Anda di halaman 1dari 2

PEMBERIAN IMUNISASI MENINGITIS HAJI

No. Dokumen
No. Revisi
Klinik Utama Ammariz
JL. KH. Mansyur No. 6 RT. 15/ 04 Tanggal Terbit
Kel. Angsau Kec. Pelaihari
Halaman

Klinik Utama Ammariz


Standar Prosedur Pengelola
Operasional
H. Abu Hanifah, S. Kep, Ns

Pengertian Suaru cara untuk menimbulkan/meningkatkan kekebalan seseorang


secara aktif terhadap suatu penyakit meningitis, sehingga bila kelak ia
terpapar dengan penyakit tersebut tidak akan sakit atau sakit ringan.

Tujuan 1. Persyaratan Wajib untuk penerima vaksi yang akan


berangkat haji/umrah.
2. Memberikan kekebalan aktif untuk penerima vaksin dari
penyakit meningitis.

Kebijakan Bidan dan tenaga kesehan lainnya daoat melakukan sesuai standar
prosedur yang berlaku.

Prosedur A. Persiapan :
1. Pinset
2. Spuit
3. Vaksin Meaningitis dan pelarutnya
4. Desinfektan
5. Safety Box

B. Persiapan pasien
Memberitahukan dan menjelaskan kepada pasien tentang prosedur
yang akan dilakukan.

C. Pelaksanaan :
1) Pastikan penerima vaksin belum imunisasi meningitis atau lama
imunisasi lebih dari 1 tahun jika sebelumnya sudah pernah
imunisasi meningitis.
2) Pastikan penerima vaksin sudah menjalani pemeriksaan tahap
1.
3) Khusus wanita pastikan tidak dalam kondisi hamil.
4) Petugas mencuci tangan
PEMBERIAN IMUNISASI MENINGITIS HAJI

No. Dokumen
No. Revisi
Klinik Utama Ammariz
JL. KH. Mansyur No. 6 RT. 15/ 04 Tanggal Terbit
Kel. Angsau Kec. Pelaihari
Halaman

Klinik Utama Ammariz


Standar Prosedur Pengelola
Operasional
H. Abu Hanifah, S. Kep, Ns

5) Buka tutup vaksin dengan menggunakn pinset.


6) Mengambil vaksin meningitis.
7) Tusukkan jarum suntik kedalam botol pelarut, pastikan ujung
jarum selalu berada didalam cairan vaksin, sedot pelarut
seluruhnya.
8) Masukkan pelarut yang telah disedot pelan-pelan ke dalam vial
vaksin meningitis, kocok-kocok sebentar hingga pelarut
tercampur merata dengan vaksinnya yang dicampur.
9) Sedot vaksin yang telah dicampur/oplos dengan pelarut
menggunakan spuit 0,5 cm.
10) Apabila terdapat gelembung pada alat suntik atau kelebigan
dosis, buang gelembung atau kelebihan dosis yang ada tanpa
mencabut jarum dari botol vaksin.
11) Lepaskan alat suntik dari botol vaksin.
12) Bersihkan daerah yang akan disuntikmpada lengan tangan
kiridengan kapas yang dibasahi air/steril, jangan menggunakan
alkohol/desinfektan sebab akan merusak vaksin tersebut.
13) Suntikkan secara subcutan 45 derajat 1/3 musculus deltoid
dengan permukaan kulit lakukan aspirasi dengan dosis 0,5 cc.
14) Buang langsung alat suntik yang telah digunakan tanpa
menutupnya ke dalam Safety Box.
15) Berikan informasi kepada penerima vaksin, dan kemungkinan
efek samping yag akan dialami sesudah imunisasi serta cara
pengaggulannya.
16) Cuci tangan dengan sabun setiap pemberian imunisasi.
17) Mencatat waktu pemberian vaksin.

Unit Terkait 1. Poliklinik