Anda di halaman 1dari 1

PERHITUNGAN KOORDINASI SETTING PROTEKSI RECLOSER PADA

PENYULANG HILBRON DI JARINGAN DISTRIBUSI 20 KV GARDU INDUK


MATARAM

Idham Kholid, 2016 – 71 – 108

Di bawah bimbingan Edy Ispranyoto, Ir.,MBA

ABSTRAK

Mutu, keandalan dan kontinuitas penyaluran daya listrik dari PT.PLN merupakan
tuntutan masyarakat yang sejalan dengan tingkat kebutuhan terhadap daya listrik yang
digunakan. Dalam mendistribusikan tenaga listrik ke konsumen. PT.PLN memerlukan
adanya suatu perencanaan yang terkoordinasi agar proses pendistribusian menjadi
aman dan ekonomis. Seiring bertambahnya waktu diimbangi dengan kebutuhan listrik,
pendistribusian tenaga listrik perlu diimbangi dengan system proteksi yang baik karena
permasalahan pada pendistribusian juga akan meningkat. Gangguan hubung singkat
sering terjadi pada saluran distribusi maka diperlukan suatu system proteksi untuk
memperkecil dampak terjadinya gangguan. System proteksi yang baik
mempertimbangkan tingkat keamanan terhadap stabilitas tenaga listrik, peka terhadap
gangguan, handal, cepat dan selektif sehingga system proteksi bisa bekerja sesuai
dengan fungsinya. Peralatan proteksi yang digunakan dalam jaringan tegangan
menengah adalah OCR (Over Current Relay), GFR (Ground Faullt Relay) dan
Recloser. Sebelum relay dioperasikan, maka harus dilakukan setting relay terlebih
dahulu. Selain itu jenis karakteristik OCR dan GFR dipilih sesuai dengan karakteristik
arus gangguan hubung singkat pada keadaan jaringan normal operasi yang ditentukan
perusahaan. Penggunaan relay ini akan sangat membantu dalam meningkatkan
keandalan dalam system distribusi.

Kata Kunci : Recloser, Gangguan Hubung Singkat,Setting Relay, Sistem Proteksi