Anda di halaman 1dari 52

BUSINESS DEVELOPMENT &

Berintegritas dan Profesional

CORPORATE PLANING
Pendidikan & Karir Berintegritas dan Profesional
Aris Setiawan, Msi, RBI, IPM

2001 D3 Instrumentation 2003-2004 Information Technology - Engineer


Engineering, ITS 2005-2006 Project Engineer

2003 S-1 Engineering 2007 Fuel and Ash Handling – Engineer


Physics, ITS 2008 Electrical – Engineer
2009 I&C Engineer
2006 S-2 Material Science,
University of Indonesia 2010-2011 Material Engineer
2012-2013 Mechanical Engineer
2015 S-1 Business Law, 2005-2013 Team Leader for PT PLN Enjiniring Projects
STIH IBLAM (on
2013 PH SM Pembangkit 2
going)
2014 PLT M Jasa Engineering Pembangkit

2015 PLT Corporate Planning Manager

2015 Business Development Manager


PTL/PD/PE : PH SM Bizdev
2016
Integrator : 2 lokasi
2017 PLT SM Pengembangan Usaha & Perencanaan Korporat
FS : 82 lokasi
2019 PLT VP Pengembangan Usaha & Perencanaan Korporat
DR : 35 lokasi
BD : 23 lokasi
Apr, Uprating, Estimate : 15 lokasi
Berintegritas dan Profesional

Value Creation
Portfolio PLNE Setelah“SOLID” Berintegritas dan Profesional

Sebelum Portofolio PwC Usulan untuk Portofolio PwC

PLNE PLNE

Prima Power Crompton Prima Transfer ke


Prima Power Crompton Prima PT Manufaktur
Nusantara (PPN) Switchgear (CPSI) Nusantara (PPN) Switchgear (CPSI) & Perakitan PLN
Belum masuk
Permata Prima Energi Prima Rekadaya Transfer dari
bahasan Rekadaya
Elektrindo (PPE) Elektrika (EPE) Elektrika Consult PJB
perubahan Elektrika (RE)
(REC)
portofolio
Pura Daya Prima Multidaya Prima Permata Prima Energi Prima
(PDP) Elektrindo (MPE) Elektrika (PPE) Elektrika (EPE)
Transfer Transfer ke
Ke IP IP
Pura Daya Prima Multidaya Prima
(PDP) Elektrindo (MPE)
CNG Plant
Bangkanai Kompetensi Inti PLN untuk EPC :
CNG Plant
Investasi Unit Bisnis Bangkanai PLNE = Enjiniring
PPN = EPC Transmisi
Investasi Unit Bisnis : CNG plant Bangkanai ReConsul = Integrator EPC
(O&M ke PLN / PLN GG setelah 3 tahun) Rekadaya = EPC Pembangkit
Berintegritas dan Profesional
Strategi Pengembangan Pendapatan Korporat
“Challenge Everything, Impossible is Nothing, Collaboration and Creating New Age ”

CNG Plant
Bangkanai CPSI O&M PPN
Detail Design
2014 2015 2015 2016 2019 2023

2014 2015 2016 2017 2018 * 2019 2023


Enjiniring (BD) Rp 192 M Rp 295 M Rp 400 M Rp 515 M Rp 528 M Rp 611 M Rp 801 M
Jasa Kompresi Gas Rp 65 M Rp 110 M Rp 98 M Rp 98 M
Jasa O&M Rp 3 M Rp 4 M Rp 5 M Rp 6 M Rp 32 M
EPC (Konstruksi) Rp 47 M Rp 261 M Rp 431 M Rp 581 M Rp1.586 M **
Manufaktur (CPSI) Rp 520 M **
20
Enjiniring (DED) Enjiniring (BD) DED 412 801 Rp DED
Rp 20 M BD 602 M
CPSI
EPC
581 BD 520
Kompresi Gas & 611
O&M EPC 91
EPC (Konstruksi) CNG

Manufaktur (CPSI) 1586


91
“From Traditional Employee to Successful Intrapreneur”

Perubahan tuntutan yang luar biasa terhadap organisasi/perusahaan memaksa


organisasi untuk lebih lincah, produktif dan adaptif. Begitu banyak inisiatif dan
investasi telah dilakukan organisasi untuk menjadi lebih adaptif. Diantaranya dengan
mengubah struktur, cara kerja sampai implementasi teknologi informasi yang
canggih dan mahal. Dengan seluruh inisiatif tersebut tidak semua organisasi berhasil
mencapai hasil yang diinginkan.

Beberapa organisasi kurang memperhatikan aspek terpenting dalam menjalankan


inisiatif-inisiatif tersebut di atas, yaitu aspek manusia ! Lebih tepatnya aspek para
karyawan. Mayoritas karyawan di organisasi memiliki paradigma “berlindung” di
dalam organisasi. Sedangkan untuk membuat organisasi adaptif terhadap
perubahan, maka para karyawan wajib memiliki paradigma sebagai “pelindung”
organisasi.

Untuk mendorong terjadinya pergeseran paradigma tersebut, maka diperkenalkan


konsep intrapreneurship sebagai kick-off terjadinya revolusi mental dari karyawan
biasa menjadi intrapreneur yang sukses. Sesi ini diharapkan dapat membuka mata
sekaligus membangun minat para karyawan untuk menjadi intrapreneur yang
sukses. Menjadi intrapreneur akan membuat organisasi kita kuat dan adaptif juga
membuat karir karyawan lebih cemerlang.
• Intraprenuer adalah orang yang bekerja di dalam
organisasi yang besar yang bertanggung jawab untuk
membuat idea menjadi sebuah keuntungan
perusahaan dengan mengendalikan resiko dan
membuat inovasi (ditemukan oleh giffard &
elizabeth, 1976). Keuntungan ; daya saing, karena
ada penemuan & cara2 baru untuk bersaing
diindustri dan membawanya kepasar
• Enterprenuer adalah orang yang mengorganisasikan
dan memanajemeni setiap kegiatan enterprise,
khususnya bisnis yang memerlukan inisiative dan
resiko
Intrapreneur Mindset of Leaders
1. Iceberg Identity 3. Intrapreneur Character
a. Coaching Introduction a. Confidence (Percaya Diri)
b. Body-Mind-Heart-Spirit b. Accountable (Tanggung Jawab)
c. Logical Level Thinking c. Communicative
d. Change Formula d. Knowledgeable
e. Team Work
f. System Oriented
2. Intrapreneur Mindset g. High Dedication
a. Cognitive Behavior h. Grateful
Technique i. Optimistic
b. Spiral Dynamics (cultural j. Balance
& behavioral change) k. Creating Leaders
c. Belief l. Internal Motivation
d. BE x DO = Have
LEARNING LOG
Value creation adalah penciptaan nilai melalui alokasi
sumber daya secara optimal, akan terlihat pada laporan
keuangan, yang menghasilkan profit baik secara
akutansi maupun ekonomi

Value creation dapat dilakukan dengan ;


1. Meningkatkan eff. Perbaikan mutu
2. Perbaikan struktur biaya

Misal value creation dengan modal investasi 1 trilyun


dimana laba akutansi 10 milyar (?)

PBP – Udiklat Jakarta


GOAL
IF YOU DON’T
KNOW WHERE
YOU ARE GOING
EVERY ROAD
WILL GET YOU
NOWHERE
Henry Kissinger
.
PBP – Udiklat Jakarta
Spesicic

Measurement

Actuable

Realistic

Time bound

Encourage

Rewarding
PBP – Udiklat Jakarta
PERCEPTION BIAS
PERSEPSI VS PENGUKURAN

PBP – Udiklat Jakarta


TUJUAN PERUSAHAAN
?
• 1) Profit Maximization?
• this goal ignores:
• a) TIMING of Returns

• b) UNCERTAINTY of Returns

2) Maximize Value Creation for Shareholder


this is the same as:
a) Maximizing Firm Value
b) Maximizing Stock Price
C) Maximizing Enabler to Holding
PBP – Udiklat Jakarta
Value Drivers
Variables that managers can tweak to increase
firm value.
Examples:
• sales growth
• operating profit margin
• net working capital-to-sales ratio
• property, plant and equipment
• cost of capital
• risk management
PBP – Udiklat Jakarta
IMPORTANT FINANCE CONCEPTS

• Risk Return Tradeoff


• Time Value of Money
• Cash is King
• Curse of Competitive Markets
• Efficient Capital Markets
• Agency Problem
• Taxes Bias Business Decisions
• All Risk is Not Equal
• Ethical Behavior
15
PBP – Udiklat Jakarta
6 Sources of Corporate Value
Tangible Assets

Physical Assets Land, buildings, machineries, inventories

Cash, receivables, investments, sources


Financial Assets
of debt & equity

Motivated & skilled employees, efficient


Employee & Supplier Assets
suppliers
Intangible Assets

Customer relationships, distribution


Customer Assets
channels
Leadership, corporate values, stratgegic
Organization Assets planning systems, balanced scorecard,
patents & other intellectual assets

Reputational Assets Public support, good corporate citizen

16
PBP – Udiklat Jakarta
NEW SOURCES OF VALUE:
INTANGIBLE ASSETS

•Intangibles
• Intellectual Property
• Talent
• Brand
• Network
• Public support

17
PBP – Udiklat Jakarta
W.I.S.D.O.M WAY OF VALUE CREATION

W watak Kenali sumberdaya dan lingkungan anda

I impian Tetapkan masa depan yang diinginkan

S siasat Petakan strategi

D didik Lakukan Pembelajaran / Capacity Building

O otak/otot Eksekusi / Implementasi


dengan kerja cerdas dan kerja keras

M monitor Ukur pencapaian


Pantau penyimpangan
Kelola sumberdaya secara optimal

PBP – Udiklat Jakarta


ALASAN FOKUS PADA FUNGSI, BUKAN BIAYA

Fokus hanya pada biaya:


• Tak selalu hasilkan bisnis dengan biaya rendah
• Proses dan sistem yang dibuat sering justru tak
bisa berikan hasil yang diinginkan.
➔Lebih baik fokus pada fungsi dan aktivitas yang
diperlukan untuk mencapai tujuan.
➔Pemborosan biaya akan hilang
➔Titik awal untuk mengoptimalkan kinerja

Prof. Roy Sembel, Ph.D PBP – Udiklat Jakarta


Mind exercise
• 6 batang tusuk gigi identik

• Bagaimana caranya kita ambil tiga batang


tapi sisanya jadi empat ?

Prof. Roy Sembel, Ph.D PBP – Udiklat Jakarta


FOCUS ON FUNCTION NOT COST

• Berfokus pada aktivitas yang dibutuhkan untuk


mendatangkan hasil

• Mengeliminasi aktivitas yang tidak membawa nilai


tambah

• Aktivitas dan proses yang dilakukan perusahaan


harus memberikan nilai tambah kepada produk atau
jasa yang dihasilkan. Jika tidak, jangan dilakukan

21
PBP – Udiklat Jakarta
TIPS BERFOKUS PADA FUNGSI

• Pikirkan secara mendalam mengenai


pelanggan dan kebutuhan mereka
• Pahami tindakan minimum yang
dibutuhkan untuk memenuhi
keinginan pelanggan
• Tentukan apakah aktivitas yang
dijalankan menciptakan nilai lebih
daripada biaya yang harus dikeluarkan
perusahaan
22
PBP – Udiklat Jakarta
NILAI TAMBAH?

Apakah Anda bersedia membayar


untuk aktivitas itu bila uangnya
berasal dari kantong anda sendiri?

25
PBP – Udiklat Jakarta
MENGENAL FENOMENA PARETO

• 80 : 20 rule, yaitu 80% dari hasil berasal dari 20%


input.
• Vilfredo Pareto (ekonom Italia): Tahun 1906, 20%
penduduk menguasai 80% kemakmuran.
• Menangani 20% dari problem terbesar akan
menyelesaikan 80% masalah
• 20% dari karyawan menyebabkan 80% dari semua
masalah
• 80% pekerjaan dikontribusikan hanya oleh 80%
orang
PBP – Udiklat Jakarta
More facts on Pareto Principle
• 80% of benefit comes from 20% of effort
• 80% of the decisions made in meetings come
from 20% of the meeting time
• 80% of what we produce is generated during
20% of our working hours
• 80% of the outfits we wear come from 20% of
the clothes in our closets and drawers
• 80% of our personal telephone calls are to 20%
of the people in our address book
• 80% of an facilitator's time is taken up by 20%
of the students ☺
PBP – Udiklat Jakarta
30
34
The Four Actions Framework

35
PBP – Udiklat Jakarta
LINGKUP JASA PT PLN Enjiniring Berintegritas dan Profesional

produk

Consulting
Studies • organization and strategy consultancy • project management •
financial modeling • power management

Analysis and Conceptual Design


Feasibility studies • environmental impact and siting studies • economic and
technical analyses • electric master plans for industrial zone • integrated power
concepts • plant concepts • preliminary planning and conceptual engineering •
operation management concepts • IT concepts

Engineering and Contract Award


General planning • basic engineering • permit engineering • detail engineering
• plant and functional specifications • tendering • bid evaluation • contract
award recommendation • contractual negotiations • contract formulation
LINGKUP JASA PT PLN Enjiniring Berintegritas dan Profesional

produk turunan

Implementation
Check of drawings • shop acceptances • specialist site management and
supervision • coordination of commissioning • final acceptance •
documentation • trial operation and warranty support • interface coordination
• project steering • general project supervision • health and safety coordination
• staff training

Operation
Process optimization • environmental, risk and quality management •
maintenance scheduling • optimization of deployment • tariff studies • project
development for up rating/repowering • strategy and organization • financial
modeling • project financing • operational management consultation• due
diligence
LEARNING LOG
Dari hasil riset 100 perusahaan besar diamerika yang mampu
bertahan hanya 7%, yang bertahan hanya perusahaan yang
mampu beradaptasi terhadap perubahan lingkungan yang cepat.
Strategi blue ocean merupakan strategi menemukan pasar baru
atas teknologi, metoda, supply source dan komodity baru yang
dibutuhkan oleh konsumen. Hal tersebut dibutuhkan riset dan
development serta kecepatan dalam mengeksekusinya, bila
pesaing menjadi banyak maka blue ocean akan berubah menjadi
red ocean dan diperlukan blue ocean baru untuk tetap bertahan
hidup

PBP – Udiklat Jakarta


Berintegritas dan Profesional

Pengembangan Usaha

Aris Setiawan
Makro Point of View Berintegritas dan Profesional

PT PLN (Persero) dalam dokumen RUPTL (Rencana Usaha Penyediaan Tenaga


Listrik) 2016 – 2025 memperkirakan kebutuhan tenaga listrik pada suatu daerah
didorong oleh tiga faktor utama, yaitu:
1. Pertumbuhan ekonomi,
2. Program elektrifikasi
3. Pengalihan captive power ke jaringan PLN.

Antara tahun 2016 dan 2025 pemakaian tenaga listrik Indonesia diperkirakan
akan meningkat dari 217 TWh menjadi 457 TWh dengan pertumbuhan rata-rata
8,6% per tahun.

Jumlah pelanggan pada tahun 2016 sebesar 64,0 juta akan bertambah menjadi
82,5 juta pada tahun 2025 atau bertambah rata-rata 2,2 juta per tahun.
Penambahan pelanggan tersebut akan meningkatkan rasio elektrifikasi dari
88,3% pada tahun 2015 menjadi 99,7% pada tahun 2025.
World wide Point of View Berintegritas dan Profesional

Perusahaan-perusahaan jasa enjiniring ketenagalistrikan dunia, telah


mencapai state of the art pada teknologi ramah lingkungan. Demikian
pula, kondisi sistem kelistrikan di negara mereka telah melewati fase
pembangunan dan berada pada fase meningkatkan kualitas listrik dalam
konteks green energy. Hal ini menyebabkan nilai dari proyek dan tingkat
keuntungan yang dihasilkan dari setiap proyek akan tinggi, dan berbeda
dengan kondisi Indonesia yang masih berada pada fase pembangunan.
Mempertimbangkan kondisi dan situasi tersebut, untuk PLNE akan lebih
baik bila tetap berkonsentrasi pada sasaran cost efficient (cost
advantage) oleh karena nilai proyek yang ada di Indonesia relatif masih
belum akan memberikan nilai tambah yang tertinggi
Opportunities Berintegritas dan Profesional

Sarana pembangkitan, transmisi dan distribusi tenaga listrik


yang direncanakan PLN tahun 2016 memerlukan dana
investasi US$ 75,5 miliar dan total US$ 153,7 miliar jika
digabungkan dengan proyek listrik swasta/ IPP. Besaran
investasi tersebut sekaligus menunjukkan peluang pasar
dalam bidang jasa enjiniring, EPC, IPP dan produk
switchgear yang merupakan peluang bagi PT PLN Enjiniring
hingga tahun 2025.

PT PLN Enjiniring dibentuk untuk mendukung PT PLN


(Persero) selaku induk perusahaan dalam meningkatkan
produktivitas dan pemenuhan kebutuhan enjiniring di sektor
ketenagalistrikan mencakup seluruh tahapan project life
cycle, mulai dari Planning, Construction dan Operation.
Mengatasi Gap Berintegritas dan Profesional

PLN Enjiniring menerapkan konsep Customer Orientation,


dimana perlu suatu transformasi bisnis khususnya dengan
menerapkan business process engineering yang dimulai dari
menekankan feedback atas hasil pekerjaan yang sedang dan
telah dilakukaan, serta menyempurnakan mekanisme
penangangan keluhan pelanggan. Dengan memperbaiki
sistem umpan balik ini akan mengurangi kesenjangan (gap)
persepsi yang berbeda antara perusahaan dengan pihak
pelanggan, sehingga perbaikan dan peningkatan produk dan
layanan Business to Business (B2B) akan dapat dilakukan
secara tepat dan pada akhirnya kepuasan dan loyalitas
pelanggan perusahaan dapat ditingkatkan dan menjaga
situasi saling menguntungkan bagi kedua belah pihak.
Teori Services of Excellence
Berintegritas dan Profesional
Zeithaml & Parasuraman
1. Gap 1 akan diperkecil melalui kajian
mengenai harapan dan keinginan
konsumen perusahaan.
2. Gap 2 akan diperkecil dengan cara,
setiap pengembangan strategi akan
didasarkan dari informasi kajian pasar
dan konsumen.
3. Gap 3 akan diatasi dengan sistem control
yang tepat dan realtime.
4. Gap 4 akan ditiadakan dengan adanya
komunikasi yang baik oleh seluruh
bagian pada setiap titik dimana moment
of truth terjadi.
5. Gap 5, dengan memperkecil ke empat
gap yang ada sebelumnya, maka kinerja
layanan PLNE akan di atas dari yang
diharapkan oleh klien perusahaan, dan
konsumen menjadi puas.
Relationship Berintegritas dan Profesional

Sikap dan perilaku terinternalisasi di PLN Enjiniring akan


disesuaikan dengan standar Relationship Marketing untuk
mendukung implementasi customer orientation secara baik.
Key Account Management (KAM) menjadi kunci dan mutlak
digunakan sebagai alat bantu pelaksanaan bisnis perusahaan
dalam upaya perusahaan membangun trust and
commitment dari kedua belah pihak, sehingga pelaksanaan
proyek dan program investasi akan memberikan nilai
tambah bagi keduanya.
T&D Engineering Development Berintegritas dan Profesional

Jalan menuju perusahaan yang menyediakan total solution,


telah dimulai dengan memiliki anak perusahaan yang
menyediakan switchgear yang merupakan alat penting di
bidang transmisi. Selanjutnya alat pentingnya adalah
mendirikan perusahaan EPC transmisi, yang akan
meningkatkan perusahaan dalam kemampuan masuk ke
dalam detail design dan menjadi feedback design
evaluation. Dengan demikian, pada akhir 2024, PLNE akan
menjadi perusahaan penyedia total solution
T&D Engineering Development Berintegritas dan Profesional
KIT Engineering Development Berintegritas dan Profesional

Rencana pengembangan bidang enjiniring pembangkitan


pada akhir tahun 2017 akan melakukan penguatan
kompetensi inti (core competences) yang ada sehingga jasa
pembangkitan pada tahun 2018 sudah mampu
mengembangkan kemampuannya sebagai project integrator
dalam enjiniring pembangkit listrik. Selain pengembangan
keahlian dalam bidang enjiniring pembangkitan yang
konvensional, PLNE juga akan mengembangkan bidang
enerji baru dan terbarukan; biomas, gas, mikrohidro,
thermal.
KIT Engineering Development Berintegritas dan Profesional
Teori Pertumbuhan Peter Doyle Berintegritas dan Profesional
Productivity Ratio Berintegritas dan Profesional
Transformasi Customer Focus Organization Berintegritas dan Profesional
PT PRIMA LAYANAN NASIONAL ENJINIRING
Jl. Wijaya I No. 61 – Kebayoran Baru
Jakarta Selatan 12170
Website: www.pln-enjiniring.com
Email: contact@pln-enjiniring.com
Twitter: @enjiniring
Question Berintegritas dan Profesional

1. Sebutkan 3 faktor pendorong kebutuhan listrik didaerah?


a. pertumbuhan ekonomi, meningkatnya captive power, stabilitas keamanan
b. pertumbuhan ekonomi, meningkatnya daya beli, tubuhnya captive power
c. pertumbuhan ekonomi, program electrifikasi, pengalihan captive power ke
PLN
d. pertumbuhan ekonomi, program electrifikasi, meningkatnya daya beli,
pengalihan captive power ke PLN
2. Berapa asumsi pertumbuhan rata2 beban listrik tahun 2018?
a. 5,6% b. 6,6% c. 7,6% d. 8,6%
3. Apa yang dimaksud dengan captive power?
a. pembangkit yang dimiliki PLN untuk kebutuhan listrik swasta
b. pembangkit yang dimiliki swasta untuk kebutuhan listrik PLN
c. pembangkit yang dimiliki swasta untuk kebutuhan listrik internalnya
d. pembangkit yang dimiliki swasta untuk kebutuhan listrik masyarakat
4. Apa yang dimaksud dengan state of the art ?
a. kondisi perintisan, dimana supply kebutuhan listrik masih sangat kurang
b. kondisi pertumbuhan, dimana supply & kebutuhan listrik berkejaran
c. kondisi mapan, dimana supply & demand stabil dan terencana secara
inovative
d. kondisi overload, dimana supply jauh lebih besar dari demand
Question Berintegritas dan Profesional

5. Kenapa PLNE tetap harus fokus kepada cost efficient market ?


a. rencana pembangunan infrastruktur listrik yang diprioritaskan masih banyak
b. rencana pembangunan nasional masih terus berkembang
c. mengikuti rencana usaha penyediaan tenaga listrik PLN
d. mengikuti rencana kementerian ESDM
6. Kira-kira berapa total budged jasa engineering yang dianggarkan PLN ?
a. 2-3% dari 153.7milyar USD b. 1-2% dari 75.5 milyar USD
c. 2-3% dari 135.7 milyar USD d. 1-2% dari 75.7 milyar USD
7. Apakah yang dimaksud dengan project life cycle?
a. Planing, construction dan procurement
b. planing, construction dan operation
c. Planing, procurement dan construction
d. Planing, procurement dan operation
8. Menurut anda, apakah definisi dari ‘gap’ pada kepuasan pelanggan ?
a. kesenjangan antara harapan dan kenyataan
b. kesenjangan antara target dan capaian
c. kesenjangan antara kualitas dan kuantitas
d. kesenjangan antara ketepatan dan realisasi
9. Menurut anda gap yang harus dimonitor secara real time adalah gap nomor ?
a. Gap 1 b. Gap 2 c. gap 3 d. gap 4
Question Berintegritas dan Profesional

10. Menurut anda gas yang berdampak secara umum dan berdampak langsung
secara korporate adalah gap nomor ?
a. gap 1 b. gap 2 c. gap 3 d. gap 4
11. Gap yang menunjukkan moment of truth adalah gap nomor ?
a. gap 2 b. gap 3 c. gap 4 d. gap 5
12. Apa yang dimaksud dengan standar Relationship Marketing ?
a. standar yang berorentasi pada revenue
b. standar yang beroreintasi pada target yang ditetapkan pemegang saham
c. standar yang berorentasi pada produksi perusahaan
d. standar yang berorentasi pada kepuasan pelanggan
13. Jelaskan pengertian trust & commitment pada hubungan dengan pelanggan?
a. saling percaya dan komitmen diantara anggota tim
b. saling berkompetisi antar bidang perusahaan
c. saling bekerja sama antar bidang perusahaan
d. saling percaya dan komitmen antara pelanggan & perusahaan
14. Sebutkan nama afiliasi perusahaan PLNE yang bergerak di swicthyard ?
a. NPP b. PNP c CPSI d PCSI
Question Berintegritas dan Profesional

15. Sebutkan nama anak perusahaan PLNE yang bergerak di EPC transmisi ?
a. NPP b. PPN c CPSI d PCSI
16. Apa yang dimaksud dengan Afiliasi Perusahaan yang paling tepat dibawah ini?
a. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE tunggal
b. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE mayoritas terkonsolidasi
c. Kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE share dengan perusahaan lain
d. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE sebagai minoritas dan
perusahaan lain mayoritas
17. Apa yang dimaksud dengan Anak Perusahaan ?
a. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE tunggal
b. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE mayoritas terkonsolidasi
c. Kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE share dengan perusahaan lain
d. kepemilikan saham perusahaan oleh PLNE sebagai minoritas dan
perusahaan lain mayoritas
18. Apakah menurut anda Teori Pertumbuhan Peter Doyle pilihan atau tahapan ?
a. pilihan b. tahapan c. bukan keduanya d. pilihan dan tahapan
Question Berintegritas dan Profesional

19. Tahun berapa produktifitas perorang PLNE yang tertinggi?


a. 2008 b. 2010 c. 2014 d. 2015
20. Urutkan mana yang lebih penting: keinginan konsumen, keinginan kontraktual,
keinginan engineer, keinginan management
a. keinginan ; konsumen, kontraktual, engineer, management
b. keinginan ; kontraktual, konsumen, engineer, management
c. keinginan ; kontraktual, konsumen, management, engineer
d. keinginan ; engineer, konsumen, kontraktual, management
Answer Berintegritas dan Profesional

1. C 2. D 3. C 4. C 5. A 6. A 7. B 8. A 9.C 10. A
11.C 12.D 13 D 14 C 15 B 16 D 17 B 18 A 19 A 20 C

Anda mungkin juga menyukai