Anda di halaman 1dari 11

MAKALAH

PERBANKAN DAN PASAR UANG INTERNASIONAL

OLEH

KELOMPOK 8

INDRA MUSTIKA 1802110440

DESI PERMATA SARI 1702121947

RISKA MAIRIZA 1802112677

NIA RAMAYANI 1702111428


KATA PENGANTAR

Puji syukur kami ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan
rahmat serta karunia-Nya kepada kami sehingga kami berhasil menyelesaikan proposal ini.

Kami sangat berharap proposal ini dapat berguna dalam rangka menambah wawasan
serta pengetahuan kita tentang bagaimana cara menciptakan suatu usaha baru yang kreatif.
Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa didalam proposal ini terdapat kekurangan dan jauh
dari kata sempurna. Oleh sebab itu, kami berharap adanya kritik, saran, dan usulan demi
perbaikan proposal yang akan kami buat dimasa yang akan datang.

Pekanbaru, 08 April 2019

Penulis
BAB I

PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
Perbankan berkembang seiring dengan pertumbuhan dunia usaha terutama sektor
perdagangan.dunia usaha perdagangan itu sendiri memiliki usia yang sangat panjang
perbankan telah mengiringi perkembangan pedagangan.tentunya pada saat itu perbankan
belum sebaik saat ini dalam melayani masyarakat,namun prinsip prinsip utama perbankan
telah di laksanakan dengan baik.perbankan mengalami perubahaan yang sangat besar juga
mengikuti perkembangan perekonomian yang terjadi. pengaruh terbesar dalam perubahaan
tersebut adalah terutama dari faktor external yaitu adanya perkembangan sektor riil dalam
pertumbuhan ekonomi regulasi pemerintah di bidang hukum dan ekonomi perkembangan
sosial masyarakat politik dan demokrasi ,serta pengaruh dunia internasional. Terdapat pula
faktor faktor internal bank yg merubah secara langsung kondisi perbankan indonesia namun
perubahan ekternal .secara umum kondisi perbankan indonesia perubahan yang di sebabkan
faktor internal semakin besar karena adanya tekanan dari perubahan eksternal.

B.RUMUS MASALAH

1. Apakah yang di maksud dengan perbankan


2. Apa yang di maksud dengan pasar keuangan internasional
3. Apa saja jenis jenis pasar keuangan internasional
4. Apa pengaruh pasar keuangan internasional terhadap MNC(multi national corporate)

C.TUJUAN

Di dalam makalah ini memiliki beberapa tujuan antara lain


1. Untuk mengetahui pengertian perbankan
2. Untuk mengetahui dan mengalami implementasi dan motif terjadi pasar keuangan
internasional
3. Untuk mengetahui jenis jenis pasar keuanga
BAB II
PEMBAHASAAN

A.Pengertian Perbankan

Pengertian bank adalah lembaga intermediasi keuangan yang bertugas menghimpun dan
menyalurkan dana di masyarakat untuk meningkatkan taraf. Sedangkan pengertian
perbankan adalah segala sesuatu yang terhubung tentang bank.
Penghimpunaan dana dari masyarakat dilakukan bank melalui simpanan atau tabungan dan
penyaluran dana dilakukan melalui kredit atau pinjaman kepada masyarakat. Selain itu kedua
tugas itu menurut undang negara republik indonesia nomor 10 tahun 1998,bank juga
memberikan jasa bank lainnya.
Seiring dengan perkembangna zaman industri perbankan mengalami perubahaan besar karena
deregulasi peraturan. Sehingga mengakibatkan bank lebih kompetitif dalam menyediakan
jasa bank lainnya. Jasa tersebut di antaranya termasuk transfer dana anatar rekening
pembayaran tagihan sarana investasi penukaran mata uang asing dan lagi.

B. Pengertian Pasar Keuangan Internasional

Pasar keuangan merupakan mekanisme pasar dimana dimungkinkannya bagi


seseorang atau korporasi untuk melakukan transaksi penjualan maupun pembelian dalam
bentuk sekuritas keuangan (saham atau obligasi), dan dalam sekuritas komoditi juga
memungkinkan untuk dapat melakukan pembelian dan penjualan atas produk-produk sumber
alam seperti produk pertanian dan pertambangan.
Pasar keuangan internasional merupakan pertemuan antara penjual dan pembeli yang
subjeknya adalan antarnegara untuk memperdagangkan produk keuangan dalam berbagai
cara termasuk penggunaan bursa efek, secara langsung antara penjual dan pembeli (Over The
Counter).
C. Motif Menggunakan Pasar Keuangan Internasional

Terdapat beberapa motif terjadinya pasar keuangan internasional yang menjadi alasan
terjadinya transaksi keaungan antar negara, dintaranya adalah :
1. Motif Untuk Memberikan Kredit Dalam Pasar Asing :
a. Tingginya Tingkat Suku Bunga Asing
Beberapa negara mengalami kekurangan dana pinjaman sehingga menyebabkan tingkat
bunga di negara tersebut menjadi tinggi.
b. Taksiran Kurs Mata Uang
Pada umumya kreditor akan memasukkan modalnya pada negara dimana mata uangnya
diharapkan akan menguat terhadap mata uang kredit tersebut. Kreditor akan memperoleh
manfaat saat mata uang hhutang menguat terhadap mata uang kreditor.
c. Diversifikasi internasional.
Manfaat dari diverdifikasi internasional adalah dapat mengurangi kemungkinan
kebangkrutan para peminjam secara bersamaan. Jika negara-negara yang diberikan pinjaman
cenderung memiliki siklus usaha yang serupa maka diversifikasi tersebut akan kurang
menguntungkan.

2. Motif Untuk Meminjam Dari Pasar Asing


a. Tingkat Suku Bunga Yang Rendah
Beberapa negara memiliki pasokan dana yang cukup besar sehingga menghasilkan
tingkat suku bunga yang relatif rendah. Peminjam akan berusaha untuk meminjam dana dari
kreditor pada negara tersebut karena suku bunga yang lebih rendah.
b. Taksiran kurs mata uang asing.
Apabila mata uang lokal akan terdepresiasi terhadap mata uang asing, maka MNC akan
melakukan pinjaman dalam mata uang lokal. Demikian pula sebaliknya.
D. Jenis - Jenis Pasar Keuangan Internasional

Transaksi internasional semakin di perlancar dengan tumbuhnya berbagai pasar


keungan internasional. Masing-masing pasar ini mempunyai spesialisasi yang berbeda dalam
fungsinya sebagai perantara unit ekonomi yang memiliki kelebihan dana dan unit ekonomi
kekurangan dana, jenis – jenis pasar yang di kenal dalam pasar keuangan internasional adalah
sebagai berikut :
1. Pasar valuta asing
Pasar valuta asing adalah pasar yang menyediakan sarana fisik dan institusional untuk
melakukan perdagangan valuta asing, menentukan nilai tukar dan menerapkan manajemen
valuta asing.Fungsi pasar valuta asing :
a. Mentransfer daya beli antar negara
b. Mendapatkan atau menyediaakan kredit untuk membiayai transaksi perdagangan
internasional
c. Sebagai wahana untuk meminimalkan resiko karena perubahan nilai tukar

Para Pelaku Valuta Asing


Pasar valuta asing dapat dibedakan menjadi 2 golongan yaitu pasar Bank (Interbank
Market) dan Pasar Client (Client Market). Transaksi antar bank melibatkan jumlah yang jauh
lebih besar daripada transaksi di npasar client atau pasar eceran (Ritel Market). Dalam
masing-masing golongan terdapat 5 kategori partisipan, yaitu:
a. Bank dan non bank yang bertindak sebagai dealer
b. Perusahaan atau individu
c. Spekulan dan arbitrator
d. Bank sentral
e. Pialang valuta asing
Tipe-tipe transaksi
a. Transaksi Spot
Transaksi dilakukan berdasarkan nilai tukar saat transaksi terjadi. Transaksi spot antara bank
dan client (Pasar Eceran) dapat diselesaikan saat itu juga. Sementara itu, transaksi spot antara
bank umumnya terselesaikan 2 hari kerja setelah kesepakatan.

b. Transaksi Forward
Transaksi ini dilakukan dengan menentukan kapan pembayaran dan penyerahan valuta asing
dilakukan pada masa yang akan datang. Nilai tukar uang ditentukan pada saat kontrak
disepakati. Transaksi forward menggunakan nilai tukar forwardyang umumnya memiliki
rentan waktu 1,2,3,6 dan 12 bulan yang menunjukkan kapan transaksi tersebut harus
diselesaikan.

c. Transaksi Swap
Transaksi swap yaitu pembelian dan penjualan mata uang asing secara bersamaan.
Transaksi ini banyak terjadi di pasar antar bank yang sama, dimana penyelesaian transaksi
jual beli dilakukan pada tanggal yang berbeda (Value Date). Tipe transaksi ini umumnya
yang dilakukan adalah membeli valuta asing di pasar spot pada waktu yang sama dijual di
pasar forward (Spot Against Forward Type)dengan bank yangsama. Sedangkan transaksi
swap yang lebih mutakhir adalah Forward-Forward Swap.
2. Pasar Eurocurrency
Pasar Eurocurency memudahkan transfer dana internasional khususnya yang
berjangka waktu pendek. Dalam pasar ini bank-bank komersial memakai perantara:
menerima deposito berjangka pendek dalam berbagai mata uang kemudian memanfaatkan
dana ini untuk disalurkan dalam kredit yang berjangka pendek juga. Biasanya transaksi
dilakukan dalam kategori “perdagangan besar”, dengan nilai transaksi yang besar. Deposan
dan peminjam utama dalam pasar ini adalah perusahaan besar dan lembaga pemerintah.
Volume transaksi Eurocurency dalam suatu area tertentu biasanya tergantung pada besar
kecilnya tingkat bisnis internasional dalam area tersebut.
Sejarah perkembangan pasar Eurocurency tidak dapat dilepaskan dengan munculnya
pasar Eurodollar. Pasar Eurodollar diciptakan karena banyak perusahaan AS
mendepositokan dollar AS di bank-bank Eropa. Bank yang berada di dataran Eropa tentu
saja mau menerima deposito dalam dollar karena mereka kemudian dapat meminjamkan
dollar tersebut kepada para nasabahnya di eropa karena dollar AS secara luas digunakan
sebagai alat tukar dalam perdagangan internasional, berarti selalu ada kebutuhan akan
dollar di Eropa. Deposito dalam dolar AS yang disimpan di bank-bank di Eropa tersebut
terkenal dengan sebutan Eurodollars.
Pasar Eurocurrency secara luas termasuk bank-bank di Asia yang menerima
deposito dan menyalurkan pinjaman dalam mata uang asing (terutama dollar). Pasar
Eurocurrency di Asia (sering disebut Asian market) terkonsentrasi khususnya di Hongkong
dan Singapura. Perbedaan antara Pasar Eurocurrency di asia dan Eropa hanya masalah
lokasi. Pasar dolar Asia tumbuh untuk memenuhi kebutuhan bisnis yang menggunakan
dolar AS (dan mata uang “kertas” lainnya) sebagai alat tukar dalam perdagangan
internasional. Para pengusaha yang melakukan bisnis di Asia tidak dapat hanya
mengandalkan bank-bank di Eropa karena jarak dan perbedaan zona waktu. Apalagi
pemerintah Singapura memberikan kemudahan- kemudahan pajak dalam wujud
penghapusan 40% withholding tax atas bunga yang dibayar kepada orang asing pada tahun
1968 dan mengurangi pajak atas laba mereka khususnya Asian dollar offshore loan dari
40% menjadi 10% pada tahun 1973. keringanan dan penghapusan pajak seperti ini jelas
amat berpengaruh terhadap pertumbuhan pasar dollar Asia.
3. Pasar Eurocredit
Pasar Eurocredit melayani unit ekonomi yang kekurangan dana, terutana dalam
kredit jangka menengah. Syarat pinjaman jangka menengah biasanya lebih dari satu tahun
dan masa jatuh tempo umumnya lima tahun. Perbedaan utama antara kredit di pasar
Eurocredit dan Eurocurrency adalah pada jangka waktu kreditnya. Bank-bank komersial
yang berperan aktif dalam pasar Eurocurrency sebagai lembaga perantara juga dapat
bermain di pasar Eurocredit. Perusahaan dan pemerintah pada umumnya meraup dana
sebanyak-banyaknya dari pasar ini.
Eurobank menerima deposito jangka pendek dan terkadang memberikan pinjaman
dalam jangka waktu yang lebih panjang, akibatnya sering sering terjadi mismatch antara
kekayaan dan kewajibannya. Ini dapat memperburuk kinerja bank tersebut dalam periode
suku bunga yang meningkat karena mereka mungkin telah meminjam Eurocredit paadahal
suku bunga deposito yang harus dibayar cenderung meningkat. Untuk menghindari hal ini
banyak Eurobank sekarang menggunakan suku bunga mengambang bila meminjam
Eurocredit (floating-rate Eurocredit loan). Suku bunga mengambang ini sejalan dengan
pergerakan suku bunga di beberapa pasar uang, seperti LIBOR (London inter bank offer
rate), yaitu suku bunga yang umumnya dikenakan bagi keamanan antar bank di Eropa.
Sebagai contoh, suatu pinjaman Eurocredit bias saja memiliki suku bunga yang disesuaikan
setiap enam bulan sekali adan dipatok pada harga “LIBOR ditambah 1%”. Satu persen
dalam contoh ini merupakan premi yang harus dibayar diatas LIBOR dan besar kecilnya
tergantung dari resiko kredit si peminjam.
4. Pasar Eurobond
Pasar Eurobond memudahkan transfer dana jangka panjang dari pihak yang
kelebihan dana kepada yang kekurangan dana. Dengan kata lain, Pasar Eurobondmengisi
kekosongan penyediaan dana jangka panjang yang tidak dapat diberikan oleh pasar
Eurocurrency dan Eueocredit. Beberapa bank komersial berpartisipasi dalam pasar ini
dengan membeli Eurobond (obligasi) sebagai investasi. Tugas utama bank ini adalah
melayani perusahaan besar dan pemerintah dalam memasarkan obligasi. Biasanya bank-
bank ini menempatkan Eurobond bersama lembaga investor seperti perusahaan asuransi,
dana pensiun, dan bond mutual funds.
Munculnya pasar Eurobond salah satunya diakibatkan oleh pajak persamaan bunga
(interest Equalizer tax) yang ditetapkan oleh pemerintah AS pada tahun 1963 untuk
mencegah investor AS membeli surat berharga luar negeri. Akibatnya peminjam-peminjam
BAB III

PENUTUPAN

Kesimpulan

Dari pembahasan diatas dapat kita simpulkan bahwa pasar keuangan internasional
adalah bagian penting dalam transaksi yang di lakukan antar negara baik berkaitan dengan
sekuritas keuangan maupun sekuritas pada komoditi alam, transaksi keuangan antar negara
sendiri sangat erat kaitannya dengan nilai mata uang yang digunakan dalam transaksi
tersebut, sehingga membuat setiap negara memiliki nilai unik pada mata uangnya, yang
berpengaruh terhadap, banyaknya investor-investor yang akan menanam modal pada negara
tersebut.

Tentunya hal tersebut terkait terhadap setiap MNC yang melakukan transaksi dan
bagaimana MNC dapat mempertahankan ekuitasnya dan bagaimana negara peserta transaksi
dapat menjaga volatilitas nilai saham sehingga nilai saham tidak mengalami fluktuasi yang
tajam dalam bursa internasional, yang dapat beresiko terhadap asset dari MNC.
DAFTAR PUSTAKA

Yuliati, Sri Handaru, MBA.,danPrasetyo, Handoyo, SE.2005.Dasar-dasar Manajemen Keuangan


Internasional.Ed II.Yogyakarta : ANDI OFFSET.
Kuncoro Mudrajad, Dosen Fakultas Ekonomi UGM. 1996. Manajemen Keuangan Internasional
(Pengantar Ekonomi & Bisnis Global). EdisiII.Yogyakarta : BPFE.