Anda di halaman 1dari 13

Healthcare Innovation

Challenge 2018

SMART DOCTOR TO SMART COMMUNITY


dr. Achmad Mediana SpOG
5
1
SAMPLES INDONESIAN HEALTHCARE
CURRENT SITUATION

Kedokteran dan 2
Kesehatan Kuratif - Preventif 3
Acuan Standar
Apa Beda Kedokteran dan Kesehatan Kenapa saat ini pola tindakan kuratif lebih
? Mana yang ruang lingkupnya lebih mengemuka dibanding dengan preventif ? Tidak ada standar yang jelas,
luas ? Exp : Ada apa dengan BPJS ? exp : ANC, Kapan harus
periksa Gigi Anak ? dsb

5 Dukungan Sistem / IT Belum


4 Model Praktek Dokter & Rumah Sakit : Maksimal
Model praktek dokter: terintegrasi ? memiliki data yang Teknologi kesehatan semakin canggih, tetapi lebih ke alat.
dapat dievaluasi ? Rumah Sakit : Data Kualitas Medis ? How Infrastruktur teknologi kesehatan belum maksimal, mis :
They Measure The Quality ? dsb Data terintegrasi, Kemenkes pun masih kesulitan,
Teknologi prog kesehatan di komunitas msh jarang.
Bagaimana Peran Teknologi di Bidang Kesehatan ?
Apa Tantangan dan Peluangnya Saat ini ?

UTILISASI TEKNOLOGI TANTANGAN PELUANG

Teknologi saat ini Belum adanya Standar Local Evidence Based


dipergunakan sebagai dan Model ya, Cara Medicine, Big Data,
pendukung kegiatan : Berpikir (switching Diseases Control,
Care System, paradigm), Masalah PionerMedical
Registered System, aturan Birokrasi dan Technology Innovator
Data Medical Quality Kemauan pengambil based on : data based
Evaluation, Information keputusan dan / experience based /
Center, Reporting dan pelaksana untuk evidence based, Bio
Dashboard mengesekusi, Bank, Business
Fetal Origin Of Adult
Diseases (FOAD)
The risk of a number of chronic
diseases in adulthood such as
DIABETES MELLITUS,
HYPERTENSION, AND CORONARY
HEART DISEASE may have their
origins before birth (NUTRITIONS
AND GENES)
SMART HEALTH COMMUNITY
Gagasan untuk membuat konsep dengan mengembangkan suatu area dengan menggabungkan
Teknologi dan Infrastruktur dibidang kesehatan yang terintegrasi berbasis internet seluler
di era masyarakat modern

SMART HEALTH COMMUNITY TERDIRI DARI 3 KOMPONEN YANG MEMILIKI


STANDAR PENGUKURAN SERTA DATA YANG SALING TERITEGRASI UNTUK DAPAT
DIEVALUASIDI BIDANG : KESEHATAN, PENDIDIKAN DAN LINGKUNGAN

EDUKASI ; Bagaimana dalam komunitas


KESEHATAN : Bagaimana dalam komunitas LINGKUNGAN : Bagaimana didalam komunitas
Kesehatan dan Pendidikan tidak berjalan
terdapat konsep pemantauan, pendampingan standar Pengelolaan air limbah, sanitasi,
sendiri-sendir tetapi dapat terkoneksi dan
dan edukasi kesehatan termasuk didalamnya kebersihan makanan dan minuman, dsb
dapat saling melengkapi, karena kesehatan dan
safe community
Pendidikan tidak dapat dipisahkan
Indonesia has health regulations regarding the
parameters of a healthy community
Healthy Family Indicator
(based on Minister of Health Regulation 39 of 2016)

1. Keluarga Mengikuti KB  Meskipun pemerintah telah memiliki panduan


2. Ibu Bersalin di Fasilitas Kesehatan (FasKes)  terkait Parameter Keluarga Sehat, namun berapa
parameter spesifik belum ada, sistem IT dalam
3. Bayi mendapatkan Imunisasi dasar lengkap 
da pengumpulan data untuk evaluasi belum ada.
4. Bayi diberi ASI eksklusif selama 6 bulan 
5. Tumbuh kembang balita dipantau setiap bulan  AMS saat ini sedang on progress untuk membuat
6. Penderita TB Paru Berobat sesuai standar  aplikasi Personal Health Assistant (PHA) dan
Senso One (bekerjasama dengan IDBH Belanda)
7. Penderita Hipertensi berobat secara teratur 
Medical Dashboard for Healthcare and Education
8. Penderita Gangguan Jiwa Berat tidak terlantar  (bekerjasama dan di ilhami konsep dari Finlandia)
9. Tidak ada anggota keluarga yang merokok  , sebagai upaya untuk melakukan pendampingan,
10. Keluarga memiliki akses kepada Air bersih  pengumpulan data based (evidence) maupun
edukasi kearah preventif bagi Pasien, Rumah
11. Keluarga memiliki Jamban Sehat 
Sakit, Keluarga dan komunitas.
12. Keluarga memilikidan menjadi anggota KIS / BPJS 
IDEAL CONCEPT OF SMART HEALTH COMMUNITY
WHAT WE [AMS] HAVE
DONE TODAY IN
HEALTHCARE
APPLICATION AND
TECHNOLOGY ?
• Tidak ada perubahan signifikan sistem kesehatan di Indonesia
(khususnya penyebab kematian Ibu dan Bayi)

• Pendekatan preventif kesehatan sudah saatnya tidak berjalan


sendiri-sendiri (kesehatan,Pendidikan dan lingkungan) harus
memiliki standar, parameter dan saling terintegrasi satu sama lain.

• Penerapan Teknologi harus Tepat sasaran dan Tepat Guna bukan


hanya teknologi kesehatan yang kuratif tetapi preventif berfokus ke
Kualitas Medis.

• Perlu inovasi teknologi kesehatan yang inovatif untuk masuk ke


komunitas, bukan melulu pengembangan kearah pendukung
fasilitas kesehatan dan pasien.
THANK YOU