Anda di halaman 1dari 9

Modul 1&2 –Praktikum Administrasi Sistem Komputer

Andy Triwinarko – Tri Ramadani Ardjo – Dwi Ely Kurniawan

TEKNIK INFORMATIKA
POLITEKNIK NEGERI BATAM
2016
Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 2

Daftar Isi

MODUL 2-1 KONFIGURASI JARINGAN LINUX 3


Pendahuluan 3
Tujuan 4
Perlengkapan 4
Praktikum 4
Lab 2 -1 Mempersiapkan konfigurasi jaringan di virtual box 4
Lab 2-2 Konfigurasi Alamat IP 5

MODUL 2-2 PACKET MANAGEMENT 6


Pendahuluan 6
Tujuan 7
Perlengkapan 7
Praktikum 7
Lab 2-3 Konfigurasi server repositori 7
Lab 2-4 Manajemen Paket 7

MODUL 2-3 TELNET DAN SSH SERVER 8


Pendahuluan 8
Tujuan 8
Perlengkapan 8
Praktikum 8
Lab 2-5 Telnet Server 8
Lab 2-6 SSH Server 9

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 3

Modul 2-1 Konfigurasi Jaringan Linux


Pendahuluan
Pada praktikum kali ini kita akan mengeksplorasi konfigurasi jaringan pada ubuntu
server. Pertama-tama Kita akan melakukan persiapan pada mesin virtual dengan
menambahkan dua buah ethernet/kartu jaringan virtual. Kemudian kita mencoba
melakukan dua jenis konfigurasi, yaitu konfigurasi alamat IP dinamis (dhcp) dan
statis. Untuk memeriksa kartu jaringan anda gunakan perintah sebagai berikut :

ifconfig

Catatan : untuk menghidupkan ethernet/kartu jaringan kita ketikkan perintah


ifup, sedangkan untuk mematikannya gunakan perintah ifdown.

File konfigurasi jaringan pada OS ubuntu server ada pada :

/etc/network/interfaces

Silahkan gunakan teks editor favorit anda (vi/vim, nano, pico, dll) untuk
melakukan konfigurasi jaringan yang anda kehendaki. Berikut ini adalah contoh
untuk melakukan konfigurasi alamat IP secara dinamis untuk eth0 dan
konfigurasi alamat IP secara statis untuk eth1.

auto lo
iface lo inet loopback
auto eth0
iface eth0 inet dhcp # setting mengggunakan DHCP
auto eth1
iface eth0 inet static # setting menggunakan IP statis
address 192.168.56.100
netmask 255.255.255.0

Catatan : pada lingkungan server yang sebenarnya, untuk konfigurasi alamat IP


secara statis dapat ditambahkan informasi mengenai alamat gateway.

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 4

Setelah melakukan konfigurasi pada file /etc/network/interfaces maka


langkah selanjutnya adalah merestart service networking anda, dengan
mengetikkan perintah berikut :

/etc/init.d/networking restart

Catatan : selain melakukan perintah restart, anda juga dapat melakukan


perintah lain seperti start untuk memulai service networking anda dan perintah
stop untuk menghentikan service networking anda.

Tujuan
 Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi jaringan secara dinamis pada
Server Ubuntu
 Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi jaringan secara statis pada
server Ubuntu
 Mahasiswa mampu memulai, mematikan dan me-restart servis jaringan
pada server Ubuntu

Perlengkapan
 Sebuah PC
 Software VirtualBox
 Sebuah virtual machine yang sudah terinstall ubuntu server

Praktikum
Lab 2 -1 Mempersiapkan konfigurasi jaringan di virtual box
1. Tambahkan ethernet/kartu jaringan baru pada virtual box anda dengan
cara sebagai berikut:
a. Klik File  Preferences
b. Pilih Tab Network
c. Akan muncul jendela Host0only network, jika masih kosong
tambahkan dengan cara klik tombol Add (+), jika sudah ada isinya
klik tombol OK
2. Konfigurasi ethernet anda
a. Klik tombol settings pada virtual machine anda
b. Pilih tab Network
c. Klik tab Adapter 1 dan pastikan checklist Enable Network Adapter
sudah dipilih, dan pada isian Attached to : pilih NAT

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 5

d. Klik tab Adapter 2 dan pastikan checklist Enable Network Adapter


sudah dipilih, dan pada isian Attached to : pilih Host-Only Adapter
3. Hidupkan server anda dan periksa keberadaan kartu jaringan anda
a. Login ke dalam ubuntu server
b. Ketikkan perintah lspci, jika ada dua buah ethernet card dalam
server anda maka penambahan kartu jaringan anda di virtualbox
berhasil
4. Periksa juga pada host virtual machine anda dengan mengetikkan perintah
ifconfig, jika muncul ethernet vboxnet0, maka penambahan kartu jaringan
anda berhasil.

Lab 2-2 Konfigurasi Alamat IP


1. Ketikkkan perintah ifconfig untuk mengetahui konfigurasi jaringan anda
saat ini
2. Konfigurasi alamat IP anda pada file /etc/network/interfaces
sesuai dengan contoh pada bagian pendahuluan di atas (eth0
menggunakan IP dinamis/dhcp dan eth1 menggunakan IP statis dengan
alamat IP 192.168.56.100)
3. Ketikkan perintah untuk merestart service networking anda
4. Periksa ulang konfigurasi jaringan anda dengan mengetikkan perintah
ifconfig, jika dua buah ethernet anda sudah memberikan alamat IP yang
sesuai maka konfigurasi sudah berhasil
5. Periksa konektivitas antara guest virtual machine anda dengan mesin host
a. Dari virtual machine : ping 192.168.56.1
b. Dari Host machine : ping 192.168.56.100

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 6

Modul 2-2 Packet Management


Pendahuluan
Kebanyakan distribusi Linux saat ini sudah memiliki sistem manajemen paket yang
sudah dilengkapi dengan repositori sebagian besar software yang umum
digunakan secara online di internet. Hal ini akan mebuat proses install maupun
uninstall software di OS Linix menjadi mudah. Kita juga bisa membuat server
repositori lokal pada jaringan kita sehingga kita tidak memerlukan akses internet
ketika akan menginstall software karena sudah tersedia pada repositori lokal kita.

Untuk ubuntu server kita, sistem paket manajemennya bisa menggunakan apt-get
maupun aptitude. Kedua sistem ini menggunakan dpkg sebagai back-end nya.
Untuk distro linux ubuntu yang sudah memiliki GUI anda dapat menggunakan
synaptic untuk melakukan manajemen paket ini.

Untuk memeriksa apakah sebuah paket/software terinstall gunakan perintah :


dpkg -l

Catatan : tanda ii pada awal baris menandakan bahwa paket/software sudah


terinstall

Kita juga dapat menggunakan dpkg-i untuk menginstall paket dan dpkg –r
untuk meguninstall paket. Tetapi untuk melakukan ini kita harus memeriksa
kebergantungan/dependency software secara manual. Untuk memeriksa
kebergantungan/dependency software secara otomatis, kita dapat menggunakan
aptitude atau apt-get. Berikut ini adalah daftar perintah penting menggunakan
apt-get :

- apt-get update  untuk mengupdate dari server repositori


- apt-get install  untuk menginstall paket/software
- apt-get purge  untuk meremove paket/software beserta file konfigurasi

Catatan : gunakan man apt-get atau man aptitude untuk memperoleh keterangan
lebih detail.

Untuk mengubah-ubah resource list kita kepada server repositori yang diinginkan,
kita dapat melakukan konfigurasi dengan cara mengedit file
/etc/apt/sources.list

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 7

Tujuan
 Mahasiswa mampu melakukan konfigurasi server repositori lokal
 Mahasiswa mampu melakukan sistem manajemen paket pada OS ubuntu
server

Perlengkapan
 Sebuah PC yang sudah terinstall VirtualBox
 Sebuah virtual machine yang sudah terinstall ubuntu server
 Sebuah server repositori lokal

Praktikum
Lab 2-3 Konfigurasi server repositori
1. Bukalah web browser pada host machine anda dan ketikkan alamat
172.16.67.253 pada browser anda. Ini adalah alamat server repositori lokal
anda dan pada halaman web tersebut ada petunjuk untuk melakukan
konfigurasi repositori lokal
2. Kembali ke virtual machine ubuntu server anda. Copy file
/etc/apt/sources.list menjadi file
/etc/apt/sources.list.ori sebagai file back up anda
3. Bukalah file /etc/apt/sources.list dengan text editor anda
4. Hapus semua isi file ini dan ubahlah menjadi seperti pada petunjuk
konfigurasi repositori lokal yang ada pada http://172.16.67.253. Pastikan
bahwa repositori yang anda tuju sesuai dengan ubuntu server yang anda
install.
5. Setelah selesai mengedit, silahkan simpan file
/etc/apt/sources.list anda.
6. Ketikkan perintah apt-get update
7. Jika berhasil maka apt-get akan mendownload semua file yang
dibutuhkan dari server repositori lokal anda.

Lab 2-4 Manajemen Paket


1. Lakukan verifikasi apakah gcc sudah terinstall pada sistem anda
2. Install aplikasi telnet server (telnetd) dan ssh server (openssh-server)
untuk keperluan praktikum kita berikutnya dengan menggunakan apt-get.

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 8

Modul 2-3 Telnet dan SSH Server


Pendahuluan
Salah satu fitur yang dapat dimanfaatkan oleh seorang sysadmin adalah remote
connection. Dengan remote connection ini, seorang sysadmin tidak perlu berada
di depan komputer yang bersangkutan untuk melakukan proses konfigurasi
ataupun maintenance. Walaupun banyak manfaatnya fitur ini juga dapat
menimbulkan celah keamanan yang harus diperhatikan. Untuk mendapatkan
informasi tentang kedua fungsi remote connection ini silahkan pergi ke :

- http://en.wikipedia.org/wiki/Telnet
- http://en.wikipedia.org/wiki/Secure_Shell atau
http://id.wikipedia.org/wiki/SSH
- google.com

Tujuan
 Mahasiswa mampu melakukan instalasi paket telnet server dan ssh server
pada OS ubuntu server
 Mahasiswa mampu melakukan remote connection ke ubuntu server
dengan menggunakan telnet client
 Mahasiswa mampu melakukan remote connection ke ubuntu server
dengan menggunakan ssh client

Perlengkapan
 Sebuah PC yang sudah terinstall VirtualBox
 Sebuah virtual machine yang sudah terinstall ubuntu server
 Sebuah server repositori lokal

Praktikum
Lab 2-5 Telnet Server
1. Instalasi paket Telnet server (telnetd) pada ubuntu server anda
2. Lakukan koneksi dari host anda ke ubuntu server dengan perintah :

telnet 192.168.56.100

3. Lakukan login dengan cara memasukkan username dan password anda


4. Jika username dan password anda benar, maka anda akan terhubung ke
ubuntu server

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam


Modul Praktikum Administrasi Sistem Komputer 9

Lab 2-6 SSH Server


1. Instalasi paket SSH server (openssh-server) pada ubuntu server anda
2. Lakukan koneksi dari host anda ke ubuntu server dengan perintah :
ssh administrator@192.168.56.100
3. Masukkan password user administrator anda
4. Jika password anda benar maka anda akan terhubung ke ubuntu server
5. Gunakan command scp untuk mengkopi sebuah file dari pc local anda ke
remote server
6. Gunakan command scp untuk mengkopi sebuah file dari remote server
anda ke pc lokal anda.

Teknik Informatika – Politeknik Negeri Batam