Anda di halaman 1dari 65

“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR

Nama : SURYA HADI PUTRANTO

Dept. : PT PLN (PERSERO) AREA SANGGAU

Info lain : 8612600ZY

SE I Ver 2 .0 Page 1
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Tujuan Pelatihan Ini

Dengan mengikuti pelatihan ini diharapkan Anda dapat:

 Memahami dan menerapkan konsep Supervisor yang Efektif.

 Memahami dan menerapkan peran dan tanggung jawab di dalam organisasi dalam
mencapai tujuan bisnis.

 Menggunakan tujuan organisasi dan menerjemahkannya ke dalam rencana


tindaklanjut untuk kelompok kerja.

 Memahami dan menerapkan 6 Peran Seorang Supervisor: Comitment, Initiating,


Planning &Organizing, Directing & Controlling, Delegating & Developing, dan
Motivating.

 Mengembangkan sikap kerja yang positif dan bekerja secara efektif dalam tim.

 Membangun dan membina hubungan yang dapat dipercaya dengan bawahan,


atasan dan rekan untuk mendorong kerja sama tim.

Tujuan Personal Anda

- Mengetahui perbedaan peran seorang supervisor dengan seorang leader


- Memahami dan menerapkan 6 Peran Seorang Supervisor: Comitment, Initiating,
Planning &Organizing, Directing & Controlling, Delegating & Developing, dan
Motivating.
- Mengembangkan sikap kerja yang positif dan bekerja secara efektif dalam tim.
- Membangun dan membina hubungan yang dapat dipercaya dengan bawahan,
atasan dan rekan untuk mendorong kerja sama tim.

SE I Ver 2 .0 Page 2
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Good Supervisor vs Bad Supervisor

Good Supervisor:

Sebutkan 3 karakter “Good Supervisor” yang ada di PLN:

Bad Supervisor:

Sebutkan 3 karakter “Bad Supervisor” yang ada di PLN:

SE I Ver 2 .0 Page 3
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Apa beda Leader dan Supervisor

Leader Supervisor

SE I Ver 2 .0 Page 4
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Catatan Anda mengenai Leadership Code Untuk Supervisor Atas

SE I Ver 2 .0 Page 5
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

The 6 roles of supervisor

Contoh peran supervisor berdasarkan “6 Roles Of Supervisor”:

1. Comitment
Contoh : Taat pada kesepakatan / aturan (SOP) yang telah disepakati

2. Initiating
Contoh : memulai segala tindakan apapun

3. Planning & Organizing


Contoh : Membuat timeline dan workplan semua pekerjaan yang akan dimulai

4. Directing & Controling


Contoh : Melkakukan atau memberi arahan terkait apa yang dikerjakan bawahan,
mengetahui segalam macam permasalahnya, dan bagaiman pemecahannya

5. Delegating & Developing


Contoh : Memastikan seluruh kegiatan dapat dikerjakan oleh penanggung jawab

SE I Ver 2 .0 Page 6
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

6. Motivating
Contoh : Menyemangati tim kerja

SE I Ver 2 .0 Page 7
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Peran

Peran 1: Comitment

SE I Ver 2 .0 Page 8
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Apakah Saya siap untuk memimpin?

Apa yang sudah Saya persiapkan untuk dapat memimpin?

Bagaimana Saya mengembangkan diri untuk memimpin?

SE I Ver 2 .0 Page 9
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Personal Proficieny: mempersiapkan diri sebagai pemimpin

Personal Proficiency adalah kemampuan pemimpin untuk mengenali diri sendiri dan
terikat untuk menjalankan komitmen secara bersungguh – sungguh untuk
mengembangkan diri. Kita diharapkan dapat menyiapkan diri untuk dapat berkembang
dengan memahami kelemahan maupun kekuatan yang kita miliki untuk dapat
memimpin orang lain. Personal Proficiency membuat diri kita untuk dapat
memanfaatkan pengalaman yang diperioleh dari kehidupan dan mengaplikasikan
dengan perhatian, energi, keberanian, kemanusiaan dan kesungguhan.

Seberapa siap saya untuk memimpin?


Isilah kuesioner di bawah ini dengan cara memberikant tanda “x” pada rating yang
paling sesuai dengan kondisi diri saya saat ini.

Kesiapan saya dalam............ Rendah Tinggi

1. Fokus pada isu masalah yang kritis sesuai dengan visi 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10


2. Mampu melihat pola permasalahan pada data 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
3. Mengetahui kekuatan dan hal – hal yang disukai 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
4. Mampu bekerja dengan baik pada hal – hal yang kurang 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
disukai
5. Meminta umpan balik dan hasil pengamatan dari orang lain 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
6. Tetap tenang ketika dalam keadaan stres 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
7. Mencari ide baru untuk memecahkan masalah 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
8. Belajar dari pengalaman masa lalu untuk meningkatkan diri 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
9. Memperhatikan orang lain maupun kebutuhan diri sendiri 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
10. Memelihara fisik (secara gizi, tidur, latihan dan sikap) 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
11. Memelihara kehidupan sosial (masyarakat, kolega dan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
persahabatan)
12. Berhasrat dalam pekerjaan 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10
Total Nilai:

Keterangan:
Diatas 80: Sangat siap, 80-71: siap, 70 – 61: Cukup, 60 – 51:Kurang siap,
dibawah 50: waktunya untuk menyiapkan diri dengan segera

SE I Ver 2 .0 Page 10
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Langkah Untuk Menyiapkan Diri Sebagai Pemimpin

1. Memahami pola permasalahan dengan menggunakan data


Tindakan yang dilakukan:

2. Memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri.


Tindakan yang dilakukan:

3. Meningkatkan kemampuan pada peningkatan stress


Tindakan yang dilakukan:
`

4. Menunjukkan kecepatan untuk belajar


Tindakan yang dilakukan:

5. Membangun karakter dan integritas seorang pemimpim


Tindakan yang dilakukan:

6. Menjaga fisik yang prima, emosi yang stabil dan kehidupan sosial
Tindakan yang dilakukan:

7. Menjaga tingkat energi dan hasrat terhadap pekerjaan


Tindakan yang dilakukan

SE I Ver 2 .0 Page 11
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Kualitas Kesiapan seorang pemimpin

Seorang supervisor harus tahu 2 hal dalam menyiapkan diri sebagai seorang pemimpin,
yaitu:

1. Memahami visi organisasi.


Visi organisasi saya adalah:

2. Memahami kebutuhan tim yang diperlukan untuk menwujudkan visi organisasi


Karakeristik tim yang dibutuhkan untuk mencapai visi adalah

SE I Ver 2 .0 Page 12
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

LAtihan

Apa Visi Saya untuk dapat mendukung keberhasilan project assignment ?:

Visi saya dalam project assignment adalah

Siapa yang akan saya ajak sebagai tim yang mewujudkan visi project
assignment?

Tim saya adalah:

SE I Ver 2 .0 Page 13
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Comitment Pada Saat Project Assignment

Saya dapat menggunakan Comitment dalam project assignment dengan cara:

SE I Ver 2 .0 Page 14
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Peran 2: Initiating

Role 2: Initiating

SE I Ver 2 .0 Page 15
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Mengapa kita membutuhkan Initiating?

Apa ukuran inisiatif yang berhasil?

Hambatan Untuk Memulai

Dibawah ini tuliskan hambatan-hambatan apa yang sering kali menghambat kita
untuk memulai:

Bagaimana cara MEMULAI segala sesuatu

Tanyakan

SE I Ver 2 .0 Page 16
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

1. Apakah Yang Akan Terjadi Bila Anda Banyak Bertanya “Mengapa”?

”Mengapa yang lain tidak bekerja lebih keras?”

”Mengapa ini terjadi padaku?”

”Mengapa mereka mempersulit saya dalam melaksanakan tugas?”

Apa yang Anda rasakan?

2. Apakah Yang Akan Terjadi Bila Anda Banyak Bertanya “Kapan”?

”Kapan mereka akan menangani masalah ini?”

”Kapan pelanggan akan menelpon saya kembali?”

”Kapan kami akan mendapatkan informasi yang dibutuhkan untuk mengambil


keputusan?”

Apa yang Anda rasakan?

SE I Ver 2 .0 Page 17
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

3. Apakah Yang Akan Terjadi Bila Anda Banyak Bertanya “Siapa” ?

”Siapa yang membuat kesalahan ini?”

”Siapa yang tidak dapat memenuhi deadline?”

”Siapa penyebab masalah ini?”

Apa yang Anda rasakan?

Kesimpulan mengenai Initiating:

Gunakan _______ dan _______ baru kemudian _______, _______ dan _____

SE I Ver 2 .0 Page 18
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Initiating Pada Saat Project Assignment

Anda dapat menggunakan Initiating dalam project assignment dengan cara:

Peran 3 : Planning & Organizing

SE I Ver 2 .0 Page 19
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Mengapa perencanaan itu penting?

SE I Ver 2 .0 Page 20
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Apa yang akan terjadi kalau kita gagal merencanakan?

MANFAAT PERENCANAAN

Ada tiga manfat pokok dari perencanaan:

1. Perencanaan membantu Supervisor melaksanakan lebih banyak dengan sumber


lebih sedikit.

2. Keterampilan merencana Supervisor mempengaruhi produktivitas orang lain.

3. Perencanaan akan menjadikan Supervisor proaktif, tidak sekedar reaktif.

Manfaat perencanaan bagi anda adalah :

SE I Ver 2 .0 Page 21
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Tipe-Tipe Planning

Secara garis besar ada dua Perencanaan:

1. Rencana Strategis

2. Rencana Operasional

1. Rencana Strategis

Rencana strategis merupakan rencana yang berlaku bagi organisasi secara


keseluruhan dan menjadi sasaran (tujuan) organisasi bersangkutan. Rencana
Strategis biasanya dibuat oleh eksekutif puncak, Vice President, General Manager,
dan sedikit melibatkan Manajer.

Manfaat rencana stategis:

1. Menetapkan sebuah visi bagi organisasi

2. Menentukan arah organisasi secara keseluruhan

3. Menyatukan divisi atau departemen di bawah satu misi tunggal yang meyeluruh

SE I Ver 2 .0 Page 22
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Contoh rencana strategis:

1. Rencana pengembangan bisnis korporasi.

2. Rencana merger atau akuisisi.

3. Rencana komputerisasi seluruh divisi organisasi.

4. Rencana pembukaan kantor cabang di luar negeri.

5. Rencana pembuatan produk baru.

2. Rencana Operasional

Rencana operasional lebih bersifat teknis. Ada dua jenis rencana operasional :

a. Rencana Tetap

Rencana tetap adalah suatu rutinitas atau serangkaian kegiatan yang telah
ditetapkan. Rencana ini paling baik digunakan untuk tugas yang berulang.

Manfaat rencana tetap:

1. Sangat menyederhanakan pekerjaan yang dikerjakan berulang kali.

2. Menstandarkan tindakan sehingga setiap orang yang bertanggung jawab


terhadap pekerjaan tersebut dapat mengerjakan.

3. Memberikan pedoman kepada karyawan (karyawan tidak perlu mulai dari nol
setiap kali melakukan suatu tindakan).

SE I Ver 2 .0 Page 23
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Contoh rencana tetap:

1. Rencana kunjungan kerja

2. Rencana penjualan.

3. Rencana evaluasi kerja.

4. Rencana pemrosesan pesanan.

b. Rencana Situasional (sekali pakai)

Rencana situasional adalah rencana yang dikembangkan sekali saja untuk


tujuan tertentu. Rencana ini paling baik digunakan untuk proyek-proyek unik.

Manfaat rencana situasional:

1. Melengkapi atau mendukung rencana tetap karena ada perubahan dalam


pelaksanaan.

2. Menyesuaikan tindakan agar cocok bagi suatu situasi atau kejadian tertentu.

3. Menjamin ketepatan karena pengumpulan data disesuaikan dengan


tujuan/sasaran umum rencana.

Contoh rencana sekali pakai:

1. Anggaran tahunan.

2. Pameran produk baru.

3. Implementasi system reward dan punishment.

4. Implementasi sistem komputer baru.

SE I Ver 2 .0 Page 24
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

6 LANGKAH MEMBUAT PERENCANAAN

1. Proyeksi dan latar belakang.

(Antisipasi, ramalan, dan prakiraan kondisi ke depan serta latar belakang terhadap
kegiatan masa lalu yang pernah dilakukan)

2. Sasaran yang ingin dicapai.

(Menentukan sasaran yang hendak dicapai secara terukur, jelas dan prioritaskan
pada kegiatan yang dilakukan)

3. Program kerja.

(Langkah-langkah strategis yang akan dijalankan untuk mencapai sasaran dan


penentuan siapa melakukan apa)

4. Jadwal kerja.

(Batasan-batasan waktu pelaksanaan sesuatu prioritas dan mulailah dari yang


paling akhir)

5. Anggaran yang diperlukan.

(Pengalokasian dana dan sumber daya lain secara efektif dan efisien)

6. Prosedur dan kebijakan yang harus diikuti.

(Aturan dan metode yang disusun untuk mempermudah operasional di lapangan)

SE I Ver 2 .0 Page 25
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Exercise: Create Your Own Planning

Gunakan lembar perencanaan pada halaman berikut untuk membuat perencanaan.

1. Proyeksi dan latar belakang.

2. Sasaran yang ingin dicapai.

3. Program kerja.

4. Jadwal kerja.

SE I Ver 2 .0 Page 26
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

5. Anggaran yang diperlukan.

6. Prosedur dan kebijakan yang harus diikuti.

SE I Ver 2 .0 Page 27
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Planning & Organizing Pada Saat Project Assignment

Anda dapat menggunakan Planning & Organizing dalam project assignment dengan
cara:

SE I Ver 2 .0 Page 28
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Peran 4: Directing & Controlling

SE I Ver 2 .0 Page 29
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Mengapa mengarahkan dan mengawasi itu penting?

Apa yang sering membuat mengarahkan dan mengawasi itu gagal?

SE I Ver 2 .0 Page 30
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Masalah Pengarahan di PLN:

Diskusikan dalam kelompok Anda masing-masing kesalahaan komunikasi yang pernah


terjadi dalam pekerjaan Anda karena kesalahan dalam mengarahkan:
Apa yang anda Maksud Apa Yang Bawahan Terima

Mengapa hal ini terjadi? Apa Masalahnya? Apa Solusinya

Bagaimana cara pengawasannya?

SE I Ver 2 .0 Page 31
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Kendala Dalam Pengarahan

Empat kendala yang sering dihadapi pada saat pengarahan adalah sebagai berikut :

1. Kendala Lingkungan

2. Kendala Sikap

3. asumsi-asumsi yang salah

4. Perbedaan-perbedaan sosial budaya

SE I Ver 2 .0 Page 32
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Bagaimana Menciptakan Pengarahan dan pengawasan yang Baik

Praktik 43 (4 Directing 3 Controling)

Berikut ini adalah lembar untuk mempermudah 4 pengarahan dan 3 pengawasan

4 Pengarahan
Hasil (Result) : Apa yang harus dicapai?

Indikator (Indicator) : Apa ukuran bahwa hal tersebut sudah dicapai dengan
baik.

Cara (How) : Bagaimana cara meraihnya? Alat-alat apa saja yang diperlukan

DEADLINE : Kapan batas waktunya?

3 Pengawasan
Periksa: Sesuaikah usaha dengan hasil?

Evaluasi: Apa semua indikator terpernuhi?

Tindak Lanjut: Apakah selesai?Adakah perbaikan?Apa apresiasi yang tepat?

Exercise: Praktik 43

Cobalah berikan sebuah instruksi kepada bawahan Anda agar mereka dapat
melaksanakan pekerjaan sesuai dengan apa yang Anda inginkan. Berikut ini adalah
lembar untuk mempermudah menetapkan sasaran dengan praktek 43.

SE I Ver 2 .0 Page 33
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

HASIL : Apa yang harus dicapai oleh tim?

INDIKATOR: Bagaimana Anda akan mengukur kemajuan tim?

CARA : Bagaimana cara meraihnya? Alat-alat apa saja yang diperlukan

DEADLINE : Kapan hal tersebut harus diselesaikan?

PERIKSA : Sesuaikan usaha dengan hasil yang dicapai oleh tim?

SE I Ver 2 .0 Page 34
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

EVALUASI: Apakah tim dapat mencapai semua indikator keberhasilan?

TINDAK LANJUT : Apa semua tugas tim sudah selesai? Apakah tim perlu melakukan
perbaikan? Apa apresiasi yang bisa diberikan kepada tim?

SE I Ver 2 .0 Page 35
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Directing & Controling Pada Saat Project Assignment

Anda dapat menggunakan Directing dalam project assignment dengan cara:

Apa yang terjadi jika tidak melakukan delegasi?

SE I Ver 2 .0 Page 36
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Peran 5: Delegating & Developing

Mengapa melakukan delegasi itu penting?

SE I Ver 2 .0 Page 37
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Apa yang akan terjadi kalau kita tidak mendelegasikan pekerjaan kita?

SE I Ver 2 .0 Page 38
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Tuliskan Hasil Studi Kasus di sini

SE I Ver 2 .0 Page 39
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Langkah – langkah dalam menjalakan Delegation & Developing

1. Tetapkan Pekerjaan yang didelegasikan

2. Pilih dan kembangkan orang yang tepat

3. Berikan arahan secara komunikatif

4. Cek kemajuan

5. Pahami, kendala dan berikan pengertian

6. Berikan apresiasi ketika berhasil

Kesimpulan:

SE I Ver 2 .0 Page 40
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

SE I Ver 2 .0 Page 41
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Mengidentifikasikan pekerjaan Anda

Tugas-tugas apakah yang biasanya Anda lakukan dalam pekerjaan Anda sehari-
hari:

1. …………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………….
.....………………………………………………………………………………………………

2. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

3. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

4. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

5. ......................................................................................................................................
......................................................................................................................................
......................................................................................................................................

6. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

7. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………

8. …………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………….……

SE I Ver 2 .0 Page 42
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

SE I Ver 2 .0 Page 43
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Manakah pekerjaan Anda yang dapat didelegasikan? Tuliskan nomornya saja

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

Mengapa selama ini tugas tersebut tidak Anda delegasikan?

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................

Kriteria pekerjaan-pekerjaan yang dapat didelegasikan:

1. Tugas-tugas rutin.

2. Tugas-tugas yang tidak memerlukan keterampilan khusus.

3. Tugas-tugas yang sangat menyita waktu.

4. Tugas-tugas yang harus dilaksanakan secara teratur.

5. Tugas-tugas yang dapat direncanakan dengan baik sebelumnya.

6. Tugas-tugas yang menjadi minat orang lain.

SE I Ver 2 .0 Page 44
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Apa yang akan Anda lakukan untuk bisa mendelegasikan tugas tersebut?

............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
...........................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
............................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

SE I Ver 2 .0 Page 45
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Delegating & Developing Pada Saat Project Assignment

Anda dapat menggunakan Delegating & Developing dalam project assignment dengan
cara:

SE I Ver 2 .0 Page 46
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Peran 6: Motivating

SE I Ver 2 .0 Page 47
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Role 6: Motivating

1. Mengapa kita perlu memotivasi orang lain?

2. Apa yang SUDAH Anda lakukan membuat orang termotivasi?

Bayangkan sebuah situasi di tempat kerja

Apa yang akan membuat Anda termotivasi dalam bekerja?

Apa yang akan membuat Anda kurang bersemangat dan tidak termotivasi di tempat
kerja?

SE I Ver 2 .0 Page 48
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Tulislah satu pengalaman yang selalu membuat Anda termotivasi apabila


mengingatnya:

1. Apa kejadiannya:

2. Kapan dan di mana kejadiannya:

3. Hasil dari kejadian tersebut:

4. Hikmah yang didapat:

SE I Ver 2 .0 Page 49
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

SE I Ver 2 .0 Page 50
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Tuliskan satu pengalaman yang membuat Anda TIDAK TERMOTIVASI bila


mengingatnya : (Ulangi 4 langkah seperti diatas)

1. Apa kejadiannya:

2. Kapan dan di mana kejadiannya:

3. Hasil dari kejadian tersebut:

4. Hikmah yang didapat:

SE I Ver 2 .0 Page 51
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

SE I Ver 2 .0 Page 52
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Membangun Motivasi Diri dan Anak Buah

Karakteristik Tempat kerja yang dicari orang.

Motivasi adalah alat untuk berprestasi. Keyakinan umum mengatakan prestasi


seseorang sampai tingkat optimal lantaran dorongan motivasi yang dimiliki oleh pribadi
bersangkutan.

Penelitian yang dilakukan di hampir lima benua dengan tajuk “Karakteristik Tempat
Kerja yang Dicari Orang” menghasilkan kesimpulan sebagai berikut :

1. Pekerjaan yang menarik dan menantang.

2. Supervisor menghargai dan mengakui hasil kerja.

3. Ada kesempatan pertumbuhan dan peningkatan karier.

4. Memiliki kemampuan finansial dan mampu bertahan lama.

5. Menekankan pentingnya manusia.

Apa yang diinginkan Anak Buah?

Ada lima hal utama yang menjadi keinginan anak buah sehingga anak buah merasa
diberdayakan dan dihargai:

1. Pekerjaan tidak monoton dan tidak membuang-buang waktu dan usaha.

2. Anak buah memiliki otonomi dan wewenang terhadap pekerjaannya serta


mempunyai kebebasan untuk merencanakan dan mencari cara mengerjakan paling
efektif.

3. Anak buah tidak diawasi terlalu ketat dan tidak terlalu diperintah.

4. Anak buah melihat pekerjaannya sebagai bagian integral dari seluruh perusahaan.

5. Umpan balik dari Supervisor tidak memalukan bagi karyawan.

SE I Ver 2 .0 Page 53
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Beberapa Teori Motivasi

ABRAHAM MASLOW

Menurut Maslow, setiap individu mempunyai lima kebutuhan dasar. Hirarki kebutuhan
tersebut adalah :

A. Kebutuhan Fisik

Kebutuhan fisik adalah kebutuhan dasar dalam hirarki kebutuhan Maslow. Kebutuhan
ini merupakan hal-hal dasar yang harus dipenuhi seseorang untuk bertahan hidup
seperti, makanan, air, oksigen, tidur, sex dan kepuasan sensory.

B. Rasa Aman

Maslow berpendapat apabila kebutuhan fisik telah dipenuhi, maka kebutuhan akan rasa
aman akan muncul. Kebutuhan ini meliputi keinginan akan rasa aman, keselamatan,
stabilitas, kemandirian, perlindungan, kebebasan dari rasa takut, kebutuhan akan
struktur, keteraturan dan hokum. Seseorang akan memfokuskan energinya untuk
menghilangkan berbagai ancaman terhadap fisik, serangan, tirani, atau hewan liar.

C. Kebutuhan sosial

Kebutuhan ini meliputi perasaan cinta dan rasa memilki. Secara umum kebutuhan ini
dapat berbentuk rasa emosi cinta, pertemanan, dan hubungan harmonis dengan orang
lain dan lebih khususnya lagi dengan pasangan, anak-anak dan sahabat. Individu yang
tidak dapat memuaskan kebutuhan ini akan merasakan sakit yang disebabkan
kesendirian, pengasingan dan penolakan.

D. Ego dan Penghargaan (esteem)

Kebutuhan ini meliputi harga diri, keinginan untuk dihargai oleh orang lain. Kebutuhan
ini dapat berfokus pada hal internal maupun eksternal. Secara internal kebutuhan ini
meliputi keinginan untuk merasa berkuasa, pencapaian, kecukupan, percaya diri,
kemandirian, dan kebebasan. Secara eksternal kebutuhan ini meliputi reputasi dan

SE I Ver 2 .0 Page 54
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

prestis, status, ketenaran, dominasi, pengakuan, atensi, rasa penting, apresiasi dan
kehormatan.

E. Aktualisasi Diri

Kebutuhan tertinggi dalam hirarki kebutuhan Maslow adalah aktualisasi diri. Kebutuhan
ini meliputi self realization, pengembangan diri secara kontinu, dan proses untuk
menjadi seseorang yang diinginkan oleh diri sendiri.

Aplikasi teori Maslow dalam manajemen

Need levels General Organizational Factors


Rewards

1. Fisik Food, water, sex, a. Bayaran


sleep
b. Suasana kerja yang
nyaman

c. Cafeteria

2. Rasa Aman Keamanan, a. Suasana kerja yang aman


keselamatan,
stabilitas, b. Benefit dari perusahaan
perlindungan c. Keamana kerja

3. Sosial Rasa cinta , a. Tim kerja yang solid / satu


kasih sayang,
b. Pengawasan yang
rasa memiliki
friendly

SE I Ver 2 .0 Page 55
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

c. Asosiasi professional

4. Self-Esteem Harga diri, a. Penghargaan umum


kehormatan,
b. Job title
prestise, status

c. Pekerjaan dengan status


yang tinggi

d. Feedback dari pekerjaan

5. Aktualisasi diri Pertumbuhan a. Pekerjaan yang


peningkatan, menantang
kreatifitas
b. Kesempatan untuk
berkreasi

c. Pencapaian dalam
pekerjaan

d. Peningkatan dalam
organisasi

SE I Ver 2 .0 Page 56
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

SE I Ver 2 .0 Page 57
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

HERZBERG

Dalam analisanya Herzberg membagi dua faktor penentu kepuasan pekerja.

1. Faktor pertama adalah faktor motivasi yang berkaitan dengan pekerjaan.

Contoh :

Tantangan pekerjaan yang dapat meningkatkan potensi pribadi, kesempatan


untuk melakukan sesuatu yang berguna.

2. Faktor kedua adalah faktor higienis yang berkaitan dengan pekerjaan.

Contoh :

Pendapatan yang sesuai, rekan kerja yang menyenangkan dan lingkungan yang
mendukung.

Beberapa Hal Terkait Motivasi

1. Motivasi berasal dari dalam diri.

2. Seseorang dengan motivasi akan memiliki rasa percaya diri.

3. Kepemimpinan yang sesungguhnya terletak dalam upaya yang dilakukannya


dalam memotivasi orang.

4. Sebuah perilaku termotivasi memiliki tujuan tertentu (diarahkan untuk mencapai


sebuah tujuan.)

5. Para pemimpin harus mengembangkan potensi dan komitmen dari setiap


individu.

6. Seorang supervisor harus memastikan bahwa pekerjaan setiap orang memiliki


nilai.

7. Seorang supervisor juga harus memastikan bawahannya bahwa sebagai


individu dan anggota tim, mereka memberikan kontribusi yang signifikan.

SE I Ver 2 .0 Page 58
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Mengenali Tanda – Tanda Motivasi Bawahan Anda.

Apakah tanda – tanda bawahan Anda termotivasi ?














Apakah tanda – tanda bawahan Anda tidak termotivasi ?

















SE I Ver 2 .0 Page 59
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

5 Langkah Memotivasi yang Luar Biasa !

Langkah dalam memotivasi ini bisa dilakukan secara tatap muka, dalam rapat, rapat
koordinasi , apel pagi bahkan dapat disampaikan dalam pertemuan besar.

Langkah – langkah memotivasi disampaikan untuk membangkitkan semangat kerja dan


memastikan bawahan anda menjalankan pekerjaannya.

1. 2. 3. 4. 5.
Salam Arahan Kita Mampu ! Contoh Penutu
Tindakan

SE I Ver 2 .0 Page 60
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

1. Persiapkan diri anda dan bukalah pertemuan dengan salam permbukaan yang
membangkitkan semangat

Contoh salam pembuka:



2. Arahkan bawahan untuk paham atas manfaat pencapaian sasaran.

Dalam motivasi, sasaran yang dicapai perlu dikomunikasikan secara baik. Jelaskan
manfaat yang dapat diberikan dari pencapaian sasaran tersebut.

Contoh arahan :

3. Jelaskan mengapa kita mampu mencapainya

Anda harus menjelaskan mengapa kita dapat mencapainya. Anda harus dapat mencari
kelebihan yang dimiiki pada bawahan. Kenali hal – hal yang positif. Jika perlu , cari
peluang – peluang baru untuk melakukan hal yang berbeda.

Contoh :

4. Berikan contoh dalam bentuk tindakan nyata yang memberikan hasil

Contoh :

5. Buatlah kalimat penutup yang mengingatkan tindakan yang harus dilakukan

Contoh :

SE I Ver 2 .0 Page 61
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Exercise

Buatlah sebuah pembicaraan singkat untuk memotivasi bawahan Anda dalam


bekerja. (waktu 5 menit)

Catatan anda:

SE I Ver 2 .0 Page 62
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Gunakan Motivating Pada Saat Project Assignment

Anda dapat menggunakan Motivating dalam project assignment dengan cara:

SE I Ver 2 .0 Page 63
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Nama : Lokasi :
Lokasi : Posisi Jabatan :

Kesimpulan Pembelajaran

Kesimpulan dari materi yang saya peroleh adalah sebagai berikut :









Rencana tindakan saya untuk menjalankan materi pelatihan adalah :

Aktivitas / Materi pelatihan Batas Waktu

SE I Ver 2 .0 Page 64
“THE 6 ROLES OF A SUPERVISOR” PROGRAM – SUPERVISORY EDUCATION I

Catatan Tambahan:

SE I Ver 2 .0 Page 65