Anda di halaman 1dari 8

EPPS

Aspek (Variabel) Skor Tinggi Skor Rendah


Achievement (ach) Dorongan untuk bertindak lebih baik, tertarik Dorongan untuk meraih prestasi rendah, cepat menyerah dengan
(4) dengan tugas menantang dan rumit. situasi rumit atau menghindar apabila dihadapkan dengan situasi
yang kompleks.

Deference (def) Kecenderungan pribadi mudah terpengaruh oleh Tidak tertarik pada kesuksesan orang lain, fokus pada diri sendiri,
orang lain, ketertarikan akan kesuksesan orang sulit patuh pada orang lain, dan cenderung melaukan dengan
lain, banyak tergantung pada orang lain. caranya sendiri.

Order (ord) Kecenderungan memiliki keteraturan yang tinggi, Cara kerja atau bertindak cenderung tidak teratur, lebih dikuasai
(1) terorganisir, rapi termasuk dalam perencanaan oleh situasi perasaan, kurang terencana dalam bertindak, dan
dan aktivitasnya. sikapnya mudah berubah-ubah.
Exbihition (exh) Kecenderungan tinggi untuk pamer, menampilkan Tidak tertarik dengan situasi sosial, cenderung cuek dengan
apa yang dimiliki ke lingkungan sosial sekitar. keadaan lingkungan sekitar, cuek terhadap apa yang dialami oleh
orang lain.

Autonomy (aut) Pribadi mudah untuk bertindak sesuai keinginan, Ketergantungan yang tinggi pada orang lain, dalam mengambil
tidak tergantung pada orang lain. tindakan harus meminta persetujuan orang lain terlebih dahulu,
menghindari tindakan yang menarik perhatian sosial.

Affiliation (aff) Loyalitas tinggi terhadap situasi sosial, mudah Pribadi tertutup, introversi tinngi, sulit bergaul.
berpartisipasi dan beraktivitas.

Intraception (int) Mudah untuk introspeksi, menilai dan Terlalu mengabaikan perasaan dan sikap didominasi atas dasar
mengevaluasi diri dan perasaannya logika.

Succorance (suc) Sangat tergantung pada orang lain. Pribadi yang independent, senang dengan aktivitas diri dan
mengacuhkan situasi sosial.

Dominance (dom) Dominasi terhadap situasi sosial tinggi, pribadi Mudah dikendalikan dan sulit menolak dalam kelompok.
(3) yang mudah mengikuti dalam kelompok, yes-man
terhadap otoritas dan memiliki jiwa pemimpin.

Abasement (aba) Pribadi yang mudah merasa bersalah, menyesali Pribadi yang berpikir positif, terbuka, mudah memaafkan dan
diri dan mengarah pada inferioritas. meminta maaf bila terjadi kesalahan.

Nurturance (nur) Pribadi yang terbuka, mudah membantu orang Pribadi yang tertutup, individu yang kaku, sulit bersimpati dan
lain, santun dan mudah berpartisipasi. mudah berkata kasar.

Change (chg) Sangat tertarik dengan situasi baru, termasuk Merasakan kenyamanan dengan situasi yang rutin, suka dengan
dalam bekerja berupaya dengan cara yang baru. aktivitas yang monoton dan terkesan membosankan.

Endurance (end) Tanggung jawab tinggi terhadap pekerjaan, Daya tahan rendah terhadap situasi yang menekan, mudah
(2) menyelesaikan apa yang telah dimulai dan tekun. menyerah dan cepat jenuh.

Heterosexual (het) Ketertarikan tinggi untuk bergaul dengan lawan Tidak mudah tertarik dengan lawan jenis, sulit dipengaruhi oleh
jenis, berupaya untuk mendapatkan afeksi dan orang.
perhatian dari lawan jenis.

Aggression (agg) Dorongan agresi tinggi, senang dengan Pribadi tenang, menghindari konflik dan konfrontasi
konfrontasi. (Untuk menyerang pendapat orang
lain yang berbeda, untuk suka mempermalukan
orang lain.)
15 SIFAT DALAM EPPS 1.

1. Achievement (ACH)
Kebutuhan/dorongan untuk mencapai hasil kerja/belajar sebaik mungkin, melaksanakan tugas yang
menuntut keterampilan dan usaha, untuk dikenal otoritasnya, mengerjakan tugas yang sangat
berarti, mengerjakan pekerjaan yang sulit sebaik mungkin, menyelesaikan masalah yang rumit-
rumit, dan ingin mengerjakan sesuatu lebih baik dari yang lain, dsb.
Positif: adanya kemauan dan kesanggupan (bukan kemampuan) untuk menunjukkan prestasi, baik
dalam bidang studi maupun pekerjaan, sukses dalam kehidupan sosial dan status dan sebagainya.
Negatif: keinginan yang berlebihan, sehingga merugikan bagi subjek. Dapat dikatakan subjek
ambisius, sehingga mengalami kekurangan dalam kehidupan sosial atau bermasyarakat.
(Berlawanan dengan Affiliation-6, Nurturance-11, Abasement-10).

2. Deference (DEF)
Kebutuhan/dorongan untuk mendapat pengaruh dari orang lain, mengikuti perintah dan apa yang
diharapkan orang lain, memberikan hadiah kepada orang lain, memuji hasil pekerjaan orang lain,
menerima kepemimpinan orang lain, membaca kisah tentang orang-orang besar, menyesuaikan diri
pada kebiasaan dan menghindar dari yang tidak biasa, menyerahkan kepada orang lain untuk
mengambil keputusan, dsb.
Positif: mengandung arti adanya kemauan untuk menyesuaikan diri, mengikuti, menuruti,
menghargai suatu tata cara/aturan, konvensional.
Negatif : ada kecenderungan sugestibel, kurang bersikap kritis. Untuk ini perlu diperhatikan taraf
inteligensi, bila rendah artinya kemungkinan untuk sugestibel dan kurang kritis. Tetapi bila
inteligensi tinggi, maka subjek ini mengikuti tata aturan yang berlaku namun tanpa disertai
pemahaman dan pengolahan pengertian atas itu.

3. Order (ORD)
Kebutuhan untuk memiliki pekerjaan tertulis tetap rapih dan teratur, membuat rencana sebelum
memulai tugas yang sulit, menunjukan keteraturan dalam berbagai hal, memelihara segala sesuatu
tetap rapih dan teratur, memperinci pekerjaan secara teratur, menyimpan surat dan arsip,
berdasarkan sistem tertentu, makan dan minum secara teratur, dsb.
Positif: adanya kebutuhan akan keteraturan dan memiliki minat pada hubungan manusia, dengan
benda dan juga idea yang memberi suatu efek yang baik terhadap pengertian, pertanggung-
jawaban dalam menunaikan tugas dan kewajibannya dengan cara dewasa.
Negatif : mengurangi kelincahan, kreativitas dan kemampuan untuk memimpin/mengatur, terlalu
takut menyimpang, sehingga peraturan dipegang teguh. (Berlawanan dengan Exhibition-4, Change-
12, Dominance-9)

4. Exhibition (EXH)
Memperlihatkan diri agar menjadi pusat perhatian orang, menceritakan keberhasilan diri,
menggunakan katakata yang tidak dipahami orang lain, bertanya yang tidak akan terjawab orang
lain, membicarakan pengalaman diri yang membahayakan, menceritakan hal-hal yang menggelikan,
dsb.
Positif : mau menunjukkan diri secara euphoris, riang, extraversi, percaya diri, optimis.
Negatif : kebutuhan yang berlebihan untuk menunjukkan diri, sehingga sering mengurangi
pengendalian diri (self-control), kurang disiplin, memamerkan dan menonjolkan diri, sok atau
sombong.

5. Autonomy (AUT)
Menyatakan kebebasan diri untuk berbuat apapun/mengatakan apapun, bebas mengambil
keputusan, melakukan sesuatu yang tidak biasa dilakukan orang lain, menghindari pendapat orang
lain, dan menghindari tanggung jawab, dsb.
Positif :keinginan untuk mandiri, sifat tidak tergantung dalam hal pendapat/pendirian, menolak
sugesti dalam kebutuhannya akan pendirian yang bersifat inkonvensional, berkeinginan untuk
progresif dan orisinil.
Negatif : bila kebutuhan ini berlebihan, maka subjek kurang mampu menyesuaikan diri secara
kooperatif, fanatik, radikal (selalu menginginkan perubahan), kepala batu. (Berlawanan dengan
Nurturance-11, Affiliation-6, Deference-2, Abasement-10) 6.

6. Affiliation (AFF)
Setia kawan, berpartisipasi dalam kelompok, mengerjakan sesuatu untuk kawan, membentuk
persahabatan baru, membuat kawan sebanyak mungkin, mengerjakan pekerjaan bersama-sama,
akrab dengan kawan, menulis surat persahabatan, dsb.
Positif :kebutuhan untuk memperhatikan sesama manusia, untuk pergaulan yang harmonis dengan
manusia lain yang disertai dengan toleransi dan kehangatan dalam pendekatan.
Negatif : orang kurang tegas, kurang dapat mempertahankan pendiriannya, kurang berani, menjadi
budak orang lain. 7.

7. Intraception (INT)
Menganalisis motif dan perasaan sendiri, mengamati orang lain untuk memahami bagaimana
perasaan orang lain, menempatkan diri di tempat orang lain, menilai orang lain dengan mencoba
memahami latar belakang tingkah lakunya dan bukan apa yang dilakukannya, menganalisis perilaku
orang lain, menganalisis motif-motif perilaku orang lain, dan memperkirakan apa yang akan
dilakukan orang lain, dsb.
Positif :kebutuhan akan minat/pengarahan terhadap masalah manusia untuk diketahui dan
dianalisis, menempatkan diri pada kebutuhan orang lain, empati. Ada kepekaan dan diferensiasi
perasaan, serta ada keaktifan dalam diri baik untuk mengembangkan diri maupun bagi kepentingan
orang lain.
Negatif : mudah hanyut dan terbawa oleh situasi/perasaan orang lain, kurang dapat
mempertahankan jarak. Untuk dapat mengambil jarak, subjek harus bersikap kritis, mengendalikan
diri dan rasional.

8. Succorance (SUC)
Mengharapkan bantuan orang lain apabila mendapat kesulitan, mencari dukungan dari orang lain,
mengharapkan orang lain berbaik hati kepadanya, mengaharapkan simpati dari orang lain, dan
memahami masalah pribadinya, menerima belai kasih sayang orang lain, mengaharapkan bantuan
orang lain di saat dirinya tertekan, mengharapkan maaf dari orang lain apabila dirinya sakit, dsb.
Suc lebih bersifat negatif, dan mempunyai arti kebutuhan akan pemanjaan diri, pasif, kebutuhan
akan kontak sosial yang diwarnai oleh meminta bantuan yang bersifat egosentris dan kurang
dewasa, dependent, juga mencari rasa aman
. Semua itu mencerminkan labilitas emosi dan kurang tegas dalam menyesuaikan perasaan/
emotional adjustment
. Secara klinis biasanya terdapat pada penderita histeria, meminta perhatian terlalu banyak bagi
dirinya, namun pasif. (Berlawanan dengan Endurance-13, Domination-9, Autonomy-5, Intraception-
7) 9.

9. Dominance (DOM)
Membantah pendapat orang lain, ingin menjadi pemimpin kelompoknya, ingin dipandang sebagai
pemimpin orang lain, ingin terpilih selalu sebagai pemimpin, mengambil keputusan dengan
mengarahkan kelompok, menetapkan persetujuan secara sepihak, membujuk dan mempengaruhi
orang lain agar mau mengerjakan yang ia inginkan, mengawasi dan mengarahkan kegiatan yang
lain, mendiktekan apa yang harus dikerjakan orang lain, dsb.
Positif :umumnya merupakan kebutuhan akan suatu keinginan/kemauan yang masih dapat
diterima (acceptable), yaitu keinginan untuk memimpin, mempengaruhi, membimbing, mengawasi,
membina, mengarahkan, menghimpun, mengorganisasikan, memberi struktur, mengatur, adanya
kepercayaan pada diri sendiri dan juga merupakan seorang yang mampu mengadakan hubungan
sosial (Social Competence).
Negatif : keinginan untuk menjelajah, mengharuskan, mewajibkan, yang kesemuanya berbau
otoriter, tidak mengakui hak-hak dan kewajiban manusia, mempertentangkan antara dirinya
dengan orang lain.
Ps :
Dom mempunyai korelasi positif dengan Agg, Ach dan Exh
Korelasi negatif dengan Aba, Def, Suc dan Nur
Dom biasanya disertai dengan agresi, tetapi tidak semua orang demikian. Harus dilihat profil
keseluruhan.

10. Abasement (ABA)


Merasa berdosa apabila berbuat keliru, menerima cercaan/celaan orang lain, merasa perlu
mendapat hukuman apabila berbuat keliru, merasa lebih baik menghindar dari perkelahian, merasa
lebih baik menyatakan pengakuan akan kekeliruannya, merasa rendah diri dalam berhadapan
dengan orang lain, dsb.
Positif: keinginan untuk merendahkan diri dengan maksud mendukung keinginan untuk
menyesuaikan diri, kompromi, terlihat ada toleransi. Keberanian mengakui kesalahan, mengoreksi
diri, rendah hati dalam arti tidak sombong dan tahu tata krama.
Negatif : tercermin kurang cukup adanya keinginan, kemauan, aspirasi, hambatan atau labilitas
emosi. Kurang adanya rasa percaya diri, yang pada umumnya diiringi oleh rasa bersalah dan
berdosa. Semua ini merupakan sifat-sifat yang kompleks yang merugikan kompetensi dalam relasi
sosial dan pergaulan. 11.

11. Nurturance (NUR)


Senang menolong kawan yang kesulitan, membantu yang kurang beruntung, memperlakukan orang
lain dengan baik dan simpatik, memaafkan orang lain, menyenangkan orang lain, berbaik hati
kepada orang lain, memberikan simpatik kepada yang terluka/sakit, memperlihatkan kasih sayang
kepada orang lain, dsb.
Positif: merupakan variabel kebutuhan yang mencerminkan adanya kehangatan perasaan, dan
dalam pergaulan disertai dengan pelayanan, memberi, merawat terutama pada manusia (tapi bisa
juga pada benda). Juga mencerminkan rasa sosial terhadap sekelilingnya, bersedia atau siap
memberi pertolongan kepada siapa yang pantas dan layak menerimanya.
Negatif : merupakan pencerminan emosi yang berlebihan, sehingga kurang lugas, kurang rasional,
baik dalam hubungan sosial maupun cara berpikir. Melupakan diri sendiri sehingga dirinya terlantar
dan bahkan menjadi korban.
Ps :
Nur mempunyai korelasi positif dengan Aff, Aba, Suc
Dan korelasi negatif dengan Aut, Agg, Ach dan Het
Nur yang baik seharusnya memiliki unsur take and give.

12. Change (CHG)


Menggarap hal-hal yang baru, berkelana, menemui kawan baru, mengalami peristiwa baru dan
berubah dari pekerjaan yang rutin, makan di tempat yang berbeda-beda, mencoba berbagai jenis
pekerjaan, senang berpindah-pindah tempat, berpartisipasi dalam kebiasaan baru, dsb.
Positif: menunjukkan adanya human devotion (pelimpahan emosi yang ditujukan ke luar/terhadap
manusia), fleksibel, perasaan kemanusiaan terhadap manusia lain sehingga ada kemampuan dalam
hubungan sosial. Ingin mengadakan eksperimen, ingin mencoba hal yang baru, menginginkan
variasi dalam rangka penyegaran dan pengembangan diri.
Negatif :sering kurang mengadakan introspeksi, hangat di luar, misalnya orang yang mementingkan
urusan di luar rumah sehingga urusan dalam rumah terlantar. Tidak tetap pada pendapat/pendirian
atau tidak adanya kemantapan dalam menyelenggarakan sesuatu, plin plan.
Ps :
Chg mempunyai korelasi positif dengan Aut, Exh
Dan korelasi negatif dengan Ord, Ach, End, Suc
. Bila Chg disertai dengan Aut+, perubahan yang diinginkan dikendalikan oleh dirinya sendiri. Bila
Chg disertai Aut-, perubahan yang diinginkan dikendalikan oleh pengaruh luar.

13. Endurance (END)


Bertahan pada suatu pekerjaan hingga selesai, merampungkan pekerjaan yang telah dipegangnya,
bekerja keras pada suatu tugas tertentu, bertahan pada penyelesaian masalah/teka-teki, bertahan
pada suatu pekerjaan dan tidak akan ganti sebelum selesai, tidur larut malam untuk menyelesaikan
pekerjaan yang dihadapinya, tekun menghadap pekerjaan tanpa menyimpang, menghidari segala
yang dapat menyimpangkannya dari tugas, dsb.
Positif : adalah keuletan, kegigihan, ketekunan dalam menyelesaikan pekerjaan dan ada antisipasi
akan kebenaran dan manfaat hasil jerih payahnya. Tersirat juga adanya rintangan-rintangan,
antisipasi mampu menerobos, mengatasi, menyelesaikan aral melintang, bertubi-tubi terbentur
pada rintangan tetapi tetap maju terus dengan stamina yang kuat.
Negatif : asal tahan/asal betah, sifatnya kaku, rigid dan tidak didasari oleh pertimbangan lain. 14.

14. Heterosexuality (HET)


Berpergian dengan kelompok yang berlawanan jenis kelamin, melibatkan diri dalam kegiatan sosial
yang melibatkan lawan jenis kelamin, jatuh cinta pada jenis kelamin lain, mengagumi bentuk tubuh
jenis kelamin lain, berpartisipasi dalam diskusi tentang seks, membaca buku dan bermain yang
melibatkan masalah seks, mendengarkan/menyampaikan cerita lucu tentang seks, dsb.
Positif : kehidupan seksual sehari-hari dalam batas normal, pandangan yang wajar akan
pemahaman dan masalah seksual.
Negatif : kehidupan seksual yang berlebihan/over acting, atau sebaliknya ditekan (repressed atau
supressed). Repressed artinya ada libido namun ditekan sehingga tidak muncul.
Bila Het--- maka ini berarti supressed dan buka repressed, karena di sini nafsu seksual selalu timbul
(kompulsif), subjek merasa terganggu dan setiap kali ditekan.

15. Aggression (AGG)


Menyerang pandangan yang berbeda, menyampaikan pandangannya tentang jalan pikiran orang
lain, mengecam orang lain secara terbuka, mempermainkan orang lain, melukai perasan orang lain,
membaca surat kabar tentang perkosaan, dsb.
Positif :agresi yang dikendalikan dan diperhitungkan, berani, ada energi mendobrak sesuatu dengan
tujuan untuk hasil yang lebih baik (progresif).
Negatif : nekad, mengadakan perbuatan destruktif dalam segala bentuk. Tidak ada hasil yang
progresif, asal saja dan merusak.
Hasil Riset Korelasi Antar Need
1. N.Ach tinggi → N. Dom & N. Aut tinggi pula.
Namun, pd N. Aff, N. Nur, dan N.Aba akan cenderung rendah.

2. N. Ord tinggi → N.End & N.Def juga tinggi.


Namun, pd N.Exh, N. Chg dan N. Dom nya cenderung rendah.

3. N. Def tinggi → N.Ord, N. End, N.Aba dan N. Int juga tinggi.


Namun untuk N. Agg, N.Aut dan N.Het nya rendah.

4. N.Exh tinggi → N.Chg, N.Het, N.Dom dan N.Agg akan tinggi.


Namun N. End, N. Def, N.Int dan N.Ord nya rendah.

5. N.Aut tiggi → N.Agg, N. Chg, dan N.Ach yang tinggi.


Namun tidak didukung oleh N.Nur, N.Aff, N.Def, dan N.Aba.

6. N. Aff tinggi → N. Nur (11) yang tinggi.


Namun rendah pd N.Ach (1), N.Aut (5), N.Agg (15) dan N. Het (14) yang rendah.

7. N.Int yang tinggi akan di dukung oleh N.Def yang tinggi pula.
Tapi N. Exh, N. Agg, N.Het dan N.Suc akan memiliki nilai rendah.

8. N.Suc tinggi akan di dukung nilai yang tinggi pada N.Nur (11) dan N.Aba (10).
Serta nilai rendah pada N.End (13), N.Dom (9), N.Aut (5) dan N.Int (7).

9. N. Dom yang tinggi, di dukung dengan tingginya nilai N.Agg, N.Ach, N.Def dan N.Exh serta nilai
yang rendah pada N.Aba, N.Suc dan N.Nur.

10. Tingginya N.Aba diikuti dengan tingginya nilai pada N. Nur (11), N.Def (3) dan N.Suc (8).
Sedangkan pada N.Dom (9), N.Het, N.Ach (1) dan N.Aut (5) memiliki nilai rendah.
JAWABAN MERAH HARUS SESUAI DENGAN YANG BIRU