Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

TATA LAKSANA KASUS


RSUD KOTA BEKASI
JAWA BARAT
2013 - 2015

GAGAL NAPAS TIPE II


( GAGAL NAPAS KRONIK )
1. Pengertian (Definisi) Gangguan ventilasi dan perfusi gas-gas di dalam darah
2. Anamnesis 1. Sesak napas ( peningkatan Co2)
2. Kadang-kadang di sertai dengan penurunan kesadaran,
kelemahan neoromuskuler

3. Pemeriksaan Fisik 1. KU Lemah


2. Paru-paru : ronchi, eksperium memanjang atau
ada mengi

4. Kriteria Diagnosis 1. Sesak napas, gelisah, bernapas dengan mulut dan tidak
dapat tidur telentang
2. PCO2 > 50 mmHg
3. PH normal atau kurang dari normal
4. PO2 < 80 mmHg
5. AaDO2 > normal

5. Diagnosis Kerja Gagal Napas Tipe II ( Gagal Napas Kronik )


6. Diagnosis Banding 1. Gagal Napas Akut
7. Pemeriksaan Penunjang 1. Rongtgen (foto thorax) PA dan Lateral
2. EKG
3. Analisis gas darah
8. Terapi 1. Ventilator mekanik
2. Kalau penyebabnya COPD, terapi sesuai dengan standar
pengobatan dan kondisi pasien
3. Broncoskopi bila terjadi retensi sputum
4. Kontrol oksigen yang imbang
5. Antibiotik : cephalosphorin generasi IV dan atau
golongan Levofloxacin
6. Gatifloxacin
7. Moxifloxacin

25
9. Edukasi 1.
(Hospital Health Promotion)
10. Prognosis Ad vitam : dubia ad bonam
Ad sanationam : dubia ad bonam
Ad fungsionam : dubia ad bonam
11. Tingkat Evidens IV
12. Tingkat Rekomendasi C
13. Penelaah Kritis 1. Dr. Taufik Sp.P
2. Dr. Anthony D Tulak Sp.P FCCP
14. Indikator Medis Target : 80% penderita sembuh GAGAL NAPAS TIPE II
( GAGAL NAPAS KRONIK )tanpa komplikasi

15. Kepustakaan 1. Standart pengobatan penyakit paru PDPI

26