Anda di halaman 1dari 1

PERHATIAN

Lakukan :
- Persiapkan bahan khotbah / sharing dengan baik dan matang. Pelajari bahan tuntunan sehingga topiknya sudah dikuasai.
- Perlengkapi penyampaian dengan hal-hal yang mendukung topik, seperti kesaksian – ilustrasi – referensi ayat lain – dsb.
- Apabila dianggap perlu, buatlah lembaran khusus untuk memudahkan penyampaian topik, misalnya dengan lembaran sharing yang
akan diisi bersama seluruh jemaat ( Perhatikan : Bukan lembaran ini !! ).
- Senantiasa menyiapkan catatan khusus tersendiri (catatan khotbah) yang ukurannya tidak melebihi ukuran Alkitab pembicara.
- Ajaklah jemaat untuk bersharing sehingga dapat membantu mereka untuk memahami Firman Tuhan dan bertumbuh.
Peringatan :
- Jangan mempersiapkan khotbah / sharing dengan mendadak.
- Jangan membawakan khotbah dengan cara berlebihan, melainkan sederhana dan bersifat praktis, agar mudah dipahami pendengar.
- Dengan cara apapun, jangan membagikan / mengcopy bahan tuntunan ini kepada jemaat.
- Jangan membacakan bahan tuntunan ini begitu saja. Ingat : buat dan gunakan catatan khotbah!
COOL – SELASA 23 MEI 2017
EVALUASI TOPIK MINGGU LALU TENTANG “MAKNA KENAIKAN TUHAN YESUS”.
SEBUTKAN 3 MAKNA DARI PERISTIWA KENAIKAN TUHAN YESUS KE SURGA!

PENUH DENGAN ROH KUDUS


Ref: Kisah Para Rasul 2:4 <1>

PENDAHULUAN
Setelah kenaikan Tuhan Yesus ke Surga, terjadilah peristiwa Pentakosta, yaitu hari hari pencurahan Roh
Kudus atas murid-murid Tuhan. Pencurahan Roh Kudus bukan saja terjadi pada masa itu, tapi juga
masih terjadi sampai hari ini. Saat kita lahir baru, kita menerima Roh Kudus. Ini adalah meterai
keselamatan yang kita terima (Ef.1:13) <2>. Namun kita juga perlu dibaptis oleh Roh Kudus sehingga
kita bisa penuh dengan Roh Kudus dan bisa berbahasa roh.

URAIAN
Bagaimana kita bisa senantiasa penuh Roh Kudus?
1. Memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan (Yoh.4:23) <3>.
- Diperoleh dengan cara disiplin bersaat teduh dengan firmanNya dan memiliki gaya hidup sebagai
penyembah (Doa-Pujian-Penyembahan menjadi kesukaan).
- Tanda orang yang intim dengan Tuhan:
• Menyukai firman Tuhan (membaca dan mempercayai). Saat tidak memahami, berdoalah agar
Roh Kudus memberikan pengertian; dan lihatlah bagaimana Ia berbicara secara pribadi
kepada kita melalui firmanNya tersebut (firman jadi rhema).
• Ada Program HEBAT: Baca dan renungkan setiap hari.
• Tidak sulit untuk bisa taat perintah Tuhan (Yoh.14:15) <4>.
2. Menjaga kasih mula-mula (Why.2:4) <5>.
- Terus menerus menjadikan Tuhan Yesus sebagai yang paling utama dalam hidup kita.
- Kasih kita kepada Dia lebih besar dari kasih kita kepada siapa / apa pun.
- Tanda orang yang tidak memiliki kasih mula-mula:
• Hidup kurang bersemangat. Hati dingin terhadap Allah, karena ada yang tidak beres dalam
hidup kita (dosa). Kurang iman. Tidak berbuah.
• Tidak bisa jaga hati: (1) Kehilangan anugerah sukacita dan damai sejahtera, (2) Aliran air
kehidupan jadi tercemar karena dosa, (3) Tidak bisa menciptakan situasi kondisi jadi tambah
baik, (4) Tidak bisa menghilangkan kepahitan / iri hati / kebencian / dendam.

SHARING
“Sudahkah saudara dipenuhi Roh Kudus? Adakah kendala untuk menerima baptisan Roh Kudus,
sehingga tidak bisa penuh Roh Kudus?”

PENUTUP
Buka hati kita dan ijinkan untuk Roh Kudus memenuhi kita. Ketahuilah bahwa Roh Kudus adalah
Penolong yang menyertai kita selama-lamanya. Roh Kudus memberikan kekuatan ilahi, yang kita
butuhkan untuk sanggup menghadapi dan mengatasi pencobaan serta berbagai penderitaan / aniaya.
Penuh dengan Roh Kudus memampukan kita mempertahankan iman dan terus berpegang pada Kristus.
Penuh dengan Roh Kudus membuat kita dapat merasakan suasana aman / nyaman dalam lindungan
kuasaNya. Roh Kudus lah yang mengajar dan mengingatkan kita tentang pengajaran Kristus, sehingga
kita bisa jadi umat pemenang.