Anda di halaman 1dari 3

TATA CARA TEDHAK SITEN

Prosesi Upacara Turun Tanah MUHAMMAD ZAIN AL BARRA

“Assalamualaikum Warrohmatullohi Wabarrokatu”

Syukur Alhamdullilah, pada pagi hari ini kita bersama dapat hadir dan menyaksikan jalanya
upacara turun tanah dari MUHAMMAD ZAIN AL BARRA

,untuk mengawali prosesi Upacara Turun Tanah ini , agar semua prosesi dapat berjalan
dengan lancar dan senantiasa mendapatkan ridho dari allah swt, terlebih dahulu kita baca;
“BISMILLAHIRROHMANIRROHIIM“

TAHAP 1
Untuk Prosesi Upacara pertama, menginjak tetel tujuh warna :
Dipersilahkan kepada MUHAMMAD ZAIN AL BARRA bersama kedua orang tua, untuk
segera menempati dan membimbing menuju tatanan tetel yang sudah dipersiapkan.
1) Untuk pijakan pertama
Ananda dipijakan Tetel yang berwarna MERAH, warna merah pada tetel yang
dipijak ananda Melambangkan KEBERANIAN.
2) Selanjutnya dipersilahkan ananda untuk menginjak tetel Warna PUTIH, tetel
warna putih ini merupakan perlambang KESUCIAN.
3) Berikutnya ananda untuk menginjak tetel Warna HIJAUyang memiliki perlambang
ALAM SEMESTA.Dan
4) Ananda melanjutkan untuk menginjak tetel Warna BIRU yang mempunyai
perlambang LANGIT.
5) Setelah itu diperkenankan kepada ananda untuk menginjak tetel Warna KUNING
yang sebagai Perlambang CAHAYA.
6) Berikutnya yang harus diinjak oleh ananda tetel Warna
JINGGA yang melambangkan MATAHARI.
7) Dan untuk menyempurnakan ketujuh pijakan ananda dipersilahkan untuk
memijakan kaki pada tetel Warna COKLAT yang melambangkan BUMI.
ketujuh warna yang sudah dilewati ananda melambangkan berbagai unsur kehidupan di
alam dunia ini, yang INSYA ALLAH kelak dengan mudah dapat dilewati oleh ananda
MUHAMMAD ZAIN AL BARRA

2. Prosesi Upacara Kedua menginjak tanah :

1) Ananda dibimbing oleh kedua orang tuanya, untuk menginjakan kedua kakinya diatas
tanah. Prosesi ini melambangkan ananda untuk pertama kalinya turun ke tanah, dan
diharapkan kelak dapat membanggakan tanah kelahiranya.

3. Prosesi Upacara Ketiga menaiki tangga :

1) Ananda dibimbing oleh kedua orang tuanya, untuk menaiki anak tangga satu-persatu
hingga menduduki puncak tangga.
prosesi ini melambangkan didalam kehidupan kelak ananda INSYA ALLAH dengan
mudah menyelesaikan pendidikan setingkat demi setingkat hingga meraih puncak
kesuksesan, yang tentunya dapat membanggakan kedua orang tuanya dan bermanfaat
bagi umat manusia.

4. Prosesi Upacara Keempat memasuki sangkar :


1) Ananda dibimbing untuk bersama-sama memasuki sangkar ayam. Prosesi ini
melambangkan agar kelak Ananda dapat membaur dengan masyarakat dan
memetuhi adat-itiadat setempat.
2) Dan selanjutnya dipersilahkan untuk ananda memegang satu buah barang yang
berada di dalam sangkar, Prosesi ini melambangkan barang yang pertama kali
akan dipegang, kelak dalam kehidupan ananda, akan berkecimpung dalam hal
tersebut.
5. Prosesi Upacara Kelima menaburkan hasil bumi :

1) NENEK menaburkan bebagai macam biji-bijian hasil bumi dan uang logam. Prosesi
ini memberikan contoh kepada ananda agar kelak senantiasa mengasihi sesama dan
selalu ikhlas beramal.
6. Prosesi Upacara Keenam membasuh kaki dengan air bunga setaman :
Dipersilahkan untuk eyang putri (uti) untuk berkenan membasuh kaki Ananda dengan
air bunga setaman. Dilanjutkan kepada kedua orang tua membasuh kaki ananda
dengan air bunga setaman. Prosesi ini dilakukan agar kelak ananda dapat membawa
harum nama baik keluarga dan mampu menjalani kehidupan dengan bersih.

7. Prosesi Upacara Ketujuh memberikan wewangian dan membagi-bagikan bingkisan :


BUNDA dari ananda dipersilahkan untuk mengeringkan dan memberikan wewangian
kepada putranya. Prosesi ini melambangkan agar ananda senantiasa berpedoman,
bahwa kebersihan sebagian dari pada iman.

8. Doa dan makan tumpeng bersama

Demikian rangkaian Upacara Turun Tanah

semoga kelak ananda menjadi anak yang berbakti dan dapat membanggakan kedua orang tua,
serta bermanfaat dalam kehidupan umat manusia.

“ AMIN YA ROBBAL ALAMIN “