Anda di halaman 1dari 3

Gejala Alam Biotik

Gejala alam Biotik adalah merupakan suatu gejala alam yang timbul dikarenakan terjadinya
interaksi atau hubungan yang saling mempengaruhi antar makhluk hidup.Gejala alam biotik
hanya dimiliki atau dapat dilakukan oleh makhluk hidup.

Contoh Gejala Alam Biotik


Tumbuh dan berkembang

Semua makhluk hidup menunjukkan gejala pertumbuhan dan perkembangan. Biji jagung
yang kamu semaikan di tempat yang sesuai akan berkecambah, lalu seiring dengan waktu
akan tumbuh menjadi besar dan berkembang membentuk daun, akar, bunga, dan
menghasilkan buah.

 Gerak

Gejala alam Biotik adalah merupakan suatu gejala alam yang timbul dikarenakan terjadinya
interaksi atau hubungan yang saling mempengaruhi antar makhluk hidup.Gejala alam biotik
hanya dimiliki atau dapat dilakukan oleh makhluk hidup. Semua makhluk hidup
menunjukkan kemampuan untuk bergerak. Kebanyakan hewan mampu bergerak dengan
aktif. Tumbuhan juga melakukan gerak, meskipun geraknya terbatas. Ikan yang kamu
masukkan ke dalam akuarium tentu tak akan diam di tempat, melainkan bergerak aktif kian
kemari. Tumbuhan yang kamu letakkan di tempat gelap, akan bergerak dalam bentuk
pertumbuhan ke arah datangnya sinar. Berbeda dengan baju yang kamu letakkan di almari,
tidak akan dapat berpindah tempat kecuali ada yang memindahkan. Meskipun kemampuan
gerakmerupakan ciri khas objek biotik, beberapa objek abiotik juga menunjukkan
kemampuan gerak. Angin bergerak karena adanya perbedaan tekanan. Air bergerak karena
adanya perbedaan ketinggian. Kipas angin berputar ketika diberi arus listrik.

 Bernapas

Makhluk hidup menunjukkan gejala bernapas, yaitu mengambil oksigen dari udara dan
melepaskan karbon dioksida.

 Bertambah banyak karena mampu berkembang biak

Sepasang merpati jika kamu pelihara dengan baik, setelah beberapa tahun akan berkembang
biak, bertelur, lalu menetas sehingga jumlahnya bertambah banyak. Berbeda dengan buku
dan pensil yang kamu miliki, dari tahun ke tahun tidak akan berkembang biak meskipun
kamu merawatnya dengan baik.

 Peka terhadap rangsang

Gejala biotik lain yang dimiliki oleh makhluk hidup adalah peka terhadap rangsang. Contoh,
tubuhmu akan berkeringat saat udara panas. Kucing kesayanganmu bila kamu panggil
namanya akan datang menghampiri. Daun putri malu bila kamu sentuh akan segera
mengatup. Rangsangan dapat berasal dari dalam tubuh maupun dari luar tubuh. Manusia dan
hewan mengenali adanya rangsang melalui indera. Manusia mempunyai lima indera yang
masing-masing peka terhadap jenis rangsang tertentu. Dapatkah kamu menyebutkan panca
indera yang dimiliki manusia beserta jenis rangsang yang diterimanya? Tumbuhan tidak
mempunyai indera, tetapi juga peka terhadap rangsang. Mengatupnya daun putri malu ketika
disentuh seperti pada contoh di atas merupakan salah satu bukti.

Pengertian Gejala Alam Abiotik


Gejala alam abiotik merupakan gejala-gejala yang dimiliki oleh obyek yang tidak mempunyai
sifat hidup, sehingga tidak dapat dikatakan sebagai makhluk hidup ataupun organisme.
Dengan kata lain, gejala alam yang abiotik adalah gejala yang berhubungan dengan
objek/benda tak hidup.
Komponen abiotik merupakan ekosistem keadaan fisik maupun kimia yang menyertai
kehidupan organisme sebagai tempat dan subtrat kehidupan. Komponen abiotik terdiri dari
segala sesuatu yang tidak hidup serta secara langsung memiliki keterkaitan dengan
keberadaan organisme.

Contoh Gejala Alam Abiotik


Terjadinya Gunung Meletus

Contoh fenomena alam abiotik yang kesatu ialah terjadinya gunung meletus. Gunung meletus
merupakan gejala yang timbul dampak terdorongnya endapan magma perut bumi oleh gas
bertekanan tinggi di dalam gunung berapi. Terjadinya gunung meletus dapat memunculkan
kerugian secara material dan korban jiwa. Akan tetapi, selain menyerahkan kerugian, ia pun
dapat menyerahkan keuntungan untuk para petani di sekitarnya. Tanah-tanah di dekat letusan
gunung berapi lazimnya akan menjadi lebih subur dan cocok untuk kegiatan budidaya
tumbuhan mereka.

 Terjadinya Tsunami

Tsunami terjadi dampak pergeseran lempeng batuan bumi di dasar laut. Pergeseran
lempengan bumi yang lantas membuka cekungan besar di dasar lautan menciptakan air laut
surut. Volume air laut memenuhi cekungan itu secara cepat sampai penuh dan menghasilkan
suatu gelombang berkecepatan tinggi. Gelombang ini akan mengarah ke daratan dan pada
akhirnya mengakibatkan tsunami. Karena penyebabnya ini, tsunami lantas digolongkan
menjadi misal gejala alam abiotik.

 Terjadinya Banjir

Banjir merupakan salah satu bencana yang kerap melanda saat musim penghujan tiba. Di
wilayah indonesia sering kali terjadi banjir. Banyak penyebab yang menimbulkan terjadinya
banjir. Namun masyarakat sering kali melupakan bahwa banjir bisa terjadi akibat hal sepele,
namun berdampak luas. Banjir biasanya selalu melanda saat intensitas hujan tinggi, namun
minimnya kesadaran masyarakat dan ketahuan prihal banjir sering kali banjir menimbulkan
masalah, seperti kurang sigapnya warga saat terjadi banjir. Oleh sebab itu ada baiknya saat
terjadi banjir jita perlu evakuasi ke tempat aman, hal tersebut untuk menghindari terjadinya
banjir yang lebih besar.

 Terjadinya Angin

Angin terjadi sebab interaksi komponen abiotik di alam. Komponen utama yang
mengakibatkan terjadinya angin ialah perbedaan suhu udara dan desakan udara. Angin
merupakan misal gejala alam abiotik yang menunjang proses penyerbukan tumbuhan
(anemogami). Di samping itu, angin pun berguna untuk kehidupan organisme lainnya.