Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

TATA LAKSANA KASUS


RSUD KOTA BEKASI
JAWA BARAT
2013 - 2015

PPOK (ICD X : J44.8 / J44.1)


1. Pengertian (Definisi) penyakit paru kronis yang tidak diketahui etiologinya, yang
dapat menyebabkan obstruksi jalan napas irreversible dan
ditandai dengan peningkatan tahanan aliran udara di saluran
napas.

2. Anamnesis  Batuk
 Sesak napas
3. Pemeriksaan Fisik ditemukan dada cembung, hipersonor, suara napas melemah,
mungkin terdengar mengi
4. Kriteria Diagnosis - Bronkitis Kronik
o Batuk produktif 3 bulan dalam setahun, minimal
2 tahun berturut-turut, mungkin tidak disertai
kelainan pemeriksaan fisik atau ditemukan ronki
basah di kedua paru
- Emfisema
o Sesak napas menetap yang progresif
o Pada pemeriksaan fisik ditemukan dada
cembung, hipersonor, suara napas melemah,
mungkin terdengar mengi

5. Diagnosis Kerja PPOK ( ICD X : J44.8 : J44.1 )

6. Diagnosis Banding 1. Asma bronkial


2. Bronkiektasis
3. Sindroma obstruksi pasca tuberkulosis (SOPT)

7. Pemeriksaan Penunjang 1. Rontgen thoraks PA dan lateral


2. AGDA
3. Spirometri
4. Uji bronkodilator

8. Terapi  Antibiotik
 Salbutamol 3x1
 Ceftriaxon 10.742x2x5
 Cefoferazone 2x1g
 Ambroxol 3x1

25
 Mp (2x62.5)
 Nabulizer

9. Edukasi 1. Berhenti merokok


(Hospital Health Promotion) 2. Pola hidup sehat
3. Menghindari faktor pencetus

10. Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam


Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad bonam
11. Tingkat Evidens IV
12. Tingkat Rekomendasi C
13. Penelaah Kritis 1. Dr. Taufik Sp.P
2. Dr. Anthony D Tulak Sp.P FCCP
14. Indikator Medis Target : 80% pasien PPOK sembuh tanpa komplikasi

15. Kepustakaan 1. International Standart Tuberkulosis Corporation


2. Pedoman Perhimpunan Dokter Paru Indonesia

26