Anda di halaman 1dari 4

TUGAS AKHIR MODUL 4

STUDI KASUS KECERDASAN MAJEMUK SISWA

Nama : RAGIL MERY YANISKA, S.Pd


NUPTK : 0951768669230042
NO. Peserta PPG : 19110918410115
Bidang Studi Sertifikasi : 184 – FISIKA
LPTK : UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
Sekolah Asal : SMA N 1 KISAM ILIR OKUS, SUMSEL

SOAL
Di suatu kelas terdapat 30 siswa dengan rincian :
1. Jumlah laki-laki 20 orang, jumlah perempuan 10 orang
2. Status sosial 60% adalah anak dari pekerja buruh pabrik, 20 % PNS, dan 10 % adalah
pedagang, 20% adalah pegawai swasta/BUMN
3. Minat siswa 50% pada kegiatan olahraga, 10% pada aspek akademis, 20% pada kegiatan
seni, dan 20% pada aspek ketrampilan
4. Kemampuan siswa 40% pada batas bawah, 40% pada batas menengah, dan 20% pada
batas tinggi
5. Preferensi belajar 40% kinestetik, 30% visual, 30% auditory

PERTANYAAN
1. Bagaimana cara mengelola kelas dan mengakomodasi pembelajaran dengan karakteristik
tersebut diatas (ambil 1sub tema pembelajaran/ 1 mapel)
2. Bagaimana mengembangkan kecerdasan majemuk dengan karakteristik diatas (ambil
1sub tema pembelajaran/ 1 mapel)

Kerjakan soal-soal tersebut dalam MS. Word. dan submit pada tempat yang disediakan.
Ukuran file yang diunggah maksimal 10 MB.
PENYELESAIAN

1. Cara Mengelola kelas dan mengakomodasi pembelajaran dengan karakteristik

Berdasarkan data tersebut maka dalam mengelola kelas dan mengakomodasi


pembelajaran dengan karakteristik adalah dengan metode eksperimen, dengan membagi
siswa dalam beberapa kelompok, dalam hal ini materi fisika yang akan dipelajari adalah
materi tentang getaran (mengetahui hubungan antara panjang tali dengan frekuensi dan
gelombang). Adapun langkah-langkah yang diterapkan sebagai berikut :

a. Membagi siswa ke dalam 5 kelompok, 1 kelompok terdiri dari 6 siswa dengan


memperhatikan hal-hal berikut :
1) Gender ; Jumlah laki-laki 20 orang (20/5=4), jumlah perempuan 10 (10/5=2). Jadi
masing – masing kelompok terdiri dari 4 laki-laki dan 2 perempuan.
2) Status sosial ; untuk tiap kelompok mencakup siswa dari anak pekerja buruh pabrik,
PNS, pedagang, pegawai swasta/BUMN.
 Siswa dari anak pekerja buruh sebanyak 50% = 15 siswa. Jika dibuat 5
kelompok (15/5=3), berarti masing-masing kelompok ada 3 siswa.
 Siswa dari anak PNS 20 % = 6 anak. Jika dibuat 5 kelompok berarti masing-
masing kelompok ada siswa yang orang tuanya PNS sebanyak 1 anak dan 1
kelompok lain ada siswa yang orang tuanya PNS sebanyak 2 anak.
 Siswa dari anak pedagang 10 % = 3. Jika dibuat 5 kelompok berarti masing-
masing kelompok ada siswa yang orang tuanya pedagang sebanyak 1 anak dan
2 kelompok lain tidak ada siswa yang orang tuanya pedagang.
 Siswa dari anak pekerja swasta/ BUMN 20 % = 6 anak. Jika dibuat 5 kelompok
berarti masing-masing kelompok ada siswa yang orang tuanya swasta/ BUMN
sebanyak 1 anak dan 1 kelompok lain ada siswa yang orang tuanya swasta
sebanyak 2 anak.
 Untuk kekurangan anggota kelompok dibuat berdasarkan kebijakan guru.
3) Minat siswa ; 15 siswa minat olahraga, 3 minat aspek akademis, 6 minat seni, 6 minat
ketrampilan. Pembagiannya 3 kelompok terdiri dari 1 siswa minat keterampilan, 1
siswa minat seni, 2 siswa minat Olahraga, 1 minat pada aspek akademis, sedangkan 2
kelompok lain berdasarkan kebijakan guru dengan minat yang heterogen.
4) Kemampuan siswa ; 12 siswa pada batas bawah, 12 siswa batas menengah, 6 siswa
pada batas tinggi. Masing-masing kelompok terdiri dari 2 siswa pada batas bawah, 2
siswa pada batas menengah dan 1 siswa pada batas tinggi. Sisanya berdasarkan
kebijakan guru.
5) Preferensi belajarnya ; 12 siswa kinestetis, 9 siswa visual, 9 siswa auditory. Masing-
masing kelompok juga memuat siswa kinestetis, visual dan auditory.
b. Selanjutnya masing-masing kelompok diberikan sebuah permasalahan yang berkaitan
dengan hubungan panjang tali dengan frekuensi dan periode dengan praktikum. Dalam
kegiatan praktikum ini, masing-masing kelompok mencoba berbagai macam panjang tali
kemudian mencari pengaruh panjang tali yang berbeda-beda dengan besarnya frekuensi
dan periode.
c. Masing-masing siswa di dalam tiap-tiap kelompok berdiskusi mencari penyelesaian
masalah sehingga semua siswa kinestetis, visual maupun auditori mudah dalam
memahaminya.

2. Cara mengembangkan kecerdasan majemuk


Cara yang dilakukan untuk mengembangkan kecerdasan majemuk dengan karakteristik di
atas pada materi getaran, antara lain :
a. Setelah diberikan sebuah permasalahan pada masing-masing kelompok, maka setiap
siswa dalam kelompoknya masing-masing melakukan pengamatan, membaca,
menulis dan diskusi dalam kelompoknya. Dalam setiap kelompok dapat membentuk
atau membangun hubungan baik sesuai dengan norma dan agama serta menjaga
hubungan sosial untuk menciptakan suasana yang nyaman. Hal ini berarti guru telah
mengembangkan kecerdasan verbal linguistik dan kecerdasan intrapersonal, serta
kecerdasan interpersonal.
b. Permasalahan yang diberikan kepada tiap kelompok mengenai hubungan antara
panjang tali dengan frekuensi dan periode. Masing-masing kelompok berusaha
menunjukkan ketrampilan dalam pemecahan masalah secara logis, yang didalamnya
memuat perhitungan untuk mencari frekuensi dan periode jika panjang tali beda-beda.
Dalam menyelesaikan perhitungan, siswa diminta untuk tidak mencoret-coret meja
dalam perhitungannya. Hal ini berarti guru telah mengembangkan kecerdasan logis
matematis dan kecerdasan natural.
c. Pada permasalahan hubungan antara panjang tali dengan frekuensi dan periode, siswa
diberikan soal grafik tarif, sehingga siswa dapat mengamati dan membaca grafik
tersebut. Hal ini berarti guru mengembangkan kecerdasan visual spasial.
d. Untuk kecerdasan kinestetik dapat dikembangkan dengan kegiatan ekperimen
mencari hubungan panjang tali dengan besarnya frekuensi dan periode, sehingga
siswa dapat langsung terlibat dalam percobaan.