Anda di halaman 1dari 9

CATATAN ASUHAN GIZI

RESUME PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT)


RUANG : …………….
BULAN : …………….
NAMA PASIEN : Nn. Ricca Afriani NO. RM :
TGL LAHIR : TGL MRS :
DIAGNOSA MEDIS : Diabetes Mellitus Tipe I
Assesment Diagnosa Medis Rencana Intervensi Rencana Monitoring & Evaluasi

Assessment Domain Intake (NI) ND.1.1 Makanan biasa Monitoring

AD. Antropometri FH. Riwayat terkait gizi dan makanan


NI.2.1. Asupan oral inadekuat berkaitan dengan BB
ND.1.3. Jadwal pemberian makanan (3x makan FH.1.1.1 Monitoring Asupan Energi Total
yang kurang. Pasien
AD.1.1.1 TB = 133 cm utama dan 2x selingan)
FH 1.2.2.3 Monitoring pola makan/snack
AD. 1.1.2 BB = 29 kg Domain Klinis (NC) (Kemampuan mengurangi konsumsi
NC.2.2. Perubahan nilai lab terkait gizi, berkaitan ND.1.2.4 makanan/minuman tertentu/kelompok
makanan tinggi gula sederhana)
AD. 1.1.5 IMT = 16,39 (normal) dengan kadar gula sewaktu yang tinggi. makanan/ minuman tertentu
FH 1.5.5. Monitoring asupan karbohidrat.
NC.3.2. Penurunan BB yang tidak diharapkan,
A. Hindari makanan yang menggandung gula FH 4.1 Monitoring pengetahuan terkait
BD. Biokimia berkaitan dengan penuruan BB kurang lebih 2 kg
sederhana (gula pasir, gula jawa, sirop, jam makanan dan zat gizi (Kemampuan pasien
a. BD.1.5.1. Glukosa Darah Puasa dalam setengah bulan.
,jelly) mengetahui makanan yang boleh dan tidak
Tanggal 14 September 2005 = 345
boleh dimakan)
mg/dl (tinggi, normal = < 100 mg/dl) Domain Perilaku dan Lingkungan (NB) ND.1.5. lain lain
Tanggal 24 September 2005 = 479 BE.2.2 Monitoring Perubahan perilaku
NB.1.6. Kurang patuh mengikuti rekomendasi gizi,
Jenis Diet DM tipe 1
mg/dl (tinggi, normal = < 100 mg/dl) (Kemampuan memilih makanan sehat)
berkaitan dengan penderita yang tidak kontrol secara B. Rute pemberian makan : Oral
Tanggal 15 November 2005 = 319 C. Bentuk makanan biasa S.1. Dampak terhadap tanda/gejala fisik
teratur.
mg/dl (tinggi, normal = < 100 mg/dl) S.1.1.5. Memonitor berat badan secara
b. BD. 1.5.2. Glukosa Sewaktu E.1. Edukasi Gizi – Materi / Isi
Tanggal 4 Februari 2006 = 294 mg/dl berkala

(tinggi, normal = < 100 mg/dl)


Tanggal 6 maret 2006 = 115 mg/dl E.1.4. Kaitan gizi dengan kesehatan/penyakit S.1.1.1. Pengukuran antropometri awal-akhir

(tinggi, normal = < 100 mg/dl) (Gizi seimbang penderita penyakit Diabetes
S.1.1.2. Memantau IMT
Melitus)
Evaluasi
PD. Klinis Fisik  Asupan energy sesuai kebutuhan
E.1.7. Lain – lain (Prinsip gizi seimbang dan diet setiap hari
PD.1.1.8. mata = konjungtiva tak anemis,  Keluarga pasien dapat memilihkan
untuk penyakit Diabetes melitus Makanan yang
sklera ikterik makanan yang makanan yang sehat
dianjurkan dan tidak dianjurkan untuk penderita
 Kadar glokusa dalam darah normal
PD.1.1.13. Bibir = POC (-/-) penyakit Diabetes melitus)  Berat badan dan IMT normal
 Keluarga pasien dapat mengurangi
Mulut = tidak ada kelainan
E.1.5. Rekomendasi Modifikasi pemberian konsumsi makanan tinggi
Langit-langit = intak (Penjelasan tentang diet diabetes melitus tipe 1, gula sederhana pada pasien
 Keluarga pasien mengetahui
makanan yang boleh dan tidak)
Faring = tidak hiperemis makanan yang boleh dan tidak boleh
diberikan kepada pasien
Tonsil = T1-T1 tenang F. Terapi diet
a. Jenis diet : Diet Diabetes Melitus tipe
PD.1.1.15. Leher = retraksi suprasternal (-) 1
b. Bentuk makanan : Biasa
Kelenjar getah bening c. Cara pemberian : Oral
tidak terasa membesar d. Frekuensi pemberian : 3x makan utama
2x selingan
PD.1.1.18 gigi dan gusi = tidak ada G. Tujuan diet Diabetes Melitus
a. Mengendalikan kadar glukosa darah dan
pendarahan
tekanan darah
Hidung = PCH (-/-) b. Mencegah menurunnya fungsi ginjal
c. Mempertahankan keseimbangan cairan dan
Telinga = sekret (-/-) elektrolit
d. Mencapai dan mempertahankan kadar lipid
normal
e. Memberi cukup energi untuk
DINDING DADA/PARU
mempertahankan atau mencapai berat
Inspeksi : bentuk dan gerak simetris badan normal
f. Menghindari atau menangani komplikasi
akut pasien yang menggunakan insulin
retraksi interkostal (-) seperti hipoglikemia, komplikasi jangka
pendek dan jangka lama, serta masalah
Palpasi : vokal fremitus kanan =
yang berhubungan dengan latihan jasmani
kiri g. Meningkatkan derajat kesehatan secara
keseluruhan melalui gizi yang optimal.
Perkusi : sono
H. Prinsip diet Diabetes Melitus
a. Energi cukup
Auskultasi : VBS kanan = kiri; b. Protein cukup (10 – 15% kebutuhan
crackles (-/-); wheezing (-/-) energi total)
c. Lemak sedang (20 – 25% kebutuhan
JANTUNG
energi total)
d. Karbohidrat sedang (60 – 70% sisa
Inspeksi : tidak tampak ictus cordis
kebutuhan total)
Palpasi : ictus cordis di ICS V e. Membatasi konsumsi gula khususnya

LMCS gula sederhana


f. Vitamin dan mineral cukup
Perkusi : batas kiri jantung LMCS, I. Syarat Diet Diabetes Melitus
batas kanan LSD a. Energi cukup untuk mencapai dan

Auskultasi : bunyi jantung I & II murni mempertahankan berat badan normal yaitu

reguler sebesar 2080 kkal.


b. Kebutuhan protein normal, yaitu 15% dari
PERUT
kebutuhan energy total yaitu sebesar 78 kal

Inspeksi : datar, lembut. c. Kebutuhan lemak sedang, yaitu 25% dari


kebutuhan energy total yaitu sebesar 57,78
Palpasi
kal.
Hepar : tak teraba membesar d. Kebutuhan karbohidrat adalah sisa dari
kebutuhan energy total, yaitu 60 % yaitu
Lien : tak teraba membesar
sebesar 312 kal
Auskultasi : bising usus (+) normal e. Penggunaan gula murni dalam minuman
dan makanan tidak diperbolehkan kecuali
jumlanya sedikit sebagai bumbu.
EKSTREMITAS f. Penggunaan gula alternative dalam jumlah
terbatas.
Atas : akral hangat,
g. Asupan serat dianjurkan 25 gram/hari
edema (-), sianosis (-)
dengan me ngutamakan serat larut air
Bawah : akral hangat, yang terdapat dalam sayur dan buah.
edema (-), sianosis (-) h. Pasien DM dengan tekanan darah normal
diperbolehkan mengonsumsi natrium
dalam bentuk garam dapur seperti orang
CH.Client History sehat, yaitu 3000 mg/hari. Apabila
mengalami hipertensi, asupan garam harus
CH.1.1.Data Personal
dikurangi (Diet Garam Rendah).
CH.1.1.1 Umur = 9 tahun i. Cukup vitamin dan mineral. Apabila
asupan dari makanan cukup, pemanbahan
CH.1.1.2 Jenis Kelamin = Perempuan
vitamin dan mineral dalam bentuk
suplemen tidak diperlukan
CH.2.1 Riwayat Medis Pasien
CH.2.1.1 keluhan pasien

Akhir Januari 2005, pasien mengeluh


sering buang air kecil pada malam hari.
J. Perhitungan zat gizi
Terkadang buang air kecil sampai 7 kali
a. Berat Badan Ideal
dalam 1 malam. Keluhan disertai dengan BBI: 2(n) + 8
2(9) + 8= 26 kg
penurunan berat badan kurang lebih 2 kg
b. Kebutuhan Zat Gizi Sehari Kebutuhan
dalam setengah bulan. Penderita juga Energi 1000 + umur x 100
sering merasa haus dan lapar. Kemudian =1000 + 9 x 100
= 1900 kkal
oleh orang tua, penderita dibawa ke dokter
(+) = 2090 kkal
dan setelah diperiksa kadar gula darah, (-) = 1710 kal
penderita dinyatakan sakit kencing manis Kebutuhan Protein = 15% kebutuhan
(GDS = 420 mg/dl). energi : 4
= 15 % 1900 : 4
Awal September 2005, penderita
= 71,25 kal
masuk ICU RSHS karena pada saat di (+) = 78,4 kal
(-) = 64 kal
rumah penderita merasakan sesak nafas
Kebutuhan Lemak = 25% kebutuhan
hingga tidak sadarkan diri. Penderita
energi : 9
dirawat di ICU dan diberikan obat suntik.
= 25% 1900: 9
Setelah dirawat di ICU penderita di
= 52,78 kal
anjurkan untuk kontrol setiap bulannya ke (+)= 58,05 kal
poli endokrin anak RSHS. (-) = 47,50 kal
Kebutuhan Karbohidrat = 60%
kebutuhan energi :4

= 60% 1900 :4
= 285 kkal
(+) = 313,5 kkal
(-) = 256,5 kkal
c. Distribusi Makan Pagi dan Makan
Malam:
Kebutuhan Energi 25% kebutuhan
energi
= 25% x 1900
=475 kkal
(+) = 522,5 kkal
(-) = 427,5 kkal
Kebutuhan Protein = 25% kebutuhan
protein
= 25 % 71,25
= 17,81 kal
(+) =19,59 kal
(-) = 16,02 kal
Kebutuhan Lemak = 25% kebutuhan
lemak
= 25% 52,78
= 13,19 kal
(+)= 14,50 kal
(-) = 11,87 kal
Kebutuhan Karbohidrat = 25%
kebutuhan karbohidrat

= 25% 285
= 71,25 kal
(+) = 78,37 kal
(-) = 64,12 kal
Snack Pagi dan Sore
Kebutuhan Energi 10% kebutuhan
energi
= 10% x 1900
=190 kkal
(+) = 209 kkal
(-) = 171 kkal
Kebutuhan Protein = 10% kebutuhan
protein
= 10% 71,25
= 7,125 kal
(+) = 7,83 kal
(-) = 6,4 kal
Kebutuhan Lemak = 10% kebutuhan
lemak
= 10% 52,78
= 5,278 kal
(+)= 5,8 kal
(-) = 4,75 kal
Kebutuhan Karbohidrat = 10%
kebutuhan karbohidrat

= 10% 285
= 28,5 kal
(+) = 31,35 kal
(-) = 25.65 kal
Makan Siang
Kebutuhan Energi 30% kebutuhan
energi
= 30% x 1900
= 570 kkal
(+) = 627 kkal
(-) = 513 kkal
Kebutuhan Protein = 30% kebutuhan
protein
= 30% 71,25
= 21,375 kal
(+) =23,51 kal
(-) = 19,23 kal
Kebutuhan Lemak = 30% kebutuhan
lemak
= 30% 52,78
= 16 kal
(+)= 17,6 kal
(-) = 14,4 kal
Kebutuhan Karbohidrat = 30%
kebutuhan karbohidrat

= 30% 285
= 85,5 kal
(+) = 94,05 kal
(-) = 76,95 kal

K. Bahan Makanan yang Dianjurkan


a. Sumber karbohidrat kompleks, seperti
nasi, roti, mie, kentang, singkong, ubi,
dan sagu
b. Sumber protein rendah lemak, seperti
ikan, ayam tanpa kulit, susu skim,
tempe, dan kacang-kacangan
c. Sumber lemak dalam jumlah terbatas
yaitu bentuk makanan yang mudah
dicerna. Makanan terutama diolah
dengan cara dipanggang, dikukus,
disetup, direbus, dan dibakar.

L Bahan Makanan yang Tidak Dianjurkan


1) Mengandung banyak gula sederhana,
seperti:
a. Gula pasir, gula jawa
b. Sirop, jam, jeli, buah-buahan
yang diawetkan dengan gula,
susu kental manis, minuman
botol ringan, dan es krim
2) Mengandung banyak lemak, seperti:
cake, makanan siap saji (fast food),
goreng-gorengan.
3) Mengandung banyak natrium, seperti
ikan asin,makanan yang diawetkan
4) Kue-kue manis, dodol, cake, permen,
abon, dendeng manis.

a.