Anda di halaman 1dari 20

Macam-macam Saklar

pada Instalasi Rumah

Disusun oleh:

Fahrul Muhamad Sayuti (161321040)

Fajar Endang (161321041)

Fhadil Abdul Rassid (161321042)

Ifsyal Defriana P (161321043)

Lolo Sarido Silalahi (161321044)

Mardiansyah (161321045)

Tugas Mata kuliah Instalasi Listrik Dasar

ANGKATAN 2016
Progam Studi Listrik Teknik Elektro Politeknik Negeri Bandung

Desember 2016
A. Pengertian Saklar
Saklar adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan dan memutuskan arus
listrik dari sumber arus menuju beban. Adapun saklar memiliki jenis yang beragam
misalnya: untuk keperluan instalasi penerangan, untuk tegangan tinggi, instalasi tenaga,
dll. Namun sebagai pengetahuan dasar cukup mengenai beberapa macam yang sering
dijumpai di kehidupan sehari-hari seperti: di rumah, sekolah, dan tempat-tempat umum
lainnya.
Berdasarkan pemasangannya, saklar ada yang dipasang di luar tembok atau
disebut juga outbow dan ada pula yang dipasang di dalam lapisan tembok atau inbow.

B. Jenis-jenis Saklar
Berikut adalah macam-macam jenis saklar yang digunakan pada Instalasi rumah:

1. Saklar Tunggal

Gambar 1. Saklar Tunggal

Merupakan saklar yang hanya mempunyai satu buah kanal input yang
terhubung dengan sumber listrik, serta kanal output yang terhubung dengan saklar
listrik.

Simbol-simbol Saklar:
a. Simbol Single Line Diagram b. Simbol Wiring Diagram
Single line diagram Wiring diagram

2. Saklar Seri
Atau sering juga disebut saklar majemuk merupakan saklar yang hanya
memiliki 1 buah kanal input serta memiliki kanal output lebih dari 1. Jumlah
kanal output tergantung dari jumlah tombol pada saklar. Sehingga bila jumlah
tombol pada saklar seri adalah 3 berarti dapat diartikan bahwa kanal output
yang dimiliki saklar adalah 3 juga.

Gambar 2. Saklar Seri

Simbol Saklar :

a. Simbol Single Line b. Simbol Wiring Diagram


Diagram
Single line diagram Wiring diagram

3. Saklar Tukar

Fungsi saklar tukar atau yang biasa disebut saklar hotel, adalah untuk
menyalakan dan mematikan satu lampu dengan menggunakan dua saklar yang
ditempatkan pada dua tempat yang berjauhan.

Penggunaan 2 saklar memungkinkan untuk menghubungkan dan mematikan


arus listrik pada ruangan yang luas seperti lorong, tangga dan sebagainya.

Simbol saklar :

a. Single line diagram b. Wiring diagram


Single Line Diagram Wiring Diagram

4. Saklar Silang
Untuk melayani satu lampu atau satu golongan lampu agar dapat dinyalakan
dan dimatikan lebih dari dua tempat dapat dilakukan dengan
mengkombinasikan antara sakelar tukar dan sakelar silang. Yang harus
diingat, saklar pertama dan terakhir adalah sakelar tukar sedangkan sakelar di
antaranya adalah saklar silang.
Simbol Saklar :

Wiring diagram
5. Push Button
A. Pengertian Push Button
Push button adalah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan
atau memutuskan aliran arus listrik dengan sistem kerja unlock.

B. Prinsip kerja Push Button


Berdasarkan fungsi kerjanya yang menghubungkan dan memutuskan,
push button switch mempunyai dua tipe yaitu :
1. Tipe NO 2. Tipe NC
Contoh ketika pushbutton ditekan :

Contoh pushbutton menyalakan motor listrik :


C. Relay
Relay atau yang biasa disebut dengan komponen electromechanical yaitu
saklar yang mengunakan gaya elektromagnet untuk membuka dan menutup
kontak saklar, saklar yang digerakkan secara mekanis oleh gaya/energi listrik
menggunakan dua bagian utama yaitu coil yang bekerja secara elektromagnet
dan kontak saklar yang bekerja secara mekanikal.

Pole dan Throw Saklar


“Pole” adalah kutub atau jumlah kontak yang dimiliki oleh sebuah saklar.
“Throw” adalah banyaknya kondisi yang dimiliki oleh sebuah saklar.

Jenis Relay berdasarkan pole dan throw


TUJUAN PEMAKAIAN RELAY
Tapi dengan kemajuan jaman relay tidak lagi identik dengan perangkat
mekanis seperti di atas. Lalu apakah tujuan penggunaannya dalam rangkaian listrik
atau sirkuit elektronika ? Ada beberapa tujuan penggunaan relay dalam rangkaian
listrik maupun elektronika, yaitu:

1. Untuk pengendalian sebuah rangkaian


2. Sebagai pengontrol sistem tegangan tinggi tapi dengan tegangan rendah.
3. Sebagai pengontrol sistem arus tinggi dengan memakai arus yang rendah.

D. Saklar Impuls
1. Pengertian Saklar Impuls
Saklar impuls adalah saklar yang bekerja dengan menggunakan prinsip elektro
magnetis. Ketika tegangan masuk kedalam coil maka akan menggerakkan tuas
saklar.Pada pengoperasiannya saklar impuls dibantu dengan tombol tekan , yaitu
sebuah alat yang dapat menghubungkan dan memutuskan rangkaian dalam keadaan
berbeban(bertegangan) tanpa adanya penguncian.
simbol saklar impuls pada diagram simbol saklar impuls pada diagram
lokasi pengawatan

simbol saklar impuls pada diagram kerja

Saklar impuls diciptakan untuk menyempurnakan saklar silang , yang memang


dapat menyalakan lampu pada banyak tempat, namun menggunankan banyak kabel
dan juga harus membongkar rangkaian apabila ingin menambah jumlah dari
pengoperasian saklar. Dengan adanya saklar ini, akan mempermudah penginstalan,
lebih baik dari segi tampilan, dan akan lebih murah apabila ingin menambah jumlah
tombol tekannya.
2. Cara kerja saklar impuls:
cara kerja dari saklar impuls akan sangat mudah dipahami melalui diagram chart

Pada saat t1 posisi tombol tekan stanby , kemudian tombol ditekan selama
t2(kira-kira 1 detik) kemudian dilepas, pada saat tombol ditekan lilitan impuls
mendapat tegangan 220 volt yang akan menimbulkan medan magnet yang menggerser
tuas saklar impuls sehingga lampu menyala, lalu lilitan tidak mendapat tegangan lagi
karena tombol dilepas.
Kemudian dibiarkan selama t3 , selama waktu t3 lampu tetap menyala , karena
saklar impuls memiliki penguncian sehingga tegangan masih mengalir ke lampu.
Lalu tombol ditekan kembali selama t4(kira-kira 1 detik) kemudian dilepas,
pada saat tombol ditekan lilitan impuls mendapat tegangan 220 volt yang akan
menimbulkan medan magnet yang menggerser tuas saklar impuls sehingga lampu
padam, lalu lilitan tidak mendapat tegangan lagi karena tombol dilepas.
"Apabila tombol di tekan dan ditahan selama 2 detik, 3 detik, atau n detik
kemudian di lepas ini ga akan mempengaruhi kerja saklar impuls." ini karena impuls
memiliki dua kontak yaitu kontak "ON" dan kontak "OFF".

proses ini terus berulang ulang sampai t=n .


Intinya,
ketika tombol ditekan lampu menyala
tombol ditekan kembali maka lampu padam,
jika tombol ditekan lagi lampu akan menyala,
dan jika Tombol ditekan lagi lampu padam.
begitu seterusnya.
3. Instalasi saklar impuls
Berikut ini adalah gambar instalasi saklar impuls dengan 5 buah tombol
tekan,yang dapat memadamkan dan menyalakan 2 buah lampu secara bersamaan
dalam 5 tempat yang berbeda.

a. Diagram lokasi
b. diagram pengawatan

c. Diagram kerja

4. Kesimpulan
1. Saklar impuls adalah alat yang bekerja dengan prinsip elektromagnetik.
2. Saklar impuls dapat menghubungkan dan memutuskan rangkaian pada banyak
tempat.
3. Saklar impuls bekerja hanya jika dipadukan dengan tombol tekan.
4. Memperindah dekorasi
5. Mempermudah instalasi
6. Harga penginstalan lebih murah.
5. Saklar Staircase

Saklar staircase adalah perangkat saklar yang bekerja secara elektromagnetis


dilengkapi dengan motor timer yang berfungsi memutus kontak saklar staircase secara
otomatis berdasarkan waktu yang telah diatur sebelumnya. Dinamakan saklar staircase karena
aplikasi ini sangat cocok digunakan untuk penerangan tangga disamping masih banyak lagi
penerapan dari aplikasi alat ini.

Saklar Staircase

Gambar diatas adalah bentuk penampakan dari staicase dimana mode kontruksi
didalamnya bisa di atur secara manual antara sistem instalasi 3 kawat atau 4 kawat. Kedia
mode ini mempunnyai prinsip kerja yang sama hanya perbedaam pada cara instalasimya.
Terserah mau memakai mode yang mana selama instalasinya dapat menyesuaikan dengan
mode tersenbut.

Selain mode instalasi 3 kawat dan 4 kawat yang bisa kita set, saklar staircase juga
memiliki 2 mode operasi lain yaitu mode auto biasanya bergambar jarum jam, dan mode on
biasanya bergambar lampu yang sedang menyala. Perbedaan mode tersebut adalah pada
prinsip kerjanya. Saat staircase pada mode On akan membuat lampu menyala terus. Mode On
ini bisa digunakan saat tertentu saja dimana anda memerlukan keperluan penerangan tanpa
perlu dimatikan sendiri. Sedangkan mode auto, prinsip kerja akan dijelaskan.

Prinsip Kerja Saklar Staircase

Prinsip kerja nya ketika saklar staircase di mode auto, maka pengguna tidak perlu
mematikan lampu karena lampu akan padam secara otomatis sesuai dengan setting waktu
yang telah di tentukan.
Kontruksi komponen dalam staircase

Dari skema diatas kita akan bisa memahami lebih mudah bagaimana prinsip kerja saklar
staircase ini diaplikasikan pada pengendalian lampu dari banyak tempat. Terdapat 4 terminal
pada saklar staircase dimana 4 terminal tersebut terpasang seperti gambar diatas. Terminal L
dan N harus dihubungkan dengan sumber listrik. Terminal 4 terhubung seri dengan coil
pengendali kontak On saklar, sedangkan terminal 3 terhubung seri dengan kontak saklar
staircase yg on jika coil pada terminal 4 bertegangan walaupun sesaat dan bisa off secara
otomatis dari motor timer. Terminal 3 inilah yang jalurnya dilanjutkan menuju beban lampu.

a. Instalasi Staircase 3 kawat

Keterangan gambar (tulisan a dan b yang berwarna merah)


a= kontak magnetis yang berkerja saat coil bertegangan dengan menerima
netral dari push button via terminal 4 dan akan off secara otomatis dengan
motor timer.
b= pemilihan mode operasi instalasi, menunjukan pada mode 3 kawat
b. Instalasi Staircase 4 kawat

Keterangan gambar (tulisan a dan b yang berwarna merah)


a= kontak magnetis yang berkerja saat coil (terminal 4) bertegangan akan off
secara otomatis dengan motor timer.
b= pemilihan mode operasi instalasi, menunjukan pada mode 4 kawat
Singleline Diagram

Wiring Diagram

Singleline Diagram

Wiring Diagram
6. Kontaktor Magnet

Kontaktor magnet atau saklar magnet ialah saklar yang bekerja berdasarkan
kemagnetan. Artinya saklar ini bekerja apabila ada gaya kemagnetan, magnet
berfungsi sebagai penarik dan pelepas kontak – kontak.
Prinsip Kerja Kontaktor magnet

Sebuah coil dengan inti berbentuk huruf E yang diam, jika coil dialirkan
arus listrik akan menjadi magnet dan menarik inti magnet yang bergerak dan
menarik sekaligus kontak dalam posisi ON. Batang inti yang bergerak menarik
kontak utama dan kontak bantu bisa kontak NC atau NO.

a. Kontak Utama

Kontak utama dirancang lebih luas dan tebal sehingga mampu untuk
dialiri arus listrik yang relatif besar. Kontak utama 1, 3, dan 5 biasanya
dihubungkan dengan sumber listrik R, S, dan T sedangkan kontak 2, 4 dan 6
dihubungkan dengan beban motor listrik 3 fasa U, V, dan W.

b. Kontak Bantu

Kontak bantu kontruksinya dirancang lebih tipis sehingga hanya


digunakan untuk bagian kontrol saja dengan arus listrik yang relatif kecil.
Pertanyaan
1. Teddy : Apakah bisa relay yang bersumber DC bisa diberi sumber listrik AC?
Jawab : bisa lihat saja spesifikasi relay tersebut
2. Andri : Fungsi dan tujuan pemasangan relay pada instalasi listrik?
Jawab :
Untuk pengendalian sebuah rangkaian
Sebagai pengontrol sistem tegangan tinggi tapi dengan tegangan rendah.
Sebagai pengontrol sistem arus tinggi dengan memakai arus yang rendah.
3. Rahmat : perbedaan relay dan kontaktor magnet?
Perbedaan utamanya terdapat kontak utama yang memiliki luas penampan konduktor yang
lebih besar sehingga dapat di aliri arus listrik yang lebih besar