Anda di halaman 1dari 47

BAB II

PERSIAPAN, PELAKSANAAN PROGRAM DAN ANALISIS HASIL

Kegiatan KKN mulai dilaksanakan sejak tanggal 1 Agustus 2015.


Kegiatan awal adalah observasi, observasi dilakukan untuk menganalisis situasi
diwilayah KKN untuk program kerja yang akan dilakukan selama KKN.
Observasi yang dilakukan mencakup observasi mengenai keadaan sekitar
kampung, potensi-potensi, kependudukan yang dilakukan dengan menemui RW
setempat dan mengamati secara langsung proses kehidupan warga RW 09 sehari-
hari.
KKN UNY Kelompok 1056 dilaksanakan di RW 09 Kelurahan Terban,
Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program kerja yang telah dilaksanakan selama proses KKN di Kelurahan Terban
dibagi menjadi 4 yaitu program kelompok yang meliputi program fisik, program
non fisik, program tambahan dan program insidental, selain itu ada program
individu yang meliputi program utama, program penunjang, dan program
tambahan. Berikut penjabaran untuk masing-masing program kerja kelompok
yang telah terlaksana.

A. PERSIAPAN
Sebelum merencanakan dan melaksanakan program kerja KKN di RW 09
Terban, ada beberapa hal yang harus disiapkan oleh mahasiswa yaitu :
1. Rapat Koordinasi Kelompok
Rapat koordinasi kelompok diawali pada tanggal 6 Juni 2015 setelah
pengumuman tempat dan kelompok KKN oleh LPPM. Pada rapat koordinasi yang
pertama diisi dengan pembentukan struktur organisasi dalam kelompok KKN, dan
pembasahan rencana program kerja KKN. Rapat dilaksanakan di warung makan
Prasojo di area lembah UGM.
2. Koordinasi dengan Kepala Kelurahan Terban
Koordinasi dengan Kepala Kelurahan Terban dilakukan pada tanggal 15
Juni 2015 untuk membagi lokasi KKN di wilayah Kelurahan Terban. Dengan hasil
kelompok KKN 1056 ditempatkan di RW 09 Terban.

8
3. Observasi ke Wilayah RW 09 Terban
Observasi dilakukan pada tanggal 28 Juni 2015 dengan mengunjungi
rumah Ketua RW 09 Kelurahan Terban untuk menanyakan terkait kondisi di
wilayah RW 09 baik terkait dengan keadaan penduduk, mata pencaharian, batas
kampung, kegiatan apa saja yang rutin dilaksanakan di RW 09 Terban serta
potensi-potensi yang dapat dikembangkan sebagai program kerja.

B. PELAKSANAAN

1. Pelaksanaan Program Kerja KKN


Program kerja KKN dilaksanakan berdasarkan rancangan program kerja
dan matriks rencana pelaksanaan program kerja. Program kerja KKN telah
dilaksanakan sejak tanggal 1 Agustus 2015 hingga 31 Agustus 2015 serta untuk
penyusunan laporan langsung pada tanggal 1 September 2015 yaitu setelah acara
pamitan mahasiswa KKN UNY dengan RW 09 yang dilaksanakan pada tanggal 31
Agustus 2015. Selama melaksanakan kegiatan KKN, mahasiswa KKN mendapat
bimbingan dan pengarahan dari dosen pembimbing lapangan agar semua yang
telah dilaksanakan sesuai dengan rencana.

2. Waktu dan Tempat Pelaksanaan


a. Tempat
Kegiatan KKN UNY kelompok 1056 tahun 2015 bertempat di RW 09
Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah
Istimewa Yogyakarta.
b. Waktu Pelaksanaan
Kegiatan KKN dilaksanakan dari sejak tanggal 1 Agustus 2015 sampai dengan
tanggal 31 Agustus 2015.

3. Pelaksanaan Kegiatan
a. Program Kerja Kelompok
1) Program Kerja Fisik
a. Pembuatan peta wilayah
b. Hias lorong RW 09 Terban
c. Kerja bakti
d. Serangkaian kegiatan HUT RI k-70
e. Tirakatan
f. Jumantik
2) Program Kerja Non Fisik
a. Sosialisasi dan pengenalan

9
b. Persiapan menyambut HUT RI ke-70 RW 09
c. Pendampingan TPA
d. Pendampingan APSARI
e. Pendampingan POSYANDU
f. Perpisahan KKN
3) Program Kerja Tambahan
a. Pengajian
b. Plangisasi
c. Gebyar PAUD
d. Pendampingan Gelar Potensi wilayah
4) Program Insidental
a. Melayat
b. Undangan Kitanan
c. Tahlilan

C. ANALISIS HASIL
I. Program Kerja Kelompok
1. Program Fisik

a) Pembuatan Peta Wilayah

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (fisik)

Bentuk Kegiatan : Pembuatan peta wilayah RT yang ada di


RW 09 Kelurahan Terban

Tempat Kegiatan : Wilayah RT 41, RT 42, RT 43, dan RT 4


RW 09 Kelurahan Terban

Waktu Perencanaan : Tanggal 3 Agustus 2015

Tanggal 10 Agustus 2015

Tanggal 17 Agustus 2015

Tanggal 24 Agustus 2015

Tanggal 30 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 3 Agustus 2015

Tanggal 11 Agustus 2015

10
Tanggal 13 Agustus 2015

Tanggal 17 Agustus 2015

Tanggal 26 Agustus 2015

Tanggal 27 Agustus 2015

Tanggal 28 Agustus 2015

Tanggal 29 Agustus 2015

Tanggal 31 Agustus 2015

Jumlah Jam : 21 jam

Tujuan Kegiatan : Memudahkan masyarakat untuk mencari


rumah dan alamat yang dituju dan
membantu pengurus RT setempat untuk
pembuatan denah warganya.

Sasaran Kegiatan : Warga RW 09 Kelurahan Terban dan


masyarakat sekitarnya

Sumberdana : Mahasiswa

Peran Mahasiswa : Pelaksana

Uraian Kegiatan : Peta wilayah RT 41, RT 42, RT 43,dan RT


44 dibuat agar dapat memudahkan
masyarakat sekitar untuk dapat mengetahui,
mencari dan menemukan alamat yang akan
dituju. Pembuatan peta ini akan dijadikan
sebuah arsip setiap pengurus setempat.
Melalui kegiatan ini dapat mengetahui
dimana letak dan alamat yang sesuai dengan
yang sebenarnya. Kegiatan tersebut
memiliki dampak yang positif karena dapat

11
membantu dan kita dapat mengenal warga
sekitar dengan baik

Hambatan : Kegiatan ini memiliki hambatan berupa


banyaknya bangunan dan sempitnya
wilayah, dimana setiap rumah tidak
memiliki batas rumah yang dapat diketahui
dengan mudah. Karena banyaknya nomor
rumah yang sama juga menjadi hambatan
untuk penentuan letak dan pemilik rumah.

Hasil Kegiatan : Dengan adanya peta wilayah yang rapi dan


sesuai dengan keadaan yang sebenarnya,
maka masyarakat dapat mengetahui dengan
mudah alamat yang dituju.

Dana : Rp 308.000,00

Penanggung Jawab : Muhammad Rizal Aditya

Pembahasan program kelompok fisik pembuatan peta wilayah

Peta adalah gambaran sebagian atau seluruh permukaan


bumi pada bidang datar yang diperkecil dengan ukuran skala
tertentu. Peta dapat membantu pendidik untuk mempelajari lokasi
wilayah RW 09 Kelurahan Terban, menunjukkan dan
menggambarkan lokasi atau letak wilayah di setiap RT yang ada di
wilayah RW 09 Kelurahan Terban. Kegiatan ini dilaksanakan
sebagai salah satu program unggulan klompok KKN 1056.

Kegiatan ini memiliki hambatan berupa banyaknya


bangunan dan sempitnya wilayah, dimana setiap rumah tidak
memiliki batas rumah yang dapat diketahui dengan mudah. Karena
banyaknya nomor rumah yang sama juga menjadi hambatan untuk

12
penentuan letak dan pemilik rumah. Kegiatan pembuatan peta ini
dilakukan sebanyak 9 kali dalam satu bulan. Untuk awal
pembuatan peta tersebut dengan cara berjalan dan menggambar
skate bangunan yang ada dan lokasi yang sebenarnya. Setelah skate
gambar lokasi bangunan terbentuk baru bisa dibuat dengan cara
pemakaian aplikasi coreldraw dengan bentuk yang lebih rapi
dengan dilengkapi dengan nomor rumah dan keterangan bangunan.
Ketika bentuk peta sementara sudah jadi baru dilakukan
pengecekan kembali letak bangunan dan penomoran bangunan
yang ada. Setelah itu penomoran dimasukkan pada peta sementara
dan baru dicetak dengan bahan banner, kemudian peta yang sudah
jadi diberi bingkai agar mudah dalam pemasangan dan agar peta
tersebut terlihat lebih rapi.

b) Hias Lorong

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (fisik)

Bentuk Kegiatan : Diawali dengan gotong royong


pembersihan lorong, kemudian pemasangan
bendera dan atribut yang mendukung

Tempat Kegiatan : Wilayah RT 41, RT 42 dan RT 43 RW 09


Terban

Waktu Perencanaan : Tanggal 4 Agustus 2015

Tanggal 6 Agustus 2015

Tanggal 9 Agustus 2015

Tanggal 11 Agustus 2015

Tanggal 14 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 4 Agustus 2015

13
Tanggal 6 Agustus 2015

Tanggal 10 Agustus 2015

Tanggal 15 Agustus 2015

Jumlah Jam : 8 jam

Tujuan Kegiatan :Memperindah lorong RW 09, untuk


persiapan lomba tingkat Kelurahan

Sasaran Kegiatan : Warga RW 09 Terban

Sumberdana : Swadana Masyarakat

Peran Mahasiswa : Pelaksana

Uraian Kegiatan : Lorong yang berada di antara RT 41, RT 42


dan RT 43 adalah lorong salah satu lorong
yang sering dilalui. Lingkungan yang bersih
dan asri dapat memberikan dampak positif
baik secara fisik maupun psikis. Melalui
kegiatan ini lingkungan diperoleh yang lebih
nyaman dan asri, dari suasana lingkungan
yang dibuat ini juga diharapkan sifat hidup
bersih dan menyayangi lingkungan untuk
masyarakat

Hambatan :Sempat terjadi salah komunikasi, yaitu tidak


adanya tulisan “ Mari Kita Bangun wilayah
RW 09 dengan VISI dan MISI”.

Solusi : Membuat lagi dan diletakkan pada banner


yang sebelumnya dibuat.

Hasil Kegiatan : Diperoleh lorong yang bersih dan rapi

Dana : Rp 520.000,00

14
Penanggung Jawab : Muhammad Rizal Aditya

Pembahasan program kelompok fisik hias lorong

Lorong atau gang adalah jalan-jalan kecil di kampong-kampung


dalam kota yang umumnya memiliki lebar 2,5 meter, yang
digunakan oleh masyarakat untuk mengakses menuju jalan utama.
Kegiatan hias lorong di RW 09 Kelurahan Terban ini dilaksanakan
untuk menyambut Hari Ulang Tahun Republik Indonesia yang ke 70.
Penghiasan lorong ini, selain untuk memperindah lorong juga untuk
mengajak masyarakat setempat untuk hidup sehat. Hal ini dilakukan
untuk mengubah masyarakat agar mereka bisa menjaga
lingkungannya supaya tetap bersih. Dalam menghias lorong ini
dilakukan kerja bakti massal dengan pembersihan disekitar lorong,
pemasangan bendera, pengecatan di sekitar lorong, serta pemasangan
tanda mobil dilarang masuk yang ditempatkan di depan lorong
sebelah timur. Kegiatan hias lorong ini mendapatkan juara harapan 2
tingkat kelurahan terban, yang menjadikan hias lorong ini dapat
menjadi juara harapan yaitu karena adanya banner visi misi yang
diletakkan ditempat yang strategis. Pembuatan banner visi misi
tersebut memerlukan waktu sebanyak 7 jam dalam membuat desain
banner tersebut. Sedangkan untuk pemasangannya dilakukan pada
malam hari tanggal 15 Agustus 2015. Untuk penilaian dan
pengumuman lomba tersebut yaitu dilaksanakan pada saat
diadakannya acara gelar potensi Kelurahan Terban.

c) Kerja Bakti

Jenis Kegiatan : Program kerja kelompok (fisik)

Bentuk Kegiatan : Kerja bakti membersihkan wilayah RW 09

Tempat Kegiatan : Wilayah RW 09

Waktu Perencanaan : Tanggal 9 Agustus 2015

15
Tanggal 16 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 9 Agustus 2015

Tanggal 16 Agustus 2015

Jumlah Jam : 6 Jam

Tujuan Kegiatan :Membersihkan sampah-sampah dan


rumput-rumput di jalan wilayah RW 09.
Mengecat dan memperbaiki jalan serta
memasang plang di ujung gang.
Memberdayakan masyarakat RW 09 untuk
lebih sadar akan kebersihan lingkungan
hidup. Serta memenuhi jam kerja KKN
Kelompok 1056.

Sasaran Kegiatan : Masyarakat RW 09

Sumberdana : Swadana Masyarakat

Peran Mahasiswa : Perencana dan pelaksana kegiatan

Uraian Kegiatan :Merencanakan kegiatan dari sosialisai


progam kerja KKN. Mensosialisasikan
kegiatan kerja bakti dengan menyebar
undangan kerja bakti serta memberikan
pengumuman lewat Masjid Sagan.
Melaksanakan kegiatan kerja bakti pada hari
Minggu, 9 Agustus 2015 dan 16 Agustus
2015.

Hambatan Kegiatan : Salah satu alat kerja bakti warga ada yang
hilang.

Solusi : Sudah diganti dengan yang baru

16
Hasil Kegiatan : Diperoleh jalan-jalan dan wilayah RW 09
yang terlihat lebih bersih, dan tertata rapi.
Masyarakat RW 09 menjadi lebih sadar akan
kebersihan lingkungan dan menjaga
lingkungan dengan baik.

Dana : Rp. 285.000

Penanggung Jawab : Satriyo Pambudi

Pembahasan program kerja fisik kerja bakti

Kegiatan kerja bakti merupakan sebuah progam kerja KKN tematik


posdaya dalam bidang lingkungan hidup. Kegiatan tersebut
dilaksanakan pada Minggu, 9 Agustus 2015 dan tanggal 16 Agustus
2015. Pelaksanaan kerja bakti melibatkan seluruh elemen
masyarakat RW 09. Tujuan kegiatan kerja bakti ialah untuk
membersihkan jalan dari sampah serta memberi tanda pada jalan
dengan mengecat ulang agar terlihat jelas. Serta membersihkan balai
Maspur guna acara malam tirakatan. Hampir semua elemen
masyarakat antusias dan ikut serta kegiatan kerja bakti. Kegiatan
kerja bakti juga dijadikan sebagai sarana untuk menyadarkan
masyarakat RW 09 agar lebih mencintai dan menjaga lingkungan
dengan baik.

d) Serangkaian Kegiatan HUT RI ke 70

Jenis Kegiatan : Program kerja kelompok (fisik)

Bentuk Kegiatan : Serangkaian kegiatan HUT RI ke 70 RW


09 diisi dengan pendampingan lomba futsal
RW 09, lomba anak-anak, ibu-ibu, bapak-
bapak, anak-anak PAUD, lomba wilayah,
rapat evaluasi kegiatan dan pembubaran
panitia.

17
Tempat Kegiatan :Di Balai Maspur, Posko KKN dan di
lapangan Bulutangkis BRI .

Waktu Perencanaan : Tanggal 2 Agustus 2015

Tanggal 4 Agustus 2015

Tanggal 6 Agustus 2015

Tanggal 8-10 Agustus 2015

Tanggal 14-16 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 2 Agustus 2015

Tanggal 4 Agustus 2015

Tanggal 6-9 Agustus 2015

Tanggal 11 Agustus 2015

Tanggal 14-16Agustus 2015

Tanggal 19 Agustus 2015

Tanggal 20 Agustus 2015

Tanggal 23-24 Agustus 2015

Tanggal 29 Agustus 2015

Tanggal 31 Agustus 2015

Jumlah Jam : 48 jam

Tujuan Kegiatan :Kegiatan ini diadakan dalam rangka


memperingati Hari Ulang Tahun
Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke
70 di RW 09, kegiatan ini bertujuan untuk
memupuk rasa nasionalisme warga RW 09

18
dan sekaligus untuk mempererat kerukunan
antar warga di RW 09.

Sasaran Kegiatan : Seluruh warga di wilayah RW 09

Sumber Dana : Swadana masyarakat yang berupa donatur


dan serkiler an

Peran Mahasiswa :Pelaksana (Tergabung dalam kepanitiaan


HUT RI ke -70 RW 09).

Uraian Kegiatan : Serangkaian kegitan HUT RI ke-70 RW 09


yaitu mulai dari persiapan, pelaksanaan
lomba-lomba, malam puncak, rapat evaluasi
dan pembubaran panitia. Acara ini
berlangsung dari rapat pertama yaitu tanggal
26 pembentukan panitia dan diakhir I
dengan pembubaran panitia pada tanggal 31
Agustus 2015.

Hambatan Kegiatan : Tidak semua warga diwilayah RW 09


Terban dapat mengikuti seluruh rangkaian
acara, ada beberapa pergantian jadwal acara
dan kurangnya komunikasi antar panitia.

Solusi : Pengoptimalan peran tokoh masyarakat


untuk mencari peserta lomba sehingga acara
dapat berjalan dengan lancar serta
dilakukannya rapat koordinasi lebih dari satu
kali sehingga dapat dilakukannya koordinasi
antar pantia.

Hasil Kegiatan : Terlaksanakannya acara peringatan Hari


Ulang Tahun Kemerdekaan Republik
Indonesia ke 70 di RW 09 dengan lancar dan

19
sukses selain itu hubungan antar warga
menjadi erat dan hubungan antara
mahasiswa dengan masyarakat pun semakin
dekat.

Dana : Rp 3.148.000,00

Penanggung Jawab : Ernik Oktavia

Pembahasan program kerja fisik serangkaian kegiatan HUT RI


ke 70

Serangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik


Indonesia yang ke -70 di RW 09 ini merupakan sebuah program
kerja KKN UNY yang dibantu oleh warga RW 09 dalam
kepanitiaannya. Sebelum mulai acara lomba-lomba pada serangkian
kegiatan HUT RI Ke-70 RW 09 ada pendampingan lomba futsal
yang diadakan oleh RW 12 yaitu pada tanggal 2, 4, 6-9 Agustus 2015
dengan hasil RW 09 mendapatkan juara 3 pada omba futsal antar
RW se kelurahan Terban. Untuk selanjutnya dari tanggal hari minggu
9 Agustus 2015 jam 11.00 wib dihalaman posko KKN UNY 1056
diisi dengan lomba anak-anak yaitu lomba makan krupuk, lomba
pecah air, lomba lari kelereng dan lomba memasukan pensil dalam
botol untuk masing-masing lomba telah didapatkan juara 1 dan 2.
Kemudian acara dilanjutkan pada siang hari yaitu jam 14.00 lomba
membaca puisi dan telah didapatkan juara 1 & 2 kemudian untuk
juara 1 akan mengisi acara di renungan pada malam tasyakuran.
Untuk sore hari ada lomba ibu-ibu yang dilaksanakan di depan Balai
Maspur yaitu ada 2 jenis lomba yakni lomba giring bola dengan
terong dan lomba merias wajah dengan kasih sayang dimana untuk
merias dengan kasih sayang diikuti oleh pasangan suami istri atau
pasangan anak dengan orang tua pada lomba kali ini sangat meriah
dengan antusias para ibu-ibu.

20
Lomba untuk bapak-bapak ada 2 jenis lomba yakni lomba tenis
meja yang dilaksanakan pada hari minggu 9 Agustus 2015 di Balai
Maspur yang diikuti oleh sekitar 16 peserta dan telah didapatkan
juara 1,2 & 3. Sedangkan lomba bulu tangkis dilaksanakan pada
tanggal 14 dan 15 Agustus 2015 di lapangan Bulutangkis BRI pada
lomba ini juga didapatkan jauara 1,2 & 3. Pada tanggal 11 Agustus
2015 yang bertepatan dengan pertemuan rutin PAUD setiap hari
selasa dilaksnakan lomba menyanyi lagu nasionalisme yakni ada 3
pilihan lagu yaitu Garuda Pancasila, Hari Kemerdekaan dan Merah
Putih selain lomba menyanyi juga ada lomba mewarnai tingkat
PAUD dimana untuk gambar yang ajkan diwarnai telah disediakan
oleh panitia. Dan untuk lomba yang terakhir adalah lomba tumpeng
antar RT yang dimenangkan oleh RT 41. Ada 12 jenis lomba yang
telah berjalan dengan lancar dan didapat 30 pemenang untuk
keseluruhannya. Pengambilan hadiah diambil waktu di malam
tasyakuran pada tanggal 16 Agustus 2015 di Balai Maspur sebagai
acara puncaknya.

Serangkaian acara telah terlaksana dengan lancar begitu pula


dengan malam tasyakuran kemudian untuk selanjutnya dilaksanakan
rapat evaluasi dan pembubaran panitia. Rapat evaluasi dilaksankan
pada tanggal 23 Agustus 2015 di Balai Maspur jam 19.00 sampai
selesai yang diikuti kurang lebih 30 panitia. Dan untuk pembubaran
panitia dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2015 di warung makan
Bu Bambang RT 44 yang sekaligus acara pamitan dari mahasiswa
KKN UNY 1056 2015. Ada kenang-kenangan untuk setiap panitia
HUT RI ke 70 RW 09 yang berupa piagam penghargaan dan
souvenir. Kurang ebih ada 40 piagam dan souvenir yang telah
diberikan ke seluruh panitia.

e) MalamTasyukuran (Tirakatan)

Jenis Kegiatan : Program Kelompok (Fisik)

21
Bentuk Kegiatan : Malam tasyukuran dan puncak acara dari
serangkaian kegiatan untuk memperingati
HUT RI ke- 70

Tempat Kegiatan : Balai Maspur

Waktu Perencanaan : Tanggal 14 Agustus 2015

Tanggal 15 Agustus 2015

Tanggal 16 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 16 Agustus 2015

Jumlah Jam : 5 Jam

Tujuan Kegiatan : Menjalin dan mempererat tali silaturahmi


antar warga RW 09 Terban. Memupuk jiwa
semangat kemerdekaan yang dirasakan
mulai surut.

Sasaran Kegiatan : Seluruh warga RW: 09 Terban

Sumber Dana : Proposal dan swadana masyarakat

Peran Mahasiswa : Pelaksana kegiatan dan pengisi acara

Uraian Kegiatan : Dimulai dengan pembukaan, selanjutnya


GemaWahyu Ilahi oleh Mas Fahrun.
Kemudian menyanyikan lagu Indonesia
Raya yang dipimpin oleh Rini Relinda dari
kelompok KKN 1056. Selanjutnya
sambutan-sambutan dari Ketua Panitia dan
Ketua RW: 09 Terban, yang diteruskan
dengan Renungan diisi oleh kelompok KKN
1056 dan Dek Athaya. Kemudian
dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng,

22
hiburan dan pembagian hadiah. Dan yang
terakhir penutup.

Hambatan Kegiatan : Kurangnya koordinasi antar panitia tidak


semua warga RW 09 Terban antusias
terhadap kegiatan ini.

Solusi :Melakukan pengkoordinasian panitia


dengan lebih baik mengajak warga secara
personal agar lebih tertarik untuk hadir

Hasil Kegiatan :Masyarakat mengikuti serangkaian acara


dengan penuh suka cita. Hadiah seluruh
lomba yang diadakan telah dibagikan. Dan
dengan dilaksanakan Malam Tasyukuran
atau Tirakatan ini, maka serangkaian
kegiatan HUT sudah selesai.

Dana : Rp 4.500.000

Penanggung Jawab : Fierda Pangestika

Pembahasan program kerja fisik malam Tasyukuran


(Tirakatan)

Malam Tirakatan atau yang sekarang lebih dikenal dengan


Malam Tasyukuran merupakan salah satu momentum dan
kontenplasi reflektif dengan merenungkan keheningan batin seraya
melakukan instropeksi diri agar cita-cita bangsa selama ini benar-
benar terwujud. Kegiatan ini masih menjadi salah satu kegiatan
wajib di beberapa daerah dalam menyambut HUT RI setiap
tahunnya. Malam Tasyukuran RW: 09 Terban dilaksanakan pada hari
Minggu, 16 Agustus 2015 mulai dari pukul 19.00 sampai dengan
24.00. Kegiatan yang bertempat di Balai Maspur ini melibatkan
seluruh elemen masyarakat RW: 09 Terban, mulai dari anak-anak

23
hingga lansia. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjalin dan
mempererat tali silaturahmi warga RW: 09 Terban. Tirakatan
menjadi tempat untuk berkumpulnya para warga mulai dari RT: 41,
RT: 42, RT: 43, dan RT: 44. Pada beberapa tahun terakhir, Tirakatan
di RW: 09 Terban hanya dilakukan per RT, bukan berkumpul
menjadi satu di RW: 09. Oleh karena itu, kegiatan ini bias dibilang
acara pertama yang dibuat untuk mempererat tali silaturahmi antar
warga RW: 09. Selain itu, tujuan kegiatan ini yang paling utama
adalah memupuk jiwa semangat kemerdekaan yang dirasakan mulai
surut akhir-akhir ini. Terdapat beberapa hambatan yang terjadi, salah
satunya merupakan koordinasi panitia. Namun secara keseluruhan,
kegiatan ini dapat berjalan dengan lancer dan dapat diikuti warga
dengan penuh suka cita.

f) Jumantik

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (Fisik)

Bentuk Kegiatan : Pendampingan

Tempat Kegiatan : Lingkup Wilayah RW 09 Terban ( RT 41 –


RT 44 )

Waktu Perencaanaan : Tanggal 5 Agustus 2015

Tanggal 7 Agustus 2015

Tanggal 12 Agustus 2015

Tanggal 14 Agustus 2015

Tanggal 19 Agustus 2015

Tanggal 21 Agustus 2015

Tanggal 26 Agustus 2015

Tanggal 28 Agustus 2015

24
Waktu Pelaksanaan : Tanggal 1 Agustus 2015

Tanggal 5 Agustus 2015

Tanggal 20 Agustus 2015

Tanggal 21 Agustus 2015

Tanggal 25 Agustus 2015

Tanggal 27 Agustus 2015

Jumlah Jam : 13,5 jam

Tujuan Kegiatan : Untuk menurunkan kepadatan atau


populasi nyamuk penularan penyakit
Demam Berdarah Dangue (DBD) dan
jentiknya melalui penyuluhan dan kegiatan
langsung di masyarakat secara terus menerus

Sasaran Kegiatan : Masyarakat

Sumber Dana : Puskesmas

Peran Mahasiswa : Pendamping dan Pelaksana

Uraian Kegiatan :Melakukan kegiatan pemantauan jentik-


jentik di setiap rumah di masing-masing RT.
Memeriksa disetiap tandon, baik tendon luar
atau dalam rumah. Hasil dari pemantauan
dicatatan dalam buku laporan yang
kemudian nantinya hasil laporan akan di
serahkan ke Kelurahan Terban dan
Puskesmas Terban

Hasil Kegiatan : Pemantauan jentik di RT 42 dengan jumlah


rumah yang diperiksa 53 rumah hasilnya
hanya 1 rumah yang berjentik. Pemantauan

25
jentik di RT 41 dengan jumlah rumah yang
diperiksa 18 rumah dengan 2 rumah terdapat
jentik. Pemantauan jentik di RT 43 dengan
jumah rumah yang diperiksa 22 rumah
dengan 2 rumah terdapat jentik. Pemantauan
jentik di RT 44 dengan jumlah rumah yang
diperiksa 17 rumah dengan hasil 1 tempat
terdapat jentik.

Dana : Rp. 100.000

Penanggung Jawab : Adrian Hira Himawan

Pembahasan program kerja fisik jumantik

Jumantik adalah Kegiatan pemantauan jentik-jentik di suatu wilayah


yang dilakukan oleh para sukarelawan (kader jumantik) yang dilakukan
setiap seminggu sekali. Pemantuan jentik meliputi pemeriksaan tendon
dalam dan luar rumah, Setiap genangan air disetiap rumah dipantau apakah
ada jentik atau tidak. Jika suatu tempat atau rumah didapati jentik, maka
tugas dari kader jumantik adalah melakukan penyuluhan dan pemberian
abate. Progam jumantik sangat bermanfaat untuk menghindarkan suatu
wilayah dari bahaya penyakit Demam Berdarah Dongue (DBD). Terlebih
lagi wilayah RW 09 yang padat penduduk membuat kegiatan jumantik
begitu penting dilakukan. Peran serta masyarakat dalam pemantauan
rumah masing-masing dan para kader jumantik dalam melakukan
penyuluhan diharapkan bisa menekan jumlah korban penyakit demam
berdarah dongue (DBD).

Pada tanggal 1 Agustus 2015, dilaksanakan persiapan dengan membuat


surat permohonan Abate untuk wilayah RW 09 Terban ke Puskesmas
Terban. Kemudian pada tanggal 5 Agustus berangkat ke Puskesmas terban
untuk mengecek hasil dari surat permohonan abate. Hasilnya telah

26
disetujuinya permintaan abate sejumlah 60 bungkus oleh Puskesmas
Terban. Peran Puskesmas selain sebagai pusat kesehatan masyarakat juga
puskesmas sebagai fasilitator dalam program jumantik yang diharapkan
abate yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal bagi warga RW
09 khususnya yang terindikasi berjentik.

Pada tanggal 20 Agustus 2015, hari pertama pemantauan jentik di


wilayah RW 09 yaitu RT 42. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.00-
12.00. Pemantauan jentik di RT 42 dilakukan oleh Kader jumantik RT 42
Ibu Sujati dan Masiswa KKN. RT 42 ter dapat sekurangnya 60 KK, daerah
yang padat penduduk seperti ini membuat kegiatan jumantik dirasa sangat
perlu. Sejumlah 53 rumah telah dipantau dan hasilnya 1 rumah terdapat
jentik. Kepada warga yang rumahnya terdapat jentik, para kader jumantik
melakukan penyuluhan dan pemberian abate.

Pada tanggal 21 Agsutus 2015, hari kedua jumantik di RT 41 .


Kegiatan dilaksanan pada pukul 08.00-11.00. Pemantauan jentik di RT 41
dilakukan oleh Penanggung jawab jumantik RW 09 Ibu Sujiati ,Kader
jumantik RT 41 Ibu Dian dan didampingi oleh mahasiswa KKN. RT 41
telah dilakukan pemantauan jentik di 18 rumah dengan hasil 2 rumah
terdapat jentik. Pada tanggal 25 Agustus 2015, hari ketiga jumantik di RT
43. Kegiatan dilaksanakan pada pukul 08.30 -11.00. Pemantauan jentik di
RT 43 dilakukan oleh Penanggung jawab jumantik RW 09 Ibu Sujiati
,Kader jumantik RT 43 Ibu Poniah dan didampingi oleh mahasiswa KKN.
RT 43 telah dilakukan pemantauan jentik di 22 rumah dengan hasil 2
rumah terdapat jentik

Pada tanggal 27 Agustus 2015, hari ketiga jumantik di RT 44. Kegiatan


dilaksanakan pada pukul 16.00 -18.00. Pemantauan jentik di RT 44
dilakukan oleh Kader jumantik RT 44 Ibu Bintarti dan didampingi oleh
mahasiswa KKN. RT 44 telah dilakukan pemantauan jentik di 17 rumah
dengan hasil 1 rumah terdapat jentik. Dorongan dan Hambatan dalam
pelaksanaan jumantik di RW 09. Dorongan melakukan program jumantik

27
di RW 09 Terban adalah Wilayah RW 09 yang padat penduduk, Peran serta
masyarakat yang tinggi, Banyaknya genangan di wilayah RW 09.
Hambatan dalam pelaksanaan jumantik di RW 09 adalah Pada waktu hari
pemantauan jentik tidak semua warga di rumah, tidak semua warga
mengizinkan untuk melihat kamar mandinya (rumah)

2. Program Non Fisik

a) Sosialisasi dan Pengenalan

Jenis Kegiatan : Program kerja kelompok (non fisik)

Bentuk Kegiatan :Melakukan pengenalan dan penyampaian


program kelompok dan individu yang akan
dilakukan.

Tempat Kegiatan : Di Balai Maspur.

Waktu Perencanaan : Tanggal 1 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 1 Agustus 2015

Jumlah Jam : 2 jam

Tujuan Kegiatan :Penyampaian program disampaikan agar


warga dapat mengetahui program apa saja
yang akan dilakukan dan lebih mengenal
semua anggota KKN

Sasaran Kegiatan : Seluruh warga di wilayah RW 09

Sumber Dana : Mahasiswa

Peran Mahasiswa : Pelaksana

Uraian Kegiatan : Kegiatan ini diadakan dalam rangka untuk


menyampaikan program yang akan
dilakukan, kegiatan ini disampaikan kepada

28
pengurus RW 09 beserta beberapa warga
yang mengikuti acara ini. Semua anak
menyampaikan program individunya kepada
warga dan program kelompok disampaikan
oleh ketua kelompok.

Hambatan Kegiatan : Tidak banyak warga yang datang ke acara


penyampaian program, sehingga banyak
warga yang belum mengetahui program apa
saja yang telah diberikan.

Solusi :Dengan membuat selebaran program apa


saja yang akan dilakukan dan penyampaian
langsung kepada warga setiap akan
dilakukannya kegiatan .

Hasil Kegiatan : Warga dapat mengikuti semua kegiatan


yang telah diberikan dengan baik, serta
banyak yang mendukung program yang akan
dilakukan.

Dana : Rp. 100.000

Penanggung Jawab : Muhammad Rizal Aditya

Pembahasan program kerja non fisik sosialisasi dan


pengenalan

Kegiatan sosialisasi dan pengenalan ini dilakukan agar warga


RW 09 dapat mengetahui program apa saja yang ditawarkan kepada
warga. Pada awal kegiatan ini dilakukan dengan perkenalan yang
diawali dengan ketua kelompok yang dilanjutkan kepada semua
anggota. Perkenalan dilakukan dengan menyampaikan nama, asal
daerah, prodi yang sedang ditempuh. Setelah perkenalan baru
disampaikannya program kelompok yang dibacakan oleh ketua

29
kelompok, lalu semua anggota menyampaikan program individu
masing-masing. Setelah semuanya disampaikan, program yang
ditawarkan dapat diterima oleh warga RW 09 dengan baik, tetapi
masih ada satu program kerja yang dibatalkan dan digantikan dengan
yang warga minta.

Program yang disampaikan berupa pembuatan peta, pengadaan


tong sampah, dan beberapa pendampingan organisasi yang ada di RW
09. Pengadaan tong sampah ditolak oleh ketua RW dengan alasan
dapat menjadikan sampah tertumpuk pada satu tempat saja.
Pengadaan tong sampah ini digantikan dengan pembuatan banner
untuk menyambut hias lorong yang akan diperlombakan di tingkat
kelurahan, pembuatan banner ini diisi dengan visi dan misi RW 09.
Selain pembuatan banner visi dan misi, warga juga meminta
pembuatan plangisasi berupa palng mobil dilarang masuk yang
digunakan agar tidak terjadinya kecelakaan yang terjadi, karena jalan
tersebut hanya bisa dilalui oleh satu mobil dan hanya boleh dilalui
satu arah.

Pogram kelompok individu yang disampaikan dapat diterima


dengan baik, karena semua sangat bekaitan dengan program studi
yang telah dipelajari selama kuliah dan akan diterapkan dalam
masyarakat. Dalam penyampaian program tersebut mendapat
permintaan pembuatan kue nastar bagi ibu-ibu yang ingin
mengembangkan kreasinya di bidang kuliner.

b) Persiapan menyambut HUT RI ke 70

Jenis Kegiatan : Program kerja kelompok ( non fisik )

Bentuk Kegiatan : Pembuatan dan pembagian undangan rapat,


rapat koordinasi, pembuatan dan penyebaran
proposal permohonan donasi kepada seluruh
warga RW 09, melakukan kontrol berkala

30
pada proposal yang sudah disebar ke warga,
pembelian alat-alat yang diperlukan untuk
berbagai macam lomba, pembuatan atribut
bendera plastic dan banner, pemasangan
umbul-umbul, bendera dan lampion di
wilayah RW 09, melakukan latihan
menyanyi dan membaca puisi, pembelian
hadiah untuk para juara lomba,
pembungkusan hadiah, pembuatan dan
penyebaran undangan malam Tasyakuran,
pembuatan dan pencetakan piagam
penghargaan bagi para pemenang lomba,
melakukan pendekoran dan check sound
sebelum acara dimulai.

Tempat Kegiatan : Seluruh wilayah RW 09

Waktu Perencana :-

Waktu Pelaksanaan : 26 Juli 2015

1 Agustus – 3 Agustus 2015

5 Agustus 2015

6 Agustus – 9 Agustus 2015

11 Agustus – 16 Agustus 2015

Jumlah Jam : 53.5 jam

Tujuan Kegiatan : Guna mempersiapkan serangkaian kegiatan


peringatan HUT RI ke – 70 dan
mengkoordinasi semua panitia untuk
melakukan kewajiban sesuai jobdisc

Sasaran Kegiatan : Panitia pelaksana dan warga RW 09

31
Sumberdana : Dana sekiler warga RW 09

Peran Mahasiswa :Mahasiswa KKN berperan sebagai


Sekretaris 1 dan 2, Sie Lomba, Sie
Perlengkapan, Sie Keamanan, Sie
Dokumentasi, Sie Konsumsi, Sie Dekorasi

Hambatan Kegiatan :Kesulitan terjadi pada komunikasi antar


koordinator per sie dengan anggota sie,
informasi yang kurang akurat terkait
proposal serkiler, kurangnya antusias warga
dalam mengikuti lomba, perubahan jadwal
secara mendadak sehingga informasi terbaru
tidak diketahui oleh banyak pihak.

Solusi : Koordinasi antar koordinator dan anggota


per sie dilakukan di luar jam rapat dan di
kejar dalam waktu sedikit larut, pembagian
penanggung jawab proposal serkiler sesuai
RT sehingga informasi terpusat pada seorang
penanggungjawab, untuk menarik partisipan
lomba telah dilakukan pengumuman berkala
melalui pengeras suara di Masjid Jami’
Sagan dan dilakukan penyebaran info secara
langsung ke para warga RW 09, terkait
perubahan informasi yang mendadak
dikarenakan beberapa faktor tak terduga
panitia telah melakukan penyebaran
informasi secara langsung kepada sesame
panitia dan warga RW 09 sehingga
meminimalisir kesalahpahaman.

Hasil Kegiatan :Telah terlaksana serangkaian kegiatan


berupa perlombaan bagi anak-anak, ibu-ibu,

32
dan umum yang dimulai dari tanggal 2
sampai 15 Agustus 2015 yang dilanjutkan
dengan acara puncak yaitu Malam
Tasyakuran pada 16 Agustus 2015 sesuai
dengan persiapan yang tidak lepas dari
kendala dan solusi dalam prosesnya.

Dana : Rp 200.000

Penanggung Jawab : Adelita Anindya

Pembahasan program kerja non fisik persiapan menyambut


peringatan HUT RI ke-70

Rapat koordinasi pertama diadakan pada 26 Juli 2015 yang


menghasilkan susunan panitia pelaksana serangkaian kegiatan HUT RI
ke – 70 RW 09 Terban. Rapat koordinasi kedua dilaksanakan pada 2
Agustus 2015 dengan hasil susunan serangkaian kegiatan perayaan
HUT RI ke – 70 dengan uraian sebagai berikut

Waktu Jenis Lomba Tempat

8 Agustus Balai
Tenis Meja
2015 Maspur

9 Agustus
Pecah air
2015
Sagan
Memasukkan pensil dalam botol GK V /
1055
makan krupuk

lari kelereng

Balai
baca puisi
Maspur

giring bola dengan terong

33
Halaman
merias wajah dengan kasih
Balai
saying
Maspur

11 Agustus
Mewarnai Balai
2015
Maspur
Menyanyi

14–15
Lapangan
Agustus Bulutangkis
BRI
2015

16 Agustus Balai
Tumpeng
2015 Maspur

Rapat koordinasi ketiga dilaksanakan pada 13 Agustus 2015


dengan agenda memastikan segala persiapan berupa rekapitulasi hasil
proposal dana serkiler dari seluruh RW 09, pendataan peserta lomba,
ketersediaan perlengkapan dan tempat lomba, pembelian dan
pembungkusan hadiah bagi para pemenang, pembuatan piagam bagi
para pemenang lomba, pembuatan dan penyebaran undangan malam
Tasyakuran, pemasangan bendera, banner dan atribut, dan dekorasi
juga sound system yang akan dipakai pada malam Tasyakuran.

c) Pendampingan TPA

Jenis kegiatan : Program kerja kelompok ( non fisik )

Bentuk kegiatan : Pendampingan TPA

Tempat kegiatan : Masjid jami’ Sagan

Waktu Perencanaan : Tanggal 3-7 Agustus 2015

Tanggal 10-13 Agustus 2015

Tanggal 17-22 Agustus 2015

34
Tanggal 24-29 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 5-6 Agustus 2015

Jumlah jam : 4 jam

Tujuan kegiatan :Pendampingan dilakukan dengan tujuan


mengkondisikan anak dengan memberi kegiatan
yang bermanfaat dan menyenangkan.

Sasaran Kegiatan : Anak-anak TPA Masjid jami’ Sagan

Peran Mahasiswa : Pendamping

Uraian Kegiatan :Mahasiswa dibagi dalam melakukan


pendampingan TPA. Kegiatan pendampingan di isi
dengan berbagai materi yang dilaksanakan dengan
cara yang menarik anak, bentuk kegiatan bervariasi
tergantung dengan pendampingan yang di berikan
.kegiatan yang dilaksanakan diantaranya yaitu,
Melafalkan surat-surat pendek, ceramah,dan
melafalkan doa-doa. kegiatan/materi diberikan
kepada Anak ketika anak sedang tidak mengaji.

Hasil kegiatan : Anak-anak mengaji dengan tertib dan sopan

Penanggung jawab : Rini Relinda

Pembahasan program non fisik pendampingan TPA

TPA ( Taman Pendidikan ALQURAN ) adalah program yang


diselenggarakan oleh masjid jami’ sagan dalam Rangka mencetak
anak-anak yang tinggal di sekitar masjid jami’ sagan tersebut untuk
dapat membaca ALQURAN dengan baik dan benar sesuai dengan
tajwid dan makharijul huruf. Selain itu anak-anak juga di ajari tata
cara wudhu, sholat, cerita-cerita sejarah islam dalam rangka
menumbuhkan akhlagul karimah. TPA diadakan setiap hari Rabu,

35
kamis, sabtu dan minggu untuk membantu mensukseskan program
tersebut mahasiswa KkN UNY ikut mendampingi anak-anak dalam
belajar TPA.

Pendampingan TPA yang dilakukan oleh mahasiswa kkn


terlaksanakan dari tanggal 5 sampai tanggal 6, selama 2 hari tersebut
kegiatan ini di ikuti oleh Rata-rata 30 anak pada setiap harinya .

Sebagian besar anak-anak mempelajari baca alquran dan sebagian


kecil mempelajari iqra’ 1 sampai iqra’ 6 dan untuk tanggal 6 agustus
2015 anak-anak mendengarkan cerita sejarah islam ( cerita nabi ) agar
anak-anak bisa meneruskan sifat-sifat dan perilaku baik para nabi di
masa yang akan datang.

d) Pendampingan APSARI

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (non fisik)

Bentuk Kegiatan : merupakan kegiatan PKK ibu-ibu muda di RW 09

Tempat Kegiatan : Rumah ibu Bintarti

Waktu Perencanaan: Tanggal 18 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan: Tanggal 14 Agustus 2015

Jumlah Jam : 2 jam

Tujuan Kegiatan : Mempererat tali silaturahmi antar warga

Sasaran Kegiatan : Ibu-ibu muda RW 09 Terban

Sumber dana : Swadaya masyarakat

Peran Mahasiswa : Pencari pemateri dan peserta

Uraian Kegiatan : APSARI dilaksanakan pada Hari Kamis, 13


Agustus 2015 di rumah Ibu Bintarti. Yang dimulai
pada pukul 16.00-18.00. kegiatan ini diisi dengan

36
acara pengajian syawalan dengan pembicara Bapak
Abu Toyib dari Bantul. Serta beberapa laporan
keuangan PKK APSARI RW 09 dan sosialisasi KB
dari PPKDB yaitu Ibu Diyah Kusmiyati.

Hasil Kegiatan : APSARI berjalan dengan lancar dan ibu-ibu sangat


antusias.

Dana : Rp 500.000

Penunjang : Masyarakat yang antusias dan dapat bekerjasama


secara baik dengan warga.

Hambatan :Pemateri yang membatalkan jadwal secara


mendadak.

Solusi : Mencari pemateri baru

Penanggung Jawab : Siti Khoirunisa’

Pembahasan program kelompok non fisik pendampingan APSARI

APSARI dilaksanakan pada Hari Kamis, 13 Agustus 2015 di


rumah Ibu Bintarti. APSARI biasanya dilaksanakan pada tanggal 18.
Namun karena pada Bulan Agustus ini bertepatan dengan Bulan Syawal
maka APSARI diajukan menjadi tanggal 13. Acara dimulai pada pukul
16.00-18.00. kegiatan ini diisi dengan acara pengajian syawalan dengan
pembicara Bapak Abu Toyib dari Bantul, Serta beberapa laporan
keuangan PKK APSARI RW 09 dan sosialisasi KB dari PPKDB yaitu
Ibu Diyah Kusmiyati. Tema pengajian syawalan ini adalah peningkatan
kesejahteraan keluarga denga njumlah peserta sebanyak 22 orang. Dan
PPKDB diisi oleh Ibu Diyah Kusmiyati selaku ketua PPKBD dari RW
09 Terban, Ibu Ita dari RT 41, Ibu Sujiyati dari RT 42, Ibu Diyah
Kusmuyati dari RT 43, dan Ibu Bintarti dari RT 44 dengan pembahasan
KB untuk ibu-ibu RW 09. Yaitu untuk mendaftarkan ulang jenis KB
yang sedang dipakai ibu-ibu RW 09.

37
e) Pendampingan POSYANDU

Jenis Kegiatan : Program kerja kelompok (non-fisik)

Bentuk Kegiatan : Pendampingan posyandu dan penyuluhan

Tempat Kegiatan : Balai Maspur

Waktu Perencanaan : 14 Agustus 2015

Waktu Pelaksanaan: 14 Agustus 2015

Jumlah Jam : 3,5 jam

Tujuan Kegiatan : Melakukan pendampingan kegiatan posyandu


untuk balita dan lansia serta membantu
administrasi posyandu dan pendampingan
penyuluhan.

Sasaran Kegiatan :Balita dan lansia RW 09 Terban

Sumber Dana :Swadana masyarakat

Peran Mahasiswa :Pendamping

Uraian Kegiatan :Membantu penimbangan balita dan lansia,


pengukuran tinggi badan pada balita, pengukuran
lingkar kepala balita, tes keterampilan balita sesuai
umur, pemberian vitamin A, cek tensi lansia dan
penyuluhan kesehatan serta pembagian makanan
untuk peserta posyandu.

Hasil Kegiatan :Peserta posyandu yang hadir rata-rata


perkembangannya baik, hanya saja ada satu balita
yang perkembangan tubuhnya kurang baik dan harus

38
di cek lebih lanjut. Semua balita yang hadir juga
diberi vitamin A.

Dana : Rp 450.000

Penanggung Jawab : Purdiana Susilowati

Pembahasan program kelompok non-fisik pendampingan


POSYANDU

Posyandu di RW 09 dilaksanakan setiap tanggal 14 setiap


bulannya. Peserta posyandu pada umumnya adalah balita dan lansia.
Setiap balita yang dating ditimbang berat badannya dan diukur lingkar
kepalanya serta tinggi badannya. Selain itu juga ada tes keterampilan
balita sesuai umur untuk mengetahui perkembangan dari balita tersebut
dan juga pemberian vitamin A untuk kesehatan mata. Pemberian
vitamin A dilakukan setiap bulan Agustus. Sedangkan pada lansia
dilakukan penimbangan berat badan dan cek tekanan darah. Semua
peserta posyandu diberikan penyuluhan mengenai makanan sehat dan
cara menjaga kesehatan. Selain itu semua peserta posyandu juga diberi
makanan yang berisi nasi putih/ bubur, sayur sop, prekedel ayam, buah
dan bubur kacang hijau.

f) Perpisahan KKN 1056 UNY

Jenis kegiatan : Program kerja Tambahan Kelompok ( non fisik )

Bentuk kegiatan : Pembubaran Panitia dan Perpisahan KKN Rw. 09

Tempat kegiatan : Rumah Pak Bambang Sudarmanto

Waktu perencanaan : 31 Agustus 2015

Waktu pelaksanaan : 31 Agustus 2015

Jumlah jam : 3 jam

39
Tujuan kegiatan : Pembubaran Panitia dan perpisahan kkn 1056 di
Rw. 09 untuk memberi rasa kebersamaan bahwa
acara HUT RI ke-70 berjalan dengan lancar,
serta Rasa Terimakasih kelompok kkn 1056
yang telah di izinkan ikut serta dalam kegiatan
HUT RI ke-70 dan sebagai tanda bahwa
kegiatan kkn telah berakhir.

Sasaran kegiatan : Warga RW.09

Sumber Dana : Masyarakat RW 09

Peran mahasiswa : Pelaksana

Uraian kegiatan : Mahasiswa ikut serta dalam membantu berbagai


persiapan acara pembubaran panitia dan perpisahan
kelompok kkn. Yaitu mempersiapkan perlengkapan
acara diantaranya ikut serta menata hidangan yang
yang telah disiapkan serta membantu perlengkapan
yang belum ada di lokasi acara rapat tersebut agar
berjalan lancar tanpa ada kendala

Dana : Rp 390.000

Penanggung jawab : Rini Relinda

Pembahasan program kerja non fisik Perpisahan KKN1056

Pembubaran panitia dan perpisahan kkn 1056 dilaksanakan pada


tanggal 31 Agustus 2015. Acara dimulai jam 19.00 – 22-00 . acara
rapat kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah Bapak Bambang
Sudharmanto. Pembukaan acara yang dibawa oleh kkn uny, kemudian
sambutan dan pembahasan tentang pengeluaran dan pemasukan dana
HUT RI ke-70 yang di sampaikan oleh ibu sumarni. Dan di lanjutkan
oleh Ketua KKN 1056 ucapan Terimakasih kepada seluruh RW.09
bhawa telah memberi kesempatan kepada kelompok kkn ikut serta

40
dalam berbagai kegiatan di RW.09 serta pesan dan kesan selama ikut
serta dalam kegiatan. Kemudian di lanjutkan oleh bapak Kamto
pejelasan tentang barang-barang rusak/ hilang selama kegiatan HUT RI
ke-70 tersebut .

Dan selanjutnya sambutan ketua RW.09 yaitu Pak Kuncoro tentang


suksesnya acara yang telah ikutserta dalam mengikuti kegiatan tersebut
dan rasa terimakasih kepada berbagai pihak yang telah ikut serta dalam
mensukseskan kegiatan tersebut. Dan acara terkhirnya yaitu makan
bersama yang telah disediakan serta dihibur oleh Tari Gembira anak-
anak RW 09 yang telah dilatih oleh kelopok kkn 1056 uny untuk tampil
dan menghibur acara tersebut .

3. Program Kerja Tambahan

a) Pengajian
Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (tambahan)
Bentuk Kegiatan :merupakan kegiatan syawalan ibu-ibu PKK
di RW 09
Tempat Kegiatan : Rumah ibu Bintarti dan Balai Maspur
Waktu Perencanaan : Tanggal 6 Agustus 2015
Tanggal 9 Agustus 2015
Tanggal 13 Agustus 2015
WaktuPelaksanaan : Tanggal 6 Agustus 2015
Tanggal 12 Agustus 2015
Tanggal 13 Agustus 2015
Jumlah Jam : 6 jam
Tujuan Kegiatan :Mempererat tali silaturahmi antar warga dan
meningkatkan keimanan
Sasaran Kegiatan : Ibu-ibu RW 09 Terban
Sumber dana : Swadaya masyarakat
Peran Mahasiswa : Pencari pemateri dan peserta
Uraian Kegiatan : Kegiatan pengajian pada tanggal 6 Agustus
bertempat di rumah Ibu Bintarti RT 44.
Acara ini dimulai pukul 16.00-18.00.
Dengan pembicara ibu Siti Mazmumah dari
Blimbing Sari. Tema pada pengajian ini
adalah peningkatkan kemampuan ibadah.

41
Dengan peserta 20 orang. Pengajian
selanjutnya dilaksanakan pada Hari Minggu
9 Agustus bertempat di Balai Maspur pada
pukul 16.00-18.00 dengan pembicara bapak
ustad Siswo Bowo Laksono dari Condong
Catur. Bertemakan peningkatan silaturahmi
pada bulan kemenangan. Jumlah peserta 43
orang. Dan pengajian yang terakhir
bertepatan pada Hari Kamis, 13Agustus
2015 di rumah Ibu Bintarti. Pengisi
pengajian ini yaitu Bapak Ustad Abu Toyib
dari Bantul dengan tema Peningkatan
kesejahteraan keluarga denga njumlah
peserta sebanyak 22 orang.

Hasil Kegiatan : pengajian berjalan dengan lancar.

Dana : Rp1.700.000

Penunjang : Masyarakat yang antusias dan dapat


bekerja sama secara baik dengan warga.
Hambatan : Pemindahan tempat acara yang mendadak
dan pemateri yang membatalkan jadwal
secara mendadak.
Solusi : Mencari tempat baru dan pemateri baru
Penanggung Jawab : Siti Khoirunisa’

Pembahasan program kelompok tambahan pengajian


Acara pengajian merupakan salah satu bagian dari acara
ibu-ibu PKK RW 09 Terban. Acara ini sekaligus acara syawalan
ibu-ibu PKK. Yaitu merupakan kegiatan tahunan yang
dilaksanakan sejak 5 tahun terakhir. Pengajian dilaksanakans
ebanyak tiga kali. Yaitu pada tanggal 6, 9, dan 13 Agustus 2015.
Kegiatan pengajian yang pertama pada tanggal 6 Agustus
bertempat di rumah Ibu Bintarti RT 44. Acara ini dimulai pukul

42
16.00-18.00. Dengan pembicara ibu Ustadzah Siti Mazmumah dari
Blimbing Sari.
Tema pada pengajian ini adalah peningkatkan kemampuan
ibadah. Dengan peserta 20 orang. Pengajian selanjutnya
dilaksanakan pada Hari Minggu, 9 Agustus bertempat di Balai
Maspur pada pukul 16.00-18.00 dengan pembicara bapak ustad
Siswo Bowo Laksono dari Condong Catur. Bertemakan
peningkatan silaturahmi pada bulan kemenangan. Jumlahpeserta 43
orang. Dan pengajian yang terakhir bertepatan pada Hari Kamis,
14 Agustus 2015 di rumah Ibu Bintarti. Pengisi pengajian ini yaitu
bapak ustad Abu Toyib dari Bantul dengan tema Peningkatan
kesejahteraan keluarga dengan jumlah peserta sebanyak 22 orang.
Kerena jumlah peserta dari kkn dibatasi maksimal hanya 4 orang,
maka yang mengikuti pengajian ke tempat acara hanya perwakilan
saja. Saat mencari pemateri kami mengalami sedikit kendala,
antara lain pemindahan tempat acara yang mendadak, yaitu pada
pengajian tanggal 6 agustus 2015 rencana awal bertempat di rumah
Ibu Dewi RT 44. Namun karena Ibu Dewi tidak bisa maka
tempatnya diganti di rumah Ibu Bintarti RT 44, serta pemateri yang
menggagalkan jadwal pada hari H yaitu pada tanggal 13 Agustus
2015.
Dengan pembicara awal Ibu Ustadzah Umy dari Bantul.
Karena ada acara yang lebih penting, Ibu Umy membatalkan
mengisi acara pengajian. sehingga kami sempat pontang panting
mencari penggantinya. Dan pada akhirnya mendapatkan pengganti
yaitu Bapak Ustad abu Toyib dari Bantul.

b) Plangisasi
Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (fisik)
Bentuk Kegiatan : Pembuatan plang mobil dilarang masuk
Tempat Kegiatan : RW 09 Terban
Waktu Perencanaan :-
Waktu Pelaksanaan : Tanggal 5 Agustus 2015
Tanggal 6 Agustus 2015
Tanggal 8 Agustus 2015
Tanggal 12 Agustus 2015

43
Jumlah Jam : 7 jam
Tujuan Kegiatan :Untuk mengusahakan ketertiban dan
kenyamanan pengendara yang melintas
gang tersebut agar tidak terjadi hal yang
tidak diinginkan seperti tabrakan dan
sebagainya.
Sasaran Kegiatan : Masyarakat RW 09 Terban dan sekitarnya.
Sumberdana : Mahasiswa
Peran Mahasiswa : Pelaksana
Uraian Kegiatan : Pembuatan plang-plang untuk jalan di
sekitar RW 09
Hambatan Kegiatan : Kurangnya koordinasi dengan tokoh
masyarakat sekitar

Hasil Kegiatan :Dihasilkan plang 2 buah, yang diletakkan 1


palng di Jl.Prof.Dr.Yohanes, menuju wilayah
RW 09. Kemudian 1 plang lagi digunakan
apabila ada acara di RW 09

Dana : Rp. 480.500


Penanggung Jawab : Kevin Denada R
Pembahasan program kelompok fisik plangisasi
Plangisasi merupakan program kerja tambahan yang
dilakukan oleh kelompok KKN UNY 1056 di RW 09 Terban.
Sasaran dari kegiatan ini adalah masyarakat Rw 09 Terban dan
sekitarnya, yang dimaksud dengan palngisasi adalah pemasangan
papan petunjuk atau rambu pada tempat yang dirasa harus diberi
petunjuk tersebut. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk
mengusahakan ketertiban dan kenyamanan pengendara yang
melewati gang tersebut agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan
seperti tabrakan antara pengendara mobil karena jalan yang sangat
sempit. Hambatan dari kegiatan ini adalah kurangnya koordinasi
dengan tokoh masyarakat sekitar, karena saat rapat sudah
ditentukan untuk membuat 2 plang akan tetapi pada saat
pelaksanaan hanya di gunakan 1 plang saja dan solusinya tetap di

44
buatkan 2 plang, 1 untuk di Jl.Prof.Dr.Yohanes, 1 lagi untuk acara
kegiatan di RW 09.
Program kerja plangisasi dilakukan sebanyak empat kali
yaitu pada hari Rabu 5 Agustus 2015 pukul 10.00-14.00, hari
Kamis 6 Agustus 2015 pukul 09.00-11.00, hari Sabtu 8 Agustus
2015 pukul 13.00-14.00, dan hari Rabu 12 Agustus 2015 pukul
10.00-11.00. kegiatan plangisasi yang pertama terfokus pada
pembelian,persiapan bahan yang akan digunakan dan penempelan
pipa besi pada plat. Pada hari berikutnya, membersihkan plat dan
pengecetan plat dengan hasil sekitar 60 % telah terlaksana.
Kemudian pada hari yang sama pembuatan desain gambar untuk di
tempelkan ke plat.
Pada hari Sabtu 8 Agustus 2015 pukul 13.00-14.00
kegiatannya adalah pemasangan gambar atau desain yang
berbentuk mobil dilarang masuk, setelah itu dilakukan pengclearan
pada sisi plat agar gambar atau desain tidak lepas dan terlihat
bersih. Pada hari Minngu 9 Agustus 2015 pukul 06.00-08.00 saat
kegiatan kerja bakti plang di pasangkan di Jl.Prof.Dr.Yohanes agar
mobil yang dari arah Rw 09 akan ke Jl.Prof.Dr.Yohanes tidak
bertabrakan dengan mobil dari arah galleria. Kegiatan ini di ikuti
oleh 5 orang, 2orang mahasiswa KKN UNY dan 3 orang
masyarakat sekitar yang ikut dalam kegiatan kerja bakti. Pada hari
Rabu 12 Agustus 2015 pukul 10.00-11.00 kegiatannya melanjutkan
pengecetan dan pengecoran pada plang yang masih tersisa.
Tujuannya apabila di wilayah RW 09 mengadakan acara dan
memerlukan rambu, palng ini bisa digunakan karena plang ini di
desain agar mudah di pindah-pindahkan.

c) Pendampingan Gebyar PAUD


Jenis kegiatan : Program Kerja Kelompok (non fisik)
Bentuk Kegiatan : Di awali dengan senam dan permainan buat
adik-adik PAUD kemudian pembagian
makanan sehat 4 sehat 5 sempurna lalu
lomba menyanyi dan senam ceria PAUD.

45
Tempat Kegiatan : SMA Budya Wacana
Waktu Perencanaan : Tanggal 23 Agustus 2015
Waktu Pelaksanaan : Tanggal 23 Agustus 2015
Jumlah Jam : 6 jam
Tujuan Kegiatan :Mengikuti acara tahunan dan memeriahkan
untuk program PAUD di Keluruhan Terban
dalam rangka 17 Agustus HUT RI.
Sasaran Kegiatan : Seluruh peserta dan pendidik PAUD
Sumber Dana : Masyarakat
Dana : Rp 1.000.000
Peran Mahasiswa : Pendamping
Uraian Kegiatan :PAUD adalah salah satu pondasi untuk
mengembangkan dan mengenalkan
kreatifitas di wilayah kelurahan Terban.
Maka dalam acara tahunan ini kami
mendampingi jalannya dan membantu
agar acara ini berjalan lancar serta tercapai
segala target yang ingin dicapai. Acara ini
pertama di buka oleh ketua bunda PAUD,
lalu di lanjutkan oleh sambutan dari bapak
lurah Terban, yaitu Bapak Anif Luhur
Kurniawan, SIP. Lalu ibu-ibu panitia
menyanyikan lagu mars PAUD dan adik-
adik PAUDnya di bimbing permainan
yang mengolah gerak dan otak, setelah itu
di bagikan makanan bergizi 4 sehat 5
sempurna. Dan yang lomba yang pertama
untuk pendidik dan wali PAUD adalah
lomba menyanyi. Lagu wajibnya yang
pertama lagu Mars PAUD, lalu lagu
daerah pilihan antara lain “Cublak-cublak
sueng”, “Gundul-Gundul Pacul “, dan
“Padang Bulan”. Setelah lomba menyanyi
selesai dilanjutkan lomba senam ceria seri
yang ke-2. Dilanjutkan dengan

46
pengumuman semua lomba-lomba yang
telah diselenggarakan dan di tutup dengan
acara menyanyi dan senam pinguin.
Hasil Kegiatan : Acara tahunan ini selalu mendapatkan
respon yang baik dari masyarakat
khususnya warga Terban sendiri. Dari
event tersebut yang dilombakan adalah
menyanyi dan senam ceria ke-2. Yang
mendapat juara pertama dalam lomba
menyanyi RW 11 lalu RW 10 dan juara
ketiganya RW 6. Lalu diteruskan dengan
juara lomba senam, yaitu juara pertama di
menangkan oleh RW 4 lalu RW 11 dan
RW kami mendapat juara ketiga.

Pembahasan program kerja tambahan pendampingan


program Gebyar PAUD
Gebyar PAUD adalah acara tahunan yang selalu diadakan
oleh ketua bunda PAUD. Acara ini mendapatkan dukungan penuh
dari setiap warga khususnya warga Terban. Tapi beberapa RW
Terban kurang memahami tentang informasi yang akan dilombakan
bahkan beberapa RW tidak menampilkan dan tidak mengikuti
lomba. Ada satu RW yang mengikuti lomba senam tetapi
menampilkan senam ceria yang seri pertama, ini jelas bahwa ada
satu RW yang tidak memperhatikan bahwa senam yang akan
dilombakan. Dan ada pula peserta dari beberapa RW itu kurang
mempersiapkan untuk mengikuti lomba, jadi hanya mengikuti
lomba tanpa persiapan yang matang. Yang tidak mengikuti
mengikuti lomba senam ini ada 2 RW, karena kurang adanya
koordinasi tentang gebyar PAUD di RW tersebut. Sosialisasi
tentang PAUD memang harus digalakkan karena dengan adanya
PAUD itu anak dapat bersosialisasi dan berinteraksi dengan
sesame. Acara tersebut sebenarnya dalam rencana akan di mulai

47
6.30, tetapi dalam waktu pelaksanaanya acara tersebut mundur
menjadi 7.15. Kurang tepatnya hadir dari para peserta sehingga
acara tahunan ini berjalan lambat.
Acara ini sangatlah berjalan sangat meriah, tidak lepas dari
dukungan pak lurah yang mau memberikan sambutan, bunda
PAUD pun mendukung penuh serta hadirnya para ketua RW dari
masing-masing RW. Setiap peserta yang tampil mendapatkan
hadiah, sangat apresiasi peserta lomba yang bagus dari pihak
penyelenggara. Acara ini tidak lepas dari adek-adek mahasiswa
yang KKn yaitu UNY dan Stikes Bethesda. Salah satu kelompok
KKn menampilkan dan mengajarkan senam pinguin dan
mendapatkan antusiasme yang sangat bagus dari pesertanya. Tim
penilai lomba tersebut dari ketua PAUD sekecamatan
Gondokusuman yang selalu mantau program tersebut. Di acara ini
pula saling bertukar ilmu dalam mengajar untuk PAUD, sehingga
materi tersampaikan tanpa adek-adek PAUD merasa bosan.

d) Gelar potensi wilayah


Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (non fisik)
Bentuk Kegiatan : Pendampingan
Tempat Kegiatan : RW 09 Terban
Waktu Perencanaan : -
Waktu Pelaksanaan : Tanggal 28 Agustus 2015
Tanggal 30 Agustus 2015
Jumlah Jam : 11 jam
Tujuan Kegiatan : Mencari potensi yang ada di wilayah RW
09 guna untuk ditampilkan pada agenda
rutin per tahun yaitu gelar potensi wilayah
se kelurahan Terban.
Sasaran Kegiatan : Masyarakat RW 09 Terban
Sumberdana : Swadana Masyarakat
Peran Mahasiswa : Pendamping
Uraian Kegiatan : Melakukan pendampingan untuk menggali
potensi yang ada diwilayah RW 09 baik dari
segi seni budaya maupun usaha kreatif.
Untuk bidang seni budaya melakukan
pendampingan latian menari tarian kreasi

48
baru konyil mejeng dan untuk usaha kreatif
ada beberapa pembuatan makanan ringan
serta pembuatan tikar dari bahan bank
sampah yang kemudian ditampilkan di acara
gelar potensi wilayah.
Hambatan Kegiatan : Kurangnya koordinasi dengan tokoh
masyarakat sekitar.

Hasil Kegiatan : Dalam acara gelar potensi wilayah dapat


menampilkan usaha kreatif berupa pasang
stand yang berisi makanan ringkan dan tikar.
Kemudian untuk malam harinya dapat
menampilkan tarian kreasi baru konyil
mejeng dimana penarinya yaitu anak-anak
dari RW 09 ada 3 orang yang tampil.

Dana : Rp. 520.000


Penanggung Jawab : Ernik Oktavia

Pembahasan program kelompok tambahan gelar potensi


Pendampingan gelar potensi wilayah merupakan program
kerja tambahan yang dilakukan oleh kelompok KKN UNY 1056 di
RW 09 Terban atas permintaan masyarakat. Sasaran dari kegiatan
ini adalah masyarakat Rw 09 Terban yang dimaksud dengan
pendampingan gelar potensi wilayah adalah pendampingan di
bidang seni budaya dan usaha kreatif. Tujuan dari kegiatan ini
adalah mencari dan mengembangkan potensi yang ada di RW 09.
Hambatan dari kegiatan ini adalah kurangnya koordinasi dengan
tokoh masyarakat sekitar.
Pendampingan gelar potensi wilayah untuk bidang seni
budaya berupa pendampingan pada saat latihan menari yaitu tari
kreasi baru konyil mejeng yang akan dibawakan oleh 3 anak RW
09 yang nantinya akan ditampilkan pada saat acara puncak gelar
potensi wilayah pada malam hari nya. Sedangkan untuk bidang
usaha kecil ada pelatihan pembuatan tikar dari bahan bank sampah.

49
Hasil dari kegiatan ini adalah dapat menampilkan potensi
yang ada di RW 09 yaitu pada saat pagi-siang membuka stand
makanan dan stand usaha kreatif tikar dari bahan bank sampah.
Sedangkan untuk malam harinya dapat menampilkan tarian kreasi
baru konyil mejeng pada saat alam puncak seni gelar potensi
wilayah. Bukan hanya itu pada saat gelar potensi wilayah RW 09
juga mendapat juara 1 untuk lomba tumpeng antar RW se
kelurahan Terban dan mendapat juara 2 untuk lomba yel-yel lansia.

4. Program Insidental
a. Melayat meninggalnya Alm. Sapari di RT 41

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok Insindental

Bentuk Kegiatan : Pelaksanaan

Tempat Kegiatan : Kediaman Alm. Bapak Saphari RT 41 RW


09 Terban

Waktu Perencaanaan :-

Waktu Pelaksanaan : Tanggal 7 Agustus 2015

Tanggal 7 Agustus 2015

Jumlah Jam : 3 jam

Tujuan Kegiatan : Untuk membantu keluarga keluarga Alm.


Bapak Saphari dalam menyiapkan
pelaksanaan pelayatan dan pemakaman Alm.
Bapak Saphari.

Sasaran Kegiatan : Masyarakat

Sumber Dana : Mahasiswa

Peran Mahasiswa : Pelayat

50
Uraian Kegiatan :Membantu menyiapkan keperluaan
pelayatan seperti, Membantu memasang
tratak, enata kursi Serta ikut membantu
dalam pengangkatan Jenazah dan ikut dalam
sholat jenazah.

Hasil Kegiatan : Pelayatan dan pemakaman Alm. Bapak


Saphari berjalan dengan lancar

Dana : Rp 100.000 (menyumbang)

Penanggung Jawab : Adrian Hira Himawan

Pembahasan program Insidental melayat meninggalnya Alm.


Bapak Saphari

Pada hari Jumat, 7 Agustus 2015 Pukul 07.00 mendapat kabar


mengenai meninggalnya Bapak Saphari. Pada Pukul 09.00 ,kami
segera menuju kediaman beliau, disana kami membantu menyiapkan
segala keperluan pelayatan. Membantu dalam memandikan jenazah,
Mengkafani jenazah. Kami juga membantu dalam pemasangan tratak
dan penyiapan keperluan lain seperti kursi dan makanan. Pukul 10.00
Kami ikut menyolati jenazah beliau, Kami juga membantu dalam
pendistribusian snack (makanan) kepada pelayat. Pukul 11.30 kami
berpamitan dulu, karena sebagian anggota kelompok (laki-laki) akan
menunaikan shalat jumat.

Pada pukul 14.00 kami kembali menuju kediaman beliau. Disana


kami datang sebagai pelayat, menyaksikan beliau untuk terakhir
kalinya sebagai penghormatan terakhir. Bapak Saphari wafat pada usia
75 tahun, beliau merupakan salah satu tokoh masyarakat Terban
khusunya RW 09 Terban yang aktif dalam kegiatan di RW 09. Beliau
merupakan seorang yang aktif di dunia Bulu tangkis.

b. Undangan Kitanan di rumah Ibu Tri Janualti

51
Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (non fisik)

Bentuk Kegiatan : Menghadiri acara khitanan

Tempat Kegiatan : Balai Mas Pur

Waktu Pelaksanaan : 31 Agustus 2015

Jumlah Jam : 2 jam

Tujuan Kegiatan : Mempererat tali silaturahmi antar warga


dan sebagai bentuk toleransi dalam
kehidupan bermasyarakat.

Sasaran Kegiatan : Masyarakat

Sumber Dana : Ibu Tri Janualty

Peran Mahasiswa : Tamu Undangan

Uraian Kegiatan : Menhadiri undangan Khitanan cucu dari


Ibu Tri Janualty

Hasil Kegiatan : Acara khitanan berjalan dengan lancar

Dana : Rp. 12.000.000

Penanggung Jawab : Adrian Hira Himawan

Pembahasan Program Insidental undangan Khitanan di rumah


Ibu Tri Janualty

Pada hari Minggu 31 agustus, Ibu tri Janualty mengadakan acara


Khitanan Cucunya, kami hadir diacara sebagai tamu undangan. Acara
berjalan meriah, hiburan jathilan menjadi hiburan utama diacara
tersebut. Warga masyarakat sekitar antusis dalam menghadiri acara
tersebut. Disana kami menikmati makanan yang sudah ditersedia.
Kami juga menikmati hiburan jathilan yang ada. Tak lupa kami juga
mengucapkan selamat kepada Ibu Tri Janualty atas Khitanan Cucunya.

52
c. Tahlilan

Jenis Kegiatan : Program Kerja Kelompok (non fisik)

Bentuk Kegiatan : Menghadiri acara tahlilan

Tempat Kegiatan : Rumah Ibu Sri Wahyuni Ismurdiyati

Waktu Pelaksanaan : 20 Agustus 2015 pukul 20.00 – 22.00

Jumlah Jam : 2 jam

Tujuan Kegiatan : Mempererat tali silaturahmi antar warga


dan sebagai bentuk toleransi dalam
kehidupan bermasyarakat.

Sasaran Kegiatan : Masyarakat

Sumber Dana : Keluarga Ibu Sri Wahyuni Ismurdiyati

Peran Mahasiswa : Pendamping

Uraian Kegiatan : Menghadiri acara tahlilan di rumah Ibu Sri


Wahyuni Ismurdiaty

Hasil Kegiatan : Acara tahlilan berjalan dengan lancar

Dana :-

Penanggung Jawab : Adrian Hira Himawan

Pembahasan Program Insidental Tahlilan

Pada tanggal 20 Agustus, Kami membantu Ibu Sri Ismurdiaty


mempersiapkan acara Tahlilan. Disana kami menyiapkan makanan
untuk para undangan yang hadir, membantu menata tempat,
mengepaki snack. Pada pukul 20.00, acara dimulai, kami hadir
sebagai tamu undangan ditengah acara kami bersama-sama undangan
membaca yasin selama kurang lebih 3 kali. Setelah tahlil kami

53
disuguhi makanan dan minuman serta snack. Acara berakhir pada
pukul 22.00, kami berlanjut membantu membersihkan tempat tahlil.

54