggota dan
disetujui 2/3 jumlah yg hadir
Bab III
Kekuasaan Pemerintahan Negara
Pasal 10 11 12 13 14 15 16
Ayat
Pres memegang Pres mnyatakan Pres mmberi gelar, Pres mmbentuk suatu dewan
kkuasaan keadaan bahaya, tanda jasa, dll tanda prtimbangan yg brtugas
trtinggi AD, syarat & akibatnya khormatan mmberikan
AL, AU diatur UU nasihat/pertimbangan kpd
Pres
1 Pres dgn prsetujuan DPR, Pres mengangkat duta & Pres mmberikan grasi &
mnyatakan perang, konsul rehabilitasi dgn
membuat perdamaian & prtimbangan MA
perjanjian dgn negara lain
2 Pres mmbuat perjanjian Utk duta, Pres mmprhatikan Pres mmbrikan amnesti
internasional dgn prtimbangan DPR & abolisi dgn
prsetujuan DPR prtimbangan DPR
3 DLL DUU Pres menerima penempatan
duta negara lain dgn
mmperhatikan prtimbangan
DPR

Bab IV BAB V Bab VI


DPA Kementrian Negara Pemerintahan Daerah
Pasa 17 18 18 A 18 B
l
Ayat
Dihapus
1 Pres dibantu Menteri2 Tiap prov, kab, kota, punya Pemda Hbungan wwenang Pem. Pusat & Pemda Negara mengakui & menghormati satuan2 pemda yg
diatur UU dgn mmperhatikan kkhususan brsifat khusus/istimewa
& keragaman daerah
2 Diangkat & diberhentikan Pres Pemda mngatur & mngurus sndiri Hub. keuangan, playanan umum, SDA, SD Negara mengakui & mnghormati ksatuan2
urusan pmerintah menurut asas otonomi lain antara Pem. Pusat & Pemda diatur scra msyarakat hkum adat bserta hak2 tradisionalnya
& tgs pembantuan adil & selaras slma sesuai dgn NKRI
3 Tiap menteri membidangi urusan Tiap Pemda memiliki DPRD
trtentu dlm pemerintahan
4 DLL DUU Gubernur, Bupati, Wlikota sbg kepala
Pemda dipilih scr demokratis
5 Pemda mnjalankan otonomi seluas2nya
6 Pemda brhak menetapkan Perda
7 DLL DUU
Bab VII
DPR
Pasal 19 20 20 A 21 22 22 A 22 B
Ayat
Anggota DPR Ktentuan lbh Anggota DPR dpt dberhentikan
brhak lanjut diatur dgn syarat & tta cara diatur UU
mngajukan UU
usul RUU
1 Anggota DPR Mmegang kekuasaan DPR mmliki fungsi legislasi, Dlm hal kgentingan yg
dplih melalui mmbentuk UU anggaran & pngawasan mmaksa, Pres brhak
pemilu mnetapkan PP sbg pnggnti UU
2 Susunan DPR RUU dbhs DPR & Pres utk DPR mmpunyai hak PP itu hrs dstujui DPR
diatur UU dsetujui brsama interplasi, hak angket, &
mnyatakan pndapat
3 DPR sidang min Jk tdk dstujui brsma, mk tdk Stiap anggota DPR pnya hak Jk tdk dstujui, mk PP itu hrs
1x staun blh diajukan lg pd masa mngajukan prtanyaan, dicabut
DPR itu mnyampaikan usul/pndpt, &
hak imunitas
4 Pres mngesahkan RUU yg DLL DUU
tlh disetujui
5 Jk tdk disahkan Pres, mk dlm
wktu 30 hr otomatis sah
mnjd UU
Bab VII A BAB VII B Bab VII
DPD PEMILU Hal Keuangan
Pasal 22 C 22 D 22 E 23 23 A 23 B 23 C 23 D
Ayat
Pajak/pungutan Macam & harga Hal2 lain diatur Negara memiliki
lain yg memaksa mata uang UU Bank Sentral
diatur UU ditetapkan UU
1 Anggota DPD dplih DPD dpt mngajukan RUU kpd Pemilu dilaksanakan APBN dilaksanakan
dr tiap Prov. melalui DPRD yg brkaitan: scr LUBER dan scr trbuka & brtnggung
pemilu  Otonomi Daerah JURDIL jwb utk sbesar2nya
 Hub. pusat-daerah kemakmuran rakyat
 Pmbentukan, pmekaran,
penggbungan daerah
 Pngelolaan SDA
 SDE lainnya
 Perimbangan keuangan
pusat-daerah
2 - Tiap Prov. jmlh DPD ikt mmbahas RUU yg Pemilu memilih: RUU APBN diajukan
anggota DPDny brkaitan dgn hal di atas srta  anggota DPR oleh Pres utk dbhas
sama mberikan prtimbangan kpd  DPD brsama DPR dgn
- Jmlh sluruh DPR atas RUU yg brkaitan  Pres & Wapres prtimbangan DPD
anggota DPD tdk > dgn:  DPRD
1/3 jmlh anggota  pajak
DPR  pendidikan
 agama

3 Sidang min 1x staun DPD dpt mlakukan Pserta pemilu utk Apabila DPR tdk
pngawasan atas plaksanaan anggota DPR/DPRD stuju, mk Pmerintah
UU mngenai hal trkait pd ayat 1 adalah Parpol mnggunakan APBN thn
& 2, srta mnyampaikan hasil lalu
pngawasan kpd DPR
4 DLL DUU Anggota DPD dpt dbrhntikan Pserta pemilu utk
sesuai UU anggota DPD adlh
perseorangan
5 Pemilu
diselenggarakan
KPU yg brsifat
nasional, ttp,
mandiri
6 DLL DUU
Bab VIII A Bab IX
BPK Kekuasaan Kehakiman
Pasal 23 E 23 F 23 G 24 24 A 24 B 24 C 24 D
Ayat
Syarat2 HK
ditetapkan UU

1 Utk mmeriksa Anggota BPK: BPK brada di Mrupakan kkuasaan MA mngadili tk. KY brsifat: MK mngadili tk prtama &
pengelolaan  dplih DPR ibukota negara yg mrdeka utk Kasasi, mnguji  Mandiri trakhir yg putusannya brsifat final
keuangan  dgn & memiliki mnyelenggarakan peraturan perUUan  Mengusulkan HA utk:
diadakan BPK yg prtimbangan prwakilan d tiap pradilan d bwh UU trhdp UU  menjaga &  Menguji UU trhadap UUD
bebas & mandiri DPD prof mnegakkan  Memutus sengketa kewenangan
 dresmikan khormatan srta lembaga negara
Pres prilaku hakim  Memutus pmbubaran Parpol
 Memutus sengketa Pemilu
2 Hasil Pmpinan BPK DLL DUU Dilakukan oleh Hakim Agung Anggota KY MK wjib mmberikan putusan
pemeriksaan dplih dari & Mahkamah Agung hrus memiliki: brpengalaman, atas pndapat DPR mngenai
diserahkan kpd oleh anggota & badan peradilan integritas, tdk integritas, tdk tercela dugaan pelanggaran Pres/Wapres
DPR, DPD, & di bawahnya: trcela, adil,
DPRD sesuai  Peradilan umum profesional, &
kwenangannya  peradilan agama berpengalaman
 Peradilan militer
 Peradilan tata usaha
negara
 MK
3 Hasil tsb Badan2 lain ttg Calon HA Anggota KY MK punya 9 org anggota Hakim
ditindaklanjuti kehakiman diatur UU diusulkan diangkat Konstitusi yang dtetapkan Pres,
oleh lembaga Kom.Yudisial kpd /diberhentikan Pres yang:
perwakilan DPR utk dsetujui & dgn prstujuan DPR  3 diajukan oleh MA
dttpkan oleh Pres  3 oleh DPR
 3 oleh Pres

4 Ketua/Waka MA DLL DUU Ketua/Waka MK dipilih


dipilih dari/oleh HA dari/oleh HK

5 DLL DUU HK memiliki: integritas, adil, tdk


tercela, tdk merangkap sbg
pejabat negara
6 DLL DUU
Bab IX A BAB X Bab XA
Wilayah Negara WN & Penduduk HAM
Pasal 25 26 27 28 28 A 28 B 28 C 28 D
Ayat
NKRI Negara Kemerdekaan Hak utk hidup
kepulauan yg berserikat&berk &
berciri Nusantara umpul,mengelu mempertahanka
dgn wilayah, arkan pikiran nnya
batas2, & hak2nya dgn lisan &
ditetapkan UU tulisan
1 WN org WN bersamaan Hak membentuk Hak Hak
Indo asli + kedudukannya di keluarga&melanjutkan mengembangkan pengakuan,jaminan,perlindu
org bangsa dlm hukum & keturunan melalui diri ngan,kepastian hukum yg adil
lain yg sah pemerintahan & perkawinan -dpt pendidikan & perlakuan yg sama di
sbg WN wajib -dpt manfaat IPTEK, hadapan umum
menjunjungnya seni budaya
tnpa ada kecuali
2 Penduduk WN berhak dpt Anak berhak atas: Hak memajukan diri Stiap org berhak utk kerja
adlh WNI pekerjaan &  Kelangsungan dlm memperjuangkan serta dpt imbalan &
dan org penghidupan yg hidup haknya scara kolektif perlakuan yg adil layak dlm
asing layak  Tumbuh utk bngun hubungan kerja
tinggal di  Berkembang masyr,bang,negara
LN  Perlindungan dr
kekerasan &
 diskriminasi
3 DLL DUU WN wajib ikut dlm Stiap WN berhak dpt
upaya bela negara kesempatan yg sm dalam
pemerintahan
4 Stiap org berhak dpt status
kewarganegaraan
Bab XA BAB XI
HAM Agama
Pasal 28E 28F 28G 28H 28I 28J 29
Ayat
Stiap org berhak:
- berkomunikasi & dpt
informasi utk
mengembangkan
pribadi & link
sosialnya
- men:cari-dpt-milik-
simpan-olah-sampai:
informasi lwt
berbagai jenis
saluran
1 Stiap org berhak: Stiap org berhak: Stiap org berhak: Stiap org berhak: Stiap org wajib Negara berdasar
- memeluk - perlindungan diri - hidup sejahtera lahir & - hak utk hidup menghormati Ketuhanan YME
agama&beribadat pribadi, keluarga, batin - tidak disiksa HAM org lain
menurut agamanya kehormatan, - bertempat tinggal - kemerdekaan pikiran & hati
- memilih pendidikan martabat, harta - mendapatkan lingk hidup nurani
& pengajaran beda yg baik & sehat - hak beragama
- memilih pekerjaan - berhak atas rasa - memperoleh pelayanan - hak utk diakui sbg pribadi di
- memilih aman & kesehatan hadapan hukum
kewarganegaraanm perlindungan - tidak dituntut atas dasar hukum yg
emilih tempat dari ancaman berlaku surut
tinggal,meninggalka ketakutan
nnya,&kembali
2 Stiap org berhak: Stiap org berhak: Stiap org berhak: Stiap orang bebas dari: Stiap org wajib Negara menjamin
- kebebasan meyakini - bebas dari mendapat kemudahan & perlakuan diskriminatif dan tunduk kepada kemerdekaan tiap2
kepercayaan penyiksaan/perlak perlakuan khusus utk berhak mendapat perlindungan pembatasan yg penduduk utk
- menyatakan pikiran uan yg memperoleh kesempatan & ditetapkan dgn UU memeluk agamanya
& sikap sesuai dgn merendahkan manfaat yg sama guna utk menjamin hak masing2 dan untuk
hati nurani derajat martabat mencapai persamaan dan & kebebasan org beribadat menurut
manusia keadilan lain agamanya
- memperoleh
suaka politik dr
Negara lain
3 Stiap org berhak: Stiap org berhak: Identitas budaya & hal masyarakat
-kebebasan berserikat jaminan sosial yg tradisional dihormati selaras dgn
-berkumpul memungkinkannya menjadi perkembangan zaman
-mengeluarkan manusia yg bermartabat
pendapat
4 Stiap org berhak Perlindungan, pemajuan,
mempunyai: penegakan, & pemenuhan HAM
-hak milik pribadi & itu adalah tnggung jwb negara
tdk boleh diambil alih
sewenang2 oleh siapapun
5 DLL DUU
BAB XII BAB XIII Bab XIV
Pertahanan & Keamanan Negara Pendidikan & Kebudayaan Perekonomian Nasional & Kesejahteraan Sosial
Pasal 30 31 32 33 34
Ayat
1 Tiap WN berhak & wajib ikut dlm usaha Stiap WN berhak dpt Negara memajukan Perekonomian atas dasar Fakir miskin & anak2 terlantar
pertahanan & keamanan Negara pendidikan kebudayaan nasional di kekeluargaan dipelihara o/ Negara
tengah peradaban dunia &
menjamin kebebasan
masyarakat dlm memelihara
& mengembangkan nilai
budaya
2 Dilaksanakan oleh TNI dan Kepolisian Stiap WN wajib mengikuti Negara menghormati bahasa Cabang2 produksi yg Negara mengembangkan sistem
Negara RI sbg kekuatan utama….dan rakyat pendidikan dasar & daerah sbg kekayaan budaya penting dikuasai oleh jaminan sosial bagi seluruh
sbg kekuatan pendukung pemerintah wajib nasional Negara rakyat & memerdayakan
membiayainya masyarakat yg lemah dan tidak
mampu
3 TNI terdiri dari: angkatan darat, laut, dan Pemerintah mengusahakan & Bumi, air, kekayaan alam Negara bertanggungjawab atas
udara menyelenggarakan 1 sistem dikuasai o/ Negara & penyediaan fasilitas pelayanan
pendidikan nasional yg digunakan sebesar2nya utk kesehatan & umum yg layak
meningkatkan keimanan & kemakmuran rakyat
ketakwaan
4 Kepolisian Negara RI sbg alat Negara yg Prioritas anggaran Perekonomian nasional DLL DUU
menjaga keamanan & ketertiban pendidikan=sekurang2nya diselenggarakan
masyarakat, bertugas: melindungi, minimal 20% dari APBN serta berdasarkan demokrasi
mengayomi, melayani masyarakat, & APBD ekonomi dgn prinsip:
menegakkan hukum - kebersamaan
- efisiensi berkeadilan
- berwawasan lingk
- kemandirian,
- mnjaga keseimbangan
5 DLL DUU Pemerintah memajukan ilmu DLL DUU
pengetahuan & teknologi dgn
menunjang nilai2 agama dan
persatuan bangsa
Bab XV BAB XVI
BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA SERTA LAGU KEBANGSAAN PERUBAHAN UUD
Pasal 35 36 36A 36B 36C 37
Ayat
Bendera Bahasa Lambang Lagu DLL DUU
(Merah (Indonesia) (Pancasila) Kebangsaan
Putih) (Indonesia Raya)
1 Usul perubahan pasal UUD dpt diagendakan di siding MPR jika diajukan minim oleh
1/3 anggota MPR

2 Stiap usul perubahan pasal UUD diajukan secara tertulis & ditunjukkan dgn jelas serta
alasannya
3 Utk mengubah pasal UUD, siding MPR dihadiri minim oleh 2/3 jumlah anggota MPR

4 Putusan utk mengubah pasal UUD dilakukan dgn persetujuan minim 50% + 1 anggota
dari seluruh anggota MPR
5 Khusus bentuk Negara NKRI tdk dapat dilakukan perubahan

ATURAN PERALIHAN ATURAN TAMBAHAN

Pasal I II III II III


Ayat
Segala peraturan UU yg ada msh Semua lembaga Negara yg ada -MK dibentuk selambat2nya tgl MPR ditugasi utk - Dgn ditetapkannya perubahan
tetap berlaku selama blm diadakan yg msh tetap berfungsi sepanjang utk 17/8/2003 melakukan peninjauan thd UUD, maka UUD Negara RI
baru melaksanakan ketentuan UUD -Sblm dibentuk segala materi & status hukum thn 45 terdiri atas
kewenangannya dilakukan oleh ketetapan MPRS dan pembukaan & pasal-pasal
MA ketetapan MPR utk - Perubahan tsb diputuskan di
diambil putusan pada rapat paripurna MPR ke-6
sidang MPR thn 2003 tgl 10 agust 2002

DITETAPKAN DI JAKARTA TGL 10 AGUSTUS 2002

(SAAT AMANDEMEN KE-4)


Catatan Penting Lain:

- UUD 1945 disahkan sebagai undang-undang dasar negara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945.
- Sejak tanggal 27 Desember 1949, di Indonesia berlaku Konstitusi RIS
- Sejak tanggal 17 Agustus 1950 di Indonesia berlaku UUDS 1950
- Dekret Presiden 5 Juli 1959 kembali memberlakukan UUD 1945, dengan dikukuhkan secara aklamasi oleh DPR
pada tanggal 22 Juli 1959.
- Amandemen 1= 19 Oktober 1999, yang diubah 9 pasal:
o Pasal 5 ayat (1), 7, 9 ayat (1) dan (2), 13 ayat (2) dan (3),14 ayat (1) dan (2), 15, 17 ayat (2) dan (3), 20 ayat (1), (2), (3) dan (4), 21
ayat (1).
- Amandemen 2= 18 Agustus 2000, yang diubah 24 pasal
o Pasal 18 ayat (1) s/d (7), 18A ayar (1) dan (2), 18B ayat (1) dan (2), 19 ayat (1) s/d (3), 20 ayat (5), 20A ayat (1) s/d (4), 22A, SSB,
25A, 26 ayat (2) dan (3), 27 ayat (3), 28A, 28B ayat (1) dan (2), 28D ayat (1) s/d (4), 28E ayat (1) s/d (3), 28F, 28G ayat (1) dan (2),
28H ayat (1) s/d (4), 28I ayat (1) s/d (5), 28J ayat (1) dan (2), 30 ayat (1) s/d (5), 36A, 36B, 36C.
- Amandemen 3= 9 November 2001, yang diubah 19 pasal
o Pasal 1 ayat (2) dan (3), 3 ayat (1) s/d (3), 6 ayat (1) s/d (3), 6A ayat (1), (2), (3) dan (5), 7A, 7B ayat (1) s/d (7), 7C, 8 ayat (1) s/d
(3), 11 ayat (2) dan (3), 17 ayat (4), 22C ayat (1) s/d (4), 22D ayat (1) s/d (4), 22E ayat (1) s/d (3), 23F ayat (1) dan (2), 23G ayat (1)
dan (2), 24 ayat (1) dan (2), 24A ayat (1) s/d (5), 24B ayat (1) s/d (4), 24C ayat (1) s/d (6).
- Amandemen 4= 10 Agustus 2002, yang diubah 17 pasal
o Pasal 2 ayat (1), 6A ayat (4), 8 ayat (3), 11 ayat (1), 16 23B, 23D, 24 ayat (3), 31 ayat (1) s/d (5), 32 ayat (1) dan (2), 33 ayat (4) dan
(5), 34 ayat (1) s/d (4), 37 ayat (1) s/d (5), Aturan Peralihan Pasal I s/d III, aturan Tambahan pasal I dan II.

Semoga bermanfaat