Anda di halaman 1dari 2

Sinkhole adalah amblesnya tanah yang terjadi dari dalam tanah dengan ciri lubang berbentuk mangkuk

yang terbentuk ketika tanah dibawahnya mengalami kekosongan yang menciptakan depresi (tekanan
penurunan tanah) yang menenggelamkan segala sesuatu disekitarnya.

Ada tiga jenis sinkhole yang terjadi didalam tanah, Yang pertama disebut sinkhole cover-subsidence.
Sinkhole cover subsidence terjadi ketika tanah di permukaan membentuk diri sendiri menjadi gua
didalam bebatuan,lalu kemudian tanah tersebut perlahan-lahan mereda dengan sendirinya. Jadi
sinkhole ini bukanlah termasuk sebuah bencana. Sinkole Ini terbentuk dari waktu ke waktu. Sinkhole ini
akan terjadi selama bertahun-tahun, bisa lebih dari ratusan ribu tahun.

Jenis lain adalah sinkhole cover collapse. Tipe seperti ini yang sering terjadi dan sering menjadi
pemberitaan dimedia. Sinkhole ini cenderung terjadi pada tanah liat. Karena tanah liat ini tercampur
dengan tanah dan kemudian menjadi seperti lem. Ketika terbentuk depresi, atau penurunan tanah ,
tanah terperosok kedalam sebuah gua di bawah tanah dan menciptakan kekosongan dibawah tanah.

Terakhir, sinkhole pelarutan (dissolution). Fenomena ini terjadi setelah batuan dasar mulai larut dan
terkikis sehingga akan membentuk pola drainase di sedimen permukaan. Batuan dasar yang terbuat dari
garam, gypsum, dan anhidrit, dimana campuran ini dikenal gampang menguap, sedangkan batuan dasar
yang terbuat dari batu kapur dan dolomit dikenal gampang mengkarbonasi.

Sinkhole muncul ketika sepetak tanah runtuh dan meninggalkan jejak seperti kawah di permukaan bumi.
Menurut US Geologhical Survey (USGS), fenomena ini umum terjadi di Florida, Texas, Alabama,
Missouri, Kentucky, Tennesse dan Pennsylvania. Tanah di bawah negara-negara ini kaya akan batuan
yang mudah larut seperti kapur, karbonat dan garam. Ketika air tanah mengalir batuan ini dan
menyisakan lubang dibawah tanah dan gua. Sinkhole dapat terjadi akibat proses alami. Sinkhole
biasanya terjadi dikawasan dengan formasi batu gamping/limestone, penyebab utamanya adalah
larutnya batuan sekitar karena pengaruh air dan terbentuk gua dibawah permukaan tanah .

Kejadian Daisatte ini bermula pada tahun 1969. Pada tahun 1969 awalnya terbentuk hanya lubang yang
kecil saja. Lalu berlanjut pada tahun 1981 sinkhole mulai terlihat dan terbentuk. Diperkirakan kejadian
ini telah terbentuk dari runtuhnya kubah garam dan sekarang terlihat seperti sebuah danau yang besar .

Kubah garam adalah sebuah gundukan atau kolom garam dalam jumlah besar yang terangkat ke
permukaan bumi karena perbedaan massa jenis batuan dengan massa jenis garam itu sendiri. Ada
setidaknya 2 faktor yang mempengaruhi terjadinya kubah garam yaitu :

a. Ketika garam terkubur dari beberapa ribu meter didalam bumi maka diakan memiliki massa
jenis yang lebih rendah dari batuan sedimen disekitarnya.
b. Garam memiliki kemampuan untuk mengalir dan berubah bentuk ketika berada di dalam
tekanan tinggi.

Penyebab 2008 sinkhole belum diketahui , tetapi runtuhnya kubah garam di Daisetta di diduga menjadi
penyebabnya dan diduga disebabkan oleh sebuah perusahaan pengeboran minyak dari daerah tersebut.
Pada tahun 1981 sinkhole terlihat sedalam 250 kaki ( 75 m ) dan lebarnya sedalam 30 kaki ( 9 m ) .pada
malam hari setelah 2008 sinkhole terbentuk , penyebabnya dimula terlihat stabil , namun para pejabat
masih melihatnya sebagai risiko potensial terhadap keselamatan warga kota . Dengan panjang 600 × 525
kaki ( 180 × 160 m ) dan kedalaman maksimum 150 meter ( 45 m ) , [ 8 ] sinkhole itu dijuluki " Sinkhole
de Mayo " oleh penduduk setempat ataupun disebut " Cinco de Mayo "

Di daisetta, Texas belum lama ini (mei 2008), yang diawali oleh amblesnya tanah selebar 20 kaki di satu
daerah permukiman, menjadi meluas hingga 900 kaki dengan kedalaman 100 kaki dalam sehari dan
menelan tiang-tiang telpon, bangunan-bangunandan kendaraan. Akan tetapi pada sinkhole di daisetta
munculnya endapan seperti lumpur atau minyak. Endapan minyak dan lumpur yang ditimbulkan turut
membahayakan beberapa rumah tinggal di dekatnya

Berikut ini adalah gejala umum ketika akan terjadi sinkhole :

a. Pertama ini terjadi pada daerah yang batuan dasarnya (batu gamping)
b. Gejala-gejala sebelum terjadinya amblesan ini sering didahului oleh gejala –gejala perubahan
system hydrologi. Adanya danau baru segera setelah hujan (air limpasan) terutama pada daerah
cekungan.
c. Dijumpai retakan-retakan tanah. Misalnya pohon-pohon yang miring menuju kearah titik yang
sama (pusat amblesan)
d. Aliran sungai bawah tanah bisa saja tertutup yanag menunjukan adanya kemungkinan runtuhan
bawah tanah
e. Uji pengeboran