Anda di halaman 1dari 6

SYSTEM SWITCHING JARINGAN PLN DENGAN

GENERATOR SECARA OTOMATIS


Lembar Kerja Peserta Didik Nama :
Tanggal : Kelas :
Waktu : Jurusan :

A. Kompetensi Dasar
Memasang/merangkai system switching jaringan PLN dengan generator secara otomatis.
B. Teori Singkat Dan Petunjuk
ATS (Automatic Transfer switch), adalah alat yang berfungsi untuk memindahkan koneksi
antara sumber tegangan listrik satu dengan sumber tegangan listrik lainnya secara automatis.
Atau bisa juga disebut Automatic COS (Change Over Switch). Sedangkan AMF (Automatic
Main Failure), berfungsi untuk menyalakan mesin genset jika beban yang di layani kehilangan
sumber energy listrik utama/PLN.
Sehingga, fungsi utama ATS/AMF adalah menyalakan genset jika sumber listrik utama PLN
mati. Dan menghubungkan daya/listrik dari genset terhadap beban secara otomatis.

Pemahaman
Diasumsikan, untuk menghidupkan genset yang digunakan hanya tinggal menekan starter, dan
untuk mematikannya hanya perlu menekan tombol Off. Praktik ini hanya menitikberatkan
pengautomatisan penggunaan tombol Starter dan Off sebagai fungsi utama kerja "Change
Over Switch" pada panel ATS/AMF ini.

C. Perlengkapan
2 pcs Select Switch
2 pcs Kontaktor 220V 4-pole (sesuaikan dengan NFB) (M1 dan M2)
1 pcs relay 11 pin Omron MK3P-1 220V (R1) + Socket
1 pcs relay 8 pin Omron MK2P-1 220V (R1) + Socket
2 pcs TDR Omron H3CR-A8, 220V + Socket
6 pcs MCB 2A
2 pcs TDR Omron H3Y-2 24VDC + Socket
1 pcs Relay Omron MKS2PI 24VDC + Socket
2 pcs Accu 12 Volt (Serie up 24V DC)
(Sesuaikan TDR dan Relay dengan Accu)
wire cable 1,5 mm + Scun garpu Secukupnya
Box Panel
Terminal Blok Input Output Power
Terminal Blok Input Output Control TR-10
Rel Component
Kabel Duct
Kabel Ties
D. GambarKerja

1. Rangkaian Utama dan Wiring Diagaram


Prinsip Kerja
Dalam panel ATS/AMF ini saya membaginya dalam Tiga blok yang memiliki fungsi dan tugas
masing-masing
.
Blok 1.
Blok detector Sumber daya Utama, Rangkaian ini berfungsi untuk memberikan informasi kondisi
sumber listrik utama (hidup atau mati) kepada rangkaian Blok starter engine (NC M1). Blok
detector ini menghidupkan M1 apabila listrik utama hidup Sekaligus sebagai blok Stop engine (NC
R2) apabila listrik utama mati. Pada terminal nomor 5 dan 6, anda harus menghubung seri pada
rangkaian genset sebagai tombol OFF.
Pada blok satu ini juga terdapat Selector Switch untuk menfungsikan rangkaian ini Normal dan
Automatis. Pada fungsi Normal, maka kerja Change Over Switch tidak akan berfungsi.

Blok 2.
Blok Relai detector Daya Genset, Relai detector ini berfungsi untuk menerima informasi kondisi
tegangan/daya genset kepada rangkaian utama apabila listrik utama mati dengan menghidupkan
(M2) setelah genset bekerja.

Blok 3.
Blok starter engine, berfungsi untuk menyalakan mesin genset. Blok ini bekerja berdasarkan
masukan dari Blok detector Sumber daya Utama (NC M1) Sebagai awal kerja starter. T3 dan T4
sebagai delay starter dan R3 sebagai Kontak starter. Khusus pada rangkaian ini menggunakan
komponen yang mempunyai tegangan kerja 24VDC dengan menggunakan 2 buah Accu 12VDC
yang dihubung Seri. Namun apabila anda menemukan komponen yang mempunyai tegangan kerja
12VDC, anda bisa memakainya dengan hanya menggunakan 1 buah Accu saja.

Pada rangkaian ini ditambah juga Selector switch yang menginformasikan Accu (starter engine)
pada kondisi standby. Pada terminal nomor 7 dan 8, anda harus menghubung paralel pada stater
untuk menghidupkan genset.

E. Petunjuk dan keselamatan Kerja


1. Baca dan pahami maksud soal agar tidak terjadi kesalahan pekerjaan.
2. Bekerjalah dengan memperhatikan jadwal dengan alur pengerjaan.
3. Peralatan utama dan bahan telah disediakan sesuai dengan kebutuhan.
4. Dalam bekerja selalu memperhatikan keselamatan kerja.

Keselamatan Kerja

1. Gunakanlah pakaian praktikum.


2. Hati-hati terhadap tegangan sentuh 220/380 V.
3. Putuskan tegangan pada saat merangkai dan memperbaiki instalasi.
4. Periksa komponensebelumdipasang atau diperbaiki.
5. Gunakan alat sesuai dengan fungsinya.
6. Pakailah sepatu dengan alas karet.

J. Langkah Kerja
1. Siapkan peralatan dan bahan yang akan digunakan dalam praktikum. Periksa apakah alat
berfungsi dengan baik atau tidak.
2. Sambungkan kabel seperti pada gambar rangkaian
3. Lakukan pengecekan kembali pada angkaian yang sudah dirangkai, apakah sudah tersambung
dengan benar atau belum.
4. Tes apakah rangkaian Berjalan dengan baik atau tidak. Amati cara kerja rangkaian dan cek
lampu indicator dan catat hasilnya.

K. Tugas
1. Pahami gambar kerjanya
2. Praktekkan pada papan kerja

L. Analisis

M. Kesimpulan

Tabel Monitoring Tugas


Tanggal Pemberian Tugas Tanggal Penyerahan Tugas Tanggal Penilaian Tugas
(............................................... (...................................................) (...................................................)
)
Ttd. Orang Tua Siswa SKOR/NILAI Ttd. Guru Sistem Kontrol
Elektromekanik dan Elektronik

(............................................... (.............................................)
) NIP.