Anda di halaman 1dari 4

Mengenal Klasifikasi Kode Warna APAR

Berikut ini adalah beberapa klasifikasi kode warna APAR yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan APAR untuk mematikan sumber api yang ada di sekitar Anda.

Berbagai Klasifikasi Kode Warna APAR yang Perlu Diketahui

Klasifikasi kode warna APAR digunakan unuk mempermudah dalam menentukan pemadam kebakaran dengan jenis kebakaran. Hal tersebut sangat penting mengingat bayaknya musibah kebakaran yang muncul dari berbagai penyebab yang berbeda. Dengan memilih klasifikasi kode warna APAR sesuai dengan jenis kebakaran nantinya mampu mengatasi kebakaran secara maksimal sehingga kebakaran bisa diatas secara cepat.

Sebagian besar masyarakat awam mungkin berpendapat bahwa untuk mengatasi kebakaran hanya menggunakan air saja. Padahal belum tentu sepenuhnya benar karena yang lebih baik adalah memilih memadamkan api sesuai dengan jenis kebakaran tersebut dan klasifikasi kode warna APAR sehingga lebih mudah dipadamkan.

Alat pemadam api ringan harus memenuhi standard BS EN3 yang diproduksi dengan tabung berwarna merah dan memiliki tipe yang berbeda. Berikut adalah klasifikasi kode warna APAR yang sesuai dengan standar Internasional :

1. Kode Warna APAR ABC Powder

dengan standar Internasional : 1. Kode Warna APAR ABC Powder Latar Belakang : Warna Biru Huruf

Latar Belakang : Warna Biru Huruf : Warna Putih

Memiliki fitur seperti mengurangi Enisi Dioksin, karet alam dan memiliki selang yang besar untuk membantu proses mematikan sumber api. APAR jenis ADC Powder memiliki ukuran yang ideal sehingga cocok digunakan di berbagai tempat umum. APAR jenis ini memiliki kecepatan tinggi dalam proses mematikan api yang berasal dari bahan minyak, listrik dan kebakaran yang disebabkan oleh propane.

2.

Kode Warna APAR Aqueous Film Forming Foam

2. Kode Warna APAR Aqueous Film Forming Foam Latar Belakang : Warna Kuning Muda Huruf :

Latar Belakang : Warna Kuning Muda Huruf : Warna Hitam

APAR jenis AFFF ini adalah APAR yang menggunakan busa sebagai media pemadaman dan memiliki tekanan tinggi saat digunakan untuk mematikan sumber api. APAR ini mengandung unsure air sehingga APAR jenis ini tidak dianjurkan untuk mematikan sumber kebakaran dari aliran listrik. Alat pemadam kebakaran ringan ini biasa digunakan untuk mematikan sumber api yang berasal dari kayu, tekstil, kertas, batubara atau bahan sejenis kebakaran Kelas B.

3. Kode Warna APAR Carbon Dioxide

sejenis kebakaran Kelas B. 3. Kode Warna APAR Carbon Dioxide Latar Belakang : Warna Hitam Huruf

Latar Belakang : Warna Hitam Huruf : Warna Putih

APAR ini mengandung Carbon Dioxide dan memiliki tekanan tinggi. Alat pemadam kebakaran satu ini dirancang untuk mematikan sumber api yang berasal dari tegangan listrik tinggi. Alat pemadam satu ini menggunakan karbon dioksida dan tidak cocok digunakan untuk mematikan api dari kebakaran kelas A. Kebakaran kelas A adalah kebakaran yang berasal dari benda padat. Carbon Dioxide tidak memiliki tekanan yang cukup untuk mematikan sumber api pada benda padat, justru karbon dioksida akan menghidupkan atau malah memperbesar kebakaran. Alat Pemadam Api Ringan ini biasa Anda temui di Laboratorium, kamar mekanik, dapur dan beberapa tempat penyimpanan yang mudah tersulut api. APAR jenis Carbon Dioxide biasa digunakan di pabrik karena APAR CO2 tidak berwarna, tidak memiliki baud an bersifat kering tidak meninggalkan kotoran di tempat terjadinya kebakaran.

4.

Kode Warna APAR Water

4. Kode Warna APAR Water Latar Belakang : Warna Merah Huruf : Warna Putih APAR jenis

Latar Belakang : Warna Merah Huruf : Warna Putih

APAR jenis Water 300 % lebih cocok digunakan dari pada pemadam api tradisional. APAR yang berisi air bisa digunakan untuk mematikan sumber api yang berasal dari bahan apa saja namun tidak bisa digunakan untuk mematikan sumber api yang berasal dari tegangan listrik. APAR jenis Water bisa digunakan apabila memiliki tanda khusus yang menyatakan bisa digunakan untuk mematikan sumber api dari tegangan listrik. Bila tidak makan APAR jenis Water tidak bisa digunakan untuk mematikan sumber api dari tegangan listrik bila tetap dipaksakan justru akan memberikan kerusakan atau kebakaran yang lebih besar lagi.

5. Kode Warna APAR Wet Chemicals

yang lebih besar lagi. 5. Kode Warna APAR Wet Chemicals Latar Belakang : Warna Kuning Tua

Latar Belakang : Warna Kuning Tua Huruf : Warna Hitam

Memiliki fitur seperti digunakan untuk mematikan api jenis kecil yang disebabkan oleh minyak terbakar dari peralatan dapur, dengan cara semprotkan langsung yang diarahkan ke sumber api. Memiliki bobot ringan dan bersifat ramah lingkungan. Alat pemadam berbahan Cairan Kimia (Wet Chemicals) adalah jenis gas Nitrogen yang memiliki tekanan tinggi dan tidak menimbulkan efek rumah kaca. Cairan Kimia (Wet Chemicals) tidak mengandung vinin klorida dan bisa mengurangi Emisi Dioxin.

6. Kode Warna APAR Clean Agent

6. Kode Warna APAR Clean Agent Latar Belakang : Warna Hijau Huruf : Warna Putih APAR

Latar Belakang : Warna Hijau Huruf : Warna Putih

APAR jenis ini dikembangkan untuk menggantikan APAR jenis Halon yang memiliki keunggulan cepat memadamkan kebakaran, Alat pemadam ini menggunakan liquid gas yang tidak meninggalkan bekas, biaya lebih efektif, cocok ada di daerah pemukiman penduduk dan tidak menimbulkan masalah lingkungan seperti pemanasan global dan penipisan ozon.

Bagi Anda yang membutuhkan APAR sebaiknya ketahui terlebih dahulu tipe ruangan yang akan Anda pasangi APAR sehingga lebih mudah dalam memilih apa sesuai dengan kodenya. Klasifikasi kode warna APAR memang sengaja dibuat agar masyarakat semakin mudah dalam membedakan APAR sesuai fungsinya sehingga bisa mengatasi kebakaran secara cepat dan tepat.