Anda di halaman 1dari 5

RS ANNISA

TANGERANG TRANSFUSI WHOLE BLOOD (WB)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSAN/SPO/KEP/154 02 1/5

STANDAR Tanggal Terbit Ditetapkan ,


PROSEDUR Direktur RS
OPERASIONAL
18 April 2017
Dr. Ediansyah, MARS.MM
PENGERTIAN Pemberian transfusi Whole Blood (WB) merupakan rangkaian
kegiatan yang dilakukan sebagai proses pemindahan komponen
darah lengkap dari seseorang yang sehat (donor) ke orang sakit
(resipien)

TUJUAN 1. Memelihara keadaan biologis darah atau komponen-


komponennya agar tetap bermanfaat
2. Mengganti kekurangan komponen seluler atau kimia darah
3. Memelihara dan mempertahankan volume darah yang
normal pada peredaran darah
4. Memperbaiki fungsi hemostatis

KEBIJAKAN Semua pasien rawat inap dan yang akan menjalani suatu
prosedur harus diidentifikasi dengan benar saat masuk rumah
sakit dan selama masa perawatannya. Sesuai dengan peraturan
direktur nomor 031/PER/DIR/III/2015 tentang kebijakan
identifikasi pasien

Standar Prosedur Operasional (SPO) Page


RS ANNISA TRANSFUSI WHOLE BLOOD (WB)
TANGERANG

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSAN/SPO/KEP/154 02 2/5

PROSEDUR A. Persiapan alat


1. Set infus transfusi darah (Blood Set)
2. IV cath sesuai ukuran yang dibutuhkan
3. Cairan infus Nacl 0,9%
4. Three way untuk pasien tertentu
5. Infus pump, untuk pemberian dengan jumlah tertentu
6. Kantung darah (sesuai jenis dan golongan darah)
7. Sarung tangan steril
8. Bengkok

B. Tahap pra interaksi


1. Melakukan verifikasi data
2. Cek 7 (tujuh) benar obat
3. Menyiapkan dan mendekatkan alat ke dekat pasien.

C. Tahap orientasi
1. Lakukan identifikasi pasien (nama lengkap, tanggal
lahir pasien dan nomor rekam medis)
2. Menjelaskan tujuan dan prosedur tindakan yang akan
dilakukan ke pasien / keluarga
3. Menanyakan persetujuan dan kesiapan pasien sebelum
kegiatan dilakukan.

Standar Prosedur Operasional (SPO) Page


RS ANNISA
TANGERANG TRANSFUSI WHOLE BLOOD (WB)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSAN/SPO/KEP/154 02 3/5

PROSEDUR D. Tahap Kerja :


1. Mencuci tangan
2. Menyiapkan pemberian transfusi dengan prinsip 7
(tujuh) benar obat
3. Memeriksa kelayakan darah dalam kantung seperti
warna dan bentuknya
4. Mencocokan nama pasien, golongan darah, nomor
kantung darah, tanggal pengambilan dan tanggal
kadaluarsa antara kartu kantung darah, label kantung
darah, formulir permintaan serta berkas medis,
pencocokan data pasien, data kantung darah dilakukan
oleh 2 staf rumah sakit dalam memastikan arti tersebut
5. Setelah data pasien dan data kantung darah sudah
sesuai, perawat mencuci tangan dan menggunakan
sarung tangan untuk melaksanakan transfusi darah ke
pasien
6. Pasien dilakukan identifikasi dengan benar sebelum
pemberian darah dan atau produk darah. Petugas
rumah sakit akan mengidentifikasi pasien dengan
memberikan pertanyaan terbuka sebagai berikut :
“Bapak/ibu sesuai peraturan keselamatan pasien saya
akan melakukan konfirmasi identitas dengan tujuan
untuk memastikan identitas dengan benar”.
7. Menanyakan nama lengkap pasien, tanggal lahir dan
lakukan pencocokan dengan gelang pasien yang
bertuliskan : nama pasien, tanggal lahir, nomor rekam
medis dan cocokan pula dengan data di berkas medis.
Identifikasi tidak boleh menggunakan nomor kamar atau
lokasi kamar.

Standar Prosedur Operasional (SPO) Page


RS ANNISA
TANGERANG TRANSFUSI WHOLE BLOOD (WB)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSAN/SPO/KEP/154 02 4/5

8. Pada pasien tidak sadar, bayi, disfasia, gangguan jiwa


PROSEDUR
dan kondisi lainnya dimana pasien tidak mampu
memberitahukan namanya, lakukan verifikasi identitas
pasien kepada keluarga/pengantarnya dengan
menanyakan ulang nama lengkap, tanggal lahir
kemudian memcocokan dengan gelang pasien
9. Melakukan pengukuran tanda-tanda vital pasien
10. Memastikan pasien sudah terpasang infus dengan
selang infus khusus (Blood set),bila belum terpasang
lakukan tindakan pemasangan infus (sesuai spo
pemasangan infus)
11. Masukan cairan NaCl 0,9% sebanyak 100 cc untuk
pasien dewasa 50 cc untuk pasien anak dan 10 cc untuk
pasien bayi selama 5-10 menit sebelum dan sesudah
transfusi darah.
12. Memakai sarung tangan
13. Berikan transfusi darah dengan cara sebagai berikut :
a. Manual
 Sambungkan set infus transfusi (Blood set)
langsung ke bagian leher kantung darah
 Atur kecepatan tetesan yang akan diberikan
(sesuai instruksi dokter)
b. Infuse pump
 Sambungkan blood set langsung ke bagian leher
kantung darah
 Klem three way ke arah saluran yang tidak

Standar Prosedur Operasional (SPO) Page


RS ANNISA
TANGERANG TRANSFUSI WHOLE BLOOD (WB)

No. Dokumen No. Revisi Halaman


RSAN/SPO/KEP/154 02 5/5

Terpakai
PROSEDUR
 Masukan extension tubing ke dalam infuse pump,
tentukan limit dan atur kecepatan tetesan
14. Melepaskan sarung tangan
15. Untuk 15 (lima belas) menit pertama berikan transfusi
secara perlahan, tidak boleh lebih dari 5 ml/menit
(kecuali komponen darah tertentu yang harus diberikan
cepat), perawat/bidan wajib menunggu dan mengamati
pasien pada 15-30 menit pertama pemberian darah
16. Bila tidak ada reaksi alergi naikan tetesan sesuai
instruksi dokter
17. Observasi keadaan umum pasien, tanda-tanda vital dan
reaksi alergi (demam, menggigil, gatal-gatal, kesulitan
bernafas, ke,erahan diwajah, mual, muntah dan nyeri
punggung hebat) secara teratur setiap 15 – 30 menit
sekali.
18. Bila ditemukan adanya reaksi alergi hentikan pemberian
transfusi dan segera lapor dokter jaga atau dokter DPJP

E. Tahap terminasi
1. Melakukan evaluasi tindakan yang telah dilakukan
2. Melakukan kontrak untuk kegiatan selanjutnya
3. Berpamitan dengan pasien
4. Membereskan alat-alat
5. Mencuci tangan
6. Dokumentasi
UNIT TERKAIT 1. Instalasi Gawat darurat
2. Instalasi rawat inap
3. Instalasi rawat khusus
4. Laboratorium

Standar Prosedur Operasional (SPO) Page