Anda di halaman 1dari 13

PERTEMUAN KE-4

Iklan Dulu :D

Tentang Penulis
Nama Panjang : Wahyu Nur Hidayat
Alumnus S1 Ilmu Komputer (Bidang konsentrasi/minat: Sistem Cerdas)
FMIPA-Universitas Gadjah Mada (UGM-Yogyakarta) Indonesia

Bidang Kerja Sekarang: Network Engineering dan Software Engineering


Pengalaman:
 Software Engineering (2007-sekarang)- Freelance
 Network Engineering (2008-sekarang)
 Trainer Teknologi Informasi (2008-sekarang)

Teknis:
Desktop Application : Delphi (pensiun :D - 2009), Java
Mobile Application : J2ME, Android
Web Application : Keluarga PHP , CI Framework
Network Engineering :
+ MikroTik:
Melayani pembuatan MTCNA (MikroTik Certified Network Associated)
Software dan Config MTCTCE (MikroTik Certified Traffic Control Engineering)
Server (remote). Qualified Instructor MikroTik Academy (2012)
Email: + Linux (Keluarga RPM/ RedHat)
portal_wahyu@yahoo.com Qualified Trainer DAT (Desktop Application Training) Microsoft (2012).
wahyunurh@gmail.com
YM: portal_wahyu Tools
General: Notepad++, Netbeans, Eclipse, Macromedia Firework, CorelDraw
Intelligent System/Datamining: Matlab, WEKA, Kettle Pentaho, RapidMiner, Rosetta
LAB-1 WDS-MESH

Buatlah konfigurasi wireless WDS-MESH !

 Gunakan SSID sama seperti router depan


 Aktifkan mode static-mesh
 Tambah interface Wireless WDS dengan
WDS-Address dari MAC Address lawannya
(AP Master)
 Buatlah interface mesh dan menambahkan
interface WDS di port mesh tersebut
 Membuat interrface mesh
/interface mesh add name=mesh1

 Melakukan bridge interface WDS ke


dalam port mesh
/interface mesh port add interface=ether1
mesh=mesh1

 Lakukan traceroute-mesh dengan target ke


AP master dan AP lainnya yang tergabung
dalam 1 WDS
LAB-2 WDS-DYNAMIC MESH

LANGKAH = LAB1-WDS MESH


LAB-3 WDS-MESH EXPAND

Pada LAB-3, lakukan expand jaringan WDS-MESH seperti gambar diatas


NSTREME

 Nstreme adalah wireless protocol yang digunakan untuk meningkatkan unjuk kerja
jaringan wireless point to point maupun point to multipoint
 Mikrotik propertary (tidak kompatibel dengan vendor lain/ khusus mikrotik)
Parameter Nstreme

 Enable Nstreme : Pengaktifan protocol Nstreme


 Enable Polling : mengaktifkan client polling untuk kontrol terhadap jaringan
wireless point to multipoint (menyerupai AP menggunakan kontrol TokenRing)
 Disable CSMA :tidak ada limitasi protocol (ACK timeout) dilink wireless jarak jauh
 Framer Policy : untuk menentukan metode yanng digunakan untuk
mengkombinasikan frame data
 none : tidak ada kombinasi/ penggabungan paket.
 best-fit : menggabungkan beberapa paket data kedalam sebuah frame sampai
frame tersebut mencapai limit (sesuai dengan isian parameter Framer Limit)
yang tidak akan terjadi pemecahan paket.
 exact-size: seperti pada metode best fit, tetapi pemecahan paket di packet
terakhir
 dynamic-size : Besaran frame secara dinamis (frame yang ideal)
 Framer-Limit: batas maksimal besar frame data
Contoh Aktivasi Nstreme
LAB-4 NSTREME

Buatlah jaringan seperti gambar diatas dengan protocol Nstreme (dikedua mikrotik).
1. Lakukan ujicoba test performa jaringan dengan mengubah nilai parameter
nstreme (Framer Policy dan Framer Limit)
2. Beri kesimpulan antara framer policy dan framer limit untuk mencapai koneksi
wireless dengan performa yang paling bagus
Nstreme Dual

 Protocol Nstreme Dual seperti halnya Nstreme, perbedaannya adalah dengan


menggunakan protocol Nstreme Dual memungkinkan dua card wireless berjalan
secara bersamaan dengan fungsi yang berbeda satu dengan yang lain.
 Satu card untuk transmit traffic
 Satu card wireless lain sebagai receive traffic.
Konfigurasi Nstreme Dual

 Ubah mode kedua interface wlan kedalam mode “nstreme-dual-slave”


 Buat interface virtual baru nstreme (misal: nstreme1”) di menu nstreme-dual
 Tentukan jalur traffic untuk TX dan RX :
 interface wlan
 channel-width
 Band
 Frequency
 Isikan paramater remote-mac-address, parameter ini diisikan mac-address dari
wireless RX lawannya
 dapat ditambahkan konfigurasi parameter nstreme framer-policy dan framer-limit
jika dibutuhkan
LAB-4 NSTREME-DUAL