Anda di halaman 1dari 14

Unit Kerja: PENYUSUNAN PERANGKAT MENGAJAR

AGRIPROTAN F/TAN.08.1/08
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP )

 Satuan Pendidikan : SMK Negeri 1 Sakra


 Bidang Keahlian : Agribisnis dan Agroteknologi
 Program Keahlian : Agribisnis Produksi Tanaman
 Paket Keahlian : ATPH
 Mata Pelajaran : Dasar-dasar Budidaya Tanaman
 Kelas : X
 Tahun Pelajaran : 2015/2016
 Semester : Genap
 Topik : 3.8 Menerapkan teknik pengairan tanaman
4.8 Melaksanakan pengairan tanaman
 Pertemuan ke- : 19 - 20
 Alokasi Waktu : 2 x ( 6 x 45 menit )

A. Kompetensi Inti
1. Mensyukuri dan menghayati ajaran agama (Islam) yang dianutnya.
2. Menghayati dan mengamalkan perlaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotongroyong,
kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkansikap sebagai
bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secaraefektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagaicerminan bangsa dalam
pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, procedural
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
danhumaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kemanusiaan,
kebangsaan,kenegaran, dan peradaban terkait fenomena dan kejadian, serta
menerapkanpengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat
danmintanya untuk memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
denganpengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan
mampumenggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
1. Meyakini anugerah Tuhan pada pembelajaran dasar-dasar buididaya tanaman sebagai
amanat untuk kemaslahatan umat manusia
2. Menghayati sikap teliti, cermat, disiplin, gotong royong dan tanggung jawab sebagai hasil
pembelajaran menerapkan teknik pengairan tanaman
3. Menerapkan teknik pengairan tanaman
4. Melaksanakan teknik pengairan tanaman

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Menentukan metode pemberian air
2. Memahami teknik pemberian air berdasarkan kondisi lahan dan tanaman
3. Memahami fungsi air bagi tanaman
4. Memahami perhitungankebutuhan air bagi tanaman
5. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan air
6. Mengenal tanda-tanda kehilangan air pada tanah dan tanaman
7. Melaksanakan pengairan

D. Tujuan Pembelajaran
1. Melalui kegiatan diskusi Peserta didik mampu Menentukan metode pemberian air dengan
cermat, semangat toleransi, kerjasama dan bertanggung jawab
2. Melalui kegiatan diskusi Peserta didik mampu Memahami teknik pemberian air sesuai
kondisilahan dan tanaman dengan cermat, semangat toleransi, kerjasama dan bertanggung
jawab
3. Melalui kegiatan diskusi Peserta didik mampu Memahami fungsi air bagi tanaman dengan
cermat, semangat toleransi, kerjasama dan bertanggung jawab
4. Melalui kegiatan diskusi Peserta didik mampu Memahami perhitungan kebutuhan air bagi
tanamn dengan cermat, jujur, semangat toleransi, kerjasama dan bertanggung jawab
5. Melalui kegiatan diskusi Peserta didik mampu Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi
kehilangan air dengan cermat, jujur semangat toleransi, kerjasama dan bertanggung jawab
6. Melalui kegiatan pengamatan Peserta didik mampu Mengenal tanda-tanda kehilangan
airpada tanah dan tanaman dengan cermat, jujur semangat toleransi, kerjasama, disiplin
dan bertanggung jawab
7. Melalui kegiatan praktik Peserta didik mampu Melaksanakan pengairan dengan cermat,
jujur semangat toleransi, kerjasama, disiplin dan bertanggung jawab

E. Materi Pembelajaran
Teknik pengairan tanaman
 Kondisi tanaman kekurangan air
 Kebutuhan air bagi tanaman
 Sumber air

Pengertian:
 Fungsi air bagi tanaman
 Ketersediaan air tanah (titik layu per-manen, air higrosko-pis, kapasitas lapang, dll)
 Faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan air
 Tanda-tanda kekurangan air pada tanah dan tanaman
 Sistem pengairan
 Water treatment
 Macam-macam teknik irigasi
 Pengukuran/ pengamatan kelembaban tanah
 Berbagai teknik pemberian air

F. Alokasi waktu
12 x 45 Menit (2 kali pertemuan)

G. Strategi/Metode/Pendekatan Pembelajaran
1. Pendekatan Pembelajaran Saintifik
2. Model : Discovery leraning
3. Metode:
a. Diskusi Kelompok
b. Diskusi dengan metode Jigsaw
c. Demonstrasi
d. Eksperimen
H. Kegiatan Pembelajaran

ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
Pertemuan ke-19

Pendahuluan 1. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru 15’
berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.
2. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
3. Peserta didik menerima informasi tentang teknik pengairan,
kompetensi, tujuan dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
4. Peserta didik menerima bimbingan dan motivasi belajar, cinta
lingkungan dan kesadaran melaksanakan ibadah sesuai tuntutan
agama
5. Peserta didik dibagi menjadi menjadi 6 kelompok (Kelompok I, II,
III, IV, V dan VI).

Inti Pemberian rangsangan (Stimulation)/mengamati : 30’


1. Peserta didik mengamati gambar dan tayangan tentang
 Kondisi tanaman kekurangan air
 Kebutuhan air bagi tanaman
 Sumber air :
 Fungsi air bagi tanaman
 Ketersediaan air tanah (titik layu per-manen, air higrosko-pis,
kapasitas lapang, dll)
 Faktor-faktor yang mempengaruhi kehilangan air
45’
 Tanda-tanda kekurangan air pada tanah dan tanaman
 Sistem pengairan
 Water treatment
 Macam-macam teknik irigasi
 Pengukuran/ pengamatan kelembaban tanah
 Berbagai teknik pemberian air

Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement)/menanya :


2. Peserta didik melakukan diskusi kelompok dengan pembagian
sebagai berikut :
 Kelompok I dan II melakukan diskusi dan merumuskan
tentang kondisi tanaman kekurangan air , kebutuhan air bagi
tanaman, sumber air, fungsi air bagi tanaman serta
menuangkan hasilnya dalam kertas 1 lembar
 Kelompok III dan IV melakukan diskusi dan merumuskan
tentang , Ketersediaan air tanah (titik layu per-manen, air
higrosko-pis, kapasitas lapang, dll), Faktor-faktor yang 45’
mempengaruhi kehilangan air ,tanda-tanda kekurangan air
pada tanah dan tanaman, dan sistem pengairan dan
menuangkan hasilnya dalam kertas 1 lembar
 Kelompok V dan VI melakukan diskusi tentang Water
Treatment, macam-macam teknik irigasi,pengukuran/
pengamatan kelembaban tanah , berbagai teknik pemberian air
serta menuangkan hasilnya dalam kertas 1 lembar
Pengumpulan data (Data Collection)/ mengumpulkan data :
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
3. Peserta didik melakukan diskusi dengan metode jigsaw secara
bergantian dengan ketentuan berikut :
o Tiap kelompok dibagi 2 bagian (sub kelompok)
o Sub kelompok I (2-3 orang) mendatangi kelompok lainnya 120’
secara bergantian dan menanyakan atau memberi
tanggapan atas hasil diskusi kelompok yang dikunjungi
o Sub kelompok II (2-3 orang) memberi jawaban/
mempresentasikan hasil diskusinya sesuai topic masing-
masing dan atau pertanyaan yang diajukan oleh sub
kelompok yang berkunjung.
Pembuktian (Verification)/menalar (mengasosiasi) :
Peserta didik melakukan kegiatan praktik secara individu, meliputi
kegiatan :
 Tanda-tanda kekurangan air pada tanah dan tanaman
 Sistem pengairan
 Water treatment

Penutup 1. Peserta didik menerima ulasan singkat tentang materi yang baru 15’
saja didiskusikan
2. Peserta didik menjawab pertanyaan lisan yang diajukan guru
secara acak tentang materi yang didiskusikan
3. Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan tentang materi
pelajaran yang telah dipelajari bersama.
4. Peserta didik menyampaikan manfaat melakukan pembelajaran
tentang teknik pengairan

Pertemuan ke-20

Pendahuluan 1. Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru 15’
berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya.
2. Peserta didik menerima informasi tentang keterkaitan
pembelajaran sebelumnya dengan pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
3. Peserta didik menerima informasi tentang pelaksanaan teknik
penanaman, tujuan dan langkah pembelajaran yang akan
dilaksanakan.
4. Peserta didik menerima bimbingan dan motivasi belajar, cinta
lingkungan dan kesadaran melaksanakan ibadah sesuai tuntutan
agama

Inti ... melanjutkan praktik pertemuan sebelumnya


Pembuktian (Verification)/menalar (mengasosiasi) :
1. Peserta didik melaksanakan tugas (praktik) secara individu 195’
sebagai berikut :
b. Pengukuran/ pengamatan kelembaban tanah
c. Macam-macam teknik irigasi
d. Berbagai teknik pemberian air

Menarik kesimpulan/generalisasi (Generalization)/ mengkomu-


nikasikan :
ALOKASI
KEGIATAN DESKRIPSI KEGIATAN
WAKTU
1. Peserta didik menyampaikan kesimpulan (resume) hasil kerja 45’
individu kepada kelompoknya berdasarkan pengalaman praktik
individu dalam menerapkan teknik penanaman
2. Peserta didik menyampaikan kesimpulan (resume) hasil kerja
kelompoknya kepada kelompok lainnya sesuai topik yang
ditentukan dan berdasarkan pengalaman praktik individu dalam
menerapkan pengairan

Penutup 1. Peserta didik menerima ulasan singkat tentang materi yang baru 15’
saja didiskusikan
2. Peserta didik menjawab pertanyaan lisan yang diajukan guru
secara acak tentang materi yang didiskusikan
3. Peserta didik bersama guru membuat kesimpulan tentang cara-
cara pemberian air pada tanaman
4. Peserta didik menyampaikan manfaat melakukan pembelajaran
tentang teknik pengairan

I. Sumber/Media Pembelajaran
a. Sumber :
1. Buku siswa Dasar-dasar Budidaya Tanaman Semester 2
2. Teknik Budidaya Tanaman (Chairani Hanum)
3. Internet
4. LKS Pengairan

b. Media :
 Cangkul
 Garpu
 Raffia
 slang
 sumber air
 areal tanaman
 Pompa hisap dan tekan/sentrifugal

J. Penilaian Proses dan Hasil Belajar

No Indikator Pencapaian Kompetensi Teknik Penilaian Bentuk Instrumen


1 Menentukan metode pemberian air
2 Memahami teknik pemberian air Observasi
berdasarkan kondisi lahan dan tanaman Lembar Penilaian Sikap
Tes tulis
3 Memahami faktor-faktor yang Uraian (Essay)
Penugasan
mempengaruhi kehilangan air Lembar penilaian tugas
4 Mengenal tanda-tanda kehilangan air
pada tanah dan tanaman
5 Melaksanakan pengairan Penilaian Observasi Lembar Penilaian Sikap
Praktik Lembar penilaian praktik
Lembar Penilaian SIKAP :

LEMBAR PENGAMATAN SIKAP KEGIATAN DISKUSI

 Nama Penilai :
 Nama Peserta Didik yang Dinilai :
 Kelas :
 Tanggal Pengamatan : Saat kegiatan diskusi

Bubuhkan tanda ‘V’ pada kolom yang tersedia sesuai hasil pengamatan seperti contoh di bawah ini
pada lembar nilai yang disediakan (terlampir)

Partisipasi Komunikatif Kerjasama Nilai


No Nama Peserta didik
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Akhir
1 ABDUL HAMID   
2 AHMAD IZZUDIN HOLIS   
3 DENI WAHYU PRATAMA   
4 HARIADI SUSANTO   
5 L. IWAN RAVI
6 L. MOH. SAMSUL DANDI

Pedoman Penskoran :
A. Arti Skor :
1. Kurang
2. Cukup
3. Baik
4. Amat Baik

B. Rubric Penilaian:
No Kriteria Penilaian Skor (S) Bobot (%)
1 Partisipasi
a. Peserta didik aktif melakukan semua kegiatan diskusi 4 40
(jigsaw)
b. Peserta didik aktif pada salah satu diskusi (jigsaw) 3
c. Peserta didik kurang aktif pada proses diskusi 2
d. Peserta didik tidak aktif pada proses diskusi 1

2 Komunikatif
a. Peserta didik aktif menyampaikan pendapatnya secara 4 30
rinci dan jelas
b. Peserta didik aktif menyampaikan pendapatnya tetapi 3
kurang rinci dan kurang jelas
c. Peserta didik kurang aktif menyampaikan pendapatnya 2
secara rinci dan jelas
1
d. Peserta didik tidak aktif menyampaikan
pendapatnya.secara rinci
3 Kerjasama
a. Peserta didik menghargai dan menghormati pendapat 4 30
temanya dalm satu kelompok dan atau kelompok lain
b. Peserta didik menghargai dan menghormati pendapat
temanya dalam satu kelompok 3
c. Peserta didik kurang menghargai dan menghormati
No Kriteria Penilaian Skor (S) Bobot (%)
pendapat temanya dalam satu kelompok dan atau 2
kelompok lain
d. Peserta didik tidak menghargai dan menghormati
pendapat orang lain 1

Nilai Akhir = 40%S1 + 30%S2 + 30%S3

c. Rentang Nilai
Nilai
No
Huruf Mutu Angka Mutu
1 Kurang (K) < 7,0
2 Cukup (C) 7,0 – 7,9
3 Baik (B) 8,0 – 8,9
4 Amat Baik (A) 9,0 – 10,0

PEDOMAN OBSERVASI SIKAP TELITI

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Skor
No Aspek yang Diamati
1 2 3 4
1 Mengerjakan tugas dengan teliti
2 Berhati-hati dalam menyelesaikan tugas dan menggunakan peralatan
3 Mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar mutu
4 Mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar waktu

Keterangan :
4 (SB) : selalu, apabila selalu melakukan sesuai aspek yang diamati
3 (B) : sering, apabila sering melakukan sesuai aspek yang diamati dan kadang- kadang tidak
melakukan
2 (C) : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 (K) : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
PEDOMAN OBSERVASI SIKAP JUJUR

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Skor
No Aspek yang Diamati
1 2 3 4
1 Mengumpulkan data dari sumber terpercaya
2 Menganalisis data secara mandiri
3 Membuat laporan berdasarkan data atau informasi apa adanya
4 Mengungkapkan hasil analisis data apa adanya

Keterangan :
4 (SB) : selalu, apabila selalu melakukan sesuai aspek yang diamati
3 (B) : sering, apabila sering melakukan sesuai aspek yang diamati dan kadang- kadang
tidak melakukan
2 (C) : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 (K) : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

PEDOMAN OBSERVASI SIKAP TANGGUNG JAWAB

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Skor
No Aspek yang Diamati
1 2 3 4
1 Melaksanakan tugas individu dan kelompok dengan baik
2 Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan
3 Tidak menyalahkan/menuduh orang lain tanpa bukti yang akurat
4 Mengembalikan barang yang dipinjam
5 Mengakui dan meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan
6 Menepati janji
7 Tidak menyalahkan orang lain utk kesalahan tindakan kita sendiri
8 Melaksanakan apa yang pernah dikatakan tanpa disuruh/diminta
Keterangan :
4 : selalu, apabila selalu melakukan sesuai aspek yang diamati
3 : sering, apabila sering melakukan sesuai aspek yang diamati dan kadang- kadang tidak
melakukan
2 : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan
PEDOMAN OBSERVASI SIKAP TOLERANSI

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Skor
No Aspek yang Diamati
1 2 3 4
1 Menghormati teman yang berbeda pendapat
2 Menghormati teman yang berbeda suku, agama, ras, Budaya, dan gender
3 Dapat menerima kekurangan orang lain
4 Dapat mememaafkan kesalahan orang lain
5 Mampu dan mau bekerja sama dengan siapa pun yang memiliki
keberagaman latar belakang, pandangan, dan keyakinan
6 Tidak memaksakan pendapat atau keyakinan diri pada orang lain
7 Terbuka terhadap atau kesediaan untuk menerima sesuatu yang baru
Keterangan :
4 : selalu, apabila selalu melakukan sesuai aspek yang diamati
3 : sering, apabila sering melakukan sesuai aspek yang diamati dan kadang- kadang tidak
melakukan
2 : kadang-kadang, apabila kadang-kadang melakukan dan sering tidak melakukan
1 : tidak pernah, apabila tidak pernah melakukan

PEDOMAN OBSERVASI SIKAP KERJASAMA

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Skor
No Aspek yang Diamati
1 2 3 4
1 Terlibat aktif dalam bekerja kelompok
2 Bersedia melakukan tugas sesuai kesepakatan
3 Bersedia membantu orang lain tanpa mengharap imbalan
4 Memusatkan perhatian pada tujuan kelompok
5 Tidak mendahulukan kepentingan pribadi
Mencari jalan untuk mengatasi perbedaan pendapat/pikiran antara diri
6
sendiri dengan orang lain
7 Mendorong orang lain untuk bekerja sama demi mencapai tujuan bersama
Keterangan :
4 = jika sikap yang kamu miliki sesuai dengan positif
3 = Jika sikap yang kamu miliki positif tetapi kadang kadang muncul sikap negatif
2 = Jika sikap yang kamu miliki negative tapi tetapi kadang kadang muncul sikap positif
1 = Jika sikap yang kamu miliki selalu negative
PEDOMAN OBSERVASI SIKAP DISIPLIN

 Nama Peserta Didik :


 Kelas :
 Tanggal Pengamatan :
 Materi Pokok :

Melakukan
No Aspek yang Diamati
Ya Tidak
1 Datang tepat waktu di sekolah
2 Mengikuti Upacara Bendera hari Senin
3 Mengikuti Apel Pagi
4 Masuk kelas tepat waktu
5 Tertib dalam mengikuti pembelajaran
6 Patuh pada tata tertib atau aturan sekolah
7 Mengenakan seragam sekolah sesuai ketentuan
8 Mengerjakan/mengumpulkan tugas sesuai dengan waktu yang ditentukan
9 Mengikuti kaidah berbahasa tulis yang baik dan benar
Keterangan :
Ya : Apabila peserta didik menunjukkan perbuatan sesuai aspek
pengamatan
Tidak : Apabila peserta didik tidak menunjukkan perbuatan sesuai aspek
pengamatan

Tes Tulis
Soal :
1. Sebutkan macam-macampola tanam ?
2. Mengapa perlu dibuat lubang tanam ?
3. Apakah manfaat menghitung populasi tanaman ?
4. Mengapa perlu menetapkan sistem tanam sebelum penanaman ?
5. Apakah faktor yang mempengaruhi keberhasilan penanaman ?
6. Sebutkan kriteria bibit siap tanam ?
7. Bagaimanakah teknik penanaman/penyulaman ?

Jawaban :
1. Pola Tanam:
a. Pola Tanam Tunggal
b. Tumpang Sari (Intercropping)
c. Tumpang Gilir (Multiple Cropping)
d. Tanaman Bersisipan (Relay Cropping)
e. Tanaman Bergiliran (Sequential Planting)
f. Tanaman Campuran (Mixed Cropping)

2. Bahan tanam bisa berupa benih (biji) dan bibit (tanaman muda). Lubang tanam
merupakan tempat tumbuhnya benih dan bibit
Lubang tanam perlu dibuat sebelum tanam untuk memastikan posisi atau letak
tanaman dan memudahkan dalam penanamannya

3. Populasi tanaman perlu diketahui untuk dapat menentukan semua faktor biaya mulai
dari benih, plastik semai, media semai, pupuk dan sarana produksi lainnya.

4. Sistem tanam baik langsung atau tidak langsung harus ditetapkan sebelum memulai
budidaya tanaman sebagai dasar perhitungan rencana anggaran biaya produksi.
5. Faktor-faktor yang menentukan (mempengaruhi) keberhasilan penanaman diantaranya
yaitu: tanah, iklim, musim tanam, kondisi sosial budaya masyarakat, lokasi usaha,
pasar.

6. Bibit siap tanam yang baik yaitu :


 Calon batangnya lurus tidak patah
 Struktur akarnya baik
 Daunnya sehat-sehat dan baik
 Daun berwarna hijau merata
 Sehat
 Berdaun 3 – 4 helai
 Pertumbuhan seragam
 Kokoh

7. Teknik penanaman/penyulaman :
 Bibit disiram air bersih hingga jenuh
 Bibit diremas (ditekan secukupnya agar media semai memadat)
 Bibit dibalik dan batangnya diletakan antara jari-jari tangan
 Plastik semai di tarik (dilepas) dan dikumpulkan
 Bibit ditanam hingga pangkal batang
 Tanah di sekitar perakaran ditekan secukupkan untuk merapatkan pori-pori
tanah
 Bibit disiram

Verifikator Sakra, Juli 2015


Kepala Sekolah Kaprogdi APTn Guru Mata Pelajaran

Abdul Wahid, SPd Kaharuddin, SP Kaharuddin, SP


NIP: 19670528 199003 1 004 NIP : 19680928 200012 1 004 NIP : 19680928 200012 1 004
Lampiran : LKS Penanaman

LEMBAR KERJA SISWA


(PETUNJUK PELAKSANAAN PRAKTIK)

Oleh : Kaharuddin, SP.

 Mata Pelajaran : Dasar-dasar Budidaya Tanaman


 Kelas/Kompetensi Keahlian : X ATPH
 Kegiatan : Penanaman sawi
 Sifat : individu
 Waktu : 4 x 45 menit

1. Tujuan
Peserta didik mampu menanam jagung manis dengan baik pada lahan yang telah tersedia

2. Alat dan Bahan


a. Lahan praktik : 1,6 x 10 meter
b. Cangkul : 1 buah/siswa
c. Gembor : 1 buah
d. Bibit : 100 batang
e. Furadan : secukupnya

3. Materi
a. Membuat Lubang Tanam
Dalam hal bertanam, banyak faktor yang perlu diperhatikan. Yang paling penting adalah
waktu tanam dan persiapan tanam. Salah satu faktor yang menentukan dalam persiapan
tanam adalah penentuan jarak tanam dan pembuatan lubang tanam. Jarak tanam
mempengaruhi populasi tanaman, keefisienan penggunaan cahaya, kompetisi antar
tanaman dalam menggunakan air dan zat hara, yang dapat berpengaruh terhadap hasil.
Secara umum ada empat sistem/pola tanam :
a. Sistem barisan tunggal (single row)
b. Sisitem barisan rangkap (double row)
c. Sistem jarak bujur sangkar (on the square)
d. Sistem jarak sama segala penjuru/segitiga sama sisi (equidistant)
Pembuatan lubang tanam mengikuti sistem/pola tanam yang digunakan. Penentuan
sistim/pola tanam disesuaikan dengan jenis komoditas yang ditanam. Pola tanam dan jarak
tanam untuk berbagai jenis tanaman berbeda-beda, tergantung jenis/spesies, varietas, dan
kondisi lahan (ketersediaan air, cuaca/iklim, dll). Untuk tanaman cabai, jarak tanam yang
digunakan (50 – 60 cm) x (40 – 50 cm), sedangkan untuk jagung manis tanam 80 x 40 cm
atau 80 x 20 cm dengan menggunakan pola tanam sistem barisan tunggal atau sistem jarak
sama segala penjuru/segitiga sama sisi.
Penentuan jarak tanam ini didasarkan atas berapa diameter maksimal kanopi tanaman
yang akan ditanam dan tingkat kesuburan tanahnya. Sedangkan arah barisan dapat
digunakan untuk menggunakan cahaya secara efisien. Tanaman yang ditanam dengan arah
barisan Timur-Barat, menggunakan cahaya lebih efisien daripada arah barisan Utara-
Selatan. Dalam banyak keadaan, penggunaan arah barisan ditentukan oleh arah lereng
atau pun teras-teras. Untuk tanaman berbaris, jarak dalam barisan dan antar barisan
menentukan kerapatan (spacing). Lubang tanam dapat dibuat dengan menggunakan tugal.
Lubang tanam dibuat dengan panjang, lebar, tinggi sekitar 15 – 20 cm. setelah selesai
kemudian lubang tanam dijemur selama 1 – 3 hari. Pada saat akan ditanami, lubang tanam
disiram sampai kapasitas lapang.
b. Menyiapkan Bahan Tanam (Bibit)
Bibit merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan dalam budidaya tanaman, maka
bibit yang ditanam harus bibit yang baik yang memenuhi standar persyaratan bibit. Untuk itu
bibit harus dipersiapkan dengan baik yaitu setiap hari harus disiram, termasuk ketika bibit
akan dipindahtanamkan.
Sebelum ditanam, bibit diseleksi terlebih dahulu, bibit-bibit yang memenuhi kriteria bisa
dilakukan penanaman.
Kriteria bibit yang baik :
a. Kondisi tanaman sehat, tidak terserang hama dan penyakit.
b. Tanaman tumbuh normal (tidak kerdil, etiolasi).
c. Batang tanaman lurus.
d. Batang tanaman kokoh.
e. Tanaman segar, daun tidak kuning atau kecoklatan.
Bibit yang akan ditanam, diletakkan pada wadah pengangkut atau nampan, bibit diletakkan
berjajar kemudian dibawa kelahan untuk ditanam. Bibit dipindahkan/diangkut ke lahan jika
akan segera melakukan penanaman. Jangan mengangkut bibit jika tidak akan segera
ditanam.

c. Menanam Bibit
Saat pemindahan/transplanting dipengaruhi keadaan cuaca. Laju transpirasi yang rendah
mempercepat pemulihan kerusakan-kerusakan akibat transplanting. Keadaan tersebut
terjadi pada keadaan cuaca seperti suhu rendah, intensitas cahaya rendah, udara yang
tenang, tidak berangin dan kelembaban tinggi.
Tahapan penanaman bibit :
a. Siram media persemaian bibit dengan air bersih atau direndam dalam larutan
fungisida sistemik pada konsentrasi 0,1% - 0,2%.
b. Keluarkan bibit bersama akar dan media semainya, dengan cara menyobek kantong
polybag bibit atau membalikkan posisi polybag sambil melepaskan polybagnya.
c. Tanam bibit ke lubang tanam yang sudah disiapkan, sebatas leher akar, tanam
dengan posisi tegak.
d. Kemudian tanah disekeliling pangkal batang/leher akar dipadatkan pelan-pelan, agar
terjadi hubungan erat antara akar dengan tanah serta mencegah terbentuknya
rongga-rongga tanah disekitar akar.
e. Siram tanah dengan air bersih hingga cukup basah. Usahakan agar kelembapan
tanah tetap terjaga. Saat tanaman masih kecil, sebaiknya penyiraman dilakukan
dengan cara dikocor atau dengan alat bantu gembor.
f. Waktu penanaman bibit yang baik adalah sore hari atau pagi hari. Bibit yang siap
untuk ditanam umumnya memiliki ± 4 helai daun (bibit tanaman sayuran dan buah
semusim).

4. Cara Kerja
a. Memilih bibit
 Pilihlah bibit yang sehat, seragam berdaun 3 – 4 helai
 Siram hingga jenuh
b. Membuat lubang tanam
 Buatlah larikan pada 2 sisi bedengan sedalam 10 – 15 cm (double row)
 Letakan bibit pada larikan dengan jarak 20 cm
c. Menanam
 Remas polybag bibit secukupnya
 Baliklah bibit dengan menyelipkan bibit disela-sela jari
 Tarik plastic ke atas secara hati-hati
 Tanamkan bibit pada larikan dengan jarak 20 cm dan padatkan tanah disekitar batang
dengan keimiringan 45O
 Letakkan plastic semai di atas bedengan
 Taburkan Furadan sebanyak 5 – 7 butir per tanaman
 Siram bibit dengan jenuh
d. Buat laporan Praktik pada Buku Laporan

5. Keselamatan Kerja
a. Kenakan pakaian praktik
b. Cek peralatan sebelum digunakan
c. Bekerja dengan hati-hati terutama saat menggunakan alat praktik yang tajam (cangkul,
sabit)
d. Bersihkan alat setelah selesai kegiatan praktik
e. Simpan alat ke gudang penyimpanan alat