Anda di halaman 1dari 10

YAYASAN NURUL HAYAT

SMP KHAIRUNNAS
NPSN : 69952210
Jl. Manggis No. 72B Perbon – Tuban Telp. (0356) 334466, 085931003344
Email : smpkhairunnas@gmail.com Website : www.pesantrenkhairunnas.net

RENCANA PELAKSANAAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING


(RPLBK)

A. Nama Sekolah : SMP Khairunnas


B. Kelas / semester : VIII / II (genap)
C. Komponen Layanan : Layanan Dasar
D. Bidang Layanan : Belajar
E. JenisLayanan : Informasi
F. Topik / Tema Layanan : Kesiapan menghadapi ujian
G. Fungsi Layanan : Pemahaman dan Preventif
H. Tujuan Umum : Siswa mampu memahami dan mempersiapkan dirinya
untuk menghadapi ujian
I. Tujuan Khusus : 1) Siswa dapat mempersiapkan diri secara fisik ketika
akan menghadapi ujian
2) Siswa dapat mempersiapkan diri secara psikis
ketika akan menghadapi ujian
J. Sasaran Layanan : Kelas VIII
K. Materi Layanan : 1) Kecemasan menghadapi ujian
2) Cara mengatasi kecemasan menghadapi ujian
L. Waktu : 1 x 40 menit
M. Sumber Materi : Modul Bimbingan dan Konseling
N. Metode/Teknik : Think pair and share
O. Media / Alat : LCD, laptop, LK
P. Pelaksanaan :
1. Tahap Awal /Pendahuluan :
a) PernyataanTujuan : 1) Guru BK membuka kegiatan dengan mengucapkan
salam dan menanyakan kabar.
2) Pada tahap ini bisa juga diikuti dengan proses Ice
Breaking/ games sederhana.
3) Menyampaikan topik yang akan dibahas dalam
bimbingan yaitu “Dampak medsos” serta tujuan
dari layanan tersebut.
b) Penjelasan tentang : Guru BK atau konselor menjelaskan langkah-langkah
langkah-langkah kegiatan kegiatan, tugas dan tanggung jawab peserta didik
c) Mengarahkan kegiatan : 1) Guru BK/Konselor memberikan penjelasan
(konsolidasi) tentang topik yang akan dibicarakan
2) Guru BK menanyakan pemahaman peserta didik
terkait topik yang akan dibahas
d) Tahapperalihan (transisi) : Guru BK/Konselor menanyakan kesiapan peserta
didik melaksanakan kegiatan dan memulai ke tahap
inti
2. Tahap Inti : 1) Guru BK menyampaikan inti materi dan kompetensi
yang ingin dicapai
2) Peserta didik diminta untuk berpikir tentang
materi/permasalahan yang disampaikan guru
3) Peserta didik diminta berpasangan dengan teman
sebelahnya (kelompok 2 orang) dan mengutarakan
hasil pemikiran masing-masing
4) Guru BK memimpin pleno kecil diskusi, tiap
kelompok mengemukakan hasil diskusinya
5) Berawal dari kegiatan tersebut, Guru BK
mengarahkan pembicaraan pada pokok
permasalahan dan menambah materi yang belum
diungkapkan para peserta didik
6) Guru BK memberikan penguatan dan kesimpulan
3. Tahap Penutup : 1) Guru BK mengajak peserta didik membuat
kesimpulan yang terkait dengan materi layanan
2) Guru BK mengajak peserta didik menyampaikan
pengalaman (pemahaman baru, perasaan, dan
tindakan) yang diperoleh dari hasil kegiatan
dilakukan
3) Guru BK menyampaikan materi layanan yang akan
datang
4) Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdo’a dan
salam
Q. Evaluasi :
1) Evaluasi Proses : Guru BK atau konselor melakukan evaluasi dengan
memperhatikan proses yang terjadi :
a) Melakukan refleksi hasil
b) Mengamati sikap atau antusias peserta didik dalam
mengikuti kegiatan
c) Mengamati cara peserta didik dalam
menyampaikan pendapat atau bertanya
d) Mengamati cara peserta didik dalam memberikan
penjelasan terhadap pertanyaan guru BK
2) EvaluasiHasil : a) Suasana pertemuan: menyenangkan/kurang
menyenangkan/tidak menyenangkan
b) Topik yang dibahas : sangat penting/kurang
penting/tidak penting
c) Cara guru BK dalam menyampaikanmateri: mudah
dipahami/tidak mudah/sulit dipahami
d) Kegiatan yang diikuti : menarik/kurang
menarik/tidak menarik untuk diikuti

LAMPIRAN-LAMPIRAN
1. Uraian materi
2. Lembar kerja siswa
3. Instrumen penilaian

Tuban, 09 Juli 2019


Mengetahui,
Kepala SMP Khairunnas Guru BK

H. M. GHOLIB, S.Pd., MA. ENDAH PUSPANINGRUM H, S.Pd


Lampiran 1 Uraian Materi

TIPS MENGHADAPI UJIAN

1. Kecemasan Menghadapi Ujian


Kecemasan adalah ketegangan, rasa tidak aman dan kekhawatiran yang timbul
karena dirasakan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan tetapi sumbernya sebagian
besar tidak diketahui dan berasal dari dalam (DepKes RI, 1990).

Seringkali siswa mengalami kecemasan begitu ingin menghadapi ujian. Hal ini
biasanya disebabkan oleh kondisi dan situasi ujian saat itu, meskipun materi pelajaran
yang akan diujikan telah dikuasai. Selain itu juga bisa disebabkan karena waktu yang
terbatas, tingkat kesulitan materi ujian, instruksi tes, bentuk pertanyaan dan hal-hal
teknis lainnya. Kecemasan ini juga akan semakin meningkat melihat banyaknya siswa
dan siswi yang tidak lulus, khususnya pada saat ujian nasional.

Faktor lain yang menyebabkan timbulnya perasaan cemas adalah kurangnya


kepercayaan diri siswa terhadap kemampuan yang ia miliki. Karena itu, banyak siswa
yang merasa pesimis. Sebenarnya siswa mampu mengerjakan soal dan mendapatkan
nilai yang memuaskan. Namun karena kurangnya kepercayaan diri, sehingga mereka
malah menyontek dan melakukan hal-hal curang lainnya yang terkadang membuat
mereka gagal.

MenurutProf. Dr. Mungin Eddy Wibowo, M.Pd, Kons, ada beberapa hal yang bisa
menjadi penyebab kecemasan siswa menghadapi ujian, khususnya ujian Nasional,
yaitu:
a. Tidak menguasai materi pembelajaran yang akan di Uji Nasional-kan;
b. Tidak percaya diri,dan tidak siap dan biasa menghadapi kenyataan;
c. Tidak memiliki kesiapan mental dan phisik dalam menghadapi Ujian Nasional;
d. Menganggap bahwa ujian (Ujian Nasional) adalah merupakan hal yang menakutkan;
e. Menganggap Ujian Nasional harus lulus dan jika tidak lulus adalah tabu karena
disekolah setiap ujian pasti lulus;
f. Pembelajaran di sekolah dianggap belum mencukupi untuk membekali dirinya dalam
menghadapi Ujian Nasional;
g. Proses pembelajaran di sekolah tidak menerapkan sistem evaluasi/ujian yang
obyektif, berkeadilan,dan akuntabel;
h. Hasil Ujian Nasional akan menentukan kelulusan pada akhir masa studi.

2. Cara mengatasi Kecemasan Menghadapi Ujian


Bagi sebagian orang rasa cemas dapat menimbulkan rasa optimis pada dirinya,
karena ia merasa takut jika nantinya ia tidak berhasil lulus dengan nilai yang
memuaskan. Namun bagi sebagian orang lainnya, rasa cemas dapat menimbulkan rasa
pesimis. Sehingga rasa cemas itu harus diatasi agar tidak berdampak buruk bagi orang
tersebut.
Ada beberapa cara untuk mengurangi rasa cemas siswa dalam menghadapi ujian
beberapa caranya adalah sebagai berikut :
a. Hadapilah ujian dengan tenang dan santai
Dengan sikap yang tenang dan santai, kita akan mudah menjalaninya. Kita akan
lebih mudah menyusun strategi yang tepat, lebih mudah konsentrasi dalam
membaca dan menjawab soal sehingga hasilnya pun memuaskan. Oleh karena itu,
janganlah menganggap ujian sebagai suatu beban melainkan sebuah tantangan.
b. Percaya pada diri sendiri.
Percaya pada diri sendiri adalah salah satu kunci sukses menghadapi kecemasan
saat ujian. Penting sejali untuk percaya pada kemampuan yang kita kimiliki serta
meyakinkan diri bahwa kita bisa melewatinya dengan baik.
c. Buatlah sebuah rencana dan strategi yang tepat.
Untuk meghadapi ujian nasional misalnya, kita bisa menyusun strategi dengan
mengumpulkan soal-soal UN dari tahun-tahun sebelumnya, melihat soal apa yang
sering diujikan membeli buku-buku soal, mengikuti try out, diskusi dengan guru
ataupun mengikuti bimbingan.
d. Perbanyaklah baca dan latihan soal.
e. Belajar kelompok.
f. Mohon doa restu dari orang tua.
g. Berdoalah pada Tuhan.
3. Tips Menghadapi Ujian
Ujian bukanlah sesuatu yang dipersiapkan hanya sehari atau dua hari. Untuk hasil
maksimal, persiapan ujian harus dilakukan sejak awal memulai pelajaran. Karena itu,
ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam rangka menyiapkan diri menghadapi
ujian, antara lain:
a. Pasca Belajar
Beberapa hal yang dapat dilakukan selama belajar maupun setelah belajar,
diantaranya adalah:
1) Buat catatan semenarik mungkin.
2) Atur catatan, teks sesuai dengan gaya belajar Anda sehingga mudah
mempelajarinya.
3) Perkirakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan review secara
keseluruhan sebelum pelaksanaan ujian, jika perlu buatlah jadwal kapan dan
dimana akan melakukan review.
4) Cobalah untuk menguji kemmpuan diri sendiri terhadap materi tersebut.
5) Selesaikan belajar sehari sebelum ujian dimulai.
b. Persiapan sebelum ujian
1) Atur waktu belajar
Buat jadwal belajar di rumah. Seimbangkan antara jadwal belajar, bermain,
dan beristirahat. Jangan forsir tenaga terlalu keras. Belajar terlalu keras tanpa
diimbangi istirahat yang cukup, bisa jadi berakibat tidak baik untuk kondisi
fisik
2) Tahu jadwal ujian
Perhatikan baik-baik jadwal ujian. Pelajari pelajaran yang akan diujiankan
besok. Jangan sampai salah jadwal.
3) Belajar kelompok
Jika anda adalah tipe orang yang merasa kesulitan untuk belajar sendirian,
maka bentuklah kelompok belajar untuk kemudian membahas dan
mengerjakan soal secara bersama-sama. Belajar kelompok ini merupakan salah
satu metode belajar yang cukup baik karena dalam belajar kelompok, peluang
untuk mengadakan sharing, diskusi, atau tanya jawab atas suatu persoalan bisa
terjadi dengan mudah.
4) Siapkan peralatan
Usahakan peralatan alat tulis-menulis anda sudah lengkap sebelum ujian
berlangsung. Sediakan alat tulis lebih dari satu untuk menghindari
keterlambatan anda dalam mengerjakan soal.

c. Persiapkan sumber belajar


Sumber belajar adalah segala fasilitas yang dapat menunjang keberhasilan
seseorang baik dalam belajar maupun menghadapi ujian. Manfaatkan segala
sumber belajar yang tersedia, baik di sekolah maupun dirumah. Beberapa hal
yang terkait dengan sumber belajar yaitu:
1) Perpustakaan.
2) Catatan
Membuat ringkasan atau kesimpulan dari pelajaran yang diperoleh hari ini
merupakan salah satu strategi belajar yang baik. Catatan ringkas akan
memudahkan pembaca untuk memahami keseluruhan isi bacaan secara cepat.
3) Buku
Biasakan membaca buku minimal satu jam dalam sehari dan jangan lupa
menandai atau mencatat hal-hal penting dalam bacaan.
4) Internet

d. Mengantisipasi Soal Ujian


Berikut ini beberapa tips yang bias dilakukan.
1) Perhatikan poin-poin utama, bab-bab tertentu atau bagian-bagian suatu dalam
satu bab.
2) Bertanya pada guru atau teman jika ada materi yang tidak dimengerti.
3) Berdiskusilah dengan teman sejawat untuk menebak kira-kira soal apa yang
akan keluar dalam ujian.

e. Persiapan saat menghadapi ujian


1) Hindari keterlambatan
Jika anda tinggal di kota besar dengan keadaan yang serba macet, maka
bangunlah lebih pagi dan berangkatlah lebih cepat dari biasanya untuk
menghindari kemacetan. Jika anda adalah orang yang selalu bangun terlambat,
maka tidurlah lebih cepat dan bangunlah lebih pagi, juga untuk menghindari
keterlambatan. Keterlambatan sangat mempengaruhi diri seseorang ketika
menghadapi ujian.
2) Kerjakan soal yang lebih mudah terlebih dulu
3) Rileks dalam mengerjakan soal
4) Menebak dan mengarang cerdas
5) Garis bawahi inti jawaban.
6) Tenang dan percaya diri.
7) Preview soal-soal ujian dulu (terutama untuk soal uraian atau yang memiliki
waktu yang cukup banyak)
8) Ketika mengerjakan soal-soal pilihan ganda, ketahuilah jawaban mana yang
harus dipilih/ditebak.
9) Ketika mengerjakan soal ujian esai/uraian, pikirkan dulu jawabannya sebelum
menulis.
10) Sisihkan 10% waktu ujian untuk memeriksa ulang jawaban yang telah Anda
kerjakan.
11) Analisa hasil ujianmu
Lampiran 2 Lembar Kerja Siswa

Jawablah pertanyaan dibawah ini !

1. Tuliskan persiapan-persiapan yang biasa Anda lakukan menjelang datang nya ujian !
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
2. Jika hasil ujian tidak sesuai dengan harapan, apa yang Anda lakukan ?
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
3. Carilah teman sekelas yang menurut Anda paling rajin belajarnya dan mintalah tips
belajar darinya !
Nama teman ..................................................................................................................
Tips belajarnya .............................................................................................................
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
Lampiran 3 Instrumen Penilaian

HASIL
NO PROSES YANG DINILAI PENGAMATAN KET
YA TIDAK
A Keterlaksanaan program
1. Program layanan terlaksana sesuai dengan RPL
2. Waktu pelaksanaan sesuai dengan RPL
3. Metode yang digunakan variatif dan menarik
4. Menggunakan media layanan BK
5. RPL minimal terdiri dari Tujuan, Materi Layanan,
Kegiatan, Sumber, Bahan dan Alat, Penilaian
B Kesesuaiaan Program
1. Program disusun sesuai dengan kebutuhan peserta didik
2. Materi layanan sesuai kebutuhan peserta didik
3. Materi layanan sesuai tugas perkembangan peserta
didik
4. Materi layanan mengacu pada sumber yang jelas
5. Program dilaksanakan sesuai waktu yang telah
ditentukan
C Perolehan Siswa Pasca Layanan
1. Peserta didik memperoleh pemahaman baru
2. Peserta didik mempunyai perasaan positif
3. Peserta didik berkurang masalahnya
4. Peserta didik terentaskan masalahannya
5. Berkembangnya PTSDL (penguasaan materi pelajaran,
keterampilan belajar, sarana belajar, keadaan diri
pribadi, lingkungan belajar dan sosioemosional)
D Perhatian Peserta Didik
1. Peserta didik antusia mengikuti materi layanan BK
2. Peserta didik aktif bertanya
3. Peserta didik aktif menjawab
4. Peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan
konselor
5. Peserta didik hadir semua
E Ketersediaan sarana prasarana
1. Liquid Cristal Display (LCD) tersedia lengkap
2. Mebeler dan ATK tersedia lengkap
3. Ruangan bersih dan nyaman
4. Instrumen dan Sumber Buku tersedia lengkap
5. Pencahayaan ruangan mencukupi