Anda di halaman 1dari 37

DEFINISI

Yang tergolong ruang tertutup adalah ruangan yang


memenuhi kriteria sebagai berikut:
• Cukup besar untuk orang masuk dan melakukan pekerjaan di
dalamnya.
• Memiliki lobang masuk/keluar yang terbatas ukuran lebar atau
jumlahnya.
• Tidak dimaksudkan untuk dihuni manusia secara terus menerus.
• Memiliki satu atau beberapa kondisi berikut :
• Adanya potensi udara berbahaya yang telah dikenal.
• Kondisi ruang dalam memiliki potensi berbahaya.
• Memiliki kedalaman lebih 4 ft untuk ruang terbuka.
•. Potensi bahaya lainnya.
Mengenali Confined Spaces
Ships Holds

Manholes Sewers Tanks

Shafts Pits Ducts Tunnels

Silos Vaults Pipes


Kimia pada Confined Space

O 2
OXYGEN
23.O% VOL.

21.O% VOL.
RESIKO MELEDAK JANGAN MASUK!

KONSENTRASI NORMAL DI UDARA

19.5% VOL. KESULITAN BERNAFAS JANGAN


MASUK!
Kimia pada Confined Space
Oxygen (% by volume) Effects & Symptoms

19.5 Level minimum yang diijinkan

O 2
OXYGEN
15 – 19

12 – 14
Kemampuan untuk bekerja normal
berkurang
Denyut nadi naik, kesalahan pada
persepsi dan koordinasi
10 – 12 Pernafasan meningkat, kesalahan
penilaian, bibir membiru
8 – 10 Kesalahan mental, pingsan, muka
memucat, mual dan muntah
6–8 8 menit – 100% fatal

4-6 koma dalam 40 detik, kejang, tewas


Kimia pada Confined Space

DEFINITIONS

TO
TOXIC GASES
• ppm = parts per million by volume

X • 1% volume = 10,000 ppm


• TLV = threshold limit value
• (=level maksimum yang diijinkan)
• TWA = time weighted average
• (selama 8 jam sehari, 5 hari seminggu)
• STEL = short term exposure limit
• (selama 15 menit, tidak lebih dari 4 periode per hari)
• C = ceiling = nilai maksimal yang diijinkan
Kimia pada Confined Space

• Gas yang sangat beracun dan mematikan


• Tidak berwarna
H2S • Lebih berat dari udara pada konsentrasi tinggi
HYDROGEN • Dapat tersebar melalui angin
SULPHIDE • Berbau seperti telur busuk pada konsentrasi rendah
• Merusak indera pencium pada konsentrasi tinggi
• Bersifat korosif untuk metal tertentu
• Mudah meledak (4.3 - 45% vol.)
TWA=10ppm • Dapat dideteksi dengan gas detector!
STEL=15ppm
Kimia pada Confined Space

H2S (ppm) Effects & Symptoms

4.60 Bau tercium


H2S 10 Iritasi pada mata
HYDROGEN
SULPHIDE 27 Bau menyengat

100 Batuk, iritasi mata


Rusaknya indera penciuman
200 – 300 Peradangan pada saluran pernafasan

500 – 700 Tidak sadar, kemungkinan fatal dalam


1 jam
700 - 1000 Langsung tidak sadar, pernafasan
berhenti, tewas
Kimia pada Confined Space

CO (ppm) Effects & Symptoms

CO 30 Level eksposure yang diijinkan

CARBON 200 Tidak nyaman, sakit kepala ringan


MONOXIDE
400 Sakit kepala berat

1000 Mual, bingung

2000 Kejang
TWA=30ppm
2500 Tidak sadarkan diri
STEL=60ppm
4000 Fatal
Kimia pada Confined Space

CO2 (% vol.) Effects & Symptoms

CO2 1 Level eksposure yang diijinkan (8 jam)

CARBON 1-2 Mulai sulit bernafas, sakit kepala &


kelelahan
DIOXIDE
3 Sakit kepala, berkeringat, kurang
effisiensi kerja
4 Muka memerah, denyut nadi
meningkat
5 Depresi mental

TWA=1%vol 6 Tidak dapat bekerja, gangguan


penglihatan
STEL=3%vol
8 Kejang, koma & tewas
Kimia pada Confined Space

EX
EXPLOSIVE
GASES

FUEL
AIR HEAT

CHEMICAL
REACTION
Kimia pada Confined Space

EX •LEL adalah Lower Explosive


EXPLOSIVE Limit , konsentrasi minimum gas
GASES yang harus terdapat di udara agar
dapat diledakan

•UEL adalah Upper Explosive


Limit, konsentrasi maximum gas
yang dapat berada agar ledakan
dapat terjadi
FLAMMABLE RANGE
Percentage
by volume
Too Rich

7.6 UEL
%
Flammable
Range

1.4% LEL
Too Lean
0%

Petrol
KOES
 Tangki
 Bejana
 Drum/Tong  Parit
 Ducts  Terowongan
 Storage Bins  Sumur
 Hoppers  Containers
 Thickeners  Pipa
 Clarifiers  Penggilingan
 Columns  Penghacur
 Boilers
 Saluran air Kotor
 (Gorong-gorong)
KOES
A. Seleksi Pekerja terkait Fisik dan Psikologi
pekerja
B. Pelatihan Pekerja, meliputi; Pengenalan
potensi bahaya, Cara kerja aman, Peralatan
Ventilasi, Pencahayaan, APD dan Emergency
Rescue Procedures (ERP)
C. Koordinasi Seluruh pihak terkait, termasuk
penyiapan Work & Entry Permit, Otoritas,
Tanggap Darurat.
D. Identifikasi Bahaya; Fisik, Kimia, Defisiensi
Oksigen ,Fisik dan bahaya lainnya.

KOES
Seleksi Pekerja
Pekerja dalam ruang tertutup harus memiliki kesiapan fisik dan
mental yang baik.
Hindarkan pekerja yang menderita atau mengalami hal berikut :
• Penyakit jantung
• Tekanan darah tinggi
• Asma,bronkitis, sesak nafas.
• Sakit pinggang
• Penyakit kulit kronis
• Penyakit mata atau rabun
• Daya cium terganggu
• Gangguan pendengaran dll yang berbahaya

KOES
PEMBINAAN DAN PELATIHAN

Diberikan kepada semua yang terlibat :


• Pengawas
• Pekerja yang akan memasuki ruangan
• Petugas stand by/observer
• Tim penyelamat.

Pelatihan pekerja meliputi aspek :


• Peralatan monitoring dan pengetesan gas berbahaya.
• Sebab dan bahaya dalam ruang tertutup.
• Pemantauan
• Prosedur perijinan
• Pertolongan Pertama
• Pengujian udara berbahaya
• Prosedur Lock-out/Tag-Out
• Prosedur penyelamatan
• Peralatan komunikasi
18
KOES
A. Isolasi Sumber Energy (Block/Bleed)
sesuai Prosedur.
B. Pemasangan Logout & Tagout sesuai
Prosedur
B. Penandaan terhadap area (Signs,
Barricades)
C. Pemeriksaan udara ruang meliputi;
Flammable gas,Oksigen, Bahan Kimia
dan Bahaya Fisik lainnya.
D. Menentukan kebutuhan Ventilasi dan
APD sesuai dengan standard.
E. Penyediaan Sistim Penyelamatan
F. Penerbitan Ijin Kerja (Authorised
Personal)
KOES
Isolasi Sumber Energy
Isolasi Proses
Ruang tertutup seperti vessel, pipeline dan perangkat lain dari
peralatan proses secara mekanis harus diisolasi dari proses lain
atau peralatan pengendali lain.
Secara umum isolasi harus dipisah terputus.

Isolasi Kelistrikan
Semua peralatan listrik yang berhubungan dengan
ruang tertutup harus diisolasi secara kelistrikan dari
proses lain dan pengendali lain.

KOES
20
What type of energy source do we
know?
Mechanical
Hydraulic
Electrical
Gas
Pneumatic
Water
Chemical
Thermal
Nuclear
Gravitational
KOES
Metoda isolasi
• Lock-out/ Tag-out
• Block, blank and bleed
• Disconnect mechanical linkkages
• Secure mechanical moving part
• Shield radiation sources
• Bond and ground
• Guarding
KOES
Pre Entry Testing
• Ketahui kadar oksigen
• Analisa potensi bahaya yang ada
• Hilangkan atau kendalikan bahaya
• Jaga kondisi bebas bahaya

KOES
Pengujian dan Pemantauan
• Masuk ruang tertutup bila telah dilakukan pngujian gas
oleh staff yang berwenang
• Hasil pengujian yakin baik sesuai dengan rencana kerja
dan metode masuk
• Tipe peralatan yang memadai
• Terdokumentasi Dalam Sertifikat Ijin masuk ruang tertutup
• Pemantauan secara berulang regular dilakukan selama
pekerjaan dikerjakan (maksimal setiap 2 jam)
• Bila berpotensi oksigen dapat berkurang, atau secara tidak
terduga adanya gas mudah tebakar atau gas beracun
kelluar, maka pemantauan terus menerus harus dilakukan.
• Bila kemungkinan oksigen terlalu berlebihan, seperti bila
pengelasan /acetylene atau gas/propane dilakukan dalam
ruang tertutup, maka harus dilakukan pemantauan terus
menerus.

KOES
24
Pencegahan Orang Masuk

Ruang tertutup yang terbuka tetapi bila


saat itu belum tersertifikasi aman untuk
masuk, seperti tanki penyimpanan yang
sedang dalam perbaikan dengan lubang
terbuka untuk ventilasi, harus ditutup
secara fisik untuk mencegah orang yang
tidak berwenang masuk.

KOES
25
Personal Protective Equipment
head protection hard hats, bump hats etc.
foot protection safety boots, chemical resistant boots
hand protection gloves, gauntlets, chemical gloves
eye and face protection safety glasses, visors, goggles
ear protection ear muffs, ear plugs
body protection coveralls, chemical suits, aprons
respiratory protection self contained breathing
apparatus, air line breathing apparatus, portable air
compressors, escape breathing apparatus, cartridge
respirator

KOES
A. Monitoring secara periodik dan
terus menerus kondisi udara di
dalam ruangan.
B. Memastikan bahwa petunjuk
kerja aman dilaksanakan.
C. Pengawasan untuk
mengantisipasi setiap
perubahan .
D. Pemberian ijin kerja kembali jika
keadaan berubah.
E. Prosedur Pelepasan Loto
KOES
PELEPASAN LOTO

a. PEMBERITAHUAN
Sebelum membuka alat LOTO, authorized
person harus memberitahu pihak terkait.

b. INSPEKSI
· Pastikan komponen termasuk pelindung
mesin/ peralatan telah terpasang;
· Pastikan tidak ada orang yang masih bekerja
dengan alat tersebut.

KOES
28
c. SYARAT LAIN

· Bebaskan mesin/ peralatan & perkakas/ bahan.


· Bebaskan mesin dari orang yang tidak
berkepentingan.
· Lepas control lock dan tags.
· Masukkan energi, ikuti dengan pengujian/
pengaturan posisi.
· Deenergized semua sistem dan re-apply
energy control measures.
· Lakukan komunikasi antar personil.

KOES
29
• Assessment of the hazards
• Gas testing/monitoring equipment
• Rescuers
• Precautions
• Personal protective equipment
• Rescue equipment
• Tools and other special equipment

KOES
30
• Quick response on emergency call
• Trained rescuers, especially in the use of Rescue
Equipment such as
– breathing apparatus
– retrieval systems
– first aid and CPR
• New personnel shall not be assigned for confined
space entry tasks, unless accompanied by
competent person

KOES
Alat Perlindungan
Personal
•Escape Breathing Apparatus
•Safety Helmets
•Gloves
•Safety Glasses
•Safety Footwear
•Lighting
•Protective Clothing
•Earplugs
Breathing Apparatus
Self Contained Breathing Apparatus
Digunakan bila atmosphere tidak dapat
digunakan untuk bernafas normal & untuk
keadaan darurat dan operasi penyelamatan

Escape Sets
Digunakan untuk self rescue dari confined
spaces bila atmosphere menjadi berbahaya,
biasa disebut dengan PPE.

Airline Systems
Untuk penggunaan yang lama dan bila SCBA
tidak dapat dipakai karena kondisi tempat
Breathing Apparatus

Bagaimana menghitung ‘Waktu Pemakaian Kerja’?


Udara (lt)= Kapasitas Cylinder  Tekanan Cylinder
e.g. 6 litres  200 bar = 1200 litres

Total Pemakaian = Udara / kecepatan bernafas


e.g. 1200 / 40 litres per menit = 30 menit
S.C.B.A

Pemakaian Kerja = Total Duration - Safety Factor


e.g. 30 - 10 = Pemakaian Kerja untuk 20 menit
Airline Systems
•Supplai udara jarak jauh dari cylinder
terpisah atau ‘airbank system’
•2 pekerja dapat dihubungkan ke satu
airline dengan Y piece connector
•Face Mask & LDV menggunakan tipe yang
sama dengan SCBA biasa
•Biasa digunakan dengan SCBA jangka
pendek untuk supplai udara dalam
keadaan darurat
•Dapat bekerja hingga sejauh 80 meter
dari sumber udara
•Dengan penggantian Cylinder dapat
bekerja terus menerus
•Dapat dihubungkan dengan
telekomunikasi sistem
Peralatan lain
•Tali penurun
•Barriers
•Safety locks / Do not operate tags
•Road cones
•First Aid Kits
•Resuscitation Apparatus
•Distress signal units
•BA control boards
•Fire Extinguishers
Contoh Pengangkatan korban